Media Dinamika Global

Minggu, 26 April 2026

Jelang Porwanas Lampung 2027,Wartawan BIMA-DOMPU Uji Atlit Lewat Laga Persahabatan


DOMPU,Mediadinamikaglobal.id — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Dompu dan PWI Kabupaten Bima mempersiapkan diri menjelang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 yang akan berlangsung di Lampung. Untuk mematangkan persiapan, kedua pengurus daerah tersebut menggelar laga persahabatan di Game House (GH) Hall Billiard milik anggota PWI Kabupaten Dompu, Yusril Ramadhan, yang merupakan putra dari pemegang medali emas catur Porwanas Banjarmasin, H. Abdul Muis. Kegiatan ini bertujuan sebagai pemanasan sebelum mengikuti seleksi atlet tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pertandingan yang dilaksanakan pada Minggu (26/4/2026) ini mempertandingkan tiga cabang olahraga unggulan, yaitu biliar, domino, dan catur. Selain dihajatkan sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengukur kemampuan atlet sebelum berlaga di level yang lebih tinggi.

Ketua PWI Dompu, Muhyiddin, mengungkapkan bahwa uji tanding ini merupakan bagian dari rencana sistematis untuk menjaring atlet potensial yang akan dikirim dalam seleksi PWI NTB yang akan datang. "Pertandingan ini sangat penting untuk mengasah kemampuan serta mental bertanding. Kami optimis bahwa dengan latihan rutin dan uji tanding seperti ini, maka akan semakin banyak wartawan Dompu yang dapat lolos mewakili NTB di Lampung nanti," jelasnya.

Ketua PWI Bima, Firmansyah, juga melihat laga ini sebagai upaya evaluasi pembinaan atlet di daerahnya. Ia menegaskan bahwa Bima memiliki potensi besar untuk menyumbangkan medali bagi kontingen NTB. "Kami ingin mengetahui sejauh mana kesiapan atlet. Targetnya, Bima dapat mengirim lebih banyak perwakilan yang dapat bersaing di tingkat nasional," imbuh Firmansyah.

Persiapan yang intensif ini bukan tanpa alasan. Pada Porwanas 2024 yang berlangsung di Banjarmasin, atlet-atlet dari wilayah timur NTB berhasil meraih prestasi yang membanggakan,

H. Abdul Muis (Dompu) berhasil memboyong medali emas, perak, dan perunggu dalam tiga kategori catur. Darwis (Dompu) membuktikan kemampuan dirinya dengan mempersembahkan medali emas di cabang domino. Sedangkan H. Nasir (Bima), menggondol medali emas dan perunggu di cabang catur.

Sebagai wujud kesinambungan, PWI Dompu direncanakan akan melakukan kunjungan balasan ke Bima pada akhir Mei mendatang. Kunjungan ini akan diisi dengan pertandingan lanjutan yang bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan atlet serta mempererat solidaritas antarwartawan di kedua daerah tersebut.

Porwanas adalah ajang olahraga bergengsi bagi insan pers nasional yang mengedepankan profesionalisme dan sportivitas. Dengan persiapan yang matang, PWI Dompu dan Bima berharap dapat mempertahankan tradisi juara serta memberikan kontribusi maksimal bagi prestasi NTB di tingkat nasional. (MDG05) 

Polsek Rasbar Gelar Kegiatan Jumat Curhat, Tampung Aspirasi dan Keluhan Warga Keluarahan Matakando


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Polsek Rasanae Barat Polres Bima Kota kembali melaksanakan kegiatan Jumat Curhat sebagai upaya mendekatkan diri dengan masyarakat serta menyerap aspirasi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kegiatan tersebut digelar pada Jumat, (24/4/2026), sekitar pukul 09.00 WITA, bertempat di berugak rumah Ruslin Maman, Kelurahan Matakando, Kecamatan Mpunda, Kota Bima.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Rasanae Barat AKP Suratno menjelaskan bahwa kegiatan Jumat Curhat merupakan bagian dari Program Quick Wins Kapolri yang bertujuan membuka ruang komunikasi antara Polri dan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Rasanae Barat didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Matakando dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Penatoi.

Kegiatan berlangsung dengan suasana santai dan penuh keakraban, sehingga warga dapat menyampaikan berbagai permasalahan secara terbuka.

Selain mendengarkan aspirasi masyarakat, Kapolsek Rasanae Barat juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga, khususnya kalangan petani, tukang kayu/mebel, serta tokoh masyarakat setempat.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau melalui layanan Call Center 110 Polri jika menemukan hal-hal mencurigakan.

Melalui kegiatan Jumat Curhat ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat, sehingga setiap permasalahan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Bima.(Tim MDG)


Pawai Rimpu Mantika 2026 Sukses Digelar, Puluhan Ribu Peserta Semarakkan Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Puncak Festival Rimpu Mantika tahun 2026 ditandai dengan kemeriahan Pawai Rimpu yang sukses digelar pada Sabtu pagi, 25 April 2026. Ribuan masyarakat tumpah ruah memenuhi ruas jalan, menampilkan keindahan busana rimpu sebagai warisan budaya khas Bima dalam suasana yang penuh semangat dan kebanggaan.

Kegiatan akbar ini dihadiri oleh sejumlah tamu kehormatan, di antaranya Wakil Gubernur NTB Hj. Dinda Dhamayanti Putri, perwakilan Kementerian Pariwisata RI Bapak Joko Suharbowo serta Tenaga Ahli Menteri Ekonomi Kreatif Bidang Isu Strategis Ibu Gemintang Kejora Malarangeng beserta tim. Turut hadir jajaran Forkopimda, civitas akademika, tokoh adat, pelaku UMKM, serta masyarakat Kota Bima yang antusias menyaksikan dan ikut serta dalam pawai.

Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE bersama Wakil Wali Kota Feri Sofiyan, SH turut berjalan kaki mengikuti pawai, didampingi Ketua TP PKK dan Ketua GOW Kota Bima. Kehadiran unsur pimpinan DPRD bersama seluruh anggota DPRD dan Iswara Kota Bima, serta Forkopimda yang hadir lengkap semakin menambah semarak dan kekompakan dalam perhelatan budaya tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bima melaporkan bahwa panitia mencatat lebih dari 85.000 peserta mendaftar dan berpartisipasi dalam Pawai Rimpu tahun ini. Rute pawai dimulai dari Paruga Nae dan berakhir di halaman Istana Kesultanan Asi Mbojo, yang menjadi titik akhir sekaligus pusat perayaan.

Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keterlibatan seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa Pawai Rimpu tidak hanya diramaikan oleh perangkat daerah, kelurahan, dan sekolah, tetapi juga melibatkan organisasi, perguruan tinggi, instansi vertikal, BUMN, BUMD, serta pelaku dunia usaha.

“Ini adalah bukti nyata kebersamaan dan kecintaan kita terhadap budaya daerah. Rimpu bukan hanya identitas, tetapi juga kekuatan untuk mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Wali Kota.

Wali Kota menitipkan harapan agar pelaksanaan Festival Rimpu Mantika ke depan dapat terus ditingkatkan, baik dari segi kualitas penyelenggaraan maupun partisipasi masyarakat, sehingga mampu menjadi agenda budaya unggulan yang lebih besar dan mendunia di tahun-tahun mendatang.(Tim MDG)

Sabtu, 25 April 2026

Milad Ke -62 PC IMM Bima Dapat Terus Berkontribusi dalam Mencetak Generasi Muda Yang Unggul Berkarakter, dan Memiliki Komitmen Kuat Terhadap Kemajuan Daerah dan Bangsa


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Bima (PC IMM Bima) menggelar resepsi Milad Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ke-62 di Convention Hall Kota Bima, Sabtu (24 April 2026). Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan penuh khidmat dengan dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah, akademisi, serta organisasi kepemudaan.

Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bima, Kapolres Bima, Danramil 01 Rasa Nae Barat, Ketua KPU Kota Bima, Unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota, ketua Fokal IMM Bima, kalangan akademisi, organisasi kepemudaan (OKP), serta berbagai stakeholder lainnya yang turut memberikan dukungan terhadap eksistensi dan peran IMM di daerah.

Resepsi Milad ini menjadi momentum reflektif atas perjalanan panjang IMM selama 62 tahun sekaligus penguatan komitmen organisasi dalam memainkan peran strategisnya di tengah dinamika pembangunan daerah, khususnya di Kota Bima.

Ketua PC IMM Bima, Muhammad Walid Alfian, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga idealisme kader di tengah arus perubahan zaman yang semakin kompleks. Ia menekankan bahwa kader IMM tidak hanya dituntut untuk konsisten pada nilai-nilai dasar organisasi, tetapi juga harus mampu berinovasi dan adaptif dalam merespons berbagai persoalan sosial, politik, dan keumatan.

“IMM harus tetap menjadi organisasi yang melahirkan kader-kader berintegritas, menjaga nilai-nilai idealisme, serta mampu berinovasi dalam setiap gerakan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Bima, AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., dalam sambutannya mengingatkan pentingnya kedewasaan dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik. Ia juga menaruh harapan besar kepada kader IMM sebagai calon pemimpin masa depan bangsa.

“Sampaikan aspirasi, tapi pastikan tetap sesuai aturan. Kalian adalah pemimpin masa depan. Karena itu, pastikan memiliki intelektual yang bagus dan mumpuni,” tegasnya.

Selain rangkaian sambutan, suasana acara semakin semarak dengan penampilan pembacaan puisi oleh kader IMM yang sarat pesan perjuangan dan nilai-nilai idealisme. Tidak hanya itu, momen Milad ini juga ditandai dengan launching buku karya kader IMM sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pengembangan literasi dan khazanah intelektual mahasiswa.

Berbagai rangkaian kegiatan yang disajikan dalam resepsi ini turut memperkuat solidaritas internal kader serta mempererat sinergi antara IMM dengan berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan.

Dengan terselenggaranya resepsi Milad ke-62 ini, PC IMM Bima berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan memiliki komitmen kuat terhadap kemajuan daerah dan bangsa.(Sekjend MDG)

Progres 45 Persen, Satgas Brimob Polda Riau Rakit Kerangka Balok Jembatan di Batang Tuaka Inhil


Indragiri Hilir – Satgas Darurat Pembangunan Infrastruktur Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Wilkum Polres Inhil terus melanjutkan pengerjaan jembatan di Dusun Pangkalan Baru, Desa Tasik Raya, Kecamatan Batang Tuaka, Minggu (26/4/2026).


Danteam Satgas IPDA Zus Hendryck Marga Saputra, S.H. melaporkan, jembatan dengan dimensi panjang 37 meter dan lebar 2,5 meter tersebut saat ini telah mencapai progres 45 persen. “Estimasi pengerjaan 15 hari dengan durasi 8 sampai 9 jam per hari,” ujarnya.


Target kegiatan hari ini difokuskan pada perakitan besi kerangka balok jembatan serta distribusi bahan material berupa papan dan kayu jembatan. Kegiatan lanjutan masih pada perakitan besi balok jembatan hingga struktur utama terbentuk.


Sebanyak 10 personel gabungan dikerahkan dalam satgas ini. Rinciannya, 5 personel Satbrimob Polda Riau dipimpin IPDA Zus Hendryck Marga Saputra, S.H., 3 personel Ditsamapta Polda Riau, dan 2 personel Ditpolairud Polda Riau. Personel Brimob juga bersinergi dengan personel Polsek Batang Tuaka dan masyarakat setempat. Peralatan yang digunakan sebanyak 5 unit pelampung untuk mendukung keselamatan kerja di lokasi.


Rangkaian kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan apel pagi dipimpin Danteam IPDA Zus Hendryck Marga Saputra, S.H. Pukul 09.00 WIB, tim bersama personel Polsek Batang Tuaka dan warga melaksanakan perakitan besi balok jembatan. Siang pukul 14.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan distribusi papan dan kayu jembatan. Seluruh rangkaian ditutup pukul 16.00 WIB dengan apel konsolidasi dipimpin Kapolsek Batang Tuaka IPTU Andrianto, S.H., M.H.


Kendala yang dihadapi dalam pengerjaan hari ini adalah keterlambatan bahan yang mengikuti arus pasang surut air. Meski demikian, situasi selama kegiatan berlangsung aman terkendali dan tidak ada kejadian menonjol.


Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Tasik Raya ini merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur yang mengacu pada Surat Perintah Kapolda Riau Nomor: Sprin/158/I/KEP./2026 tanggal 27 Januari 2026. Program tersebut menindaklanjuti Commander Wish Presiden RI H. Prabowo Subianto guna menjamin keselamatan, kehadiran sekolah, serta inklusi sosial masyarakat pedesaan.

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Laksanakan Komsos dan Imbau Warga Utamakan Keamanan serta Kamtibmas

Bima.NTB.Media Dinamika Global.id 26 Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) di desa binaan masing-masing pada Minggu (26/4/2026). Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan imbauan terkait keamanan, keselamatan, dan ketertiban lingkungan.

Pada pukul 08.30 WITA, Babinsa Desa Lambu, Serka Bambang, melaksanakan komsos bersama warga di Kecamatan Lambu. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan faktor keamanan dalam setiap aktivitas, baik di laut maupun di ladang. Ia menekankan pentingnya menjaga keselamatan diri, keluarga, serta peralatan kerja guna meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.




Selanjutnya, pada pukul 09.00 WITA, Babinsa Desa Oi Maci, Serka Sahrul, menggelar komsos di wilayah Kecamatan Sape. Ia mengimbau warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mempererat hubungan antarwarga, serta menghindari perselisihan. Warga juga diminta segera melaporkan setiap permasalahan kepada pihak berwenang dan tidak bertindak main hakim sendiri.

Pada pukul 09.30 WITA, Babinsa Desa Bajo Pulau, Serda Ikhsan, memberikan imbauan kepada warga nelayan agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu. Ia mengingatkan bahwa angin kencang dan gelombang tinggi dapat membahayakan keselamatan saat melaut, sehingga disarankan menunda aktivitas hingga kondisi cuaca membaik.

Sementara itu, pada pukul 10.00 WITA, Babinsa Desa Mangge, Koptu Makmun, melaksanakan komsos di Kecamatan Lambu. Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga kamtibmas serta menjauhi barang terlarang seperti minuman keras dan narkoba. Ia juga menegaskan agar setiap permasalahan diselesaikan melalui jalur hukum dengan melibatkan pihak berwenang.

Kegiatan komsos ini merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam membina wilayah serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan, keselamatan, dan ketertiban dalam kehidupan sehari-hari.

(Team.MDG.03)

Cipayung Plus Bima di Pimpin Langsung Oleh 3 Mahasiswa Hukum yang Lahir di Kampus Universitas Muhammadiyah Bima


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Kampus Universitas Muhammadiyah Bima bukan sekadar ruang belajar, melainkan rahim kaderisasi yang melahirkan insan-insan unggul dengan integritas, intelektualitas, dan militansi yang teruji. Dalam bingkai visi unggul, humanitas, dan religiusitas, kampus ini membentuk mahasiswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peka terhadap nilai-nilai kemanusiaan serta kokoh dalam spiritualitas. Dari ruang inilah lahir pimpinan Cipayung Plus Cabang Bima IMM, HMI, dan PMII sebagai representasi nyata dari proses kaderisasi yang matang dan berkelanjutan.

Berangkat dari latar belakangnya sebagai kader hukum Kampus Unversitas muhammadiyah Bima, ketiga pemimpin ini karakter kader unggul" kritis dalam berpikir, tegas dalam bersikap, dan berani memperjuangkan kebenaran. Dalam dimensi humanitas, mereka hadir sebagai figur yang menjunjung tinggi nilai keadilan, empati sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat. Sementara dalam aspek religiusitas, mereka bergerak dengan landasan nilai-nilai keislaman yang menjadi ruh perjuangan, menjaga etika, moralitas, dan arah gerakan agar tetap berada pada koridor yang benar.

Keberadaan mereka menegaskan bahwa Universitas Muhammadiyah Bima adalah kawah candradimuka yang konsisten melahirkan kader-kader pemimpin masa depan. Kampus ini tidak hanya mencetak lulusan, tetapi membentuk manusia paripurna unggul dalam kapasitas, kuat dalam nilai kemanusiaan, dan kokoh dalam spiritualitas. Dari sinilah lahir generasi yang siap mengabdi untuk umat, bangsa, dan daerah dengan kualitas yang tidak hanya layak dibanggakan, tetapi juga mampu membawa perubahan nyata.(Sekjend MDG)

Tuan Yang Terasa Babu di Rumah Sendiri, Nasib Guru NonASN di Sekolah Swasta


Jakarta, Media Dinamika Global.id.-- Kalau gak salah tahun 2021 guru nonASN di sekolah swasta boleh mendaftar PPPK dengan syarat-syarat tertentu. Sayangnya harus ditempatkan di sekolah negeri. Akhirnya Sekolah swasta kehilangan banyak guru. Kepala sekolah dan yayasan komplain, akhirnya guru nonASN tidak bisa lagi daftar PPPK. 

Andaikan ada kebijakan langsung ditempatkan di sekolah swasta itu, mungkin gak ada kepala sekolah atau yayasan yang komplain. Alasannya sih PPPK itu pegawai pemerintah harus ditempatkan di institusi pemerintah yaitu sekolah negeri. Bisa ditempatkan di sekolah swasta tetapi harus "parkir" dulu di sekolah negeri, lalu diredistribusi ke sekolah swasta (permen 1/2025). Tapi ini tidak menyelesaikan masalah. Tahun 2025 guru nonASN di sekolah swasta gigit jari tidak bisa ikut seleksi PPPK. 

Sementara bila kita tengok di program MBG, seleksi ASN yang instansinya BGN bisa langsung ditempatkan (diperbantukan) di pihak swasta, dalam hal ini SPPG. Nah kalau sekolah kok gak bisa? 

Bertahan di sekolah swasta, masa depan tidak menjanjikan. Banyak kasus (tidak semua) guru yang sudah menerima TPG yang tidak seberapa (tidak sampai UMR), tidak menerima gaji dari yayasan. Ikut seleksi PPPK tidak bisa, bertahan di sekolah swasta masa depan tidak menjajikan.

Kita butuh kewajaran gaji bukan kekurang ajaran sistem. Kita butuh bayaran uang bukan pahala, Kita butuh kejelasan nasib bukan kejelasan nasab.(Sekjend MDG)

Memilih Mengisi Perut Rakyat, Bukan Memoles Wajah Kekuasaan


NTB, Media Dinamika Global.id.-- Kadang, Kebenaran Tertutup oleh Debu Demonstrasi yang Diarahkan untuk Mengaburkan Mata Hati kita. Kita sibuk Meributkan Pembaruan Armada yang mengikuti Instruksi Pusat, Namun kita Lupa Bersyukur atas Beban Ratusan Miliar Utang Masa Lalu yang kini Telah Lunas di Tangan Iqbal-Dinda

Iqbal-Dinda Datang bukan untuk Memamerkan Proyek Mercusuar dengan Dana APBD Nya, yang hanya Memanjakan Mata dan Kantong Segelintir Orang. Mereka Hadir untuk Membereskan "Rumah" Yang Berantakan. Biarlah loby dan Menyakinkan Pemerintah Pusat Pembangunan Infrastruktur di Bangun Dana APBN Untuk di Eksekusi di NTB 

Mereka Memilih Melunasi Tunggakan RSUD Sebesar 247 miliar Lebih agar Rakyat Kecil bisa Kembali Berobat dengan Tenang, Tanpa Bayang-bayang Kebangkrutan Layanan Kesehatan.

Mereka Memilih Menghidupkan Kembali Pabrik dan Perusda yang Mangkrak dan Tidak Beroperasi serta Menyuntikkan Dana Ratusan Miliar ke Pelosok Desa Dengan Bantuan Dana Desa Rp.300 Juta/Desa sebanyak 256 Desa Secara bertahap, 

Memastikan 7.250 Kepala Keluarga yang Terhimpit Kemiskinan Ekstrem Menerima Bantuan Dana Stimulan Rp 7 Juta/KK agar memiliki Harapan untuk Hari Esok. 

Bagi Mereka, Satu Piring Nasi di Meja Rakyat Jauh Lebih Berharga Daripada Satu Monumen Megah yang tak bisa Dimakan.

Jika Hari ini ada yang Bertanya Kenapa Jalanan Tidak Langsung Mulus dalam Semalam, lihatlah Bagaimana mereka Berjuang di Tengah APBD yang Nihil. Mereka tidak Diam ; Tahun 2025 dan 2026 Adalah bukti Komitmen Pembangunan di Pulau Sumbawa yang jauh Lebih Besar dari Sebelumnya.

Mari kita Sadar, bahwa Pemimpin yang Sungguh-sungguh Bekerja untuk Rakyat adalah Mereka yang Berani Tidak POPULER demi Menyelamatkan Masa Depan Daerahnya. 

Iqbal-Dinda TIDAK sedang Membangun CITRA, mereka sedang Membangun Fondasi agar Anak Cucu kita Tidak lagi Mewarisi Utang, Melainkan Mewarisi Kesejahteraan.(Tim)

Dr. Muhammad Hasyim Kadis Kominfo Kota Bima, Memberikan Klarifikasi Terkait Kupon Undian Hadiah Rimpu Mantika


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kota Bima melalui Juru Bicara resmi, Dr. Muhammad Hasyim, memberikan klarifikasi terkait isu yang berkembang di masyarakat mengenai dugaan kisruh dalam pembagian hadiah bagi peserta Pawai Rimpu Mantika 2026. Sabtu, 25 April 2026.

Dalam keterangannya, Dr. Hasyim menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan adanya ketidakjelasan atau penyelewengan hadiah tidaklah benar. Ia menjelaskan bahwa sejumlah hadiah yang belum sempat dibagikan bukan dibawa pulang oleh panitia atau pihak pemerintah, melainkan diamankan sementara.

“Perlu kami luruskan, tidak ada hadiah yang dibawa pulang. Semua hadiah yang tersisa telah diamankan oleh panitia secara resmi, walaupun pada akhirnya seluruh sisa hadiah diambil paksa oleh sejumlah peserta dari atas mobil bak terbuka” tegasnya.

Ia menjelaskan, penghentian sementara proses undian doorprize terjadi akibat gangguan listrik dari PLN yang menyebabkan seluruh rangkaian pengundian tidak dapat dilanjutkan. Kondisi tersebut berada di luar kendali panitia penyelenggara.

“Situasi ini murni karena faktor teknis, yakni padamnya aliran listrik. Karena proses undian doreprize membutuhkan pengeras suara, maka prosesnya tidak bisa dilanjutkan saat itu,” jelas Dr. Hasyim.

Pemkot Bima juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Kami menjamin seluruh proses undian hadiah telah dilakukan secara transparan,” pungkasnya.

Pawai Rimpu Mantika sendiri merupakan bagian dari rangkaian festival budaya tahunan yang menjadi kebanggaan masyarakat Kota Bima, dengan partisipasi ribuan peserta dari berbagai kalangan.(Sekjend MDG)