Media Dinamika Global

Jumat, 21 Agustus 2026

Pelaku UMKM Soligi dan Kawasi Mengembangkan Usaha di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Pulau Obi


Mediadinamikaglobal.id|Halmahera Selatan, 22 Agustus 2026 – Perkembangan aktivitas ekonomi di Pulau Obi turut membuka kebutuhan dan peluang pasar baru bagi pelaku usaha lokal. Di Desa Soligi dan Desa Kawasi, peluang tersebut dimanfaatkan melalui usaha pengolahan pangan dan perdagangan kebutuhan sehari-hari.

Salah satunya dijalankan Rumah Usaha Tangguh Ekonomi (RUTE) di Desa Soligi, Kecamatan Obi Selatan. Kelompok usaha yang dibentuk pada 2021 ini mengembangkan produksi tahu dan tempe untuk memenuhi kebutuhan konsumsi di sekitar kawasan industri.

Koordinator RUTE sekaligus warga asli Desa Soligi, Rusman Baharudin, menceritakan usaha ini diawali dari keraguan akibat minimnya pengalaman warga dalam mengolah kedelai. Namun melalui pendampingan dari tim CSR Harita Nickel, warga yang tadinya selalu gagal membuat tahu dan tempe kini berhasil menguasai teknik produksi yang berkualitas.

"Produk kami tidak serta-merta diterima, selalu ada uji kualitas yangketat sebelum masuk ke dapur perusahaan. Alhamdulillah, berkat pendampingan, kualitas produk kami kini sangat baik dan selalu memenuhi Purchase Order (PO) perusahaan," jelas Rusman, yang juga seorang guru PPPK.


RUTE saat ini berproduksi 8 hingga 9 kali dalam sebulan dengan volume 300 hingga 1.000 potong tahu per sekali produksi. Menariknya, kelompok tersebut melibatkan ibu-ibu yang menjadi kepala keluarga sebagai bagian dari tenaga produksinya.

Komitmen Rusman terhadap program ini ditunjukkan secara nyata dengan menghibahkan lahan warisan orang tuanya yang berlokasi jauh dari permukiman untuk dibangun Rumah RUTE, guna mengatasi kendala aroma proses pengolahan kedelai.

"Saya hibahkan lahan warisan orang tua agar memberi manfaat ekonomi dan tempat mencari nafkah bagi masyarakat. Harapan saya ini menjadi amal jariyah untuk almarhum orang tua," tuturnya.

Rusman berharap dengan keterampilan dan keahlian yang telah dimiliki oleh kelompok RUTE mampu memberi manfaat ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat. Dengan keterampilannya saat ini, kelompok RUTE tidak hanya mampu menjaga konsistensi kualitas produk olahan kedelai untuk memenuhi kebutuhan pasokan ke perusahaan, tetapi juga siap memperluas jangkauan pasar ke masyarakat umum


Geliat ekonomi dari hadirnya kawasan industri juga dirasakan oleh Jani, wanita asal Baubau yang sudah bermukim lama di Desa Kawasi. Mengawali usahanya sebagai penjual tomat keliling dari indekos ke indekos di permukiman lama Kawasi, Jani kini sukses mengelola toko sembako di Area Komersial Permukiman Baru Desa Kawasi.

"Awalnya saya datang dari Baubau hanya coba-coba membawa tomat dan jualan keliling. Sempat juga berencana jualan gorengan, sebelum akhirnya beralih ke sembako," kenang Jani.

Perubahan besar terjadi pada Agustus 2023. Melihat geliat ekonomi yang berkembang, ia memberanikan diri menyewa ruko di Area Komersial Permukiman Baru Desa Kawasi seharga Rp 20 juta per tahun. Keputusan tersebut membuahkan hasil manis, pasokan sembako dari Bacan, Ternate, hingga Ambon selalu ludes diserap pasar. Bahkan komoditas minyak goreng di tokonya mampu terjual hingga ratusan kardus hanya dalam satu hingga dua minggu.

"Di DesaKawasi ini peluang ekonomi sangat terbuka bagi siapapun yang ingin berusaha. Pendapatan bisa mencapai puluhan juta rupiah dalam sehari, bahkan hingga ratusan juta per bulan. Menariknya di sini, pembeli dari warga maupun pihak perusahaan selalu membayar tunai (cash)," ungkapnya bersyukur.

Kesuksesan ini tak hanya membuat Jani mampu membeli tanah untuk investasi masa depan anak-anaknya, tetapi juga membuka lapangan kerja. Saat ini, ia mempekerjakan 8 orang karyawan dengan upah harian Rp100 ribu hingga Rp150 ribu (setara Rp3 juta – Rp4,5 juta per bulan) beserta jaminan konsumsi harian.

Bagi RUTE di Soligi dan Jani di Kawasi, perubahan aktivitas ekonomi di Pulau Obi menjadi ruang untuk mengembangkan usaha sesuai kebutuhan pasar yang mereka temui. Perkembangan tersebut juga menunjukkan bahwa peluang ekonomi di sekitar kawasan dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha lokal melalui peningkatan kapasitas, penyesuaian usaha, dan akses terhadap pasar.

Lek////

Babinsa Jia Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Imbau Warga Jaga Keamanan



Bima.NTB.Media Dinamika Global.id— Babinsa Desa Jia, Serma Nasrudin bersama satu anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan patroli Siskamling di wilayah Desa Jia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Jumat (21/8/2026) malam.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memantau situasi wilayah sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan di wilayah Kecamatan Sape dan Lambu. Patroli menyasar permukiman warga serta sejumlah tempat yang menjadi lokasi tongkrongan anak muda.


Dalam kegiatan tersebut, personel Koramil bersama aparat desa dan masyarakat menyampaikan imbauan agar warga bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Warga juga diminta menghindari perselisihan yang dapat memicu perkelahian.

Khusus kepada kalangan muda, Babinsa mengingatkan agar menjauhi minuman keras yang dapat memicu tindakan emosional dan perkelahian. Warga juga diminta tidak mengendarai kendaraan secara ugal-ugalan di jalan raya demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Patroli Siskamling selesai sekitar pukul 21.20 Wita dalam kondisi aman dan kondusif. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.(Team.MDG.03)

Seminar Anti Narkoba Digelar di Desa Lamere, Dorong Peran Keluarga Cegah Penyalahgunaan Narkoba



Bima.NTB.Media Dinamika Global.id— Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bima menggelar Seminar Anti Narkoba di halaman belakang Kantor Desa Lamere, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Jumat (21/8/2026) malam.

Seminar mengusung tema “Kesadaran Individu, Kelompok dan Orang Tua dalam Bahayanya Narkoba”. Kegiatan tersebut dihadiri unsur TNI, Polri, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh wanita, serta mahasiswa KKN.





Danramil 1608-03/Sape diwakili Peltu Indrawan, SH, turut hadir sekaligus menjadi pemateri terkait aspek keamanan dan ketahanan. Sementara aspek keagamaan dan moral disampaikan Ustad Dr. Abdul Munir, M.Pd.I., sedangkan aspek hukum dan pembinaan masyarakat disampaikan Aiptu Haryanto, S.Sos.

Dalam seminar tersebut, peserta diajak meningkatkan kesadaran bersama mengenai bahaya narkoba serta memperkuat peran individu, keluarga dan masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan narkotika.

Kegiatan berlangsung tertib, aman dan lancar hingga selesai. Para peserta juga diberikan kesempatan menyampaikan usul dan saran terkait upaya pencegahan narkoba di lingkungan masyarakat.(Team.MDG.03)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Kongkow Bersama Warga, Ajak Generasi Muda Jaga Kamtibmas



Bima.NTB.Media Dinamika Global.id— Dalam upaya mempererat komunikasi dengan masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan kongkow-kongkow bersama warga di sejumlah desa binaan, Jumat (21/8/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung secara humanis tersebut menjadi sarana bagi para Babinsa untuk menyampaikan berbagai imbauan kepada masyarakat, khususnya para pemuda dan remaja, agar mengisi waktu dengan kegiatan positif serta menjauhi berbagai perilaku yang dapat memicu gangguan keamanan.

Di Desa Lambu, Kecamatan Lambu, Serka Bambang selaku Babinsa melaksanakan kongkow bersama para pemuda sekitar pukul 19.20 Wita. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak generasi muda untuk membiasakan diri melakukan kegiatan positif, antara lain menghormati dan mendengarkan nasihat orang tua serta membantu orang tua dalam kegiatan di sawah.




Menurutnya, kebiasaan melakukan hal-hal positif sejak dini dapat membentuk pribadi yang lebih baik sekaligus mencegah terjadinya tindakan yang tidak diinginkan. Ia juga mengingatkan warga agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri apabila terjadi persoalan, melainkan segera melaporkannya kepada aparat yang berwenang.

Sementara itu, Serda Abdul Hafid, Babinsa Desa Rasabou, melaksanakan patroli dan kongkow bersama warga binaan sekitar pukul 19.45 Wita. Ia mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas serta menghindari tindakan yang dapat mengganggu keamanan lingkungan.

Imbauan serupa disampaikan Sertu Wahyudin, Babinsa Desa Rato, saat melaksanakan kongkow sekitar pukul 20.00 Wita. Ia secara khusus mengajak para remaja untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Selain itu, para remaja juga diingatkan untuk menjauhi penggunaan barang-barang terlarang yang dapat merusak masa depan, diri sendiri maupun keluarga.

Kemudian, sekitar pukul 20.30 Wita, Serka Khaeruddin, Babinsa Desa Buncu, melaksanakan kongkow bersama warga binaannya. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diajak membiasakan perilaku hidup yang baik serta memanfaatkan waktu malam untuk kegiatan keagamaan, seperti beribadah dan membaca Al-Qur'an.

Serka Khaeruddin juga mengingatkan warga untuk menjauhi minuman keras, narkoba, perjudian serta berbagai barang terlarang lainnya. Hal tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya konflik dan gangguan keamanan di tengah masyarakat.

Para Babinsa menekankan bahwa setiap persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat hendaknya diselesaikan melalui jalur yang benar. Warga diminta tidak main hakim sendiri dan segera melaporkan setiap permasalahan kepada aparat yang berwenang agar dapat diselesaikan dengan aman dan baik.

Melalui kegiatan kongkow-kongkow tersebut, Koramil 1608-03/Sape terus mendorong terbangunnya komunikasi yang erat antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Pendekatan langsung kepada warga diharapkan dapat memperkuat kesadaran bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan kondusif.(Team.MDG.03)

Kades Bersama Kepala Dusun dan Ketua BPD Waduruka Hadiri Acara Umrah Abdul Gani


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Kepala desa Waworada (kades) bersama kepala dusun waduruka dan ketua BPD kecamatan Langgudu kabupaten bima sering kali hadiri dalam acara yang berkaitan dengan umrah Abdul Gani di Dusun Tamandaka Desa Waduruka baik untuk menghadiri acara syukuran/pengajian walimatussafar maupun lainnya.

Nampak hadir Kades, Kadus dan BPD Desa Waduruka Bersama Warganya atau Perangkat desa Waduruka melepas keberangkatan jamaah umrah saudara Abdul Gani di dusun tamandaka Desa Waduruka itu Abdul Gani sendiri yang berangkat menunaikan ibadah umroh. 

Ini adalah Bentuk Kegiatan yang dilakukan oleh Kades Terkait Acara Umrah Pelepasan Jamaah atau apapun kegiatan Masyarakat sekitarnya. Kades Waduruka hadiri untuk melepas umroh Saudara Abdul Gani dan mendoakan warga atau tetangga dusun tamandaka Desa waduruka yang akan berangkat ke Tanah Suci.

Kades Waduruka berharap kepada semua Masyarakat Umumnya yang diundang dalam undangan pengajian syukuran sebelum saudara Abdul Gani berangkat umrah, agar selalu taat dan beribadah kepada Alloh SWT dengan cara mendekatkan diri kepada-nya agar kelak kita di panggil oleh yang maha kuasa untuk menuju tempat yang suci. Harapnya

Hal senada disampaikan oleh Keluarga Penghajat Rahmi pada kesempatan itu mengatakan bahwa apa yang disampaikan oleh Kades kami merupakan sesuatu hal yang sangat positif sekali, dan kami tentunya tidak lupa untuk mengucapkan terimakasih atas Kunjungan dan kehadirannya.

Karena secara jujur, hampir semua Perangkat desa Waduruka hadir memenuhi Undangan kami, dalam rangka melepas dan mendoakan orang tua kami yang akan berangkat Haji Umrah ke Tanah Suci, Makkatul Mukarraamah. Ucapnya

Redaksi II 

Sekda Kabupaten Bima Sampaikan Penjelasan atas KUA dan PPAS T.A 2027


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Bupati Bima yang diwakili Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, SE Kamis (20/08) membacakan Penjelasan Bupati Bima terkait Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 di hadapan Rapat Paripurna Ke-10 Masa Sidang II Tahun Sidang 2026 yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Bima Diah Citra Pravitasari, S.IP di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Bima.

Penyampaian dokumen KUA dan PPAS merupakan tahapan krusial dalam siklus penyusunan APBD, yang berfungsi sebagai acuan strategis dalam perencanaan pembangunan daerah untuk tahun anggaran 2027 dengan arah kebijakan keuangan daerah tahun 2027 meliputi 3 (Tiga komponen) utama, yaitu pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah.

"Tahun 2027 akan menjadi momentum krusial bagi kita untuk membuktikan bahwa program-program pembangunan yang telah dicanangkan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Bima". Ubgkap Adel.

Sejalan dengan arahan kebijakan fiskal tahun 2027, pemerintah daerah menyusun rancangan KUA dan PPAS T.A 2027 dengan memprioritaskan penggunaan belanja daerah untuk mendorong penguatan reformasi birokrasi yang berorientasi hasil, peningkatan SDM manusia Bima yang berkemajuan dan berdaya saing, infrastruktur dasar dan infrastruktur pendukung kawasan strategis, kemandirian ekonomi berbasis kawasan strategis dan komoditas unggulan". 

Secara khusus kebijakan anggaran tahun 2027 akan dititik beratkan pada beberapa sektor krusial antara lain peningkatan kualitas infrastruktur daerah yang inklusif dan menunjang pertumbuhan ekonomi, penguatan kualitas SDM melalui pemantapan sektor pendidikan dan layanan kesehatan, peningkatan ekonomi lokal dengan memperkuat sektor pertanian peternakan perikanan dan UMKM berbasis potensi unggulan daerah serta reformasi birokrasi melalui integrasi layanan publik berbasis digital". 

Jelas Sekda pada rapat paripurna yang dihadiri pejabat Eselon II Eselon III perangkat daerah lingkup Pemkab Bima tersebut.

Kami Berharap, proses pembahasan rancangan kua dan ppas tahun anggaran 2027 ini dapat berjalan lancar, konstruktif, dan tepat waktu. Demi kepentingan seluruh masyarakat kabupaten bima yang kita cintai.” kata Sekda Adel menutup penyampaiannya.

Setelah penyampaian penjelasan, selanutnya pembahasan bersama antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Bima untuk menyepakati kerangka anggaran yang akan dituangkan dalam dokumen APBD 2027. ( Tim/ADV)

Bupati Bima Launching Tahapan Pilkades Serentak


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Penarikan tirai papan informasi Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak secara bergelombang di Kabupaten Bima oleh Bupati Bima Ady Mahyudi yang hadir bersama Wakil Bupati dr. H. Irfan dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kabupaten Bima di aula Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bima Jumat (21/08/2026) menandai dimulainya seluruh tahapan Pilkades serentak di Kabupaten Bima.

Bupati Bima yang hadir bersama Sekda Adel Linggi Ardi, SE Inspektur Iwan Setiawan, SE, Asisten Pemerintahan dan Kesra Fathullah,S.Pd, para Kepala Perangkat Daerah dan Camat se-kabupaten Bima dalam arahannya kepada para kepala desa dan Ketua BPD yang menghadiri launching tersebut mengatakan, Pilkades yang akan dilaksanakan pada tahun 2027 ini merupakan yang pertama dalam kepemimpinan Ady Irfan. Langkah ini penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bermartabat dari tingkat desa, Kecamatan hingga tingkat kabupaten. 

"Kepala Desa terpilih nantinya harus mampu mengelola potensi desa, memperkuat pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat dan menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. 

Oleh karena itu, kepada panitia penyelenggara dan BPD agar menjaga netralitas, independensi dan profesionalisme. Laksanakan seluruh tahapan berdasarkan ketentuan yang berlaku dengan menjunjung tinggi kejujuran keadilan dan keterbukaan. 

Kepada aparat keamanan dan pemerintah Kecamatan, diminta untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dan mengantisipasi setiap potensi kerawanan sejak dini.

Terkait pendanaan seluruh tahapan Pilkades, Bupati memastikan kondisi keuangan pemerintah daerah mampu untuk membiayai tahapan demokrasi di tingkat desa tersebut. "Dana DAU kemungkinan untuk mendukung penyelenggaraan Pilkades Serentak Bergelombang di Kabupaten Bima". Jelas Bupati.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bima Drs. H. Masykur MM dalam laporannya memaparkan Sesuai amanat Perda Nomor 1 Tahun 2026 tentang tata cara pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian kepala desa, penyelenggaraan Pilkades dilaksanakan oleh panitia pemilihan tingkat desa yang keanggotaannya terdiri dari unsur perangkat desa, tokoh masyarakat dan lembaga kemasyarakatan desa yang bertugas secara teknis operasional dalam penyelenggaraan pemilihan kepala desa di Desa 

Sementara pada tingkat kabupaten, keanggotaannya terdiri unsur Forkopimda dan perangkat daerah terkait, bertugas menyusun perencanaan, pelaksanaan monitoring dan evaluasi dan fasilitasi penyelesaian sengketa yang dihadapi dalam Pilkades.

 Mengingat dinamika kerap muncul dalam beberapa tahapan Pilkades maka diperlukan sinergitas dan kerjasama semua pihak tidak hanya kepanitiaan tingkat desa tapi juga panitia tingkat kabupaten, aparat TNI polri serta kesadaran masyarakat yang berhak memilih untuk memilih pemimpin dengan sikap yang jujur dan adil". Harap H. Masykur.

Sebagaimana diketahui, pada gelombang I, Pilkades diselenggarakan bagi 57 kepala desa yang akan berakhir pada saat jabatan 25 Januari 2027 mendatang. Demikian halnya Pilkades Gelombang II tahun 2027 bagi Kades yang akan berakhir masa jabatannya tahun 2028 (Tim/ADV).

Pemkab Bima Dukung Pembangunan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Kunjungan Bupati Bima Ady Mahyudi ke lokasi pembangunan infrastruktur gedung pusat kegiatan dakwah Muhammadiyah Kabupaten Bima di Desa Bre jalan lintas Dore - Talabiu kecamatan Palibelo Kamis 20 Agustus 2026 menegaskan kembali komitmen Pemerintah Kabupaten Bima dalam mendukung pembangunan infrastruktur penting bagi warga Muhammadiyah dan masyarakat Kabupaten Bima tersebut.

Bupati Bima dalam momen Tancap Tiang Pertama Pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah  juga dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bima Ust. H. Jubair S.Ag dan jajaran pimpinan daerah organisasi tersebut dalam sambutannya sesaat sebelum melakukan pengecoran gedung dakwah mengungkapkan, "pemerintah daerah mengapresiasi keinginan keluarga Muhammadiyah untuk mendirikan bangunan pusat dakwah. Pemerintah daerah akan mendukung penuh ikhtiar tersebut. Karena aspirasi dan harapan warga Muhammadiyah Kabupaten Bima juga menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Bima". Terangnya. Kamis (30/08/26)

Terkait harapan Pimpinan Daerah Muhammadiyah agar aset tanah Pemkab Bima yang lokasinya bersebelahan dengan gedung yang akan dibangun dapat dihibahkan, pada prinsipnya aspirasi tersebut dipertimbangkan dan menjadi perhatian pemerintah daerah namun terlebih dahulu tim appraisal makan survei untuk menentukan nilai aset dan bantuan tersebut diberikan kesehatan yang berlaku". Jelas Bupati.

Sementara itu Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bima H. Jubair mengungkapkan, kehadiran infrastruktur gedung dakwah Muhammadiyah yang didirikan di atas lahan seluas 10 are dan berlantai tiga merupakan rahmat bagi perekonomi dan seluruh masyarakat. Dengan berdirinya gedung dakwah ini, ke depan dapat membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi di ibukota dan sekitar mengingat selain berfungsi sebagai tempat dakwah, juga dapat menjadi tempat penginapan bagi para tamu". Jelas H. Jubair. (Tim/ADV).

Diduga Mahasiswa STIKES Yahya Bima Bakar Almamater di Ruang Rektor Jadi Sorotan Publik


Bima, Media Dinamika Global.id.— STIKES Yahya Bima kembali menjadi sorotan publik. Setelah beredar video aksi pembakaran yang diduga almamater mahasiswa di depan ruang rektor, kini muncul pernyataan sikap yang menyoroti dugaan tindakan tidak profesional dan penyalahgunaan wewenang oleh oknum dosen di lingkungan kampus tersebut, Jum'at 21 Agustus 2026.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang pria berpakaian putih membakar sebuah pakaian yang disebut dalam narasi unggahan sebagai almamater STIKES Yahya Bima. Dalam keterangan video yang diunggah akun M Fachrur Azhari, disebutkan aksi tersebut terjadi di depan ruang rektor.

Unggahan itu berbunyi, “Ada apa dgn stikes yahya bima hari ini sehingga terjadi pembakaran almamater tepat di depan ruang rektor STIKES YAHYA BIMA.”

Di tengah viralnya video tersebut, Ansor Kirana, Ketua Umum HMI Kabupaten Bima yang juga mantan Ketua BEM STIKES Yahya Bima dan saat ini berstatus mahasiswa profesi, menyampaikan desakan agar Ketua STIKES Yahya Bima segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum dosen yang diduga menghambat hak akademik mahasiswa.

Menurut Ansor, dugaan persoalan tersebut menyangkut hak mahasiswa dalam proses akademik, termasuk bimbingan, verifikasi nilai hingga proses kelulusan.

Ia mendesak pimpinan kampus menjatuhkan sanksi tegas apabila berdasarkan pemeriksaan terbukti terdapat dosen yang menyalahgunakan wewenang atau mengorbankan kepentingan akademik mahasiswa karena persoalan pribadi.

“Dosen memiliki kewajiban membimbing dan memfasilitasi, bukan memajukan agenda atau konflik pribadi di atas nasib mahasiswa. Membiarkan oknum seperti ini tetap mengajar sama saja dengan merusak standar mutu tenaga kesehatan masa depan,” tegas Ansor dalam pernyataan sikapnya.

Selain meminta penindakan terhadap oknum yang diduga terlibat, Ansor juga meminta jaminan perlindungan bagi mahasiswa. Ia menekankan agar tidak ada intimidasi maupun tindakan balasan terhadap mahasiswa yang menyampaikan dugaan ketidakadilan.

Menurutnya, mahasiswa yang telah memenuhi kewajiban administrasi dan finansial tidak seharusnya mengalami hambatan dalam memperoleh hak akademiknya akibat persoalan atau kepentingan tertentu.

Ansor menilai pembiaran terhadap persoalan tersebut berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan pendidikan dan citra STIKES Yahya Bima.

Apabila pimpinan kampus tidak menunjukkan ketegasan dalam menangani dugaan tersebut, pihaknya menyatakan akan mempertimbangkan pengaduan resmi kepada LLDIKTI Wilayah VIII dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Sementara itu, viralnya aksi pembakaran almamater di depan ruang rektor menambah pertanyaan publik mengenai situasi yang terjadi di lingkungan STIKES Yahya Bima. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti apakah aksi dalam video tersebut berkaitan langsung dengan dugaan persoalan akademik yang disampaikan Ansor Kirana.

Media Dinamika Global, membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada Ketua STIKES Yahya Bima, pihak kampus, serta dosen atau pihak terkait yang disebut dalam persoalan ini.

Redaktur II 

Terancam, Dua Ribuan Keluarga Penerima Bansos di Kota Bima Karena Terindikasi Judi Online


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Sekitar 2 ribuan keluarga di Kota Bima, dicoret dari daftar penerima bantuan sosial atau Bansos. Penyebabnya, desil kesejahteraan mereka berubah setelah pemerintah melakukan integrasi data lintas instansi pada 2026.

Ketua Tim Pendamping Bansos Kota Bima, Muhammad Yasin, mengungkapkan bahwa pendataan saat ini tidak lagi hanya mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS).

“Integrasi data sudah jalan. Sumbernya sekarang dari DPPKB, PLN, OJK, Samsat, Pertanahan, hingga BPJS Kesehatan,” ujar Yasin, Jumat 21 Agustus 2026.

Akibat integrasi ini, banyak warga otomatis tidak lagi masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). 

Yasin merinci beberapa kriteria baru yang membuat warga dicoret dari penerima Bansos seperti menggunakan daya listrik 1.300 VA dan 2.200 VA.

“Pengguna daya listrik seperti ini langsung otomatis masuk ke desil 6 ke atas. Yang diakomodir hanya 450 VA dan 900 VA,” jelasnya.

Selain warga yang berubah desil karena ketauan memiliki pinjaman dan gadai emas berdasarkan data di Perbankan. Memiliki aset kendaraan bermotor yang tercatat di Samsat dan memiliki tanah, hingga berstatus karyawan swasta, wiraswasta dan karyawan honorer.

“Sebagian besar yang dicoret ini juga terindikasi judi online berdasarkan data dari OJK,” kata Yasin.

Bagi warga yang merasa keberatan, Yasin menyarankan untuk mengajukan perbaikan data ke kelurahan setiap tanggal 1 hingga 11 tiap bulan.

“Silakan ajukan sanggah. Nanti akan diverifikasi ulang. Kalau memang masih layak, bisa masuk lagi,” jelasnya.(Redaksi II)