Media Dinamika Global

Jumat, 10 Juli 2026

Gotong Royong Jumat Berkah: Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bima dan Pemuda, Masyarakat Manggena'e Desa Doridungga Bersihkan Masjid At-Taqwa


Donggo NTB, Media Dinamika Global.id.-- Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kebersihan rumah ibadah kembali terpancar di Masjid Attaqwa Manggenae Desa Doridungga Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima. Pada hari Jumat pagi tanggal 10 juli 2026 ini, sejumlah nah KKN Universitas Muhammadiyah bima dan masyarakat Manggenae Desa Doridungga, tampak bahu-membahu melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan area masjid At-Taqwa Manggenae dan sekitarnya sebagai persiapan menyambut ibadah Sholat Jumat.

Kegiatan rutin ini menjadi wujud nyata dari komitmen mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah bima, warga Manggenae dalam menjaga kenyamanan dan kekhusyukan beribadah. Sejak pagi hari, para relawan sudah berkumpul dengan peralatan kebersihan masing-masing. Terlihat mereka membersihkan sampah daun kering, menyapu halaman, dan memastikan setiap sudut area masjid bebas dari kotoran. Asap tipis yang mengepul dari pembakaran sampah daun menunjukkan upaya keras dalam membersihkan lingkungan sekitar.

Selain membersihkan bagian luar, beberapa anggota jamaah juga fokus pada pembersihan bagian dalam masjid, seperti menyapu lantai, membersihkan karpet, dan menata saf. Semua dilakukan dengan penuh keikhlasan dan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat setempat.

Kegiatan ini tidak hanya sekadar membersihkan fisik masjid, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarjamaah. Momen kebersamaan seperti ini menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab kolektif terhadap fasilitas umum, khususnya rumah ibadah.

Diharapkan, dengan lingkungan masjid At-Taqwa Manggenae Desa Doridungga Kecamatan Donggo yang bersih dan nyaman, ibadah Sholat Jum'at dapat dilaksanakan dengan lebih khusyuk dan penuh berkah. Semangat gotong royong ini juga diharapkan dapat terus dipertahankan sebagai tradinitif baik yang patut dicontoh.(Sekjend MDG)

Batin Wulan Ikuti Puncak HUT Ke-46 Dekranas, Dekranasda Lampung Pamerkan Produk Unggulan.

Makassar - Mediadinamikaglobal.Id || Turut meriahkan peringatan HUT Dekranas ke-46 , Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung, Batin Wulan, menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Kehadirannya didampingi jajaran Dekranasda kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Jum'at 10 Juli 2026.

Dalam peringatan tersebut, Dekranasda Lampung turut memamerkan berbagai produk kerajinan unggulan hasil karya para perajin melalui stan pameran. Partisipasi ini diharapkan dapat memperluas akses pasar produk kerajinan Lampung, baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Kami berharap momentum HUT Dekranas ini dapat mendongkrak pasar produk kerajinan Lampung sehingga semakin dikenal dan mampu bersaing di kancah nasional maupun global," ujar Batin Wulan.

Acara puncak HUT ke-46 Dekranas dibuka langsung oleh Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming. Mengusung tema "Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia", kegiatan ini menjadi momentum penguatan sektor kerajinan nasional. Pembukaan ditandai dengan pemukulan Gendang Pajjajari, dilanjutkan prosesi pemotongan tumpeng.

Dalam sambutannya, Selvi Gibran Rakabuming menekankan pentingnya peningkatan kualitas pembinaan bagi para perajin dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu meningkatkan daya saing di pasar global. Ia juga mengapresiasi peran Dekranas dan Dekranasda di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang secara konsisten mendampingi para perajin di berbagai daerah.

Menurut Selvi, selama 46 tahun Dekranas telah menjadi wadah bagi para perajin Indonesia untuk berkembang sekaligus memperluas jaringan pemasaran. Kehadiran lebih dari 3.000 peserta dari berbagai daerah pada peringatan HUT tahun ini menjadi bukti tingginya komitmen bersama dalam memajukan sektor kerajinan nasional.

"Yang dibutuhkan bukan hanya kuantitas pembinaan, tetapi kualitas pembinaan yang benar-benar menjawab persoalan yang dihadapi perajin dan memberikan solusi nyata," kata Selvi.

Ia menambahkan, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan industri kerajinan yang didukung kekayaan sumber daya alam dan budaya. Namun, di tengah persaingan global, perkembangan teknologi, dan perubahan tren pasar, para perajin dituntut terus berinovasi.

Menurutnya, produk kerajinan tidak hanya harus memiliki nilai estetika, tetapi juga berkualitas, didukung kemasan yang menarik, kapasitas produksi yang memadai, serta mengedepankan nilai budaya dan keberlanjutan lingkungan.
(Fs/Red) 

Gerak Cepat Polsek Rasanae Timur Terduga Pelaku Pencurian Tabung Gas LPG 3 Kg Berhasil di Amankan dari Amukan Warga


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Respons cepat personel kepolisian kembali ditunjukkan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Bima Kota.

Piket Polsubsektor Raba bersama Piket Polsek Rasanae Timur berhasil melakukan evakuasi terhadap seorang pria yang diduga melakukan pencurian tabung Gas LPG ukuran 3 Kg dan sebelumnya telah diamankan oleh warga.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Rasanae Timur IPTU Kuntho T. P, S.H., menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 22.30 Wita, bertempat di RT 003 RW 001 Kelurahan Rabangodu Selatan, Kecamatan Raba, Kota Bima.

Awalnya Piket Polsubsektor Raba menerima laporan masyarakat terkait adanya seorang pria yang diduga melakukan pencurian tabung Gas LPG ukuran 3 Kg dan telah diamankan oleh warga setempat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsubsektor Raba bersama Piket Polsek Rasanae Timur yang dipimpin oleh Kapolsek Rasanae Timur IPTU Kuntho T. P, S.H., segera bergerak menuju lokasi kejadian.

Setibanya di tempat kejadian, petugas langsung melakukan evakuasi terhadap terduga pelaku berinisial M alias O (42), merupakan warga Kelurahan Rabadompu Barat, Kota Bima, berikut barang bukti berupa satu buah tabung Gas LPG ukuran 3 Kg.

Terduga pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolsek Rasanae Timur guna menghindari terjadinya aksi main hakim sendiri oleh masyarakat.

Selanjutnya, terduga pelaku bersama barang bukti diserahkan kepada Piket Sat Reskrim Polres Bima Kota untuk dilakukan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolsek Rasanae Timur mengimbau masyarakat agar tetap mempercayakan penanganan setiap dugaan tindak pidana kepada pihak kepolisian serta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri yang dapat merugikan semua pihak.(Sekjend MDG)

Satlantas Polres Bima Kota Maksimalkan Pelayanan Masyarakat Pengurusan SIM, STNK hingga BPKB


Kota Bima Media Dinamika Global.id.-- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bima Kota melalui Unit Regident melaksanakan kegiatan pelayanan prima kepada masyarakat, Rabu (8/7/2026)

Kegiatan dilaksanakan bertempat di Kantor Satpas Polres Bima Kota dan Kantor Samsat Raba Bima, Dalam kegiatan ini, petugas dari Unit SIM dan Regident Polres Bima Kota memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengurus berbagai kebutuhan administrasi kendaraan bermotor, antara lain, Permohonan dan penerbitan layanan SIM, STNK, TNKB, dan BPKB.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Polres Bima Kota dalam memberikan pelayanan prima, sesuai dengan harapan masyarakat dan kebijakan Kapolri dalam mewujudkan Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).

Dengan hadirnya pelayanan yang profesional dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi warga dalam mengurus administrasi kendaraan bermotor serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan melengkapi dokumen kendaraan sesuai ketentuan yang berlaku.

Satlantas Polres Bima Kota berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik, humanis, dan responsif demi terciptanya pelayanan publik yang berkualitas serta semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat.(Sekjend MDG)

232 Juta Perjalanan Rakyat Terlayani Semester I 2026


Jakarta Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan transportasi publik yang terjangkau melalui kebijakan Public Service Obligation (PSO). Sepanjang Semester I 2026, sebanyak 232,7 juta perjalanan masyarakat telah terlayani melalui layanan kereta bersubsidi.

Program ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memastikan akses transportasi yang aman, andal, dan terjangkau untuk mendukung mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Hadir di NTB, Prabowo Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Korupsi dan Kebocoran Uang Negara

Presiden RI, Prabowo Subianto pidato saat di Peresmian
Bendungan Meninting, (Ist/Surya)

Lombok Barat, Media Dinamika Global – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya untuk membangun pemerintahan yang bersih, tegas, dan sepenuhnya berpihak kepada rakyat. Penegasan itu disampaikan saat meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7/26).

Di hadapan jajaran pemerintah pusat dan daerah, aparat TNI-Polri, serta ribuan masyarakat yang hadir, Presiden menegaskan bahwa tidak boleh ada toleransi terhadap praktik korupsi maupun kebocoran keuangan negara yang merugikan rakyat.

Menurut Presiden, seluruh penyelenggara negara memegang amanah besar untuk mengabdi kepada rakyat. Karena itu, setiap kewenangan, jabatan, dan fasilitas yang dimiliki harus digunakan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan bangsa.

"Seluruh kewenangan yang dimiliki pemerintah berasal dari rakyat dan harus digunakan untuk kepentingan rakyat," tegas Presiden.

Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperkuat penegakan hukum tanpa pandang bulu. Supremasi hukum, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan dipercaya masyarakat.

Presiden juga kembali mengingatkan bahwa korupsi dan kebocoran anggaran merupakan penghambat utama pembangunan nasional. Oleh sebab itu, pemerintah berkomitmen memastikan setiap rupiah uang negara dikelola secara efektif dan dikembalikan kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan berbagai program kesejahteraan lainnya.

"Uang negara adalah uang rakyat. Tidak boleh bocor, tidak boleh disalahgunakan, dan harus kembali untuk kepentingan rakyat," ujar Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden turut menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan rakyat hidup dalam kemiskinan maupun kesulitan memperoleh pangan. Menurutnya, ketahanan pangan merupakan pilar utama kedaulatan bangsa yang harus diperkuat melalui pembangunan infrastruktur pertanian, jaringan irigasi, dan bendungan yang mampu meningkatkan produktivitas petani.

Peresmian Bendungan Meninting menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Bendungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan air bagi lahan pertanian, mengurangi risiko kekeringan, serta mendukung peningkatan hasil produksi pangan di NTB.

Selain sektor pangan, Presiden juga menyoroti pentingnya mewujudkan kemandirian energi nasional. Salah satu program yang terus didorong pemerintah adalah pengembangan bahan bakar nabati B50 yang dinilai mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor energi sekaligus menghemat anggaran negara dalam jumlah besar.

Prabowo menyebut penghematan yang dihasilkan dari program tersebut berpotensi mencapai sekitar Rp170 triliun. Dana tersebut, menurutnya, dapat digunakan untuk mempercepat pembangunan bendungan, irigasi, sekolah, rumah sakit, serta berbagai infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Meski berbagai kebijakan strategis kerap menghadapi tantangan, Presiden menegaskan pemerintah tidak akan mundur dalam memperjuangkan kepentingan rakyat dan kepentingan nasional.

"Kita harus berani mengambil keputusan yang benar untuk bangsa dan rakyat. Pemerintah harus hadir, bekerja, dan memastikan hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat," tegasnya.

Kunjungan Presiden ke NTB mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang memadati lokasi peresmian Bendungan Meninting. Melalui momentum tersebut, Presiden kembali menegaskan bahwa seluruh agenda pembangunan pemerintah diarahkan untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, maju, dan sejahtera, dengan pemerintahan yang bersih serta bebas dari korupsi dan kebocoran keuangan negara.

Redaksi |

Resmikan Bendungan Meninting di NTB, ini Pesan Presiden Prabowo

Presiden RI, Prabowo Subianto saat resmikan Bendungan Meninting, (Ist/Surya)

Lombok Barat, Media Dinamika Global – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7/26). Presiden juga meresmikan empat bendungan lain secara serentak yang berada di Bali, Jawa Tengah, dan Aceh sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan, ketahanan air, dan ketahanan energi nasional.

Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa pembangunan bendungan tidak boleh berhenti pada penyelesaian konstruksi semata. Manfaat bendungan, menurutnya, harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama para petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan nasional.

"Pastikan bahwa air yang dibutuhkan petani sampai kepada petani. Para petani adalah produsen pangan. Tanpa pangan tidak ada negara," tegas Presiden.

Prabowo menilai pembangunan infrastruktur sumber daya air merupakan investasi jangka panjang yang berperan penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian, menjamin ketersediaan air, mengurangi risiko banjir, dan memperkuat kedaulatan pangan Indonesia.

Presiden juga menekankan bahwa pembangunan nasional merupakan proses berkelanjutan yang melibatkan berbagai pemerintahan. Menurutnya, sebuah proyek dapat direncanakan dan dimulai oleh satu pemerintahan, lalu diselesaikan oleh pemerintahan berikutnya.

"Pemerintah yang investasi pertama, pemerintah yang groundbreaking, pemerintah yang mulai membangun mungkin bukan pemerintah yang meresmikan. Inilah pembangunan bangsa. Inilah kebangkitan bangsa," ujarnya.

Selain menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur, Presiden mengingatkan seluruh penyelenggara negara untuk menjaga integritas dan memastikan setiap anggaran pembangunan digunakan sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat.

"Setiap rupiah uang rakyat harus dimanfaatkan dan dinikmati oleh rakyat Indonesia," katanya.

Kepada para kepala daerah dan pemimpin di berbagai tingkatan, Presiden berpesan agar menjalankan amanah dengan tulus dan menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi.

"Pimpinlah dengan cinta kepada rakyat. Hindari niat menjadi kaya di atas penderitaan rakyat kecil. Pemimpin yang suka berbohong adalah bencana bagi rakyat," pesan Presiden.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menjelaskan bahwa lima bendungan yang diresmikan merupakan bagian dari program pembangunan bendungan nasional periode 2015–2025 yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan, ketahanan air, dan ketahanan energi.

Lima bendungan tersebut meliputi Bendungan Meninting di Lombok Barat, NTB; Bendungan Jlantah di Karanganyar, Jawa Tengah; Bendungan Sidan di Gianyar, Bali; Bendungan Keureuto di Aceh Utara; dan Bendungan Rukoh di Pidie, Aceh.

Menurut Menteri PU, kelima bendungan tersebut memiliki total kapasitas tampung sekitar 371 juta meter kubik dengan jaringan irigasi sepanjang 280 kilometer yang mampu melayani sekitar 40.000 hektare lahan pertanian. Infrastruktur tersebut diproyeksikan meningkatkan produksi padi hingga sekitar 720.000 ton per tahun, menyediakan air baku sebesar 3,6 meter kubik per detik, mengurangi risiko banjir pada kawasan seluas sekitar 932 hektare, serta mendukung pengembangan energi baru terbarukan melalui potensi pembangkit listrik tenaga air dan pembangkit listrik tenaga surya terapung.

Khusus Bendungan Meninting, bendungan ini akan mengairi sekitar 1.600 hektare lahan pertanian di Lombok Barat, meningkatkan intensitas tanam dari satu kali menjadi tiga kali panen dalam setahun, menyediakan air baku bagi sekitar 100 ribu jiwa, serta membantu mengurangi potensi banjir di wilayah Lombok Barat dan sebagian Kota Mataram.

Selain itu, kehadiran Bendungan Meninting  mampu mengakhiri konflik perebutan air antarpetani yang selama bertahun-tahun kerap terjadi saat musim kemarau.

Peresmian Bendungan Meninting bersama empat bendungan lainnya menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur sumber daya air sebagai fondasi ketahanan pangan, ketahanan air, dan ketahanan energi nasional.

Pemerintah berharap keberadaan bendungan-bendungan tersebut dapat meningkatkan produktivitas pertanian, kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat terwujudnya swasembada pangan Indonesia.

Redaksi |

HEBOH! Presiden Prabowo Datang ke NTB, Sebut Punya Utang kepada Rakyat NTB

Presiden RI Prabowo saat datang peresmian
Bendungan Meninting di NTB, (Ist/Surya)

Lombok Barat, Media Dinamika Global – Kedatangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Nusa Tenggara Barat (NTB) disambut antusias ribuan warga yang memadati lokasi peresmian Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Jumat (10/7/2026). Suasana meriah dan penuh semangat mewarnai kunjungan orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Dalam pidatonya yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat, Presiden Prabowo mengungkapkan pernyataan yang mengejutkan sekaligus menyentuh. Ia mengaku masih memiliki "utang" kepada rakyat NTB atas kesetiaan dan dukungan yang terus diberikan kepadanya selama perjalanan politik nasional.

"Saya merasa masih punya utang kepada rakyat Nusa Tenggara Barat. Terima kasih atas kesetiaan dan kepercayaan yang terus diberikan kepada saya," ujar Presiden di hadapan ribuan warga yang hadir.

Pernyataan tersebut langsung mendapat tepuk tangan meriah dari masyarakat. Prabowo menegaskan bahwa utang yang dimaksud bukanlah utang materi, melainkan utang moral dan amanah yang harus dibayar melalui kerja nyata, pembangunan, serta kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat.

Menurut Presiden, hubungan emosional antara dirinya dan masyarakat NTB telah terjalin sejak lama. Dukungan yang konsisten diberikan warga NTB dalam berbagai pemilihan presiden menjadi bukti kepercayaan besar yang tidak pernah ia lupakan.

"Kepercayaan rakyat adalah kehormatan sekaligus amanah. Amanah itu harus dijawab dengan kerja keras dan pengabdian yang tulus," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyoroti pentingnya persatuan nasional. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk meninggalkan perpecahan, rasa curiga, dan konflik yang dapat menghambat kemajuan Indonesia.

Menurutnya, hanya dengan persatuan dan semangat kebangsaan yang kuat, Indonesia mampu melanjutkan pembangunan dan mewujudkan cita-cita menjadi negara maju serta sejahtera.

Kunjungan Presiden Prabowo ke NTB kali ini menjadi perhatian besar masyarakat. Selain meresmikan Bendungan Meninting yang diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan dan kebutuhan air bagi masyarakat Lombok, Presiden juga menunjukkan kedekatannya dengan warga melalui berbagai interaksi langsung selama kunjungan berlangsung.

Kehadiran Presiden di NTB tidak hanya menjadi momentum peresmian proyek strategis nasional, tetapi juga mempertegas komitmennya untuk terus bekerja bagi rakyat dan membalas kepercayaan yang selama ini diberikan masyarakat Nusa Tenggara Barat.

"Dukungan rakyat NTB akan selalu saya ingat. Itu menjadi pengingat bagi saya untuk bekerja lebih keras dan mengabdi sepenuh hati kepada rakyat Indonesia," tutup Presiden Prabowo.

Redaksi |

Pemerintah Desa Na'E Sape Salurkan BLT dan Honorarium Lembaga Desa hingga Akhir Tahun 2026


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 10 Juli 2026 – Pemerintah Desa Na'E menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga penerima manfaat sekaligus membayarkan honorarium bagi para perangkat dan lembaga desa pada Jumat (10/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, BLT disalurkan kepada 10 keluarga penerima manfaat untuk alokasi bulan Juli, Agustus, dan September 2026. Selain penyaluran BLT, pemerintah desa juga merealisasikan pembayaran honorarium kepada berbagai unsur yang berperan dalam pelayanan masyarakat.

Penerima honorarium meliputi Ketua RT dan RW, imam masjid dan mushola, marbot, bilal, kader lansia, kader posyandu, guru mengaji, petugas pemandian jenazah, petugas stunting, Bhabinkamtibmas (Polmas), tenaga PAUD, bidan desa, Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), serta Da'i Desa.

Pemerintah Desa Na'E menjelaskan bahwa pembayaran honorarium tersebut telah direalisasikan hingga bulan Desember 2026 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para lembaga dan kader desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui penyaluran bantuan dan pembayaran honorarium ini, pemerintah desa berharap dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memotivasi seluruh unsur kelembagaan desa agar terus memberikan pelayanan terbaik kepada warga.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar. Pemerintah Desa Na'E berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya serta membawa manfaat bagi seluruh penerima.(Team.MDG.03)

Babinsa Desa Sangia Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Imbau Warga Jaga Keamanan dan Ketertiban


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 10 Juli 2026 – Babinsa Desa Sangia, Sertu Saifullah bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) pada Jumat (10/7/2026) malam. Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 Wita ini bertujuan untuk memantau situasi keamanan wilayah serta mengantisipasi perkembangan situasi di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli tersebut melibatkan dua personel Koramil, dua aparat desa, serta lima orang masyarakat yang turut berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan. Sasaran patroli meliputi kawasan permukiman warga dan lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya anak-anak muda.

Rangkaian kegiatan diawali dengan keberangkatan personel Koramil 1608-03/Sape menuju Desa Sangia pada pukul 20.15 Wita. Lima menit kemudian, tim tiba di lokasi dan langsung melakukan pemantauan situasi wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Warga juga diingatkan untuk menghindari perselisihan yang dapat memicu pertengkaran, terutama akibat pengaruh konsumsi minuman keras yang sering menjadi pemicu perkelahian di kalangan remaja.


Selain itu, masyarakat, khususnya para pengendara, diimbau untuk tidak berkendara secara ugal-ugalan di jalan raya karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Usai memberikan imbauan, personel Koramil melanjutkan pemantauan di wilayah desa binaan hingga seluruh rangkaian kegiatan Patroli Siskamling berakhir pada pukul 21.20 Wita.

Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif sebagai bentuk komitmen TNI bersama pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Sape.(Team.MDG.03)