Media Dinamika Global

Sabtu, 31 Januari 2026

Jurnal Pengabdian Masyarakat STIKES Yahya Bima


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.// Jurnal Pengabdian Masyarakat STIKES Yahya adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada publikasi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan menyebarluaskan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen, mahasiswa, dan praktisi kesehatan. Melalui jurnal ini, diharapkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesejahteraan masyarakat melalui intervensi dan program kesehatan yang inovatif dan berbasis bukti.

Setiap artikel yang dipublikasikan di jurnal ini telah melalui proses peer-review untuk memastikan kualitas dan relevansi kontennya. Topik-topik yang diangkat mencakup, tetapi tidak terbatas pada, promosi kesehatan, pencegahan penyakit, pelayanan kesehatan masyarakat, dan pemberdayaan komunitas. Jurnal ini diterbitkan secara berkala dan dapat diakses oleh praktisi kesehatan, akademisi, serta masyarakat umum yang tertarik dengan perkembangan pengabdian masyarakat di bidang kesehatan.(Sekjend MDG)

Pemdes Keli Gelar Pengajian dan Isra Mi’raj, Kades Sampaikan Terimakasih Ke Warganya


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Ratusan Masyarakat memadati Masjid Baiturrahim Desa Keli Kecamatan Woha Kabupaten Bima, dalam rangka memperingati rangkaian kegiatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1417 Hijriah 2026 Masehi. Rabu, (28/01/26)

Dalam Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW kali ini Dengan mengusung tema "Melalui Isra Mi’raj Sholat 5 Waktu Sebagai Kunci Sukses Dan Harapan Dunia Dan Akhirat”, kegiatan ini dihadiri para Ustadz, Ustadzah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Pendidikan serta masyarakat setempat yang ikut meramaikan kegiatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

Acara semakin meriah dengan kehadiran penceramah Kondang, Ustadz Najamuddin, S.Pdi, dengan judul ceramahnya "tentang Sholat 5 kali sehari semalam" serta penampilan Qori terbaik Desa Keli yang melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an dengan suara yang begitu indah dan menggetarkan hati para jemaah juga menambah khidmat suasana malam Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

Namun yang sangat luar dalam kegiatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, selain dihadiri oleh Ustadz dan Qori terbaik Desa Keli, juga masyarakat berbondong-bondong hingga memenuhi Masjid, ini menandakan bahwa masyarakat Desa Keli sangat antusias mendatangi Majelis Ilmu.

Juga yang tak kalah hebatnya lagi, antusiasme masyarakat yang bahu membahu menyiapkan konsumsi seperti, kue, dan minuman untuk acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Ini menandakan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam menyumbang untuk kegiatan Isra Mi’raj merupakan bentuk gotong royong atau kepedulian sosial yang begitu kental terhadap masyarakat Desa Keli.

Kepala Desa Keli Ramlin Ibrahim melalui Media ini menjelaskan bahwa dirinya merasa terharu atas antusiasme masyarakat yang begitu semangat menjujung tinggi nilai gotong royong, sehingga mereka bahu membahu menyiapkan konsumsi kegiatan Isra Mi’raj yang kita laksanakan malam ini.

Disisi lain saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh Warga masyarakat Desa Keli yang telah memberikan dukungan baik berupa materi maupun tenaga sehingga kegiatan berjalan lancar dan suksaes.

Saya berharap momentum Isra Mi’raj ini, dapat meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta mempererat silaturahmi antar masyarakat, ujarnya.

Karena sesungguhnya Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW, sebagai peristiwa luar biasa yang mengajarkan umat Islam untuk terus memperbaiki diri, menjaga kerendahan hati, dan memperkuat hubungan dengan Allah

Dan hari ini sudah sangat luar biasa pelaksanaan kegiatan Isra dan Mi’raj di Desa Keli ini, mudah-mudahan di tahun akan datang kegiatan seperti ini bisa lebih semarak lagi dari tahun ini, tutupnya. (Rayon MDG)

Serka Manan, Pimpin Patroli Cipikon Di Tujuh Kelurahan Di Wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Babinsa Kelurahan Penaraga Serka Manan pimpin kegiatan apel pengecekan Personil dalam rangka melaksanakan Patroli Cipta Kondisi di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae yang bertempat di Posramil Rasanae Timur Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae' Timur Kota Bima. Selasa, (29/01/26)

Selain Babinsa Kelurahan Penaraga Serka Manan kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh Anggota Koramil 1608-01/Rasanae sebanyak 6 orang  

Kegiatan ini, selain memberikan rasa aman terhadap warga masyarakat Kota Bima, juga dilakukan agar setiap tindakan kriminal, seperti pencurian, tindakan seksual, hingga kekerasan seperti perkelahian dan lain-lainnya bisa terdeteksi.

Sasaran Patroli Cipta Kondisi di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae kali ini dilaksanakan di beberapa Kelurahan seperti.

1. Kelurahan Kumbe 

2. Rabadompu Timur 

3. Kelurahan Rabangodu Utara 

4. Kelurahan Penaraga

5. Kelurahan Paruga

6. Kelurahan Penatoi 

7. Kelurahan Dara

Sesuai dengan jadwal yang ditentukan, pelaksanaan kegiatan dimulai pada Pukul 20.30 Wita, personil patroli melaksanakan Apel pengecekan, dan tepat pada Pukul 20.55 Wita personil patroli melaksanakan patroli keliling, Star dari Kelurahan Kumbe menuju sepanjang Jln. Sukarno Hatta dengan menggunakan Roda dua"

Pukul 21.15 Wita' Anggota patroli memberikan imbauan kepada masyarakat, dalam himbauanya dijelaskan bahwa masyarakat agar selalu menjaga ketertiban, tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Pukul 21.15 Wita Anggota patroli memberikan himbauan kepada masyarakat.

Dalam himbauannya dijelaskan bahwa, pada malam hari kita melaksanakan patroli keliling guna menciptakan rasa aman dan kondusif disekitar wilayah Teritorial, maka di harapkan kepada warga untuk sama-sama menjaga kemanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Yang lebih penting lagi, jangan Konsumsi minuman keras dan narkoba apalagi Narkoba yang bisa merusak masa depan kalian dan fatalnya lagi akan merusak nama baik keluarga.

Kami juga berharap, apabila terjadi permasalahan segera melaporkan ke pihak aparat terkait yaitu Babinsa, Bhabinkamtibmas dan RT/RW.

Pukul 21.40 Wita, Anggota patroli melaksanakan pemeriksaan salah Satu warga yang menggunakan sepeda motor knalpot resing sekaligus menegur dan mengingatkan agar knalpot resing di copot jangan di gunakan Knalpot tersebut sehingga bisa meresahkan dan menganggu warga yang sedang istirahat tidur di malam hari dan harus mentaati aturan lalu lintas di jalan sehingga tidak terjadi kecelakaan di jalan Kegiatan kita ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang aman, nyaman dan kondusif di wilayah Koramil 1608-01/Rasanae, demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif di wilayah Kota Bima.

Setelah melaksanakan Patroli keliling Pukul 21.50 wita' Anggota patroli tiba di Kantor Koramil 01 Rasana'e, dan Pukul 22.00 Wita' kegiatan Patroli Cipta Kondisi selesai dalam keadaan aman tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)

Danramil 01/Rasanae Pimpin Kegiatan Safari Mobil Maung Karya Anak Bangsa


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Danramil 01/Rasanae Kapten Inf. Babang Irawan pimpin kegiatan Safari Mobil Maung, bertempat di Taman Amahami Jalan Lintas Bima. Sumbawa Kel. Dara Kec. Rasanae Barat Kota Bima. (Minggu, 01/02/26) Pukul 06.30 Wita.

Kegiatan ini di selenggarakan oleh Kodim 1608/Bima, yang dihadiri oleh Danramil 1608-01/Rasanae Kapten Inf Bambang Irawan, Anggota Koramil 1608-01/Rasanae, juga diramaikan oleh sekitar 100 Warga Masyarakat pengunjung Taman Amahami.

Sekitar Pukul 06.30 Wita, Mobil Maung tiba di Taman Amahami dan disambut meriah oleh ratusan Masyarakat yang sempat hadir di Taman Amahami.

Pada kesempatan itu, masyarakat terlihat begitu antusias menyambut kedatangan Mobil Maung tersebut, kegiatan ini selain memberikan hiburan kepada masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan untuk membuktikan bahwa TNI sangat dekat dengan masyarakat.

Namun yang paling penting dalam kegiatan Safari Mobil maung yang diselenggarakan langsung oleh Kodim 1608/Bima ini adalah, dalam rangka memperkenalkan kepada masyarakat Kota dan Kabupaten Bima. bahwa mobil maung tersebut adalah hasil karya/Buatan Anak Bangsa Indonesia yang diberikan oleh TNI-AD kepada Kodim 1608/Bima.


Dan ini menjadi catatan penting bagi masyarakat bahwa anak-anak bangsa memiliki kemampuan untuk berkarya dengan lebih baik, semoga kedepannya mereka menjadi motor inovasi yang kreatif sehingga dapat berkontribusi banyak bagi Negara ini, dan bisa mengharumkan nama Bangsa Indonesia ke tingkat Internasional.

Setelah Mobil Maung tiba, kegiatan Safari Mobil maung dilanjutkan dengan seksi Foto-foto dengan masyarakat pengunjung Taman Amahami

Dan sekitar Pukul 08.00 Wita, Kegiatan Safari Mobil maung selesai karna kendala cuaca yang sedikit tidak bersahabat atau hujan di sekitar wilayah Taman Amahami, namun pelaksanaan telah berlangsung dalam keadaan aman dan tertib. (Koramil-01/Tim MDG)

Semangat Tak Padam di Balik Mendung Amahami: Kisah Tangguh Pejuang UMKM Kota Bima


KOTA BIMA. Media Dinamika Global.Id.– Meskipun langit diselimuti mendung dan guyuran hujan, suasana di kawasan Amahami, Kota Bima, tetap terlihat ramai dan semarak pada Minggu (1/2/2026). Cuaca yang kurang bersahabat rupanya tidak sedikit pun menyurutkan semangat para pejuang UMKM untuk mengadu nasib. Lokasi ini tetap menjadi destinasi favorit masyarakat yang ingin berburu kuliner, mulai dari jajanan modern hingga makanan tradisional yang sarat akan budaya.


Kehangatan tradisi terasa kental dengan hadirnya para ibu lansia yang menjajakan Jame, makanan khas Bima yang tetap digemari meski di tengah gempuran kuliner kekinian. Di sisi lain, energi muda juga tampak menonjol melalui kegigihan Dion dari Nggarolo dan Hilda dari Penana’e. Dua pemuda asal Kelurahan Penana’e ini kompak mengais rezeki dengan menawarkan produk unggulan mereka; Dion dengan mochi lembutnya, sementara Hilda menyajikan brownies serta pentol pedas yang ekonomis namun tetap berkualitas.


Dedikasi mereka patut diacungi jempol, karena mereka telah bersiap sejak pukul 06.00 pagi hingga menjelang dini hari. Tak jarang, jika stok jualan masih tersisa, mereka berinisiatif membuka layanan open delivery untuk mengantar pesanan langsung ke rumah pelanggan guna memastikan dagangan habis terjual. Menariknya, di tengah perjuangan mencari nafkah, mereka tetap menyisihkan sebagian hasil jualan untuk disedekahkan, sebuah bentuk rasa syukur yang luar biasa.


Pemandangan hari itu ditutup dengan raut wajah penuh syukur dari para pedagang. Meskipun hujan membasahi bumi, jualan mereka tetap laris manis diburu pembeli. Bagi para pelaku UMKM di Amahami, tetesan hujan bukanlah penghalang, melainkan berkah yang mengiringi usaha mereka dalam memenuhi kebutuhan finansial keluarga dengan penuh kemandirian dan semangat yang membara.

- Oriza Sativa Nabatiyah Amiruddin wartawati MDG

Koalisi Pemuda dan Rakyat NTB Menggelar Aksi Teaterikal di Depan Kantor Sekretariat Perwakilan DPD RI NTB di Kota Mataram


Aksi teaterikal itu ditandai dengan pemasangan spanduk kain sepanjang 200 meter. Aksi itu dilakukan bukan tanpa alasan. 

Mereka mengaku, memperoleh data adanya dugaan dua anggota DPD RI asal NTB yang menerima suap dalam rangka suksesi pemilihan Ketua DPD RI periode 2024-2029 beberapa waktu yang lalu.

Dua orang yang diduga merima suap tersebut adalah Muhammad Rifky Farabi dan Mirah Midadan Fahmid. Diketahui, kasus ini telah dilaporkan kepada lembaga anti rasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Matatam, Media Dinamika Global.id.// Koalisi Pemuda dan Rakyat NTB menggelar aksi teaterikal di depan Kantor Sekretariat Perwakilan DPD RI NTB di Kota Mataram pada Jumat siang, 19 September 2025. 

Aksi teaterikal itu ditandai dengan pemasangan spanduk kain sepanjang 200 meter. Aksi itu dilakukan bukan tanpa alasan. 

Mereka mengaku, memperoleh data adanya dugaan dua anggota DPD RI asal NTB yang menerima suap dalam rangka suksesi pemilihan Ketua DPD RI periode 2024-2029 beberapa waktu yang lalu.

Dua orang yang diduga merima suap tersebut adalah Muhammad Rifky Farabi dan Mirah Midadan Fahmid. Diketahui, kasus ini telah dilaporkan kepada lembaga anti rasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Kasus ini bermula tatkala seorang mantan anggota staf DPD RI bernama Fithrat Irfan melaporkan ke KPK soal dugaan suap terhadap 95 anggota DPD RI terkait dengan pemilihan Ketua DPD RI periode 2024–2029.

Irfan menyebut ada anggota DPD RI diduga mendapat 13.000 dolar Amerika Serikat (AS). Uang sebesar 5.000 dolar AS untuk memberikan suara pada pemilihan Ketua DPD, sedangkan 8.000 dolar AS lainnya untuk pemilihan Wakil Ketua MPR RI dari unsur DPD.

Irfan pun membeberkan modus pemberian uang suap ini. Diungkapkan bahwa uang itu diserahkan secara door to door ke tiap ruangan anggota DPD.

Menurut Koalisi Pemuda dan Rakyat NTB, dari 95 orang tersebut, diduga terdapat dua orang anggota DPD RI asal NTB yang turut menerima dan menikmati uang suap tersebut. 

"Aksi ini kami lakukan sebagai bentuk protes dan kecaman atas sikap dua orang anggota DPD RI asal NTB yang berdasarkan data yang kami terima, diduga kuat menerima aliran dana (suap) pemilihan ketua DPD RI," kata Koordinator Koalisi Pemuda dan Rakyat NTB, Saidin kepada awak media di Mataram.

Ia pun mendesak KPK untuk segera mengatensi dan membuka seluas-luasnya perkembangan kasus yang telah dilaporkan tersebut. Sebab, kata Saidin, bukti dugaan suap tersebut telah sangat kuat. Sebab hal itu dibocorkan langsung oleh 'orang dalam' di DPD RI.

"Kami mendesak KPK RI untuk segera memproses hukum dan menjelaskan kepada publik perkembangan penyidikan kasus tersebut. Kami percaya bahwa KPK RI tak akan bermain-main dalam pengusutan kasus ini," ujarnya.

Lebih jauh, Koalisi Pemuda dan Rakyat NTB menilai, tindakan yang dilakukan dua senator asal NTB itu telah mencoreng nama baik daerah. Terutama di dalam pergaulan politik nasional.

"Jujur kami merasa malu dengan sikap yang ditunjukkan oleh dua senator ini. Mereka merupakan bagian dari 'wajah' NTB di Senayan. Tetapi malah mencoreng nama NTB dengan menerima suap," jelasnya.

Ia juga meminta Muhammad Rifky Farabi dan Mirah Midadan Fahmid untuk berani menjelaskan kepada publik ihwal dugaan suap yang mereka terima dalam pemilihan ketua DPD RI itu.

Mereka mengaku akan terus menggelar aksi berjilid-jilid sampai dengan terbukanya proses hukum dugaan suap tersebut di KPK RI.

"Kami sudag agendakan aksi-aksi lanjutan di berbagai tempat," jelasnya.

Diketahui, uang itu didyga  mengalir ke setidak-tidaknya kepada 95 anggota DPD RI terkait proses pemilihan Ketua DPD RI 2024-2029.

Dari total tersebut, wilayah Papua menyumbang jumlah terbanyak dengan 18 orang, disusul Sulawesi (14), Kalimantan (12), Sumatera (7), Kepulauan Riau dan Riau (7), NTT & NTB (5), Banten & Jawa Barat (5), Maluku (4), Jawa Tengah (5), Bengkulu (2), Jawa Timur (1), dan DKI Jakarta (1). Sisanya berasal dari Jambi, Aceh, Bangka Belitung, dan Lampung. (Tim MDG)

Dana Reses DPR dan DPD RI Dikelola Secara Tertutup, Potensi Korupsi Terbuka Lebar


Jakarta, Media Dinamika Global.id.// Indonesia Corruption Watch (ICW) kembali melayangkan surat keberatan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Surat tersebut merupakan buntut ketidakpuasan ICW terhadap informasi dana reses dan kunjungan daerah pemilihan (dapil) yang tertutup.

ICW menyampaikan surat keberatan pada 28 Oktober 2025. Sebelumnya, ICW telah mengajukan permohonan informasi ke DPR RI dan DPD RI pada 21 Agustus 2025 untuk meminta dokumen yang memuat besaran gaji, tunjangan, uang harian, uang representasi, uang pensiun, uang kunjungan ke dapil, dana aspirasi, dana reses bagi anggota DPR dan DPD RI, serta laporan pertanggungjawaban penggunaan uang kunjungan dapil dan reses pada masa reses I dan II tahun sidang 2024-2025.

Menanggapi permintaan informasi tersebut, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) DPR dan DPD RI hanya memberikan lampiran peraturan perundang-perundangan dan informasi gaji serta tunjangan yang diterima dalam bentuk take-home pay. Namun, tidak ada informasi mengenai besaran serta laporan pertanggungjawaban dana reses dan kunjungan dapil yang diberikan. Padahal anggaran negara yang digelontorkan untuk ini sangatlah besar. Sebagai contoh untuk anggota DPR RI, diperkirakan masing-masing anggota mendapatkan Rp2,3 Miliar per tahun untuk melakukan kunjungan ke dapil selama masa reses. 

Dana yang besar tersebut seharusnya diiringi transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaannya. Apalagi, kunjungan ke dapil dilakukan untuk menyerap aspirasi dan masalah yang dialami oleh konstituen di daerah. Aspirasi yang dihimpun oleh anggota legislatif seyogyanya menjadi basis utama dalam pembahasan dan penyusunan kebijakan, sebab itulah esensi utama dari menjadi wakil rakyat. 

Ketiadaan informasi mengenai dana reses, kunjungan dapil, serta pengelolaannya memperbesar kerentanan penyelewengan dana oleh para anggota dewan. Tanpa pertanggungjawaban yang jelas, dana reses dan kunjungan dapil rawan disalahgunakan untuk mengembalikan biaya mahal yang dikeluarkan selama pemilu. Selain itu, dana tersebut bahkan bisa “diolah” untuk merawat jejaring patronase di daerah sebagai modal pemilu mendatang. Akibatnya, proses penyerapan aspirasi tidak berjalan dan warga dirugikan karena kebijakan yang dibentuk tidak berbasis masalah utama dan kebutuhan riil di lapangan.

Tunjangan DPR Meningkat

Pada aspek lain, DPR RI juga tidak transparan dalam membuat kebijakan terkait pemberian tunjangan rumah dinas. Publik sempat melontarkan protes keras pada Agustus 2025 lalu akibat pemberian tunjangan rumah dinas bagi anggota DPR yang tidak diikuti perencanaan matang. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco dalam konferensi pers 4 September 2025 mengumumkan bahwa tunjangan rumah dinas resmi dihentikan. Namun, tidak ada informasi mengenai alasan perubahan besaran pada setiap komponen gaji dan tunjangan. Besaran take-home pay anggota DPR justru malah meningkat dibanding sebelumnya. 

Atas ketidakjelasan tersebut, ICW kembali mengirimkan permintaan informasi kepada PPID DPR RI. ICW meminta catatan rapat konsultasi Pimpinan DPR RI dengan Pimpinan Fraksi-Fraksi yang membahas perubahan nominal gaji dan tunjangan. ICW menduga DPR berupaya membohongi publik dengan menghapus tunjangan perumahan. Padahal, total dana bulanan mereka justru meningkat dan tetap bisa dimanfaatkan sebagai dana politik atau kepentingan pribadi.

Namun, DPR sekali lagi menunjukkan sikap tidak transparan dengan menolak memberikan catatan rapat tersebut. DPR berasalan catatan tidak dapat dibagikan sebab rapat berlangsung tertutup. Padahal rapat tersebut tidak memuat informasi yang rahasia.

Masalah tunjangan DPR juga patut disikapi secara serius. Ini lantaran ada dugaan korupsi pengadaan rumah dinas anggota DPR yang sedang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Diduga terjadi penggelembungan harga dalam proyek pengadaan rumah dinas anggota DPR di Ulujami dan Kalibata pada tahun anggaran 2020 yang mengakibatkan kerugian negara hingga puluhan miliar rupiah.

Berdasarkan alasan-alasan tersebut, ICW mendesak agar DPR dan DPD RI segera memberikan informasi terkait besaran dan pengelolaan dana reses dan kunjungan dapil serta dokumen catatan rapat konsultasi Pimpinan DPR RI dengan Pimpinan Fraksi-Fraksi di DPR pada 4 September 2025. Tak hanya kepada ICW, informasi ini seharusnya dipublikasikan terbuka melalui website DPR, terlebih isu ini mendapat perhatian luas dari publik. Penolakan untuk menyediakan informasi ini merupakan praktik pembangkangan terhadap kewajiban sebagai badan publik yang sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik.(Tim MDG)

KPK Didesak Usut Dugaan Korupsi Kasus Penambahan Reses DPD


Jakarta, Media Dinamika Global.id.// Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak mengusut dugaan penyalahgunaan keuangan negara oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Penyalahgunaan ini terkait penambahan jumlah reses pada 2024, yang diduga melanggar aturan dan berpotensi merugikan negara hingga puluhan miliar rupiah.

Komite Aksi Aliansi BEM NKRI menilai, keputusan Pimpinan DPD RI untuk mengadakan dua kali reses dalam periode Oktober-Desember 2024 bertentangan dengan aturan yang berlaku. Pelanggaran ini dinilai tidak hanya merupakan penyimpangan prosedural, tetapi juga bertentangan dengan tiga undang-undang.

Presiden Mahasiswa Universitas Jayabaya Kevin Simamora menegaskan, keputusan tersebut bukan hanya pelanggaran administratif, tetapi juga berpotensi memperkaya diri atau kelompok tertentu. Sebab anggaran reses yang bernilai puluhan miliar rupiah telah dicairkan dan diterima oleh anggota DPD RI.

"Kami sudah menelusuri pola reses DPR dan DPD dalam beberapa tahun terakhir. Sejak 2019, DPR RI hanya melaksanakan satu kali reses dalam periode Oktober hingga Desember. Tetapi yang terjadi di DPD RI pada tahun 2024 ini justru anomali," kata dia dalam keterangan, Senin, 24 Februari 2025.

Kevin memastikan, Aliansi BEM NKRI telah menyerahkan bukti-bukti terkait kepada KPK dalam aksi mereka. Menurutnya, bukti tersebut akan memperkuat dugaan bahwa pimpinan DPD RI telah menyalahgunakan anggaran dengan mengadakan reses tambahan yang tidak sesuai dengan aturan.

"Kami tidak datang hanya untuk berorasi atau sekadar protes. Kami telah menyerahkan bukti-bukti bahwa reses DPD dilakukan dua kali dalam periode yang sama, berbeda dengan DPR RI yang hanya satu kali. Ini bukan sekadar opini, tetapi ada fakta konkret yang bisa diverifikasi oleh KPK," ujar Kevin.

Dalam aksi ini, Aliansi BEM NKRI mendesak KPK untuk segera menindaklanjuti laporan dugaan korupsi dalam penambahan reses DPD RI, mengusut tuntas pihak-pihak yang terlibat dalam penyalahgunaan keuangan negara, serta memastikan bahwa dana reses tambahan yang telah dicairkan bisa dikembalikan.

Mereka juga menuntut KPK agar lebih aktif dalam menegakkan prinsip keadilan dan transparansi dalam pengelolaan keuangan negara, terutama dalam pengawasan terhadap lembaga legislatif. Aksi ini bukan hanya tentang protes terhadap DPD RI, tetapi juga sebagai bentuk tekanan moral bagi KPK.

"Kami ingin memastikan bahwa KPK tidak hanya diam menghadapi skandal seperti ini. Jangan sampai uang rakyat terus dikorupsi tanpa ada tindakan hukum yang nyata. Ini bukan sekadar soal prosedur administrasi, tetapi sudah masuk ke ranah tindak pidana korupsi. Jika dibiarkan, ini akan menjadi preseden buruk," ujarnya.(Tim MDG)

Program Pemanfaatan Pekarangan KWT Desa Risa Mulai Panen

Tanaman Cabai hasil Pertanian KWT Desa Risa yamg sudah siap di Panen.

Bima, Media Dinamika Global.Id_ Program pemanfaatan tanaman pekarangan rumah yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani Wanita (KWT) Desa Risa kini memasuki masa panen. Salah satu hasil yang telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat adalah tanaman cabai yang ditanam di pekarangan rumah warga.

Program ini merupakan bagian dari kegiatan Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima Tahun 2025 yang bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan agar lebih produktif dan memiliki nilai ekonomi bagi keluarga.

Ketua KWT Desa Risa, Isriani Zainuddin, menjelaskan bahwa program ini mendorong ibu rumah tangga untuk memanfaatkan pekarangan sebagai sarana pertanian skala rumah tangga yang berkelanjutan.

“Melalui pemanfaatan pekarangan rumah, para ibu rumah tangga memiliki kegiatan produktif di bidang pertanian,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai jenis sayuran, khususnya cabai, ditanam menggunakan media polibag sehingga dapat diterapkan meskipun lahan yang tersedia terbatas. Saat ini, hasil panen mulai dirasakan manfaatnya oleh para anggota KWT.

“Selain dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga karena tidak perlu membeli sayur-sayuran, hasil panen juga bisa dijual untuk menambah pendapatan keluarga,” tambahnya.

Melalui program ini, KWT Desa Risa berharap dapat meningkatkan ketahanan pangan keluarga serta mendorong kemandirian dan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.(Mdg/03)

Babinsa Monta Baru Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Cuaca Ekstrem


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id – Babinsa Desa Monta Baru, Sertu Rusdin bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) pada Sabtu malam, 31 Januari 2026. Kegiatan dimulai pukul 19.30 Wita sebagai upaya memantau situasi wilayah serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli Siskamling tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat, antara lain dua personel Koramil, dua aparat desa, enam orang warga, serta tokoh pemuda dan tokoh agama setempat. Sinergi ini dilakukan guna menciptakan situasi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.

Adapun sasaran patroli meliputi pemukiman warga serta tempat-tempat tongkrongan anak muda yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas.



Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 20.00 Wita, saat anggota Koramil 1608-03/Sape bergerak menuju Desa Monta Baru, Kecamatan Lambu. Pada pukul 20.15 Wita, tim tiba di lokasi dan langsung melaksanakan pemantauan situasi wilayah.

Selanjutnya, pukul 20.30 Wita, Babinsa memberikan himbauan kepada masyarakat Desa Monta Baru agar menjauhi aktivitas negatif, khususnya yang dipicu oleh konsumsi minuman keras, serta menghindari penyalahgunaan narkoba dan barang terlarang lainnya. Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu, terutama potensi hujan deras yang dapat menyebabkan banjir, tanah longsor, maupun pohon tumbang, khususnya bagi warga yang tinggal di daerah dataran rendah dan sekitar pegunungan.

Pada pukul 20.40 Wita, kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan di wilayah desa binaan. Seluruh rangkaian Patroli Siskamling berakhir pada pukul 21.30 Wita dan berjalan dengan aman, tertib, serta kondusif.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen TNI melalui Babinsa dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta mempererat kemitraan dengan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

(Team.MDG.03)