Media Dinamika Global

Rabu, 04 Maret 2026

Kapolda NTB Pimpin PTDH Kompol I Made Yogi Porusa Utama, Tegaskan Komitmen Tegakkan Disiplin dan Integritas Polri


Mataram, Media Dinamika Global.Id.– Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo, SIK memimpin langsung pelaksanaan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap I Made Yogi Porusa Utama, seorang perwira menengah di lingkungan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat yang dinilai melakukan pelanggaran terhadap kode etik profesi Polri.

Kapolda, tindakan tegas berupa PTDH bukan semata-mata sebagai bentuk sanksi, tetapi juga menjadi peringatan keras bagi seluruh personel agar tidak melakukan pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi kepolisian.

“PTDH ini diharapkan menjadi pelajaran bagi seluruh personel agar tidak melakukan pelanggaran yang dapat merusak nama baik institusi,” tegas Kapolda di acara Pemimpin upacara penyerahan penghargaan kepada personel berprestasi sekaligus PTDH terhadap anggota Polri yang melanggar kode etik. Upacara tersebut berlangsung di Lapangan Tribun Bhara Daksa Polda NTB, Kamis (05/03/2026).

Kapolda NTB menekankan bahwa organisasi Polri tidak akan mentolerir setiap bentuk pelanggaran yang bertentangan dengan aturan dan kode etik profesi.

Diakhir disampaikannya, Kapolda mengingatkan seluruh anggota Polri di wilayah NTB agar senantiasa menjaga profesionalitas, disiplin, serta integritas dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Langkah tegas tersebut diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian serta memastikan setiap anggota Polri bekerja sesuai dengan aturan dan nilai-nilai profesionalisme.

Redaksi ||

Janji Tinggal Janji? Kinerja Dirut RSD Madani Disorot, Kunjungan Pasien Turun dan Layanan Dikeluhkan

PEKANBARU – Kinerja Direktur RSD Madani, Adi Darma, kembali menjadi sorotan. Sejak menjabat pada September 2025 hingga awal Maret 2026, sejumlah janji yang disampaikan saat awal kepemimpinan dinilai belum terealisasi.

Beberapa poin yang sebelumnya menjadi komitmen, antara lain menciptakan keharmonisan internal rumah sakit, meningkatkan kunjungan pasien, menjamin ketersediaan alat kesehatan (alkes) dan bahan medis habis pakai (BMHP), serta meningkatkan kepuasan pasien.

Namun berdasarkan data dan informasi yang dihimpun, kondisi di lapangan justru menunjukkan tren sebaliknya.

Alih-alih mengalami peningkatan, jumlah kunjungan pasien rawat jalan maupun rawat inap disebut tidak menunjukkan perkembangan signifikan sejak September 2025. Bahkan, pada Desember 2025 hingga awal Maret 2026, terjadi penurunan.

Pada Februari 2026, jumlah pasien rawat inap tercatat hanya 111 orang dalam satu bulan. Jika dirata-ratakan, hanya sekitar tiga pasien per hari yang menjalani rawat inap di RSD Madani. Angka ini memicu tanda tanya besar terhadap efektivitas manajemen rumah sakit.

Penurunan kunjungan pasien disebut turut dipengaruhi oleh tidak tersedianya sejumlah bahan medis habis pakai yang seharusnya tidak boleh kosong di rumah sakit.

Beberapa reagen pemeriksaan laboratorium dasar dilaporkan kosong, sehingga pemeriksaan terpaksa dikirim ke laboratorium luar. Kondisi serupa terjadi pada layanan rontgen. Sejak September 2025 hingga saat ini, pemeriksaan rontgen disebut harus dirujuk keluar karena kekosongan BMHP serta kerusakan alat yang belum kunjung diperbaiki.

Akibatnya, pasien banyak dirujuk ke rumah sakit lain, termasuk ke RS Prima, untuk pemeriksaan tertentu. Bahkan, ada pasien yang ditolak atau dirujuk karena tidak tersedianya obat dan BMHP.

Di internal rumah sakit, kebijakan rotasi tenaga kesehatan (nakes) juga menuai keluhan. Dalam kurun Januari hingga Februari 2026, rotasi disebut dilakukan 2–3 kali hanya dalam dua bulan.

Kebijakan tersebut dinilai mengganggu stabilitas dan psikologis tenaga kesehatan dalam menjalankan tugas. Alih-alih berdampak positif, kebijakan ini justru disebut memperburuk situasi internal dan tidak berpengaruh terhadap peningkatan kunjungan pasien.

Selain itu, usulan jasa radiasi bagi petugas radiografer dikabarkan ditolak oleh direktur tanpa alasan yang jelas, padahal hal tersebut merupakan hak yang melekat pada profesi tersebut.

Isu lain yang mencuat adalah terkait pengelolaan pendapatan BLUD yang dinilai kurang transparan. Hingga awal Maret 2026, pembagian jasa pelayanan (jaspel) dari November 2025 sampai Februari 2026 disebut belum dicairkan, padahal seharusnya dibagikan setiap bulan.

Di sisi lain, terdapat keluhan mengenai ketidaksesuaian upah PPPK dengan yang tercantum dalam kontrak. Disebutkan adanya pemotongan yang tidak jelas peruntukannya, sehingga memicu kekisruhan internal.

Berdasarkan informasi yang beredar, gaji Direktur RSD Madani disebut mencapai sekitar Rp39 juta per bulan. Angka tersebut dinilai tidak sebanding dengan capaian kinerja yang dirasakan saat ini.

Fasilitas yang sebelumnya dinilai baik, kini disebut mulai mangkrak dan banyak yang rusak tanpa penanganan yang jelas. Janji perbaikan disebut hanya sebatas wacana.

Saat pelantikan, Walikota Pekanbaru menekankan bahwa jabatan Direktur RSD Madani disertai kontrak kerja yang harus dicapai, termasuk peningkatan standar pelayanan publik dan kualitas layanan kesehatan bagi warga Pekanbaru.

Namun, jika merujuk pada kondisi saat ini, poin peningkatan pelayanan dan kunjungan pasien dinilai belum tercapai. Bahkan, sebagian pihak menilai terjadi kemunduran.

Kini publik menunggu sikap tegas Pemerintah Kota Pekanbaru. Evaluasi menyeluruh terhadap manajemen RSD Madani dinilai perlu dilakukan agar rumah sakit daerah tersebut tidak semakin terpuruk dan tetap mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

Ciptakan Keamanan Di Bulan Suci Ramadhan, Babinsa Tanjung Beri Himbauan Ke Warga.

 


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Dalam rangka melaksanakan kegiatan Patroli Cipta Kondisi di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae, dan mencegah gangguan Kamtibmas di Bulan Suci Ramadhan, Personil melaksanakan apel pengecekan yang di pimpin oleh Babinsa Kelurahan Tanjung Serka Toto bertempat di Posramil Rasanae Timur Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae' Timur Kota Bima. Rabu, (04/03/26)

Kegiatan tersebut melibatkan 6 orang Anggota Koramil 1608-01/Rasanae, yang di pimpin oleh Babinsa Kelurahan Tanjung Serka Toto Patroli kali ini menyasar 6 Kelurahan seperti, 

1. Kelurahan Kumbe

2. Kelurahan Rabangodu utara

3. Kelurahan Penaraga

4. Kelurahan Pena toi

5. Kelurahan Manggemaci 

6. Kelurahan Dara

Namun sebagai mana bisanya, seluruh Personil Patroli melaksanakan Apel pengecekan, kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan patroli keliling sekitar Pukul 21.02 Wita.

Dalam kegiatan ini, Anggota patroli memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya anak-anak muda agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya di sepanjang jalan Sukarno Hatta.

Para Anggota menghimbau pada Warga agar tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum' menghindari perkelahian, balap liar, dan penggunaan knalpot bising, dan yang paling penting adalah tidak mengonsumsi minuman keras maupun narkoba.

Disisi lain Personil Patroli juga mengajak kepada masyarakat, khususnya anak-anak muda, agar bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan selama pelaksanaan Ibadah Sholat Tarawih selama Bulan Suci Ramadhan. 

Personil juga menekankan agar tidak ada yang bermain petasan, membuat keributan, atau melakukan hal-hal yang dapat mengganggu kekhusyukan Ibadah Sholat Tarawih.Mari kita ciptakan suasana yang aman, nyaman, dan penuh khidmat selama Bulan Suci Ramadhan, ajaknya.

Tak sampai disitu saja, Personil Patroli menghimbau agar selalu menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan, dan tidak berkumpul hingga larut malam tanpa tujuan yang jelas, dan segera melapor kepada aparat jika melihat hal-hal yang mencurigakan.

Kami juga menghimbau kepada anak-anak muda yang melaksanakan lomba lari pada saat Bulan Suci Ramadan agar segera membubarkan diri, demi menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan, serta menghormati suasana Ibadah di Bulan Suci Ramadan. Selain itu, diimbau kepada para orang tua untuk mengawasi aktivitas anak-anak agar tidak mengganggu ketenangan masyarakat yang sedang menjalankan Ibadah, Imbuhnya.

Patroli dilanjutkan dengan melaksanakan pemeriksaan salah Satu warga yang menggunakan sepeda motor knalpot resing sekaligus menegur dan mengingatkan agar knalpot resing di copot, diharapkan kepada masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas' 

Kegiatan kita ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Koramil 01/Rasanae, demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Bima.

Setelah semua rangkaian kegiatan dilaksanakan, sekitar Pukul 21,35 wita' Anggota patroli tiba di Kantor Koramil 01 Rasanae'. kegiatan patroli Cipta Kondisi selesai dalam keadaan aman, tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)

Babinsa Oi Maci Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Antisipasi Gangguan Keamanan dan Dampak Cuaca Ekstrem


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Dalam rangka memantau situasi wilayah dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan, Babinsa Desa Oi Maci, Sertu Sahrul bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Patroli Siskamling pada Rabu (4/3/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai pukul 20.50 Wita tersebut menyasar wilayah Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Patroli ini turut melibatkan dua anggota Koramil, dua aparat desa, lima orang masyarakat, serta tokoh pemuda dan tokoh agama setempat.

Pada pukul 21.00 Wita, anggota Koramil 1608-03/Sape bergerak menuju Desa Oi Maci, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Lima belas menit kemudian, rombongan tiba di lokasi dan langsung melakukan pemantauan situasi wilayah.

Sasaran patroli malam itu meliputi pemukiman warga dan sejumlah lokasi yang kerap menjadi tempat tongkrongan anak muda. Dalam kegiatan tersebut, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat.



Sertu Sahrul mengingatkan warga agar menghindari konsumsi minuman keras yang kerap memicu tindakan emosional di kalangan remaja. Ia juga menegaskan pentingnya menjauhi narkoba dan berbagai bentuk barang terlarang lainnya karena dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.

Selain itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan cuaca ekstrem. Warga yang hendak beraktivitas di luar rumah diimbau berhati-hati terhadap potensi pohon tumbang, banjir, dan tanah longsor, khususnya bagi yang tinggal di bantaran sungai dan lereng perbukitan. Orang tua juga diingatkan untuk mengawasi anak-anak agar tidak melakukan keributan atau perkelahian, terutama saat waktu ibadah seperti salat tarawih dan salat subuh.

Sekitar pukul 21.45 Wita, patroli dilanjutkan ke desa binaan lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan Patroli Siskamling berakhir pada pukul 22.00 Wita dalam keadaan aman dan kondusif.

(Team.MDG.03)

Polsek Rawajitu Selatan Gelar Kegiatan Police Go To School, Berikan Pembinaan Pada Siswa-Siswi Yayasan Pendidikan Cahaya Islami.


 Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Polsek Rawajitu Selatan Polres Tulang Bawang melaksanakan kegiatan Police Go To School di Yayasan Pendidikan Cahaya Islami, Kampung Gedung Karya Jitu, Kecamatan Rawajitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang, pada pukul 08.30 WIB. Kegiatan ini berlangsung hingga pukul 12.00 WIB dengan lancar, aman, dan kondusif, Rabu 04 Maret 2026.
 
Kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Rawajitu Selatan Aiptu Wahidin dan dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Brigpol Aziz, S.H., Ketua Yayasan Bpk Fahrowi, S.Kep., para ustadz dan dewan guru, serta 30 orang siswa laki-laki Yayasan Pendidikan Cahaya Islami.
 
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Rawajitu Selatan memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada siswa-siswi mengenai berbagai topik penting, antara lain perilaku menyimpang, Undang-Undang Lalu Lintas, kenakalan remaja, bahaya narkoba, dan bijak dalam menggunakan media sosial.
 
Kapolsek Rawajitu Selatan AKP Rudi Jonas, S.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Police Go To School ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan yang luas kepada para siswa. "Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa-siswi dapat memahami dengan baik tentang aturan lalu lintas, bahaya narkoba, dampak kenakalan remaja, dan pentingnya menggunakan media sosial secara bijak," ujar AKP Rudi Jonas.
 
Lebih lanjut, AKP Rudi Jonas menjelaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan langkah pencegahan dini dan preventif dalam mengantisipasi serta memberantas penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja di kalangan pelajar. Selain itu, kehadiran petugas di lapangan juga turut menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di sekitar lingkungan sekolah.
 
Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa para siswa mendapatkan wawasan, pengetahuan, dan himbauan yang bermanfaat terkait topik yang disampaikan. Para siswa juga antusias mendengarkan dan berinteraksi dengan petugas polisi selama kegiatan berlangsung.
 
Kegiatan Police Go To School ini merupakan salah satu upaya Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya generasi muda, serta membangun kesadaran hukum dan keamanan di kalangan pelajar.

Polsek Rawajitu Selatan akan terus melaksanakan kegiatan serupa di berbagai sekolah di wilayah hukumnya guna menciptakan generasi muda yang taat aturan, sehat, dan berakhlak mulia. (Fs/Red) 

Diduga Oknum Polisi Aniaya Warga Hendak Melaporkan Kehilangan Dokumen



Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Diduga Oknum Polisi bernama Ikhwan, Pangkat/NRP: AIPTU/78111112. Jabatan Kanit Samapta Polsek Monta Polres Bima  Aniaya Warga bernama Suhardiman yang Hendak Melaporkan Kehilangan Dokumennya di Kantor Kepolisian setempat. Bukannya mendapatkan Pelayanan yang Prima sebagaimana di Gaungkan oleh Kapolri tentang Polisi Masyarakat, Polisi Baik tetapi Justru Korban mendapatkan Perlakukan yang tidak wajar oleh Oknum tersebut.

Merasa Perlakukan yang tidak enak oleh Oknum Polisi tersebut, korban langsung melaporkan Peristiwa Hukum yang di alaminya terkait dengan Dugaan Tindak Pidana Penganiyaan di Halaman Kantor Polsek Monta saat mereka sedang melakukan Apel Pagi. Saat itu Korban Datang atau Masuk ke Halaman itu bermaksud untuk melaporkan Kehilangan Dokumen dan Dompet yang Isinya berupa SIM, ATM dan lainnya.

Namun, tak disangka bukannya melayani Masyarakat dengan baik justru mendapatkan Prilaku yang tidak etis oleh Oknum Polisi yang Jabatannya cukup Besar yakni sebagai Kanit Samapta Polsek Monta Polres Bima.

Melihat Tindakan semena-mena tersebut, Korban memilih untuk Melaporkan Dugaan Tindak Pidana dengan Nomor ,,,, melalui Propam Mabes Polres Bima Kabupaten untuk diperiksa sebagai terlapor yang jelas diduga melanggar Tribrata, Melanggar Kode etik dan lain sebagainya.

Saat Melaporkan Peristiwa tersebut, Korban didampingi oleh Bapaknya Eks DPRD Kab Bima Mustakim, Eks DPRD Kab Bima Edy Mukhlis, Eks DPRD Kab Bima Sulaiman MT dan Eks DPRD Kab Bima dari Gerindra Baharudin Ishaka, SH yang juga PH nya Korban.

Usai melaporkan Peristiwa tersebut Keempat orang tersebut menghadap Langsung Bapak Kapolres Bima Kabupaten yang didampingi oleh Kabag OPS, guna meminta kepadanya agar Proses Pemeriksaan Oknum Polisi itu secara transparan dan akuntabel sehingga perbuatan yang dilakukannya tidak terulangi lagi dan agar ada Efek Jera.

Baharudin Ishaka, SH selaku Penasehat Hukum Korban menyayangkan sikap Oknum Polisi yang seperti nya Abuse of Power, bertindak semena-mena, bertindak semaunya saja tanpa melihat, membaca dan berfikir bahwa apa yang di Lakukan tidak sesuai dengan SOP dan melanggar Tribrata kepolisian seperti yang di Gaungkan oleh Kapolri dalam setiap Pertemuan itu.


Karenanya, saya tegaskan agar Klien kami dilindungi, dan Pelaku yang melakukan Penganiyaan itu di proses secara Hukum dengan cara Pemeriksaan secara Proporsional dan Akuntabel. Terhadap peristiwa tersebut Klien kami mengalami Kerugian Moril maupun material. Tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Bima Kabupaten saat itu juga langsung bertindak dengan memanggil serta mengamankan Oknum Polisi tersebut dengan memasukan di dalam Sel Tahanan hingga Proses Pemeriksaan tersebut benar-benar usai.(Team).

Unila Bahas Penyempurnaan Buku Panduan Penelitian dan Pengabdian DIPA BLU 2026 Lewat FGD

 



MediadinamikaGlobal.id- Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan focus group discusion (FGD) Buku Panduan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat DIPA BLU Unila tahun 2026. Kegiatan berlangsung Selasa, 3 Maret 2026, di ruang sidang lantai dua Rektorat.

Kegiatan dibuka Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T. Ia menegaskan FGD ini bertujuan mempercepat pengumuman laporan proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga program yang sudah dirancang dapat segera dilaksanakan.

FGD dihadiri Kepala LPPM Unila Dr. Eng. Ir. Dikpride Despa, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., Sekretaris LPPM Unila Dr. Suparman Arif, S.Pd., M.Pd., serta dimoderatori oleh Fajrin Satria Dwi Kesumah, S.E., M.FBE.

Dalam penyampaian materi, Dr. Dikpride Despa menjelaskan skema penelitian tahun anggaran 2026, meliputi penelitian dasar, terapan, pascasarjana, professorship, guru besar, pra-startup, dan startup. Adapun skema pengabdian kepada masyarakat mencakup PKMU, PKM Desa Binaan, serta PKM Diseminasi Hasil Riset.

Tema penelitian dan pengabdian tahun anggaran 2026 ditetapkan sebagai “Inovasi Berbasis Riset dan Kolaborasi untuk Mewujudkan Keberlanjutan dan Kesejahteraan Masyarakat.”

Lebih lanjut, ia menyampaikan pengumuman sekaligus penetapan penerima hibah penelitian dan PKM DIPA BLU Unila akan dilakukan pada bulan Maret ini, sementara seminar hasil PKM direncanakan berlangsung pada Oktober.

Melalui FGD ini, diharapkan buku panduan yang disusun dapat menjadi acuan komprehensif dan implementatif dalam mendukung pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Unila sepanjang tahun 2026.(Umar.MDG)

Koramil 421-09/Tjb Menggelar Berbagi Takjil Gratis Di KDKMP Desa Purwotani.

Lampung Selatan - Mediadinamikaglobal.Id || Koramil 421-09/Tjb Menggelar berbagi Takjil gratis di KDKMP (Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih) Desa Purwotani, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan 1447 H. Lampung Selatan. Rabu 04 Maret 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan di sekitar wilayah Desa Purwotani dengan melibatkan seluruh pengurus dan anggota koperasi yang turut ambil bagian dalam aksi sosial tersebut. Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengguna jalan, masyarakat sekitar, serta warga yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. 

Antusiasme masyarakat terlihat jelas saat menerima takjil yang dibagikan dengan penuh keikhlasan dan semangat kebersamaan. 

Dalam kesempatam itu Danpos ramil JTA Peltu Lukman menyampaikan Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian KDKMP terhadap lingkungan sekitar, khususnya di momen penuh berkah seperti bulan Ramadhan, 

Lebih lanjut Peltu Lukman mengatakan Melalui kegiatan berbagi ini, KDKMP berharap dapat mempererat tali silaturahmi antar warga serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Selain sebagai lembaga ekonomi desa, KDKMP juga berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam kegiatan sosial yang membawa manfaat dan keberkahan bagi seluruh masyarakat. (Fs/Red) 

Ditpolairud Polda NTB Bagikan Takjil kepada Nelayan di Pantai Gading Mataram


Mataram, Media Dinamika Global.Id.– Dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa di bulan suci Ramadhan, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTB melaksanakan kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat nelayan di wilayah pesisir Pantai Gading, Kota Mataram, pada Rabu (4/3/2026).

Kegiatan sosial tersebut menyasar para nelayan dan masyarakat sekitar pesisir yang tengah menjalankan ibadah puasa. Pembagian takjil ini disambut antusias oleh warga yang merasa terbantu dengan kehadiran personel kepolisian di tengah-tengah mereka.

Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K.,M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan nyata kehadiran Polri untuk masyarakat, khususnya di bulan penuh berkah ini.

“Kegiatan ini sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus untuk mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat nelayan,” ujarnya.

Selain sebagai wujud kepedulian sosial, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan harmonis antara aparat kepolisian dengan masyarakat pesisir, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama bulan Ramadhan.

Dengan semangat berbagi dan kebersamaan, Ditpolairud Polda NTB berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Redaksi ||

Diduga Terkait Isu Ilegal Logging UD INSANI, Seorang Warga Tempuh Jalur Hukum Usai Diteror Pesan Kasar


Sumbawa, Media Dinamika Global.Id.– Seorang warga bernama M. Haryadin (38), asal Desa Sandik, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, melaporkan dugaan pencemaran nama baik dan ancaman ke Polres Sumbawa setelah menerima pesan bernada kasar dan intimidatif yang diduga berkaitan dengan isu dugaan illegal logging yang menyeret nama UD INSANI.

Peristiwa tersebut bermula saat M. Haryadin memperoleh informasi mengenai rencana aksi demonstrasi oleh salah satu LSM di Mataram terkait dugaan illegal logging yang dikaitkan dengan UD INSANI.

Menurut keterangan dalam laporannya, pada Minggu (1/3/2026), ia mendapatkan informasi bahwa akan ada aksi unjuk rasa di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTB. Ia mengaku pemilik UD INSANI merupakan teman baiknya, sehingga informasi tersebut kemudian disampaikan kepada saudara ADE yang disebut sebagai Direktur Informasi UD INSANI.

M. Haryadin menuturkan, pihak ADE menyatakan tidak merasa khawatir terhadap rencana aksi tersebut. “Mereka menyampaikan tidak melakukan hal apa pun yang melanggar hukum karena merasa memiliki izin lengkap serta tidak melakukan penebangan di kawasan yang dipersoalkan,” ujarnya sebagaimana tertuang dalam pengaduan.

Namun, pada malam harinya sekitar pukul 22.01 Wita, M. Haryadin menerima pesan dari nomor WhatsApp yang tidak dikenal. Karena sedang dalam perjalanan, beberapa panggilan tidak sempat ia angkat. Setelah akhirnya tersambung, ia menerima pesan suara yang berisi permintaan agar tidak membawa nama UD INSANI dalam rencana aksi demo di Mataram maupun Sumbawa.

Tak berhenti di situ, pesan tersebut kemudian disusul dengan sejumlah pesan pribadi yang mengandung kata-kata kasar dan bernada ancaman. Dalam laporannya, M. Haryadin menyebut adanya kalimat seperti “istrimu saya ambil”, serta kata-kata penghinaan seperti “anjing” dan “setan” yang dinilai sangat menyinggung, merendahkan martabat, dan menimbulkan rasa terancam bagi dirinya dan keluarga.

Merasa tidak terima dan khawatir terhadap dampak pesan tersebut, M. Haryadin kemudian membuat surat pengaduan resmi ke Polres Sumbawa pada Senin (2/3/2026) pukul 14.15 Wita. Dalam pengaduannya, ia memohon agar aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti kasus tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak yang diduga mengirim pesan maupun dari aparat kepolisian terkait perkembangan laporan tersebut.

Redaksi