Media Dinamika Global

Sabtu, 15 Agustus 2026

SMPN 2 Sape Ikut Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Lomba Gerak Jalan Indah



Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 15 Agustus 2026 — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, SMPN 2 Sape turut ambil bagian dalam Lomba Gerak Jalan Indah tingkat SMP se-Kecamatan Sape, Sabtu (15/8/2026).

Keikutsertaan SMPN 2 Sape dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi sekolah dalam menyemarakkan peringatan HUT RI sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme, kedisiplinan, kekompakan, dan kebersamaan di kalangan peserta didik.




Para siswa SMPN 2 Sape mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Dengan mengenakan seragam dan menampilkan barisan yang tertib serta kompak, mereka berusaha memberikan penampilan terbaik dalam perlombaan yang diikuti oleh sejumlah sekolah tingkat SMP di Kecamatan Sape.

Lomba gerak jalan indah tersebut berlangsung meriah. Antusiasme para peserta dan masyarakat turut menambah semarak suasana peringatan HUT RI ke-81 di Kecamatan Sape.

Melalui kegiatan ini, SMPN 2 Sape berharap para siswa tidak hanya mampu menunjukkan keterampilan dan kekompakan, tetapi juga semakin memahami nilai-nilai perjuangan, persatuan, dan cinta tanah air yang menjadi bagian penting dalam peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.(Team.MDG.03)

Semarak HUT RI ke-81, SMPN 1 Sape Tampil dalam Lomba Gerak Jalan Indah


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id— Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 turut ditunjukkan oleh keluarga besar SMP Negeri 1 Sape. Sekolah tersebut ambil bagian dalam lomba gerak jalan indah tingkat SMP se-Kecamatan Sape sebagai bagian dari rangkaian kegiatan memeriahkan hari kemerdekaan.

Keikutsertaan SMPN 1 Sape mendapat sambutan antusias dari para peserta didik. Dengan penuh semangat, mereka mengikuti lomba dengan menampilkan barisan yang kompak, tertib, dan disiplin sepanjang rute yang telah ditentukan.

Lomba gerak jalan indah tidak sekadar menjadi ajang perlombaan. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para pelajar untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, serta rasa persatuan dan kebersamaan.

Kekompakan para peserta SMPN 1 Sape menjadi salah satu bagian yang turut menyemarakkan suasana peringatan HUT RI ke-81 di Kecamatan Sape. Semangat dan antusiasme siswa menunjukkan bahwa generasi muda dapat mengisi kemerdekaan melalui kegiatan yang positif, kreatif, dan membangun.

Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Keikutsertaan siswa diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman dalam mengikuti perlombaan, tetapi juga mampu membentuk karakter peserta didik agar semakin disiplin, percaya diri, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dalam kelompok.

Selain itu, kegiatan gerak jalan indah menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarpelajar serta menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air. Semangat kompetisi pun diharapkan tetap dibarengi dengan sportivitas dan sikap saling menghargai.

Dengan mengusung semangat “Merdeka, Kompak, dan Berprestasi”, SMPN 1 Sape turut mengambil bagian dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81 tahun 2026.

Keikutsertaan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan terus hidup di kalangan generasi muda, khususnya para pelajar di Kecamatan Sape.

(Team.MDG.03)

Nyawa Hilang, FORMASI Mataram Desak Polres Bima Ungkap dan Tangkap Pelaku Tabrak Lari di Sanolo

Ketua FORMASI Mataram, M. Rizkikal Aulia, (Ist/tim)

MATARAM, Media Dinamika Global - Kembali gelombang desakan terus datang dari berbagai pihak, kali ini datang Forum Komunikasi Mahasiswa Sila Mataram (FORMASI) Mataram mendesak Polres Bima segera mengungkap dan menangkap pelaku tabrak lari di Desa Sanolo Kecamatan Bolo kabupaten Bima.

Ketua FORMASI Mataram, M. Rizkikal Aulia mengatakan bahwa peristiwa kecelakaan itu terjadi pada Senin, 10 Agustus 2026, Korban "almarhumah Nuritam" mengalami luka parah hingga dilarikan ke Rumah Sakit dan korban sudah meninggal dunia pada Rabu, 12 Agustus 2026, sampai sekarang belum ada kepastian hukum.

"Kami mendesak Kapolres Bima dan jajaran Satreskrim Polres Bima segera mengungkap dan menangkap pelaku," ujar M. Rizkikal pada media ini. Sabtu (16/8/26).

Menurut Rizki sapaan akrabnya, sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian dan rekaman CCTV sebagai bukti petunjuk dalam proses penyelidikan yang harus didalami oleh Polres Bima untuk mengungkap dan menangkap pelaku.

"Keluarga almarhumah dan masyarakat menunggu kepastian hukum dalam kasus tersebut," tuturnya.

Ketua FORMASI Mataram menegaskan apabila kasus tidak ada kepastian hukum dalam waktu dekat, maka kami akan melaporkan secara Kapolres Bima dan Satreskrim Polres Bima ke Propam Polda NTB.

"Dan juga kami minta kepada Kapolda NTB agar mengambil alih kasus tersebut karena Polres Bima diduga tidak profesional dalam menjalankan tugas dan terkesan lamban sehingga sampai sekarang keluarga korban dan masyarakat masih menunggu kepastian hukum dan keadilan," tegasnya.

Redaksi |

Semarak HUT RI ke-81, Koramil Sape Bersama Persit Ramaikan Gerak Jalan Santai



Bima.NTB.Media Dinamika Global.id— Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Anggota Koramil 1608-03/Sape bersama Persit turut ambil bagian dalam kegiatan gerak jalan santai yang digelar bersama unsur Muspika dan masyarakat, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan tersebut dipusatkan di Lapangan Putih, Desa Sangia. Sejak pukul 06.00 Wita, para peserta mulai memadati lokasi untuk mengikuti kegiatan yang menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT ke-81 RI tingkat Kecamatan Sape.

Gerak jalan santai secara resmi dilepas sekitar pukul 07.00 Wita oleh unsur Muspika Kecamatan Sape bersama panitia HUT ke-81 RI. Para peserta menempuh rute dari Lapangan Putih Desa Sangia dan berakhir di Pelabuhan ASDP Sape.

Kegiatan tersebut diikuti berbagai unsur pemerintahan, TNI-Polri, tenaga pendidik, serta masyarakat Kecamatan Sape. Sejumlah pejabat dan unsur terkait turut hadir, di antaranya Camat Sape, Kapolsek Sape, perwakilan Danramil Sape Peltu Indrawan, S.H., Danki Brimob Sape, Korwil Kecamatan Sape, ketua panitia penyelenggara, kepala UPT se-Kecamatan Sape, kepala desa se-Kecamatan Sape, serta para kepala sekolah se-Kecamatan Sape.




Peserta pertama tiba di garis finis di Pelabuhan ASDP Sape sekitar pukul 08.20 Wita. Kedatangan peserta disambut oleh jajaran Muspika Kecamatan Sape bersama panitia penyelenggara. Seluruh peserta kemudian menyelesaikan rute dan tiba di area finis sekitar pukul 09.30 Wita.

Keikutsertaan anggota Koramil Sape bersama Persit dalam kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk partisipasi dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan dan kekompakan antara TNI-Polri, pemerintah daerah, tenaga pendidik, serta masyarakat.

Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 10.00 Wita. Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, lancar, dan aman.(Team.MDG.03)

Tekan Angka Kejahatan 3C dan Balap Liar, Tim URC Puma Jatanras Polda NTB Sisir Titik Rawan Malam Hari


Mataram, Media Dinamika Global - Dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta menekan angka kriminalitas, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB menggelar kegiatan Patroli Strong Point di wilayah hukum Kota Mataram dan sekitarnya pada Sabtu malam (15/8/2026).

Patroli yang dimulai sejak pukul 20.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kanit URC Puma Jatanras, AKP Agus Eka Artha S., S.H., berdasarkan direktif Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB. 

Dirreskrimum Polda NTB, Kombes Pol. Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) ini merupakan bentuk nyata komitmen Polda NTB dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat. Patroli ini menyasar berbagai potensi gangguan keamanan, mulai dari kejahatan 3C (Curas, Curat, Curanmor), aksi balap liar, potensi tawuran, hingga bentrok antarkelompok masyarakat, ucapnya. 

kombespol Arisandi menjelaskan, selesai mendapatkan arahan dari Karo Ops Polda NTB  terkait Cara Bertindak (CB) dan penentuan sasaran patroli. Kemudian Tim URC Puma bergerak menyusuri sejumlah titik krusial dan pusat keramaian di Kota Mataram, mulai pukul 20.30 hingga pukul 00.00 WITA dini hari Tim URC Puma Menyusuri Jalan Langko menuju Bundaran Udayana, melakukan dialog interaktif dengan warga masyarakat untuk menyampaikan imbauan kamtibmas. Kemudian Menjangkau area depan Kantor Imigrasi Mataram di Jalan Udayana, memberikan edukasi serta imbauan kepada para pemuda yang nongkrong agar menjaga ketertiban dan tidak terlibat aksi balap liar. Menyisir Jalan Pejanggik dan memantau kawasan Taman Sangkareang guna mengantisipasi potensi tindak kejahatan di pusat keramaian. Melakukan penyisiran di wilayah Cakranegara dan menyiagakan personel (standby) di Pos Polisi Cakranegara. Mengintensifkan pemantauan di sepanjang Jalan Lingkar Selatan yang rawan balap liar, serta mengecek keamanan kawasan pemukiman di Perumahan Lingkar Pratama seraya berdialog dengan petugas security setempat, jelas Kombespol Arisandi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., memberikan imbauan Kamtibmas kepada seluruh elemen masyarakat agar tetap waspada dan berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk senantiasa mengawasi putra-putrinya agar tidak keluyuran hingga larut malam demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti aksi balap liar maupun tawuran. Mari kita bersama-sama menjaga NTB khususnya Kota Mataram agar tetap aman, damai, dan kondusif. Jika melihat atau mengalami indikasi gangguan kamtibmas, segera laporkan ke kantor polisi terdekat," ujar Kabid Humas Polda NTB.

Melalui sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polda NTB dapat terus terpelihara dengan baik.

Redaksi |

Korban Hingga Meninggal Dunia, HMI UIN Mataram Segera Ungkap Pelaku Tabrak Lari di Sanolo


MATARAM, Media Dinamika Global - Gelombang desakan terus datang dari berbagai pihak penjuru, kali ini Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram mendesak Polres Bima segera mengungkap pelaku tabrak lari di Desa Sanolo Kecamatan Bolo kabupaten Bima.

Ketua Umum HMI Komisariat Syariah UIN Mataram, Abdul Rohis mengatakan bahwa peristiwa kecelakaan itu terjadi pada Senin 10 Agustus 2026, Korban "almarhumah Nuritam" mengalami luka parah hingga dilarikan ke Rumah Sakit dan sekarang dikabarkan meninggal dunia pada Rabu, 12 Agustus 2026 sampai sekarang belum ada kepastian hukum dan keadilan keluarga almarhumah.

"Kami mendesak kepada Kapolres Bima beserta jajaran untuk segera mengungkap dan menangkap pelaku," ujarnya pada media ini. Sabtu (16/8/26).

Kemudian, kami mempertanyakan keseriusan Polres Bima untuk mengungkap dan menangkap kasus tersebut, maka kami dan publik akan muncul mosis ketidakpercayaan terhadap penegakan hukum di Polres Bima dan diduga kuat sengaja dibiarkan dan berkeliaran.

"Oleh karena itu, Polres Bima tidak hanya memberikan perkembangan secara administratif, tetapi menunjukkan langkah nyata dalam proses penegakan hukum dan menangkap pelaku," katanya.

Tak hanya itu, Kami menegaskan kepada Kapolda NTB agar mengambil langkah tegas untuk mengambil alih kasus tersebut kerena Polres Bima lamban menangani kasus, apalagi, ini korban sudah meninggal dunia harus memberikan kepastian hukum dan hati keluarganya sangat terpukul atas pergian almarhumah.

"Jika dalam waktu tidak ada perkembangan yang jelas dan tindakan nyata, maka kami akan mempertimbangkan langkah-langkah konstitusional sebagai bentuk kontrol sosial dan upaya mendorong transparansi penegakan hukum," tegasnya.

Redaksi |

Sempat Kabur, Terduga Pelaku Pencuri Karpet Diserahkan Keluarga Ke Polsek Asakota


Kota Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.-Sempat Kabur Saat Hendak Diamankan, Terduga Pelaku Pencurian Karpet Akhirnya Diserahkan Keluarga ke Polsek Asakota. Tim Opsnal Sat Reskrim Polsek Asakota Polres Bima Kota, menerima penyerahan seorang terduga pelaku pencurian dari pihak keluarganya pada Jumat (14/8/2026)

Terduga pelaku berinisial MI (25), seorang buruh, warga Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Ia diserahkan keluarganya ke Mako Polsek Asakota setelah sebelumnya sempat melarikan diri saat hendak diamankan oleh polisi.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Asakota IPTU Mirafudin, menyampaikan bahwa kasus tersebut bermula dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian satu gulung karpet permadani.

Korban diketahui bernama Tri Widiyani, warga Kelurahan Manggemaci, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materi sekitar Rp1 juta.

Peristiwa pencurian tersebut diketahui setelah korban mendapat informasi dari kakaknya, Tanti. Informasi itu diperkuat dengan rekaman video yang ditunjukkan oleh seorang tetangga bernama Rinda. Dalam video tersebut terlihat seorang laki-laki menggunakan sepeda motor mengambil satu gulung karpet yang disimpan di teras rumah.

Atas kejadian tersebut, korban kemudian melaporkannya ke Polsek Asakota untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Polsek Asakota melakukan penyelidikan guna mengungkap keberadaan terduga pelaku.

Pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 21.20 Wita, Tim Opsnal memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku yang sedang berada di sebuah kios di wilayah Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat.

Tim Opsnal yang dipimpin Katim Opsnal Polsek Asakota Bripka Stra Ady Wijaya kemudian bergerak menuju lokasi, Namun, saat melihat kedatangan polisi, terduga pelaku langsung melarikan diri masuk ke sebuah lorong permukiman warga. Tim Opsnal sempat melakukan pengejaran hingga terduga pelaku melompat ke arah laut di belakang rumah keluarganya dan berhasil meloloskan diri.

Petugas kemudian mendatangi rumah orang tua terduga pelaku dan meminta pihak keluarga bersikap kooperatif serta menyerahkan yang bersangkutan kepada Pihak kepolisian.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 11.00 Wita, pihak keluarga datang ke Mako Polsek Asakota dan menyerahkan terduga pelaku bersama barang bukti.

Dalam penanganan kasus ini, Polsek Asakota mengamankan barang bukti berupa satu gulung karpet permadani merek Moderno serta satu unit sepeda motor Mio Soul warna putih-hitam tanpa nomor polisi yang di gunakan Terduga Pelaku saat Aksi Pencurian.

Terduga pelaku beserta barang bukti selanjutnya diamankan di Polsek Asakota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.(Ded)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Hindari Konflik


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id— Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan kongkow-kongkow bersama warga di sejumlah desa binaan, Sabtu (15/8/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi sarana komunikasi langsung antara Babinsa dan masyarakat. Selain membangun kebersamaan, para Babinsa juga menyampaikan berbagai imbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), pencegahan konflik, serta pentingnya menjaga kerukunan antarwarga.

Di Desa Soro, Kecamatan Lambu, Serka Masykur melaksanakan patroli sekaligus kongkow-kongkow bersama warga sekitar pukul 19.30 WITA. Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta membangun semangat kebersamaan dan persaudaraan.




Warga juga diingatkan untuk saling menghargai, membantu satu sama lain, serta mengedepankan semangat gotong royong. Serka Masykur turut mengimbau masyarakat agar menjauhi berbagai tindakan yang berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat.

Sementara itu, di Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, Serka Abdul Hafit melaksanakan kegiatan serupa sekitar pukul 19.45 WITA. Ia memberikan penekanan kepada warga mengenai pentingnya menjaga hubungan dan komunikasi yang baik antarwarga.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat menghindari perbuatan yang melanggar hukum. Apabila terjadi suatu persoalan, warga diminta tidak mengambil tindakan sendiri, melainkan segera melaporkannya kepada aparat terkait agar dapat diselesaikan secara cepat dan tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Di Desa Buncu, Serka Khaeruddin juga menggelar kongkow-kongkow bersama warga binaan sekitar pukul 20.00 WITA. Ia mengajak masyarakat membiasakan perilaku hidup yang baik serta memanfaatkan waktu malam untuk kegiatan positif, termasuk beribadah dan membaca Al-Qur'an.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul masih adanya potensi perkelahian di tengah masyarakat. Warga, khususnya generasi muda, diminta menjauhi minuman keras, narkoba, perjudian, dan berbagai barang terlarang lainnya.

Menurutnya, konsumsi minuman keras kerap menjadi salah satu pemicu munculnya persoalan dan konflik. Karena itu, apabila terjadi permasalahan, warga diminta tidak main hakim sendiri, tetapi segera melaporkannya kepada aparat yang berwenang agar dapat ditangani secara baik dan sesuai ketentuan.

Di wilayah Desa Na'e, Kecamatan Sape, Sertu Heriyanto melaksanakan patroli kongkow-kongkow bersama warga binaan sekitar pukul 20.30 WITA. Dalam kegiatan tersebut, ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pencurian, terutama pada malam hari.

Sertu Heriyanto juga mengimbau para anak muda agar tidak begadang hingga larut malam dan tidak mengonsumsi minuman keras maupun barang-barang terlarang lainnya.

Melalui kegiatan kongkow-kongkow tersebut, para Babinsa berharap komunikasi dengan masyarakat semakin erat sehingga berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini. Keterlibatan aktif masyarakat dinilai penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, rukun, dan kondusif.(Team.MDG.03)

GAKADA BIDOM Apresiasi Polres Bima Tangkap DPO Kasus Pengeroyokan Saat Blokiran Jalan di Desa Tangga

Tersangka Ditangkap Polisi, (Ist/Surya)

KABUPATEN BIMA, Media Dinamika Global - Gerakan Keluarga Daerah Bima-Dompu (GAKADA BIDOM) Pulau Lombok mengapresiasi langkah Polres Bima yang berhasil menangkap salah satu tersangka yang sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap seorang warga asal Desa Nata, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima.

Tersangka ditangkap berinisial HS, (30 tahun) laki-laki asal Desa Tangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, diamankan setelah sebelumnya dicari oleh aparat kepolisian Polres Bima dalam perkara dugaan kekerasan secara bersama-sama terhadap korban Adnan (pengguna).

Ketua Umum GAKADA BIDOM Pulau Lombok, Arif Kurniadin, S.Pd., S.H., menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Bima AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., beserta jajaran Satreskrim Polres Bima atas keberhasilan menangkap salah satu tersangka berinisial HS.

"Apresiasi dan ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Kapolres Bima beserta jajaran Satreskrim yang telah berhasil menangkap salah satu tersangka yang sebelumnya berstatus DPO," ujar Arif saat diwawancarai, Sabtu (15/8/2026).

Menurut Arif, perkara tersebut bermula pada 4 Maret 2026, ketika terjadi pemblokiran jalan di Desa Tangga. Saat itu, korban bersama istrinya melintas menggunakan mobil menuju Desa Simpasai.

Dalam peristiwa tersebut, korban mengalami tindakan kekerasan, penganiayaan, dan pengeroyokan secara bersama-sama. Atas kejadian itu, korban kemudian melaporkan perkara tersebut kepada Polres Bima untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Setelah laporan diterima, Polres Bima melakukan pencarian terhadap para tersangka hingga akhirnya menerbitkan DPO. Kami mengapresiasi karena salah satu yang masuk dalam pencarian tersebut akhirnya berhasil diamankan," jelasnya.

Arif mengatakan, GAKADA BIDOM sebelumnya juga telah menyuarakan persoalan tersebut melalui aksi demonstrasi di depan Mapolda NTB. Aksi tersebut, kata dia, salah satunya mendesak aparat penegak hukum agar segera menangkap para tersangka yang masih berstatus DPO.

"Kami pernah melakukan aksi besar-besaran di depan Mapolda NTB untuk mendesak agar para tersangka yang masih DPO segera ditangkap dan diproses sesuai hukum," katanya.

Meski demikian, GAKADA BIDOM meminta aparat kepolisian tidak berhenti pada penangkapan satu orang tersangka saja. Pihaknya mendorong Polres Bima terus melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku lainnya yang masih dalam pencarian.

"Alhamdulillah, satu tersangka sudah berhasil ditangkap. Namun, masih ada satu tersangka lainnya yang informasinya masih diburu. Kami berharap segera ditangkap juga agar perkara ini dapat diproses secara tuntas dan memberikan kepastian hukum bagi korban," tegas Arif.

GAKADA BIDOM juga berharap proses hukum terhadap perkara tersebut berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

"Kami akan terus mengawal perkara ini. Yang terpenting adalah proses hukum berjalan secara adil dan seluruh pihak mendapatkan kepastian hukum," pungkasnya.

Redaksi |

Babinsa Desa Melayu Koramil 1608-03/Sape Turun Malam, Pantau Keamanan dan Ketertiban Warga


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan aparat kewilayahan. Babinsa Desa Melayu, Sertu M. Jafar bersama satu anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) pada Sabtu (15/8/2026) malam.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 20.00 WITA tersebut menyasar sejumlah titik di wilayah Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Kegiatan ini dilakukan untuk memantau situasi sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam patroli tersebut, personel Koramil melibatkan tiga aparat desa dan enam orang masyarakat. Pemukiman warga serta lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya anak muda menjadi sasaran utama pemantauan.

Sekitar pukul 20.10 WITA, personel Koramil 1608-03/Sape tiba di Desa Melayu, Kecamatan Lambu. Petugas kemudian melakukan pemantauan situasi di sejumlah lokasi dan berinteraksi dengan warga.

Lima menit kemudian, petugas menyampaikan sejumlah imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Warga juga diminta menghindari perselisihan yang dapat berujung pada perkelahian.

Khusus kepada kalangan anak muda, petugas mengingatkan pentingnya mengendalikan emosi serta menjauhi konsumsi minuman keras yang berpotensi memicu terjadinya tindakan kekerasan dan gangguan kamtibmas.



Selain itu, warga pengguna kendaraan bermotor diimbau untuk tidak berkendara secara ugal-ugalan di jalan raya. Sikap tertib dalam berlalu lintas dinilai penting demi menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Usai memberikan imbauan, anggota Koramil 1608-03/Sape melanjutkan pemantauan di wilayah desa binaan. Patroli berlangsung hingga sekitar pukul 21.25 WITA.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Melalui kegiatan Siskamling tersebut, aparat berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini.(Team.MDG.03)