Media Dinamika Global

Senin, 20 April 2026

"Ini Bukan Rahasia!” Aktivis Perempuan Yuni Bourhany Lawan Tuduhan Pelanggaran Data Gubernur NTB

 Aktivis Perempuan NTB, Yuni Bourhany, (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global – Aktivis perempuan NTB, Yuni Bourhany, akhirnya angkat bicara terkait polemik penyebaran nomor telepon Gubernur NTB yang berujung pada pelaporan dirinya ke aparat penegak hukum (APH).

Dalam siaran pers resminya, Yuni menegaskan bahwa tindakannya bukan dilandasi niat buruk, melainkan sebagai bentuk dorongan terhadap keterbukaan akses komunikasi antara pejabat publik dan masyarakat.

Akses Publik Jadi Alasan Utama

Yuni menjelaskan bahwa nomor yang ia sebar merupakan kontak resmi milik Lalu Muhamad Iqbal selaku Gubernur Nusa Tenggara Barat. Ia menilai, sebagai pejabat publik, gubernur memiliki tanggung jawab pelayanan yang melekat, termasuk dalam hal keterbukaan komunikasi.

“Prinsip dasar demokrasi menempatkan pemimpin sebagai pelayan rakyat. Akses komunikasi yang terbuka adalah bagian dari itu,” tulis Yuni dalam keterangannya.

Ia juga menyoroti bahwa selama ini, prosedur birokrasi yang berjenjang seringkali membuat masyarakat kesulitan menyampaikan persoalan mendesak secara langsung kepada pengambil kebijakan.

Bantah Langgar Data Pribadi

Menanggapi tudingan pelanggaran privasi, Yuni menegaskan bahwa nomor yang disebarluaskan bukanlah data pribadi yang bersifat sensitif seperti NIK atau rekening bank.

Menurutnya, nomor tersebut merupakan sarana komunikasi resmi yang sebelumnya juga telah dinyatakan dapat digunakan untuk melayani masyarakat.

Pernyataan ini sekaligus merespons kekhawatiran publik terkait pelanggaran Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi.

“Ini bukan data rahasia. Justru ini bentuk dukungan terhadap komitmen pelayanan publik yang terbuka,” tegasnya.

Kebebasan Berekspresi Jadi Landasan

Yuni juga menekankan bahwa langkahnya tidak bisa dilepaskan dari hak warga negara dalam menyampaikan pendapat, sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945.

Ia menilai, kritik publik di era digital sering kali muncul dalam bentuk tekanan sosial, termasuk melalui media sosial.

Dalam konteks ini, ia meminta agar penegakan hukum tidak mengabaikan prinsip kebebasan berekspresi yang menjadi fondasi demokrasi.

Respons atas Pelaporan

Sebelumnya, Yuni dilaporkan ke APH setelah mengunggah nomor telepon yang diduga milik gubernur di media sosial. Kasus ini kemudian memicu perdebatan luas antara perlindungan data pribadi dan ruang kritik publik.

Sejumlah pihak, termasuk kalangan aktivis dan organisasi media, menilai bahwa kasus ini harus dilihat secara utuh dan proporsional.

Ketua DPW Media Independen Online (MIO) Indonesia bahkan menyebut tindakan tersebut bisa dibaca sebagai bentuk kekecewaan publik terhadap sulitnya akses komunikasi dengan pejabat.

Ujian Demokrasi di Era Digital

Kasus yang menimpa Yuni kini menjadi sorotan sebagai ujian penting dalam penegakan hukum di era digital. Selain UU Perlindungan Data Pribadi, perkara ini juga berpotensi dikaitkan dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Namun, sejumlah ahli hukum menekankan bahwa unsur niat dan dampak harus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan apakah suatu tindakan dapat dikategorikan sebagai tindak pidana.

Jika tidak ditemukan niat jahat atau dampak signifikan, maka penanganan kasus harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan efek jera berlebihan terhadap kebebasan berpendapat.

Seruan Evaluasi Keterbukaan

Di akhir pernyataannya, Yuni menyebut polemik ini seharusnya menjadi bahan evaluasi bersama terkait konsistensi antara komitmen pelayanan publik dan aksesibilitas pejabat.

“Jika ada keberatan, silakan diuji langsung melalui fungsi pelayanan itu sendiri,” ujarnya.

Kasus ini pun mempertegas satu hal, di tengah tuntutan transparansi, batas antara ruang privat dan kepentingan publik semakin menjadi perdebatan yang tak terelakkan.

Redaksi |

Anggota Koramil 1608-01/Rasanae, Rutin Patroli Keliling, Guna Ciptakan Kondusifitas Wilayah


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Babinsa Kelurahan Kodo Serka Muslim pimpin apel pengecekan dalam rangka melaksanakan kegiatan patroli Cipta Kondisi di wilayah teritorial Koramil 1608-01/Rasanae, yang bertempat di Posramil Rasanae Timur Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae timur Kota Bima. Senin, (20/04/26)

Kegiatan dihadiri oleh 5 orang Anggota Koramil 1608-01/Rasanae. Sasaran kegiatan patroli kali ini adalah 

1. Kelurahan Kumbe

2. Kelurahan Rabangodu utara

3. Kelurahan Penaraga

4. Kelurahan Pena toi

5. Kelurahan Manggemaci 

6. Kelurahan Dara

Setelah Apel pengecekan dilakukan, pada Pukul 21.20 Wita personil patroli melaksanakan patroli keliling Star dari Kel Kumbe menuju sepanjang jalan Sukarno Hatta dengan menggunakan kendaraan Roda dua

Dalam waktu yang bersamaan, Anggota patroli menghimbau kepada masyarakat terutama anak anak remaja untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan. Salah satu bentuknya adalah tidak menggunakan atau memasang knalpot racing/Brong pada kendaraan bermotor, karena dapat menimbulkan kebisingan, mengganggu kenyamanan warga, serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Tak hanya itu saja, Anggota patroli melaksanakan pemeriksaan salah satu warga yang menggunakan sepeda motor knalpot resing sekaligus menegur dan mengingatkan agar knalpot resing di copot untuk menghindari timbulnya ketidak nyamanan Warga lain.

Disisi lain, Anggota juga berharap kepada masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Bima.

Setelah melaksanakan Patroli keliling, Pukul 21,48 Wita, Anggota patroli tiba di Kantor Koramil 01 Rasanae, kegiatan patroli Cipta Kondisi selesai dalam keadaan aman, tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim)

Chili House Libatkan Anak-anak dan Bhayangkari, Edukasi Sampah Jadi Bermanfaat

Chili House Community menggelar lomba pembuatan eco enzyme
di Gili Trawangan, (Ist/Surya)

Lombok Utara, Media Dinamika Global — Chili House Community menggelar lomba pembuatan eco enzyme yang dirangkaikan dengan edukasi pengelolaan sampah organik di Gili Trawangan, Senin 20/04/2026

Kegiatan ini turut dihadiri Ibu Kapolda NTB, Ny. Edi Murbowo, Ibu Kapolres Lombok Utara, Ny. Henny Agus Purwanta beserta jajaran Bhayangkari Daerah NTB dan Bhayangkari Cabang Lombok Utara.

Kegiatan tersebut melibatkan anak-anak binaan bersama para orang tua dalam praktik langsung mengolah limbah organik menjadi cairan ramah lingkungan melalui proses fermentasi sederhana.

Pendiri Chili House Community, Noor Ain Hussin, Ph.D., mengatakan edukasi sejak dini penting untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah.

“Sampah organik memiliki potensi untuk diolah menjadi produk yang bermanfaat. Melalui kegiatan ini, anak-anak dikenalkan pada praktik sederhana yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dalam pelatihan itu, peserta diajarkan membuat eco enzyme dengan komposisi 1:3:10, yakni limbah organik seperti kulit buah dan sayuran, gula merah atau molase, serta air. Hasil fermentasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami, pupuk cair, hingga membantu penguraian limbah domestik.

Selain edukasi, Chilli House Community juga menggelar lomba pembuatan eco enzyme untuk mendorong partisipasi masyarakat. Peserta terbaik akan mendapatkan hadiah berupa satu unit compost bin senilai Rp850.000 dan uang tunai sebesar Rp1.000.000.

Kehadiran Bhayangkari dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap upaya penguatan edukasi lingkungan berbasis masyarakat, khususnya di kawasan wisata seperti Gili Trawangan yang menghadapi tantangan volume sampah dari aktivitas pariwisata.

Ain menegaskan, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga pada konsistensi perilaku masyarakat.

“Edukasi ini adalah langkah awal. Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat menerapkannya secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Chili House Community berharap dapat mendorong kesadaran kolektif masyarakat untuk memulai pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga sebagai solusi jangka panjang.

Pewarta: Nisa

Perkuat Deteksi Dini, Tim Tanggap Bencana Darurat Polres Tulang Bawanv Pastikan Peralatan Siap Tempur .


Tulang Bawang, Lampung – Mediadinamikaglobal.Id || Guna memitigasi risiko bencana alam yang tidak menentu, Polres Tulang Bawang secara resmi menyiagakan Tim Piket On Call Tanggap Darurat Bencana Tahun 2026.

Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk deteksi dini dan penguatan kesiapsiagaan operasional dalam melindungi keselamatan masyarakat di wilayah hukum Tulang Bawang, Senin (20/04/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Posko Tanggap Darurat Bencana Polres Tulang Bawang ini dipimpin langsung oleh Ipda Wahyu Eko Handoko, S.H.bersama sejumlah personel terpilih. 

Fokus utama dalam giat kali ini adalah memastikan seluruh sarana dan prasarana (sarpras) penyelamatan dalam kondisi laik pakai dan siap digunakan sewaktu-waktu (ready to use).

Dalam arahannya, Ipda Wahyu Eko Handoko menekankan pentingnya perawatan alat-alat evakuasi secara berkala.

Personel yang bertugas, di antaranya Bripka Wayan Eka dan Briptu Dio Oktavianus, melakukan pengecekan mendetail terhadap inventaris peralatan penyelamatan untuk menjamin tidak ada kendala teknis saat terjadi situasi darurat di lapangan.

Selain pengecekan fisik alat, tim juga melakukan analisa situasi terkini terhadap wilayah-wilayah yang masuk dalam zona merah rawan bencana. Hal ini dilakukan agar pergerakan pasukan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur.

"Sesuai dengan arahan pimpinan, kami mengedepankan upaya preventif dan mitigasi yang matang. Pengecekan peralatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari 'Total System' kami untuk memastikan bahwa alutsista Polri selalu siap tempur menghadapi potensi bencana". 

"Kami ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat bahwa Polri selalu hadir dan siap sedia memberikan pertolongan pertama secara maksimal."

Langkah antisipatif ini diharapkan dapat meminimalisir dampak kerugian, baik materil maupun korban jiwa, serta menjaga stabilitas Kamtibmas tetap kondusif di tengah tantangan cuaca tahun 2026.
(Fs/Red) 

Komitmen dan Profesional, Polres Dompu Limpahkan Tersangka JAL dan BB ke Kejari

Sat Resnarkoba Polres Dompu saat Limpahkan
Tersangka dan BB ke Kajari, (Surya)

Dompu, Media Dinamika Global – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Dompu melaksanakan kegiatan pelimpahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) kepada Jaksa Penuntut Umum di Kejaksaan Negeri Dompu, Senin (20/4/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 14.00 WITA di ruang Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Dompu, berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/111/XII/2025/SPKT.Sat Resnarkoba/Polres Dompu/Polda NTB, tanggal 10 Desember 2025.

Dalam pelimpahan tersebut, Sat Resnarkoba Polres Dompu menyerahkan tersangka berinisial JAL beserta barang bukti terkait perkara tindak pidana narkotika kepada pihak Kejaksaan Negeri Dompu. Kegiatan berlangsung hingga pukul 15.00 WITA dalam keadaan aman dan lancar.

Kasat Resnarkoba Polres Dompu, IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., menyampaikan bahwa pelaksanaan Tahap II ini merupakan bagian dari proses penegakan hukum yang berkelanjutan dalam penanganan kasus narkotika di wilayah hukum Polres Dompu.

“Kami berkomitmen untuk menangani setiap perkara narkotika secara serius dan profesional. Pelimpahan ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam menekan dan memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Dompu,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya penindakan serta pencegahan guna meminimalisir peredaran gelap narkotika yang dapat merusak generasi bangsa.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan bahwa Polres Dompu terus berkomitmen dalam memberantas peredaran narkoba secara tegas dan berkelanjutan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam membantu pihak kepolisian dalam mengungkap dan mencegah peredaran narkotika,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga mengimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkoba di lingkungan sekitarnya.

Dengan dilaksanakannya Tahap II ini, diharapkan proses hukum dapat berjalan dengan baik serta memberikan efek jera kepada pelaku, sekaligus menjadi langkah nyata dalam menjaga generasi muda dari bahaya narkotika.

Redaksi |

Hasil Temuan Tim Pansus DPRD Kabupaten Bima Anggaran Revitalisasi Pembangunan 69 Sekolah Dana DAK 48 MILYAR di Kemanakan


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Hasil temuan tim PANSUS DPRD kabupaten bima untuk Dinas Dikpora kabupaten bima mengenai dana alokasi khusus (DAK) untuk program REVITALISASI yang telan anggaran RP 48 MILYAR untuk pembangunan 69 sekolah. Pelaksana program tersebut langsung pihak sekolah. Sangat sayangkan pihak dinas Dikpora yang mengatur tempat belanja barang Kuat dugaan terjadi MARK UP.

Di Dinas pertanian dan perkebunan kabupaten bima berkaitan dengan tidak transparansi pembagian alat pertanian dan lambatnya pekerjaan program TP OPLAH. kuat dugaan terjadi MARK UP.

Sementara di Dinas PUPR kabupaten bima, yang berkaitan dengan penimbunan kantor bupati bima yang sekarang ini lagi di periksa oleh BPK. kuat dugaan dalam program penimbunan kantor bupati bima terjadi MARK UP.

Mantap dan luar biasa bang DEWAN Bang Rangga dari Fraksi GELORA.

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Patroli “Kongkow-Kongkow” Bersama Warga


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli sekaligus komunikasi sosial melalui metode “kongkow-kongkow” bersama warga di desa binaan masing-masing pada Senin (20/4/2026) malam. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat serta meningkatkan keamanan dan ketertiban lingkungan.

Pada pukul 19.30 WITA, Babinsa Desa Oi Maci, Serka Sahrul, melaksanakan patroli bersama warga sambil memberikan imbauan agar masyarakat senantiasa menjaga situasi kamtibmas. Ia juga menekankan pentingnya tidak mengambil tindakan sendiri apabila terjadi permasalahan, melainkan segera melaporkannya kepada aparat berwenang.




Kemudian pada pukul 20.00 WITA di Desa Soro, Kecamatan Lambu, Serka Masykur melaksanakan kegiatan serupa. Ia mengajak warga untuk tidak mudah terpancing oleh hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Selain itu, warga diimbau untuk terus menjaga keamanan lingkungan guna mencegah tindak kejahatan, khususnya pada malam hari.

Selanjutnya, pukul 20.30 WITA di Desa Rato, Kecamatan Lambu, Sertu Wahyudin turut melaksanakan patroli “kongkow-kongkow”. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan warga, khususnya kalangan pemuda, agar menjaga kerukunan dan menghindari perselisihan dengan membangun komunikasi yang baik antar sesama.

Sementara itu, pada pukul 20.45 WITA di Desa Bajo Pulau, Kecamatan Sape, Serda Ikhsan mengajak masyarakat, terutama remaja, untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta menjauhi perbuatan melanggar hukum. Ia juga mengingatkan bahaya konsumsi minuman keras dan obat-obatan terlarang, serta pentingnya melaporkan setiap permasalahan kepada pihak berwenang.

Kegiatan patroli “kongkow-kongkow” ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah binaan serta memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat.

Dokumentasi kegiatan dilaporkan terlampir.

Babinsa Rai’oi Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Antisipasi Gangguan Keamanan Wilayah Sape dan Lambu


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Rai’oi, Serka Sahlan bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli siskamling pada Senin (20/4/2026) malam sekitar pukul 20.10 WITA.

Kegiatan patroli ini bertujuan untuk memantau situasi wilayah serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Patroli turut melibatkan unsur aparat desa sebanyak dua orang serta partisipasi enam warga setempat.

Adapun sasaran patroli meliputi kawasan pemukiman warga dan sejumlah titik yang kerap dijadikan tempat berkumpulnya anak muda.


Rangkaian kegiatan dimulai saat anggota Koramil bergerak menuju Desa Rai’oi pada pukul 20.10 WITA dan tiba di lokasi sekitar pukul 20.30 WITA. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemantauan situasi wilayah.

Pada pukul 20.40 WITA, anggota Koramil memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing. Warga juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran mengingat wilayah tersebut telah memasuki musim kemarau.

Selain itu, masyarakat khususnya kalangan pemuda diminta untuk menghindari konsumsi minuman keras yang kerap memicu konflik dan perkelahian akibat emosi yang tidak terkendali. Pengendara kendaraan bermotor juga diimbau agar tidak ugal-ugalan di jalan raya demi keselamatan bersama.

Patroli kemudian dilanjutkan ke desa binaan lainnya hingga pukul 21.10 WITA, sebelum seluruh rangkaian kegiatan dinyatakan selesai pada pukul 21.15 WITA dalam keadaan aman dan kondusif.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan serta mempererat sinergi antara aparat dan warga dalam menciptakan situasi yang kondusif.(Team.MDG.03)

dr. H. Irfan Zubaidy Ketua DPD Partai PKS Mengucapkan


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Selamat Milad ke-24,Semoga Di Bawa kepemimpinan dr,H Irfan Zubaidy PKS terus berkarya serta istiqamah dalam mengabdi kepada rakyat,memperjuangkan keadilan, serta menguatkan ketahanan bangsa..

*KETAHANAN PANGGAN: Fokus pada ketahanan ekonomi, pangan, dan energi.

*KOMITMEN MENGABDI: Menguatkan peranan untuk membantu masyarakat dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

*KONSOLIDASI: Memperkuat soliditas internal dan mempererat ukhuwah.


Dari Desa untuk Sehat, Warga Poto Tano Sambut Hangat Program NTBCare

NTBCare bersama Pemdes Poto Tano, RSUD Asy-Syifa
Sumbawa Barat, dan Warga, (Ist/Surya)

Sumbawa Barat, Media Dinamika Global – Upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat terus dilakukan melalui kegiatan cek kesehatan gratis dan donor darah yang digelar di Desa Poto Tano, Senin (20/4/2026).

Program yang diinisiasi oleh NTBCare bersama RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat ini menjadi solusi nyata bagi warga yang selama ini kesulitan mengakses fasilitas kesehatan.

Direktur NTBCare, Yuni Bourhany, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan akses layanan kesehatan dengan mudah. Tidak semua warga punya kesempatan datang ke fasilitas kesehatan, kami yang mendekat ke mereka,” ujarnya.

Kegiatan ini pun mendapat sambutan hangat dari warga. Sejak pagi, masyarakat terutama kalangan lansia terlihat antusias memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang disediakan secara gratis.

Dokter Dila dari RSUD Asy-Syifa menjelaskan, pendekatan layanan kesehatan seperti ini sangat penting untuk mendeteksi dini berbagai penyakit yang kerap tidak disadari masyarakat.

“Mayoritas keluhan warga didominasi penyakit yang sering dialami lansia seperti hipertensi, diabetes, sakit kepala, hingga asam urat. Dengan kegiatan seperti ini, kita bisa langsung lakukan skrining awal,” jelasnya.

Selain itu, tim medis juga menemukan beberapa kasus yang membutuhkan penanganan lanjutan, seperti anak kekurangan gizi, penyakit komplikasi yang kemudian langsung diarahkan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.

Kepala Desa Poto Tano, Adi Mulyadi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran layanan kesehatan langsung di desa sangat membantu masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih. Kegiatan ini benar-benar membantu warga kami, terutama yang selama ini kesulitan atau bahkan tidak sempat memeriksakan kesehatannya,” katanya.

Hal serupa diungkapkan Muhammad, salah satu warga yang mengikuti pemeriksaan kesehatan. Ia mengaku merasa terbantu karena bisa mengetahui kondisi kesehatannya tanpa harus pergi jauh.

“Alhamdulillah saya merasa lega setelah cek kesehatan. Kegiatan seperti ini sangat membantu kami masyarakat kecil yang tidak tahu harus periksa ke mana,” ujarnya.

Antusiasme warga juga terlihat dari banyaknya peserta yang datang, bahkan Kepala Desa Poto Tano turut menjadi peserta pertama dalam pemeriksaan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan tersebut.

Dengan partisipasi aktif masyarakat, kegiatan ini menjadi bukti bahwa layanan kesehatan yang mendekat langsung ke warga sangat dibutuhkan, terutama di wilayah yang akses kesehatannya masih terbatas.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses kesehatan yang layak dan merata.

Redaksi |