Rabu, 15 April 2026
Jajaran Koramil-01, Gelar Patroli Guna Ciptakan Situasi Aman, Tertib, dan Kondusif di Wilayah Kota Bima.
Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Babinsa Kel. Tanjung Serma Samsurizal pimpin Apel pengecekan personil patroli Cipta Kondisi dalam rangka menciptakan Kamtibmas di wilayah teritorial Koramil 1608-01/Rasanae, kegiatan bertempat di Posramil Rasanae Timur Kelurahan Kumbe Kecamatan Rastim Kota Bima. Rabu, (15/04/26)
Adapun personil yang terlibat patroli sebanyak 4 orang Anggota Koramil 1608-01/Rasanae dengan sasaran patroli
1. Kelurahan Kumbe
2. Kelurahan Rabadompu timur
3. Kelurahan Rabadompu Barat
4. Kelurahan Rabangodu Utara
5. Kelurahan Penaraga
6. Kelurahan Dara
Pukul 20.40 Wita personil patroli melaksanakan Apel pengecekan kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan patroli keliling Star dari Kel Kumbe menuju sepanjang jln Sukarno Hatta dengan menggunakan Roda dua"
Pukul 21.10 Wita' Anggota patroli menghimbau kepada masyarakat terutama anak anak muda/remaja untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan Salah satu bentuk nya adalah tidak menggunakan atau memasang knalpot racing pada kendaraan bermotor, karena dapat menimbulkan kebisingan, mengganggu kenyamanan warga, serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Pukul 21.20 Wita Anggota patroli melaksanakan pemeriksaan salah Satu warga yg menggunakan sepeda motor knalpot resing sekaligus menegur dan mengingatkan agar knalpot resing di copot, Diharapkan kepada masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Bima.
Usai Patroli keliling, pada Pukul 21,40 wita' Anggota patroli tiba di kantor Koramil 01 Rasanae', kegiatan patroli Cipta Kondisi selesai dalam keadaan aman, tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)
Kadis Dikpora Kota Bima Tanggapi Isu Puluhan Siswa di SDN 19 yang Tak Masuk Dapodik
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.–Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima, Drs. H. Mahfud, akhirnya angkat bicara terkait isu puluhan siswa di SDN 19 yang disebut-sebut belum terinput dalam sistem Dapodik.
Dalam keterangannya, H. Mahfud menegaskan bahwa saat ini data siswa telah dalam proses perbaikan dan validasi.
“Untuk kelas VI sudah masuk semua di Dapodik. Siswa kelas awal juga sudah masuk semua, dan proses tetap berlanjut untuk kevalidan data siswa,” ujarnya, Kamis, 16 April 2026.
Pernyataan ini sekaligus mengindikasikan bahwa sebelumnya memang terdapat persoalan dalam penginputan data siswa, sebagaimana informasi yang beredar dan menjadi temuan pengawas.
Menanggapi hal itu, pihak Dikpora memastikan bahwa langkah pembenahan telah dilakukan dan sistem terus diperbarui agar seluruh data siswa dapat terakomodir secara lengkap dan akurat.
Namun demikian, publik tetap menaruh perhatian serius terhadap kasus ini. Pasalnya, keterlambatan atau kelalaian dalam input data Dapodik berpotensi berdampak pada hak administratif siswa, termasuk akses terhadap berbagai program pendidikan.
Hingga kini, belum ada penjelasan rinci terkait penyebab awal terjadinya kekosongan data tersebut.
Apakah murni kesalahan teknis, kelalaian operator, atau faktor lain, masih menjadi hal yang perlu ditelusuri lebih lanjut. (Redaksi Sekjend MDG)
Mahasiswa LBC STIT Sunan Giri Bima Hadirkan Inovasi Tong Sampah Kreatif
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--- Kolaborasi dan kepedulian lingkungan mahasiswa LBC STIT SUNAN GIRI BIMA kini akan menghadirkan inovasi Tong Sampah Kreatif. Dalam upaya menumbuhkan kesadaran lingkungan sekaligus memperkuat karakter kepedulian sosial mahasiswa, anggota LBC kembali menunjukkan aksi nyata melalui kegiatan pembuatan tong sampah yang dilaksanakan di lingkungan kampus. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas UMKM LBC, melainkan wujud komitmen mahasiswa dalam menciptakan lingkungan kampus yang bersih, sehat, dan berdaya guna.
Sejak siang hari suasana kampus tampak lebih hidup dari biasanya. Para anggota LBC dengan penuh semangat berkumpul, membawa peralatan dan bahan yang telah dipersiapkan sebelumnya. Dengan kerja sama yang solid, mereka mulai merancang, dan membentuk tong sampah yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki nilai estetika tinggi.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa STIT tidak hanya fokus pada pengembangan akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan yang berdampak langsung bagi lingkungan sekitar. Melalui program sederhana seperti pembuatan tong sampah ini, mahasiswa diajak untuk lebih peka terhadap isu kebersihan serta bertanggung jawab dalam menjaga lingkungan.
Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran yang berharga. Mahasiswa belajar tentang pentingnya kerja team, manajemen kegiatan, hingga bagaimana menuangkan ide kreatif menjadi sesuatu yang bermanfaat. Nilai-nilai inilah yang terus ditanamkan di STIT, menjadikan kampus ini bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga ruang untuk bertumbuh sebagai pribadi yang berintegritas dan berkontribusi.
Keberadaan LBC sebagai wadah pengembangan minat dan bakat mahasiswa turut menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi calon mahasiswa baru. Di STIT, mahasiswa tidak hanya didorong untuk unggul secara akademik, tetapi juga diberi ruang luas untuk berkarya, berinovasi, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan.
Dengan berbagai kegiatan inspiratif seperti ini, STIT terus membuktikan diri sebagai kampus yang aktif, kreatif, dan peduli terhadap masa depan. Bagi para calon mahasiswa yang ingin merasakan pengalaman kuliah yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik nyata dan pengembangan diri, STIT adalah pilihan yang tepat.
Mari bergabung bersama STIT, tempat di mana ilmu, kreativitas, dan kepedulian tumbuh bersama, menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berdaya dan bermanfaat bagi masyarakat.(Redaksi Sekjend MDG)
Walikota Bima Belum Keluarkan SK Dana Hibah Wartawan tahun 2026
Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Berdasarkan penelusuran informasi terbaru per April 2026, belum ada laporan spesifik secara nasional mengenai SK dana hibah wartawan tahun 2026 yang belum dikeluarkan oleh pemerintah kota bima (Pemkot).
Namun, perlu diperhatikan beberapa poin penting terkait dinamika dana hibah wartawan/media pada awal 2026:
Penyusunan RKPD 2026: Sesuai regulasi, dokumen Perwal terkait Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 menjadi acuan pelaksanaan program, termasuk hibah.
Kasus di Daerah Lain: Di beberapa tempat, terdapat dinamika terkait anggaran, seperti penghapusan atau keterlambatan anggaran publikasi media dalam APBD 2026.
Imbauan Dewan Pers: Dewan Pers seringkali mengeluarkan edaran agar jurnalis/media tidak meminta sumbangan atau hibah yang tidak resmi menjelang momen tertentu, seperti Hari Raya, di tahun 2026 ini.
Jika Anda merujuk pada Pemkot tertentu, mohon informasikan nama kota tersebut agar saya dapat memberikan detail yang lebih akurat.
Biasanya, penundaan SK hibah berkaitan dengan:
Verifikasi Proposal: PWI atau organisasi wartawan belum melengkapi proposal atau berkas administrasi.
Evaluasi Anggaran: Penyesuaian APBD oleh Pemkot/BPKAD.
Kasus Hukum: Adanya temuan atau permasalahan hukum pada pengurus organisasi wartawan sebelumnya.(Team)
Data Akurat Kunci Pembangunan NTB yang Tepat Sasaran
Mataram, Media Dinamika Global - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan partisipatif di era digital. Hal ini mengemuka dalam program
"NTB Bicara" TVRI yang menghadirkan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) NTB, Dr. Ahsanul Khalik, S.Sos., MH, di sela-sela pelaksanaan Musrenbang RKPD 2026 di Mataram, Kamis (16/4).
Kadis Kominfotik mengungkapkan bahwa kunci utama pembangunan yang efektif di bawah kepemimpinan Gubernur Iqbal dan Dinda adalah penggunaan data yang akurat dan terintegrasi. Melalui program NTB Satu Data, pemerintah provinsi berupaya mensinkronkan seluruh data dari tingkat kabupaten/kota hingga perangkat daerah provinsi.
"Pembangunan NTB harus berbasis data. Tanpa data yang jelas, lokus dan fokus intervensi program tidak akan bisa dieksekusi dengan baik," ujar Dr. Aka sapaan akrabnya.
Ia menambahkan bahwa saat ini NTB sedang memperkuat integrasi data dengan Portal Pelita milik Kementerian Dalam Negeri dan sudah terhubung erat dengan sistem Bappenas. Hal ini bertujuan agar setiap usulan dalam Musrenbang memiliki dasar kebutuhan masyarakat yang nyata, termasuk penentuan anggaran yang tepat sasaran.
Salah satu terobosan yang disoroti adalah penguatan data untuk kelompok rentan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI).
Dinas Kominfotik bersama Bappeda telah melakukan pemilahan data spesifik guna memastikan perencanaan pembangunan dalam Musrenbang berpihak pada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.
Terkait aksesibilitas informasi, Khalik mengungkapkan bahwa portal resmi pemerintah, ntbprov.go.id, kini menjadi rujukan utama publik dengan angka kunjungan mencapai lebih dari 1,2 juta per bulan.
"Masyarakat, termasuk generasi Z, kini sangat mudah memberikan aspirasi atau pengaduan. Selain melalui web, kami aktif di berbagai kanal media sosial yang dipantau cepat untuk kemudian ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait," imbuhnya.
Disebutkan pula, Pemprov NTB dalam memastikan informasi pembangunan tetap tersampaikan ke seluruh pelosok melalui kolaborasi lintas media.
Dr. Aka, pria berkacamata ini mengakui bahwa saat ini masih terdapat sekitar 150 titik blank spot di NTB, terutama di wilayah Bima karena kondisi topografi yang ekstrem. Namun, hal ini tidak menjadi penghalang bagi penyebaran informasi publik.
"Bagi daerah yang tidak bisa mengakses media online karena ketiadaan sinyal, kami memperkuat kerja sama dengan media cetak. Tahun ini kami bekerja sama dengan lebih dari 120 media, termasuk RRI dan TVRI yang jangkauannya mampu menembus desa-desa terpencil," jelasnya.
Strategi ini diambil untuk memastikan seluruh masyarakat, tanpa terkecuali, mendapatkan update mengenai arah kebijakan pembangunan hasil Musrenbang 2026.
Di sisi lain, bagi wilayah yang telah terjangkau internet, Dinas Kominfotik terus mengoptimalkan portal NTB Satu Data. Sistem ini menjadi jantung transparansi yang mensinkronkan data kabupaten/kota dengan pusat (Kemendagri dan Bappenas), sekaligus menjadi alat ukur kinerja pemerintah.
Dr. Aka mengungkapkan bahwa portal resmi ntbprov.go.id kini telah dilengkapi dengan survei tingkat kepuasan masyarakat. Menariknya, survei ini tidak hanya bersifat umum, tetapi dipilah per perangkat daerah.
"Survei kepuasan masyarakat di portal kami menjadi salah satu indikator kinerja utama yang dipantau langsung oleh Bapak Gubernur. Ini adalah bentuk transparansi agar setiap perangkat daerah bertanggung jawab atas kualitas program yang dijalankan," tegasnya.
Menutup penyampaiannya, Dr. Aka menekankan bahwa kesuksesan Musrenbang 2026 sangat bergantung pada sinergi dan rasa saling percaya antara pemerintah dan masyarakat. Ia mengajak warga untuk memanfaatkan kanal digital maupun perangkat daerah untuk menyalurkan kritik tanpa rasa takut tidak didengar.
"Tanpa sinergi dan saling percaya, pembangunan tidak akan berjalan maksimal. Mari kita bangun kebersamaan untuk NTB yang Makmur Mendunia," pungkasnya.
Redaksi |
L-KPK Hadiri FGD Lima Raperda Inisiatif DPRD NTB di Senggigi, Uji Publik Akan Digelar 19-20 April
Media dinamika Global.id.-- Mataram 15 april 2026. – Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (L-KPK) menghadiri Focus Group Discussion (FGD) terhadap lima rancangan peraturan daerah (raperda) inisiatif DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung dalam rangkaian Rapat Pembahasan Bersama (PROPEMPERDA) yang digelar selama dua hari di ARUNA Senggigi, mulai tanggal 12 hingga 14 April 2026 dan berjalan lancar.
Kelima raperda yang menjadi fokus diskusi dalam kegiatan tersebut adalah:
1. Raperda Minerba NTB
2. Raperda Bale Mediasi NTB
3. Raperda Perubahan Perlindungan NTB
4. Raperda tentang Dana Sumbangan Pendidikan yang Bersumber dari Masyarakat pada Satuan Pendidikan Menengah NTB
5. Raperda Pinjol & Judol NTB.
Keberhasilan pelaksanaan FGD ini menjadi langkah awal yang penting dalam proses penyusunan raperda. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapatkan dukungan yang memadai dari berbagai pihak.
Selanjutnya, proses penyempurnaan raperda akan dilanjutkan dengan kegiatan uji publik yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 19 hingga 20 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan masukan dan tanggapan dari masyarakat luas serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, guna memastikan bahwa raperda yang akan disusun nantinya benar-benar mencerminkan kebutuhan dan kepentingan masyarakat NTB, serta memiliki landasan yang kuat dan dapat diimplementasikan dengan baik.
Kehadiran L-KPK dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen lembaga untuk turut serta mengawasi dan memastikan proses penyusunan peraturan daerah berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi. By. (Redaksi Sekjend MDG)
Nino Godzila" Mengancam 2026, Pasukan Elit Polres Tulang Bawang Siaga Tempur Digaris Depan.
Fatimah Zulkarnain.SH Anggota DPRD Bima Hadiri Pembukaan MTQ ke-III Yayasan Tahfidz Al-Qur’an Salahuddin Al Ayyubi
Sape, Bima.NTB.Media Dinamika Global.id — Anggota DPRD Kabupaten Bima, Fatimah Zulkarnain.SH menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-III yang diselenggarakan oleh Yayasan Tahfidz Al-Qur’an Salahuddin Al Ayyubi, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Yayasan Tahfidz Al-Qur’an yang berlokasi di Dusun Sumpi RT 001/RW 003, Desa Oi Maci, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.
Acara pembukaan MTQ tingkat yayasan tersebut turut dihadiri oleh Camat Sape Muhammad Akbar, S.P., M.Si., Danramil Sape Kapten Inf Ruslin, Danki Brimob Sape IPDA Ahyar, S.H., perwakilan Kepala KUA Sape Dr. Abdul Munir,M.Pdi Kepala Desa Oi Maci Muhdar, serta para orang tua wali santri dan ratusan peserta.
Pimpinan Yayasan Tahfidz Al-Qur’an Salahuddin Al Ayyubi yang juga bertindak sebagai ketua panitia menyampaikan bahwa penyelenggaraan MTQ ini tidak semata-mata untuk mencari qari dan qariah terbaik dari lebih dari 200 santri dan santriwati. Menurutnya, kegiatan ini merupakan upaya nyata yayasan dalam menanamkan nilai-nilai luhur Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti MTQ dengan niat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, bukan semata-mata untuk meraih kemenangan atau penghargaan.
“Keikutsertaan dalam MTQ ini adalah bagian dari ikhtiar memuliakan ayat-ayat Allah dan membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Kepala KUA Kecamatan Sape, Dr. Abdul Munir, menyerahkan bingkisan berupa mushaf Al-Qur’an kepada panitia sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.
![]() |
| Ibu.Fatimah Zulkarnain.SH (DPRD Kab.Bima) |
Sementara itu Anggota DPRD Kabupaten Bima Dapil Sape Lambu Ibu Fatimah Zulkarnain.SH, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pihak yayasan yang konsisten menyelenggarakan MTQ setiap tahun sebagai wadah pengembangan potensi santri. Ia juga berpesan agar para santri menjadikan Al-Qur’an sebagai landasan moral dan spiritual dalam kehidupan.
Camat Sape, Muhammad Akbar, S.P., M.Si., turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap MTQ ini mampu melahirkan generasi Qur’ani yang dapat berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
“Lebih dari itu, kami berharap seluruh santri yang menimba ilmu di Yayasan Tahfidz ini tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami isi dan kandungannya,” ungkapnya.
MTQ ke-III Yayasan Tahfidz Al-Qur’an Salahuddin Al Ayyubi ini diikuti oleh sekitar 200 hingga 250 santri dan santriwati, sebagai bagian dari upaya pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Bima.
(Team.MDG.03)
Menu B3 SPPG Uma Lengge Wawo Kab.Bima
Wawo NTB, Media Dinamika Global.id.-- Menu MBG Uma Lengge wawo (Makan Bergizi Gratis) B3 ditujukan untuk Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita guna mencegah stunting, dengan kandungan nutrisi seimbang (karbohidrat, protein, sayur, buah, susu). Contoh menunya meliputi Nasi kuning + Telur Rendang + Tahu + Sayur atau variasi keringan seperti Roti, Abon Sapi, dan Susu UHT.
detail menu MBG B3:
Menu Dewasa (Bumil, Busui, Kader): Nasi kuning, protein hewani (Telur Rendang/Dendeng Ayam/Ayam Cincang), protein nabati (Tahu Goreng/Bacem), lalapan/sayur (Tumis Pakcoy/Brokoli Wortel), buah (Jeruk/Apel Fuji), dan susu UHT 200ml.
Menu Anak (Balita): Nugget kentang/nasi tim, sayur, buah, dan susu UHT 125ml.
Menu Keringan (Praktis): Roti, abon sapi, buah (kelengkeng), dan susu UHT.
Nilai gizi rata-rata menu dewasa mencapai ±727
kkal dengan protein ±29 gr. Menu SPPG uma lengge wawo kabupaten bima disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan- HPK.(Redaksi Sekjend MDG)










