Media Dinamika Global

Kamis, 03 April 2025

Dua Bocah Asal Lampung Timur Ditemukan Tim SAR Gabungan Meninggal Dunia, Tenggelam Di Sungai Bawang Latak Tulang Bawang.


Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Tim SAR gabungan temukan kakak beradik asal Sukadana Lampung Timur yang tenggelam di Sungai Bawang Latak Tulang Bawang dalam keadaan meninggal dunia pada Kamis 03 April 2025.

Kejadian berawal pada Kamis (03/04), sekitar pukul 07.30 WIB, korban berjumlah 6 orang sedang bermain di perahu dan tiba tiba perahu mengalami tidak stabil sehingga mengakibatkan perahu tersebut terbalik. 4 orang dapat diselamatkan dan 2 orang belum ditemukan. 

Kemudian saksi melaporkan kejadian tersebut ke pihak Basarnas untuk meminta bantuan pencarian dan pertolongan. Kepala Kantor SAR Lampung Deden Ridwansah merespons laporan tersebut dan mengerahkan 1 tim rescue Pos SAR Tulang Bawang untuk menuju lokasi kejadian.

Adapun data korban bernama Nita jenis kelamin perempuan usia 10 tahun dan Aulia jenis kelamin perempuan usia 6 tahun. Keduanya merupakan warga Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur.

Pukul 11.00 WIB Tim Rescue Pos SAR Tulang Bawang tiba di lokasi kejadian, dilanjutkan briefing dan pembagian tugas kepada unsur SAR gabungan yang terdiri dari personil Polsek Menggala, Babinsa Menggala, BPBD Tulang Bawang, warga dan masyarakat sekitar.

Selanjutnya tim SAR gabungan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dan dilakukan penyelaman. Pada pukul 13.00 WIB 2 korban berhasil di temukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban ditemukan sekitar ±20 M dari lokasi kejadian. Kondisi kedua korban berdekatan, selanjutnya korban di evakuasi dan dibawa ke rumah duka.

Dantim Rescuer Pos SAR Tulang Bawang Sumariansyah mewakili Kepala Kantor SAR Lampung menyatakan kebenaran informasi tersebut. "Kedua korban tenggelam di Sungai Bawang Latak ditemukan pada pukul 13.00 WIB dalam keadaan MD. Korban ditemukan sekitar 20 meter dari lokasi tenggelamnya korban.", ujar Sumar. (Fs/Red)

Dokkes Polres Tulang Bawang Rutin Cek Kesehatan Personel di Pos Pam dan Pos Yan, AKBP Yuliansyah Paparkan Tujuannya.

Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Seksi Dokkes Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Bantuan Operasi (Banops) pada Operasi Ketupat Krakatau 2025 secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan kepada personel yang bertugas di Pos Pengamanan (Pam) dan Pos Pelayanan (Yan).

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh Seksi Dokkes Polres Tulang Bawang ini berlangsung hari Kamis (03/04/2025), pukul 09.00 WIB s/d selesai, di tiga Pos yang tergelar pada Operasi Ketupat Krakatau 2025 Polres Tulang Bawang.

"Hari ini, atau H+3 Lebaran tahun 2025, personel kami yang dipimpin langsung oleh PS. Kasi Dokkes, Aiptu Ns. Dwi Kurniawan, S.Kep, MH, melakukan pengecekan kesehatan terhadap personel yang bertugas di Pos Pam dan Pos Yan Operasi Ketupat Krakatau 2025," ucap Kapolres Tulang Bawang, AKBP Yuliansyah, SIK, MH.

Lanjutnya, yang pertama didatangi Dokkes Polres Tulang Bawang yakni Pos Pam Simpang Lapas, Kecamatan Menggala, lalu Pos Yan Rest Area 208A Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), kemudian Pos Pam Unit 2, Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang.

"Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan yakni mulai dari tensi darah, kadar gula dalam darah dan asam urat. Pengecekan kesehatan ini akan rutin dilakukan selama berlangsungnya Operasi Ketupat Krakatau 2025 sehingga seluruh personel yang bertugas di Pos Pam dan Pos Yan selalu dalam kondisi yang prima," papar perwira Alumni Akpol 2006.

Kapolres menerangkan, kesehatan seluruh personel yang bertugas di Pos Pam dan Pos Yan pada Operasi Ketupat Krakatau 2025 menjadi salah satu prioritas karena apabila kesehatan personel ini selalu dalam kondisi prima, dipastikan bisa memberikan pelayanan yang optimal kepada pemudik yang saat ini sudah mulai memasuki arus balik Lebaran tahun 2025.

"Dokkes Polres Tulang Bawang yang tergabung dalam Satgas Banops pada Operasi Ketupat Krakatau 2025, selalu siaga 24 jam sehingga apabila diketahui ada salah satu personel yang bertugas di Pos Pam atau Pos Yan mengalami sakit, akan segera dilakukan evakuasi ke Rumah Sakit (RS) terdekat untuk mendapatkan pertolongan dan penanganan medis yang tepat," terang perwira dengan melati dua dipundaknya.

AKBP Yuliansyah menambahkan, bila didapati adanya personel yang bertugas di Pos Pam dan Pos Yan sakit, maka langsung dilakukan pergantian saat itu juga oleh personel yang sehat dan kondisinya prima. Hal ini kami lakukan, agar pelayanan kepada para pemudik pada Operasi Ketupat Krakatau 2025 di wilayah hukum Polres Tulang Bawang benar-benar optimal. (Fs/Red) 

Akan Segera Hadir Di Sape,Rumah Sakit Rujukan Tingkat Lanjut,Rabita Hospital

Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Sekitar mulai Pukul 11:00 Wita digelar acara Halal Bihalal Sekaligus Peletakan Batu Pertama Gedung 2 untuk pembangunan Rumah Sakit Rujukan Tingkat Lanjut yang ada di Kabupaten Bima tepatnya di Jalan Akses Pelabuhan Sape Atau di depan Puskesmas Sape RT.06/RW.02 Dusun Nggaro Lembo Desa Oi Maci.(Kamis.03/04/2025)

Berdasarkan Informasi yang kami peroleh dari Direktur Utama Rabita Hospital bahwa Rumah Sakit Rabita merupakan Rumah Sakit Dengan Tipe D yang akan hadir untuk memberikan layanan kesehatan berkualitas dengan tenang medis profesional dan Fasilitas modern,Rumah sakit ini kedepannya akan berkomitmen untuk menjadi mitra kesehatan yang dapat di andalkan, memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh lapisan masyarakat.

Ada 8 Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang ada di Rumah Sakit Rabita antara lain :

1. Poliklinik Umum dan Spesialis

2. Ruang Perawatan 

3. Layanan Farmasi

4. Pendaftaran Online

5. Instalasi Gawat Darurat

6. Ruang Operasi dan Tindakan Media

7. Unit Laboratorium dan Radiologi

8. Ambulans Siaga



Direktur Utama Rabita Hospital juga menyampaikan di depan seluruh undangan bahwa untuk tahap 4 bulan pertama ada 4 orang Dokter yang akan di siapkan dan kedepannya rencana kita sebanyak 11 dokter termasuk Dokter Spesialis Kandungan, Penyakit dalam, dll.Ucapnya

Pantauan Awak Media hadir dalam kegiatan Ground Breking atau Peletakan Batu Pertama Gedung 2 Rumah Sakit Rabita ini antara lain:

Bupati Bima, Asisten 1 Kab. Bima,Anggota DPRD Dapil V Sape-Lambu,Camat Sape, Danramil 1608-03/Sape, Kapolsek Sape, Danki Brimob Kompi C Pelopor, Kepala KUA Kec. Sape, Kepala UPT/Korwil Pendidikan Se-Kec. Sape, Kepala Sekolah Se-Kec. Sape, Kepala Desa  Se-Kec. Sape dan juga ada hadir kades di kecamatan Lambu,Ketua BPD Se-Kec. Sape, Para Alim Ulama Toga, Tomas, Towa dan  Toda Se-Kec. Sape. 



Setelah Selesai Prosesi Peletakan Batu Pertama Gedung 2 Dilanjutkan dengan Pemotongan Tumpeng oleh Bupati Bima.

Pukul 12.30 Wita, Kegiatan selesai berjalan dengan tertib, lancar dan sukses.(Team.MDG.03)

Bupati Bima Hadiri Peletakan Batu Pertama Gedung 2 Rumah Sakit Rabita Di Sape

Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Bupati Bima Ady Mahyudi menghadiri acara Halal Bihalal Sekaligus peletakan batu pertama Gedung 2 pembangunan Rumah Sakit (RS) Rabita Hospital yang merupakan rumah sakit Rujukan Tingkat Lanjut yang ada di Kabupaten Bima tepat nya di Jalan Akses Pelabuhan Sape Dusun Nggaro Lembo Desa Oi Maci atau depan Puskesmas Sape.Kamis (3/4/2025)

Bupati Bima Ady Mahyudin 

Dalam sambutannya, Bupati Bima menyampaikan rasa bangga dan apresiasi tinggi atas rencana berdirinya fasilitas pelayanan kesehatan ini dengan tenaga Medis Profesional dengan Fasilitas Moder, Apalagi RS Rujukan Kita ini pembangunannya digagas oleh Dr Hermawan Saputra  beserta keluarga besar RABITA hingga yang menjadi Direktur Utama Rabita Hospital adalah dr.Insan Rizkillah

Bupati Bima berharap besar, dengan adanya RS ini, nantinya kualitas pelayanan kesehatan di kabupaten bima terkhusus di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu dapat semakin meningkat,paling tidak kehadirannya nanti sangat membantu masyarakat.

“Kualitas sebuah RS itu kuncinya adalah pelayanan. Kita harus mampu mengubah mindset agar melakukan pelayanan yang maksimal sehingga Masyarakat yang hendak berobat mendapatkan ketenangan dan perawatan yang terbaik,” ucapnya

Dirinya kemudian menyebut pembangunan RS Rujukan Kita ini menjadi bentuk dukungan terhadap upaya Pemkab Bima untuk meningkatkan kualitas fasitas publik yang ada.


Berdasarkan Informasi yang kami peroleh dari Direktur Utama Rabita Hospital bahwa Rumah Sakit Rabita merupakan Rumah Sakit Dengan Tipe D yang akan hadir untuk memberikan layanan kesehatan berkualitas dengan tenang medis profesional dan Fasilitas modern,Rumah sakit ini kedepannya akan berkomitmen untuk menjadi mitra kesehatan yang dapat di andalkan, memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh lapisan masyarakat.

Ada 8 Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang ada di Rumah Sakit Rabita antara lain :

1. Poliklinik Umum dan Spesialis

2. Ruang Perawatan 

3. Layanan Farmasi

4. Pendaftaran Online

5. Instalasi Gawat Darurat

6. Ruang Operasi dan Tindakan Media

7. Unit Laboratorium dan Radiologi

8. Ambulans Siaga

Peletakan Batu Pertama Gedung 2 Rumah Sakit Rabita Oleh Bupati Bima 

Pantauan Awak Media hadir dalam kegiatan Ground Breking atau Peletakan Batu Pertama Gedung 2 Rumah Sakit Rabita ini antara lain:

Bupati Bima,Asisten 1 Kab.Bima, Anggota DPRD Dapil V Sape-Lambu,Camat Sape, Danramil 1608-03/Sape, Kapolsek Sape, Danki Brimob Kompi C Pelopor, Kepala KUA Kec. Sape,Kepala UPT/Korwil Pendidikan Se-Kec. Sape,kepala Sekolah Se-Kec. Sape,Kepala Desa  Se-Kec. Sape dan juga hadir beberapa kepala Desa di Kecamatan Lambu,Ketua BPD Se-Kec. Sape dan Para Alim Ulama Toga, Tomas, Towa dan Toda Se-Kec. Sape. 


Setelah selesai Prosesi Peletakan Batu pertama pada Gedung 2 Bupati Bima Ady Mahyudin melanjutkan dengan pemotongan Tumpeng dan Foto Bersama.

Pukul 12.30 Wita, Kegiatan selesai, berlangsung dengan tertib, lancar dan sukses.(Team.MDG.03)

Rumah Sakit Rabita Sape Mulai Dibangun, Bupati Bima Letakkan Batu Pertama


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Fasilitas kesehatan Rumah Sakit (RS) Rabita Sape yang berlokasi di Desa Oi Maci Kecamatan Sape mulai dibangun ) ditandai Peletakan batu pertama (Ground Breaking oleh Bupati Bima Ady Mahyudi. Kamis (03/04/25)

Pembangunan RS berlantai 2 di atas lahan seluas +- 220 M² dengan rencana bangunan seluas +- 1.200 M² dan tersebut juga dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Bima Dapil V (Sape-Lambu), Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Fatahullah, S.Pd, Camat Sape Muhamad Akbar, SP., M.Si, Muspika, Kasi Bimas Islam Kemenag Bima, dan Kepala Desa Se kecamatan Sape.

Bupati Ady Mahyudi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi tinggi nya kepada seluruh pihak terkhusus keluarga besar Rabita yang menggagas, mendukung, dan merealisasikan pembangunan Rumah Sakit.

"Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung keberadaan dan perjalanan Rabita Hospital kedepannya." 

Masyarakat diharapkan agar menjadikan Rumah Sakit ini sebagai ruang harapan, ruang pemulihan, dan ruang penguatan nilai-nilai kemanusiaan.

Ungkap Bupati dihadapan seluruh dokter dan tenaga medis kecamatan Sape yang menghadiri acara tersebut. 

Sementara itu, sebelumnya Komisaris Dewan Pengawas Dr. Hermawan Saputra, SKM., MARS, CICS memaparkan, RS Rabita akan hadir untuk memberikan layanan kesehatan berkualitas dengan tenaga medis profesional dan fasilitas modern.

"Langkah ini merupakan wujud nyata untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan kesehatan agar sejalan dengan tujuan pemerintah daerah untuk meningkatkan Indeks pembangunan manusia (IPM) di kabupaten Bima". . 

RS ini nantinya akan dilengkapi Kelas Rawat Inap, Kelas Rawat Inap VIP, Perina dan Neonatus, dan Ruang Isolasi. Sementara itu, Bangunan Utama 1 yang juga sedang direnovasi terdiri dari IGD, VK, OK, Laboratorium, Radiologi, Farmasi, Poliklinik, ICU. Terangnya

Peletakan batu pertama Gedung 2 Rumah Sakit tersebut, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng bersama. (MDG 02)

Anggota DPRD Kabupaten Bima Fraksi PDIP Serap Aspirasi Masyarakat Desa Simpasai


Bima NTB. Media Dinamika Global.id.- Anggota DPRD Kabupaten Bima dari Fraksi PDIP Firdaus, SH gelar silaturahmi sekaligus hadiri hajatan salah satu warga Desa Simpasai Kecamatan Monta Kabupaten Bima, Rabu, (02/04/25)

Pada acara hajatan atau doa (cafi sari) dalam istilah tradisi Bima, yang dihadiri Kades Simpasai bersama dengan Tokoh Masyarakat, anggota DPRD Kabupaten Bima dua periode ini sempat berbincang terkait pembangunan yang ada di Desa Simpasai dan Pela.

Dalam perbincangan tersebut, Firdaus merespon apa yang menjadi Aspira Masyarakat. Ia ! nanti tinggal kita lihat lokasi gang yang akan kita kerjakan, tapi bagusnya jangan diaspal karena tidak kelihatan bagus atau bersih, tapi kita dilakukan pengecoran.

Tinggal kita perhatikan kualitasnya saja , artinya campuran nanti harus kita kawal bersama, agar hasilnya lebih baik, jangan karena kita melakukan penghematan 10 sak lalu kemudian jadi korban 100 sak umpannya, maka saya pastikan sebagaimana biasanya saya akan kawal langsung setiap proyek Aspirasi yang diturunkan, ujarnya.

Lanjutnya, hanya saja belum pada saat ini, semoga saja tidak ada kendala nanti sekitar bulan Oktober 2025 di anggaran perubahan Insya Allah akan kita kerjakan, yang jelas setiap Desa yang memberikan kontribusi terhadap saya, pasti akan saya perhatikan.

Tidak peduli besar atau kecilnya suara yang saya dapatkan, intinya suara-suara inilah yang menopang suara basis saya sehingga saya bisa seperti ini, tandasnya.

Terakhir Firdaus menyampaikan, bahwa apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan selalu diperjuangkan. "Intinya, saya selalu siap untuk memperjuangkan aspirasi warga Desa Simpasai dan Desa Pela maupun Desa-desa lainnya yang sudah berkontribusi terhadap saya, tutupnya. (MDG 02)

Bupati Dan Wakil Bupati Bima Hadiri Musyawarah Akbar Dana Mbojo


Bima NTB. Media Dinamika Global.id. Lantunan ayat Suci Al-Quran yang dibacakan oleh Qori Internasional Ustadz Syamsuri Firdaus, S.Hum  menandai dimulainya Mbolo Nae Ulama Ro Ama Rasa Dana Mbojo atau Musyawarah Akbar Ulama dan Para Tokoh Umat Islam Bima Se-Indonesia di Aula Masjid Agung Al-Muwahidin Kota Bima. Kamis (03/04/25)

Mbolo Nae Musyawarah Akbar mengusung tema "Kambali Mbojo Mantoi" yang digagas oleh Forum Umat Islam (FUI) Bima Raya tersebut dihadiri sejumlah tokoh Bima baik yang berdomisili di ibukota maupun dari daerah lainnya.

Bupati Bima Ady Mahyudi, Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Bima Ny Anita H. Irfan dalam Musyawarah yang juga dihadiri Walikota Bima H. A. Rahman Abidin, Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan, SH para tokoh Bima dan alim ulama tersebut dalam sambutannya mengungkapkan menyampaikan beberapa amanat.

"Kambali Mbojo Mantoi" yang berarti kembali menjadikan Bima sebagai negeri yang damai, beradab dan bermartabat".

Tema ini bukan sekedar slogan, tapi panggilan sejarah, seruan nurani dan tekad bersama membangkitkan kembali kejayaan Mbojo melalui ikhtiar bersama dalam bingkai Islam Rahmatan Lil Alamin". Ungkap Bupati yang memberikan sambutan setelah penyampaian pengantar oleh Ketua FUI Ustadz Asikin Bin Mansyur.

Terkait arti penting Forum yang mempertemukan ulama dan umara tersebut, Bupati Bima memaparkan, "Musyawarah Akbar ini diharapkan dapat merumuskan arah perjuangan umat Islam Bima, meneguhkan peran ulama sebagai penuntun umat, mengokohkan ukhuwah dalam bingkai persatuan, bukan perpecahan". Karena kita tahu, kekuatan umat bukan pada banyaknya jumlah tapi pada kesatuan visi dan kesatuan hati". Imbuhnya. 

Sementara itu, Walikota Bima H. A. Rahman Abidin dalam sambutannya mengatakan bahwa musyawarah Akbar ini merupakan momentum besar untuk membahas permasalahan umat Islam khususnya di Bima.

Dirinya memberikan apresiasi atas gagasan Forum Umat Islam (FUI) Bima Raya dan berharap kegiatan ini bukan hanya seremoni tetapi diskusi mendalam beragam permasalahan sehingga akan lahir gagasan konstruktif semua aspek".  

Acara ditutup dengan pengguntingan pita yang menandai peluncuran Majelis Syuro Dana Mbojo sebagai wadah musyawarah Akbar tahunan Dou Mbojo. (MDG 02)

Danramil 1608-03/Sape Hadiri Kegiatan Peletakan Batu Pertama Gedung 2 Rumah Sakit Rabita Sape


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Sekitar Mulai Pukul 10:00 Wita Danramil 1608-03/Sape (Lettu Inf.Ruslin) menghadiri acara Halal Bihalal Sekaligus Peletakan Batu Pertama Gedung 2 untuk pembangunan Rumah Sakit Rujukan Tingkat Lanjut yang ada di Kabupaten Bima tepatnya di Jalan Akses Pelabuhan Sape Atau di depan Puskesmas Sape.RT.06/RW.02 Dusun Nggaro Lembo Desa Oi Maci.(Kamis.03/04/2025)



Berdasarkan Informasi yang kami peroleh bahwa Rumah Sakit Rabita merupakan Rumah Sakit Dengan Tipe D yang akan hadir untuk memberikan layanan kesehatan berkualitas dengan tenang medis profesional dan Fasilitas modern,Rumah sakit ini kedepannya akan berkomitmen untuk menjadi mitra kesehatan yang dapat di andalkan, memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh lapisan masyarakat.

Ada 8 Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang ada di Rumah Sakit Rabita antara lain :

1. Poliklinik Umum dan Spesialis

2. Ruang Perawatan 

3. Layanan Farmasi

4. Pendaftaran Online

5. Instalasi Gawat Darurat

6. Ruang Operasi dan Tindakan Media

7. Unit Laboratorium dan Radiologi

8. Ambulans Siaga


Pantauan Awak Media hadir dalam kegiatan Ground Breking atau Peletakan Batu Pertama Gedung 2 Rumah Sakit Rabita ini antara lain:

1. Bupati Bima

2. Asisten 1 Kab. Bima

3. Anggota DPRD Dapil V Sape-Lambu

4. Camat Sape

5. Danramil 1608-03/Sape

6. Kapolsek Sape

7. Danki Brimob Kompi C Pelopor

8. Kepala KUA Kec. Sape

9. Kepala UPT/Korwil Pendidikan Se-Kec. Sape

10. Kepala Sekolah Se-Kec. Sape

11. Kepala Desa  Se-Kec. Sape

12. Ketua BPD Se-Kec. Sape

13. Para Alim Ulama Toga, Tomas, Towa dan Toda Se-Kec. Sape. 

Pukul 12.30 Wita, Kegiatan selesai berjalan dengan tertib, lancar dan aman.(Team.MDG.03)

Pemkot Bandar Lampung Terjunkan Tim Perbaiki Takut Yang Jebol Dikelurahan Campang Jaya.

Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Di H+3 Lebaran Idulfitri, Pemerintah Kota Bandar Lampung menerjunkan tim untuk memperbaiki talud yang jebol di Jalan Pangeran Tirtayasa, Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi.Rabu 02 April 2024.

Talud di kawasan tersebut jebol dan menghambat arus air sehingga air masuk ke permukiman warga.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung, Dedi Sutioso, mengatakan perbaikan dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir ketika ada hujan susulan.

"Banjir di kawasan ini disebabkan salah satu talud ambruk dan menutupi saluran air. Semalam sudah diangkat, dan hari ini diperbaiki," jelas Dedi.

Dedi menambahkan, selain talud yang jebol, banjir di Kelurahan Campang Jaya juga disebabkan oleh tembok yang ambruk. Ia menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan DLH untuk mengangkut sampah yang menyumbat saluran air.

BPBD, Damkar, dan Satpol PP melakukan pembersihan lumpur pascabanjir di SDN 1 Campang Raya dan di rumah warga yang terdampak banjir.

"Kami diperintahkan oleh Ibu Walikota Bunda Eva untuk fokus memperbaiki, membersihkan sampah, dan melakukan penggalian sedimentasi pascabencana banjir. Insyaallah hari ini selesai," tutup Dedi.

Dokumentasi kegiatan bisa di lihat juga di instagram kominfo bandar lampung. (Fs/Red)

Komitmen, Kasat Resnarkoba Polres Dompu Kembali Bekuk Pengedar Shabu 26,11 Gram


Dompu, Media Dinamika Global.Id - Lagi-lagi, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dompu menunjukkan komitmen dan ketegasannya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Kembali tim Opsnal Satresnarkoba melakukan penggerebekan dramatis di sebuah rumah di Desa Tekasire, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu. Rabu, 2 April 2025, sekitar pukul 17.30 WITA, 

Penangkapan ini dipimpin langsung oleh KBO Satresnarkoba, IPDA Sumaharto, atas perintah Kasat Resnarkoba Polres Dompu, IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., setelah menerima laporan dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.

Detik-detik penyergapan yang menegangkan berbekal informasi akurat dan pengintaian sejak pagi, tim Opsnal segera menyusun strategi. Sekitar pukul 17.30 WITA, setelah memastikan keberadaan target di dalam rumah, tim bergerak cepat. Dua tim kecil dibentuk: Tim pertama bergerak dari depan untuk menarik perhatian, sementara tim kedua mengepung dari belakang, memastikan tidak ada celah bagi terduga untuk kabur.

Menyadari dirinya terkepung, F (35) panik. Ia spontan melemparkan dua bungkusan plastik hitam keluar jendela, berusaha menghilangkan barang bukti, lalu berlari menuju pintu belakang. Namun, gerak cepat tim Opsnal tak memberi ruang bagi tersangka. Dalam hitungan detik, ia sudah berada dalam kendali petugas. Tangan diborgol, tubuhnya ditekan ke tanah 

Untuk memastikan proses berjalan sesuai prosedur, tim segera menghubungi Kepala Desa Tekasire, M. Jaitun, dan menghadirkan dua saksi guna menyaksikan penggeledahan.

Dari hasil penggeledahan, tim menemukan sejumlah barang bukti mencengangkan, termasuk:

48 gulungan klip plastik berisi sabu

3 klip lepas berisi sabu

2 bong alat hisap sabu

Uang tunai Rp 100.000

Pisau kater, kaca pirex, dan sejumlah perlengkapan lainnya.

Setelah dilakukan penimbangan, berat bersih (netto) Shabu-shabu yang disita mencapai 26,11 gram!

Saat diinterogasi di TKP, F awalnya bersikeras tak mengakui kepemilikan barang bukti. Namun, dalam perjalanan menuju Polres, ia akhirnya tak mampu lagi mengelak. Dengan suara bergetar, ia mengakui bahwa shabu tersebut ia peroleh dari seseorang di perbatasan Tekasire-Woja.

Kasat Resnarkoba IPTU Rahmadun Siswadi, S.H. menegaskan bahwa pihaknya tak akan memberi ruang bagi peredaran narkotika di wilayah Dompu.

"Kami akan terus memburu siapa pun yang berani merusak generasi dengan barang haram ini. Tidak ada tempat aman bagi para pengedar! Kami akan tangkap dan pastikan mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum!," tegas Kasat.

Kini, F harus bersiap menghadapi jeratan hukum atas perbuatannya. Penyidikan lebih lanjut akan terus dilakukan guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Polres Dompu kembali membuktikan, tak ada kompromi dalam perang melawan narkoba!. (Surya Ghempar).