Media Dinamika Global

Minggu, 10 Mei 2026

SPPG Bima Sape Sangia 03 Dapur Aji Irwan Sajikan Menu Sehat dan Bergizi


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id SPPG Bima Sape Sangia 03 Dapur Aji Irwan kembali menghadirkan menu sehat dan bergizi bagi para penerima manfaat pada Senin (11/5/2026). Menu yang disajikan kali ini terdiri dari nasi putih, ayam kecap, perkedel tahu, oseng sayur, serta buah apel Fuji.

Menu tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang dengan perpaduan karbohidrat, protein, sayuran, dan buah segar guna menunjang kesehatan serta aktivitas sehari-hari masyarakat penerima manfaat.


Selain penyediaan makanan harian, SPPG Bima Sape Sangia 03 Dapur Aji Irwan juga menyalurkan rapelan makanan untuk layanan posyandu selama dua hari, yakni untuk Selasa dan Rabu. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi bagi masyarakat yang mendapatkan layanan kesehatan melalui posyandu.

Program penyediaan makanan sehat tersebut merupakan bagian dari komitmen penyelenggara dalam menghadirkan asupan bergizi dengan menu yang bervariasi setiap harinya, sehingga dapat membantu meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.(Team.MDG.03)

SPPG Bima Sape Parangina 1 ADIBA Sajikan Menu Sehat dan Bergizi di Awal Pekan


SPPG Bima Sape Parangina 1 ADIBA kembali menghadirkan menu sehat dan bergizi bagi para penerima manfaat pada Senin (11/5/2026). Menu yang disajikan pada awal pekan ini terdiri dari nasi putih, ayam bumbu plecing, sayur asam, tempe orek, serta buah semangka segar.

Menu tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan gizi seimbang masyarakat dengan tetap menghadirkan cita rasa yang lezat dan menggugah selera. Kombinasi lauk pauk, sayuran, dan buah segar dinilai mampu memberikan energi sekaligus mendukung kesehatan serta aktivitas sehari-hari para penerima manfaat.

Pihak penyelenggara menyebutkan bahwa program penyediaan makanan sehat ini merupakan bentuk komitmen SPPG Bima Sape Parangina 1 ADIBA dalam menghadirkan asupan bergizi bagi masyarakat. Selain memperhatikan kandungan nutrisi, variasi menu harian juga terus diupayakan agar penerima manfaat mendapatkan sajian yang sehat dan tidak membosankan.

Melalui program tersebut, diharapkan masyarakat dapat memperoleh asupan makanan yang lebih berkualitas guna menunjang kesehatan dan produktivitas sehari-hari.(Team.MDG.03)

SPPG Bima Sape Parangina 2 CV. Istiqomah Salurkan Paket Makanan Basah Menu Ayam Bumbu Bali bagi Penerima Manfaat


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, SPPG Bima Sape Parangina 2 CV. Istiqomah kembali menyalurkan paket makanan basah bagi para penerima manfaat pada Senin (11/05/2026). Kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari upaya kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat di wilayah sekitar.

Pada kegiatan kali ini, paket makanan yang dibagikan terdiri dari nasi, ayam bumbu Bali, tempe bacem, tumis sayur, serta buah jeruk sebagai pelengkap menu bergizi. Seluruh hidangan disiapkan dengan memperhatikan kualitas makanan dan keseimbangan gizi guna memenuhi kebutuhan para penerima manfaat.

Perwakilan SPPG Bima Sape Parangina 2 CV. Istiqomah menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan tersebut sehingga berjalan dengan lancar.

“Terima kasih atas dukungan dan partisipasi semua pihak sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan pembagian paket makanan basah ini, SPPG Bima Sape Parangina 2 CV. Istiqomah berharap dapat terus berkontribusi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan sekitar.(Team.MDG.03)

1 Unit Rumah Panggung Di Mpili Donggo Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.-Kebakaran menghanguskan satu unit rumah panggung milik warga di Dusun Monta Baru, Desa Mpili, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, Minggu malam (10/5/2026). 

Rumah panggung sembilan tiang tersebut diketahui milik Wahyudi (45), seorang petani asal Dusun Monta Baru, Desa Mpili, Kecamatan Donggo. Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 Wita, tidak lama setelah warga melaksanakan salat Isya.

Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, salah seorang warga pertama kali melihat kobaran api di bagian depan rumah dan langsung berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar kemudian berdatangan ke lokasi untuk membantu memadamkan api menggunakan alat seadanya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bima, Ruslan menyebut, api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian rumah panggung hingga menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya. 

Sekitar pukul 20.00 Wita, anggota piket Polsek Donggo bersama masyarakat membantu memadamkan api. Tak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekira pukul 20.15 Wita dan langsung memadamkan api bersama anggota kepolisian serta warga sekitar. Api akhirnya berhasil dipadamkan, namun rumah panggung milik korban hangus terbakar rata dengan tanah. 

Tidak ada barang-barang milik korban yang berhasil diselamatkan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kebakaran terjadi, Wahyudi bersama istri dan anaknya diketahui sedang berada di ladang mereka di wilayah Tolo Oi, Kabupaten Dompu.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengecek tempat kejadian perkara (TKP), membantu proses penanganan kebakaran, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Berdasarkan hasil keterangan awal di lokasi kejadian, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Selain itu, api cepat membesar karena bangunan rumah sebagian besar berbahan kayu. Warga juga mengalami kesulitan memadamkan api akibat keterbatasan sumber air dan minimnya peralatan pemadam kebakaran di lokasi.(parafu Donggo)

Sadis ! Kakak Beradik Di Desa Pandai Bacok Tetangga Hingga Tewas, Ini Penyebabnya!


Bima NTB. Media Dinamika Global.id. Dua pria bersaudara di Desa Pandai, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), inisial FDL dan ANS membacok tetangga bernama Supardin (38) hingga tewas. Saat ditangkap keduanya sempat tersenyum.

Dikutip detik.com "Kejadian tadi (Minggu) sore. Motifnya masih diselidiki," ucap Kasat Reskrim Polres Bima, AKP Abdul Malik dikonfirmasi detikBali, Minggu (10/5/2026) malam.

Abdul Malik menyebut kronologi kejadiannya bermula ketika korban hendak ke sawah. Saat melintas di jalan rumah FDL, korban ditatap oleh FDL yang sedang duduk di depan rumahnya.

"Berawal dari tatapan antara korban dengan terduga pelaku FDL hingga berujung adu mulut antara keduanya," katanya.

Tak lama setelah itu, Supardin meninggalkan FDL dan menuju sawahnya yang berada di Dusun Nggaro, Desa Pandai. Tak lama berselang, FDL menyusul dengan membawa senjata tajam jenis parang.

"Saat di sawah, keduanya kembali melanjutkan cekcok dan adu mulut," katanya.

Melihat FDL yang memegang parang, Supardin hendak mengambil kayu. Belum sempat mengambil kayu, Supardin langsung dibacok oleh FDL hingga tersungkur.

"Kakak FDL inisial ANS datang ke sawah juga ikut menganiaya korban. Setelah itu FDL melakukan pembacokan berkali-kali terhadap korban," tutur Abdul Malik.

Abdul Malik menambahkan akibat dibacok, Supardin mengalami luka cukup serius pada bagian perut, wajah, kepala hingga tangan. Supardin meninggal di tempat.

"Setelah kejadian, FDL dan ANS ditangkap oleh aparat Polsek Woha lalu dibawa ke Mapolres Bima untuk diproses hukum lebih lanjut," tandasnya.

Dari foto yang diperoleh detikBali, terlihat FDL dan ANS mengenakan sarung tersenyum saat ditangkap oleh Aparat Kepolisian. Di tangan FDL juga terdapat bercak darah korban. (Tim)

Serka Adhar Bersama Anggota Lainnya, Gelar Patroli Cipta Kondisi, Tekan Pentingnya Kamtibmas.


Kita Bima. Media Dinamika Global.id. Anggota Koramil 1608-01/Rasanae, melaksanakan apel pengecekan yang di pimpin oleh Babinsa Lewirato Serka Adhar bertempat di Posramil Rasanae Timur Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae Timur Kota Minggu, (10/05/26)

Adapun personil yang terlibat apel sekaligus melaksanakan patroli, Babinsa Lewirato Serka Adhar dan 6 orang Anggota Koramil 1608-01/Rasanae.

Apel tersebut dalam rangka persiapan pelaksanakan patroli Cipta Kondisi di Wilayah 

Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae Kota Bima, guna mengantisipasi gangguan Kamtibmas dan menjaga terjadinya tindakan-tindakan yang mengandung unsur kriminal di tengah masyarakat.

Adapun sasaran patroli yang dilakukan anggota Koramil 1608-01/Rasanae adalah.

1. Kelurahan Kumbe

2. Kelurahan Rabadompu timur 

3. Kelurahan Rabadompu Barat 

4. Kelurahan Manggemaci.

5. Kelurahan Paruga 

6. Kelurahan Dara

Usai melaksanakan Apel pengecekan, Pukul 20.55 Wita personil patroli melaksanakan patroli keliling Star dari Kel Kumbe menuju sepanjang jln Sukarno Hatta dengan menggunakan Roda dua.

Kemudian Pukul 21.00 Wita Anggota patroli menghimbau kepada masyarakat terutama anak anak remaja untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan Salah satu bentuknya adalah tidak menggunakan atau memasang knalpot racing pada kendaraan bermotor, karena dapat menimbulkan kebisingan, mengganggu kenyamanan warga, serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.


Lanjut pada Pukul 21.05 Wita Anggota patroli melaksanakan pemeriksaan salah Satu warga yg menggunakan sepeda motor knalpot resing sekaligus menegur dan mengingatkan agar knalpot resing di copot, Diharapkan kepda masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Bima.

Setelah beberapa kegiatan dilaksanakan, sekitar Pukul 21,10 wita' Anggota patroli tiba di kantor Koramil 01 Rasanae, dan kegiatan patroli Cipta Kondisi selesai dalam keadaan aman,tertib dan lancar. (Tim MDG/Kiramil-01)

SPPG Bima Sape Naru UD.Lilis Sajikan Menu Sehat dan Bergizi untuk Awali Pekan


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, SPPG Bima Sape Naru melalui UD. Lilis kembali menghadirkan sajian makanan sehat dan bergizi bagi masyarakat pada Senin (11/5/2026). Menu yang disiapkan kali ini terdiri dari nasi putih, sop ayam, capcay udang, tempe kecap, serta buah pisang sebagai pelengkap nutrisi.

Kombinasi menu tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang dengan perpaduan karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayuran, dan buah-buahan. Sop ayam memberikan asupan protein dan kuah hangat yang menyegarkan, sementara capcay udang menghadirkan berbagai sayuran yang kaya vitamin dan mineral.


Selain itu, tempe kecap menjadi sumber protein nabati yang lezat dan bergizi. Kehadiran buah pisang sebagai pencuci mulut juga menambah kandungan serat dan energi alami bagi para penerima manfaat.

Pihak SPPG Bima Sape Naru berharap menu yang disajikan setiap hari dapat membantu meningkatkan pola makan sehat serta mendukung kebutuhan gizi masyarakat secara optimal.(Team.MDG.03)

Dua Bersaudara di Dusun Ngaro, Desa Pandai Tebas Korban Hingga Tewas


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.– Seorang warga, almarhum Supardin (38), dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban pembacokan menggunakan parang di Dusun Ngaro, Desa Pandai, Kabupaten Bima, Minggu (10/5/2026) usai waktu Asar atau sekita pukul 16.15 WITA.

Berdasarkan keterangan warga, korban saat itu berada di dekat kandang kuda yang tak jauh dari tempat tinggalnya. Tiba-tiba pelaku, dua bersaudara asal warga Desa Pandai Fadil Dan Anasrulah, mendatangi korban dan membacoknya hingga mengalami luka parah di wajah, mata keluar, dan meninggal di tempat.

““Kami sangat tidak rela kepergian saudara kami yang mencari nafkah untuk keluarga kecilnya harus berakhir tragis seperti ini,” ujar Aco, sepupu korban dari Kelurahan Penaraga, Kota Bima, Minggu (10/5/2026).

Dari penuturan Istri korban, Khadijah, Aco mengatakan, di tengah terlihat histeris dan berduka. Khadijah menuturkan kuat dugaan kedua pelaku  sudah tak sanggup mendengar sendirian yang selalu disampaikan korban kepada kedua pelaku.

"Pelaku sering diingatkan oleh korban agar jangan nakal dengan nada-nada sindiran.  Karena memang kepribadian almarhum orangnya periang dan gampang berkomunikasi dengan banyak orang," Kisah Aco yang mengutip cerita dari istri korban. 

"Mungkin pelaku yang sering disinggung perbuatan negatifnya dan merasa terancam serta risih. Keduanya langsung memutuskan untuk mengakhiri korban tanpa rasa menyesal," sambung Aco.

Saat ini, lanjut Aco, pihak Keluarga di Penaraga masih menunggu jenazah korban yang akan dikebumikan Senin (11/5/2026) besok di Perkuburan Kelurahan Penaraga. 

"Korban juga punya Facebook. Nama Facebooknya, Phan Mbojo," tutur Aco. 

Diketahui, pihak Kepolisian telah mengamankan kedua pelaku dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu Kasat Reskrim Poles Bima AKP Malik yang dikonfirmasi terkait kronologis kasus ini mengarahkan untuk untuk mengkonfirmasi ke pihak humas Polres Bima untuk kepentingan pemberitaan ini.(Herys Ncihi)

Terungkap Setelah Hamil, Anak Dibawah Umur di Pekat Jadi Korban Aksi Bejat

Terduga Pelaku Diringkus Polsek Pekat, (Ist/Surya)

Dompu, Media Dinamika Global — Kepolisian Sektor Pekat bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana cabul dan pemerkosaan terhadap seorang anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Desa Calabai, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.

Kapolsek Pekat melalui laporan resminya menyampaikan bahwa pada Minggu (10/05/2026) sekitar pukul 09.30 WITA, seorang korban perempuan bernama samaran Bunga (16), pelajar asal Desa Calabai, didampingi pihak keluarga mendatangi Mapolsek Pekat untuk melaporkan dugaan tindak pidana cabul dan pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh seorang pria berinisial A (41), seorang petani asal Desa Calabai, Kecamatan Pekat.

Berdasarkan keterangan korban, peristiwa pertama terjadi sekitar bulan Desember 2025 saat korban berada seorang diri di rumahnya. Terduga pelaku diduga masuk ke kamar korban dan melakukan pemerkosaan disertai ancaman pembunuhan terhadap korban dan keluarganya apabila kejadian tersebut diceritakan kepada orang lain.

Korban kembali mengalami kejadian serupa pada Januari 2026 di lokasi yang sama. Karena takut atas ancaman yang diterimanya, korban memilih menyembunyikan peristiwa tersebut dari pihak keluarga.

Kasus tersebut akhirnya terungkap setelah keluarga mencurigai perubahan kondisi fisik korban. Setelah didesak dan ditanya oleh keluarganya, korban mengaku tengah hamil akibat perbuatan yang diduga dilakukan pelaku sebanyak dua kali.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Ps. Kanit Reskrim Polsek Pekat AIPTU Supriadin langsung mengarahkan korban bersama keluarga untuk membuat laporan resmi di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Dompu guna penanganan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Tidak berselang lama, sekitar pukul 11.00 WITA, anggota Polsek Pekat bergerak melakukan pencarian terhadap terduga pelaku. Terduga pelaku akhirnya berhasil diamankan dan dibawa ke Mako Polsek Pekat guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Pekat IPTU Jubaidin menyampaikan bahwa pihaknya akan menangani kasus tersebut secara profesional dan maksimal serta terus melakukan langkah-langkah antisipasi guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Kami telah mengamankan terduga pelaku untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk potensi tindakan main hakim sendiri dari pihak keluarga maupun masyarakat. Saat ini proses hukum terus berjalan dan kami mengimbau seluruh pihak agar mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada pihak Kepolisian,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menegaskan bahwa Polres Dompu berkomitmen memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak serta menindak tegas setiap bentuk tindak pidana kekerasan seksual.

“Kami memastikan bahwa penanganan perkara ini dilakukan secara serius, profesional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Korban juga akan mendapatkan pendampingan dalam proses penanganannya. Kami mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi kamtibmas dan tidak melakukan tindakan di luar hukum,” ungkap IPTU Nyoman.

Saat ini perkara tersebut telah dilimpahkan penanganannya ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Dompu untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Redaksi |

Mayat Lelaki ditemukan di Jatiwangi, Ibu Korban dan Keluarganya Histeris


Kota Bima. Media Dinamika Global.Id.– Minggu, 10 Mei 2026, sekitar pukul 17.30 WITA, warga Lingkungan Gindi, Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, digegerkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki di atas tanah. Seperti dikutip dari Media Metromini

Korban, diketahui bernama Muhammad Rangga, 18 tahun, warga Lingkungan Mekar Baru, Kelurahan Ule, Kec. Asakota, ditemukan dalam kondisi terbujur kaku.

Penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Menurut warga setempat, Syafrudin, korban pertama kali terlihat oleh beberapa anak yang sedang bermain di sekitar lokasi.

"Anak-anak tersebut langsung memberitahukan kejadian penemuan mayat ini kepada warga dan dilaporkan ke aparat keamanan," ungkapnya.

Sekitar pukul 17.55 WITA, Tim Inafis Polres Bima Kota bersama pihak keluarga tiba di TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. 

Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulance ke RSUD Kabupaten Bima untuk dilakukan autopsi.

Situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif pada pukul 18.25 WITA. Diperkirakan korban meninggal dunia sekitar pukul 05.00 WITA pada hari yang sama. 

Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian dan mengumpulkan keterangan dari keluarga serta warga setempat.

Menurut keterangan keluarga, korban tidak pulang sejak malam sebelumnya, sehingga pihak keluarga sempat mencarinya ke teman-temannya namun tidak ada yang mengetahui keberadaannya hingga ditemukan tewas di lokasi.(Team)