Bima NTB, Media Dinamika Global.id.// Puji Syukur kita panjatkan kehadirat Allah Subhaanahu Wataâla, atas segala nikmat dan karunia Nya sehingga dengan berkah dan ridho-Nya, pada hari ini kita dapat mengikuti acara Wisuda Sarjana ke-III Strata Satu Sekolah Tinggi Ekonomi syariah (STES) harapan bima terus berkembang dan dapat berkontribusi di dunia pendidikan. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada tauladan kita Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam beserta keluarga, sahabat dan umatnya hingga akhir zaman. Semoga kita semua termasuk umatnya yang istiqomah. Aamiin yaa rabbal aalamiin.
Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada orang tua mahasiswa yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di STES Harapan bima yang berada di bawah naungan Yayasan Al-faqih STES Bima. Juga kepada para yang telah mendukung penyelenggaraan pendidikan di STES Harapan bima.
Dipilihnya STES Harapan bima sebagai lembaga pendidikan tempat menimba ilmu dan mencapai karir masa depan merupakan pilihan yang tepat dan bijak. Hal ini sejalan dengan visi sekolah tinggi Ekonomi Syari'ah (STES) harapan bima yaitu menjadi lembaga pendidikan tinggi terdepan dalam pengembangan ekonomi dan lembaga keuangan syariah di bima NTB. Selain komitmen dalam pengembangan keilmuan dan peningkatan mutu lulusan yang profesional, STES harapan bima, juga berkomitmen membentuk insan akademik yang berakhlak mulia, sehingga ekonomi syariah bukan sekedar sebatas keilmuan namun menjadi nafas kehidupan dalam seluruh aktifitas keseharian.
Kami yakin, sentuhan insan seperti inilah yang akan menjadikan ekonomi syariah dapat kokoh menancap di bumi Indonesia tercinta ini. Semoga para lulusan STES harapan bima dapat mengambil peran ini.
Wisuda merupakan prosesi seremonial yang menandai puncak dari proses kegiatan akademik yang dijalankan oleh perguruan tinggi, sekaligus sebagai pertanggungjawaban kepada pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan masyarakat. Namun, bagi mahasiswa, wisuda adalah langkah awal perjalanan hidup. Wisudawan tidak lagi mendapat status “istimewa” sebagai mahasiswa yang dinamis dan kritis, namun mereka akan diuji dan dinilai oleh masyarakat melaui karya yang dihasilkan, yaitu bagaimana ilmu yang selama ini diperoleh dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Karya dan kiprahnya di masyarakat juga akan menjadi cermin dari almamaternya, karenanya jagalah nama baik almamater dan jadikan almamater bangga dengan menunjukkan prestasi di masyarakat.
Meskipun telah menyelesaiakan pendidikan, tetap cintailah ilmu. Hadapilah perkembangan zaman dan persaingan dengan terus belajar, baik secara formal dengan melanjutkan ke jenjang S1 maupun non formal melalui pelatihan, bacaan dan sertifikasi. Kuasailah setidaknya 1 (satu) spesialisasi dalam profesi yang menjadikan anda memiliki diferensiasi dengan orang lain.
Jangan lupakan juga bahwa keberhasilan ananda menyelesaikan pendidikan ini adalah peran orang tua yang senantiasa mendoakan, sampaikan ucapan terima kasih dan doakan mereka selalu dalam kebaikan dan keridhaan-Nya.
Kami bersyukur kepada Allah Subhaanahu Wata’ala, perjalanan sekolah tinggi Ekonomi Syari'ah (STES) harapan bima yang modal utamanya adalah komitmen dan keyakinan pentingnya mengembangkan ekonomi syariah, telah mencapai hasil yang luar biasa dengan jumlah mahasiswa 172 lebih berasal dari berbagai lulusan orang lebih yang tersebar di berbagai institusi keuangan syariah bisnis dan sosial tingkat nasional.
Telah dikembangkan juga baru 1 prodi : manajemen Ekonomi syariah yang telah berakreditasi BAN-PT dan program studi ekonomi syariah akreditasi, serta STES Bima telah terakreditasi institusi. Tentu hal ini tidak lepas adanya dukungan dari berbagai pihak yaitu pemerintah, lembaga institusi mitra kerja sama, institusi bisnis / sosial pengguna lulusan dan tentu saja lingkungan masyarakat dimana kampus berada.
Sebagai bentuk syukur dan bertambahnya amanah, kami ingin lebih baik lagi dalam berkontribusi kepada umat. Ke depan Yayasan telah mencanangkan untuk meningkatkan kelembagaan Sekolah Tinggi menjadi Institut hingga Universitas.
Hal ini menimbulkan konsekuensi peningkatan sarana dan prasarana yang meliputi lahan dan bangunan, serta sumber daya manusia khususnya dosen. Yayasan mendorong STES bima, memberikan komitmen yang tinggi bagi pengembangan dosen, baik melalui fasilitasi menempuh pendidikan S1 maupun keterlibatan dalam riset dan kajian, sehingga STES Bima dapat menjadi pilihan bagi insan berkualitas untuk berkarya sebagai dosen dan peneliti.
Pengembangan kelembagaan pendidikan tinggi ini diharapkan diwujudkan melalui salah satunya mengoptimalkan instrumen keuangan syariah, khususnya Wakaf. Yayasan telah menjalin kerja sama dengan lembaga wakaf untuk mewujudkan hal ini, selain juga mendaftarkan Yayasan Al-faqih STES Bima sebagai lembaga Nadzir Wakaf. Mohon doanya agar cita-cita dan niat baik dapat diwujudkan dan mendapatkan ridho dari Allah Subhanahu Wata’ala.
Akhirul kalam, Keluarga Besar Yayasan Al-faqih mengucapkan terima kasih kepada civitas akademika (STES)Harapan Bima (pimpinan, dosen dan karyawan; pendiri dan pengurus yayasan) atas keberhasilannya mengantarkan mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikanya hingga wisuda saat ini. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada pemerintah, mitra kerja sama dan pengguna lulusan dan masyarakat sekitar atas peran sertanya mendukung proses pendidikan di sekolah tinggi Ekonomi Syari'ah (STES) harapan Bima. Semoga Allah membalas kebaikan Bapak/Ibu sekalian yang telah bekerja sepenuh hati dan membimbing mahasiswa, dengan pahala yang lebih baik.
Selamat atas diwisudanya ananda sekalian dari sekolah tinggi Ekonomi Syari'ah STES Harapan bima, semoga dapat kembali ke masyarakat dengan karya nyata dan jati diri sarjana yang berakhlak mulia. Selamat juga kami sampaikan kepada para orang tua yang saat tengah berbahagia yang berhasil mengantarkan putra-putrinya diwisuda pada hari ini, semoga mereka menjadi anak yang berbakti dan menjadi berkebanggaan Bapak/Ibu sekalian. Aamiin ya rabbal aalamiin.
Demikian sambutan yang dapat kami sampaikan. Mohon maaf bila ada kekeliruan, Semoga Allah senantiasi memberkahi kita semua.(Sekjend MDG)