Media Dinamika Global

Rabu, 01 Juli 2026

Hari Pertama KKN, Mahasiswa UMMat Kelompok 55 Bangun Silahturahmi dengan Pemdes dan Pendekatan dengan Warga Desa Kampung Baru

Mahasiswa KKN UMMat Kelompok 55 saat silahturahmi dengan
Pemdes Kampung Baru, (Ist/KKN)


Sumbawa, Media Dinamika Global – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke-40 Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMat) yang tergabung dalam Kelompok 55 resmi memulai pengabdian di Desa Kampung Baru, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, pada Rabu (1/7/2026).

Mengawali kegiatan KKN, para mahasiswa melakukan silaturahmi dengan Pemerintah Desa di kantor Desa Kampung Baru dan pendekatan kepada serta perkenalan dengan warga, perangkat desa, serta tokoh masyarakat. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya membangun hubungan yang harmonis sebelum melaksanakan berbagai program kerja selama masa pengabdian.

Ketua Kelompok 55 KKN UMMat, Nova, mengatakan bahwa komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat menjadi prioritas utama pada hari pertama pelaksanaan KKN.

"Di hari pertama ini kami melakukan pendekatan kepada masyarakat melalui kegiatan perkenalan. Kami ingin membangun komunikasi yang baik agar program-program yang akan kami jalankan nantinya dapat diterima dan memberikan manfaat bagi warga Desa Kampung Baru," ujar Nova kepada awak media.

Nova menjelaskan, selain memperkenalkan diri, seluruh anggota kelompok juga mulai melakukan observasi terhadap kondisi sosial masyarakat serta menggali potensi desa yang dapat dikembangkan bersama selama pelaksanaan KKN.

"Masa KKN kami berlangsung selama 40 hari. Kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata melalui program-program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat," tambahnya.

Kehadiran mahasiswa UMMat disambut hangat oleh masyarakat dan Pemerintah Desa Kampung Baru. Warga berharap keberadaan mahasiswa dapat membawa semangat baru, memberikan inovasi, serta membantu mendorong pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa.

Mahasiswa KKN saat silahturahmi dengan Pemerintah Desa, (Ist/KKN)

Sementara itu, Kepala Desa Kampung Baru, Samsul Hadi, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya desanya sebagai lokasi pelaksanaan KKN Angkatan ke-40 UMMat.

"Atas nama Pemerintah Desa Kampung Baru, kami mengucapkan selamat datang kepada adik-adik mahasiswa KKN UMMat Kelompok 55. Kehadiran mereka merupakan suatu kehormatan sekaligus menjadi harapan baru bagi desa kami. Kami berharap mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat, memahami kondisi desa, serta memberikan kontribusi nyata melalui program-program yang bermanfaat," ujar Samsul Hadi.

Menurutnya, sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan KKN sehingga setiap program yang dirancang mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan.

"Pemerintah Desa siap mendukung seluruh kegiatan mahasiswa selama KKN berlangsung. Semoga terjalin kerja sama yang baik sehingga seluruh program dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Kampung Baru," katanya.

Di akhir penyampaiannya, Samsul Hadi berpesan agar para mahasiswa menjaga etika, menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan, serta memanfaatkan momentum KKN sebagai sarana belajar sekaligus mengabdi kepada masyarakat.

"Dengan semangat pengabdian dan kolaborasi, Kelompok 55 KKN UMMat berkomitmen menghadirkan berbagai program yang edukatif, inovatif, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat selama 40 hari pelaksanaan KKN di Desa Kampung Baru," tutupnya.

Redaksi |

Ikuti Arahan Kadisdik, OKP KAPI Resmi Lapor Dugaan Korupsi Dan Jual Beli Kursi SPMB SMPN 1 Kalianda Ke Kejari Lamsel.


 Lampung Selatan - Mediadinamikaglobal.Id || Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Komite Analis Pemuda Indonesia (KAPI) hari ini, Selasa 1 Juli 2026 pukul 14.00 Wib, secara resmi mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Lampung Selatan untuk melayangkan laporan pengaduan terkait carut marutnya proses dan hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMP Negeri 1 Kalianda tahun ajaran 2026/2027.
 
Laporan yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum KAPI, Dedi Manda ini memuat dugaan serius meliputi penyalahgunaan wewenang, pemalsuan data, pelanggaran ketentuan resmi, hingga dugaan gratifikasi dan tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan seleksi tersebut.
 
"Benar hari Selasa tanggal 1 Juli 2026 pukul 14.00 tadi, kami dari OKP KAPI secara resmi melayangkan pengaduan terkait dugaan penyalahgunaan wewenang, pemalsuan data, pelanggaran ketentuan, serta dugaan gratifikasi dan tindak pidana korupsi dalam proses seleksi penerimaan peserta didik baru / SPMB di SMP Negeri 1 Kalianda Tahun 2026," ungkap Dedi Manda saat ditemui di halaman Kejari Lampung Selatan usai menyerahkan berkas.
 
Dijelaskannya, langkah ini diambil sebagai perwakilan lembaga sekaligus atas nama kepentingan umum dan masyarakat serta para wali murid di wilayah Kecamatan Kalianda yang merasa dirugikan dan kecewa atas ketidakjelasan proses seleksi.
 
Tak Ada Ruang Pengaduan, Masyarakat Diminta Langsung Lapor APH
 
Menurut Dedi, laporan ini dipicu karena polemik yang meluas di masyarakat justru tidak mendapatkan ruang pengaduan yang layak untuk evaluasi dan perbaikan hasil seleksi. Padahal ruang tersebut seharusnya disediakan pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan selaku regulator pelaksana SPMB sebagai bentuk tanggung jawab dan transparansi.
 
"Akibat tak ada ruang untuk mendapatkan hak informasi resmi dan terpercaya bagi masyarakat yang merasa dirugikan, serta keputusan hasil seleksi yang dianggap penuh ketidakwajaran, maka kami sesuai prosedur mengambil sikap melaporkan hal ini ke APH, dalam hal ini Kejaksaan Negeri Lampung Selatan," tegasnya.
 
Situasi ini semakin diperkuat tanggapan yang diterima saat wali murid menyampaikan komplain dan menyodorkan bukti ketidakwajaran data kepada Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan. Alih-alih menindaklanjuti, pihak dinas justru memberikan arahan tegas: "Kalau ada kecurangan silakan saja laporkan ke APH."
 
"Maka sesuai arahan dan petunjuk beliau itulah, kami pun secara resmi melapor ke Kejari Lamsel agar seluruh hal yang tertuang dalam berkas ini dapat diperiksa dan diproses secara hukum," tambah Dedi.
 
Poin Laporan & Anomali Data SPMB
 
Dalam berkas pengaduan yang diserahkan, KAPI memasukkan nama-nama pihak yang diduga terlibat, yaitu:
 
1. Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kalianda
2. Koordinator Tim Seleksi & Verifikasi SPMB sekolah
3. Petugas Administrator/Pengelola Portal Sistem Informasi SPMB
4. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan selaku penanggung jawab tertinggi
 
Berdasarkan Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 dan aturan daerah, daya tampung sekolah ditetapkan 396 siswa dengan pembagian kuota: Afirmasi 20% (79 siswa), Domisili/Zonasi 40% (160 siswa), Prestasi 35% (139 siswa), dan Mutasi 5% (±18–19 siswa). Namun hasil pengumuman per 27 Juni 2026 menunjukkan ketimpangan mencolok:
 
- Jalur Prestasi: Seharusnya 139 siswa, hanya diterima 55 orang. Terindikasi 83 kuota dialihkan paksa ke jalur domisili tanpa dasar hukum, hanya beralasan "sistem" padahal sistem dikelola operator.
- Jalur Mutasi: Seharusnya 18–19 kursi, hanya terisi 14 siswa. Bahkan peserta yang lolos mayoritas berasal dari wilayah sama, tidak memenuhi syarat mutasi pindah tugas orang tua.
- Jalur Afirmasi: Satu-satunya jalur yang berjalan sesuai aturan tepat 79 siswa.
- Jalur Domisili: Diduga kuat melanggar batas kuota dan penuh ketidaksesuaian data, rincian lengkap terlampir dalam berkas bukti.
 
Saluran Komunikasi Mati, Dugaan Penyembunyian Informasi
 
Dedi juga menyoroti sikap menutup diri pihak terkait. Berulang kali pihaknya mencoba menghubungi kontak panitia yang tertera di situs resmi, namun nomor tidak aktif dan tak ada tanggapan. Kepala Dinas pun menolak memberikan kontak resmi sekolah dengan alasan nomor juga mati, yang justru memperkuat dugaan penyembunyian informasi.
 
"Kami yakin penegak hukum punya kewajiban menjaga masa depan generasi. Siapapun yang merusak keadilan pendidikan lewat praktik melanggar hukum, harus ditindak tegas tanpa pandang bulu," tegasnya.
 
Permintaan Tindak Lanjut Kejaksaan
 
Melalui laporan ini, KAPI memohon Kejari Lampung Selatan untuk:
 
1. Menyelidiki mendalam seluruh proses, berkas, dan data SPMB SMPN 1 Kalianda 2026
2. Memeriksa Kepala Dinas Pendidikan beserta jajaran terkait
3. Memanggil dan memeriksa Kepala Sekolah, panitia seleksi, hingga pengelola sistem portal
4. Mengamankan seluruh bukti fisik dan data elektronik
5. Mengungkap dasar pengalihan kuota tanpa aturan dan dugaan transaksi tidak sah
6. Menelusuri dugaan gratifikasi serta menjatuhkan sanksi pidana bagi pelaku
7. Memeriksa alasan penutupan akses informasi publik
8. Menindaklanjuti sesuai hukum jika ditemukan bukti cukup tindak pidana
 
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Kejari Lampung Selatan maupun pihak yang dilaporkan terkait laporan ini.
(Fs/Red) 

Pemerintah Kota Bima Melakukan Rotasi Mutasi Besaran


Kota Bima. Media Dinamika Global.Id.- Gerbong mutasi Pemerintah Kota Bima kembali bergerak. Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E., resmi melantik 89 pejabat struktural eselon Pengawas dan Administrator di Aula Maja Labo Dahu Kantor Wali Kota Bima.Prosesi khidmat ini disaksikan langsung oleh Wakil Wali Kota Feri Sofiyan, S.H., Sekda Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, M.E., Ketua DPRD Syamsurih, S.H., dan Dandim 1608 Bima Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan.

Wali Kota Bima menegaskan bahwa rotasi ini didasarkan pada evaluasi kinerja mendalam. Ia menginstruksikan seluruh pejabat baru untuk langsung bekerja cepat, menguasai tupoksi baru, dan menuntaskan seluruh program prioritas pelayanan publik di Kota Bima.

Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Wali Kota Bima (Rabu, 1 Juli 2026):

1. AHSANURRAHMAN: Kabag Pemerintahan → Kabag Hukum, Asisten Pemerintahan dan

Kesra.

2. EDY MUKHLIS: Kasi Pembangunan → Kabag Kesra, Asisten Pemerintahan dan Kesra.

3. ILHAM: Kabid Perhubungan → Kabag Organisasi, Asisten Administrasi Umum.

4. HIDAYATURRAHMAN: Kabid Pengadaan BKPSDM → Kabag Pemerintahan, Asisten

Pemerintahan dan Kesra.

5. ANDI FARHAN AKBAR: Kasubag Umum & Kepegawaian → Kabag Protokol dan

Kompim, Asisten Administrasi Umum.

6. M AUWALYAH: Kasubag Umum → Kabag Umum, Asisten Administrasi Umum.

7. ANHAR: Kasubag Umum & Kepegawaian → Kabid Akuntansi, BPKAD.

8. ISMUNANDAR: Kabid Rehabilitasi BPBD → Kabid Bina Marga, PUPR.

9. MASITA: Kabid Ketersediaan Pangan → Kabid Ketersediaan & Stabilisasi Pangan, Dinas

Ketahanan Pangan.

10. SARIMAN: Sekcam Rasanae Timur → Kabid Ketahanan Ekonomi, Kesbangpol.

11. HERRY RAHMAD: Kabid Pendataan BPKAD → Kabid Ketahanan Keluarga, DPPKB.

12. MUH ILHAM: Kabid Kerawanan Pangan → Kabid Ketersediaan Pangan, Dinas

Ketahanan Pangan.

13. WAHYUDIN: Kasi Trantib → Kabid Trantibum, Satpol PP.

14. SIRAJUDDIN: Kabag Kesra → Kabid Koperasi & UMKM, Diskoindag.

15. RUSDIN: Sekdis Dina Arpus → Kabid Paud & PNF, Dikpora.

16. SUHADAH: Kabid Akuntansi → Kabid Pemenuhan Hak Anak, DPPPA.

17. GUFRAN: Analis Kebijakan → Kabid Fakir Miskin, Dinsos.

18. IMMAWAN MUSLIMI: Fungsional Bencana → Kabid Pencegahan & Kesiapsiagaan,

BPBD.

19. MUHAMMAD IKBAL: Kabid Ketahanan Keluarga → Kabid P2P, Dinkes.

20. AHMAD GAFAR: Kasubag Umum → Kabid Pendataan, BPKAD.

21. TAUFIK: Kasubag Umum → Kabid Pengadaan, BKPSDM.

22. BUKHARI: Pustakawan Ahli Muda → Kabid Pengembangan SDM, BKPSDM.

23. SYARIFUDDIN: Sekdis Kesehatan → Kabid Inovasi & Teknologi, BRIDA.

24. AFFAN: Kabid Jamsos → Kabid Pengolahan Perpustakaan, Dina Arpus.

25. SRI NURNANIYATI: Kabid Prasarana → Kabid Penyuluhan, Dinas Pertanian.

26. JAINUL ARIFIN: Kabid Inovasi BRIDA → Kabid Perhubungan, Dishub.

27. ISKANDAR ZULKARNAIN: Kabid Trantibum → Kabid Linmas SDM, Satpol PP.

28. MUHAMAD IQBAL: Penyuluh Sosial → Kabid PPA Khusus Anak, DPPPA.

29. JAMIAD: Kasi Pemberdayaan → Kabid Jamsos, Dinsos.

30. SLAMET RIADI: Kabid Paud → Kabid Pertamanan & Pemakaman, DLH.

31. ABDUL HARIS: Sekdis PUPR → Kabid Pertanahan, Perkimtan.

32. IMAM ARDI SUSANTO: Camat Rasanae Timur → Kabid Prasarana & Keselamatan,

Dishub.

33. YUSLIHARDIN: Kabid Penyuluhan → Kabid Prasarana & Sarana, Dinas Pertanian.

34. ISDINURRAHMAN: Kabid Bina Marga → Kabid Rehabilitasi, BPBD.

35. IMAM BASKORO: Fungsional Cipta Karya → Kabid SDA, PUPR.


36. MUHAMMAD AMIN: Kasubag TU → Kabid Tanaman Pangan, Dinas Pertanian.

37. IHWAN: Kasi Pemerintahan → Camat Rasanae Timur.

38. MAHFUDZ: Sekel Penanae → Lurah Jatibaru, Asakota.

39. ARDIAN SANG PUTRA RM: Kasubag Protokol → Lurah Melayu, Asakota.

40. ICHWANSJAH: Kabid Pengembangan SDM → Sekretaris BKPSDM.

41. SRI RAHAYU: Kabag Umum → Sekretaris BPKAD.

42. BADRAH EKAWATI: Penelaah Kebijakan → Sekretaris Dinkes.

43. RIRIN SWANDHAYANI: Sekdis Disparbud → Sekretaris Diskoindag.

44. ANIK KARTIKA: Sekdis Diskoindag → Sekretaris Disparbud.

45. AGUS SALIM: Sekdis Naker → Sekretaris PUPR.

46. NURHAIDAH: Kabid Hak Anak → Sekretaris DPPPA.

47. SUPARJON: Kepala UPT Pengujian → Sekretaris Dishub.

48. MUHAMMAD HUMAIDIN: Kabid Perpustakaan → Sekretaris Dina Arpus.

49. FITRIANI: Kabid P2P → Sekretaris Naker.

50. SYAHRIMUDIN: Kabid Fakir Miskin → Sekcam Asakota.

51. NASRUL JADID: Kabid Prasarana Dishub → Sekcam Rasanae Timur.

52. MUHAMAD YAMIN: Penelaah Kebijakan → Sekel Nae.

53. M. FATHURAHMAN: Fungsional PUPR → Sekel Nitu.

54. MUHIDIN: Sekel Paruga → Sekel Penanae.

55. MIFTAHUDIN: Penelaah Kebijakan → Sekel Penatoi.

56. LUTFIN: Kasi Pemerintahan → Sekel Rite.

57. KHAIRUNNAS: Kasi Pembangunan → Sekel Rontu.

58. ASARIN: Kasi Pencegahan → Kasi Trantib, Kec. Rasanae Timur.

59. NAHRIO: Sanitasi Penyelia → Kasi Pelayanan Umum, Kec. Rasanae Timur.

60. SAFRAINSYAH: Analis Kebijakan → Kasi Pembangunan, Kel. Lewirato.

61. SITI NURATI: Sekel Penatoi → Kasi Pembangunan, Kel. Melayu.

62. SRI WAHYUNI: Kasubag Umum → Kasi Pembangunan, Kel. Panggi.

63. KHAIRURIJAL: Pengolah Data → Kasi Pembangunan, Kel. Sarae.

64. SITTI HASNAWIAH: Kasubag Perencanaan → Kasi Pemberdayaan, Kec. Mpunda.

65. ASRUL: Penelaah Kebijakan → Kasi Pemerintahan, Kec. Mpunda.

66. WINDYASARI: Pengolah Data → Kasi Pemerintahan, Kel. Rabangodu Selatan.

67. FEBRIANSYAH: Pengolah Data → Kasi Pemerintahan, Kel. Rabangodu Utara.

68. ABDURRAHMAN: Kasi Pelayanan Umum → Kasi Pencegahan, Damkar.

69. NAHYAR MUNKAR: Lurah Jatibaru → Kasi Perekonomian, Kel. Jatiwangi.

70. MUHAMMAD: Penilai Pemerintah → Kasi Perekonomian, Kel. Kolo.

71. ENDANG SETIAWATI: Kasi Perekonomian → Kasi Perekonomian, Kel. Nae.

72. KARYA WANTO GAMA PUTRA: TU SMPN 4 → Kasi Perekonomian, Kel. Penatoi.

73. FATHURRAHMAN: Kasi Rekayasa Lalin → Kasi Perparkiran, Dishub.

74. TASRIF: Kasi Perparkiran → Kasi Rekayasa Lalin, Dishub.

75. MASKUR: Penelaah Kebijakan → Kasi Sarpras Lalin, Dishub.

76. SUSANTI: Kasi Perekonomian → Kasubag Perencanaan, Kec. Raba.

77. FARADINA AYU KARTIKA: Penelaah Kebijakan → Kasubag Protokol.

78. SODIKIN: Kasubid BMD → Kasubag TU, UPT BPP Rasanae Timur.

79. MOCH. FARIED: Kasubag TU → Kasubag TU, UPT Labkesda.

80. AINUN MARDHIYAH: Kasubag Umum → Kasubag Umum, DKP.

81. FATIMAH: Kasi Pembangunan → Kasubag Umum, DPPPA.

82. ROMMY FAUZI: Pengolah Data → Kasubag Umum & Kepegawaian, Kesbangpol.

83. PUJIWATI PREAMBULININGSIH: Pustakawan → Kasubag Umum, BPBD.

84. IWAN WIRAWAN: Penelaah Kebijakan → Kasubag Umum, Disparbud.

85. LINDA LIANA: Penelaah Kebijakan → Kasubag Umum, Dina Arpus.

86. RISTAM: Sekel Nae → Kasubag Umum, Kec. Mpunda.

87. ARIF RAHMATULLAH: Penata Pemerintahan → Kasubid BMD, BPKAD.

88. ABDUL HARIS: Kasi Pembangunan → Kepala UPT BLK, Disnaker.

89. SRI SUARNINGSIH: Kepala UPT BLK → Kepala UPT Pengujian Kendaraan.

Sekda Kota Bima Resmi Melepas Peserta KKN Angkatan III Universitas Nggusuwaru Tahun 2026


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. menghadiri sekaligus melepas 340 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan III Universitas Nggusuwaru (UNSWA) Tahun 2026 yang mengusung tema “Penguatan Ketahanan Sosial dan Ekonomi Masyarakat Berbasis Kolaborasi dan Digitalisasi Desa”. Rabu (01/07/2026)

Kegiatan yang berlangsung di Halaman Kantor Wali Kota Bima tersebut turut dihadiri Wakil Rektor I Universitas Nggusuwaru beserta jajaran, para dosen pembimbing lapangan, kepala perangkat daerah, camat dan lurah lokasi KKN, serta seluruh mahasiswa peserta KKN. Acara diawali dengan doa bersama sebagai harapan agar seluruh rangkaian pengabdian kepada masyarakat dapat berjalan lancar, aman, dan membawa manfaat.

Sekretaris Daerah Kota Bima H. Muhammad Fakhrunraji, M.E., dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf karena Wali Kota tidak dapat hadir akibat menghadiri agenda pemerintahan lainnya yang telah terjadwal. Meski demikian, hal tersebut tidak mengurangi rasa hormat dan komitmen Pemerintah Kota Bima terhadap Universitas Nggusuwaru sebagai salah satu mitra strategis dalam pembangunan daerah.

Sekda menyampaikan apresiasi kepada Universitas Nggusuwaru yang secara konsisten menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata. Menurutnya, KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk memahami persoalan masyarakat sekaligus menghadirkan solusi melalui ilmu pengetahuan yang dimiliki.

Kepada para mahasiswa, Sekda berpesan agar hadir sebagai sahabat masyarakat dengan mengedepankan sikap rendah hati, mau mendengar, dan memahami kebutuhan warga sebelum melaksanakan berbagai program kerja. Ia juga mengajak mahasiswa untuk menjadi agen perubahan melalui berbagai aksi nyata, seperti membantu digitalisasi UMKM, edukasi kesehatan, pelestarian lingkungan, hingga memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Secara khusus, Sekda menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bima akan memberikan apresiasi atau penghargaan kepada kelompok mahasiswa yang mampu menghadirkan inovasi dan kontribusi terbaik selama pelaksanaan KKN, khususnya yang sejalan dengan semangat Kota Bima BISA. Menurutnya, penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk menghadirkan program-program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Mengakhiri arahannya, Sekda mengucapkan selamat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata kepada seluruh mahasiswa Universitas Nggusuwaru Angkatan III Tahun 2026 dan berharap seluruh peserta dapat kembali dengan membawa pengalaman, kedewasaan, serta semangat pengabdian yang semakin kuat bagi masyarakat.


Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Nggusuwaru menyampaikan bahwa KKN Angkatan III Tahun 2026 diikuti oleh 340 mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian di empat wilayah, yakni Kota Bima, Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu, dan Kabupaten Manggarai Barat. Khusus di Kota Bima, sebanyak 80 mahasiswa akan ditempatkan pada enam posko dengan fokus program pengabdian di bidang digitalisasi UMKM, penguatan ekonomi masyarakat, serta pemberdayaan desa dan kelurahan.


Ia berharap Pemerintah Kota Bima terus memberikan dukungan agar seluruh mahasiswa dapat melaksanakan pengabdian dengan aman, tertib, dan mampu menghadirkan program-program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.(Sekjend MDG)

Selasa, 30 Juni 2026

Buruh NTB Serukan Persatuan, Kedamaian, dan Demokrasi yang Berkeadilan


Mataram, Media Dinamika Global - 30 Juni 2026 – Ketua Exco Partai Buruh Nusa Tenggara Barat, Lalu Wira Sakti, S.H., mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kaum buruh, pekerja, dan rakyat NTB untuk tetap menjaga persatuan, kedamaian, serta mengedepankan sikap demokratis di tengah dinamika politik nasional.

Menurut Lalu Wira Sakti, perbedaan pandangan politik merupakan hal yang wajar dalam negara demokrasi. Namun, jangan sampai perbedaan tersebut memecah persaudaraan, mengganggu stabilitas daerah, atau mengalihkan perhatian dari perjuangan utama rakyat, yaitu mewujudkan kesejahteraan, keadilan sosial, dan perlindungan terhadap hak-hak pekerja.

Sebagai Ketua Exco Partai Buruh NTB sekaligus Perwakilan Daerah KSPI NTB dan Ketua DPD SPN NTB, Lalu Wira Sakti menginstruksikan seluruh anggota Serikat Pekerja Nasional (SPN) yang merupakan bagian dari Federasi KSPI di Nusa Tenggara Barat untuk tetap menjadi pelopor persatuan, menjaga kondusivitas, serta mengedepankan dialog dalam menyikapi setiap perkembangan politik nasional.

Kaum buruh memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi kekuatan sosial yang menjaga persatuan bangsa. Perjuangan buruh tidak hanya berkaitan dengan upah layak, jaminan sosial, dan perlindungan tenaga kerja, tetapi juga menjaga stabilitas nasional agar pembangunan ekonomi dapat berjalan dan kesejahteraan rakyat semakin meningkat.

Lalu Wira Sakti juga mengajak seluruh pengurus, kader, dan anggota Partai Buruh, keluarga besar KSPI, SPN, serta seluruh organisasi pekerja di NTB untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, mengedepankan semangat persaudaraan, serta menjaga komunikasi yang baik dengan seluruh elemen bangsa.

Mari kita buktikan bahwa kaum buruh adalah kekuatan yang dewasa dalam berdemokrasi. Kita tetap kritis terhadap setiap kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat dan pekerja, namun tetap menjunjung tinggi hukum, menjaga keamanan, serta mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok," tegas Lalu Wira Sakti.

Di akhir pernyataannya, Lalu Wira Sakti mengajak seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat untuk bersama-sama memperkuat semangat gotong royong, menjaga persatuan, dan terus mengawal demokrasi agar tetap berjalan sesuai konstitusi demi Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.

Buruh Bersatu, Rakyat Kuat, Indonesia Bermartabat.

Redaksi |

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Tegaskan Rancangan Undang Undang (RUU) Kawasan Industri Nasional dan Mendorong UMKM


Jakarta, Media Dinamika Global.id.— Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menegaskan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kawasan Industri harus mampu memperkuat struktur industri nasional sekaligus mendorong keterlibatan pelaku usaha lokal, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurutnya, pengembangan kawasan industri harus memberikan manfaat bagi perekonomian daerah dan tidak berdiri terpisah dari ekosistem usaha di sekitarnya.

Hal tersebut disampaikan Saraswati dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panja RUU Kawasan Industri Komisi VII DPR RI bersama Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, berbagai masukan dari HKI mengenai kepastian hukum, kepastian berusaha, dan peningkatan daya saing kawasan industri perlu diterjemahkan ke dalam regulasi yang sederhana, implementatif, serta mampu menyelesaikan berbagai persoalan tanpa menimbulkan tumpang tindih kewenangan.

“Kami harus memastikan RUU ini menghasilkan regulasi yang sederhana, implementatif, dan seimbang sehingga benar-benar mampu menjadi solusi jangka panjang bagi Indonesia,” ujarnya.

Rahayu menilai kawasan industri tidak hanya berfungsi menarik investasi, tetapi juga harus menjadi instrumen untuk memperkuat hilirisasi, menciptakan lapangan kerja, serta membangun rantai pasok nasional. Karena itu, ia mendorong agar RUU mengatur instrumen yang dapat meningkatkan penggunaan produk dalam negeri, memperkuat keterlibatan industri lokal, serta membuka ruang yang lebih besar bagi UMKM dan industri kecil.

“Bagaimana kita memastikan kawasan industri tidak berkembang sebagai enclave yang terpisah dari perekonomian daerah. Masyarakat sekitar tentu berharap kawasan industri memberikan nilai tambah bagi daerahnya dan melibatkan UMKM,” katanya.

Selain itu, Saraswati juga meminta penjelasan lebih lanjut mengenai usulan pembentukan otoritas tunggal (one gate authority) yang disampaikan HKI. Menurutnya, pembentukan lembaga tersebut harus mampu mempercepat pelayanan dan memperkuat koordinasi antarlembaga tanpa menambah rantai birokrasi.

Ia juga meminta pandangan HKI mengenai faktor yang paling menentukan keputusan investor, apakah insentif fiskal atau kepastian hukum serta kecepatan proses perizinan. Menurutnya, masukan tersebut penting sebagai bahan pertimbangan DPR dalam menyusun regulasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.

Di samping itu, Saraswati menyoroti pentingnya pengaturan mengenai industri hijau (green industry) dalam RUU Kawasan Industri. Menurutnya, konsep tersebut perlu dirumuskan secara proporsional agar tetap mendukung target pembangunan berkelanjutan tanpa mengurangi daya saing industri nasional.

Ia berharap seluruh masukan yang disampaikan HKI dapat memperkaya substansi RUU sehingga mampu menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif sekaligus memperkuat struktur industri nasional dan memberikan manfaat bagi daerah, UMKM, serta masyarakat.

“RUU ini tentu tidak hanya bertujuan mempermudah investasi, tetapi juga memperkuat struktur industri nasional sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh daerah, UMKM, dan masyarakat luas,” pungkasnya.(Sekjend MDG)

PKH dan BPNT Tahap 3 Segera Cair, Simak Jadwal Terbaru dan Cara Cek Status Penerima


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Kabar baik bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) bersiap memasuki penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 3 Tahun 2026 yang mencakup alokasi bantuan untuk periode Juli hingga September.

Meski pencairan dilakukan secara bertahap di setiap daerah, masyarakat yang terdaftar sebagai penerima diimbau untuk mulai memantau perkembangan status pencairan dan memastikan data kepesertaan masih aktif.

Sesuai skema penyaluran bansos tahun 2026, bantuan dibagi menjadi empat tahap dalam satu tahun. Tahap 1 berlangsung pada Januari–Maret, Tahap 2 pada April–Juni, Tahap 3 pada Juli–September, dan Tahap 4 pada Oktober–Desember. Dengan berakhirnya penyaluran Tahap 2 pada Juni, pemerintah kini mulai mempersiapkan distribusi Tahap 3.

Berdasarkan informasi terbaru, penyaluran PKH Tahap 3 diperkirakan mulai berlangsung pada Juli 2026. Bagi KPM yang menerima bantuan melalui rekening bank Himbara, seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN, pencairan diperkirakan dilakukan secara bertahap mulai sekitar 10 Juli hingga akhir Juli 2026, menyesuaikan wilayah dan proses administrasi.

Sementara itu, penerima yang mencairkan bantuan melalui PT Pos Indonesia akan mengikuti jadwal yang ditetapkan di masing-masing daerah. Perlu dicatat bahwa jadwal tersebut merupakan perkiraan berdasarkan pola penyaluran dan informasi yang tersedia, sehingga dapat berubah sesuai kebijakan Kemensos.

Untuk bantuan BPNT, setiap KPM memperoleh Rp200 ribu per bulan. Karena penyaluran dilakukan per triwulan, penerima berpotensi menerima Rp600 ribu sekaligus untuk alokasi Juli, Agustus, dan September. Sementara besaran PKH berbeda-beda sesuai kategori penerima, seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, maupun penyandang disabilitas berat.

Kemensos juga mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa status penerima bansos melalui layanan resmi. Pasalnya, data penerima kini mengacu pada pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), sehingga status kepesertaan dapat berubah apabila ditemukan perubahan kondisi ekonomi, data kependudukan, maupun hasil verifikasi lapangan.

Pengecekan dapat dilakukan secara mandiri melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos dengan memasukkan data wilayah domisili, nama lengkap sesuai KTP, serta kode verifikasi yang tersedia. Setelah proses pencarian selesai, sistem akan menampilkan status kepesertaan, jenis bantuan yang diterima, hingga periode pencairannya.(Sekjend MDG)

Danramil 1608 - 01/Rasanae Beserta Anggota Memberikan Ucapan Selamat HUT Bhayangkara Ke-80 Kepada Polsek Rasbar dan Polsek Asakota


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Danramil 1608-01/Rasanae Kapten Inf. Bambang Irawan beserta Anggota Koramil 1608-01/Rasanae beri Ucapan Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-80 Kepada Polsek Rasanae Barat Kota Bima dan Polsek Asakota beserta anggotanya dengan tema "POLRI UNTUK MASYARAKAT". Selasa, (40/06/26)

Dalam agenda ini, Pukul 21.10 wita, Danramil 01 Kapten Inf. Bambang Irawan beserta Anggota star dari Makoramil 01/Rasanae dengan menggunakan Mobil Dinas menuju Kantor Polsek Rasanae Barat. 

Dan pada Pukul 21.15 WITA Danramil 1608 - 01/Rasanae tiba bersama anggota di Polsek Rasbar di sambut langsung oleh Kapolsek Rasbar AKP Adhar, S.Sos beserta anggota

Setibanya di Kantor Polsek Rasanae Barat. Danramil bersama anggota memberikan ucapan selamat dan Ramah Tamah di Aula Kapolsek Rasbar, dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-80 Kepada Polsek Rasanae Barat Kota Bima dan Polsek Asakota.

Usai acara Ramah Tamah, sekitar Pukul 22.00 WITA Danramil 1608 - 01 memberikan Kue HUT Bhayangkara ke-80 kepada Kapolsek Rasbar dan anggotanya.

Pukul 22.20 WITA Kegiatan pemberian Ucapan Selamat HUT Bhayangkara ke-80 di Polsek Rasbar selesai dengan tertib dan lancar dan di lanjutkan menuju Polsek Asakota. 

Pada Pukul 22.35 wita, Danramil 1608 - 01 / Rasanae tiba di Polsek Asakota dan di terima oleh Kapolsek Asakota Iptu Mirafudin dan Anggota Polsek, dan disambut dengan penuh kehangatan.

Kegiatan yang sama juga dilakukan oleh Danramil 1608 - 01 / Rasanae beserta Anggota usai melakukan RamahTamah di tempat santai Polsek Asakota, Danramil 1608 - 01 / Rasanae beserta anggota juga memberikan Kue HUT Bhayangkara Ke-80 kepada Kapolsek Asakota dan Anggota.

Pukul 23.10 wita kegiatan pemberian ucapan selamat Hut Bhayangkara ke-80 di Polsek Asakota selesai dengan tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)

Babinsa Kodo Monitoring Kegiatan Danpos Rastim Dalam Memberikan Ucapan HUT Bhayangkara Ke-80 di Polsek Rasana'e Timur


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Serka Muslim Babinsa Kel. Kodo Kecamatan Ratim Kota Bima, memonitor Kegiatan Danpos Rastim beserta anggota Pos Raba dan Pos Ratim Koramil 1608-01/Rasana'e, Dalam rangka Pemberian Ucapan HUT Bhayangkara Ke-80 di Kantor Polsek Rasana'e Timur. Selasa, (30/06/26)

Dalam momen HUT Bhayangkara Ke-80 Polsek Rasana'e Timur mendapatkan kejutan dari Danpos Rastim beserta anggota Pos Raba dan Pos Ratim Koramil 1608-01/Rasana'e, yang sempat memberikan ucapan selamat HUT Bhayangkara Ke-80.

Dengan kehadiran Danpos Rastim beserta anggota Pos Raba dan Pos Ratim Koramil 1608-01/Rasana'e, tentunya mengharapkan semoga sinergitas TNI-Polri semakin solid dalam melaksanakan tugasnya masing-masing, Pungkasnya.

Selain itu juga, Danpos Rastim beserta anggota Pos Raba dan Pos Ratim Koramil 1608-01/Rasana'e mengharapkan semoga Polri tetap jaya di cintai masyarakat, sesuai dengan tema "POLRI UNTUK MASYARAKAT".

Kunjungan ini sekaligus menunjukkan kekompakan dan sinergitas antara TNI dan Polri di garda terdepan, dan yang lebih penting lagi Kunj ini dalam rangka mempererat silaturahmi untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Bima dan sekitarnya.

Kegiatan mengucapkan selamat hari ulang tahun Bhayangkara ke-80 di Polsek rastim dalam keadaan tertib dan aman. Koramil-01/Tim MDG)

Menjamin Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Serma Rizaludin Pimpin Patroli Di Wilayah Kota Bima


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Intensifkan pengamanan wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae, Anggota Koramil 1608-01/Rasanae, melaksanakan kegiatan patroli Cipta Kondisi yang di pimpin oleh Anggota Koramil 1608-01/Rasanae Dpp Serma Rizaludin Babinsa Kelurahan Penaraga. Selasa, (30/06/26)

Selain Anggota Koramil 1608-01/Rasanae Dpp Serma Rizaludin Babinsa Kelurahan Penaraga hadir juga 6 orang Anggota Koramil 1608-01/Rasanae yang juga terlibat dalam kegiatan Patroli Cipta Kondisi.

Sebelum melaksanakan Patroli Cipta Kondisi, seluruh Personil melaksanakan apel pengecekan yang di pimpin oleh Babinsa Kelurahan Lampe Serma Muhaimin bertempat di Posramil Rasanae Timur Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima.

Sasaran Patroli kali ini dilaksanakan dibeberapa wilayah seperti.

1. Kelurahan Kumbe

2. Kelurahan Rabangodu Selatan 

3. Kelurahan Rabangodu Utara

4. Kelurahan Penaraga

5. Kelurahan Penatoi 

6. Kelurahan Dara

Setelah melaksanakan Apel pengecekan, pada Pukul 20.15 Wita personil patroli  melaksanakan patroli keliling Star dari Kel Kumbe menuju sepanjang Jln. Sukarno Hatta dengan menggunakan kendaraan Roda dua

Pukul 20.30 Wita' Anggota patroli menghimbau kepada masyarakat terutama anak anak remaja untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan. Salah satu bentuknya adalah tidak menggunakan atau memasang knalpot racing/Brong pada kendaraan bermotor, karena dapat menimbulkan kebisingan, mengganggu kenyamanan warga, serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Lanjut pada Pukul 20.40 Wita, Anggota patroli melaksanakan pemeriksaan salah satu warga yang menggunakan sepeda motor knalpot resing sekaligus menegur dan mengingatkan agar knalpot resing di copot, dan tidak digunakan kembali.

Selain itu juga Personil mengharapkan kepada masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Bima.

Setelah melaksanakan Patroli dibeberapa wilayah di Kota Bima, Anggota patroli menuju Kantor Koramil 01 dan Rasanae dan tiba di Kantor Koramil 01 Rasanae' dan melaksanakan Apel Pengecekan akhir di depan Kantor Koramil 1608- 01/Rasanae.pada Pukul 21,45 wita

Pukul 21.15 Wita' kegiatan patroli Cipta Kondisi selesai dalam keadaan aman, tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)