Media Dinamika Global

Jumat, 31 Juli 2026

SDN 21 Tolomundu Kota Bima Gelar Upacara Bendera di Halaman Sekolahnya


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Suasana Senin pagi di SDN 21 Tolomundu diawali dengan pelaksanaan Upacara Bendera yang berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat. Seluruh peserta didik, dewan guru, serta tenaga kependidikan mengikuti setiap rangkaian upacara sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Merah Putih dan kecintaan terhadap tanah air, Senin 27 juli 2026.

Lebih dari sekadar rutinitas, upacara bendera menjadi ruang pembelajaran karakter. Di sinilah peserta didik belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, serta pentingnya menghargai perjuangan para pahlawan yang telah mengantarkan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan.

Melalui amanat pembina upacara sekaligus PLH Pak Ahmad, S.Pd , peserta didik diajak untuk mengisi kemerdekaan dengan semangat belajar, menjaga sikap, menghormati guru dan orang tua, serta menjadi pribadi yang berintegritas dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Semoga semangat yang tumbuh dari setiap pelaksanaan upacara menjadi bekal bagi seluruh peserta didik untuk terus belajar, berkarya, dan berprestasi demi masa depan yang lebih baik.


Langkah kecil yang dimulai dari kedisiplinan hari ini akan menjadi pondasi lahirnya generasi yang tangguh, berkarakter, dan cinta tanah air .(Sekjend MDG)

Selamat Ulang Tahun H. Mori Hanafi DPR RI Fraksi Partai Nasdem


NTB, Media Dinamika Global.id.-- Selamat Ulang Tahun Bapak H. Mori Hanafi Mori Hanafi , Anggota Komisi V DPR RI sekaligus Ketua DPW Partai NasDem NTB.

Terima kasih atas dedikasi, kerja nyata, dan ketulusan Bapak H. Mori Hanafi dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat NTB. 

Semoga selalu diberikan kesehatan, keberkahan umur, serta kekuatan dalam memimpin dan membawa kemajuan untuk kita semua. Aamiin.

Terus bergerak melayani rakyat dan mewujudkan Restorasi Indonesia!


Penyegelan SDN 1 Kale'o Dibuka, TNI Imbau Persoalan Diselesaikan Lewat Jalur Resmi


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id– Penyegelan ruang Kepala SDN 1 Kale'o, Desa Kale'o, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, yang diduga dipicu penolakan sebagian masyarakat terhadap pergantian kepala sekolah baru, berhasil dibuka oleh anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, Senin (27/7).

Pembukaan penyegelan dipimpin Danposramil Lambu, Pelda Binhamtoro, bersama tiga personel setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya penyegelan yang dilakukan dengan memasang kayu secara menyilang pada pintu ruang kepala sekolah.

Berdasarkan kronologi, sekitar pukul 14.30 Wita, Babinsa Desa Kale'o menerima informasi dari warga terkait penyegelan tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, anggota Posramil Lambu tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 Wita untuk melakukan pengecekan sekaligus pengamanan.




Sekitar pukul 15.30 Wita, personel Koramil bersama guru dan orang tua murid membuka penyegelan agar aktivitas sekolah tidak terganggu. Usai pembukaan, aparat memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi menghambat proses belajar mengajar.

Masyarakat juga diminta menempuh mekanisme resmi apabila masih terdapat keberatan terhadap pergantian kepala sekolah. Penyelesaian persoalan tersebut diharapkan dilakukan melalui pemerintah daerah dan instansi terkait agar tidak berdampak pada dunia pendidikan.

Kegiatan pembukaan penyegelan selesai sekitar pukul 15.50 Wita. Selanjutnya, personel Posramil Lambu meninggalkan lokasi setelah memastikan situasi dalam keadaan aman dan tertib. Hingga pukul 16.10 Wita, kondisi di SDN 1 Kale'o terpantau kondusif.

Dari hasil pemantauan di lapangan, penyegelan diduga merupakan bentuk penolakan sebagian masyarakat terhadap kepala sekolah yang baru. Aparat menilai tindakan tersebut berpotensi mengganggu stabilitas keamanan serta kelancaran proses belajar mengajar apabila tidak segera ditangani.

Koramil 1608-03/Sape menegaskan akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, pihak sekolah, tokoh masyarakat, dan unsur terkait lainnya guna mengantisipasi terulangnya aksi serupa. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga situasi keamanan sekaligus menjamin kegiatan pendidikan di SDN 1 Kale'o tetap berjalan normal.(Team.MDG.03)

Pemkot Bima Bantah Ada Pemangkasan Anggaran Proyek RSUD, Sebut Saja Murni Cacat Prosedur Hukum


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kota Bima membantah tudingan adanya pemangkasan anggaran dalam proyek rehabilitasi Ruang Kantor Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bima. Pemerintah menegaskan persoalan yang terjadi bukan berkaitan dengan pengurangan nilai anggaran, melainkan kesalahan administratif yang berujung pada pembatalan proses pemilihan penyedia.

Juru Bicara Pemerintah Kota Bima, Dr. Muhammad Hasyim, mengatakan informasi yang menyebut Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) memangkas anggaran proyek senilai Rp950 juta merupakan narasi yang tidak sesuai fakta.

Menurut Hasyim, persoalan bermula ketika nilai paket yang tercantum dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) berbeda dengan nilai pada DPA. Dalam SiRUP, paket rehabilitasi tercatat senilai Rp399.855.000 sehingga proses pengadaan dilakukan melalui metode pengadaan langsung karena nilainya berada di bawah batas Rp400 juta sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 beserta perubahannya.

Perbedaan itu baru diketahui setelah proses pemilihan penyedia selesai, kontrak ditandatangani, dan pekerjaan pembongkaran telah dimulai. Dari hasil evaluasi diketahui data Rencana Umum Pengadaan (RUP) yang menjadi dasar proses pengadaan tidak sesuai dengan DPA yang sah. Kondisi tersebut mengakibatkan metode pengadaan berubah dari yang semestinya melalui tender menjadi pengadaan langsung.

Hasyim menjelaskan, karena ditemukan cacat prosedur dalam proses pemilihan penyedia, Kepala Bagian PBJ mengambil keputusan membatalkan hasil proses pemilihan sebagai bagian dari kewenangan yang dimiliki berdasarkan tugas dan fungsi jabatan.

Pemerintah Kota Bima juga menegaskan bahwa keputusan tersebut telah dipaparkan secara terbuka dalam rapat kerja bersama Komisi I DPRD Kota Bima pada Selasa, 28 Juli 2026. Dalam forum itu dijelaskan kronologi, dasar hukum, serta alasan pembatalan proses pengadaan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Hasyim mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Menurut dia, penyampaian informasi yang utuh penting dilakukan agar polemik mengenai proyek rehabilitasi Ruang Kantor Manajemen RSUD Kota Bima dipahami secara proporsional dan tidak menyesatkan opini publik.

Buatkan berita media online lanjutan tanggapan Pemkot bersumber dari rilis. Penekanan rilis Pemkot. (Sekjend MDG)

Dugaan Paket Narkotika Jenis Sabu sabu Yang di Sembunyikan di dalam Tahu Isi


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Aksi nekat seorang pemuda yang hendak mengantarkan makanan untuk salah seorang tahanan di Mapolres Bima Kota, Jumat (31/7/2026), berujung gagal setelah petugas menemukan dugaan paket narkotika jenis sabu-sabu yang disembunyikan di dalam tahu isi goreng.

Peristiwa tersebut terungkap saat petugas jaga melakukan pemeriksaan terhadap makanan yang hendak dibawa masuk ke ruang tahanan. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari prosedur pengamanan bagi setiap barang atau makanan yang akan diberikan kepada tahanan.

Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan benda mencurigakan yang diduga merupakan paket sabu-sabu dan disembunyikan di dalam tahu isi yang dibawa pemuda tersebut. Petugas kemudian langsung mengamankan pemuda yang bersangkutan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Ia masih menjalani interogasi guna mengungkap asal-usul barang haram tersebut serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Temuan itu menjadi bukti bahwa upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam ruang tahanan dapat dilakukan dengan berbagai modus, termasuk menyamarkannya melalui makanan. Hingga berita ini diturunkan, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh Polres Bima Kota. Polisi masih mendalami barang bukti yang ditemukan serta menelusuri dugaan jaringan atau keterlibatan pihak lain di balik upaya penyelundupan tersebut.(Sekjend MDG)

MAHASISWA KKN UNSWA BIMA BERKOLABORASI DENGAN DINAS PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH KOTA BIMA UNTUK MENINGKATKAN LITERASI MASYARAKAT


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Dalam rangka mendukung program kerja Mahasiswa KKN UNSWA Bima di Kelurahan Jatibaru, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima siap memberikan dukungan melalui layanan Perpustakaan Keliling (PUSLING), Tunggu Aku (Sabtu Minggu Baca Buku), dan JELITA (Jemput Literasi dan Wisata Edukasi).

Kolaborasi ini sejalan dengan program mahasiswa KKN yang berfokus pada peningkatan minat baca, penguatan budaya literasi, serta edukasi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan remaja di wilayah Kelurahan Jatibaru.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, diharapkan hadir berbagai kegiatan literasi yang mampu menumbuhkan kebiasaan membaca, memperluas wawasan, serta menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing.

Mari bersama-sama menjadikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran, ruang berbagi pengetahuan, dan penggerak budaya literasi di tengah masyarakat.

 "Perpustakaan Hadir, Literasi Tumbuh, Masyarakat Maju".

 Redaksi: Sekjend MDG

Kamis, 30 Juli 2026

Balai Karantina Lampung Musnahkan Bibit Sawit Ilegal, Simak Penjelasan Kepala Balai karantina Indonesia.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Badan Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Indonesia Provinsi Lampung Laksanakan Kegiatan Pemusnahan Bibit Sawit Ilegal ( Palsu) sebanyak 75.992 benih bibit sawit Ilegal atau palsu berlokasi di halaman kantor badan Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, Jumat 31 Juli 2026.

Dalam Konferensi Persnya, Kepala Badan Karantina Indonesia ( Barantin) H. Abdul Kadir Karding Menyampaikan, Negara Tak Boleh Kalah, Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui balai Karantina Lampung berhasil menggagalkan peredaran 75.992 butr bibit kelapa sawit ilegal yang hendak dikirim ke berbagai daerah di Indonesia.

Pengungkapan tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam menyelamatkan petani dan industri sawit nasional dari potensi kerugian ekonomi yang diperkirakan mencapai nilai 42 miliar per tahun.

Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding menambahkan, keberhasilan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi petani dari praktik perdagangan bibit ilegal yang tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga mengancam kesehatan perkebunan nasional.

"Kembali saya tegaskan bahwa negara tidak boleh kalah, negara tidak boleh lengah. Kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk mematuhi ketentuan yang berlaku. Namun bagi siapa saja yang dengan sengaja melanggar, kami akan bertindak tegas.

Jika terdapat unsur pidana, proses hukum akan kami tempuh sesuai peraturan yang berlaku," tegas Karding
Selanjutnya, Karding mengatakan, 75.992 butir bibit kelapa sawit ilegal tidak hanya terlihat sebagai tumpukan benih. Jika seluruhnya berhasil ditanam, jumlah tersebut cukup untuk mengisi sekitar 500 hektare lahan perkebunan.

Masalahnya, petani baru mengetahui bibit itu palsu setelah menghabiskan waktu 3-4 tahun untuk merawatnya hingga memasuki masa produksi. Saat itulah kerugian sebenarnya muncul, hasil panen rendah, bahkan tanaman bisa tidak berbuah sama sekali.

"Berdasarkan perhitungan Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi sekitar Rp3,5 millar per bulan atau sekitar 42 miliar per tahun," terang Karding.

Pengungkapan kasus berlangsung pada 11 Februari hingga 10 April 2026. Selama kurun waktu itu, petugas Karantina Lampung menahan sebanyak paket yang berisi 75.992 butir kelapa sawit di Terminal Kargo Bandara Raden Intan bandar lampung.

Pemeriksaan awal menemukan sejumlah kejanggalan pada kemasan maupun sertifikat yang mengatasnamakan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS).

Selain itu, seluruh paket diketahui tidak dilengkapi dokumen karantina maupun dokumen persyaratan lain yang diwajibkan dalam lalu lintas bibit tanaman. 

Hasil penelusuran menunjukkan bibit telsebut dipasarkan melalui berbagai platform perdagangan daring, seperti TikTok Shop, Snopee, lokopedia, dan Lazada.

Selanjutnya, paket dikirim menggunakan jasa ekspedisi J&TExpresS dan Lion Parcel dengan harga sekitar Rp1.300 per butir, jauh di bawah harga bibit resmi PPKS yang berkisar 8.300 per butir. 

Perbedaan harga yang mencolok tersebut menjadi salah Satu indikasi kuat adanya dugaan peredaran bibit sawit ilegal. Untuk memastikan keaslian bibit, Karantina Lampung melakukan penelusuran bersama perusahaan jasa ekspedisi dan sejumlah pihak terkait. Hasil pendalaman menemukan bahwa pengirim menggunakan identitas palsu, isi paket disamarkan sebagai barang lain, lokasi pengiriman berpindah-pindah, serta paket diantar langsung ke loket ekspedisi guna menghindari pelacakan.

Verifikasi yang dilakukan bersama PT Bina Sawit Makmur, Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), PT Dami Mas Sejahtera, dan Balai Pengawasan dan Pengujian Mutu Benih (BP2MB) Provinsi Lampung memastikan bahwa bibit yang diamankan merupakan bibit palsu, termasuk seluruh dokumen yang menyertainya.
Karding menegaskan,

Peredaran bibit sawit ilegal bukan sekadar persoalan pemalsuan produk. Bibit yang tidak melalui pemeriksaan karantina berpotensi membawa hama dan penyakit berbahaya yang dapat menyebar ke kawasan perkebunan, menurunkan produktivitas tanaman, bahkan menyebabkan kegagalan panen. Dalam pengungkapan kasus, Karantina Lampung juga berkoordinasi dengan Direktorat Intelijen Keamanan Polda Lampung untuk menelusuri pelaku di balik peredaran bibit sawit ilegal.

Hasil penyelidikan mengindikasikan adanya keterkaitan antarakun penjual di marketplace yang mengarah pada dugaan satu jaringan yang dikendalikan secara terpusat.

Tim gabungan telah mengantongi perkiraan lokası pelaku dan hingga kini masih melakukan verifikasi lapangan. Sementara itu, sejak 10 April 2026 tidak lagi ditemukan pengiriman bibit sawit ilegal, meski proses penyelidikan terhadap jaringan pelaku masih terus berlangsung.

Badan Karantina Indonesia akan terus memperkuat pengawasan terhadap lalu lintas media pembawa sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan tanaman dan melindungi pertanian nasional dari praktik perdagangan bibit ilegal.(Fs/red) 

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komsos, Ajak Warga Jaga Kamtibmas, Kesehatan, dan Keselamatan


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 31 Juli 2026 – Babinsa Koramil 1608-03/Sape terus memperkuat komunikasi sosial (Komsos) dengan masyarakat di desa binaan masing-masing pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus memberikan edukasi terkait keamanan, kesehatan, serta keselamatan warga.

Di Desa Soro, Kecamatan Lambu, Serka Masykur melaksanakan Komsos bersama masyarakat mulai pukul 08.30 WITA. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau warga untuk selalu menjaga kesehatan pribadi dan keluarga dengan menerapkan pola hidup sehat serta menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah berbagai penyakit.

Selain itu, Serka Masykur juga mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, sehingga tidak terjerumus dalam praktik judi online, penyalahgunaan narkoba, maupun tindak kriminal lainnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga silaturahmi dan menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur hukum dengan melaporkannya kepada aparat berwenang atau pemerintah desa.

Sementara itu, pada pukul 09.00 WITA, Serka Abdul Hafit selaku Babinsa Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, melaksanakan Komsos dengan warga binaan. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) melalui komunikasi yang baik antarwarga serta menghindari segala bentuk pelanggaran hukum. Menurutnya, setiap permasalahan hendaknya segera dilaporkan kepada pihak terkait agar dapat diselesaikan secara cepat dan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.




Di Desa Bajo Pulau, Kecamatan Sape, Serda Ikhsan melaksanakan Komsos pada pukul 09.30 WITA. Dalam arahannya, ia mengimbau para nelayan agar lebih berhati-hati saat melaut mengingat kondisi cuaca yang belakangan ini kurang bersahabat. Angin kencang dan gelombang tinggi dinilai dapat membahayakan keselamatan, sehingga warga disarankan menunda aktivitas melaut hingga kondisi cuaca kembali membaik.

Selanjutnya, Serka Sahrul yang bertugas sebagai Babinsa Desa Oi Maci, Kecamatan Sape, melaksanakan Komsos pada pukul 09.45 WITA. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di lingkungan masing-masing, mempererat hubungan antarsesama, serta menghindari perselisihan dan tindakan main hakim sendiri. Apabila terjadi permasalahan, warga diminta segera melaporkannya kepada aparat yang berwenang agar dapat diselesaikan sesuai ketentuan hukum.

Melalui kegiatan komunikasi sosial tersebut, Babinsa Koramil 1608-03/Sape berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, keamanan lingkungan, serta keselamatan dalam beraktivitas. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga diharapkan dapat mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.(Team.MDG.03)

Ketua DPC Laskar Lampung Kota Bandar Lampung Destra Soroti Sikap Diam Disdikbud, Desak Penataan Jabatan Di Sekolah.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Polemik terkait dugaan rangkap jabatan bendahara Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS/BOSP) di sejumlah SD dan SMP Negeri Kota Bandar Lampung terus menuai sorotan. Kali ini, kritik datang dari Ketua DPC Laskar Lampung Kota Bandar Lampung, Destra Yudha, S.H., M.Si., yang mempertanyakan sikap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung yang hingga kini belum memberikan penjelasan kepada publik.

Menurut Destra, sikap diam pejabat Disdikbud justru memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat, terlebih setelah adanya permintaan konfirmasi dari wartawan terkait persoalan tersebut.

 "Mengapa Dinas Pendidikan diam saja dan tidak mau menjawab pertanyaan wartawan? Apakah Dinas Pendidikan tidak sanggup memberikan pernyataan karena takut ditegur pimpinannya?" ujar Destra Yudha, Jum'at 31 Juli 2026.

Ia menilai, sebagai instansi yang membidangi pendidikan, Disdikbud seharusnya memberikan penjelasan yang terbuka kepada publik terhadap isu yang menjadi perhatian masyarakat.

Destra juga menyoroti perlunya penataan sumber daya manusia di lingkungan sekolah agar setiap aparatur bekerja sesuai fungsi dan tanggung jawabnya. Menurutnya, penempatan personel yang tepat akan meminimalkan potensi persoalan administrasi maupun tumpang tindih kewenangan.

 "Kami sangat menyayangkan mengapa sampai saat ini Pemerintah Kota Bandar Lampung belum segera menempatkan orang-orang yang berkompeten di bidangnya masing-masing. Guru harus fokus pada tugas utamanya sebagai pendidik, sementara bendahara fokus mengelola administrasi keuangan sekolah," katanya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga perlu mengevaluasi jabatan definitif maupun Pelaksana Tugas (Plt) agar roda organisasi berjalan lebih efektif.

 "Kami juga meminta Pemerintah Kota Bandar Lampung menempatkan orang-orang sesuai fungsinya, bukan membiarkan terjadi tumpang tindih jabatan definitif maupun Plt," tambahnya.

Pernyataan Destra Yudha menambah deretan tanggapan dari berbagai pihak terkait tata kelola pendidikan di Kota Bandar Lampung. Sebelumnya, Pemerhati Pendidikan Gunawan Handoko menyoroti masih adanya sekolah yang dipimpin Plt kepala sekolah serta persoalan rangkap jabatan bendahara BOS. Senada dengan itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, juga meminta Pemerintah Kota melalui Disdikbud segera melakukan pendataan dan evaluasi terhadap sekolah-sekolah yang masih menerapkan rangkap tugas guru sebagai bendahara BOS.

Hingga berita ini ditayangkan, Pemerintah Kota Bandar Lampung maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai sorotan tersebut. Tim media ini tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan, sebagai bentuk penerapan prinsip keberimbangan sesuai Kode Etik Jurnalistik.(Fs/Red) 

SPPG Bima Sape Naru–UD Lilis Konsisten Sajikan Menu Bergizi untuk Generasi Sehat


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape Naru melalui Dapur UD Lilis terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Makan Bergizi dengan menyajikan makanan sehat, bergizi, dan berkualitas bagi para penerima manfaat.

Pada Jumat (31/7), menu yang disajikan terdiri atas nasi putih, telur balado, perkedel jagung, sayur asam, dan apel Fuji. Menu tersebut disusun dengan memperhatikan prinsip gizi seimbang guna memenuhi kebutuhan nutrisi harian serta mendukung kesehatan, pertumbuhan, dan aktivitas para penerima manfaat.

Kombinasi karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan serat dalam setiap sajian diharapkan mampu memberikan energi yang cukup, meningkatkan daya tahan tubuh, serta menunjang semangat belajar dan beraktivitas.

Selain mengutamakan kandungan gizi, Dapur UD Lilis juga menerapkan standar kebersihan, keamanan pangan, dan kualitas bahan baku dalam setiap proses pengolahan hingga penyajian makanan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen SPPG Bima Sape Naru untuk menghadirkan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Program penyediaan makanan bergizi ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Dengan penyediaan menu yang sehat dan seimbang secara berkelanjutan, SPPG Bima Sape Naru berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, tangguh, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Melalui pelayanan yang konsisten dan berkualitas, SPPG Bima Sape Naru bersama Dapur UD Lilis berkomitmen untuk terus mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi sebagai investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.(Team.MDG.03)