Media Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026

Ditpolairud Polda NTB Gelar Anev Bulanan, Tekankan Kesiapan Operasi Ketupat Rinjani


Mataram, Media Dinamika Global.Id.— Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTB melaksanakan kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) bulanan terhadap kinerja personel, Kapal Polisi serta Satpolairud Polres jajaran Polda NTB. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas sekaligus meningkatkan kesiapan personel dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah perairan.(12/3/2026) 

Dalam kegiatan tersebut, Dirpolairud Polda NTB Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H., menekankan kepada seluruh personel dan jajaran agar mendata seluruh hasil kegiatan secara real dan akurat. Hal ini penting agar setiap kegiatan kepolisian yang dilaksanakan dapat berjalan sesuai dengan rencana serta dapat dilakukan evaluasi apabila terdapat kegiatan yang belum memenuhi target yang telah ditetapkan.

Selain itu, Dirpolairud juga menekankan kepada seluruh jajaran untuk menyiapkan sarana dan prasarana, termasuk Alat Utama (Alut) dan Alat Khusus (Alsus), guna menghadapi pelaksanaan Operasi Ketupat Rinjani yang akan segera dilaksanakan dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri yang bertepatan dengan Hari Raya Nyepi. 

Lebih lanjut, seluruh personel juga diminta untuk melakukan pengecekan terhadap seluruh pelabuhan yang berada di wilayah NTB serta meningkatkan koordinasi dengan pihak ASDP terkait pengawasan muatan kapal dan dengan BMKG terkait perkembangan kondisi cuaca yang dapat mempengaruhi aktivitas pelayaran.

Kegiatan Anev bulanan tersebut berlangsung di Aula Hanggar Polda NTB dan diikuti oleh para pejabat utama Ditpolairud Polda NTB. Sementara itu, para Komandan Kapal (Danpal) serta Kasatpolairud di wilayah Pulau Sumbawa turut mengikuti kegiatan tersebut melalui Zoom Meeting.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Ditpolairud Polda NTB semakin siap dalam melaksanakan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi Operasi Ketupat Rinjani. 

Redaksi |

Ketua BAZNAS Kota Bima Tetap Membantu Warga Tidak Mampu Yang Sakit


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Warga tidak mampu kota bima yang sedang menjalani proses penanganan medis rawat inap di RS baik dalam kota maupun pasien rujukan tidak lagi bisa mendapatkan dukungan dana bantuan biaya pengobatan dari BAZNAS mulai dari Januari 2026 hal ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran padahal di tahun tahun sebelumnya BAZNAS kota bima biasanya tetap menyiapkan dukungan anggaran untuk membantu warga tidak mampu yang sakit, asalkan melampirkan surat keterangan sakit dari dokter dan surat keterangan tidak mampu dari pihak kelurahan.

Rusdin, keluarga pasien rujukan asal kelurahan Jatiwangi kecamatan Asakota kota bima mengaku kaget dan merasa beban finansialnya semakin berat setelah mendengar informasi ini terutama karena istrinya saat ini sedang menjalani proses chemoterapy di RSUP Mataram. Sebenarnya bantuan biaya pengobatan dari BAZNAS sangat membantu kami yang hidup pas puasa seperti ini tapi mau gimana lagi, kami hanya bisa menerima  saja keputusan BAZNAS itu. Kata Nurdin 

Ketua BAZNAS kota bima H. Latif S.pdi mengakui bahwa program pemberian bantuan biaya pengobatan telah di hentikan karena keterbatasan anggaran dan ini berlaku untuk pasien dalam kota maupun rujukan. Tidak ada lagi bantuan biaya pengobatan itu, anggaran terbatas jadi harap maklum, tutupnya.(Sekjend MDG)


Pemkot Bima, Prokopimda Ikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Polres Bima Kota


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Pemerintah Kota Bima bersama unsur Forkopimda mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung di Lapangan Polres Bima Kota, Kamis (12/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE, didampingi unsur FKPD, Sekretaris Daerah, Kepala Bakesbangpol, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta Kasat Pol PP dan jajaran terkait.

Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapan seluruh unsur pengamanan dalam menghadapi perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama momentum Ramadan hingga Lebaran.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan bahwa apel tersebut menjadi wujud komitmen bersama untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat.(Sekjend MDG)



Pastikan Keamanan Idul Fitri, Pemkot Bima Ikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kota Bima bersama unsur Forkopimda mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung di Lapangan Polres Bima Kota, Kamis (12/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE, didampingi unsur FKPD, Sekretaris Daerah, Kepala Bakesbangpol, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta Kasat Pol PP dan jajaran terkait.

Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapan seluruh unsur pengamanan dalam menghadapi perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama momentum Ramadan hingga Lebaran.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan bahwa apel tersebut menjadi wujud komitmen bersama untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa pada masa menjelang dan saat Idul Fitri, aktivitas masyarakat di Kota Bima akan meningkat, mulai dari kegiatan ibadah di masjid, arus mudik, silaturahmi keluarga, hingga aktivitas ekonomi di pasar, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, dan berbagai lokasi keramaian lainnya.

Oleh karena itu, kehadiran aparat pengamanan menjadi sangat penting untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2026, mulai dari jajaran Kepolisian, TNI, instansi vertikal, Dinas Perhubungan, Satpol PP, tenaga kesehatan, hingga para relawan yang turut mendukung pengamanan.

Menurutnya, para personel pengamanan merupakan garda terdepan dalam memastikan masyarakat dapat merayakan hari raya dengan tenang dan penuh kebahagiaan.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya sinergi dan kerja sama antar seluruh unsur pengamanan dalam menjalankan tugas. Operasi Ketupat disebutnya sebagai operasi kemanusiaan yang mengedepankan pendekatan humanis, pelayanan, dan keramahan kepada masyarakat.

Wali Kota juga mengingatkan agar pengamanan difokuskan pada titik-titik strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, seperti jalur lalu lintas utama, terminal, pelabuhan, kawasan pasar, tempat ibadah, serta lokasi keramaian lainnya.

Di akhir sambutannya, Wali Kota Bima berpesan kepada seluruh personel yang bertugas agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga kesehatan, serta selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas.

Wali Kota berharap perayaan Idul Fitri tahun ini di Kota Bima dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kebahagiaan bagi seluruh masyarakat.(Sekjend MDG)

Babinsa Parangina Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Antisipasi Gangguan Keamanan dan Dampak Cuaca


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Parangina melaksanakan kegiatan patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) pada Kamis malam (12/3/2026).

Kegiatan patroli tersebut dipimpin oleh Serda Aladin selaku Babinsa Desa Parangina bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape. Patroli dimulai sekitar pukul 20.20 WITA dengan tujuan memantau situasi wilayah serta mengantisipasi perkembangan kondisi keamanan di wilayah Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli ini turut melibatkan berbagai unsur masyarakat, di antaranya dua orang anggota Koramil, dua orang aparat desa, enam orang warga masyarakat, serta tokoh pemuda dan tokoh agama setempat.

Adapun sasaran patroli meliputi sejumlah titik yang dianggap rawan, seperti pemukiman warga serta lokasi yang sering menjadi tempat berkumpulnya anak-anak muda.



Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 20.30 WITA saat anggota Koramil 1608-03/Sape menuju Desa Parangina, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Sekitar pukul 20.50 WITA, rombongan tiba di desa tersebut dan langsung melakukan pemantauan situasi wilayah.

Pada pukul 21.00 WITA, anggota Koramil memberikan imbauan kepada warga Desa Parangina. Dalam imbauannya, masyarakat diminta untuk menghindari berbagai aktivitas negatif, khususnya yang dipicu oleh konsumsi minuman keras yang kerap memicu emosi dan keributan di kalangan anak muda.

Warga juga diingatkan agar menjauhi narkoba dan berbagai barang terlarang lainnya karena dapat membawa dampak buruk bagi diri sendiri maupun keluarga.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu. Warga yang beraktivitas di luar rumah diimbau untuk berhati-hati terhadap potensi pohon tumbang di jalan maupun di sekitar lingkungan tempat tinggal. Bagi warga yang tinggal di dekat sungai dan daerah perbukitan, diingatkan agar waspada terhadap kemungkinan banjir dan tanah longsor, terutama saat hujan turun pada malam hari.

Selanjutnya pada pukul 21.30 WITA, anggota Koramil 1608-03/Sape melanjutkan pemantauan di wilayah desa binaan. Seluruh rangkaian kegiatan patroli Siskamling berakhir pada pukul 22.00 WITA dan berlangsung dengan aman serta kondusif.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan serta memperkuat sinergi antara aparat TNI dan warga dalam menciptakan situasi wilayah yang tetap kondusif.

(Team.MDG.03)

Pemeriksaan Pasukan Oleh Bupati Bima Pimpin Apel Gelar Pasukan Awali Pengamanan Arus Mudik 2026 di Lapangan Polres Bima


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Pemeriksaan pasukan oleh Bupati Bima Ady Mahyudi dan Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar,

S.IK, MH Kamis (12/03/2026) menandai dimulainya Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat "Ketupat Rinjani 2026" pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Upacara Polres Bima Kabupaten.

"Apel gelar pasukan ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh personel serta peralatan pendukung benar-benar siap dalam menjalankan tugas pengamanan, sehingga masyarakat dapat melaksanakan mudik dan merayakan Idul Fitri dengan aman, tertib, dan lancar,”

Ungkap Bupati Bima yang membacakan amanat tertulis Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Dalam Gelar Pasukan yang mengambil tema "Mudik Aman, Keluarga Bahagia" yang dimulai pukul 16.00 WITA tersebut, Bupati Bima menyampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana yang akan digunakan selama operasi berlangsung" . 

Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri". Terang Bupati pada apel yang turut dihadiri Wakil Bupati Bima dr.H.Irfan, unsur Forkopimda, Pejabat Utama (PJU) Polres dan mitra kerja Polres Bima.

Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan pengamanan Idul Fitri tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat. 

Bupati bima dalam amanatnya menekankankan "bahwa keberhasilan Operasi Ketupat ini merupakan tanggung jawab bersama. Untuk itu, terus tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam setiap pelaksanaan tugas. Seluruh pihak diharapkan dapat meningkatkan koordinasi serta kewaspadaan selama pelaksanaan operasi". jelasnya. (MDG)

SMKPPN Bima Gelar Membagikan 70 Paket Zakat Fitrah Sekitar Lingkungan Sekolahnya


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- SMKPPN bima melaksanakan kegiatan sosial dengan membagikan 70 paket zakat fitrah kepada masyarakat sekitar sekolah, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sekolah terhadap warga sekitar khususnya dalam menyambut IdulFitri. Kepala sekolah SMKPPN bima A. Hamid S.pt, Mpd, melalui kepala sub bagian tata usaha Syafruddin, Kamis 13 Maret 2026 mengatakan bahwa setiap paket zakat fitrah berisi 5 kilogram beras yang disalurkan langsung kepada masyarakat yang berhak menerima.

Paket paket tersebut berasal dari penghimpunan zakat fitrah, zakat maal, Infak, dan sedekah yang dikumpulkan dari guru, karyawan, Siswa siswi, serta keluarga besar SMKPPN bima. Kegiatan pembagian paket zakat fitrah ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan solidaritas sekolah SMKPPN bima kepada masyarakat sekitar, Ucapnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga dan mempererat hubungan antara sekolah dan lingkungan sekitar,  pembagian zakat fitrah ini juga merupakan bagian dari proses pembelajaran siswa siswi SMKPPN bima melalui project Based learning (PJBL) dimana siswa siswi dapat mempraktikkan nilai nilai kepedulian sosial, kerja sama dan tanggungjawab dalam kehidupan bermasyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini SMKPPN bima diharapkan dapat terus berperan aktif dalam kegiatan sosial sekaligus menanamkan karakter positif, kepada para siswa siswi SMKPPN bima sejak dini.(Sekjend MDG)

Audiensi IMBI dengan Dishub NTB: Harga Tiket Bus Mataram–Bima Dinilai Terlalu Tinggi Saat Mudik


Mataram, Media Dinamika Global.Id.– Ikatan Mahasiswa Bima Mataram (IMBI) melakukan audiensi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat dan mahasiswa terkait kenaikan harga tiket bus rute Mataram–Bima yang melonjak signifikan menjelang momentum mudik.

Dalam audiensi tersebut, pihak Dinas Perhubungan melalui Kepala Bidang Angkutan, Sobri, menjelaskan beberapa alasan yang menjadi dasar kenaikan harga tiket bus pada rute tersebut.

Sobri menyampaikan bahwa terdapat tiga faktor utama yang melatarbelakangi kenaikan tarif. Pertama, adanya kebijakan tarif angkutan pada masa Lebaran yang berlaku sejak H-10 hingga H+10. Pada periode tersebut, harga tiket yang sebelumnya sekitar Rp250.000 mengalami penyesuaian menjadi sekitar Rp330.000 hingga Rp350.000.

Kedua, adanya kenaikan biaya penyeberangan kapal dari Pelabuhan Kayangan menuju Pelabuhan Poto Tano yang turut mempengaruhi biaya operasional transportasi darat.

Ketiga, pihak perusahaan bus menyampaikan bahwa ketika kendaraan kembali dari Bima menuju Mataram, jumlah penumpang relatif sedikit sehingga berdampak pada keseimbangan biaya operasional perjalanan.

Namun dalam forum audiensi tersebut, IMBI Mataram melalui Ketua Umum Formateur, Arif Rizal Muhaimin, menyampaikan bahwa alasan-alasan tersebut tidak sepenuhnya dapat dijadikan dasar untuk membebankan kenaikan harga yang tinggi kepada masyarakat.

Menurutnya, dalam praktik usaha tentu terdapat risiko keuntungan maupun kerugian, sehingga tidak tepat apabila seluruh beban operasional dialihkan kepada mahasiswa dan masyarakat sebagai pengguna transportasi.

“Transportasi publik seharusnya berpijak pada nilai keadilan sosial dan keberpihakan kepada masyarakat, bukan semata-mata pada pertimbangan keuntungan ekonomi,” ujarnya dalam audiensi tersebut.

IMBI Mataram juga menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan layanan transportasi tetap terjangkau dan tidak memberatkan masyarakat, khususnya pada momentum mudik yang menjadi kebutuhan sosial bagi banyak orang.

Selain itu, dalam audiensi tersebut juga terungkap adanya ketidaksesuaian antara tarif yang ditetapkan oleh Dishub dengan harga yang terjadi di lapangan. Pihak Dinas Perhubungan NTB menyampaikan bahwa tarif resmi rute Mataram–Bima berada di kisaran Rp330.000.

Namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa sebagian operator bus menjual tiket hingga Rp350.000.

Menanggapi hal tersebut, Arif Rizal Muhaimin secara tegas menyatakan bahwa kondisi tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan dari pihak Dishub NTB terhadap operator transportasi.

Bahkan dalam forum audiensi tersebut, Ketua IMBI Mataram menelpon langsung salah satu pihak perusahaan bus di hadapan Kabid Angkutan Dishub NTB untuk menanyakan harga tiket yang sedang berlaku. Dari percakapan tersebut, baik pihak Dishub maupun peserta audiensi mendengar bahwa harga tiket yang diterapkan di lapangan memang tidak sepenuhnya sesuai dengan tarif yang telah ditetapkan pemerintah.

Peristiwa tersebut semakin memperjelas adanya kesenjangan antara kebijakan yang ditetapkan dengan realitas di lapangan. Oleh karena itu, IMBI Mataram menilai Dishub NTB tidak cukup hanya menetapkan tarif, tetapi juga harus memastikan pengawasan serta pengendalian terhadap operator transportasi agar kebijakan dapat dijalankan secara konsisten.

Menanggapi temuan tersebut, pihak Dinas Perhubungan NTB menyampaikan akan menindaklanjuti persoalan ini dengan melakukan evaluasi terhadap operator bus yang menjual tiket di atas tarif yang telah ditetapkan.

Bagi IMBI Mataram, persoalan ini bukan sekadar mengenai angka harga tiket, tetapi juga menyangkut tanggung jawab pemerintah dalam melindungi masyarakat dari praktik tarif yang tidak terkontrol.

IMBI Mataram menegaskan akan terus mengawal persoalan ini secara serius agar kebijakan transportasi di NTB dapat berjalan secara adil, transparan, dan berpihak kepada masyarakat, khususnya mahasiswa dan warga Bima yang sangat bergantung pada jalur transportasi Mataram–Bima.

Redaksi |

Istri Buka Suara di Tengah Polemik KDRT, Sebut Ada Dugaan Perselingkuhan Marga Harun


Mataram, Media Dinamika Global.Id.– Polemik dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menyeret nama anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Marga Harun, terus bergulir dan menjadi sorotan publik.

Di tengah mencuatnya kasus tersebut, sang istri berinisial NR mengungkap sejumlah persoalan rumah tangga yang menurutnya telah berlangsung cukup lama.

Dalam keterangannya kepada wartawan, NR menyebut konflik dalam rumah tangganya tidak terjadi secara tiba-tiba. Ia mengaku persoalan tersebut sudah terjadi sejak lama, bahkan setelah keduanya sempat menjalani proses rujuk yang disaksikan oleh keluarga besar dari kedua belah pihak.

Menurutnya, setelah proses rujuk itu, keluarga dari kedua pihak sempat dipertemukan dengan harapan hubungan rumah tangga mereka dapat kembali membaik. Namun, ia mengklaim berbagai persoalan kembali muncul seiring berjalannya waktu.

Salah satu hal yang diungkap NR adalah dugaan perselingkuhan yang disebutnya beberapa kali dilakukan oleh suaminya selama pernikahan mereka.

“Saya pernah mendatangi langsung seorang perempuan yang katanya dijanjikan akan dinikahi,” ujar NR.

Ia menyebut pertemuan tersebut terjadi di sebuah hotel di Kota Mataram serta di salah satu hotel di Jakarta. Dalam pertemuan itu, perempuan yang ditemuinya disebut mengaku sempat dijanjikan akan dinikahi oleh sang legislator sebelum mengetahui bahwa yang bersangkutan telah memiliki istri.

NR juga mengklaim dugaan hubungan dengan perempuan lain bukan hanya terjadi sekali. Menurutnya, terdapat beberapa perempuan lain yang disebut pernah dijanjikan pernikahan oleh suaminya.

Meski mengungkapkan hal tersebut, NR menegaskan dirinya tidak bermaksud memperkeruh konflik rumah tangga mereka di ruang publik. Ia menyatakan hanya menjawab berbagai pertanyaan yang muncul setelah polemik dugaan KDRT terhadap dirinya ramai diberitakan.

“Saya tidak ingin berperang. Bagaimanapun dia tetap ayah dari anak saya,” katanya.

Redaksi |

Bupati Bima: "Safari Ramadan, Memperkuat Ukhuwah"


Soromandi NTB, Media Dinamika Global.id.-- Safari Ramadan Jajaran Pemerintah Kabupaten Bima di Masjid Darul Abrar Desa Punti Kecamatan Soromandi dihadiri Bupati Bima Ady Mahyudi beserta Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti dan Wakil Bupati dr.H. Irfan Zubaidy, Inspektur Iwan Setiawan, SE beserta para kepala perangkat daerah, kepala bagian, pejabat struktural dan fungsional perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima.

Bupati Bima dalam sambutan yang diawali penyerahan bantuan paket al Qur'an, paket bantuan tanggap bencana dan bantuan beras BAZNAS kembali menegaskan tujuan kehadiran pimpinan daerah pada setiap kegiatan safari Ramadan. 

"Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati beserta jajaran dalam rangkaian Safari Ramadan di seluruh kecamatan dihajatkan untuk tetap menjalin, menjaga dan memperkuat ukhuwah. Melalui kegiatan ini juga pemerintah daerah ini lebih dekat dan melihat dari dekat masalah yang dihadapi oleh masyarakat'. Jelas Bupati.

Selain menjelaskan tujuan Safari Ramadan, pada kesempatan tersebut Bupati juga kembali memaparkan capaian dan penjabaran visi Bima Bermartabat dalam kurung waktu satu tahun kepemimpinan.

"Pada tanggal 20 Februari 2026 lalu, tepat satu tahun Bupati dan Wakil Bupati memimpin Kabupaten Bima. Dalam perjalanan pemerintahan, ada sejumlah capaian yang telah ditorehkan. Namun demikian masih banyak aspirasi dan harapan masyarakat yang belum dapat diwujudkan. Karena banyak tantangan yang dihadapi oleh pemerintah daerah antara lain adanya efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat yang mengharuskan pemerintah daerah untuk lebih mencermati prioritas pembangunan di daerah

Namun, kami tetap berkomitmen untuk terus mencari peluang bagi kemajuan daerah". Imbuh Bupati.

Sementara itu, penceramah, Ustadz Farhan Bil Islam,S.Ag memaparkan ada empat perkara yang Allah SWT akan ambil paksa dari seorang hamba Allah. 

Perkara tersebut yaitu Allah akan mengambil paksa ajal, harta orang yang meninggal untuk diserahkan kepada ahli waris. Allah juga akan mengambil paksa jasad dalam kubur, serta mengambil paksa amal dan diberikan kepada orang yang didholimi". Jelas Ustadz Farhan. Kabag prokopim Setda kabupaten bima Suryadin S.S. Msi (Sekjend MDG)