Media Dinamika Global

Sabtu, 23 Mei 2026

Kisah Menggugah: LAYLI ISTIQOMAH, PUTRI DAERAH BIMA UKIR PRESTASI GEMILANG DI KANCA DEBAT HUKUM NASIONAL


 BIMA MEDIA DINAMIKA GLOBAL, 23 Mei 2026 – Kebanggaan luar biasa kembali mengukir sejarah dari tanah Bima, Nusa Tenggara Barat. Layli Istqomah, putri pertama dari pasangan Bapak Ilham Akbar, SKM dan Ibu Nurmuliani, S.Pd, warga Desa Tolowata, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, berhasil mengharumkan nama daerah dan almamater Universitas Trisakti di ajang bergengsi Lomba Debat Hukum Antar Kampus Se-Indonesia Tingkat Nasional yang digelar oleh Universitas Sam Ratulangi, Manado.

 Di antara ratusan peserta terbaik dari berbagai perguruan tinggi ternama di seluruh Indonesia, nama Layli Istqomah bersinar terang dengan menyabet gelar Juara III Tingkat Nasional. Lebih istimewa lagi, di antara tiga perwakilan yang diutus Universitas Trisakti, Layli adalah sosok yang dipercaya menjadi juru bicara utama, memikul tanggung jawab besar untuk membawakan argumen dan gagasan kampusnya di hadapan para juri dan peserta lainnya.

 Lomba tahun 2026 ini mengangkat mosi seputar masalah Makanan Bergizi Gratis (MBG), sebuah isu hukum dan kebijakan publik yang kompleks dan sangat relevan bagi bangsa. Dengan kemampuan analisis yang tajam, penguasaan materi yang mendalam, dan kemampuan berargumen yang memukau, Layli mampu bersaing ketat dan membuktikan bahwa kualitas diri tidak mengenal batas daerah asal.

 Prestasi ini bukanlah keberuntungan semata. Sebelum melangkah ke panggung nasional di Manado, gadis kelahiran Bima ini telah membuktikan ketangguhannya di ajang serupa. di tahun 2025 lalu, Layli juga diutus kampusnya berlaga di Lomba Debat yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Saat itu, dengan mengangkat mosi seputar Masalah Pajak Daerah, Layli tampil memukau dan keluar sebagai Juara I, menancapkan tanda keunggulan dirinya di dunia debat hukum.

 Keberhasilan Layli Istqomah adalah bukti nyata ketekunan dan bakat besar yang lahir dari pelosok negeri. Putri sulung pasangan Bapak Ilham Akbar—seorang tenaga kesehatan—dan Ibu Nurmuliani—seorang pendidik—dibesarkan di Desa Tolowata, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, lingkungan yang sederhana namun penuh dengan dukungan keluarga. Rasa haru dan bangga tak mampu disembunyikan oleh kedua orang tua dan seluruh keluarga besarnya saat mendengar langsung pengumuman hasil perlombaan tersebut. Air mata kebahagiaan tak terelakkan, melihat buah hati yang dididik dengan penuh kasih sayang kini mampu bersinar di kancah nasional.

 "Kami Sebagai keluarga sangat terharu dan luar biasa bangga atas capaian ini ujar Ibu NURAENI S.pdi yang biasa disapa dengan Bunda ONI. Layli yang biasa Kami panggil ISTYL, bukan hanya membawa nama Universitas Trisakti, tetapi ia membawa nama Kabupaten Bima, NTB ke kancah nasional. Ini adalah bukti bahwa anak-anak daerah punya kemampuan setara bahkan lebih unggul dibandingkan siapa pun," ungkap, Ua Cantik nya ( ONY )

 Prestasi Layli Istiqomah ( ISTY ) menjadi api semangat dan motivasi bagi generasi muda Bima dan seluruh anak bangsa. Semoga melalui pemberitaan ini, lahir kembali sosok-sosok hebat seperti Layli Istqomah—anak daerah yang berani bermimpi tinggi, berjuang keras, dan mengukir prestasi untuk kebanggaan keluarga, daerah, dan bangsa Indonesia. Red. Bunda ONY

Oleh: E H. Penanggungjawab Media DG.

Tim Futsal SDN 02 Suntu Kota Bima Raih Juara 1 dalam Lomba Futsal Antar Pelajar Se-Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Tim futsal SDN 02 Suntu Kota Bima berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 pada ajang Lomba Futsal Antar Pelajar se-Kota Bima. Pertandingan final yang berlangsung pada Jumat, 22 mei 2026, di Gedung Futsal Ulet Jaya Kota Bima itu berlangsung seru dan menegangkan.

Dalam laga final, tim SDN 02 Suntu Kota Bima menunjukkan permainan yang solid, kompak, dan penuh semangat juang. Dukungan dari guru, siswa, dan orang tua turut menambah motivasi para pemain untuk memberikan penampilan terbaik. Dengan strategi permainan yang matang, tim futsal SDN 02 Suntu Kota Bima berhasil mengalahkan lawannya dengan skor meyakinkan dan mengunci gelar juara.

Ibu Fatimah, S.Pd selaku Kepala SDN suntu Kota Bima menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh siswa-siswa hebat yang tergabung dalam tim futsal sekolah.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan seluruh anggota tim dan pembina. Kami berharap pencapaian ini menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik,” ujarnya.

Sementara itu, guru sebagai pelatih tim futsal juga mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan sekolah serta seluruh pihak yang telah membantu selama persiapan hingga pertandingan.

“Anak-anak bermain dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Kemenangan ini kami persembahkan untuk sekolah tercinta,” katanya.

Dengan kemenangan ini, SDN 02 Suntu Kota Bima semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu sekolah berprestasi di bidang olahraga, khususnya futsal. Semoga keberhasilan ini menjadi awal dari lebih banyak lagi prestasi yang akan diraih di masa mendatang. (Sekjend MDG)

H. Yasin Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Berkurban di Hari Raya Idul Adha


Mataram, Media Dinamika Global – Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, H. Yasin, S.Pd.I., MM.Inov., Dapil VI, Fraksi Partai Gerindra menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi kepada seluruh masyarakat NTB.

Dalam momentum penuh hikmah tersebut, H. Yasin mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai sarana memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama.

“Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M. Semoga semangat berkurban membawa keberkahan, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar H. Yasin.

Ia berharap nilai pengorbanan dan kebersamaan yang terkandung dalam Idul Adha dapat menjadi inspirasi dalam membangun masyarakat NTB yang harmonis, religius, dan sejahtera.

Redaksi |

Anggota DPRD NTB, H. Muhamad Aminurlah Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M


Mataram, Media Dinamika Global – Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, H. Muhamad Aminurlah, S.E., Dapil VI, Fraksi Partai PAN menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi kepada seluruh masyarakat NTB.

Dalam momentum penuh makna ini, H. Muhamad Aminurlah mengajak masyarakat menjadikan Hari Raya Idul Adha sebagai sarana memperkuat keikhlasan, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama.

“Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M. Semoga semangat berkurban membawa keberkahan, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ucapnya.

Ia juga berharap nilai-nilai pengorbanan dan kebersamaan yang terkandung dalam Idul Adha dapat menjadi inspirasi dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, religius, dan sejahtera di Nusa Tenggara Barat.

Redaksi I

Kepala Dinas ESDM NTB Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H


Mataram, Media Dinamika Global – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Samsudin, S.Hut., M.Si., menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi kepada seluruh masyarakat NTB.

Dalam momentum penuh makna ini, Samsudin mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai sarana memperkuat keikhlasan, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama.

“Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M. Semoga semangat berkurban membawa keberkahan, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar Samsudin.

Ia juga berharap Hari Raya Idul Adha menjadi momentum memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan persatuan dalam membangun NTB Makmur dan Mendunia.

Redaksi |

SPPG Uma Lengge Wawo dan Mitra Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Korban Kebakaran Desa Lido


BIMA,Mediadinamikaglobal.id - Menunjukkan kepedulian tinggi terhadap sesama dan semangat kemanusiaan, SPPG Maria 3 atau SPPG Uma Lengge yang berada di bawah naungan Koperasi Syariah Uma Lengge Kecamatan Wawo, menyalurkan bantuan sosial kepada warga Desa Lido, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang baru saja mengalami musibah kebakaran pada tanggal 16 Mei 2026. 

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung di posko penerimaan dan penyaluran di kantor Desa Lido sebagai wujud nyata kehadiran lembaga dalam meringankan beban masyarakat.

Kebakaran yang melanda Desa Lido telah memakan sebanyak 17 Unit rumah dan membuat puluhan warga kehilangan tempat tinggal serta harta benda. Melihat kondisi tersebut, staf SPPG Uma Lengge bersama Mitra Koperasi Syariah Uma Lengge bergerak cepat mengumpulkan bantuan yang dibutuhkan, dengan harapan dapat sedikit meringankan kesulitan yang sedang dialami oleh keluarga korban.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok sehari-hari, antara lain beras dan gula. 

Penyerahan dilakukan oleh Anton,S.Kep, St. Jaenab, S. Kep, bersama staf SPPG Uma Lengge, yang diterima langsung oleh Kepala Desa Lido yang didampingi langsung oleh Bhabinkamtibmas dan babinsa setempat. 

Pemilik dapur SPPG Uma Lengge H. Kasnun yang diwakili oleh Anton,S.Kep dalam keterangannya menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial lembaga serta pengamalan nilai-nilai syariah yang dipegang teguh oleh koperasi dan SPPG yaitu saling bantu, peduli, dan berbagi di saat sesama sedang tertimpa musibah.

“Kehadiran kami di sini adalah wujud keprihatinan dan kepedulian kami sebagai bagian dari masyarakat luas. Melihat saudara-saudara kita di Desa Lido tertimpa musibah kebakaran, hati kami tergerak untuk berbagi apa yang bisa kami bantu. Meskipun mungkin jumlahnya tidak seberapa dibandingkan kerugian yang mereka alami, namun kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat, sedikit meringankan beban, dan menjadi semangat agar warga tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan ini,” ungkapnya saat menyerahkan bantuan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa akan selalu berkomitmen terus menjalin silaturahmi lebih dekat dengan masyarakat, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemanusiaan di tengah masyarakat.

Sementara, Kepala SPPG Uma Lengge, Arya Anang Putra Manggali, ST menambahian bahwa penyaluran bantuan bagi korban kebakaran di Desa Lido telah dilaksanakan oleh staf SPPG Uma Lengge bersama mitra SPPG Uma Lengge. Kegiatan ini melibatkan Mitra bersama Kepala SPPG, akuntan, serta ahli gizi sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat terdampak. 

"Bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan pokok yang terdiri dari beras dan gula, dengan harapan dapat meringankan beban para korban serta membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka pasca kebakaran," ungkapnya saat diwawancarai oleh awak media via whatsapp. Sabtu (23/5/2026). 

Sementara itu, perwakilan warga Desa Lido dan perangkat desa setempat menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh SPPG Maria 3 atau SPPG Uma Lengge Wawo. Bantuan tersebut dinilai sangat berarti dan sangat dibutuhkan warga yang saat ini kehilangan segalanya akibat amukan api.

“Terima kasih banyak kepada SPPG Uma Lengge dan Koperasi Syariah Uma Lengge dan seluruh Mitra, manajemen, pengurus serta anggotanya. Bantuan ini sangat berharga bagi kami yang saat ini sedang kesulitan. Semoga kebaikan dan kepedulian ini dibalas oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dengan rezeki yang melimpah dan keberkahan yang berlipat ganda untuk kemajuan koperasi ini,” ucap perwakilan warga. 

Kegiatan ini turut hadir Anton,S.Kep, St. Jaenab,S.Kep, Ka SPPG Arya Anang Putra Manggali, S.T., Akuntan Muhammad Giazqa Reyvaldi, S.Ak dan Ahli gizi Mutmainah, S.Tr.Gz.

Kegiatan penyaluran bantuan ini menutup rangkaian aksi sosial yang menunjukkan bahwa rasa persaudaraan dan kepedulian antarwarga, antarlembaga, dan antarwilayah tetap terjalin erat, terlebih saat bencana dan musibah datang menghampiri. (MDG05)  

Wakapolda NTB Kunjungi Polsek Ampenan dan Selaparang, Tekankan Disiplin dan Pelayanan Prima


Mataram, Media Dinamika Global – Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, SIK., melakukan kunjungan kerja ke Mapolsek Ampenan dan Polsek Selaparang, Sabtu (23/05/2026). 

Kedatangan Wakapolda disambut langsung Kapolsek Ampenan Muhammad Ryanto bersama jajaran personel dan Kapolsek Selaparang Iptu Zulharman Lutfi SH., beserta seluruh personelnya. 

Dalam kunjungan tersebut, Wakapolda NTB turut didampingi Karo SDM Polda NTB serta Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK. 

Kegiatan itu dilakukan sebagai bagian dari pengecekan dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas personel di tingkat Polsek, sekaligus memastikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat berjalan optimal.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, SIK., menjelaskan bahwa kunjungan pimpinan tersebut merupakan bentuk pembinaan dan pengawasan langsung kepada personel jajaran.

“Kunjungan Wakapolda NTB dan Karo SDM ke Mapolsek Ampenan dan Selaparang ini sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan pimpinan terhadap personel jajaran,” ujarnya kepada media.

Dalam arahannya, Wakapolda NTB menekankan pentingnya kedisiplinan anggota dalam menjalankan tugas serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, personel juga diminta untuk terus meningkatkan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan melalui patroli rutin maupun Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

Tak hanya soal tugas kepolisian, Wakapolda juga memberikan perhatian terhadap kesehatan personel. 

Menurutnya, kondisi fisik yang prima sangat penting guna mendukung kesiapan anggota saat bertugas di lapangan.

Arahan tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh personel dalam meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kita berharap kunjungan Wakapolda NTB ini dapat meningkatkan semangat dan motivasi seluruh personel Polsek Ampenan dan Selaparang dalam melayani masyarakat serta menciptakan harkamtibmas yang kondusif di wilayah hukumnya,” tutup Kabid Humas.

Redaksi |

Mengukir Prestasi di Kancah Nasional, LAYLI ISTIQOH Putri Asal Bima Raih Juara III Lomba Debat Hukum Antar Kampus



Media Dinamika Global. Manado, 20 Mei 2026 – Kebanggaan besar kembali diukir putri daerah Nusa Tenggara Barat. Laili Istiqomah, mahasiswi Universitas Trisakti yang merupakan putri asli Desa Tolowata, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, berhasil membawa nama daerah harum di ajang bergengsi Lomba Debat Hukum Antar Kampus Se-Indonesia Tingkat Nasional. Ajang ini diselenggarakan oleh Universitas Sam Ratulangi, Manado, dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi ternama di seluruh Indonesia.

 Dalam kompetisi yang ketat dan penuh persaingan akademik ini, Laili Istiqomah tampil sebagai ujung tombak dan juru bicara utama dari tim delegasi Universitas Trisakti. Dengan ketajaman analisis, penguasaan materi hukum yang mendalam, serta kemampuan berargumen yang memukau, ia berhasil membuktikan kualitas dirinya hingga akhirnya menyabet gelar Juara III Tingkat Nasional. Prestasi ini semakin istimewa mengingat persaingan yang sangat ketat antar kampus besar di tanah air.

 Keberhasilan Laili Istiqomah ini tentu menjadi kebahagiaan yang luar biasa bagi kedua orang tuanya, Bapak Ilham Akbar, SKM dan Ibu Nurmuliani, S.Pd. Pasangan suami istri yang berdomisili di Desa Tolowata ini mengaku bangga sekaligus terharu mendengarkan langsung penampilan dan mendapati kabar keberhasilan anak gadisnya. Bagi mereka, pencapaian ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan bukti bahwa anak-anak dari daerah, khususnya dari Kabupaten Bima, mampu bersaing dan berprestasi setinggi langit di kancah nasional, di tengah persaingan mahasiswa dari kota-kota besar.

 "Kami sangat terharu dan bangga. Apalagi kami bisa mendengarkan langsung bagaimana Laili berbicara dan mempertahankan argumennya di sana. Perjuangan dan doa kami terbayar sudah," ujar perwakilan keluarga yang hadir, dengan mata berkaca-kaca. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata didikan dan dukungan penuh yang selalu diberikan Bapak Ilham Akbar dan Ibu Nurmuliani kepada putrinya demi meraih cita-cita setinggi-tingginya.

 Pihak Media Dinamika Global (MDG) turut menyampaikan rasa bangga dan haru yang mendalam atas capaian gemilang ini. Prestasi Laili Istiqomah diharapkan dapat menjadi obor semangat dan motivasi bagi seluruh pemuda dan pelajar di Kabupaten Bima, NTB. Semoga kisah sukses ini melahirkan lebih banyak lagi sosok-sosok hebat seperti Laili Istiqomah di masa depan, yang siap membawa nama daerah dan orang tua menuju kejayaan yang lebih tinggi di kancah nasional maupun internasional. Red.

 Penanggung Jawab MDG (E H)

SD IT Az-Zauti di Sape Bima Gelar Uji Publik Tahfiz Al-Qur’an untuk Cetak Generasi Rabbani


Sape, Bima.NTB.Media Dinamika Global .id— SD IT Az-Zauti di Sape, Kabupaten Bima, akan menggelar kegiatan Uji Publik Tahfiz Al-Qur’an bagi para siswa dan siswinya pada Ahad, 24 Mei 2026. Kegiatan ini akan dilaksanakan di lingkungan sekolah mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai.

Uji publik tahfiz tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen SD IT Az-Zauti dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini, sekaligus upaya mencetak generasi rabbani yang berakhlak mulia, cerdas, dan dekat dengan nilai-nilai Islam.

Pihak sekolah menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang evaluasi hafalan Al-Qur’an para siswa, tetapi juga sebagai bentuk pertanggungjawaban pendidikan kepada orang tua serta bagian dari syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini diharapkan mampu memotivasi anak-anak untuk terus menjaga dan mengamalkan hafalan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar panitia pelaksana kegiatan.

Dalam pelaksanaannya, para siswa akan menampilkan kemampuan hafalan Al-Qur’an mereka di hadapan para guru, orang tua, serta tamu undangan yang hadir. Pihak sekolah juga mengajak masyarakat, khususnya orang tua dan seluruh sahabat SD IT Az-Zauti, untuk memberikan doa serta dukungan agar kegiatan berjalan lancar.

Melalui kegiatan ini, SD IT Az-Zauti berharap dapat terus melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter Islami yang kuat dan berakhlak mulia.(Team.MDG.03)

Jumat, 22 Mei 2026

Golkar NTB Gagap Kritik? Banjir Pemberitaan Sari Yuliati Dinilai Cermin Kepanikan Politik


Lombok, Media Dinamika Global – Ruang digital Nusa Tenggara Barat mendadak dipenuhi gelombang pemberitaan seragam yang mengangkat klaim capaian Anggota DPR RI Dapil NTB II Pulau Lombok, Sari Yuliati. Alih-alih menuai simpati publik, banjir publikasi yang terkesan terkoordinasi itu justru memantik cibiran dan kritik tajam dari aktivis hingga pengamat politik lokal.

Fenomena tersebut dinilai bukan sekadar upaya pencitraan biasa, melainkan indikasi kuat adanya kepanikan politik di lingkaran pendukung politisi Partai Golkar tersebut. Kritik kecil yang sebelumnya muncul di ruang publik disebut langsung dibalas dengan “serangan” puluhan berita tandingan, seolah ada kegelisahan besar yang sedang disembunyikan.

Direktur Nasional Politik (NasPol) NTB, Ardiansyah, menilai reaksi berlebihan itu memperlihatkan rapuhnya fondasi sosial dan politik yang menopang eksistensi Sari Yuliati di Pulau Lombok.

Menurutnya, secara sosiologis, kemunculan Sari Yuliati di panggung politik NTB sejak awal tidak dibangun dari kerja politik organik di akar rumput, melainkan lebih banyak bertumpu pada efek nama besar keluarga mantan mertuanya, almarhum Harun Al-Rasyid.

“Ketika figur politik tidak memiliki basis sosial yang benar-benar tumbuh dari bawah, maka kritik sekecil apa pun akan dianggap ancaman serius. Itu sebabnya muncul respons yang sangat reaktif dan terkesan panik,” ujar Ardiansyah.

Ia bahkan menyebut langkah “membanjiri” media dengan berita pembelaan sebagai bentuk nyata gagap politik.

“Kalau kerja politiknya kuat di lapangan, tidak perlu membredel ruang digital dengan propaganda berlebihan. Publik bisa menilai sendiri,” tegasnya.

Sorotan lebih keras datang dari kalangan pemuda. Mahmud, aktivis asal Parampuan, Lombok Barat, menyebut klaim keberhasilan melalui dana aspirasi atau pokok-pokok pikiran (Pokir) tidak layak dipuja berlebihan karena memang sudah menjadi hak normatif setiap anggota legislatif.

“Klaim pernah membawa program ke Lombok lewat dana aspirasi itu biasa saja. Itu melekat dengan jabatan. Yang dipertanyakan publik adalah keberanian memperjuangkan isu strategis masyarakat NTB secara nyata,” cetus Mahmud.

Ia mempertanyakan secara terbuka kontribusi konkret Sari Yuliati selama berada di Senayan, terutama saat duduk di Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan.

Menurut Mahmud, Lombok sebagai salah satu kantong terbesar Pekerja Migran Indonesia (PMI) justru terus dihantui kasus kekerasan, kriminalisasi, hingga pemulangan jenazah pekerja migran tanpa ada langkah perjuangan yang terlihat signifikan.

“PMI NTB terus jadi korban. Banyak kasus hukum dan tragedi kemanusiaan terjadi. Pertanyaannya, apa yang benar-benar diperjuangkan untuk mereka selama di Komisi III?” sindirnya.

Tak berhenti di situ, Mahmud juga menyoroti minimnya keberpihakan terhadap petani dan buruh tembakau di Lombok. Padahal, menurutnya, sebagai kader partai besar dengan akses politik nasional, Sari Yuliati semestinya mampu mendorong kebijakan yang berpihak pada sektor riil masyarakat NTB.

“Lombok ini lumbung tembakau. Tapi mana perjuangan soal harga tembakau? Mana pembelaan terhadap nasib buruh pabrik tembakau? Jangan hanya sibuk membangun citra,” katanya tajam.

Di tengah derasnya kritik tersebut, muncul pula dorongan agar Partai Golkar NTB berhenti bergantung pada figur yang dianggap hanya “menumpang tenar” dari bayang-bayang masa lalu.

Sejumlah tokoh lokal disebut jauh lebih layak tampil sebagai representasi politik masyarakat Lombok, di antaranya Baiq Isvie Rupaeda, Mohan Roliskana, hingga Firadz Pariska.

Ardiansyah menilai Lombok sudah saatnya memiliki representasi politik yang benar-benar tumbuh dari denyut persoalan masyarakat lokal, bukan figur yang hanya mengandalkan nama besar keluarga dan pencitraan media.

“Kita butuh wakil rakyat yang urat nadinya menyatu dengan persoalan daerah. Bukan yang sibuk panik setiap kali dikritik,” tandasnya.

Fenomena ini pun mulai dibandingkan dengan ketegasan politik masyarakat Pulau Sumbawa yang selama ini dikenal keras menjaga marwah keterwakilan daerahnya di Senayan. Publik masih mengingat bagaimana resistensi besar muncul ketika partai mencoba mendorong figur non-organik untuk bertarung di Dapil NTB I.

Sementara, awak media ini terus berupaya mengkonfirmasi Sari Yuliati, hingga berita diterbitkan.

Redaksi |