Media Dinamika Global

Kamis, 08 Januari 2026

Saat Loyalis Kehabisan Panggung: Narasi Riza Fakhrumi Tahir Dinilai Merusuh Jelang Musda Golkar Sumut


Medan. Media Dinamika Global.id. Opini yang dilontarkan Riza Fakhrumi Tahir mengenai “nasib Hendri Sitorus makin tak jelas” kembali menuai kritik tajam dari kalangan internal Partai Golkar Sumatera Utara. Tulisan tersebut dinilai bukan analisis objektif, melainkan upaya membangun kegaduhan politik di tengah proses konsolidasi menjelang Musda. Kamis, (08/01/26)

Kritik kali ini datang dari Ir. Alpan Alpis, Pengurus Partai Golkar Deli Serdang sekaligus Sekretaris DPC Ormas MKGR Deli Serdang. Ia menilai narasi “nasib” yang dibangun Riza terlalu kental dengan diksi emosional dan amat miskin dasar keputusan organisasi.

“Ketika peluang politik di Musda tidak ada, sebagian orang memilih jalur opini untuk merusuh suasana. Ini bukan hal baru,” ujar Alpan, Kamis.

Ia menegaskan, publik pun memahami bahwa Riza selama ini dikenal sebagai figur yang berada dalam orbit politik Musa Rajekshah alias Ijeck. Karena itu, opini bernada pesimistis tersebut dinilai sarat kepentingan untuk mempertahankan pengaruh lama yang kian menyempit seiring menguatnya arus regenerasi Golkar Sumut.

“Musda itu forum resmi. Yang menentukan bukan loyalitas lama atau suara opini, tapi mekanisme dan keputusan kolektif. Kalau tidak punya tiket maju, jangan mengubah politik jadi cerita horor,” katanya menyindir.

Alpan juga menegaskan, hingga kini tidak ada satu pun keputusan resmi partai yang menyatakan masa depan politik Hendri Yanto Sitorus berakhir atau ‘tak jelas’. 

Karena itu, penggunaan istilah “nasib makin tak jelas” disebut sebagai bentuk cacat berpikir politik.

“Golkar bukan panggung mistis. Tidak ada ‘nasib’, yang ada aturan. Kalau aturan tidak berpihak, jangan diganti dengan ramalan,” tegasnya.

Kritik juga diarahkan pada penggunaan istilah seperti “boneka” dan “oligarki” dalam tulisan Riza. Menurut Alpan, diksi semacam itu lebih menyerupai provokasi daripada analisis yang berlandaskan fakta.

“Semakin keras istilah yang dipakai, semakin terlihat ketiadaan pijakan argumennya. Ini agitasi, bukan analisis,” tambahnya.

Lebih jauh, Alpan mengingatkan posisi moral seorang senior dalam politik.

“Sudahlah Om Riza, di hari tua ini kita jangan kerap memberi hal-hal mistis dan menanamkan ketakutan pada generasi berikutnya,” katanya lugas.

Ia melanjutkan, “Baiknya di usia sepuh ini, hati Pak Riza seharusnya dipenuhi prasangka-prasangka baik, bukan malah sebaliknya. Senior itu mestinya meneduhkan, bukan menghantui.”

Menurut Alpan, regenerasi Golkar tidak pernah ditentukan oleh opini pesimistis atau loyalitas masa lalu, melainkan oleh kerja nyata dan kepatuhan terhadap mekanisme partai.

“Musda bukan audisi opini. Yang lolos bukan yang paling ribut, tapi yang siap secara mekanisme. Saat peluang maju tak ada, merusuh dengan narasi bukanlah jalan terhormat,” pungkasnya. (Tim)

Giat Patroli Blue Light, Kapolsek Wawo dan Tim Opsnal bersama SPKT II Berhasil Meringkus Terduga Pengedar Sabu-Sabu di Wawo

Bima,Mediadinamikaglobal.id – Tim Opsnal Polsek Wawo bersama regu piket SPKT II yang dipimpin Kapolsek Wawo berhasil mengamankan seorang tersangka yang diduga sebagai pengedar dan pengguna narkoba jenis sabu-sabu di Kecamatan Wawo. Penangkapan dilakukan pada hari Kamis (08/01/2026) sekitar pukul 19.15 Wita di Jalan Lintas Bima Sape Desa Kambilo Kecamatan Wawo Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat. 

Menurut Kapolsek Wawo, Iptu Ikhsan,SH, bersama KSPKT II Aiptu Solahuddin beserta personil Polsek Wawo melaksanakan giat patroli Blue light guna memantau situasi serta mencegah terjadinya kejahatan 3C (Curat, Curas dan Curanmor), tawuran, balapan liar, peredaran miras serta memelihara situasi Harkamtibmas di wilayah hukum Polres Bima Kota. 

Ada pun tindakan penangkapan merupakan hasil dari penyelidikan dan pengawasan yang telah berjalan selama ini. 

"Kami mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai adanya orang yang aktif pengedar dan pengguna narkoba di wilayah Kecamatan Wawo. Setelah melakukan verifikasi dan pengawasan yang cermat, tim kami mengambil langkah untuk melakukan penangkapan," ujarnya.

Dalam operasi tersebut, pihak berwenang menemukan dan menyita barang bukti berupa 2 poket sabu ukuran kecil dengan bruto sebesar 2,33 gram, 200 buah klip kosong, 1 (satu) buah ATM Bank Mandiri, 1 (satu) buah pipet kaca, 1 (satu) unit HP merk samsung A5/5G, 2 (dua) buah pipet plastik, 11 (sebelas) lembar yang kertas pecahan Rp 50 ribu ( senilai Rp 500 ribu), 1 (satu) lembar uang kertas pecahan Rp 5 ribu, dengan uang sebesar Rp 555 ribu, 1 (satu) bungkus rokok jenis Esse biru, dompet, dan 1 (satu) korek gas yang digunakan untuk barang haram tersebut. 

Tersangka berinisial "I" dan berasal dari salah satu desa yang berada di Kecamatan Wawo, kemudian terduga pelaku dan BB diamankan ke Mako Polsek Wawo dan langsung diserahkan ke Sat Resnarkoba Polres Bima Kota untuk diproses hukum lebih lanjut dan terduga pelaku akan melakukan tes laboratorium untuk memastikan jenis zat yang ditemukan dan mengikuti jejak informasi terkait jaringan pengedaran narkoba yang mungkin ada di balik kasus ini.

"Kami akan terus meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan terhadap peredaran narkoba di wilayah hukum Polsek Wawo. Kerjasama dengan masyarakat dan berbagai pihak terkait menjadi kunci keberhasilan dalam memerangi ancaman narkoba," tambah Kapolsek Wawo.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan setiap informasi yang berkaitan dengan aktivitas narkoba agar dapat segera ditindaklanjuti serta diharapkan masyarakat tidak mengkonsumsi miras, obat-obatan terlarang dan membawa sajam. Pihak Polsek Wawo juga mengingatkan apabila ada kejadian silahkan menghubungi layanan contact 110 Polres Bima Kota, Polisi Baik atau menghubungi langsung Polsek Wawo. 

Pada pukul 22.40 Wita, seluruh rangkaian kegiatan patroli blue light berakhir dan personil kembali ke Mako Polsek Wawo dengan keadaan sampai saat ini terpantau aman dan kondusif. (Mdg05)  

Sekda Kota Bima Pimpin Rapat Satgas Pengamanan Aset Tahun 2026


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, memimpin Rapat Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Aset Pemerintah Kota Bima Tahun 2026, bertempat di Aula Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Rabu (7/1/2026).

Rapat tersebut merupakan lanjutan dari pertemuan sehari sebelumnya yang membahas permasalahan aset milik Pemerintah Kota Bima di wilayah Amahami yang saat ini telah diambil alih dan dikuasai oleh masyarakat. Lokasi tersebut diketahui telah direncanakan sebagai kolam retensi, sehingga apabila permasalahan aset ini tidak segera diselesaikan, dikhawatirkan akan mengganggu pelaksanaan Proyek NUFReP.

Rapat dihadiri oleh Plt. Inspektur, Asisten III, Kepala BPKAD, Plt. Kabag Hukum, Plt. Lurah Dara, serta para Kepala OPD terkait yang menerima undangan.

Dalam arahannya, Sekda Kota Bima menegaskan pentingnya langkah konkret dan terukur dalam menangani permasalahan aset daerah tersebut. Ia meminta Kabid Aset untuk segera melakukan inventarisasi administrasi atas kepemilikan aset Pemerintah Kota Bima di Amahami.

"Kita harus berperan aktif dengan memiliki dokumen administrasi yang kuat. Jika masih ada dokumen yang belum lengkap, maka harus segera dilengkapi. Hari ini saya ingin ada langkah konkret, sehingga menghasilkan rekomendasi yang bisa menjadi pijakan kita, termasuk bagaimana menyikapi jika somasi diberikan kepada pemerintah daerah," tegas Sekda.

Sekda juga menekankan bahwa menang atau kalah dalam proses hukum bukanlah tujuan utama, melainkan upaya maksimal pemerintah daerah dalam mempertahankan hak atas aset milik daerah.

"Yang terpenting, kita telah berjuang mempertahankan hak aset kita. Kita lihat kembali kekuatan dokumen yang dimiliki, dan kita perkuat secara administrasi dan hukum," tambahnya.

Sementara itu, Kepala KPKNL Bima Benediktus Margiadi., SE M.Si dalam kesempatan tersebut menyampaikan beberapa langkah strategis, di antaranya meminta Pemerintah Kota Bima untuk mengajukan surat resmi kepada BPN terkait pemblokiran sementara terhadap tanah yang sedang bersengketa, serta melakukan pengamanan administratif.

Selain itu, disarankan pula pemasangan plang kepemilikan yang menyatakan bahwa lahan tersebut merupakan milik Pemerintah Daerah, sebagai bentuk pemberitahuan kepada masyarakat. Tak kalah penting, dilakukan pembahasan secara menyeluruh mengenai riwayat tanah (timeline history), mulai dari proses tukar guling, peralihan hak, hingga diperjualbelikan oleh pihak pertama dan kemudian dibeli oleh pihak bernama Yandi yang saat ini mengantongi sertifikat kepemilikan.

Rapat dilanjutkan dengan pemeriksaan terhadap sertifikat dan dokumen jual beli atas lahan dimaksud, termasuk penelusuran keabsahan administrasi serta kronologi peralihan hak kepemilikan. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penguatan posisi Pemerintah Kota Bima dalam mempertahankan aset daerah, sekaligus menjadi dasar penyusunan rekomendasi dan langkah hukum selanjutnya.(Sekjend MDG)

Pemilihan Ketua PSSI NTB Periode 2025-2029 Pada Akhir Tahun Mendatang


Mataram, Media Dinamika Global.id.// Asprov PSSI NTB bergerak cepat menyiapkan suksesi kepemimpinan. Asprov PSSI NTB telah memastikan akan menggelar Kongres Pemilihan Ketua PSSI NTB periode 2025-2029 pada akhir tahun mendatang.

Kepastian jadwal dan tahapan ini telah disepakati dalam Kongres Biasa dan ditindaklanjuti dengan pembentukan komite pemilihan serta komite banding pemilihan.

Wakil Ketua Asprov PSSI NTB Suhaimi, menjelaskan bahwa seluruh proses yang berlangsung didasarkan pada hasil Kongres Biasa yang mengagendakan pencabutan Statuta PSSI 2019 dan menetapkan penggunaan Statuta PSSI 2025.”Ini sudah disepakati dalam kongres biasa. PSSI NTB sudah membentuk komite pemilihan dan komite banding pemilihan,” ujar Suhaimi.

Tindak lanjut rapat Exco pada 23 November 2025 menjadi payung hukum penetapan jadwal dan tahapan Kongres Pemilihan Ketua PSSI NTB yang krusial bagi masa depan sepak bola NTB.

Proses pemilihan Ketua PSSI NTB periode 2025-2029 ini akan melalui tahapan yang ketat dan padat. Tahapan dimulai segera dengan sosialisasi dan pendaftaran calon pada 24 hingga 29 November 2025. PSSI NTB memberikan batas waktu pengembalian berkas hingga 29 November.

Setelah pendaftaran ditutup, Komite Pemilihan akan melakukan verifikasi berkas pada 30 November sampai 2 Desember. Jika ada kekurangan, pemberitahuan akan disampaikan pada 3 Desember, dan masa perbaikan diberikan pada 4-5 Desember.Pengumuman calon sementara dijadwalkan pada 6 Desember. Kemudian, jika ada pihak yang mengajukan banding, proses banding akan berlangsung pada 7-9 Desember, dengan sidang komite banding pada 10-12 Desember.

Suhaimi menambahkan, setelah semua tahapan administrasi dan banding selesai, pengumuman daftar calon tetap akan disampaikan pada 14 Desember 2025. Bersamaan dengan itu, Asprov PSSI NTB akan mengeluarkan pemberitahuan agenda kongres. Masa tenang bagi para kandidat akan berlangsung cukup lama, yakni dari 15 hingga 20 Desember.

”Puncaknya, Kongres Pemilihan Ketua PSSI NTB periode 2025-2029 akan dilaksanakan pada 21 Desember,” tandas Suhaimi.(Sekjend MDG)


Ingin Sepakbola NTB Naik Kelas, Ali Usman Mantap Maju Jadi Calon Ketua PSSI NTB


Usai menyerahkan berkas pendaftaran, Ali Usman Ahim (baju hitam) bersama tim lakukan foto bersama.

MATARAM, Media Dinamika Global.id.—Kontestasi pemilihan Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI NTB kian memanas menjelang penutupan pendaftaran, Sabtu (29/11/2025).

Pada hari terakhir pendaftaran, dua bakal calon resmi menyerahkan berkas, salah satunya adalah politisi Partai Gerindra, Ali Usman Ahim, yang datang bersama sejumlah pemilik suara sebagai bentuk keseriusannya mengikuti pemilihan.

Ali Usman Ahim menegaskan bahwa keputusannya maju bukan sekadar ambisi pribadi, melainkan ikhtiar untuk mendorong kemajuan sepak bola NTB.

Ia menyebut, langkahnya merupakan bentuk komitmen untuk membawa sepak bola daerah ini naik kelas, tidak hanya berprestasi di tingkat lokal, tetapi juga mampu menembus kompetisi nasional.

“Ini adalah ikhtiar saya untuk kemajuan sepak bola NTB,” ujarnya usai menyerahkan berkas pendaftaran.

Ali Usman mengusung visi ambisius. Ia menargetkan sepak bola NTB memiliki wakil di Liga 2 Nasional paling lambat tahun 2027. Target tersebut selaras dengan arah pembangunan olahraga NTB yang dicanangkan pemerintah provinsi.

Menurutnya, pencapaian itu hanya mungkin diwujudkan melalui pembenahan menyeluruh, mulai dari penguatan pembinaan usia dini hingga profesionalisasi kompetisi di berbagai tingkatan.

Dalam program kerjanya, Ali menempatkan penguatan Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai prioritas utama. Ia menilai pembinaan usia dini merupakan fondasi yang menentukan kualitas pemain di masa depan.

Konsistensi penyelenggaraan kompetisi pun akan diperbaiki agar menjadi ajang uji tanding yang dapat mengukur hasil pembinaan secara objektif.

“Kompetisi harus berjalan profesional dan berkesinambungan. Dari sana talenta terbaik bisa muncul,” katanya.

Selain pemain, ia juga menegaskan pentingnya peningkatan kualitas perangkat pertandingan. Kesejahteraan dan integritas wasit maupun ofisial pertandingan akan dibenahi untuk menjaga marwah sepak bola di NTB. Profesionalisme, menurutnya, harus ditopang oleh sistem yang transparan dan berkeadilan.

Menjelang pemilihan, Ali mengklaim telah mengamankan 14 dari total 21 dukungan voters di Pulau Lombok. Meski demikian, ia belum berpuas diri.

Ia menyampaikan rencana untuk turun langsung menemui pemilik suara di Pulau Sumbawa guna memperkuat koalisi dukungan.

Ketua Komite Pemilihan, Kurniawan, menyampaikan bahwa proses pendaftaran berlangsung tertib dan sesuai jadwal. Pada hari terakhir, dua bakal calon dinyatakan menyerahkan berkas lengkap, yakni Baihaqi dan Ali Usman Ahim.

“Seluruh persyaratan administrasi diterima, mulai dari formulir A1–A2, curriculum vitae, KTP elektronik, SKCK, surat keterangan pengadilan, surat dukungan, hingga kwitansi komitmen pendaftaran. Semua berjalan lancar,” ujarnya.

Dengan telah ditutupnya masa pendaftaran, kontestasi ketua Asprov PSSI NTB dipastikan mengerucut pada dua kandidat. Perebutan dukungan voters diprediksi akan semakin sengit menjelang pelaksanaan Kongres Pemilihan. (Sekjend MDG)

Liga 4 PSSI NTB Bergulir Pekan Ini, 16 Klub Terbaik Lombok Siap Unjuk Gigi


LIGA NTB, Media Dinamika Global.id.// Para pemain PS Mataram berebut bola saat bertanding pada Liga 3 Asprov PSSI NTB, tahun 2023, di GOR Turide 17 Desember, Kota Mataram. 

Sesuai jadwal, Liga 4 PSSI NTB ini akan kick off mulai akhir pekan ini, di GOR Turida 17 Desember, Sabtu, 10 Januari 2026. 

Terdapat 16 klub sepak bola akan bertanding selama kompetisi berlangsung. 

Klub-klub dari Pulau Lombok ini akan terbagi ke dalam empat grup awal, mulai dari Grup A hingga Grup D. Pada babak penyisian, mereka akan untuk memperebutkan posisi di babak selanjutnya. Jadwal pertandingan fase grup direncanakan berlangsung sepanjang bulan Januari 2026 dengan sistem pertemuan yang teratur setiap harinya. 

Setelah babak penyisihan selesai, tim-tim terbaik akan melaju ke putaran kedua yang terbagi dalam Grup I dan Grup J guna menentukan perwakilan wilayah. 

Puncak dari kompetisi zona ini bertujuan untuk menyaring tim yang berhak lolos menuju fase utama Zona NTB. 

Seluruh rincian teknis, termasuk waktu kick-off dan daftar tim tamu maupun tuan rumah, telah disusun secara sistematis.16 Klub dan Tahapan Kompetisi.

Struktur pembagian grup untuk tim sepak bola di Zona Pulau Lombok dalam turnamen Liga 4 PSSI NTB ini terbagi menjadi dua putaran Utama, dengan rincian sebagai berikut:

1.Putaran Pertama (Penyisihan Grup)Pada fase awal, tim-tim dibagi ke dalam empat grup (A, B, C, dan D), di mana masing-masing grup berisi empat tim:

• Grup A: PERSLOBAR, PS MATARAM, GARUDA MUDA FC, dan PS DAYGUN.

• Grup B: PS BIMA SAKTI, PS SELAPARANG RAYA, REDWOOD FC, dan BINTANG KEJORA FC.

• Grup C: MANDALIKA FC, BINTANG AMPENAN FC, PS HAMZANWADI, dan PS LOMBOK TENGAH.

• Grup D: ANZALA FC, PERSLOTIM, PS FATAHILLAH 354, dan INFA FC.

Didukung 26 Voter, Baihaqi Maju Jadi Calon Ketua PSSI NTB 2025-2030


Foto: Ketua DPD KNPI NTB Baihaqi resmi mendaftar sebagai calon Ketua Asprov PSSI 2025-2030 di Mataram,

Mataram, Media Dinamika Global.id.// Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia Nusa Tenggara Barat (KNPI NTB) Baihaqi resmi mendaftar sebagai calon Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) NTB periode 2025-2030. Pendaftaran dilakukan di Kantor KONI NTB, didampingi Ketua Tim Pemenangan Raden Nuna Abriadi dan puluhan pendukungnya, Sabtu (29/11/2025).

Usai menyerahkan berkas, Baihaqi mengaku siap membawa sepak bola NTB lebih maju dengan membangun ekosistem sepak bola yang utuh.

Problematika sepak bola di NTB saat ini ada di pembinaan dan minimnya turnamen. Sepakbola bukan hanya soal permainan di lapangan, tetapi juga bagaimana menciptakan efek multidimensi, terutama dalam sektor ekonomi," kata Baihaqi.

Mantan calon Wali Kota Mataram pada 2020 itu berkomitmen membangun ekosistem yang solid agar jenjang kompetisi di NTB berjalan terstruktur dan berkelanjutan. Politikus partai Golkar itu juga menyoroti pentingnya frekuensi kompetisi yang tinggi sebagai tolok ukur prestasi di tubuh PSSI.

"Prestasi di PSSI bukan soal juara, karena yang juara itu klub. Prestasi di PSSI adalah bagaimana kompetisi bisa dijalankan sebanyak mungkin, dengan kualitas yang bagus. Semakin banyak kompetisi, peluang klub untuk berprestasi makin besar," tegasnya.

Baihaqi menargetkan PSSI NTB ke depan mampu menggelar kompetisi berjenjang dari usia dini, remaja hingga senior. Harapannya dapat membuka jalan bagi klub-klub NTB untuk menembus kompetisi nasional.Kami hanya bisa mengawali dari Liga 4. Jika kompetisi reguler berjalan bertahap, bukan tidak mungkin klub kita naik ke Liga 3, Liga 2, bahkan tidak menutup kemungkinan Liga 1" katanya.

Ketua Tim Pemenangan Baihaqi, Raden Nuna Abriadi, menyampaikan bahwa seluruh syarat administrasi telah dipenuhi sesuai ketentuan statuta PSSI dan hasil Kongres.

"Kami sudah menyelesaikan tahapan awal daripada salah satu syarat pendaftaran calon ketua Asprov PSSI NTB. Dan alhamdulillah sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan dalam statuta PSSI yang kemudian diformulasikan di dalam Kongres beberapa waktu lalu," ucapnya.

Nuna juga optimistis Baihaqi meraih kemenangan dengan mudah dalam Kongres Asprov PSSI NTB karena mengantongi dukungan 26 pemilik suara sah. Baik dari Asosiasi Kabupaten (Askab) maupun klub-klub yang menjadi mitra resmi PSSI NTB.Kami sudah kunci pada angka 26 voter dari 39 jumlah voter. Kalau hitung-hitungan kuantitatif, ya sudah selesai. Dan itu dibuktikan dengan surat bermaterai dari Ketua Askab maupun klub-klub pemilik hak pilih," ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Komisi Pemilihan Asprov PSSI NTB Fedrian Anindita mengatakan Baihaqi secara resmi mendaftar di hari terakhir pendaftaran sejak dibuka pada 25 November. Tahapan selanjutnya ialah verifikasi berkas sebelum ditetapkannya para kandidat yang bersaing dalam Kongres PSSI NTB pada 21 Desember mendatang.

Ia juga mengungkapkan bahwa terdapat bakal calon lain yang telah mengonfirmasi untuk mendaftar selain Baihaqi pada hari ini.

"Ya ada satu calon lagu sudah konfirmasi akan mendaftar hari ini. Nanti, tahapan selanjutnya itu ada verifikasi berkas, setelah itu ada pleno di internal kami, selanjutnya penetapan daftar calon tetap itu nanti di 6 Desember, setelah itu baru di tanggal 21 Desember Kongres di Kota Mataram," pungkasnya.(Sekjend MDG)

Melalui Kegiatan Siskamling, Anggota Koramil 1608-01/Rasanae Edukasi Warga Jauhi Narkoba


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Anggota Koramil 1608-01/Rasanae melaksanakan kegiatan Patroli Batas Kota dan Siskamling di wilayah Teritorial yang dipimpin oleh Serka Samsurizal Babinsa Kelurahan Tanjung yang bertempat di batas Kota Kelurahan Dara Kecamatan Rasana'e Barat Kota Bima. Kamis, (08/01/26)

Dalam kegiatan tersebut selain 4 orang Anggota Koramil 1608-01/Rasanae, juga melibatkan Ketua RT. 012 RW. 004 Kelurahan Dara, serta Tokoh Masyarakat Kelurahan Dara.

Pada pelaksanaannya Anggota Koramil 1608-01/Rasanae memaksimalkan peran Komunikasi Sosialnya dengan sejumlah warga sebagai upaya untuk cegah dini dan deteksi dini terhadap hal hal yang tidak diinginkan ditengah masyarakat.

Adapun Sasaran Siskamling dilaksanakan di Kelurahan Dara RT. 012 RW. 004 Kelurahan Dara dan Kelurahan Tanjung, dengan rangkaian kegiatan sebagai berikut.

‎Pukul 21.,20 Wita, personil siskamling tiba di Kelurahan Dara ‎memberikan himbauan pada warga.

‎Dalam himbauan tersebut dijelaskan bahwa, Patroli Siskamling malam ini dalam rangka mengajak warga untuk mengaktifkan kembali Siskamling atau pos Ronda malam 

‎Hal ini dilakukan agar anak muda jangan terpengaruh dengan Narkoba dan Miras yang bisa merusak diri sendiri nama baik keluarga. Karena penyalahgunaan narkoba memiliki dampak negatif yang sangat luas baik bagi seseorang, karena menimbulkan kerusakan fisik, mental, dan utamanya adalah menyebabkan ketergantungan, sehingga menyebabkan perubahan perilaku, dan gangguan kesehatan permanen.


Dan sadisnya lagi, seseorang tidak segan-segan melakukan tindakan kekerasan, bahkan sampai menghilangkan nyawa seseorang, seperti, akibat dipengaruhi oleh barang haram tersebut, maka mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Semoga melalui Komunikasi sosial akan menciptakan ruang silaturahmi yang harmonis sehingga suasana yang nyaman dan sejuk senantiasa terwujud, ditengah masyarakat, ungkapnya

Pukul 22.00 Wita, kegiatan patroli siskamling selesai dalam keadaan aman. (Koramil-01/Tim MDG).

Wakil Wali Kota Feri Sofiyan Terima Audiensi BEM Nusantara


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH didampingi Plt. Asisten I Setda Kota Bima, Hj. Suharni, SE dan Kepala Bakesbangpol Kota Bima, Muh. Natsir, M.Pd menerima audiensi Organisasi Kemahasiswaan BEM Nusantara Kota Bima, berlangsung di Ruang Kerjanya, Rabu (07/01/2026).

Perwakilan BEM Nusantara Kota Bima menyampaikan sejumlah isu sosial yang menjadi perhatian mahasiswa, salah satunya terkait masih adanya peredaran minuman keras (miras) di wilayah Kota Bima.

BEM Nusantara menegaskan pentingnya langkah tegas dan berkelanjutan untuk melindungi generasi muda serta menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

Wakil Wali Kota mengapresiasi peran BEM Nusantara Bima dalam rangka memperkuat sinergi antara mahasiswa dengan Pemerintah Kota Bima dalam mengawal setiap kebijakan pembangunan daerah, salah satu poin yang menjadi sorotan mahasiswa yaitu peredaran minuman keras (miras).

Feri Sofiyan menyebut bahwa peraturan daerah tentang miras sudah ada sejak dirinya membentuk pansus waktu menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Bima saat itu.

Aba Feri sapaannya mengatakan, bahwa secara empiris dan fakta lapangan, masih terdapat sejumlah kafe yang tidak memiliki ijin untuk menjual miras secara bebas, ini yang terus dilakukan penertiban melalui satgas yang ada.

"Peredaran miras ini semacam transaksi bawah tanah. Entah siapa pun itu bekingannya, negara tidak boleh kalah. Negara memiliki instrumen yang jelas," tegas Feri Sofiyan.

Menutup arahannya, Wakil Wali Kota menitipkan pesan dan harapan, mahasiswa adalah role model sebagai masyarakat intelektual. Ia mengajak mahasiswa agar dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk terus mengedukasi dan peduli melalui gerakan Kota Bima BISA. Dengan harapan akan terbangun kesadaran secara kolektif.

"Gerakan Kota Bima BISA ini tidak hanya bicara soal kebersihan fisik, tetapi kebersihan menyeluruh secara lahir batin," pungkasnya.(Sekjend MDG)

Sat Samapta Polres Bima Kota Laksanakan Giat Patroli Dialogis di Terminal Jatibaru dan Kelurahan Jatiwangi


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Satuan Samapta Polres Bima Kota melaksanakan kegiatan patroli dialogis di wilayah hukumnya, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan patroli dialogis tersebut dilaksanakan sekitar pukul 10.00 WITA dengan menyasar Terminal Jatibaru dan Kelurahan Jatiwangi, Kota Bima.

Personel Unit Turjawali Sat Samapta Polres Bima Kota melaksanakan patroli dialogis sebagai upaya preventif dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

Dalam kegiatan ini, personel Sat Samapta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Selain menyampaikan imbauan, personel patroli juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan saran, masukan, serta informasi terkait situasi kamtibmas di lingkungan sekitar.

Kasat Samapta menambahkan bahwa kegiatan patroli dialogis ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam beraktivitas, sekaligus mempererat hubungan serta komunikasi antara Polri dan masyarakat.

Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, diharapkan tercipta sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Bima Kota.(Sekjend MDG)