Media Dinamika Global

Jumat, 27 Maret 2026

Satpolairud Bima Patroli di Perairan Laut Bima


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.--Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Bima melaksanakan patroli perairan di wilayah Kabupaten Bima, Jumat (27/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di laut sekaligus menjaga kondusifitas wilayah perairan.

Patroli menyasar titik-titik strategis, termasuk daerah rawan aktivitas ilegal, perbatasan laut, pelabuhan kecil, dan wilayah nelayan yang ramai dilalui kapal. Selain menegakkan hukum, patroli ini juga menjadi sarana edukasi bagi nelayan terkait keselamatan laut, peraturan navigasi, dan larangan aktivitas ilegal.

Kapolres Bima Kabupaten, AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya patroli rutin ini. “Kegiatan patroli perairan ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku usaha perikanan.

Selain mencegah gangguan kamtibmas, patroli juga memberikan edukasi agar masyarakat tetap mematuhi aturan demi keselamatan bersama,” ujarnya. Warga dan nelayan setempat menyambut baik langkah kepolisian ini. Mereka berharap patroli seperti ini dapat rutin dilakukan sehingga keamanan perairan tetap terjaga dan aktivitas masyarakat maupun nelayan berjalan lancar.(Sekjend MDG)

Syamsul Hidayah Ketum DPP BMWI Berkolaborasi Dengan Dandim 1608 Bima Dan Polres Bima Kota Membagikan Sembako Kepada Masyarakat Kecamatan Wawo


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Ketua Umum Barisan Muda Wirausaha Indonesia (BMWI) Dr. Samsul Hidayat, M.Kep., menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, pada Jumat, 27 Maret 2026 pagi tadi pukul 09.30 wita sampai selesai. Kegiatan tersebut berlangsung di Mapolsek Wawo dan menjadi bagian dari program sosial BMWI berbagai kepada masyarakat yang kurang mampu di daerah yang ada di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara DPP BMWI, Dandim 1608 Bima, dan Polres Bima Kota sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Dalam sambutannya, Yayat Samsul menegaskan bahwa program pembagian sembako ini merupakan agenda nasional BMWI sepanjang tahun 2026, yang telah dilaksanakan di sejumlah wilayah seperti Sulawesi, Sumatera, dan Jawa, sebelum akhirnya menyasar Nusa Tenggara Barat.

Lebih lanjut, ia juga memaparkan capaian program BMWI pada tahun sebelumnya, yakni fasilitasi pengurusan Nomor Izin Berusaha (NIB) bagi pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Ke depan, pada tahun 2027, BMWI berencana meluncurkan program bantuan modal usaha guna mendorong pertumbuhan dan kemandirian pelaku UMKM.

Adapun penerima manfaat dari bantuan sembako tersebut sebanyak 50 KK dan turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1608 Bima beserta jajaran, Kapolres Bima Kota yang diwakili oleh Wakapolre, Kasatlantas Polres Bima Kota, Camat Wawo, Koramil Wawo, Kapolsek Wawo, para kepala desa se-Kecamatan Wawo, serta masyarakat penerima bantuan. Kegiatan berlangsung suasana tertib dan penuh antusiasme dari warga dan diahiri foto bersama.(Sekjend MDG)

HEBOH! Wakil Bupati Dompu Walk Out dari Paripurna, Publik Heboh – Ini Kata Dr. Alfisahrin

Wakil Bupati Dompu saat meninggalkan rapat paripurna dan
Akademisi Dr. Alfisahrin, (Ist/Surya Gempar).

Dompu-NTB, Media Dinamika Global – Jagat media sosial dihebohkan dengan aksi Wakil Bupati Dompu yang tiba-tiba meninggalkan rapat paripurna. Peristiwa ini langsung menuai berbagai reaksi dari publik, mulai dari dukungan hingga kritik tajam.

Akademisi Dr. Alfisahrin menyebut, kejadian tersebut tidak bisa dilihat hanya dari satu sisi.

“Ini bukan sekadar soal teknis acara. Ini soal simbol kekuasaan. Protokol itu menentukan penghormatan terhadap pejabat,” tegasnya saat dihubungin media dinamika global ini melalui Via WhatsAppnya. Kamis (26/3/2026).

Menurut dia, ketidaksiapan protokol dalam acara resmi merupakan kesalahan serius yang mencerminkan lemahnya koordinasi.

“Kalau protokol tidak siap, itu menunjukkan tidak profesional. Wajar jika pejabat merasa tidak dihargai,” ujarnya.

Namun, ia juga menilai langkah walk out yang dilakukan Wakil Bupati.

“Di sisi lain, meninggalkan forum tanpa klarifikasi juga bisa dianggap reaktif. Pejabat publik harus tetap menjaga etika,” katanya.

Peristiwa ini pun muncul tanda tanya besar, apakah ini bentuk ketegasan seorang pemimpin, atau justru cerminan buruknya komunikasi dalam pemerintahan daerah?

Hingga kini, peristiwa tersebut terus menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat NTB.

Redaksi |

Dugaan Penyimpangan, SEMMI Bima Segel Pegadaian Ambalawi Bima NTB


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.-Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Bima, Rabu 25 Maret 2025 menyegel Kantor UPC Pegadaian Kecamatan Ambalawi. Penyegelan itu diduga terkait penyimpangan dan mempertanyakan surat somasi yang dilayangkan sebelumnya. 

Ketua SEMMI Cabang Bima, Hairul dalam keterangan persnya ‘e tampakkan  bersama sejumlah anggota mendatangi Kantor UPC Pegadaian Kecamatan Ambalawi. Kedatangan tersebut bertujuan untuk mempertanyakan sejauh mana progres tindak lanjut atas surat somasi yang sebelumnya telah dilayangkan oleh SEMMI Cabang Bima kepada pihak Pegadaian.

Namun, mereka kecewa karena tidak bisa menemui Kepala UPC Pegadaian Kecamatan Ambalawi. Ketua SEMMI kemudian memasuki kantor dan bertemu dengan kasir Pegadaian atas nama Mahyudi.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua SEMMI mempertanyakan dasar hukum pengalihan  dana hasil gadai emas milik 28 nasabah dengan total berat hampir 500 gram kepada Agen Desa Nipa tanpa adanya surat kuasa dari para nasabah. Tindakan ini dinilai sebagai bentuk pelanggaran serius dan tidak dapat dibenarkan.

Ketua SEMMI menegaskan bahwa terdapat indikasi kejahatan terorganisir yang telah merugikan puluhan nasabah serta menimbulkan mosi tidak percaya dari masyarakat terhadap institusi Pegadaian. Ia juga menyoroti slogan Pegadaian “Mengatasi Masalah Tanpa Masalah” yang dinilai justru berbanding terbalik dengan kondisi yang terjadi saat ini.

Lebih lanjut, Ketua SEMMI meminta kepada kasir untuk mencetak seluruh dokumen surat gadai sebagai bentuk transparansi. Namun, permintaan tersebut tidak dipenuhi. Atas sikap tersebut, Ketua SEMMI bersama anggota mengambil langkah tegas dengan melakukan penyegelan terhadap Kantor UPC Pegadaian Kecamatan Ambalawi, yang turut disaksikan dan didampingi oleh personel Polsek Ambalawi.

Di hadapan puluhan nasabah, Ketua SEMMI menyampaikan bahwa kondisi ini terjadi akibat tidak adanya respons dari pihak Pegadaian terhadap surat somasi yang telah diajukan hampir dua minggu sebelumnya. Ia menilai pihak Pegadaian terkesan mengabaikan persoalan yang sebenarnya cukup besar dan serius

SEMMI juga menyampaikan bahwa dugaan kejahatan ini melibatkan beberapa pihak, termasuk oknum Agen Desa Nipa, kasir, serta Kepala Pegadaian setempat, yang diduga melakukan praktik kejahatan terorganisir dan berantai.

Sebagai langkah lanjutan, SEMMI menyatakan akan kembali melayangkan surat somasi, serta menuntut agar seluruh emas milik 28 nasabah dikembalikan tanpa biaya, mengingat dana hasil gadai diduga telah dialihkan ke rekening pribadi Agen Desa Nipa atas nama Ibu Julfar.

Selain itu, SEMMI akan menyurati Pegadaian Cabang Bima, Pegadaian tingkat provinsi, hingga Pegadaian pusat. Tidak hanya itu, laporan juga akan disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian BUMN agar kasus ini segera ditangani secara serius, termasuk mendesak dilakukannya audit terhadap UPC Pegadaian Kecamatan Ambalawi.

Ketua SEMMI juga menegaskan kesiapan pihaknya untuk mengawal kasus ini hingga ke ranah hukum di Polres, mengingat telah adanya laporan yang masuk terkait dugaan penyimpangan tersebut.

Sementara itu, pihak pegadaian masih  dikonfirmasi.

Kamis, 26 Maret 2026

RINGKASAN LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN TULANG BAWANG TAHUN 2025.

Dandim 1608/Bima Hadiri Kegiatan Pembagian Sembako DPP BMWI, Bantu Meringankan Beban Masyarakat di Polsek Wawo

Foto : Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S. Kom.,M. Sc,
saat membagikan sembako pada masyarakat yang kurang mampu. 

BIMA,Mediadinamikaglobal.id - Komandan Distrik Militer (Dandim) 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S. Kom.,M. Sc, menghadiri kegiatan pembagian sembako yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) BMWI di wilayah Polsek Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu di daerah tersebut.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolres Bima Kota Kompol Herman, SH, Komandan Distrik Militer (Dandim)1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S. Kom.,M. Sc, Kasat Lantas Polres Bima Kota Iptu Bambang Tedy, S.H., M. Ikom, Kapolsek Wawo Iptu Ikhsan, SH dan anggota, Danramil 1608-06/Wawo Kapten Inf. Armansyah dan anggota, Ketua DPP BMWI dan pengurus, Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, S. Sos, Korwil Dikbudpora Kecamatan Wawo Ismail, S. Pd, para kepala desa se-Kecamatan Wawo dan masyarakat pada umumnya.

Dalam sambutannya, Dandim 1608/Bima, Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S. Kom.,M. Sc,menyampaikan apresiasi kepada DPP BMWI atas inisiatif sosial yang bermanfaat. 

"Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mempererat tali silaturahmi dan membantu masyarakat yang membutuhkan. TNI selalu siap mendukung setiap upaya yang berkontribusi pada kesejahteraan rakyat," ujarnya.

Foto : Ketua DPP BMWI Dr. Syamsul Hidayat saat memberikan sambutan

Ketua DPP BMWI, Dr. Syamsul Hidayat, menjelaskan bahwa pemilihan wilayah Polsek Wawo sebagai lokasi didasarkan pada data kolaborasi dengan pihak kepolisian tentang kondisi masyarakat yang memerlukan dukungan. "Paket sembako yang kami bagikan berisi kebutuhan pokok esensial seperti beras, minyak goreng, gula,mie dan deterjen. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan sehari-hari penerima," ungkapnya.

Foto : Wakapolres Bima kota Kompol Herman, SH saat memberikan sambutan

Wakapolres Bima Kota, Kompol Herman,SH, yang turut hadir menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan verifikasi data penerima untuk memastikan bantuan tepat sasaran. 

"Sebanyak 36 paket sembako diberikan kepada warga yang telah melalui proses seleksi. Semua penerima merupakan keluarga kurang mampu yang terdampak kondisi ekonomi saat ini," katanya.

Salah satu penerima bantuan, Fatimah mengungkapkan rasa syukur. 

"Terima kasih banyak atas bantuan yang diberikan. Ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan keluarga," ucapnya dengan senyum.

Foto : Pembagian sembako pada masyarakat. 


Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara organisasi masyarakat dan institusi keamanan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah Bima.(MDG05)  

Ketua DPP BMWI Gandeng Wakapolres Bima Kota dan Dandim 1608/Bima, Bagikan Sembako ke Warga di Polsek Wawo

BIMA, Mediadinamikaglobal.id - Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) BMWI menggelar kegiatan pembagian sembako bagi warga kurang mampu di wilayah Polsek Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan ini dilakukan secara kolaboratif dengan Wakapolres Bima Kota Kompol Herman, SH dan Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S. Kom.,M.Sc sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolres Bima Kota Kompol Herman, SH, Komandan Distrik Militer (Dandim)1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S. Kom.,M. Sc, Kasat Lantas Polres Bima Kota Iptu Bambang Tedy, S.H., M. Ikom, Kapolsek Wawo Iptu Ikhsan, SH dan anggota, Danramil 1608-06/Wawo Kapten Inf. Armansyah dan anggota, Ketua DPP BMWI dan pengurus, Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, S. Sos, Korwil Dikbudpora Kecamatan Wawo Ismail, S. Pd, para kepala desa se-Kecamatan Wawo dan masyarakat pada umumnya. 

Foto : Sambutan Ketua DPP BMWI
Dr. Syamsul Hidayat. 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPP BMWI, Dr. Syamsul Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi warga, terutama menjelang momen spesial atau dalam menghadapi kondisi yang memerlukan dukungan. 

"Kami berharap bantuan sembako ini dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima dan menjadi bentuk silaturahmi antar elemen masyarakat serta institusi," ujarnya.

Foto : Sambutan Wakapolres Bima Kota
Kompol Herman, SH

Wakapolres Bima Kota, Kompol Herman, SH, menambahkan bahwa pihaknya siap mendukung setiap upaya yang bermanfaat bagi masyarakat. 

"Kami berkomitmen untuk membantu menciptakan kesejahteraan bersama, dan kegiatan seperti ini menjadi bukti kolaborasi yang baik antara organisasi masyarakat dan aparatur keamanan," katanya.

Foto : Sambutan Dandim 1608/Bima
Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S. Kom., M. Sc

Sementara itu, Dandim 1608/Bima, Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan, S. Kom.,M.Sc, menyatakan bahwa TNI selalu siap berkontribusi dalam kegiatan sosial yang mendukung kesejahteraan rakyat. 

"Kegiatan ini selaras dengan tugas kita untuk melindungi dan melayani masyarakat," ucapnya.

Foto : Pembagian Sembako pada masyarakat

Paket sembako yang dibagikan berisi beras, minyak goreng, gula pasir, mie dan deterjen dengan jumlah sekitar 36 paket yang diberikan kepada warga yang telah ditentukan berdasarkan data dari pihak Polsek Wawo. 

Salah satu penerima bantuan, Fatimah mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterima. "Terima kasih banyak, sembako ini sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarga kami," ujarnya. (MDG05)  

Bupati Bambang Firdaus Akan Melapor Akun Media Sosial Yang Pencemaran Nama Baiknya di Polres Dompu


Dompu, Media Dinamika Global.id.--Bupati Dompu, Bambang Firdaus, akhirnya mengambil langkah tegas dengan melaporkan sejumlah akun media sosial ke Polres Dompu atas dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran tuduhan tanpa dasar.

Isu yang beredar, termasuk dugaan perselingkuhan, kini menjadi sorotan publik. Namun pihak kuasa hukum menegaskan, tuduhan tersebut tidak berdasar dan telah merugikan kehormatan klien mereka.

Tak hanya itu, tim hukum juga mengungkap adanya percakapan yang dinilai tidak pantas yang kini ikut menjadi bagian dari polemik yang berkembang.(Team MDG)

Siap-siap PPPK Dipecat Massal, DPR Sentil Keras Aturan Pemerintah


Opini, Media Dinamika Global.id.--Kekhawatiran meluas di kalangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), seiring potensi pemecatan massal akibat kebijakan efisiensi anggaran di daerah. Sejumlah pemerintah daerah mulai menghitung ulang kemampuan fiskal mereka, termasuk Pemprov NTB yang dikhawatirkan berdampak langsung pada keberlanjutan tenaga PPPK.

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Giri Ramanda Kiemas, menyoroti kondisi ini dan meminta pemerintah pusat menunda penerapan pembatasan belanja pegawai dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Menurutnya, langkah ini penting agar daerah tidak mengambil kebijakan ekstrem, seperti pemutusan kontrak dalam jumlah besar.

Tekanan terhadap anggaran daerah diperkirakan semakin berat menjelang 2027, saat batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen mulai diberlakukan penuh. Saat ini, banyak daerah bahkan telah mengalokasikan lebih dari 40 persen anggaran untuk belanja pegawai, terutama di wilayah dengan pendapatan asli daerah yang terbatas.

Untuk mengatasi potensi krisis, Giri menawarkan beberapa opsi, termasuk penundaan aturan sebagai rekomendasi utama, efisiensi gaji dan jam kerja, hingga pengalihan beban gaji ke pemerintah pusat. Ia mengingatkan bahwa tanpa langkah antisipatif, kebijakan fiskal justru bisa memicu gelombang pemecatan dan masalah sosial yang lebih luas.(Sekjend MDG)

Wakil Wali Kota Bima Tekankan Sinergi dan Disiplin Pengaturan Kendaraan di Kawasan Pelabuhan Saat Panen Raya Jagung


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH menghadiri rapat koordinasi bersama KSOP Kelas IV Bima dan PT. Pelindo II Bima dalam rangka sosialisasi keamanan dan kelayakan kendaraan yang melintasi wilayah operasional Pelabuhan Bima pada saat panen raya jagung. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor KSOP Kelas IV Bima, Kamis (26/3).

Rapat tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Asisten II Setda Kota Bima, Dinas Perhubungan Kota Bima, sejumlah kepala instansi vertikal terkait, serta Camat Rasanae Barat dan Lurah Tanjung.

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi kepada KSOP Bima atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi yang dinilai strategis dalam mendukung kelancaran aktivitas pelabuhan, khususnya di tengah meningkatnya intensitas distribusi hasil panen jagung.

Disampaikan bahwa panen raya jagung merupakan momentum penting bagi perekonomian masyarakat Kota Bima dan sekitarnya. Namun demikian, peningkatan volume kendaraan angkutan hasil panen juga berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas serta gangguan terhadap aktivitas bongkar muat di kawasan pelabuhan.

Untuk itu, Pemerintah Kota Bima menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya pengaturan kendaraan guna menjaga keseimbangan antara kelancaran distribusi hasil pertanian dan ketertiban operasional pelabuhan.

Wakil Wali Kota menekankan pentingnya rekayasa lalu lintas yang terencana dan terukur, termasuk pengaturan jam operasional kendaraan pengangkut jagung serta penetapan jalur khusus atau alternatif guna mengurai potensi penumpukan kendaraan di titik-titik rawan. Ia juga mendorong adanya koordinasi yang lebih intensif antara Dinas Perhubungan, KSOP, serta aparat keamanan.

Selain itu, penegakan aturan dan disiplin di lapangan menjadi perhatian utama. Pengawasan terhadap muatan kendaraan agar sesuai standar keselamatan serta edukasi kepada sopir dan pelaku usaha angkutan dinilai penting untuk meminimalisir risiko kecelakaan dan gangguan operasional.

Dalam konteks keberpihakan kepada masyarakat, Pemerintah Kota Bima menegaskan bahwa kelancaran distribusi hasil panen harus tetap berpihak kepada petani dan pelaku usaha, dengan mendorong efisiensi serta menghindari hambatan dalam arus logistik.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota menggarisbawahi pentingnya sinergi lintas sektor, melibatkan KSOP, pemerintah daerah, TNI/Polri, pelaku usaha, dan masyarakat. Ia juga mendorong pembentukan tim terpadu untuk pengendalian lalu lintas di kawasan pelabuhan selama masa panen raya, disertai komunikasi yang responsif terhadap dinamika di lapangan.

Aspek keamanan, ketertiban, dan kebersihan kawasan pelabuhan juga menjadi perhatian serius, termasuk antisipasi terhadap potensi kemacetan, kecelakaan, serta gangguan keamanan melalui kehadiran petugas di lapangan.

Menutup arahannya, Wakil Wali Kota Bima mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama melaksanakan hasil sosialisasi ini secara konsisten, demi mendukung kelancaran distribusi jagung dan aktivitas pelabuhan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengaturan ini tidak hanya berdampak pada efisiensi logistik, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap kesejahteraan masyarakat serta citra Kota Bima secara keseluruhan.(Sekjend MDG)