Media Dinamika Global

Jumat, 27 Februari 2026

Satu Lagi Tahanan Polres Way Kanan yang Melarikan Diri Berhasil Ditangkap


Lampung .MediadinamikaGlobal.id Aparat Kepolisian dari Polda Lampung dan Polres Way Kanan kembali berhasil mengamankan satu dari delapan tahanan Polres Way Kanan yang sebelumnya melarikan diri dari rumah tahanan. Tahanan berinsial DR (29), tersangka kasus pencurian, ditangkap pada Kamis, 26 Februari 2026, sekitar pukul 22.30 WIB.

Kepala Kepolisian Resor Way Kanan, AKBP Didik Kurnianto S.I.K, membenarkan penangkapan tersebut. DR (Darno) diamankan Tim gabungan Resmob Polres Way Kanan Polsek, serta Jatanras Polda Lampung di wilayah Dusun Talang Kemis, Kampung Karya Jaya, Kecamatan Rebang Tangkas, Kabupaten Way Kanan.

Dengan tertangkapnya DR, hingga saat ini aparat Kepolisian telah berhasil mengamankan empat dari delapan tahanan yang melarikan diri.

Saat ini, jajaran Kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap empat tahanan lainnya yang masih buron serta memperketat pengamanan ruang tahanan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,”ujar Kapolres.

*Termasuk satu hal yang paling penting, AKBP Didik mengucapkan terima kasih sampai hari ke 5 dalam proses upaya untuk menangkapkan kembali para tahanan ini, masyarakat masih berperan aktif memberikan informasi dan kontribusi dalam setiap penangkapan kepada kami (Kepolisian), sangat luar biasa,”ungkap Kapolres.(Umar.MDG)

‎Memasuki Panen Raya, Kabupaten Bima Siap Optimalkan Distribusi Jagung dan Ternak ‎


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Pemerintah Kabupaten Bima menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Distribusi Jagung dan Ternak dalam rangka menghadapi puncak Panen Raya Jagung serta momentum Lebaran Idul Adha Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk penguatan tata niaga jagung, kesiapan armada distribusi, pengendalian harga ternak, serta antisipasi lonjakan permintaan menjelang Hari Raya Idul Adha.

‎Rakor yang berlangsung di ruang rapat forkopimda Kantor Bupati Bima pada Jum'at (27/02/26) tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Adel Linggi Ardi dan didampingi oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Para Assisten Lingkup Setda, dan para Kabag lingkup Setda Kabupaten Bima. 

‎Rakor juga turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bima, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bima, Kepala Dinas dinas Perindag Kabupaten Bima, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Bima Serta perwakilan Bulog, pelaku usaha, asosiasi peternak, distributor, serta unsur TNI/Polri. 

‎Memasuki masa panen raya jagung tahun 2026, produksi di Kabupaten Bima diperkirakan mencapai lebih dari setengah juta ton, dengan realisasi hingga Juli 2026 mendekati 489.227 ton. Capaian ini menegaskan posisi Kabupaten Bima sebagai salah satu penyumbang signifikan kebutuhan jagung nasional.

‎Besarnya produksi tersebut memerlukan pengelolaan serius, mulai dari aspek kualitas, kepastian harga, penyerapan, hingga distribusi dan pemasaran. Pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap kesejahteraan petani jagung dan komoditas pangan lainnya sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan.

‎ Adel Linggi Ardi dalam arahannya menegaskan bahwa Kabupaten Bima merupakan salah satu sentra produksi jagung dan ternak sapi di Nusa Tenggara Barat. Oleh karena itu, sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar hasil panen raya dapat terserap optimal oleh pasar dan tidak merugikan petani akibat anjloknya harga saat produksi melimpah.

‎“Kita ingin memastikan distribusi berjalan lancar, harga tetap stabil, dan kesejahteraan petani serta peternak tetap terjaga. Momentum panen raya dan Idul Adha harus menjadi peluang peningkatan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

‎Sebagai bentuk dukungan, pemerintah telah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) jagung berdasarkan Perbadan Nomor 381 Tahun 2025 sebesar Rp5.500/kg pada kadar air 18–20 persen. Sementara itu, harga penyerapan ke gudang Perum Bulog ditetapkan Rp6.400/kg (kemas) dan Rp6.250/kg (curah), menjadi acuan bagi BUMN pangan, pelaku usaha, dan offtaker.

‎Selain jagung, sektor peternakan khususnya sapi dan kerbau juga menjadi komoditas unggulan daerah, terutama menjelang Idul adha. 

‎"Pada 2025, distribusi ternak melalui Pelabuhan Bima tercatat 9.099 ekor dari total 16.337 ekor sapi dan kerbau, sementara sisanya didistribusikan melalui jalur darat dan Pelabuhan Sape, Momentum panen raya jagung yang bertepatan dengan meningkatnya permintaan ternak menjelang Idul adha menjadi periode krusial." Ungkap Sekda

‎Melimpahnya produksi jagung berpotensi menekan harga di tingkat petani, sementara lonjakan pengiriman ternak menuntut kesiapan armada dan kapasitas pelabuhan. Tanpa manajemen terpadu, dikhawatirkan terjadi persaingan jadwal pengiriman, keterbatasan armada, hingga ketidakseimbangan harga.

‎Karena itu, diperlukan pengaturan distribusi yang terintegrasi dan terkoordinasi antar pemangku kepentingan. Rapat koordinasi yang menghadirkan Asisten Deputi Distribusi Pangan Kemenko Pangan RI Mawardi serta Kapolres Bima menjadi langkah strategis dalam menyusun kebijakan optimalisasi distribusi jagung dan ternak selama puncak panen raya dan menjelang Idul adha 2026

‎Melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, Kabupaten Bima diharapkan mampu menjadi contoh tata kelola distribusi pangan yang efisien, terukur, dan berpihak pada kesejahteraan petani dan peternak. (Tim)

Gubernur NTB Ambil Langkah Cepat, Pastikan Pasien Kritis Asal Sumbawa Dirujuk ke RSUP


Mataram, Media Dinamika Global.Id.— Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Lalu Muhamad Iqbal mengambil langkah cepat untuk membantu seorang pasien dalam kondisi kritis asal Kabupaten Sumbawa yang sempat tertahan di rumah sakit akibat kendala biaya dan administrasi.

Pasien tersebut telah menjalani perawatan selama lima hari di salah satu rumah sakit di Kabupaten Sumbawa. Berdasarkan pertimbangan medis, pasien membutuhkan penanganan lanjutan di rumah sakit tipe A di Mataram. Namun proses rujukan terkendala tunggakan administrasi serta biaya operasional rujukan yang tidak mampu dipenuhi keluarga.

Selain itu, BPJS Kesehatan pasien tidak dapat digunakan karena persoalan regulasi yang berkaitan dengan kronologi kejadian, sehingga klaim penjaminan tidak dapat diproses secara normal.

Mendapatkan laporan tersebut, Gubernur NTB segera menginstruksikan jajarannya untuk memastikan penanganan pasien tidak terhambat. Pemerintah Provinsi NTB membantu menyelesaikan kewajiban administrasi di rumah sakit asal, memfasilitasi proses rujukan, serta menanggung biaya ambulans medis.

Tidak hanya itu, keluarga pasien juga difasilitasi rumah singgah di Mataram selama masa perawatan agar tidak terbebani biaya tambahan.

“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Persoalan administratif tidak boleh menghambat penanganan medis,” demikian arahan Gubernur Miq Iqbal dalam proses koordinasi penanganan. Jum'at (27/2/26).

Saat ini pasien telah tiba di RSUP NTB dan mendapatkan perawatan intensif. Pihak rumah sakit diminta memberikan pelayanan optimal sesuai standar medis yang berlaku.

Langkah ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk hadir dan responsif dalam situasi darurat, khususnya ketika menyangkut keselamatan warga.

Redaksi ||

Remaja Manggenae Desa Doridungga Adakan Gelar Berbagai Macam Kegiatan Ramadhan di Masjid Attaqwa Kec, Donggo


Donggo NTB, Media Dinamika Global.id.-- Pemuda manggenae desa Doridungga kecamatan donggo, Adakan/ melaksanakan kegiatan Ramadhan Ceria tahfiz atau penghafal Al Quran.

Program Ramadhan Ceria dalam rangka memeriahkan bulan suci puasa dipusatkan di Masjid Attaqwa, Manggenae kecamatan donggo Kabupaten bima, Kamis malam 26 Februari 2026.

"Ramadhan Ceria ini digelar dalam rangka memeriahkan Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan ini lancar dan kondusif penuh khidmat di mesjid attaqwa Manggenae kecamatan donggo.

Ia mengatakan peserta Ramadhan Ceria ini diikuti anak laki-laki dan perempuan yang duduk di bangku RA/ MIS hingga MTS pondok pesantren Al -Ikhlas donggo.

Selai memeriahkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah , kata dia, kegiatan tersebut bertujuan untuk menggali potensi anak-anak dalam menghafal Al Quran dan kemampuan mereka dalam berdakwah.

"Kami berharap kegiatan ini melahirkan generasi muda cinta Al Quran serta berguna bagi bangsa. Peserta terbaik nantinya dipilih dan masuk program pembinaan, baik dai maupun tahfiz," kata firman.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat di Masjid Al-Taqwa Menggenae dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadan. Adik" berkumpul mengikuti berbagai kegiatan keagamaan yang tidak hanya memperkuat nilai-nilai keimanan, tetapi juga menjadi wadah untuk menumbuhkan bakat dan keberanian generasi muda.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Ramadan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga momentum membangun karakter, mempererat ukhuwah, serta menanamkan kecintaan kepada masjid sejak dini. Dengan semangat kebersamaan, Masjid Al-Taqwa Menggenae terus berkomitmen melahirkan generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak.

Melalui tema. "Bersama ramadan perkuat iman dan tumbuhkan bakat generasi. Penitia berubaya menghadirkan kegiatan yang edukatif dan inspiratif. Berbagai agenda seperti pembinaan keagaan. Latihan ceram. Hafalan ayat pendek. Hingga kegiatan krearif islami menjadi ruang bagi adik untuk mengasah kemampuan mereka. Disinilah generasi di bentuk bukan hanya cerdas secara intelektual. Tetapi juga kokoh dalam akhlak dan spiritualitas.

Semoga Ramadan kali ini menjadi titik awal lahirnya generasi yang lebih kuat imannya, lebih luas ilmunya, dan lebih besar kontribusinya bagi agama, bangsa, dan daerah.


Sementara itu, ketua panitia pelaksana Firmansyah mengharapkan dari kegiatan Ramadhan Ceria tersebut lahir anak-anak yang cerdas dan islami serta menjadi generasi yang akan memajukan dusun manggenae desa Doridungga di masa mendatang.

"Kami juga berpesan kepada orang tua untuk mengawasi anak-anak dari bahaya perkembangan zaman. Sebab, banyak generasi muda sekarang di berbagai daerah melakukan kegiatan melanggar aturan dan syariat Islam," kata Firmansyah.(Sekjend MDG)

Camat Langgudu Silaturahmi Di Desa Wadu Ruka, Temukan Kantor Sudah Segel Mahasiswa


Langgudu. Media Dinamika Global.Id.- tepatnya pada Hari Jum,at 27 feb 2026. Camat Langgudu Silaturahmi Desa Wadu Ruka, Temukan Kantor Sudah Segel Mahasiswa dan Anggaran Desa Tidak Diketahui Keberadaannya.

Camat Langgudu melaksanakan silaturahmi ke Kantor Desa Waduh Ruka sekalian Jum'at bersama masyarakat, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima. Dalam kunjungan tersebut, Camat mendapati kondisi kantor desa dalam keadaan segel tanpa aktivitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain tidak adanya aparatur yang bertugas di lokasi, sejumlah barang milik desa yang seharusnya berada di kantor juga tidak bisa di gunakan di tempat. Kondisi tersebut menimbulkan perhatian serius terkait tata kelola administrasi dan pengamanan aset desa.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Camat Langgudu segera memanggil perangkat desa untuk memberikan klarifikasi terkait keberadaan barang milik desa yang dilaporkan tidak bisa dibuka. 

Camat menegaskan pentingnya kedisiplinan aparatur desa dalam menjalankan tugas pelayanan publik serta pengelolaan aset desa yang transparan dan akuntabel.

Dan apabila tidak ada tanggapan camat Langgudu dan Bupati Bima, maka mahasiswa akan melakukan audensi secara terbuka di aula kantor Desa Waduruka.

Pemerintah Kecamatan Langgudu berkomitmen untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal serta meminta agar seluruh perangkat desa meningkatkan tanggung jawab dan profesionalisme dalam menjalankan amanah.(Ihs MDG)

Viral di Medsos, Kabid PTK Dikpora Kabupaten Bima di Kerangkeng. Ini Penjelasan Polda NTB!!



Mataram. Media Dinamika Global.Id.- Polda NTB Tetapkan IR Tersangka Pungli Tunjangan Guru Daerah Terpencil Bima. Kasus Pungli Tunjangan Khusus Guru Tambora, Penyidik Polda NTB Kantongi 24 Saksi. Penyidik Subdit Tipidkor Dit Reskrimsus Polda NTB menetapkan satu tersangka, dalam dugaan korupsi pemerasan dan pungli terhadap pendidik penerima Tunjangan Khusus Guru Daerah Terpencil (TKGDT), di Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda NTB Kombes Pol. FX. Endriadi, S.IK. menyampaikan, Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengumpulkan minimal 2 alat bukti yang sah dan dilakukan melalui mekanisme gelar perkara.

“Saudari IR kami tetapkan sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi pemerasan dan pungli, terhadap guru SD penerima Tunjangan Khusus Daerah Terpencil di Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima. Peristiwa ini berlangsung pada 2019 sampai 2025,” ungkap Kombes Endriadi.

Penyidik memeriksa 24 saksi serta mengamankan sejumlah dokumen. Dari hasil pendalaman, ditemukan penyerahan uang dari para guru penerima tunjangan, untuk disetorkan kepada IR selaku Kepala Bidang PTK Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima.

Kombes Endriadi menegaskan, para guru mengaku menyerahkan uang karena merasa tertekan. Mereka khawatir tunjangan tahap berikut tidak cair jika permintaan tak dipenuhi.

“Para guru merasa terpaksa menyerahkan sejumlah uang, karena ada kekhawatiran tidak menerima tunjangan khusus pada tahap selanjutnya,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kasubdit Tipidkor Dit Reskrimsus Polda NTB AKBP Muhaemin, S.H., M.IK., mengungkap temuan lain dari hasil pemeriksaan saksi.

“Saudari IR menyiapkan dua rekening khusus, untuk menerima setoran dari guru penerima tunjangan daerah terpencil,” kata Muhaemin.

Penyidik masih terus mendalami aliran dana, serta membuka peluang adanya pihak lain yang ikut terlibat dalam perkara ini.

Redaksi ||

Polda NTB Tetapkan IR Tersangka Pungli Tunjangan Guru Daerah Terpencil Bima


Mataram, Media Dinamika Global.Id.— Penyidik Subdit Tipidkor Dit Reskrimsus Polda NTB menetapkan satu tersangka, dalam dugaan korupsi pemerasan dan pungli terhadap pendidik penerima Tunjangan Khusus Guru Daerah Terpencil (TKGDT), di Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda NTB Kombes Pol. FX. Endriadi, S.IK. menyampaikan, Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengumpulkan minimal 2 alat bukti yang sah dan dilakukan melalui mekanisme gelar perkara.

“Saudari IR kami tetapkan sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi pemerasan dan pungli, terhadap guru SD penerima Tunjangan Khusus Daerah Terpencil di Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima. Peristiwa ini berlangsung pada 2019 sampai 2025,” ungkap Kombes Endriadi.

Penyidik memeriksa 24 saksi serta mengamankan sejumlah dokumen. Dari hasil pendalaman, ditemukan penyerahan uang dari para guru penerima tunjangan, untuk disetorkan kepada IR selaku Kepala Bidang PTK Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima.

Kombes Endriadi menegaskan, para guru mengaku menyerahkan uang karena merasa tertekan. Mereka khawatir tunjangan tahap berikut tidak cair jika permintaan tak dipenuhi.

“Para guru merasa terpaksa menyerahkan sejumlah uang, karena ada kekhawatiran tidak menerima tunjangan khusus pada tahap selanjutnya,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kasubdit Tipidkor Dit Reskrimsus Polda NTB AKBP Muhaemin, S.H., M.IK., mengungkap temuan lain dari hasil pemeriksaan saksi.

“Saudari IR menyiapkan dua rekening khusus, untuk menerima setoran dari guru penerima tunjangan daerah terpencil,” kata Muhaemin.

Penyidik masih terus mendalami aliran dana, serta membuka peluang adanya pihak lain yang ikut terlibat dalam perkara ini.

Redaksi ||

Polda Lampung Bersama Polda Banten Siap Amankan Mudik Lebaran Tahun 2026.

Lampung – Mediadinamikaglobal.Id || Polda Lampung bersama Polda Banten menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka persiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Rapat yang berlangsung di Mapolda Lampung ini difokuskan pada penguatan koordinasi pengamanan jalur tol dan penyeberangan laut.

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya ASDP Indonesia Ferry, KSOP, BMKG, serta Kementerian Perhubungan.

Kapolda Lampung, Helfi Assegaf, menjelaskan rapat ini menjadi forum strategis untuk menyinkronkan data serta melakukan evaluasi pengamanan mudik tahun-tahun sebelumnya.

“Hari ini kami membahas kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Kami melakukan sinkronisasi data dan evaluasi hasil pengamanan tahun 2024 dan 2025 sebagai bahan penyempurnaan rencana tahun ini,” ujarnya, Jumat 27 Februari 2026.

Ia menegaskan, koordinasi yang solid antara Polda Lampung dan Polda Banten sangat penting, mengingat tingginya mobilitas masyarakat yang menggunakan jasa penyeberangan laut dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni maupun sebaliknya.

“Harapannya, saat pelaksanaan pelayanan masyarakat khususnya pengguna transportasi kapal laut dari Merak ke Bakauheni dapat berjalan terkoordinasi dan terintegrasi dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolda Banten, Hengki, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut juga membahas standar operasional prosedur (SOP) serta mekanisme manajemen lalu lintas orang dan barang selama periode mudik.

Menurutnya, kesiapan sarana dan prasarana, serta optimalisasi sumber daya manusia menjadi prioritas utama guna memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Kami memastikan kesiapan personel dan infrastruktur untuk mendukung pengamanan arus mudik dan balik agar berjalan aman dan lancar. Termasuk penguatan SOP dan manajemen lalu lintas kendaraan maupun penumpang,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengamanan akan dimulai sejak H-7 Lebaran melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dengan melibatkan unsur Polri, TNI, SAR, BMKG, dan instansi terkait lainnya.

“Kami akan menggelar seluruh kekuatan secara terpadu sebagai bentuk tanggung jawab dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran 1447 Hijriah atau 2026 Masehi,” pungkasnya. (Fs/Red) 

Bos Kartel Narkoba Koko Erwin Ditangkap Bareskrim Polri Saat Hendak Kabur ke Malaysia


Mataram, Media Dinamika Global.Id.– Erwin Iskandar alias Koko Erwin, bandar sabu yang diduga menyetor Rp 1 miliar kepada mantan Kapolres Bima Kota, akhirnya diringkus aparat Bareskrim Polri. Ia ditangkap saat diduga hendak melarikan diri ke Malaysia.

Penangkapan terhadap Koko Erwin dilakukan tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri di Tanjung Balai, Sumatera Utara. Saat diamankan, ia diduga kuat hendak menyeberang ke Malaysia menggunakan kapal.

“Jadi yang diamankan ini DPO kasus narkoba atas nama Erwin Iskandar,” ujar Kasatgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Kevin Leleury, Jumat (27/2/2026).

Kevin menjelaskan, indikasi pelarian semakin kuat karena Erwin berada di kawasan perlintasan laut internasional.

“Diduga akan menuju Malaysia, iya kemungkinan (hendak melarikan diri),” katanya.

Namun, polisi belum membeberkan secara rinci pengakuan Erwin terkait keterlibatannya dalam perkara narkoba yang turut menyeret nama mantan Kapolres Bima Kota, Didik Putra Kuncoro.

“Keterkaitannya mungkin nanti akan dijelaskan pada saat pres rilis ya,” ucap Kevin.

Dalam operasi tersebut, Erwin tidak sendirian. Ia diamankan bersama dua orang lainnya yang diduga membantu proses pelariannya. Keduanya berinisial A alias Y yang ditangkap di Riau serta R alias K yang diamankan di Tanjung Balai. Ketiganya kini telah dibawa ke Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan intensif di Direktorat Narkoba Bareskrim.

Nama Koko Erwin mencuat dalam pusaran kasus narkoba yang juga melibatkan dua pejabat Polres Bima Kota, yakni AKP Malaungi dan AKBP Didik Putra Kuncoro. Keduanya telah dicopot dari jabatannya.

Berdasarkan berita acara pemeriksaan (BAP) yang diungkap kuasa hukum AKP Malaungi, Erwin disebut sebagai bandar narkotika yang memasok sabu kepada oknum aparat. Dalam keterangannya, Malaungi mengaku menerima sabu seberat 488 gram dalam lima kantong plastik dari Koko Erwin di sebuah hotel di Kota Bima pada akhir 2025.

Penyerahan sabu tersebut diduga merupakan bagian dari tindak lanjut pemberian uang sebesar Rp 1 miliar dari Erwin. Dana itu disebut-sebut untuk membantu memenuhi permintaan pembelian mobil mewah jenis Alphard keluaran terbaru senilai Rp 1,8 miliar.

Dalam BAP tersebut, AKBP Didik selaku Kapolres Bima Kota saat itu disebut mengetahui dan menyetujui skema yang diatur bersama bawahannya, sehingga bisnis sabu Koko Erwin diduga dapat berjalan mulus di wilayah hukum Polres Bima Kota.

Berdasarkan keterangan AKP Malaungi di hadapan penyidik, Koko Erwin dan AKBP Didik kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Kasus ini pun menjadi sorotan publik, mengingat dugaan keterlibatan aparat penegak hukum dalam praktik peredaran narkotika skala besar. Publik kini menanti transparansi dan ketegasan aparat dalam membongkar jaringan serta aliran dana yang diduga melibatkan oknum internal kepolisian.

Redaksi

Kunjungi SMKN 1 Gerung, Gubernur NTB: Link and Match Jadi Kunci Penguatan SMK


Lombok Barat, Media Dinamika Global.Id.– Kunci utama penguatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah penerapan link and match antara sekolah dengan dunia usaha dan dunia industri. Hal tersebut ditegaskan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, saat mengunjungi SMKN 1 Gerung dalam rangka Safari Ramadan 1447 Hijriah.

Di hadapan kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua yang hadir, Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen menjadikan SMK sebagai solusi terhadap persoalan pengangguran di daerah.

“Kita ingin SMK tidak lagi menjadi penambah pengangguran, tetapi menjadi pemberi solusi terhadap pengangguran. Karena itu, link and match antara SMK dengan dunia usaha itu wajib hukumnya,” tegasnya. (26/2/26)

Sebagai bentuk keseriusan tersebut, Pemprov NTB telah menyiapkan subsidi biaya sertifikasi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) bagi lebih dari 400 siswa, dan akan ditambah pada anggaran perubahan.

“Kita ingin anak-anak lulus bukan hanya membawa ijazah, tetapi juga membawa sertifikat kompetensi. Dengan sertifikat itu, mereka lebih mudah masuk dunia kerja, bahkan bisa digunakan untuk bekerja di luar negeri,” jelas Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal. 

Dirinya menambahkan, bahwa sejumlah sertifikasi LSP di Indonesia telah diakui secara internasional, termasuk di bidang pengelasan. Hal ini membuka peluang lebih luas bagi lulusan SMK NTB untuk bersaing di pasar kerja global.

Selain itu, Pemprov NTB juga tengah mendorong keterlibatan siswa SMK dalam proyek-proyek pemerintah daerah, khususnya di bawah Dinas PUPR, agar siswa memiliki pengalaman kerja sebelum lulus.

“Kalau anak-anak SMK bisa terlibat dalam proyek pemerintah, maka saat menulis CV mereka sudah punya pengalaman kerja. Itu akan meningkatkan daya tawar mereka di pasar kerja,” ujarnya.

Miq Iqbal juga mendorong SMK untuk bertransformasi menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) agar lebih fleksibel dalam pengelolaan keuangan serta pengembangan unit produksi sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur turut menyoroti peluang besar dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini berkembang pesat di NTB. Ia menyebutkan adanya kesenjangan signifikan antara permintaan dan suplai, terutama untuk komoditas seperti telur.

“Produksi kita baru mampu memenuhi sekitar 30 persen kebutuhan MBG. Ini peluang besar bagi SMK, baik jurusan tata boga, pertanian, maupun peternakan. SMK harus bisa menjadi bagian dari solusi,” ungkapnya.

Menanggapi aspirasi sekolah terkait sarana dan prasarana, Gubernur memastikan bahwa revitalisasi SMK menjadi prioritas Pemprov NTB dan akan dilakukan secara bertahap dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

Sementara itu, Ketua TP PKK NTB, Sinta Agathia, yang turut mendampingi kunjungan, menyampaikan bahwa penguatan SMK merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia NTB.

“Kami ingin setiap SMK memiliki keunggulan spesifik yang menjadi pintu masuk lulusan ke dunia kerja. Dengan sertifikasi dan kerja sama industri, kita optimistis SMK di NTB akan semakin kompetitif,” ujarnya.

Kunjungan ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam memperkuat pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan industri dan mampu menjawab tantangan ketenagakerjaan di daerah.

Redaksi ||