Media Dinamika Global

Kamis, 12 Februari 2026

Gelar Patroli Cipkon, Personil Himbau Warga Jaga Keamanan Lingkungan


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Dalam rangka persiapan pelaksanaan kegiatan Patroli Cipta Kondisi guna memberikan rasa aman dan kondusif di Wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae, Personil Patroli melaksanakan Apel pengecekan yang di pimpin oleh Babinsa Kelurahan Lampe Serka Muslim bertempat di Posramil Rasanae Timur Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima. Kamis, (12/02/26)

Ikut terlibat dalam kegiatan tersebut 6 orang Anggota Koramil 1608-01/Rasanae, dengan wilayah sasaran patroli di enam Kelurahan di Kota Bima, diantaranya.

1. Kelurahan Kumbe

2. Kelurahan Rabangodu utara

3. Kelurahan Penaraga

4. Kelurahan Pena toi

5. Kelurahan Manggemaci 

6. Kelurahan Dara

Sebelum menuju wilayah sasaran Patroli, sejumlah Personil melaksanakan Apel Pengecekan sekitar Pukul 21.00 Wita dipimpin langsung oleh Babinsa Kelurahan Lampe Serka Muslim

Setelah kegiatan Apel selesai, seluruh Anggota langsung bergegas menuju lokasi guna melaksanakan patroli keliling Star dari Kelurahan Kumbe mengikuti sepanjang jalan Sukarno Hatta menggunakan kendaraan Roda dua

Dalam kegiatan Personil menghingbau kepada masyarakat terutama anak anak remaja untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan. 

Salah satu bentuknya adalah tidak menggunakan atau memasang knalpot racing/Brong pada kendaraan bermotor, karena dapat menimbulkan kebisingan, mengganggu kenyamanan warga, serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Himbauan ini tentunya diberikan semata-mata demi menjaga keamanan dan kenyamanan warga masyarakat.

Sekitar Pukul 21.35 Wita, Anggota patroli melaksanakan pemeriksaan salah Satu warga yang menggunakan sepeda motor knalpot resing sekaligus menegur dan mengingatkan agar knalpot resing di copot.

Dan setelah di copot, diharapkan tidak digunakan lagi, selain itu juga diharapkan bagi warga masyarakat lainnya yang masih menggunakan knalpot rasing memiliki kesadaran untuk mencopot dan tidak menggunakan knalpot resing.

Juga diharapkan kepada seluruh warga masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Bima.

Setelah melaksanakan kegiatan patroli Cipta Kondisi, seluruh Anggota tiba di Kantor Koramil 01 Rasanae' kegiatan Patroli Cipta Kondisi selesai dalam keadaan aman,tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)

Kabupaten Tulang Bawang Terima Bantuan Dana CSR Dari PT. Central Pertiwi.

Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || PT Central Pertiwi kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, Bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekaligus dukungan terhadap program pembangunan daerah. Kamis 12 Februari 2026.

Program CSR yang disalurkan mencakup beberapa sektor  prioritas, antara lain:

Pendidikan: dukungan sarana belajar dan bantuan bagi siswa berprestasi. 

Kesehatan: penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan serta bantuan obat-obatan. 

Ekonomi masyarakat: pemberdayaan usaha kecil dan menengah, serta dukungan terhadap kelompok tani dan nelayan.

Lingkungan: kegiatan penghijauan dan pengelolaan sampah terpadu.

Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan, menyampaikan apresiasi atas  kontribusi PT Central Pertiwi.

"Kami berterima kasih atas kepedulian dan dukungan yang diberikan. 

Bantuan CSR ini akan sangat membantu masyarakat dan mendukung program pembangunan berkelanjutan di Tulang Bawang," ujarnya.

Perwakilan PT Central Pertiwi menegaskan bahwa program CSR merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk ikut serta membangun daerah. 

"Kami  berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Tulang Bawang dan memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah," ungkapnya.

Dengan adanya dukungan CSR ini, Kabupaten Tulang Bawang optimis dapat terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera serta berdaya saing, tutupnya.(Fs/Red) 

Brigpol Rolis Aditia Guncang Dini Hari, Pastikan Kampung Lingai Aman dan Terkendali.


Tulang Bawang – Mediadinamikaglobal.Id || Dalam sunyi pekatnya malam, tepatnya pukul 01.00 WIB, sosok Bhayangkara sejati kembali membuktikan komitmennya menjaga keamanan hingga ke pelosok kampung. Bhabinkamtibmas Polsek Menggala, Polres Tulang Bawang, Brigpol Rolis Aditia, turun langsung melaksanakan patroli dan pengecekan Pos Satkamling di RK 02 RT 01 Kampung Lingai, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Kamis 12 Februari 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Kepolisian dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta memastikan masyarakat dapat beristirahat dengan tenang tanpa rasa khawatir.

Dengan penuh dedikasi, Brigpol Rolis Aditia melakukan patroli dialogis sekaligus mengecek kesiapsiagaan warga yang melaksanakan ronda malam. Ia juga memberikan arahan tegas namun humanis agar patroli ronda dilakukan secara bergantian setiap satu jam sekali, disertai pemukulan kentongan sebagai tanda kontrol keamanan lingkungan.

“Polri hadir bukan hanya saat terjadi gangguan, tetapi sebelum gangguan itu muncul. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan benar-benar terlindungi,” tegas Brigpol Rolis Aditia di sela kegiatan.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan warga agar senantiasa berhati-hati dalam pelaksanaan ronda malam dan tidak lengah terhadap potensi gangguan keamanan. Warga diimbau untuk segera berkoordinasi dan melaporkan kepada aparatur kampung, anggota terdekat, maupun Bhabinkamtibmas apabila menemukan hal-hal mencurigakan.

Kapolsek Menggala melalui keterangan tertulisnya menyampaikan apresiasi atas komitmen anggotanya di lapangan.

“Kegiatan Satkamling ini adalah garda terdepan dalam sistem keamanan swakarsa. Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Menggala,” ujarnya.

Kehadiran Polri di tengah masyarakat pada waktu-waktu rawan menjadi bukti nyata bahwa negara tidak pernah tidur dalam menjaga keamanan rakyatnya. Dengan semangat Presisi, Polsek Menggala terus memperkuat kemitraan bersama masyarakat demi terwujudnya Tulang Bawang yang aman dan damai. (Fs/Red) 

Aliansi Masyarakat Mbawa Gelar Demonstrasi di Kantor Desa Mbawa Kec, Donggo


Donggo NTB, Media Dinamika Global.id.--Aliansi masyarakat Mbawa Menggugat melakukan aksi demonstrasi damai di depan kantor Desa Mbawa dengan tuntutan.

1. ‎transparansi informasi anggaran proyek deker 3 titik yang merasa di Desa Mbawa.

2. ‎kejelasan terkait anggaran BUMDES yang di pinjam oleh pemerintah desa mbawa.

‎ 1. berdasarkan peryataan PJ kepala desa mbawa H. Fahrudin, S.Sos bahwa anggaran yang di keluarkan untuk proyek deker di jalur tani so mudu dusun salere desa mbawa sebesar Rp. 42.000.000 dan pemerintah desa mbawa sendiri menilia Proyek tersebut belum layak pakai.

2. ‎terkait anggran BUMDES desa mbawa untuk pencairan pertama tahun 2025 sebanyak 100. 000.000, dan di potong oleh pemerintah desa mbawa sebanyak 40.000.000 untuk biaya MTQ tingkat kecamatan donggo, sedangkan untuk pencairan dana operasional yang kedua sebanyak 145.000.000 yang seharusnya anggaran di cairkan semua untuk BUMDES desa Mbawa Tapi di pinjam kembali oleh pemerintah desa mbawa untuk biaya honor. lembaga posyandu, guru ngaji, Marbot, rt ,rw Desa Mbawa.

‎setelah mendengar pernyataan dan tanggapan dari pemerintah desa mbawa, masa aksi menilai tidak ada titik terang yang di sampaikan oleh Pj kepala desa, dan RAB Proyek Dekker yang diminta oleh massa aksi tidak diberikan oleh pemdes, sehingga masa aksi melakukan penyegelan paksa kantor desa mbawa.(Sekjend MDG)

Wabah Campak, Pemkab Bima Tetapkan Status KLB


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.//Pemerintah Kabupaten Bima secara resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak. Keputusan ini diambil merespons tren peningkatan kasus yang signifikan dalam kurun waktu empat bulan terakhir.

Berdasarkan data akumulatif per 31 Januari 2026, tercatat sebanyak 306 kasus campak ditemukan di wilayah Kabupaten Bima sejak Oktober 2025, dengan laporan 1 orang meninggal dunia.

Hal tersebut ditegaskan Rabu (11/2)

dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan KLB Campak yang dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Bima, Fatahullah, S.Pd, bertempat di Ruang Rapat Sekretaris Daerah.

Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy yang menyempatkan diri menyimak jalannya rapat koordinasi tersebut dalam arahannya mengatakan, "Camat dan Kepala Puskesmas sangat krusial sebagai ujung tombak dalam melakukan edukasi dan memastikan cakupan imunisasi di wilayah masing-masing kembali meningkat, terutama pada kelompok umur yang paling terdampak. Untuk langkah pencegahan selanjutnya akan dilakukan Imunisasi Masal." Ujar Wabup.

Wabah ini harus ditangani secara serius karena bisa menyebabkan konsekuensi serius seperti infeksi otak, kematian pada anak dan orang dengan sistem imun yang lemah dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan otak atau tuli.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bima dalam paparannya merinci bahwa distribusi kasus didominasi oleh kelompok usia balita, dengan rincian kelompok umur yang terpapar adalah Usia < 1 Tahun: 12,42%

, Usia 1 – 5 Tahun: 66,34% (Kelompok paling rentan), Usia 6 – 12 Tahun: 15,69%.

"Angka ini menjadi peringatan serius bagi kita semua. Dengan 306 kasus dan melihat fakta bahwa lebih dari 66 persen penderita adalah anak usia 1 sampai 5 tahun, Pemerintah Kabupaten Bima menetapkan status KLB agar langkah-langkah darurat dan penanganan intensif dapat segera dilaksanakan," ujar Fatahullah dalam arahannya di hadapan para pejabat terkait dan camat, Perawakilan Kodim 1608/Bima, perwakilan MUI, para Kepala Puskesmas dari wilayah terkait, Korwil Pendidikan diwilayah terkait.kabag Prokompim Setda Kab Bima, Suryadin S.s M.M.(Sekjend MDG)



Tulang Bawang Pelopor Nasional, Bupati Qudrotul Ikhwan Luncurkan Vaksinasi HPV Massal Pertama di Indonesia.

Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Kabupaten Tulang Bawang mencatatkan sejarah baru di tingkat nasional, Bupati Tulang Bawang, Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M., resmi membuka kegiatan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) massal dalam rangka HUT KORPRI Ke-54 Tahun di Gedung Serba Guna (GSG) Kota Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Kamis 12 Februari 2026.

Tulang Bawang menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang menginisiasi gerakan vaksinasi HPV secara massal dan mandiri sebagai bagian dari peringatan hari besar organisasi ASN. Bupati Qudrotul Ikhwan menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar administratif, tetapi merupakan langkah nyata melindungi kualitas hidup generasi mendatang.

"Hari ini kita membuat standar baru di Indonesia. Tulang Bawang adalah pionir, Vaksinasi HPV ini merupakan langkah konkret kita memutus rantai kanker serviks. Ini adalah kado terbaik KORPRI untuk masyarakat dan keluarga besar ASN," ujar Bupati.

Kegiatan ini menonjol karena Kabupaten Tulang Bawang menjadi Kabupaten yg pertama yang melaksanakan gerakan vaksinasi HPV massal di 2026.

Selain itu transformasi perayaan HUT juga menjadi aksi kesehatan preventif yang berdampak langsung bagi masyarakat. Dalam hal ini kehadiran Bupati menunjukkan urgensi perlindungan kesehatan perempuan sebagai pilar keluarga.

Langkah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. Dengan dimulainya vaksinasi HPV, Tulang Bawang membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk menjadi pionir inovasi kesehatan.

Acara dihadiri jajaran Pejabat Tinggi Pratama di Lingkup Pemkab Tulang Bawang yang memberikan dukungan penuh terhadap program bersejarah ini.
(Fs/Red) 

Efek Domino Skandal Narkoba: HMI Mataram Desak Kapolda “Sapu Bersih” Kapolres se-NTB Usai PTDH Kasat Narkoba Bima Kota


Mataram, Media Dinamika Global.id. – Skandal narkotika yang menyeret aparat kepolisian kembali mengguncang Nusa Tenggara Barat. Publik dibuat gelisah setelah Kasat Narkoba Polres Bima Kota resmi diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH), sementara Kapolres Bima Kota beserta istrinya dikabarkan ikut menjalani pemeriksaan.

Peristiwa ini memicu gelombang kecurigaan baru: apakah kasus tersebut hanya fenomena “oknum”, atau justru gejala dari masalah yang lebih dalam di tubuh penegak hukum?

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram langsung bereaksi keras. Mereka menilai pemecatan seorang Kasat Narkoba bukan sekadar insiden disipliner, melainkan alarm bahaya bahwa persoalan narkoba diduga telah menyentuh jantung institusi.

Ketua Umum HMI Mataram, Sudirman, menegaskan Kapolda NTB tidak boleh berhenti pada satu-dua penindakan simbolik.

“Kalau Kasat Narkoba saja sampai dipecat tidak dengan hormat, ini bukan persoalan kecil. Artinya ada masalah serius dalam sistem pengawasan. Kapolda harus berani memeriksa semua Kapolres. Jangan ada yang dilindungi,” tegasnya.

Menurut HMI, jabatan Kapolres memegang komando penuh atas keamanan wilayah. Jika di bawah kepemimpinan mereka muncul dugaan keterlibatan aparat dalam jaringan narkoba, maka evaluasi total menjadi harga mati.

HMI juga menyoroti pemeriksaan terhadap Kapolres Bima Kota dan istrinya agar dilakukan secara terbuka dan transparan. Tanpa keterbukaan, mereka menilai spekulasi publik justru akan semakin liar dan menggerus kepercayaan masyarakat.

“Jangan sampai hukum hanya keras kepada masyarakat kecil, tetapi lunak terhadap pejabat. Jika Polri ingin dipercaya, bersihkan dulu dari dalam,” lanjut Sudirman dengan nada tajam.

Tak berhenti di situ, HMI mendesak Kapolda NTB membentuk tim investigasi independen serta membuka ruang pengawasan eksternal. Mereka menilai pemberantasan narkoba selama ini berpotensi hanya menjadi slogan jika pembenahan internal tidak dilakukan secara menyeluruh.

Bagi HMI, maraknya peredaran narkoba di NTB sudah berada pada level darurat. Generasi muda menjadi taruhan, sementara kepercayaan publik terhadap aparat berada di titik rawan.

“Kami tidak ingin NTB menjadi surga bagi bandar narkoba. Jika aparatnya sendiri bermasalah, maka perang terhadap narkoba hanya jadi pencitraan. Kapolda harus berani bersih-bersih total,” tutup Sudirman.(Suryadin MDG)

Bisnis Haram Terbongkar: Dua Pengedar Sabu di Lombok Utara Terancam Penjara Seumur Hidup


Lombok Utara, Media Dinamika Global.Id.– Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lombok Utara membongkar jaringan peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Senin (9/2), dengan mengamankan enam orang dari sejumlah lokasi berbeda. Dua orang di antaranya diduga berperan sebagai pengedar dan terancam pidana penjara seumur hidup.

Pengungkapan kasus tersebut dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Lombok Utara AKP I Nyoman Diana Mahardika, S.H., setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait maraknya transaksi dan penyalahgunaan sabu di Desa Anyar.

“Berawal dari informasi masyarakat, tim melakukan penyelidikan mendalam dan memastikan adanya aktivitas transaksi narkotika. Setelah informasi dinyatakan akurat, kami langsung melakukan penindakan,” kata AKP Diana.

Penggerebekan pertama dilakukan di rumah DI alias D di Dusun Karang Tunggul, Desa Anyar. Polisi mengamankan empat orang yakni ARP alias C, DI alias D, DJ alias D, dan AA alias R.

Dari penggeledahan yang disaksikan aparat lingkungan setempat, polisi menemukan satu poket dan sejumlah klip plastik berisi kristal bening diduga sabu dengan total berat bruto 2,28 gram (netto 1,40 gram) yang diakui milik ARP. Selain itu, ditemukan dua klip sabu dengan berat bruto 0,29 gram (netto 0,07 gram) milik DI, berikut alat hisap, pipet modifikasi, uang tunai, dan telepon genggam.

Berdasarkan hasil interogasi, ARP mengaku memperoleh sabu dari IR alias A. Tim kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan IR di rumahnya yang masih berada di Dusun Karang Tunggul.

Dari rumah IR, polisi menyita tujuh klip diduga sabu dengan total berat bruto 4,11 gram (netto 0,95 gram), satu unit telepon genggam, alat hisap (bong), uang tunai Rp2,3 juta, serta perlengkapan lain yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika.

Pengembangan berlanjut setelah penyidik menemukan percakapan WhatsApp antara IR dengan ES alias K yang diduga memesan sabu. Polisi kemudian menangkap ES di wilayah Bayan.

Dalam pemeriksaan lanjutan, ES diketahui bekerja sebagai asisten rumah tangga ES alias E, seorang anggota DPRD Kabupaten Lombok Utara. Polisi kemudian melakukan penggeledahan di rumah ES alias E di Dusun Karang Bajo.

Hasil penggeledahan tidak menemukan narkotika pada diri ES alias E maupun di bagian utama rumahnya. Namun, di kamar yang ditempati ES alias K ditemukan alat hisap sabu, klip plastik bekas, pipet, sumbu, serta satu unit telepon genggam.

Hasil pemeriksaan laboratorium RSUD Kabupaten Lombok Utara menyatakan ARP, DI, DJ, IR, dan ES alias K positif mengandung metamfetamin dan/atau amfetamin. Sementara AA alias R dan ES alias E dinyatakan negatif.

Polisi juga melakukan pengembangan ke rumah S alias AY di Desa Toya, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Namun yang bersangkutan tidak berada di tempat. Dari lokasi tersebut hanya ditemukan timbangan digital dan alat konsumsi sabu tanpa barang bukti narkotika.

Berdasarkan hasil gelar perkara, ARP alias C dan IR alias A ditingkatkan statusnya ke tahap penyidikan atas dugaan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara, serta memiliki dan menguasai narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu, sebagaimana diatur dalam Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a KUHP. Keduanya terancam pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun serta denda maksimal Rp2 miliar.

DI alias D dijerat pasal kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika dengan ancaman pidana hingga 12 tahun penjara. Sementara DJ alias D dan ES alias K diproses atas dugaan penyalahgunaan narkotika dengan ancaman pidana maksimal empat tahun penjara.

Adapun terhadap AA alias R dan ES alias E, proses penyelidikan dihentikan karena tidak ditemukan barang bukti narkotika serta hasil uji laboratorium menunjukkan negatif.

Seluruh tersangka dan barang bukti kini diamankan di Mapolres Lombok Utara untuk proses hukum lebih lanjut. 

Redaksi ||

Satlantas Polres Bima Gelar Berikan Pelayanan BPKB Kepada Masyarakat


Media Dinamika Global.id.// Personel Satlantas Polres Bima memberikan pelayanan pembuatan BPKB kepada masyarakat melalui program Polantas Menyapa, sebagai wujud komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan transparan. Kegiatan ini bertujuan mempermudah masyarakat dalam pengurusan administrasi kendaraan bermotor serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian.(Sekjend MDG)

Berikan Dukung Moral, Ketua Persit KCK Cabang XXVII DIM 1608/Bima Gelar Anjangsana Dan Tali Asih


Kota Bima. Media DinamikaGlobal.id. Babinsa Kelurahan Sambinae Sertu Ajumadin Anggota Koramil 1608/01 Rasana'e memonitoring Kegiatan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Kodim-1608/ Bima Ny. Risky Julita Samuel Asdianto Limbongan, bersama rombongan yang bertempat di Rt 04 Rw 02 Kel Sambinae kec, Mpunda Kota Bima. Kamis, (12/02/26)

Kegiatan dihadiri oleh Ibu Ketua Persit KCK Cabang XXVII DIM 1608 / Bima Ny. Risky Julita Samuel Asdianto, Ibu wakil ketua Persit KCK cabang XXVII DIM 1608/Bima Ny. Asep Okinawa Muas, Seluruh Ibu-ibu Pengurus Cabang XXVII Kodim 1608 Bima.

Pemberian Tali Asih dan Anjangsana pada keluarga anggota dalam hal ini Ny. Almarhum Muhtar PNS Kodim 1608/Bima adalah bentuk kepedulian, perhatian, serta wujud nyata empati dan dukungan moral dari Ketua Persit KCK Cabang XXVII DIM 1608 / Bima Ny. Risky Julita Samuel Asdianto beserta rombongannya.

Selain itu juga pemberian Tali Asih untuk keluarga Muhtar PNS Kodim 1608/Bima adalah sebagai bentuk perhargaan atas dedikasi dan pengabdiannya. Hal ini membuktikan bahwa keluarga besar TNI dalam hal ini Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Kodim-1608/ Bima Ny. Risky Julita Samuel Asdianto Limbongan, bersama rombongan tidak melupakan jasa Almarhum maupun keluarga yang ditinggalkannya.


Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Kodim-1608/ Bima Ny. Risky Julita Samuel Asdianto Limbongan, menyampaikan bahwa, Pemberian Tali Asih dan Anjangsana pada keluarga anggota dalam hal ini Ny. Almarhum Muhtar PNS Kodim 1608/Bima adalah bentuk kepedulian kami, 

Semoga sedikit banyaknya yang kami berikan dapat membantu meringankan dan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, tutupnya. (Koramil-01/Tim MDG)