Media Dinamika Global

Selasa, 14 April 2026

Selamat dan Sukses Kepada Dosen STIKES Yahya Bima


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Kami mengucapkan selamat kepada para dosen

STIKES Yahya Bima atas keberhasilan meraih pendanaan hibah penelitian 

 Judul Penelitian:

Peran Bolu Kukus Labu Kuning Sebagai Intervensi Gizi Untuk Mencegah Stunting Di Kabupaten Bima

Skema: Penelitian Dosen Pemula (PDP)

Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan 

Audiensi dengan ORARI, Wali Kota Bima Apresiasi Kontribusi Komunikasi Informasi untuk Daerah


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan, Wali Kota Bima, H A Rahman H Abidin, S.E, menerima kunjungan audiensi dan silaturahmi jajaran pengurus Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kota Bima masa bakti 2025–2028 di ruang kerja Wali Kota Bima, Selasa (14/4).

Audiensi tersebut dihadiri Ketua ORARI Lokal Kota Bima, Muhidin (YD9GTK), didampingi jajaran pengurus ORARI Lokal Kota Bima, Kepala Kesbangpol Kota Bima, Camat Raba selaku Wakil Ketua ORARI Lokal Kota Bima, serta Kabag Prokopim Setda Kota Bima.

Dalam audiensi tersebut, Ketua ORARI menyampaikan bahwa ORARI Lokal Kota Bima terus berkomitmen menjalankan perannya sebagai organisasi komunikasi amatir radio yang aktif mendukung penyebarluasan informasi, kegiatan sosial kemasyarakatan, dukungan komunikasi pada agenda pemerintahan, hingga keterlibatan dalam penanganan situasi darurat dan kebencanaan.

"Selain memiliki jaringan komunikasi yang menjangkau hingga tingkat internasional, ORARI juga selama ini aktif membantu pemerintah dalam berbagai kegiatan lapangan, termasuk pemantauan kondisi cuaca, informasi lingkungan, serta dukungan komunikasi pada berbagai event dan agenda daerah". Ungkap Muhidin.

Pada kesempatan tersebut, Ketua ORARI menyampaikan rencana pengajuan Izin Amatir Radio (IAR) Kehormatan bagi Wali Kota Bima kepada ORARI Daerah sebagai bentuk penghargaan atas dukungan Pemerintah Kota Bima terhadap keberadaan dan penguatan ORARI di daerah.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada kepengurusan ORARI Lokal Kota Bima masa bakti 2025–2028.

“Atas nama Pemerintah Kota Bima, saya mengucapkan selamat kepada kepengurusan ORARI yang baru. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik dan terus memberikan kontribusi nyata bagi daerah melalui pengabdian dan peran strategis organisasi." Ujar Wali Kota.

Wali Kota juga menyampaikan terima kasih atas dukungan ORARI selama ini dalam membantu Pemerintah Kota Bima, khususnya pada penguatan komunikasi informasi dan dukungan berbagai kegiatan pemerintahan serta agenda kemasyarakatan.

Lebih lanjut, Wali Kota berharap ORARI dapat terlibat aktif dalam mendukung suksesnya Festival Rimpu Mantika, khususnya pada pelaksanaan Pawai Rimpu yang akan digelar pada 25 April mendatang, melalui dukungan koordinasi dan komunikasi lapangan.(Redaksi Sekjend MDG)

Wabup dr. H. Irfan Canangkan Desa Cinta Statistik di Kantor Camat Woha


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, secara resmi melakukan Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026, yang berlangsung Selasa (14/4/26) di Aula Kantor Camat Woha.

Wakil Bupati dalam sambutannya pada kegiatan yang juga dihadiri oleh Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Bima Lalu Yuriade Mulana, S.S.T., M.E. para Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, Camat Woha Irfan, S.Sos, para Kepala Desa dan perangkat desa mengungkapkan, "ketersediaan data yang akurat dan berkualitas merupakan kunci utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah. 

Menurutnya, seluruh permasalahan yang ditemukan di Kabupaten Bima harus dapat dibaca, dianalisis, dan dirumuskan secara tepat melalui data yang valid.

“Semakin cepat kita membaca dan menganalisis masalah, maka semakin tepat pula keputusan yang kita ambil. Oleh karena itu, ketepatan data menjadi program penting yang harus kita wujudkan bersama,” ujarnya.


Wakil Bupati juga menekankan pentingnya pemahaman bersama mengenai kebutuhan data yang sesuai dengan kondisi masyarakat di tingkat desa. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat lebih mudah merumuskan kebijakan dan menentukan langkah pembangunan yang tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Bima Lalu Yuriade Mulana, S.S.T., M.E. mengungkapkan, '

Program Desa Cantik bertujuan meningkatkan literasi dan kesadaran statistik di tingkat desa, mendorong pengelolaan data yang berstandar dan berkualitas, serta mengoptimalkan pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan desa. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat melahirkan agen-agen statistik desa yang berperan sebagai motor penggerak pengelolaan data di desa. Ungkapnya.


Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan penandatanganan piagam pencanangan Desa Cinta Statistik dan komitmen bersama untuk Desa Tenga, Desa Rabakodo, dan Desa Penapali sebagai desa sasaran Program Desa Cantik Tahun 2026. (Redaksi Sekjend MDG)


Penemuan Mayat Jenis Kelamin Laki Laki di Kelurahan Ule Kec. Asakota Kota Bima


Kota Bima. Media Dinamika Global.Id.- Pada hari Selasa tanggal 14 April 2026 Pukul 18.50 Wita bertempat di BTN Gran City 1 Lingkungan Tolotongga Kel. Ule Kec. Asakota Kota Bima telah di temukan mayat jenis kelamin laki-laki an Sdr. Mawardi 39 tahun dalam posisi terbaring di tempat tidur dalam rumah dalam dan telah membusuk. Adapun penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Adapun Identitas korban

Nama       : Mawardi.

- Umur        :  39 tahun.

- Pekerjaan : Dosen.

- Alamat      : Desa Tolowata Kec. Ambalawi Kab. Bima.

Adapun Identitas Saksi.

1..Nama        : Rasidin Hakim.

- Umur         :  43 tahun.

-Pekerjaan : Wiraswasta.

- Alamat      : RT. 01 Rw 01 Lingkungan Tolotangga Kel. Ule Kec. Asakota Kota Bima.

Adapun Kronologis kejadian yakni sekitar Pukul 18.50 Wita Saksi melintas di samping perumahan korban tiba tiba mencium bau menyengat langsung memeriksa di sekitar perumahan korban dan masuk di dalam rumah korban sehingga melihat mayat korban yang sudah membusuk.

Dan atas kejadian tersebut saksi melaporkan kepada tetangga dan melaporkan kepada pihak keamanan bahwa ada mayat yang sudah membusuk didalam rumah tersebut.

Mendengar adanya informasi itu, beberapa anggota Polsek Asakota dan tim Inafis Polres Bima Kota tiba di TKP langsung mengamankan situasi dan olah TKP kemudian korban di evakuasi mengunakan Ambulance RSUD Kota Bima ke rumah duka di Desa Tolowata Kec. Ambalawi Kab. Bima untuk di semayamkan.

Pasca penemuan situasi di Kel. Ule Kec. Asakota Kota Bima situasi terpantau aman dan kondusif.

Korban merupakan dosen di  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Desa Sondosia Kec. Bolo Kab. Bima dan saat ini korban telah  di bawa pulang oleh pihak keluarga di Desa Tolowata Kec. Ambalawi Kab. Bima untuk di semayamkan.

Korban di duga meninggal sudah 3 hari karena sudah dalam keadaan membengkak dan bau menyengat dan Menurut informasi dari warga setempat korban pernah mengeluh mempunyai penyakit asam lambung.(Team).

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Tegaskan Komitmen Provinsi Lampung Eliminasi TBC Menperkuat Sinergi Pusat Dan Daerah, Saat Kunjungan Wamendagri Akhmad Wiyagus dan Wamen Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus.


Lampung – Mediadinamikaglobal.Id || Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mempercepat penanganan dan eliminasi tuberkulosis (TBC).

Hal itu disampaikan dalam acara Komitmen Percepatan Eliminasi Tuberkulosis yang dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus dan Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, yang berlangsung di Aula Semergo, Pemkot Bandar Lampung, Selasa 14 April 2026.

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza mengatakan kehadiran pemerintah pusat menjadi penguatan bagi daerah untuk melakukan aksi nyata dalam penemuan serta penatalaksanaan kasus TBC secara berkelanjutan.

“Kunjungan ini merupakan bentuk dukungan bagi kami di daerah, khususnya Pemerintah Kota Bandar Lampung, untuk memperkuat komitmen dalam percepatan eliminasi TBC, terutama dalam penemuan kasus baru di tengah masyarakat,” ujarnya.

Gubernur Mirza menekankan bahwa TBC bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga berdampak pada aspek sosial dan ekonomi. Penyakit menular ini dinilai dapat menurunkan produktivitas masyarakat dan menghambat pencapaian target pembangunan daerah. 

Ia juga mengapresiasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dicanangkan pemerintah pusat sebagai langkah strategis deteksi dini berbagai penyakit, seperti hipertensi dan diabetes. Program tersebut dinilai mampu mengurangi beban layanan rujukan di rumah sakit besar, termasuk RSUD Abdul Moeloek.

Menurutnya, saat ini RSUD Abdul Moeloek menerima hingga 700 rujukan per hari. Dengan optimalisasi layanan kesehatan di tingkat puskesmas, masyarakat diharapkan dapat tertangani lebih dini tanpa harus dirujuk ke rumah sakit provinsi.

Dari sisi kinerja, capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan di Provinsi Lampung menunjukkan tren positif. Pada 2024, capaian SPM mencapai 103 persen dan meningkat menjadi 131 persen pada 2025. Sementara pada triwulan pertama 2026, capaian telah mencapai 19 persen.

Adapun tingkat keberhasilan pengobatan TBC sensitif obat di Lampung tercatat 95 persen pada 2024 dan meningkat menjadi 98 persen pada 2025. Hingga triwulan pertama 2026, capaian pengobatan telah mencapai 81 persen.

Untuk itu, Gubernur Mirza mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari kader kesehatan, komunitas, hingga organisasi kemasyarakatan, untuk berkolaborasi dalam upaya eliminasi TBC.

“Syarat utama menuju Indonesia Emas 2045 adalah masyarakat yang sehat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, diperlukan sinergi semua pihak dalam meningkatkan kesadaran dan pemanfaatan layanan kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benyamin Paulus Octavianus, menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat penanggulangan TBC, khususnya di Provinsi Lampung. Kementerian Kesehatan telah menyiapkan anggaran tambahan sebesar Rp4,1 triliun untuk memperkuat infrastruktur medis dan mendukung kerja kader kesehatan.

Ia menyebutkan, penanganan TBC menjadi salah satu prioritas dalam program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 
“Indonesia masih berada di peringkat kedua kasus TBC tertinggi di dunia. Karena itu, penanganannya tidak hanya kuratif, tetapi juga harus diperkuat dari sisi pencegahan,” ujarnya.

Di Kota Bandar Lampung, tercatat sekitar 4.300 kasus TBC pada tahun lalu. Untuk itu, pemerintah akan menerapkan strategi penemuan kasus secara aktif melalui program CKG yang menyasar anggota keluarga pasien.

“Jika ada 4.300 kasus, maka seluruh anggota keluarga di rumah tersebut harus diperiksa. Ini penting untuk memutus rantai penularan,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) bagi masyarakat yang tinggal serumah dengan pasien TBC, meski belum menunjukkan gejala.

Sebagai bentuk dukungan terhadap tenaga lapangan, pemerintah akan memberikan insentif bulanan kepada 5.200 kader TBC di seluruh desa di Provinsi Lampung. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat penemuan kasus di tingkat akar rumput.

“Anggaran tambahan ini juga akan digunakan untuk pengadaan alat rontgen modern serta memastikan para kader mendapatkan dukungan yang memadai,” tambahnya.

Selain TBC, pemerintah pusat juga terus mengakselerasi penanganan stunting sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung percepatan eliminasi penyakit menular secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana juga menegaskan kesiapan daerah menjalankan arahan pemerintah pusat dalam menekan angka TBC.

“Kami terus aktif melakukan sosialisasi kesehatan, termasuk TBC.

Insyaallah angka TBC bisa ditekan, dan kami siap melaksanakan arahan pusat,” ujarnya.

Saat ini, Kota Bandar Lampung didukung 31 puskesmas, terdiri dari 15 puskesmas rawat jalan dan 16 rawat inap, ditambah 50 puskesmas pembantu serta 126 pos layanan kesehatan. (Fs/Red)

Made Hiroki Hadirkan Mesin Pemusnah Sampah Tanpa Asap, Solusi Ramah Lingkungan untuk Bali

Pengusaha Property Muda asal Gianyar dan Anggota DPD RI, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya
Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa, (Ist/Surya)

Bali, Media Dinamika Global - Pengusaha Property Muda asal Gianyar, Bali Made Hiroki Hadirkan Alat Pemusnah Mesin Sampah Tanpa Asap. Mesin pemusnah sampah yang dirancang dengan sistem pembakaran tertutup dan pengaturan alur udara yang optimal. Hal ini nantinya akan menjadi solusi terhadap permasalahan yang terjadi di Bali terkait tentang Sampah.

Made Hiroki menyampaikan gagasannya terkait permasalahan sampah tersebut, kami nanti akan hadirkan Alat Pemusnah Mesin Sampah tanpa asap. Mesin ini fokus pada pemusnahan sampah tanpa menghasilkan asap dan memberikan solusi pengelolaan sampah yang efektif. Sampah Habis, tanpa Polisi udara," ungkap Made Hirok. Senin (13/04/2026).

"Masalah sampah yang terjadi di Bali saat ini berada dalam kondisi siaga/darurat, yang dipicu oleh penutupan TPA Suwung (tempat pembuangan akhir terbesar di Bali) yang direncanakan selesai pada Maret 2026.  "Masalah ini telah menjadi sorotan nasional, bahkan mendapatkan perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto," tambahnya.

Made Hiroki seorang pengusaha dengan Bendera Usaha Aksara Cristy Legal menawarkan Mesin pengolah sampah asal Jepang yang dikenal memiliki teknologi canggih yang fokus pada efisiensi tinggi, ramah lingkungan, dan konsep ekonomi sirkular. 

Volume Sampah di Pulau Bali memproduksi sekitar 4.281 ton sampah per hari.

Sekitar 50% sampah berasal dari wilayah sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan).

"Kami akan undang stakeholder atau para pemimpin daerah Bali serta PHRI (Pengusaha Hotel Restauran Indonesia), dan tokoh masyarakat dalam pemaparan alat pemusnah mesin sampah panpa asap tersebut, yang akan dilaksanakan pada hari Jum'at, 17 April 2026 di Pamela Restaurant, Bali dan ikut dimeriahkan artis/selegram Bali," tuturnya.

Made Hiroki dalam hal ini sangat berterima kasih kepada Anggota DPD RI  Dapil Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa alias AWK yang sangat Humble bijak menerima saat bertandang kerumah aspirasi masyarakat Bali untuk mengatarkan undangan mencari solusi sampah di Bali dan berdoa semoga AWK sehat dan bisa memimpin Bali kedepan.

Redaksi |

Dente Teladas Membara, Polsek Dente Teladas Gulung Koboi Jalanan Pemilik Revolver Dan Amunisi Tajam.


Tulang Bawang, Lampung – Mediadinamikaglobal.Id || Tim Unit Reskrim Polsek Dente Teladas, Polres Tulang Bawang, berhasil mematahkan nyali seorang pria yang diduga kuat kerap menebar teror dengan senjata api ilegal Serta sering melakukan tindak.pidana pencurian di wilayah rumbia lampung tengah Tersangka berinisial AS alias Saroji (34), warga Bumi Nabung Ilir, tak berkutik saat aparat meringkusnya beserta sederet barang bukti mematikan pada Minggu 13 April 2026.

Penangkapan ini bak film aksi. Bermula dari laporan istri siri pelaku yang merasa terancam nyawanya akibat penganiayaan, terungkaplah fakta mengerikan bahwa Saroji bukan sekadar suami temperamental, melainkan pria yang selalu membekali diri dengan senjata api rakitan jenis revolver dan amunisi aktif.

Kejadian bermula saat pelaku dengan percaya diri mendatangi Mapolsek Dente Teladas untuk menanyakan laporan istrinya. Namun, insting tajam personel Reskrim di bawah komando Ipda Nurkholik, S.H., mencium gelagat mencurigakan. Saat digeledah, sebuah pisau jenis garpu terselip di pinggangnya.

Tak berhenti di situ, pengembangan dilakukan hingga ke mobil Toyota Avanza milik pelaku yang terjebak di jalan. Hasilnya mengejutkan: polisi menemukan tumpukan senjata tajam berupa golok dan garpu. Puncaknya, pelaku mengakui menyembunyikan "senjata pamungkas" berupa pistol rakitan di dapur rumah kerabatnya.

Barang Bukti yang Diamankan:
 1 Pucuk Senjata Api Rakitan (Revolver)
5 Butir Amunisi Aktif
2 Bilah Senjata Tajam Jenis Garpu. 
1 Bilah Golok Tajam. 

Menanggapi keberhasilan ungkap kasus ini, pihak kepolisian memberikan pernyataan tegas terkait komitmen menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polres Tulang Bawang.

"Kami menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi premanisme maupun kepemilikan senjata api ilegal di wilayah ini. Penangkapan tersangka AS merupakan bukti respons cepat jajaran Polsek Dente Teladas dalam menindaklanjuti laporan masyarakat demi mencegah terjadinya tindak pidana yang lebih fatal."

"Tersangka saat ini telah kami amankan di Mako Polsek Dente Teladas guna pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 1 Ayat 1 dan Pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman berat yang menanti," ujar perwakilan Humas mewakili Kapolsek Dente Teladas, Ipda Nurkholik, S.H. (Fs/Red) 

Aditya Ardin Ketua DPD PAN : Saya Berdiri di Tempat Ini dengan Hati yang Penuh Haru


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Dulu, dari kejauhan, saya hanya bisa berdiri di belakang—menatap seorang ayah yang berdiri di podium ini. Dengan suara yang tegas, dengan keyakinan yang begitu kuat… saya hanya menjadi saksi, tanpa pernah membayangkan akan berada di posisi yang sama.

Waktu berjalan, dan takdir membawa saya sampai di titik ini. Bukan tanpa air mata, bukan tanpa perjuangan. Ada doa yang tak pernah putus, ada harapan yang terus dijaga, dan ada jejak langkah yang kini saya lanjutkan.

Hari ini bukan tentang saya. Ini tentang seorang anak yang mencoba menjaga amanah, meneruskan nilai, dan membalas kepercayaan.

Untuk ayah… izinkan saya berdiri di sini dengan satu janji: saya akan menjaga nama baik ini, saya akan melanjutkan perjuangan ini, dengan segenap hati.

Bismillah… langkah ini saya titipkan pada doa dan ridha-Nya.(Redaksi Sekjend MDG)

GUGATAN PTUN MENGEMUKA, PELANTIKAN KETUA KONI KABUPATEN BIMA DIMINTA DITUNDA


BIMA, Media Dinamika Global.id.-- Polemik rangkap jabatan Wakil Bupati Bima sebagai Ketua KONI Kabupaten Bima kian memanas. Dalam lanjutan sikapnya, Aliansi Gerakan Nol Rupiah (GNR) Sakti menegaskan bahwa gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara akan resmi diajukan jika pelantikan Ketua KONI tetap dilaksanakan.

Pernyataan ini disampaikan sebagai hasil penguatan sikap pasca Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD Kabupaten Bima, Senin, 13 April 2026.

1. Gugatan Jadi Langkah Tegas

GNR menegaskan bahwa langkah hukum bukan sekadar wacana, melainkan opsi konkret yang akan ditempuh apabila tidak ada penghentian terhadap proses pelantikan Ketua KONI Kabupaten Bima.

“Kami tegaskan, jika pelantikan tetap dilakukan, maka gugatan ke PTUN akan langsung kami ajukan. Ini bentuk komitmen kami menjaga hukum dan mencegah konflik kepentingan,” tegas Abu Yani Jenggot, Kordinator GNR Sakti yang juga Ketua Pemenangan Calon Sudirman.

2. Desak Ketua KONI NTB Tidak Melantik

Selain ancaman gugatan, Gerakan Rakyat Nol Rupiah juga secara terbuka meminta kepada Ketua KONI Provinsi NTB untuk tidak mengakomodir proses pelantikan Ketua KONI Kabupaten Bima yang sebelumnya dipilih secara aklamasi.

Permintaan ini didasarkan pada kekhawatiran bahwa proses pelantikan akan melegitimasi kondisi yang dinilai bermasalah secara hukum dan etika.

“Kami meminta Ketua KONI NTB untuk tidak melantik. Jangan sampai proses yang cacat secara prinsip justru dilegalkan,” lanjut Yani.

3. Aklamasi Dipersoalkan

Proses pemilihan Ketua KONI Kabupaten Bima secara aklamasi turut menjadi sorotan. Meski sah secara organisasi, aliansi menilai hasil tersebut menjadi bermasalah ketika dipegang oleh pejabat publik yang masih aktif menjabat sebagai Wakil Bupati.

Hal ini kembali dikaitkan dengan potensi konflik kepentingan dalam pengelolaan kebijakan dan anggaran olahraga daerah.

4. RDP Jadi Dasar Legitimasi Gerakan

Dalam forum RDP bersama Komisi I DPRD Kabupaten Bima, seluruh aspirasi telah disampaikan secara resmi. DPRD melalui Ketua Komisi I, Supardi, menyatakan akan menindaklanjuti masukan tersebut ke pimpinan.

Namun, hingga saat ini belum ada keputusan atau sikap tegas dari pihak terkait, sehingga membuka ruang bagi eskalasi ke jalur hukum.

5. Publik Menanti Sikap Tegas

Situasi ini kini berada di titik krusial. Keputusan untuk tetap melantik atau menunda pelantikan akan menjadi penentu arah penyelesaian konflik—apakah berakhir secara administratif atau berlanjut ke meja hijau di PTUN.

6. Kesimpulan

Gerakan Rakyat Nol Rupiah menunjukkan konsistensi sikap dengan menempuh jalur konstitusional. Tekanan kini tidak hanya tertuju pada Wakil Bupati Bima, tetapi juga kepada KONI NTB sebagai pihak yang memiliki kewenangan pelantikan.

Jika tidak direspons secara bijak, polemik ini berpotensi berkembang menjadi sengketa hukum terbuka yang menyita perhatian publik lebih luas. (Redaksi Sekjend MDG)

Luar Biasa..‼️ Susilawati, ASN Wanita Pertama Di Instansi Pemkab Tulang Bawang Raih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan di IPDN Kemendagri.


Tulang Bawang, Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Susilawati, Kepala Bidang Sumber Daya Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tulang Bawang berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan pada sekolah Pascasarjana IPDN. Disertasinya berjudul. 

"Implementasi Kebijakan Identitas Kependudukan Digital Dalam Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas Pelayanan Masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung" sukses dipertahankan pada sidang promosi doktor di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Cilandak, Jakarta, 14 Maret 2026, dengan nilai IPK 3,79 dan predikat sangat memuaskan. 

Sidang promosi doktor tersebut diketuai oleh Rektor IPDN dalam hal ini diwakilkan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Hyronimus Rowa, M.Si., Tim Promotor yaitu Prof. Dr. Drs. Kusworo, M. Si., Dr. Mulyadi, SP., M.Si., Dr. Dra. Gatiningsih, M. Si. serta Tim Oponen Ahli yaitu Prof. Dr. Muhadam Labolo, M.Si., Prof. Dr. Mansyur Achmad, M.Si., Dr. Ika Sartika, MT., Dr. Ir. Etin Indrayani, MT., Dr. Megandaru W. Kawuryan, S. IP., M. Si. dan Dr. Arsalim, SE., SH., M.Si., nama terakhir merupakan Oponen Ahli Eksternal Dosen Kebijakan Publik dari Universitas Sulawesi Tenggara.

Susilawati yang menjadi lulusan Doktor ke-364 IPDN mengatakan bahwa, pendidikan menjadi kunci penting dalam memberikan pengetahuan, keterampilan dan karakter yang diperlukan untuk berkontribusi pada masyarakat dalam menghadapi tantangan pembangunan kedepan.

Selanjutnya Susilawati juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Rektor IPDN, Tim Promotor, para Oponen Ahli, Bupati Tulang Bawang, Wakil Bupati Tulang Bawang, Sekda Kabupaten Tulang Bawang dan seluruh jajaran serta semua pihak yang telah memberikan dukungan dalam menyelesaikan pendidikan ini. 

"Semoga hasil Studi Program Doktor Ilmu Pemerintahan ini dapat memberikan kemanfaatan bagi diri saya, Pemerintah, dan Masyarakat" tambah ASN Wanita yang berpangkat Pembina Tk. I/(IV/b) ini. 

Riwayat Pendidikan sebagai berikut, TK Pratama Bandar Lampung lulus Tahun 1990; SDN 4 Sawah Brebes lulus Tahun 1996; SLTPN 1 Bandar Lampung lulus Tahun 1999; SMUN 10 Bandar Lampung lulus Tahun 2002; Diploma IV (D-IV) STPDN Jatinangor lulus Tahun 2006; Magister (S-2) Ilmu Hukum Universitas Bandar Lampung lulus Tahun 2009; Doktor (S-3) Ilmu Pemerintahan IPDN lulus Tahun 2026.

Riwayat Pekerjaan, Staf Depdagri Tahun 2002 sd. 2006; Staf Pelaksana Pemkab Tulang Bawang Tahun 2006 sd. 2009; Kasubbag Kemasyarakatan Bagian Kesra Setdakab Tulang Bawang Tahun 2009 sampai dengan. 2014; Kasi Penetapan dan Perhitungan Dispenda Tulang Bawang Tahun 2014 sd. 2017; Kasubbid Pelaporan Pendapatan Bapenda Tulang Bawang Tahun 2017; Kabid Verifikasi dan Pelaporan Bapenda Tulang Bawang Tahun 2017 sampai dengan 2020.

Kabag Administrasi Pembangunan Setdakab Tulang Bawang Tahun 2020 sd 2021; Kabag Organisasi Setdakab Tulang Bawang Tahun 2021 sd 2022; Sekretaris Dinas Kependudukan dan Capil Tahun 2022 sd 2024; Kabid Sumber Daya Perpustakaan dan Deposit Daerah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tulang Bawang Tahun 2024 sd sekarang.( Fs/Red)