Media Dinamika Global

Selasa, 23 Juni 2026

Tujuh Jalan Inpres Daerah di Provinsi Lampung Tahun 2025 Diresmikan Presiden Prabowo Subianto, Siap Perkuat Konektivitas Nasional dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan pelaksanaan hasil pembangunan Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah Tahun 2025 secara nasional yang dilaksanakan serentak di 37 provinsi.

Peresmian dipusatkan di Kabupaten Sampang, Jawa Timur dan diikuti secara daring oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan jajaran dari Balai Keratun, Komplek Dinas Kantor Gubernur, Selasa 23 Juni 2026.

Di Provinsi Lampung sendiri, ada 7 ruas jalan yang diresmikan dengan panjang penanangan 19,48 km meliputi Sp. Korpri-Purwotani 1, Sp. Korpri-Purwotani 2, Pekurun Udik-Talang, Sekincau-Waspada, Sedayu-Tugu Papak, Raman Aji-Kota Raman dan sepanjang jalan Teuku Cik Ditiro Bandar Lampung.

Secara keseluruhan, ada 15 ruas jalan Provinsi Lampung yang termasuk ke dalam Inpres Jalan Daerah Tahun 2025 dengan panjang pengerjaan 51,1 km.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pembangunan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang telah selesai dikerjakan menjadi langkah penting dalam memperkuat konektivitas nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat hingga ke pelosok daerah.

Ia menegaskan bahwa jalan yang baik memiliki peran strategis dalam memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, perikanan, serta berbagai produk masyarakat dari desa menuju pasar, pusat distribusi, maupun kawasan industri.

Presiden Prabowo Indonesia sebagai negara dengan wilayah yang luas membutuhkan jaringan jalan yang memadai agar biaya logistik dapat ditekan dan konektivitas antarwilayah semakin kuat. 

Ia menekankan bahwa tidak boleh ada daerah yang tertinggal hanya karena keterbatasan akses infrastruktur.

“Jalan yang baik merupakan bagian dari strategi ketahanan nasional. Swasembada pangan, energi, dan air membutuhkan dukungan sistem distribusi yang lancar sehingga hasil produksi dapat menjangkau masyarakat secara efektif,” ujarnya.

Presiden Prabowo juga mengajak seluruh pemerintah daerah untuk menjaga dan memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun dengan sebaik-baiknya agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. 

Ia menegaskan pemerintah akan terus meningkatkan pembangunan hingga menjangkau daerah dan desa-desa di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo melaporkan bahwa pembangunan jalan melalui Inpres Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah telah rampung 100 persen dan siap dimanfaatkan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Asta Cita Presiden, khususnya dalam mendukung swasembada pangan, energi, dan air melalui penguatan infrastruktur konektivitas sebagai tulang punggung sistem logistik nasional.

“Capaian nasional Inpres Jalan Daerah Tahun 2025 meliputi pembangunan dan peningkatan jalan sepanjang 1.151 kilometer di 37 provinsi dengan investasi APBN sebesar Rp5,41 triliun,” ujarnya.

Menurut Dody, ruas-ruas jalan yang ditangani difokuskan untuk menghubungkan kawasan produksi dengan pasar, mengintegrasikan jalan daerah dengan jalan nasional, serta memperkuat akses masyarakat menuju pusat pelayanan.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur jalan saat ini tidak lagi terpusat di wilayah tertentu, melainkan menjangkau seluruh daerah secara lebih merata dan inklusif guna mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mendorong peningkatan kualitas jalan melalui kolaborasi berbagai pihak di tengah keterbatasan kemampuan APBD.

Menurutnya, Program Inpres Jalan Daerah menjadi salah satu solusi strategis untuk mempercepat pembangunan dan peningkatan jalan provinsi maupun jalan kabupaten/kota di Lampung.

“Kita mendorong agar Program Inpres Jalan Daerah diperbanyak di Provinsi Lampung, terutama untuk mendukung peningkatan jalan provinsi dan jalan kabupaten/kota,” ujarnya.

Selain dukungan pendanaan dari APBN, Gubernur Mirza juga membuka peluang pembiayaan melalui kolaborasi dengan sektor swasta, termasuk pemanfaatan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Beberapa ruas jalan sudah menggunakan pola kolaborasi dengan pihak swasta melalui CSR, seperti yang dilakukan di Kabupaten Way Kanan,” ujarnya.

Gubernur Mirza berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta dapat terus diperkuat guna mempercepat peningkatan konektivitas antarwilayah di Lampung, sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi, menekan biaya logistik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(Fs/Red) 

Diduga Tak Berizin, Tiang Internet Di Kemiling Dicabut dan Diamankan Pemerintah Kecamatan Kemiling.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Menanggapi viralnya informasi mengenai pemasangan tiang internet yang diduga belum mengantongi izin di wilayah Kecamatan Kemiling, Pemerintah Kecamatan Kemiling bersama Kelurahan Beringin Jaya mengambil langkah tegas dengan mencabut dan mengamankan sejumlah tiang yang telah terpasang.

Camat Kemiling, Andi S Kesuma, mengatakan langkah tersebut diambil setelah pihak kecamatan dan kelurahan menunggu itikad baik dari perusahaan atau pihak yang memasang tiang. Namun hingga kini, tidak ada pihak yang datang untuk memberikan penjelasan maupun melakukan koordinasi.

"Selama ini pihak kelurahan dan kecamatan menunggu itikad baik dari perusahaan yang memasang tiang tersebut. Namun karena ditunggu tidak juga ada yang datang dan tidak diketahui siapa pemiliknya, kami berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Bandar Lampung untuk melakukan pencabutan," ujar Andi S Kesuma, Selasa 23 Juni 2026.

Ia menjelaskan, beberapa tiang yang telah dicabut saat ini diamankan oleh pihak kecamatan dan kelurahan sambil menunggu pihak yang merasa memiliki infrastruktur tersebut datang untuk memberikan klarifikasi.

"Saat ini ada beberapa tiang yang sudah kami cabut dan kami amankan," tegasnya.

Andi S Kesuma juga mengimbau kepada seluruh pihak, baik perusahaan maupun penyedia layanan internet, agar melengkapi seluruh prosedur dan perizinan sebelum melakukan pemasangan infrastruktur di wilayah Kecamatan Kemiling.

"Saya menghimbau kepada pihak-pihak yang akan melakukan kegiatan seperti ini agar melengkapi dan mengikuti peraturan yang telah ditentukan pemerintah, terutama terkait pemasangan tiang jaringan internet. Jangan sampai ke depannya kabel-kabel menjadi semrawut dan mengganggu keindahan lingkungan. Kami ingin wilayah ini tetap rapi, tertata, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat," tambahnya.

Senada dengan Camat Kemiling, Lurah Beringin Jaya, Fajar, menegaskan bahwa pencabutan dilakukan karena hingga saat ini pihaknya menilai pemasangan tiang tersebut belum mengantongi izin dan sejak awal tidak pernah ada koordinasi dengan pemerintah setempat.

"Kami melakukan pencabutan tiang internet tersebut karena hingga saat ini kami nilai belum berizin. Dari awal pemasangan pun kami tidak mengetahui adanya kegiatan itu. Karena itu, kami berkoordinasi dengan kecamatan dan Dinas Perkim untuk melakukan pencabutan dan mengamankan tiangnya," kata Fajar.

Ia juga mempersilakan pihak yang merasa memiliki tiang tersebut untuk datang ke kantor kelurahan atau kecamatan guna memberikan penjelasan terkait kepemilikan dan legalitas pemasangannya.

"Bila ada pihak yang merasa memiliki tiang tersebut, silakan datang ke kelurahan atau kecamatan. Jika masih ingin melanjutkan pemasangan, maka terlebih dahulu harus melengkapi seluruh persyaratan dan perizinan sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.

Sebelumnya, keberadaan tiang internet di bahu Jalan Teuku Cik Ditiro, Kecamatan Kemiling, menjadi sorotan masyarakat setelah diduga dipasang tanpa koordinasi dengan pemerintah setempat. Berdasarkan informasi yang beredar, tiang tersebut diduga merupakan milik salah satu penyedia layanan internet. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait kepemilikan maupun status perizinannya.

Langkah tegas yang diambil Pemerintah Kecamatan Kemiling dan Kelurahan Beringin Jaya pun mendapat apresiasi dari sejumlah warga. Mereka berharap setiap pembangunan infrastruktur di ruang publik dilakukan secara tertib, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku demi menjaga ketertiban serta kenyamanan lingkungan masyarakat.
( Fs/Red) 

Gubernur Mirza Djausal Serahkan SK Mendagri Tentang Pengangkatan I Komang Koheri sebagai Plt. Bupati Lampung Tengah Masa Jabatan 2025-2030.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyerahkan SK Mendagri tentang penugasan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah kepada Wakil Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, di Balai Keratun Lt.3, Komplek Kantor Pemerintah Provinsi Lampung, Bandarlampung, Selasa 23 Juni 2026.

Penyerahan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-970 Tahun 2026 tentang Pemberhentian Sementara dan Penunjukan Pelaksana Tugas Bupati Lampung Tengah Provinsi Lampung Masa Jabatan 2025-2030.

Gubernur Mirza mengatakan penunjukan Plt Bupati Lampung Tengah dilakukan untuk memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan secara optimal di tengah proses yang sedang berlangsung.

Menurutnya, keberlangsungan pemerintahan daerah harus tetap menjadi prioritas agar berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tidak mengalami hambatan.

"Birokrasi harus tetap berjalan dengan baik, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhenti. Pemerintah hadir untuk memastikan seluruh kebutuhan masyarakat tetap terlayani secara maksimal," ujar Mirza.

Ia menegaskan bahwa stabilitas pemerintahan menjadi kunci dalam menjaga kesinambungan pembangunan daerah. Karena itu, seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah diminta tetap bekerja secara profesional dan menjaga soliditas dalam menjalankan tugas.

Mirza berharap Kabupaten Lampung Tengah dapat terus bergerak maju dan melanjutkan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Saya berharap seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah terus bekerja dengan semangat melayani sehingga Lampung Tengah semakin maju untuk kesejahteraan masyarakatnya," katanya. 
(Fs/Red) 

Terkait Beredar Isu Warga Desa Jatimulyo Tidak Menerima Bantuan, Simak Penjelasan Kades Jatimulyo.


Lampung Selatan - Mediadinamikaglobal.Id ||  menanggapi isu beredarnya video soal warga jatimulyo yang mengaku belum menerima bantuan sosial dari pemerintah Desa, tim media melakukan comfirmasi langsung ke ibu Rusmini di kediamanya, Selasa 23 Juni 2026.

Dalam pertemuan ini, ibu Rusmini menjelaskan bahwa memang selama 5 tahun ini saya belum pernah nerima bantuan dari pemerintah melalui pemerintah Desa jati mulyo, karena selama ini 4 tahun ke belakang KTP dan KK masih beralamat Kota Bandar Lampung, belum beralamat di desa jati mulyo, ujar ibu Rusmini. 

Pada tahun 2025 KTP dan KK baru pindah alamat didesa jatimulyo, jika soal bantuan pemerintah, saya memohon meminta kepada pemerintah pusat, propinsi maupun pemerintah desa agar bisa lebih diperhatikan warganya agar bisa mendapatkan bantuan sosial dalam bentuk apapun seperti saya, ibu Rusmini menambahkan. 

"Intinya saya pribadi menyampaikan, mohon kiranya bisa dibantu agar saya bisa mendapatkan bantuan sosial dan bisa dapat membantu saya jika datanya saya belum di daftarkan bisa di bantu didaftarkan agar bisa mendapatkan bantuan sepertinya diharapkan., dan tak lupa saya ucapkan terimaksih kepada pihak kecamatan jatiagung maupun desa Jatimulyo atas perhatiannya dan bantuannya sehingga anak saya bisa bersekolah saat ini dan bisa kelak mendapatkan bantuan sosial, tutup ibu Rusmini. 

Terkait persoalan diatas, tim media mengkonfirmasi ke Kepala Desa Jatimulyo Bapak H. Sumardi S.E. melalui via telpon, Kepala desa Jatimulyo memberikan penjelasan bahwa semua yang sifatnya bantuan Pemerintah, baik PKH,BPNT,BLT DD ada tahapan Proses yang harus dilakukan, contoh untuk Bantuan PKH &BPNT itu harus di ajukan ke Desa melalui Operator desa untuk bisa di input di DTKS / SIK-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) dan terkait warga yang belum mendapatkan bantuan kami selaku pemerintah desa jatimulya pasti akan memperhatikan dan membantu warga kami apa bila memang ada laporan Dari RT atau Kadus, warga nya langsung datang ke kantor Desa secara langsung ujar Kades Jatimulyo. 

Dengan catatan asalkan sesuai dengan ketentuan syarat syarat atau prosedur yang berlaku, seperti persoalan ibu Rusmini.

kemarin saya sudah mengutus pak kadus, kepala urusan desa maupun pendamping PKH untuk menjelaskan prosedur dan mekanisme serta syarat² untuk bisa mendapatkan bantuan PKH dan BPNT, bahwa proses pengajuan bantuan Sosial harus melalui tahapan pendataan ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial DTKS ( SIK-NG) sebelum dapat diverifikasi oleh instansi terkait.

Soal data kependudukan ibu rusmini baru tercatat secara resmi di wilayah tersebut sekitar satu tahun terakhir sehingga perlu dilakukan proses pendataan dan pengajuan terlebih dahulu, soal apakah layak menerima bantuan atau tidak itu yang menentukan bukan pemerintah desa jatimulyo, namun Tim verifikasi Dinas Sosial atau pendamping PKH dan diteruskan ke kementerian sosial langsung, Sumardi menambahkan. 

"Jadi persoalan ibu Rusmini, kami pemerintah desa jatimulyo tetap akan membantu semampu kami, apa lagi data admnistrasi kependudukan keluarga ibu rusmini sudah beralamat desa jatimulyo sejak tahun 2025 kemarin, jadi kami akan berupaya untuk mengajukan melalui Pengajuan DTKS ( SIK -NG ) persoalan warga kami disini Baik secara umum untuk masyarakat desa yang sudah berpenduduk Jatimulyo lampung selatan. 

Terakhir, Harapan saya persoalan seperti mudah mudahan tidak terjadi lagi, jika ada warga yang ingin menyampaikan sesuatu jika tidak ada tanggapan baik dari RT, Kadus bisa langsung datang ke kantor balai desa Jatimulyo disaat hari kerja kami akan tanggapi dan pasti kami akan menjelaskan apa yang menjadi pertanyaan terkait bantuan² tutup H.Sumardi kades Jatimulyo. (Fs/Red) 

SMAN 4 Kota Bima Ikuti Lomba PMR-Wira Tingkat Pulau Sumbawa di Universitas Mbojo Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. — Pada hari Selasa, 24 Juni 2026, SMAN 4 Kota Bima mengadakan acara pelepasan peserta Tim PMR-Wira yang akan mengikuti lomba PMR tingkat Pulau Sumbawa. Pelepasan ini dilakukan langsung oleh Kepala Sekolah SMAN 4 Kota Bima sebagai bentuk dukungan dan semangat kepada para peserta.

Lomba tersebut akan berlangsung dari tanggal 24 hingga 30 Juni 2026 di Universitas Mbozo (UNBO). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian lomba PMR se-Pulau Sumbawa yang diikuti oleh berbagai sekolah dari seluruh pulau.

Kepala Sekolah SMAN 4 Kota Bima dalam sambutannya mengingatkan kepada para peserta agar dapat menunjukkan kemampuan terbaik dan menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung. Ia juga berharap agar pengalaman yang diperoleh dapat menjadi motivasi dan pembelajaran berharga untuk pengembangan diri di masa depan.

Semoga para peserta Tum PMR-Wira SMAN 4 Kota Bima mendapatkan hasil terbaik dan membawa nama baik sekolah di ajang lomba ini.(Sekjend MDG)

Senin, 22 Juni 2026

Persiapan Pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Jenjang SMA/SMK/SLB di NTB Dimatangkan


Mataram, Media Dinamika Global.id.--Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Barat terus mematangkan persiapan pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB agar berjalan tertib, transparan, dan memberikan akses pendidikan yang merata bagi masyarakat.

Mataram, Selasa, 17 Maret 2026 - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Nusa Tenggara Barat melaksanakan rapat koordinasi dalam rangka persiapan pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang SMA/SMK/SLB. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam memastikan proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) berjalan dengan baik, transparan, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam agenda rapat tersebut dibahas berbagai aspek penting terkait kesiapan pelaksanaan SPMB, di antaranya finalisasi penetapan daya tampung dan kuota penerimaan pada jalur reguler. Selain itu, pembahasan juga mencakup penyusunan jadwal pelaksanaan SPMB mulai dari tahap pendaftaran hingga proses seleksi yang saat ini masih dalam tahap penyempurnaan petunjuk teknis.

Pembahasan lainnya meliputi penetapan persentase kuota untuk setiap jalur penerimaan seperti jalur afirmasi, mutasi, prestasi, dan domisili sebagai bagian dari upaya memberikan kesempatan yang adil serta pemerataan akses pendidikan bagi calon peserta didik di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Selain itu, persiapan sosialisasi kepada masyarakat baik melalui Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) maupun kanal lainnya terkait pelaksanaan SPMB tahun ini.

“Koordinasi dan persiapan yang matang menjadi kunci utama agar pelaksanaan SPMB dapat berjalan tertib, transparan, serta memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik bagi masyarakat,” tutup Plt. Kadis Dikpora NTB.

Melalui rapat koordinasi ini diharapkan seluruh tahapan persiapan pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang SMA/SMK/SLB di Nusa Tenggara Barat dapat diselesaikan dengan baik sehingga proses penerimaan murid baru dapat berlangsung lancar dan memberikan kesempatan yang merata bagi seluruh calon peserta didik.

Masyarakat diharapkan dapat terus mengikuti informasi resmi terkait pelaksanaan SPMB melalui kanal resmi Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Barat.(Sekjend MDG)


Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komsos, Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Kerukunan


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 23 Juni 2026 – Babinsa jajaran Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di desa binaan masing-masing pada Selasa (23/6/2026). Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi dan imbauan terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Pada pukul 08.30 Wita, Serda Junaidin, Babinsa Desa Sari, Kecamatan Sape, melaksanakan Komsos bersama warga binaannya. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk selalu menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif. Warga juga diimbau untuk tidak bertindak main hakim sendiri apabila terjadi permasalahan, melainkan segera melaporkannya kepada pihak yang berwenang guna menghindari dampak yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.

Selanjutnya, pada pukul 09.00 Wita, Sertu Syarif Hidayat, Babinsa Desa Naru, Kecamatan Sape, melaksanakan kegiatan serupa dengan memberikan arahan kepada warga, khususnya para remaja. Ia mengajak generasi muda untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta menjalin hubungan yang harmonis dengan sesama. Selain itu, warga diingatkan untuk menghindari segala bentuk perbuatan yang melanggar hukum karena dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun orang lain.




Pada pukul 09.30 Wita, Serka Sahlan, Babinsa Desa Lanta Barat yang bertugas di Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, memberikan pemahaman kepada warga mengenai pentingnya menjaga kamtibmas serta meningkatkan semangat gotong royong. Ia mengingatkan masyarakat untuk saling membantu dan bekerja sama dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan maupun persoalan di lingkungan sekitar. Jika terjadi permasalahan, warga diharapkan mengedepankan musyawarah dan mufakat sebagai solusi terbaik.

Sementara itu, pada pukul 10.00 Wita, Sertu Jafar, Babinsa Desa Melayu, Kecamatan Lambu, melaksanakan Komsos bersama warga binaan dengan menekankan pentingnya menjaga hubungan dan komunikasi yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengimbau masyarakat untuk menghindari tindakan atau sikap yang dapat memicu perselisihan dan mengganggu keharmonisan sosial. Apabila muncul permasalahan, warga diminta untuk tidak bertindak sendiri dan segera melaporkannya agar dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Melalui kegiatan Komsos yang rutin dilaksanakan, para Babinsa Koramil 1608-03/Sape berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara TNI dan masyarakat, sekaligus terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis di wilayah binaan masing-masing.(Team.MDG.03)

Pimred Cakrarepublik.com Bongkar Dugaan Pencatutan Identitas, Ada Oknum Nakal Catut Nama Anggota Kodam XIX Tuanku Tambusai, Sekarang Clear!

 


PEKANBARU – Kasus pencatutan identitas yang menimpa Pemimpin Redaksi media online Cakrarepublik.com, Masdi, kini mulai menemukan titik terang. Setelah sebelumnya oknum tidak bertanggung jawab menggunakan identitas pribadi Masdi untuk meminta sejumlah uang kepada relasi dan mitra kerja, belakangan diketahui aksi tersebut juga menyeret nama institusi Kodam XIX Tuanku Tambusai. Selasa 22 Juni 2026. 


Masdi menegaskan bahwa tindakan oknum tersebut bukan hanya merugikan dirinya secara pribadi, namun juga telah mencoreng nama baik institusi Kodam XIX Tuanku Tambusai beserta jajaran.


Menurut Masdi, beredarnya narasi liar yang mencoba mengaitkan institusi Kodam XIX Tuanku Tambusai dengan dugaan aktivitas ilegal logging merupakan bentuk penyalahgunaan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.


Anggota Kodam XIX Tuanku Tambusai inisial Dv merasa dirugikan dan dia sama sekali tidak terlibat ilegal logging, adapun nomor rekening yang digunakan pelaku dalam aksi dugaan penipuan tersebut yakni rekening Bank BRI nomor 336801036831535 atas nama Juwita Sari dan rekening Bank BRI nomor 540501018763530 atas nama Minal Rizki.


“Dengan adanya klarifikasi ini, saya tegaskan bahwa pihak Kodam XIX Tuanku Tambusai sama sekali tidak terlibat dalam kegiatan ilegal logging di manapun. Informasi yang beredar sebelumnya diduga merupakan bagian dari skenario oknum untuk memanfaatkan situasi demi kepentingan pribadi,” ujar Masdi, Senin (22/6/2026).


Ia menjelaskan, modus pelaku dengan mencatut identitas dirinya serta membawa-bawa nama institusi tertentu diduga sengaja dilakukan untuk membangun kepercayaan korban dan memperkuat narasi palsu.


Masdi menilai tindakan tersebut sangat merugikan banyak pihak, terutama karena dapat menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat terhadap institusi negara.


“Kodam XIX Tuanku Tambusai bersih dan tidak ada kaitannya dengan aktivitas ilegal sebagaimana isu yang sempat berkembang. Justru oknum inilah yang telah merusak citra institusi dengan memanfaatkan nama besar Kodam untuk kepentingan penipuan,” tegasnya.


Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi sepihak, terutama yang disampaikan melalui nomor atau akun yang tidak resmi.


Masdi berharap aparat penegak hukum dapat segera mengusut tuntas pelaku pencatutan identitas tersebut, termasuk menelusuri motif dan pihak-pihak yang mungkin terlibat di belakangnya.


Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang diterima, khususnya yang mengatasnamakan individu maupun institusi resmi, agar tidak menjadi korban penipuan ataupun penyebaran informasi menyesatkan.


(Wahyu)

Khataman & Pelepasan Siswa-Siswi Kelas VI SDN 70 Tolotongga Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Untuk Siswa -Siswa Kelas 6 SDN 70 tolotongga Kota Bima yang hebat.

Di balik panggung sederhana itu ada ratusan ide yang kami bolak-balik, pikiran yang terjaga sampai larut, tenaga yang kami peras saat latihan, dan waktu yang rela kami curi dari keluarga. Semua kami lakukan bukan karena tugas, tapi karena percaya, kalian layak dilepas dengan kenangan paling indah. 

Selamat jalan anak-anak hebat Kelas VI. Kami bangga, meski dada ini sesak melepas kalian.

Pelepasan siswa SDN 70 Kota Bima kelas VI adalah acara seremonial kelulusan dan penyerahan kembali siswa kepada orang tua setelah menyelesaikan 6 tahun masa belajar 2025/2026. Kegiatan ini umumnya diisi dengan upacara formal, pentas seni, pembagian ijazah, dan momen haru antara siswa, guru, serta wali murid. Untuk membantu Anda menyusun atau memeriahkan acara pelepasan siswa Susunan Acara Umum Pelepasan kelas VI biasanya dikelola langsung oleh pihak sekolah dan komite dengan susunan acara seperti berikut : Pembukaan: Dibuka oleh MC dengan doa dan pembacaan ayat suci Al-Qur'an.

Sambutan-sambutan: Sambutan dari Kepala Sekolah, perwakilan komite, dan Dinas Pendidikan Dikpora kota bima setempat. 

Prosesi Pelepasan Pengalungan medali kelulusan dan penyerahan surat tanda kelulusan. Pesan dan Kesan Perwakilan siswa kelas VI memberikan pidato perpisahan, dilanjutkan tanggapan dari adik kelas dan guru. Pentas Seni Penampilan bakat siswa- siswi SDN 70 tolotongga Kota Bima seperti tari tradisional, paduan suara, puisi, hingga teater. Penutup: Sesi foto bersama, salam-salaman, dan doa penutup.(Sekjend MDG)

Pemerintah Desa Naru Barat Sape Bentuk Panitia MTQ Tingkat Desa Tahun 2026


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Pemerintah Desa Naru Barat, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, menggelar rapat pembentukan Panitia Pelaksana Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Desa Tahun 2026 di Aula Kantor Desa Naru Barat, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Pemerintah Kecamatan Sape Nomor 451.15/214/01.A/2026 tanggal 15 April 2026 tentang imbauan pelaksanaan MTQ tingkat desa tahun 2026.

Rapat dihadiri oleh Kepala Desa Naru Barat, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, Bhabinkamtibmas, Bhabintrantibum, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMDes), Pendamping Lokal Desa, para kepala dusun, Ketua RT/RW, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh wanita.

Dalam rapat tersebut, peserta membahas berbagai persiapan pelaksanaan MTQ, termasuk pembentukan struktur kepanitiaan yang akan bertanggung jawab menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan. Berdasarkan hasil musyawarah, Abdul Malik ditetapkan sebagai Ketua Panitia Pelaksana MTQ Tingkat Desa Naru Barat Tahun 2026.



Selain itu, rapat juga menyepakati bahwa pelaksanaan MTQ akan berlangsung pada bulan Juli 2026 dengan lokasi kegiatan di Halaman Kantor Desa Naru Barat.

Kepala Desa Naru Barat berharap seluruh unsur masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam mendukung pelaksanaan MTQ sebagai sarana pembinaan generasi muda dalam memahami, mencintai, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan MTQ tingkat desa ini, Pemerintah Desa Naru Barat juga berharap dapat menjaring peserta terbaik yang nantinya akan mewakili desa pada ajang MTQ tingkat kecamatan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat syiar Islam serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Rapat pembentukan panitia berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Hal tersebut mencerminkan komitmen seluruh elemen masyarakat Desa Naru Barat untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan MTQ Tingkat Desa Naru Barat Tahun 2026.

Redaksi Team.MDG.03