Media Dinamika Global

Sabtu, 29 November 2025

Menjaga Ketertiban Umum Memastikan Pembangunan Berjalan Berdiri Sama Kami Turun Bersuara


Bima Dompu NTB, Media Dinamika Global.id.// Kalian boleh bangun jembatan, jalan, RSUD, pasar, stadion, bendungan dan kantor megah.

Tapi apa gunanya bangunan kokoh kalau manusianya roboh?

Jika SDM jatuh→produktivitas turun→kriminal naik→investor lari→APBD terbebani→pembangunan mandek.

Sehebat apa pun visi daerah, ia akan mati kalau koba hidup bebas.

Wahai Bupati & Walikota di Bima Dompu Koba itu musuh pembangunan.

Saya udah sampaikan keresahan ini langsung ke Bupati Dompu menghadap langsung di rumahnya, bupati dan wakil bupati bima di kantornya, walikota bima di rumahnya namun aktivitas kebijakannya hanya seputar rotasi mutasi, proyek-proyek, konflik internal untuk meyakinkan siapa yang paling mendominasi diruang politik. 

Mereka lupa satu hal bahwa koba itu bukan kasus kriminal biasa. Koba itu mesin penghancur ekonomi daerah. Karena dampaknya dua sampai tiga generasi kehilangan masa depan, tenaga kerja kualitas rendah, UMKM lesu karena keamanan tidak stabil,  dan investor tentu menghindari daerah zona merah.

Kalau Bupati dan Walikota di Bima Dompu diam→sama dengan menyerahkan masa depan daerah kepada b*andar. Diam itu bukan netral. Diam itu izin terselubung kepada bandar untuk memperluas jaringan.

Setip kepala daerah digaji dan bersumpah untuk melindungi masyarakat, menjaga ketertiban umum, memastikan pembangunan berjalan, mencerdaskan kehidupan rakyat dan menciptakan daerah yang aman.

Bagaimana mungkin menjalankan sumpah itu kalau pembusuk moral, kriminal, dan ekonomi dibiarkan hidup?

Saya tidak minta Bupati dan Walikota menjadi polisi. Tidak minta mereka menjadi jaksa. Tidak minta mereka turun gerebek.

Yang diminta hanya satu BERDIRI BERSAMA KAMI, turun bersuara, tunjukkan sikap, tekan aparat, lindungi pegiat anti koba dan jangan takut dengan b*andar. Karena jika pemimpin saja takut, bagaimana rakyat bisa kuat?

Sebab jika Koba terus dibiarkan maka angka kriminal naik, anak muda rusak, tenaga kerja lemah, kemiskinan stagnan, belanja daerah habis untuk penanggulangan masalah sosial, investor kabur dan kelak Bima Dompu disegel sebagai zona bahaya.

"Pembangunan akan berjalan mundur, puncak kehancuran lima tahun lagi dan tidak ada penguasa yang bisa menyelamatkan daerah yang SDM-nya habis digerogoti koba" Badai NTB.(Tim MDG)

Tim Opsnal dan Unit Reskrim Polsek Wawo, Amankan Dua Terduga Pengedar Sabu

 

Bima, Mediadinamikaglobal.id - Tim Opsnal bersama Reskrim Polsek Wawo, Polres Bima Kota, berhasil mengamankan terduga dua pengedar narkoba jenis sabu, pria berinisial P (38), dan inisial J (42), keduanya warga asli Kecamatan Sape yang berdomisili di RT 003/001 Dusun Mbani Desa Pesa Kecamatan Wawo, dalam kasus peredaran narkotika jenis sabu. Penangkapan dilakukan pada Minggu (30/11/2025) sekira pukul 10.30 Wita  dengan berlokasi di RT 003/001 Dusun Mbani, Desa Pesa, Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Kapolsek Wawo Iptu Ikhsan, SH, menjelaskan pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat bahwa akan dilakukan pesta narkoba jenis sabu yang berlokasi di RT 003/001 Dusun Mbani Desa Pesa Kecamatan Wawo. Menindakkanjuti laporan itu, Tim Opsnal beserta Unit Reskrim Polsek Wawo langsung mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan dan melakukan penggerebekan dan penangkapan, pada saat terjadi penyergapan  BB sedang berada dibawah penguasaan salah satu terduga berinisial P.  

Tim kemudian melakukan penyergapan dan berhasil mengamankan kedua terduga pelaku yang berinisial P dan inisial J. 

Dari hasil penggeledahan, polisi menyita barang bukti berupa:

•13 (tiga belas) buah poket klip narkoba jenis sabu

• 1 (satu) buah bong

• 1 (satu) buah korek api

• 1 (satu) buah handphone Merk Oppo A5S

• 10 (sepuluh) buah poket klip kosong berukuran kecil

• 2 (dua) buah poket klip kosong berukuran sedang

• 2 (dua) buah pipet plastik porsi

• 1 (satu) buah pipa kaca

• 1 (satu) buah kotak rokok Surya 12.

Dalam pemeriksaan awal, barang bukti narkona jenis sabu tersebut dibawah penguasaan salah satu terduga pengedar berinisial P bersama berinisial J.  Kedua terduga bersama barang bukti kemudian dibawa ke Mapolsek Wawo, untuk proses hukum lebih lanjut Tim Opsnal beserta Unit Reskrim Polsek Wawo menyerahkan terduga pelaku dan barang bukti langsung diserahkan Tim piket Resnarkoba Polres Bima dan langsung melakukan penimbangan barang bukti di Satresnarkoba Polres Bima Kota  dengan berat kotor narkoba Jenis Sabu tersebut seberat 1.38 gram.

“Saat ini pelaku sudah kami amankan dan serahkan langsung kepada Tim piket Resnarkoba Polres Bima Kota guna dilakukan pengembangan penyelidikan,” terang Kapolsek Wawo Iptu Ikhsan, SH. 

Kasus ini menambah daftar pengungkapan Polsek Wawo dalam upaya memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Bima Kota. (Mdg05)

Belum Setahun, Pemkab SBD Sudah Berhasil Sabet Penghargaan dari PT PLN Sumba


Plt Kadis Perumahan mewakili Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla saat menerima penghargaan dari PLN 

TAMBOLAKA, Media Dinamika Global.id.// Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi NTT dibawah kepemimpinan Bupati, Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati, Dominikus A Rangga Kaka kembali mencatatkan prestasi gemilang usai mendapatkan penghargaan dari PT PLN UP3 Sumba sebagai the best partner in collaboration.

Penghargaan tersebut diberikan usai PT PLN UP3 Sumba menilai Pemkab SBD berhasil dalam pengembangan program PLN di wilayahnya.

Penyerahan penghargaan tersebut dilangsungkan di Waingapu, Kamis, 20 November 2025 kemarin dan diterima langsung oleh Plt Kadis Perumahan, Agus Dappa.

Kepada wartawan, Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla secara terbuka mengaku senang dengan pencapain yang diraih Pemkab SBD tersebut. Menurutnya penghargaan tersebut menjadi motivasi buat pihaknya untuk terus bekerja serius membangun daerahnya khususnya di bidang elektrifikasi.

"Penghargaan ini kan berkaitan dengan kolaborasi yang baik antara Pemerintah dan PLN tentu ini bisa jadi motivasi buat kami untuk terus memacu kerja kami ke depan untuk bisa melayani listrik di masyarakat," katanya.

Terlebih lagi, kondisi rasio elektrifikasi listrik di daerahnya sudah di angka 85 persen yang meningkat dari tahun sebelumnya yang tentunya harus ditingkatkan terus setiap tahun agar di akhir masa jabatan keduanya bersama Wakil Bupati, rasio elektrifikasi listrik di daerahnya bisa mencapai 100 persen.

"Kita menyiapkan anggaran, PLN menyiapkan jaringan maka masyarakat tentu akan terlayani dengan baik. Ini kita lagi kejar setiap tahun itu ada alokasi untuk pengadaan metera. Kita akan terus pacu kalau bisa akhir masa jabatan sudah 100 persen," katanya lagi.

Sebelumnya di masa 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati SBD, pihak pemerintah telah menyiapkan 1.269 meteran yang sudah berhasil terverifikasi dan dipasangkan di rumah warga pada 600 titik yang menyebar di wilayah kabupaten SBD.(Sekjend MDG)

Pj Sekda Kota Bima Hadiri Rapat Banggar DPRD Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bima menghadiri Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bima yang berlangsung di Ruang Banggar DPRD Kota Bima, Kamis (27/11/25). Dalam agenda penting ini, Pj Sekda didampingi oleh Tim TPAD Kota Bima.

Rapat Banggar tersebut membahas berbagai aspek terkait perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah ke depan.

Pemerintah Kota Bima menyampaikan sejumlah langkah strategis dalam upaya meningkatkan kualitas perencanaan, efektivitas penggunaan anggaran, serta memastikan program prioritas berjalan sesuai target.

Melalui forum ini, pemerintah Kota Bima dan DPRD Kota Bima menyamakan persepsi terkait evaluasi kebutuhan anggaran, penyelarasan program OPD, serta penguatan kebijakan fiskal daerah.

Hasil rapat tersebut menjadi dasar penting dalam menentukan perencanaan pembangunan, alokasi anggaran, dan kebijakan lainnya.

Pj Sekda Kota Bima, Hj. Mariamah S.H., menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong transparansi, akuntabilitas, dan pengelolaan anggaran yang tepat sasaran demi meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Kota Bima.

Pemerintah Kota Bima berharap sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif akan memperkuat proses perencanaan dan penganggaran, sehingga setiap program pembangunan dapat terlaksana secara optimal dan berkelanjutan.(Sekjend MDG)

Frokopimda Kota Bima, Frokopimda Kabupaten Bima,Tasyakuran Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional : Sultan Muhammad Salahuddin


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Suasana penuh khidmat menyelimuti Istana Kesultanan Bima pada acara tasyakuran penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Sultan Muhammad Salahuddin. Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE., dengan didampingi oleh sejumlah pejabat, antara lain, Pj Sekda, Staf Ahli, Asisten, seluruh Kepala OPD, seluruh Kabag, seluruh Camat, dan Lurah se Kota Bima. Hadir pula sejumlah tamu penting lainnya, seperti, Hj. Dinda Damayanti Putri, yang merupakan Wakil Gubernur NTB, Bupati Bima, dalam hal ini diwakili oleh Sekda Kabupaten Bima, tokoh adat, tokoh Agama, tokoh masyarakat, serta keluarga besar kesultanan Bima. Sabtu, (29/11/2025.

10 Nopember 2025 adalah hari yang bersejarah bagi masyarakat Bima pada umumnya, tidak saja masyarakat Kota dan Kabupaten Bima, tapi juga masyarakat se-pulau Sumbawa, dan NTB seluruhnya. Karena pada tanggal, (10/11) tersebut, dinobatkannya dua tokoh penting NTB menjadi Pahlawan Nasional oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yakni Sultan Muhammad Salahuddin, dari Bima, dan KH. Maulana Syekh dari Lombok Barat.

Dan sebagai bentuk rasa syukur atas penganugrahan gelar Pahlawan Nasional tersebut, keluarga besar Sultan Muhammad Salahuddin menggelar acara tasyakuran, bertempat di ASI MBOJO BIMA. Wali Kota Bima yang sempat hadir dalam acara tersebut, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur, dan ucapan selamat kepada keluarga besar Sultan Muhammad Salahuddin, atas penganugerahan Sultan Muhammad Salahuddin sebagai Pahlawan Nasional.

Menurutnya gelar tersebut sangat layak diberikan, mengingat dedikasi, dan jasa Sultan Muhammad Salahuddin dalam berbagai bidang, baik itu sosial, politik, bidang pendidikan, keagamaan, dan diplomasi, dalam mempertahankan kedaulatan bangsanya.

"Saya atas nama Pemerintah, dan masyarakat Kota Bima, menyampaikan ucapan selamat, atas penganugerahan Sultan Muhammad Salahuddin, sebagai Pahlawan Nasional, saya berharap penganugerahan gelar ini, tidak saja sebagai pengingat, tapi yang terpenting adalah mari kita jadikan pemicu kita untuk bekerja lebih baik, berbuat lebih banyak, memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan daerah kita," ujarnya

Dalam moument ini pula, ucapan rasa syukur, juga disampaikan oleh pihak keluarga Sultan Muhammad Salahuddin, dalam hal ini diwakili oleh Hj. Dinda Damayanti Putri, yang merupakan Wakil Gubernur NTB. Ia menuturkan bahwa penganugerahan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh masyarakat Bima pada umumnya, baik itu Pemerintah Kabupaten Bima, maupun Pemerintah Kota Bima, terlebih Dinas Sosial Kabupaten Bima, yang sudah puluhan tahun bekerja keras, memperjuangkan, agar Sultan Muhammad Salahuddin, dapat dijadikan sebagai Pahlawan Nasional.

"Saya mewakili keluarga besar Sultan Muhammad Salahuddin, menyampaikan ucapan terima kasih, dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Bima, karena penganugerahan ini, merupakan hasil kerja keras masyarakat Bima pada umumnya," ungkapnya.

Hj. Dinda Damayanti Putri juga berharap agar gelar Pahlawan Nasional yang telah dianugerahkan kepada, baik itu, pada Sultan Muhammad Salahuddin, maupun pada KH. Maulana Syekh yang ada di Pulau Lombok, dapat diajarkan di sekolah-sekolah yang ada di seluruh Pulau Sumbawa, lebih-lebih di Kota Bima, dan Kabupaten Bima.

"Kepada Walikota Bima, dan Bupati Bima, saya berharap, agar gelar Pahlawan Nasional yang telah dianugerahkan pada dua tokoh ini, dapat diajarkan pada siswa-siswa kita, dimasukan pada kurikulum belajar, baik itu SD, SMP, dan juga SMA," harapnya

Acara tasyakuran penganugerahan gelar Pahlawan Nasional ini, diharapkan dapat semakin mengenalkan sosok Sultan Muhammad Salahuddin kepada masyarakat luas, sekaligus menguatkan identitas sejarah masyarakat Bima. Selain itu, diharapkan juga kepada generasi muda Bima agar dapat menjaga nilai-nilai keberanian, integritas, dan kecintaan pada tanah air yang diwariskan oleh Sultan Muhammad Salahuddin.(Sekjend MDG)

Pemkot Bima dan BBWS NT I Gelar FGD Hari Kedua, Bahas Persiapan Teknis Penataan Sungai Lanco dan Ntobo


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bima, Drs. H. Supratman, M.AP membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD) hari kedua dalam rangka menyusun rencana teknis penataan sungai Lanco di Kecamatan Asakota dan sungai Ntobo di Kecamatan Raba, bertempat di Aula Bappeda Kota Bima, pada Kamis (27/11/2025).

Penataan sungai dan penguatan tebing sungai Lanco dan sungai Ntobo ini merupakan bagian dari tahapan pekerjaan dari program National Urban Flood Resilience Program (NUFReP).

FGD hari kedua tersebut dihadiri oleh PPK Perencanaan dan Program Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara I, Made Mira Charisma, ST.M.Eng, Sekretaris Dinas Perkim dan Pertanahan, Sekretaris Bappeda, Camat Asakota, Camat Raba, Lurah Ntobo, Lurah Penanae, Plt. Lurah Jatibaru Timur, serta pengurus TSBK kelurahan pada Kecamatan Raba dan Asakota.

Asisten II Setda Kota Bima, H Supratman menyampaikan bahwa sebagaimana kita ketahui bersama, intensitas hujan yang semakin tinggi beberapa tahun terakhir, ditambah dengan kondisi wilayah Kota Bima yang dikelilingi perbukitan, membuat risiko banjir bandang dan erosi tebing sungai kian meningkat.

Ia menyebut bahwa ada dua sungai yang menjadi fokus FGD hari ini yaitu sungai Lanco dan sungai Ntobo merupakan sungai yang secara historis memiliki catatan kerentanan terhadap longsoran tebing, pendangkalan, hingga luapan air yang berpotensi mengancam permukiman warga.

"Kita tidak bisa menunggu terjadi bencana baru bertindak. Pemerintah daerah harus bergerak lebih cepat, lebih terarah, dan lebih kolaboratif untuk memperkuat sistem pengendalian banjir dan mitigasi risiko bencana," ungkap H Supra sapaannya.

Asisten II menegaskan FGD ini menjadi sangat strategis untuk menyusun rencana komprehensif untuk perkuatan struktur tebing, baik melalui bronjong, turap, maupun pendekatan berbasis vegetasi, kedua, normalisasi alur sungai, termasuk penataan kembali area rawan penyempitan, ketiga, penegakan pengendalian pemanfaatan ruang, agar tidak terjadi pembangunan yang mengganggu aliran sungai, serta peran masyarakat dalam pemeliharaan sungai, mulai dari pembersihan sampah hingga pelaporan dini potensi kerusakan.

"Saya menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bima sangat berkomitmen dalam upaya mitigasi bencana. Namun, keberhasilan program seperti perkuatan tebing sungai tidak hanya bergantung pada pemerintah. Dibutuhkan dukungan penuh dari Balai Wilayah Sungai, lembaga teknis, akademisi, aparat kelurahan, hingga masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai," ujarnya.

Kata dia, Pemkot Bima ingin memastikan bahwa desain perkuatan tebing yang akan dilaksanakan benar-benar tepat lokasi, tepat metode, dan tepat manfaat. sebab setiap rupiah anggaran yang kita belanjakan harus memberikan dampak melindungi masyarakat dan mengurangi risiko kerusakan infrastruktur di masa mendatang.

"Semoga FGD ini menghasilkan dokumen rencana yang kuat, terukur, dan siap ditindaklanjuti dalam tahap perencanaan maupun pengerjaan fisik," jelasnya.

Sementara itu, PPK Perencanaan dan Program Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara I, Made Mira Charisma, ST.M.Eng mengungkapkan bahwa project penataan dua sungai Lanco dan Ntobo masih dalam tahapan secara teknis yang nantinya akan disampaikan kepada pihak yang mendanai project ini yaitu The World Bank.

Mira menjelaskan pihaknya saat ini sedang melakukan tahapan secara teknis. Review ini nantinya menjadi bahan BBWS NT I untuk dipertanggungjawabkan sesuai keadaan ril di lapangan melalui masukan dan informasi dari seluruh stakeholders.

"Pihak World Bank sangat mengharapkan Pemda dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga project ini. Karena sedikit saja ada penolakan, akan memperpanjang masalah, masyarakat sebagai penerima manfaat dari project ini yang akan dirugikan. Hal ini kita harapkan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat," kata Mira pada FGD hari kedua.

Ia pun berharap kepada pemerintah, terutama kepada masyarakat jika nantinya seluruh rangkaian project ini selesai, pihaknya dari BBWS NT I berharap agar infrastruktur yang telah dibangun untuk di jaga dan dirawat bersama, demi memberikan dampak nyata bagi daerah dan masyarakat.

H. Johan Rosihan S.T Fraksi PKS Gelar RAKERWIL di Provinsi NTB


Momentum Rakerwil DPW PKS NTB. 

Kompak, teguh menjaga amanah rakyat. 

Jaga ucapan, jaga sikap sebagai pejabat publik. 

PKS berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

 Mataram, Media Dinamika Global.id.--Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Nusa Tenggara Barat melaksanakan acara Rapat Kerja Wilayah di Ballroom DPW PKS pada hari Minggu (30/11/2025). Ketua umum partai PKS H. Johan Rosihan, menyatakan siap melaksanakan arahan dan mengimplementasikan program hasil Rapat Kerja Nasional (Rakornas) PKS dalam melayani dan membela kepentingan rakyat. Dalam sambutan nya Johan Rosihan menyampaikan capaian kerja PKS saat ini yang menjadi pemenang dalam mengusung Gubernur di NTB maka harus dapat mensinergikan program-program partai dalam rangka mewujudkan NTB Gemilang. "Sebagai partai pengusung harus bisa mensinergikan program-program yang dibuat oleh Partai dalam dalam untuk sinergi untuk mewujudkan NTB gemilang yang lebih membela dan melayani kepentingan masyarakat Nusa Tenggara Barat,” ujar H. Johan Rosihan DPR RI tersebut.((Sekjend MDG)

Asisten III Hadiri Vicon Sosialisasi Panduan Perencanaan dan Penganggaran PAUD HI


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Pemerintah Kota Bima melalui Asisten III Setda, Drs. M. Saleh menghadiri Video Conference (Vicon) Sosialisasi Panduan Perencanaan dan Penganggaran Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri. Jumat (28/11/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Bima, dan diikuti oleh sejumlah Kepala OPD yang mendapat undangan.

Vicon ini bertujuan memberikan penyamaan persepsi bagi seluruh pemerintah daerah terkait penyusunan program dan anggaran PAUD HI yang lebih terarah, komprehensif, dan terintegrasi lintas sektor.

Dalam Vicon tersebut menghadirkan pemaparan teknis dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Ir. Restuardy Daud, M.Sc., yang menyampaikan beberapa agenda strategis, khususnya terkait penajaman perencanaan daerah, penguatan implementasi program prioritas nasional, serta mekanisme evaluasi kinerja pemerintah daerah.

Dalam paparan teknisnya, Ditjen Bina Pembangunan Daerah menjelaskan:

1. Sinkronisasi Target Pembangunan Nasional dan Daerah

Pemerintah daerah diminta memastikan keselarasan indikator pembangunan dalam RKPD, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, ketahanan pangan, layanan kependudukan, serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

2. Penguatan Sistem Perencanaan Berbasis Data

Kemendagri menekankan pentingnya integrasi data antara pusat dan daerah melalui berbagai platform digital seperti SIPD-RI, termasuk validasi data perencanaan, penetapan target, serta konsistensi antara perencanaan dan penganggaran.

3. Mekanisme Evaluasi Kinerja Daerah

Disampaikan bahwa evaluasi tahun berjalan akan difokuskan pada capaian output dan outcome program, realisasi anggaran, serta efektivitas koordinasi lintas perangkat daerah dalam mendukung prioritas pembangunan nasional.

4. Penajaman Program Prioritas

Kemendagri meminta agar daerah memperkuat program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, seperti layanan dasar pendidikan dan kesehatan, penanganan stunting, pemberdayaan UMKM, serta percepatan infrastruktur yang mendukung mobilitas dan pelayanan publik.

Dalam sesi diskusi, pihak Kemendagri juga memberikan penjelasan mengenai penyesuaian kebijakan tahun anggaran 2026, termasuk penguatan tata kelola anggaran, penyelarasan indikator minimum mandatory spending, serta penegasan peran daerah dalam mendukung capaian nasional seperti penurunan kemiskinan dan peningkatan kualitas SDM.

Seluruh OPD yang hadir mencatat detail arahan tersebut dan menyatakan siap melakukan penyesuaian program di masing-masing perangkat daerah. Pemerintah Kota Bima berkomitmen untuk mengikuti seluruh regulasi, mekanisme pelaporan, serta standar perencanaan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Vicon berlangsung lancar dan menjadi acuan penting bagi Pemkot Bima untuk memastikan bahwa proses perencanaan dan pelaksanaan program daerah tetap terukur serta selaras dengan kebijakan nasional.(Sekjend MDG)

Pj Sekda Kota Bima Sambut Dandim 1608 Bima Yang Baru


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Pj Sekretaris Daerah Kota Bima, Hj Mariamah, SH menyambut kedatangan Dandim 1608/Bima yang baru, Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan, S.Ikom, M.Sc dan keluarganya, di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, pada Jum'at (28/11).

Turut mendampingi penjemputan orang nomor satu di Satuan Kodim 1608/Bima tersebut antara lain Pj. Sekretaris Daerah Kota Bima, Wakil Bupati Bima, Kajari Raba Bima, Kasdim 1608/Bima, Wakapolres Bima Kota dan Wakapolres Bima.

Pesawat dengan maskapai penerbangan Wings Air yang ditumpangi Dandim/1608 Bima tiba di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima pada pukul 14.05 WITA.

Dandim/1608 Bima yang baru, Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan, S.Ikom, M.Sc menggantikan Dandim/1608 yang lama, Letkol Infantri Andi Lulianto, S.Kom, MM yang bertugas di Bima mulai tahun 2023 sampai November 2025.

Letkol Samuel menamatkan pendidikan SMA Taruna Nusantara pada tahun 1992-2002, Abituren dari Akademi Militer pada tahun 2002-2005, FTI Unmer pada tahun 2010-2012, serta meraih gelar magister nya pada Magister Ketahanan Nasional SPs UGM pada tahun 2019-2022.

Ia juga sebelumnya pernah bertugas pada Bengkel Pemeliharaan Pusat Artileri Pertahanan Udara (BENGPUS ARHANUD), sebuah unit dibawah Pusat Kesenjataan Artileri Pertahanan Udara (Pussenarhanud) TNI Angkatan Darat. Selain itu juga pernah bertugas di Ajendam VII/Wirabuana di Makassar, serta pernah terlibat dalam kegiatan serah terima jabatan di Batalyon Arhanudri 1/1 Kostrad.

Pj. Sekretaris Daerah, Hj Mariamah menyampaikan, pihaknya mewakili Pemerintah dan masyarakat Kota Bima mengucapkan selamat datang kepada Dandim/1608 Bima yang baru menggantikan Dandim sebelumnya, Letkol Infantri Andi Lulianto, S.Kom, MM.

"Selamat datang bertugas dan mengabdi di Tanah Bima Letkol Samuel Asdianto Limbongan, S.Ikom, M.Sc," ungkapnya di Ruang Transit VIP Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima.

Mariamah menambahkan, sinergi antara Pemerintah Daerah dan TNI sangat dibutuhkan dalam rangka mengawal dan mewujudkan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka yang telah berjalan melalui berbagai program konkret di lapangan. Terutama mewujudkan program bersifat kerakyatan dan mendukung ketahanan nasional.

Ia juga mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Dandim/1608 sebelumnya, Letkol Infantri Andi Lulianto, S.Kom, MM yang telah bersama Pemerintah Kota Bima mewujudkan ketahanan dan keamanan selama bertugas di Tanah Bima yang berjalan kondusif. Terutama dalam mendukung penyaluran Makan Bergizi Gratis bagi pelajar dan Ibu-Balita di Kota Bima, serta mendukung pemberantasan narkoba bersama Institusi Polri.

"Selamat bertugas di tempat yang baru Letkol Infantri Andi Lulianto, S.Kom, MM. Semoga jasa dan pengabdiannya selama bertugas di Bima dicatat sebagai ladang amal di sisi Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT," pungkasnya.(Sekjend MDG)

Wali Kota H. A Rahman Sambut Dandim Baru, Perkuat Kolaborasi Pondasi Utama Terciptanya Bima Yang Aman


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE menghadiri acara Pisah Sambut Komandan Kodim 1608/Bima, di Aula Serba Guna Markas Kodim 1608/Bima, pada Sabtu (29/11) malam.

Turut hadir pada acara pisah sambut Komandan Kodim 1608/Bima tersebut antara lain, Wali Kota Bima, Bupati Bima, Kajari Raba Bima, Wakapolres Bima Kota, Wakapolres Bima, Kepala Dinas Kominfotik Kota Bima, Kasat Pol PP Kota Bima, Kepala DKP Kota Bima, tokoh agama, ketua-ketua etnis paguyuban, ormas, dan para tokoh masyarakat.

Dalam arahannya, Wali Kota Bima, H. A Rahman, menyampaikan, Kota Bima dan Kabupaten Bima adalah daerah yang penuh dinamika. Di satu sisi kaya dengan potensi sosial, budaya, dan sumber daya manusia. Namun di sisi lain juga menghadapi tantangan-tantangan, mulai dari kebencanaan, keamanan wilayah, hingga persoalan sosial kemasyarakatan.

Dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh komponen masyarakat menjadi kunci utama.

Wali Kota menuturkan bahwa selama ini, Kodim 1608/Bima telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat ketahanan wilayah, mendukung penanggulangan bencana, serta berkontribusi pada berbagai program pembangunan.

"Peran aktif TNI, khususnya melalui kegiatan komsos, Babinsa, karya bakti, penanganan banjir, hingga dukungan terhadap ketahanan pangan, telah memberikan dampak besar bagi masyarakat Bima," ungkap H. A. Rahman.

Wali Kota Bima menegaskan bahwa pihaknya meyakini, di bawah kepemimpinan Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan, dengan pengalaman, integritas, serta wawasan yang dimiliki, sinergi ini akan makin kuat dan semakin membawa manfaat bagi masyarakat luas.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Bima dengan tangan terbuka siap melanjutkan dan memperkuat kolaborasi dengan Kodim 1608/Bima dalam berbagai sektor, khususnya, mitigasi dan penanggulangan bencana, peningkatan keamanan dan ketertiban wilayah, penguatan ketahanan pangan dan program kesejahteraan masyarakat, pengembangan karakter kebangsaan dan cinta tanah air, terutama bagi generasi muda.

Aji Man sapaannya percaya bahwa kebersamaan dan kekompakan antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat adalah pondasi utama bagi terciptanya Bima yang aman, damai, dan maju.

"Selamat bertugas Dandim 1608/Bima yang baru, semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh keberkahan, keselamatan, dan sukses dalam setiap langkah pengabdian," ujarnya.

"Kepada Dandim yang lama, Letkol Andi Lulianto selamat bertugas di tempat yang baru. Doa kami seluruh masyarakat Bima menyertai bapak ditempat tugas yang baru. Bapak sudah menjadi keluarga kami," tambahnya.

Wali Kota Bima berharap dan mengajak semua pihak untuk menjadikan momentum ini sebagai awal yang kuat untuk terus membangun Bima yang lebih baik, lebih tangguh, dan lebih maju. Tutupnya.(Sekjend MDG)