Pemdes Kombo Rinci Penggunaan DD Tahap I 2026: Insentif, BLT, dan Anggaran Pilkades Desember Mendatang
BIMA,Mediadinamikaglobal.id – Pemerintah Desa Kombo secara resmi merinci alokasi dan penggunaan Dana Desa (DD) Tahap Pertama Tahun Anggaran 2026. Melalui Sekretaris Desa (Sekdes), Jeni Rahmat, S.Sos., pemerintah desa memaparkan bahwa anggaran tersebut disalurkan untuk pembayaran insentif perangkat desa, bantuan langsung tunai, serta telah menyiapkan dana khusus untuk penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang diagendakan berlangsung pada Desember mendatang.Selasa (12/5/2026).
Penyaluran insentif diberikan kepada seluruh Ketua RT, Ketua RW, Bidan Desa, Kader Posyandu, Imam Masjid, Bilal, hingga Marbot. Selain itu, bantuan BLT juga disalurkan kepada 10 orang Penerima Manfaat (KPM) di wilayah tersebut. Jeni Rahmat menjelaskan bahwa seluruh dana yang dibayarkan bersumber murni dari Dana Desa Tahap I tahun ini.
"Pembagian insentif ini kita berikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan pelayanan mereka kepada masyarakat. Namun perlu kami sampaikan, jumlah honor atau insentif yang diterima oleh Ketua RT, RW, dan unsur lainnya ini masing-masing mengalami pengurangan dibandingkan tahun sebelumnya. Begitu pun dengan bantuan BLT, yang biasanya senilai Rp300.000 per bulan, tahun ini turun menjadi Rp225.000 per bulan untuk setiap penerima," ungkap Jeni Rahmat saat memberikan keterangan pada awak media, Rabu (13/5/2026) pukul 11.25 Wita
Ia merinci, total keseluruhan Dana Desa Tahap I yang dikeluarkan khusus untuk pembayaran insentif seluruh unsur pelayanan desa dan penyaluran BLT tersebut mencapai angka Rp119.713.200. Dana tersebut telah dicairkan dan diserahkan kepada yang berhak menerima sesuai dengan peraturan pengelolaan keuangan desa yang berlaku.
Selain dialokasikan untuk kebutuhan rutin dan bantuan warga, Pemerintah Desa Kombo juga telah menyisihkan anggaran khusus dari Dana Desa Tahap I 2026 untuk keperluan demokrasi desa. Sebanyak Rp25.000.000 telah disiapkan guna membiayai pelaksanaan Pilkades Kombo yang rencananya akan digelar pada bulan Desember 2026 nanti.
"Dalam alokasi Dana Desa tahap pertama ini, kami sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp25 juta khusus untuk Pilkades. Dana ini nantinya akan dipergunakan untuk membiayai seluruh tahapan kegiatan, mulai dari pembentukan panitia pemilihan, proses pendaftaran calon, pelaksanaan pemungutan suara, hingga penetapan dan pelantikan kepala desa terpilih nanti," jelas Jeni Rahmat menambahkan.
Menurutnya, persiapan anggaran yang dilakukan sejak dini ini bertujuan agar pelaksanaan Pilkades berjalan lancar, tertib, dan tidak terkendala masalah pendanaan. Pemerintah Desa Kombo berkomitmen memastikan setiap rupiah dari Dana Desa dikelola secara tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan desa.
Masyarakat Desa Kombo menyambut baik rincian penggunaan anggaran ini, meski sebagian menyayangkan adanya penurunan nilai bantuan. Namun warga memahami hal tersebut merupakan kebijakan yang disesuaikan dengan kemampuan dan pagu anggaran yang diterima desa, serta adanya prioritas lain seperti persiapan pelaksanaan pimpinan desa baru di akhir tahun nanti.(MDG05)













