Media Dinamika Global

Senin, 12 Januari 2026

Nomenklatur Baru, Dikbud NTB Resmi Berubah Jadi Dikpora


Pegawai Dinas Dikpora NTB saat mempersiapkan ruangan baru untuk penyesuaian nomenklatur OPD baru.

Mataram, Media Dinamika Global.id. – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB resmi berganti nomenklatur menjadi Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Provinsi NTB. Perubahan ini merupakan bagian dari penataan kelembagaan perangkat daerah yang dilakukan Pemerintah Provinsi NTB untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan sinkronisasi program lintas sektor. 6 Januari 2026

Staf Dikpora NTB, Arifin menyampaikan bahwa saat ini semua staf berbenah untuk menyiapkan ruangan kepada pegawai Dikpora NTB sesuai dengan nomenklaturnya..

“Kalau orang-orangnya belum diketahui. Namun yang jelas saat ini sumber daya manusia (SDM) sedang digodok di BKD,” terangnya.

Diakui, kondisi ini, pihakya tidak berani terlalu berkomentar karena posisi yang dijabat saat ini belum diketahui. Kendati demikian, pihaknya berkewajiban untuk mempersiapkan dan mengatur ruangan saat ini.

Untuk diketahui, bahwa dalam struktur OPD Dikpora NTB ini, terdiri dari Kadis, Sekretaris, Bidang SMA, Bidang SMK dan PK, Bidang Guru Tenaga Kependidikan dan Tenaga Keolahragaan. Kemudian ada Bidang Pemuda, selanjutnya Bidang Olahraga. Sementara untuk UPT, yakni UPT Pora, UPT Dikbud dan untuk KCD ada 6 dari 8.

Diterangkan lebih jauh, bahwa pergantian nama tersebut ditetapkan melalui kebijakan pemerintah daerah yang menyesuaikan struktur organisasi perangkat daerah, sekaligus mengintegrasikan urusan kepemudaan dan olahraga ke dalam satu atap bersama sektor pendidikan.

Dengan perubahan ini, seluruh fungsi, tugas, dan kewenangan yang sebelumnya melekat pada Dikbud NTB tetap berjalan, disertai penambahan tanggung jawab di bidang pemuda dan olahraga.

Perubahan nomenklatur ini tidak akan mengganggu layanan pendidikan kepada masyarakat. Seluruh program strategis, termasuk peningkatan mutu pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta pelestarian nilai-nilai budaya tetap menjadi perhatian, seiring dengan penguatan pembinaan kepemudaan dan prestasi olahraga daerah.

Selain itu, pergantian nomenklatur Dinas Dikbud menjadi Dinas Dikpora diharapkan mampu mendorong sinergi antarbidang, khususnya dalam membentuk generasi muda NTB yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Integrasi ini juga dinilai dapat mempercepat pengambilan kebijakan yang lebih komprehensif dan terarah.

Dengan resmi beroperasinya Dikpora NTB,tentu hajatan Pemerintah Provinsi NTB mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari insan pendidikan, organisasi kepemudaan, hingga pelaku olahraga, untuk bersama-sama mendukung transformasi kelembagaan tersebut demi kemajuan daerah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di NTB. (Sekjend MDG)

61 SMK di NTB Diusulkan Dapat Program Revitalisasi


Mataram, Media Dinamika Global.id.– Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) NTB mengusulkan 61 sekolah menengah kejuruan untuk mendapat program revitalisasi pada 2026. Puluhan sekolah tersebut berpeluang mendapatkan program rehabilitasi dari pemerintah pusat.

Kabid Pembinaan SMK, Dikpora NTB, Supriadi, pada Kamis, 8 Januari 2026 mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan 61 SMK sebagai penerima program revitalisasi tahun ini.

Saat ini, proses pengajuan program revitalisasi itu baru sampai pada tahap verifikasi dan validasi data oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

“Nantikan berdasarkan analisanya pusat. Dari hasil pemeriksaan mereka validasi itu terkait data-data yang di-upload sama sekolah, apabila sudah memenuhi kriteria menurut mereka, data lengkap, itu nanti biasanya akan dikirimkan surat untuk persiapan terkait perencanaan,” ujarnya.

Tahapan verifikasi dan validasi itu juga bertujuan untuk menentukan berapa tahapan yang dibutuhkan untuk merealisasi program revitalisasi itu.

“Kalau 61 (SMK dapat), bisa semuanya (terealisasi), empat tahap selesai,” jelasnya.

Sebelumnya, NTB hanya mendapat kuota 37 sekolah untuk program revitalisasi. Pemprov NTB berupaya menambah jumlah tersebut, agar sekolah yang belum dapat menerima manfaat program tersebut.

Untuk anggaran yang digelontorkan, setiap sekolah mendapat alokasi maksimal sebesar Rp3 miliar. Artinya, total anggaran yang diperlukan jika sebanyak 61 SMK lolos itu bisa mencapai Rp183 miliar.

“Nanti akan disesuaikan setelah Bimtek, mereka akan diverifikasi lagi, apa yang mau mereka bangun, bisa saja kurang kalau hanya butuh rehab,” tutur Supriadi.

Supriadi menuturkan, pengusulan puluhan SMK ini merupakan ikhtiar Dikpora NTB untuk memastikan akses dan layanan pendidikan di wilayah tersebut.

“Supaya sekolah-sekolah ini bisa menjadi lebih baik fasilitasnya, sehingga anak-anak bisa belajar dengan nyaman, tercipta kondusifitas di sekolah itu sendiri,” terangnya.

Supriadi menjelaskan, jumlah kuota program revitalisasi bisa saja bertambah ke depan. Sehingga, semakin banyak sekolah yang mendapat manfaat program tersebut.

“Mudah-mudahan ke depan dengan adanya revitalisasi ini bisa ada korelasi positif dengan mutu pendidikan,” tandasnya. (Sekjend MDG)

Sekolah di NTB Diminta Bersiap Jelang SNBP


Mataram, Media Dinamika Global.id. – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) NTB, meminta sekolah jenjang SMA sederajat untuk bersiap jelang pendaftaran masuk perguruan tinggi jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) 2026. Tujuannya, untuk memastikan tidak ada kendala di kemudian hari baik secara administratif maupun kesiapan siswa itu sendiri.

Hal itu mengingat pada 2025 lalu, terdapat sekolah yang terpaksa tidak bisa mendaftarkan siswanya mengikuti SNBP karena sebelumnya tidak mendaftarkan akun SNPMB.

Menghindari kekeliruan sebelumnya kata Pelaksana tugas Kepala Bidang Pembinaan SMA, Dikpora NTB, Muazzam, pada Jumat, 9 Januari 2026. menekankan agar sekolah tidak luput untuk memantau dan mengikuti rangkaian proses pendaftaran SNBP tahun ini.

“Kita minta ke sekolah-sekolah untuk terus memantau jadwal-jadwal SNBP itu supaya tidak terlambat lagi,” ujarnya.

Ia juga mendorong perangkat sekolah, dalam hal ini operator agar lebih jeli dan teliti melihat jumlah kuota siswa memenuhi syarat. “Supaya segera diisi sesuai dengan kuota yang ada,” tambahnya.

Mengenai sekolah yang tak mempersiapkan diri jelang SNBP, Muazzam menyebut bahwa pihaknya akan lebih berupaya melakukan pembinaan alih-alih pemberian sanksi.

“Kalau sanski sih tidak ada, karena ini kan lebih ke arah untuk peningkatan mutu, tapi pengarahan-pengarahan atau imbauan-imbauan kita kasih. Lewat grup nanti kita infokan supaya jangan menghambat siswa keinginan siswa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi,” tuturnya.

Ia berharap pelaksanaan SNBP tahun ini berjalan baik dan lancar. Sehingga, upaya untuk meningkatkan partisipasi siswa ke perguruan tinggi semakin tinggi.

“Target kita memang sebanyak-banyaknya siswa lulusan SMA itu melanjutkan ke perguruan tinggi jadi nanti tetap kita akan tekan lewat grup-grup Kepsek dan MKKS minta kerja sama mereka untuk memantau,” tandasnya.

Rangkaian Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) untuk masuk PTN tahun 2026 sendiri telah dimulai. Rangkaian ini dimulai dengan pendaftaran akun SNPMB bagi sekolah sejak 5 Januari sampai dengan 26 Januari 2026. Sekolah diingatkan tidak lalai mengikuti seluruh rangkaian SNPMB.

SNPMB memiliki dua jalur yaitu SNBP dan Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT). Untuk SNBP 2026, pengumuman kuota sekolah telah dilaksanakan pada 29 Desember 2026. Registrasi Akun SNPMB Sekolah pada 5–26 Januari 2026. Pengisian PDSS oleh Sekolah pada 5 Januari-2 Februari 2026. Registrasi akun SNPMB siswa pada 12 Januari—18 Februari 2026. Sementara pendaftaran SNBP pada 3 Februari sampai dengan 18 Februari 2026. (Sekjend MDG)

ASN Dikpora NTB Keluhkan Gaji Belum di Terima


MATARAM, Media Dinamika Global.id. – Ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terpaksa gigit jari. Pasalnya, hingga memasuki pertengahan bulan Januari 2025, gaji yang menjadi hak mereka belum juga diterima.

Keterlambatan pencairan gaji tersebut dikeluhkan para aparatur sipil negara (ASN) karena berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan rumah tangga. Apalagi, sebagian pegawai mengandalkan gaji bulanan untuk membayar cicilan, kebutuhan sekolah anak, hingga kebutuhan pokok lainnya.

“Ini sejarah, Sampai sekarang belum masuk. Biasanya di awal bulan sudah cair, tapi ini sudah lewat. Kami tentu berharap segera ada kepastian,” ujar salah seorang PNS Dikpora NTB yang enggan disebutkan namanya, Senin (12/1).

Menurutnya, keterlambatan gaji bukan hanya menimbulkan keresahan, tetapi juga memengaruhi semangat kerja pegawai. Ia berharap pemerintah daerah dapat segera menyelesaikan kendala administrasi yang menyebabkan gaji belum dibayarkan.

Keluhan serupa juga disampaikan pegawai lainnya. Mereka menilai keterlambatan gaji seharusnya tidak terjadi, mengingat gaji ASN merupakan hak dasar yang telah dianggarkan setiap tahun.

“Kalau memang ada kendala teknis atau administrasi, seharusnya disampaikan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi,” katanya.

Oleh karena itu,pihaknya berharap pemerintah provinsi segera memberikan penjelasan sekaligus memastikan gaji mereka dapat segera diterima. Mereka menegaskan, kepastian waktu pencairan sangat dibutuhkan agar tidak terus menimbulkan keresahan di kalangan ASN Dikpora NTB.

Terpisah, Sekdis Dikpora NTB, Arifin mengaku keterlambatan gaji ini bukan hanya di Dikpora NTB saja. Namun, masih banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum dibayar gajinya.

“Kami sedang proses karena ada penyesuaian data ASN. Maklum Dikpora NTB ini paling banyak pegawai, insya allah akan segera cair dan dibayar. Semoga besok selasa paling telat dan hari Rabu sudah masuk rekening masing-masing ASN,” tandasnya. (Sekjend MDG)



UPACARA BENDERA BERSAMA KETUA STKIP TAMAN SISWA DAN MAHASISWA INTERNASIONAL DI SMAN 1 KOTA BIMA


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— SMA Negeri 1 Kota Bima melaksanakan upacara bendera pada Senin, 12 Januari 2026, mulai pukul 07.00 WITA hingga selesai, bertempat di lapangan upacara sekolah. Upacara berlangsung khidmat dan istimewa karena menghadirkan Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Dr. H. Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si, sebagai pembina upacara.

Dalam amanatnya, Dr. H. Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si. menyampaikan motivasi kepada seluruh peserta didik tentang pentingnya menempuh pendidikan setinggi mungkin, meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan. Ia menekankan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi, melainkan tantangan yang harus dijawab dengan semangat, ketekunan, dan kemauan belajar yang kuat.

Upacara bendera kali ini juga menjadi momen membanggakan bagi sekolah karena kedatangan tamu mahasiswa internasional yang berasal dari Tiongkok, Nigeria, Sudan, Bangladesh, Yaman, dan Ghana. Kehadiran mereka merupakan bagian dari kerja sama antara STKIP Taman Siswa Bima dengan Universitas Muhammadiyah Mataram serta Universitas Mataram.

Pada akhir rangkaian upacara, dilaksanakan sesi tanya jawab interaktif antara siswa SMAN 1 Kota Bima dengan para mahasiswa internasional. Dalam sesi tersebut, para mahasiswa berbagi pengalaman menimba ilmu di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Barat, serta kesan mereka tentang budaya, pendidikan, dan kehidupan masyarakat setempat. Dialog ini disambut antusias oleh para siswa karena membuka wawasan global secara langsung.

Kepala SMAN 1 Kota Bima, Dedy Rosadi, M.Pd., M.Sc., dalam sambutannya di lapangan upacara menekankan 3 hal penting. 

1. Beliau mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa internasional di SMAN 1 Kota Bima. 

2. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa dari berbagai negara tersebut sejalan dengan visi sekolah, yakni Bhinneka Global, dengan harapan perbedaan latar belakang budaya dan negara dapat memberikan pengaruh positif bagi seluruh warga sekolah, sekaligus menegaskan bahwa upacara bendera merupakan sarana penting dalam pendidikan karakter bagi generasi bangsa. 

3. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada STKIP Taman Siswa Bima, Universitas Muhammadiyah Mataram, dan Universitas Mataram atas terjalinnya kerja sama yang memberi manfaat besar bagi dunia pendidikan.

Melalui kegiatan ini, SMAN 1 Kota Bima tidak hanya menanamkan nilai nasionalisme melalui upacara bendera, tetapi juga memperluas wawasan global siswa dengan menghadirkan pengalaman lintas budaya secara nyata.(Sekjend MDG)

Banjir Halmahera Barat: Harita Nickel Kirim Bantuan Logistik serta Terjunkan Emergency Response Team

 


Mediadinamikaglobal.id|Kecamatan Ibu, 13 Januari 2026 – Guna mempercepat pemulihan pascabencana banjir yang melanda Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Harita Nickel mengerahkan bantuan melalui program "Harita Nickel Peduli". Dukungan yang diberikan mencakup bantuan logistik mendasar hingga penerjunan Emergency Response Team (ERT) langsung ke titik-titik terdampak.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat memberikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Halmahera Barat, Gunawan MT. Ali, menyampaikan rasa terima kasihnya saat menerima bantuan logistik secara simbolis pada Minggu (11/1).

Harita Nickel menyalurkan dukungan logistik berupa beras kemasan, mie instan, air mineral ukuran 600ml, serta matras atau tikar sebagai alas tidur yang sangat dibutuhkan para pengungsi di posko-posko desa.


Selain bantuan materiil, Harita Nickel mengambil langkah teknis dengan mengerahkan tiga tim Rescue atau Emergency Response Team untuk membantu warga membersihkan puing-puing sisa banjir yang menimbun pemukiman. Sebanyak dua tim paramedic juga diterjunkan guna memberikan layanan kesehatan gratis bagi warga yang mulai terserang berbagai penyakit pascabencana.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, kami menyampaikan terima kasih kepada Harita Nickel. Bantuan logistik ini akan langsung kami salurkan kepada warga yang membutuhkan di tujuh kecamatan terdampak," ujar Gunawan.

Aksi Cepat Emergency Response Team Harita Nickel di Lokasi Bencana


Usai menyerahkan bantuan di Posko Induk, Emergency Response Team Harita Nickel yang terdiri dari tiga tim lapangan dan dua tim paramedic langsung bergerak ke pusat bencana. Tim ini membawa pasokan obat-obatan yang disalurkan melalui Puskesmas Kecamatan Ibu serta memberikan penanganan medis langsung kepada warga yang mengeluhkan gangguan kesehatan.

Camat Ibu, Warjin Hi. Soleman, menjelaskan bahwa secara akumulatif terdapat 1.593 jiwa atau 497 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak langsung. Menurutnya, meski kebutuhan pangan darurat mulai teratasi lewat dapur umum TNI-Polri dan Tagana, kehadiran tim medis serta bantuan perlengkapan tidur dari Harita Nickel menjadi dukungan vital bagi stabilitas kondisi warga.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Tongute Ternate, Said Sania, mengungkapkan bahwa kelelahan fisik dan trauma mulai memicu penyakit di masyarakat. "Keluhan seperti gatal-gatal, demam, dan batuk muncul sejak hari pertama. Kehadiran paramedic dan bantuan obat-obatan Harita Nickel sangat membantu meringankan beban psikis warga kami," tuturnya.

Kisah Haru di Balik Puing Banjir Di tengah proses pembersihan, terselip kisah memilukan dari para penyintas. Sukarni Siu, warga Desa Tongute Ternate, menceritakan perjuangannya menggendong sang suami yang tengah sakit ke tempat yang lebih tinggi saat air setinggi dada mengepung rumah mereka di tengah malam. Kondisi semakin sulit karena anak sulungnya juga tengah menjalani perawatan amputasi kaki di Ternate.

"Ini situasi yang sangat berat. Mengurus rumah, suami yang sakit, dan memikirkan anak yang diamputasi di tengah bencana. Saya sangat berharap ada bantuan untuk kesembuhan suami dan anak saya," ungkap Sukarni haru.


Kisah pilu juga datang dari Arfia Jalal (65), lansia yang menyebut banjir kali ini sebagai yang terparah sepanjang sejarah hidupnya. Seluruh peralatan dapur dan pakaian miliknya hanyut tak bersisa. "Badan saya sakit semua karena kejadian itu, tapi syukurnya sudah diperiksa dan diberi obat oleh tim medis Harita," ucapnya.

Saat ini, tim gabungan masih terus bekerja di lapangan untuk memastikan sisa material banjir segera tertangani dan warga mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai selama masa pemulihan berlangsung.

 


Tentang Harita Nickel

 PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel merupakan bagian dari Harita Group yang mengoperasikan pertambangan dan pemrosesan nikel terintegrasi berkelanjutan di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Selain IUP Pertambangan, perusahaan sejak 2017 telah memiliki pabrik peleburan (smelter) nikel saprolit dengan teknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) dan sejak 2021 juga memiliki fasilitas pengolahan dan pemurnian (refinery) nikel limonit dengan teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL) di wilayah operasional yang sama. Kedua fasilitas tersebut hadir untuk mendukung amanat hilirisasi dari pemerintah Indonesia.

 Harita Nickel menjadi pionir di Indonesia dalam pengolahan dan pemurnian nikel limonit (kadar rendah) dengan teknologi HPAL. Teknologi ini mampu mengolah nikel limonit yang sebelumnya tidak dimanfaatkan, menjadi produk bernilai strategis berupa Mixed Hydroxide Precipitate (MHP). Dengan teknologi yang sama, MHP sebagai intermediate product telah berhasil diolah menjadi produk akhir berupa Nikel Sulfat (NiSo4) yang merupakan material inti pembuatan katoda sumber energi baru, yaitu baterai kendaraan listrik.




Lik////


Burhanudin: DPD II KNPI Kabupaten Bima Tak Ada Lagi Dualisme


Kabupaten Bima, Media Dinamika Global.Id - Searah dengan DPD I KNPI NTB, Ketua Khairunnisah menegaskan melalui siaran persnya, tanggal, 12 Januari 2026 sekitar pukul 18.00 WITA, penegasan ini mengarah pada semua DPD untuk Wilayah NTB.

Ketua DPD II KNPI Kabupaten Bima Burhanudin menegaskan, tiba saatnya para pemuda bersatu padu menuangkan gagasan dan ide sebagai kekuatan penyeimbang terhadap roda pembangunan. 

Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan". Pepatah Arab "Syubbanul yaum rijalul ghad" yakni menekankan peran krusial pemuda dalam menentukan nasib bangsa; generasi muda perlu membekali diri dengan ilmu, akhlak, kreativitas, dan mental kuat agar siap mengemban tanggung jawab kepemimpinan di masa depan.

"Membangun bangsa yang lebih baik melalui karya nyata, bukan sekedar kata-kata," tegas Jend Bush sapaan akrabnya, pada Media ini, Selasa (13/01/26).

Meneladani Misi KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) secara umum adalah mempersatukan pemuda Indonesia, mengembangkan potensi intelektual, profesional, dan moral mereka, serta berperan aktif dalam pembangunan nasional dengan menanamkan nilai kebangsaan, wawasan Nusantara, dan kemandirian ekonomi, sambil menjaga persatuan dan kebhinekaan bangsa melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

"Misi ini diwujudkan melalui program pelatihan, pengembangan skill, kewirausahaan, dan kegiatan yang mendorong kemerdekaan berpendapat, demokrasi, serta keadilan," tuturnya.


Sambung Burhanudin, Persatuan dan Kesatuan Pemuda di KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) adalah tujuan utama dan semangat dasar organisasi untuk menyatukan berbagai organisasi pemuda di Indonesia, menjadikannya wadah pemersatu lintas suku, agama, dan latar belakang demi menjaga keutuhan NKRI, membekali pemuda sebagai calon pemimpin bangsa, serta mendorong partisipasi aktif dalam pembangunan nasional. 

"KNPI berfungsi sebagai perangkat pemersatu untuk memperkuat identitas kebangsaan, menanamkan wawasan kebangsaan, bela negara, dan menjadi kekuatan positif dalam dinamika pembangunan bangsa," jelasnya.

Lebih lanjutnya, Wadah Pemersatu KNPI adalah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), sebuah organisasi non-formal yang berfungsi sebagai tempat berhimpun dan pemersatu berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Indonesia untuk mengembangkan potensi pemuda dalam berbagai bidang.

"Mulai dari pembinaan kader, ekonomi kreatif, hingga isu-isu strategis kebangsaan, meskipun seringkali menghadapi tantangan internal untuk menjaga persatuan antar-kubu OKP," pungkasnya.

Surya Ghempar

Kejaksaan Negeri Bima Gelar Penggeledahan Tiga Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kab, Bima


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.– Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bima melakukan penggeledahan pada tiga Sekolah Luar Biasa (LSB) di Kabupaten Bima pada Kamis (8/1/2026). Penggeledahan tersebut menyusul pengusutan dugaan korupsi yang dilakukan Kejari Bima saat ini.

Kepala Kejaksaan Negeri Bima Heru Kamarullah, Jumat (9/1/2026) membenarkan penggeledahan yang telah dilakukan pihaknya tersebut. Tiga sekolah yang digeledah jaksa anatara lain, SLB Bukit Bintang di Kecamatan Ambalawi, SLB Nurul Ilmi di Kecamatan Langgudu, dan SLB Al-Hikmah di Kecamatan Lambu.

Dia menyebutkan, penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka tahap penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di tiga sekolah tersebut.

“Perkara ini terkait dugaan penyelewengan Dana BOS tahun anggaran 2020 hingga 2025,” kata dia.

Dalam penggeledahan pada tiga Sekolah Luar Biasa tersebut, jaksa berhasil medokumen-dokumen terkait pengelolaan Dana BOS dari masing-masing sekolah.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejari Bima, Virdis Firmanillah Putra Yuniar mengatakan, di tahap penyidikan, pihaknya kini telah memeriksa 7 orang saksi. Saksi tersebut berasal dari pihak sekolah dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dikbud NTB Cabang Bima.

Dari informasi yang dihimpun Suara NTB, dari ketiga SLB tersebut, tidak ditemukan adanya aktivitas kegiatan belajar mengajar. Namun, tetap rutin dicairkan anggaran Biaya Operasional Sekolah (BOS). Setiap tahun per siswa di SLB menerima pasokan dana sebesar Rp 3,6 juta. (Sekjend MDG)

Soal Ekosistem Laut di Ampenan, Kadis Lautkan NTB: Relokasi Depot Pertamina Ampenan Pernah Diusulkan

Kadis Lautkan NTB NTB, Muslim (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global.Id — Menyikapi desakan publik yang diberitakan Media Dinamika Global.Id kemarin (Hari lalu) agar Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menghentikan aktivitas PT Pertamina Depot Ampenan diduga akibat Ekosistem Laut, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat (Kadis Lautkan NTB NTB), Muslim, akhirnya angkat bicara.

Kadis Lautkan NTB, Muslim menegaskan, secara teknis pihaknya sebelumnya telah menyampaikan pandangan agar keberadaan Depot Pertamina Ampenan dapat dipertimbangkan untuk direlokasi ke lokasi lain. Hal tersebut berdasarkan pada kondisi eksisting depot yang berada di kawasan padat penduduk, berdampingan langsung dengan wilayah nelayan, serta berada di pusat kota jasa.

“Dalam pandangan teknis, sebelumnya kami sudah menyampaikan agar keberadaan depot tersebut dipertimbangkan untuk direlokasi, mengingat kondisi lingkungan sekitarnya yang sangat sensitif,” ujar Muslim.

Ia juga menyinggung kewajiban perusahaan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR).

Menurut Muslim, perusahaan wajib menunaikan program CSR setiap tahun, khususnya bagi masyarakat dan lingkungan yang berpotensi terdampak langsung dari aktivitas operasional.

“CSR seharusnya disusun bersamaan dengan rencana operasional tahunan perusahaan dan ditunaikan secara konsisten, terutama untuk masyarakat dan lingkungan sekitar site project,” tegasnya.

Terkait status Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Muslim menyebutkan bahwa pembahasan CSR kemungkinan besar menjadi kewenangan pemerintah pusat. Sementara itu, untuk wilayah perairan sekitar Depot Ampenan, Balai Wilayah Sungai (BWS) NTB yang disebut-sebut telah merencanakan pembangunan breakwater.

“Informasinya, izin dan AMDAL pembangunan breakwater itu sudah selesai, namun sampai sekarang belum ada kejelasan realisasi. Padahal saat musim barat, masyarakat di sekitar Pondok Prasi dan sekitarnya terus dihantui gelombang pasang hingga mengancam pemukiman,” ungkapnya.

Soal rencana relokasi Depot Pertamina Ampenan, Muslim menegaskan, berkaitan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), baik Pemprov NTB maupun Kota Mataram.

“Apakah rencana relokasi itu sudah masuk dalam RTRW Provinsi atau kota Mataram, kalau hal itu silahkan dipertanyakan ke Dinas PUPR NTB dan Dinas PUPR Kota Mataram. Itu ranah mereka,” pungkasnya.

Anggota Koramil 1608-01/Rasanae Gelar Patroli Siskamling Bersama Elemen Masyarakat


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Babinsa Kelurahan Monggonao Serka Iksan pimpin kegiatan Siskamling di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae yang bertempat di Kelurahan Matakando Kecamatan Mpunda Kota Bima. Senin, (12/01/26)

Adapun personil yang terlibat Siskamling sebagai berikut, Anggota Koramil 1608-01/Rasanae 4 orang, Ketua LPM Kel Matakando, Ketua RT 05 Kel Matakando, Ketua RW 03 Kel Matakando.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan keamanan Wilayah, dan juga kegiatan ini merupakan ajang pendekatan TNI dengan masyarakat sehingga bisa di ajak untuk bersinergi dalam menciptakan Wilayah Teritorial yang kondusif, lebih khusus di wilayah kelurahan mereka itu sendiri.

Artinya ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian pihak TNI terhadap kenyamanan hidup warga masyarakat yang adsi wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae.

Sasaran siskamling di wilayah Rt. 05 Rw. 03 dan Rt 03 Rw 02 Kelurahan Matakando dengan beberapa rangkaian kegiatan.

Pukul 20.10 Wita personil siskamling tiba di Pos Jaga Rt. 05 Rw. 03 Kelurahan Matakando mengecek anggota siskamling.

Usai melaksanakan pengecekan kelengkapan Personil, Pukul 20.30 Wita personil siskamling tiba di Rt. 05 Rw. 03 Kelurahan Matakando melaksanakan patroli keliling, dalam kesempatan itu Babinsa Kelurahan Matakando memberikan himbauan.

Dalam himbauannya dijelaskan bahwa, Patroli Siskamling malam ini dalam rangka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban umum di Kelurahan matakando, terutama anak-anak mudah untuk selalu menjaga Kamtibmas, hindari minum minuman keras dan terutama sekali memakai barang yg terlarang seperti (Narkoba).

Kita Anggota Babinsa Koramil 01/Rasanae setiap malam tetap rutin melaksanakan patroli di kelurahan yg ada di kota Bima, untuk itu kami mengajak kepada seluruh elemen masyarakat ketua ketua Rt dan Rw agar mengaktifkan lagi Kegiatan Siskamling atau Ronda malam di setiap RT masing-masing demi terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif, tentunya kegiatan tersebut untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada masyarakat Kelurahan Matakando, ujarnya.

Lanjutnya, kamimengingatkan juga kepada warga sekarang sudah mulai musim hujan, untuk itu mari kita jaga kebersihan di rumah masing-masing, dan tetap rutin membersihkan got di depan rumah agar terhindar dari banjir.

Pukul 21,00 Wita' anggota Patroli Koramil 01/Rasanae tiba di perbatasan Oi Ni'u Kelurahan Dara dan melaksanakan Patroli keliling di sekitar taman perbatasan Oi Ni'u.

Pada Pukul 21.15 Wita' kegiatan patroli siskamling dan patroli di perbatasan Oi Ni'u selesai dalam keadaan aman, tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)