Media Dinamika Global

Rabu, 03 Juni 2026

Tegas Prabowo Benahi BGN, Kejaksaan Jemput Dadan Hindayana Pukul 04.00 Wib. Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG


Kronologi Penjemputan Dadan Hindayana:

Jakarta, Media Dinamika Global.id.-- Sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, tim penyidik Kejaksaan mulai mendatangi dan melakukan pemeriksaan di area kantor Badan Gizi Nasional (BGN) terkait dugaan kasus program dapur MBG.

- Beberapa petugas disebut masuk ke area administrasi dan ruang koordinasi untuk mengamankan dokumen serta perangkat elektronik yang berkaitan dengan pengelolaan titik dapur MBG.

- Menjelang pukul 04.00 WIB, Dadan Hindayana dikabarkan dijemput oleh tim penyidik Kejaksaan untuk menjalani pemeriksaan intensif.

- Dalam berbagai narasi yang beredar, Dadan disebut keluar dari lokasi dengan pengawalan ketat aparat dan langsung dibawa menggunakan kendaraan penyidik.

- Dugaan yang ramai dibahas publik berkaitan dengan isu jual beli penentuan titik dapur MBG dan aliran dana proyek pengadaan program makanan bergizi.

- Setelah penjemputan terjadi, suasana kantor BGN disebut sempat dijaga ketat dan aktivitas pegawai dibatasi sementara selama proses pemeriksaan berlangsung.

- Hingga saat ini, pihak Kejaksaan masih melakukan pendalaman dan belum seluruh detail resmi kasus diumumkan secara lengkap ke publik.(Sekjend MDG)

Wagub Jihan Nurlela Dukung Kolaborasi Hexahelix Dalam Mewujudkan Guru dan Tenaga Kependidikan yang Profesional, Berdaya Saing dan Adaptif Terhadap Perkembangan Teknologi Dan Digitalisasi.

Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan dukungan terhadap kolaborasi hexahelix dalam mewujudkan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang profesional, berdaya saing, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan digitalisasi.

Hal tersebut disampaikan Wagub Jihan saat menerima kunjungan kerja Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Rabu 03 Juni 2026.

Seperti diketahui konsep hexahelik memadukan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, media massa dan lembaga keuangan.

Dalam pertemuan tersebut, Jihan menekankan bahwa peningkatan kualitas GTK merupakan salah satu faktor utama dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu menghadapi tantangan global dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, dalam transformasi pendidikan, pemerintah membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan melalui kolaborasi hexahelix yang melibatkan akademisi, dunia usaha, komunitas, media, dan masyarakat.

"Guru dan tenaga kependidikan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kompetensi, dan daya saing generasi penerus bangsa. Karena itu, peningkatan kapasitas GTK harus menjadi perhatian bersama dengan melibatkan seluruh elemen yang ada," ujar Jihan.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut para pendidik untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kapasitas diri, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan inovatif.

Selain mendorong peningkatan kompetensi, Jihan menilai kolaborasi hexahelix juga menjadi solusi untuk mengatasi kesenjangan kualitas dan kompetensi GTK antarwilayah.

Ia menyampaikan jangan ada lagi perbedaan akses terhadap pelatihan, pendampingan, dan pengembangan kapasitas antara GTK yang berada di perkotaan dan yang bertugas di daerah terpencil.

Menurut Jihan, kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak dapat memperluas jangkauan program pengembangan GTK hingga ke wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses. Dengan demikian, pemerataan kualitas pendidikan dapat diwujudkan secara lebih efektif.

Jihan mengapresiasi atas inisiasi BGTK Provinsi Lampung tersebut sebagai upaya memperkuat ekosistem pendidikan dan pengembangan kapasitas guru secara berkelanjutan.

Ia juga menyampaikan peran BGTK Provinsi Lampung yang selama ini terus berupaya meningkatkan kompetensi guru melalui berbagai program pelatihan, pendampingan, dan pengembangan profesional berkelanjutan.

Jihan menegaskan Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mendukung berbagai program peningkatan mutu pendidikan sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.(Fs/Red) 

Selasa, 02 Juni 2026

Sekda Pimpin Rakor Pemantapan Keberangkatan Kafilah MTQ Kota Bima, Targetkan Masuk Tiga Besar


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, M.E., memimpin Rapat Koordinasi Pemantapan Persiapan Keberangkatan Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kota Bima yang berlangsung di Ruang Kerja Sekretaris Daerah, Selasa (2/6/2026).

Rapat tersebut dihadiri Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat, Kemasyarakatan dan SDM, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bima, Ketua LPTQ Kota Bima beserta jajaran pengurus LPTQ Kota Bima.

Kegiatan dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Bima untuk memastikan seluruh persiapan keberangkatan kafilah berjalan optimal, mulai dari aspek administrasi, akomodasi, transportasi, kesehatan peserta hingga kesiapan teknis selama pelaksanaan MTQ.

Dalam rapat tersebut, Ketua LPTQ Kota Bima, Nurdin, S.Sos, menyampaikan bahwa Kota Bima menargetkan mampu meraih posisi tiga besar pada pelaksanaan MTQ tahun ini. Berbagai langkah persiapan telah dilakukan, termasuk pelaksanaan karantina dan pembinaan intensif kepada para peserta.

Ia menjelaskan bahwa seluruh peserta telah diarahkan untuk fokus menjalani masa pembinaan dan karantina, termasuk tidak menerima aktivitas atau pekerjaan lain yang dapat mengganggu konsentrasi dan kesiapan mereka menjelang perlombaan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bima menegaskan bahwa kondisi kesehatan dan kebugaran peserta menjadi perhatian utama menjelang keberangkatan. Menurutnya, seluruh anggota kafilah harus dipastikan berada dalam kondisi prima sejak keberangkatan hingga pelaksanaan lomba.

“Keberangkatan hingga tiba di Lombok Tengah harus dipastikan berjalan lancar dan seluruh kontingen berada dalam kondisi fit. Jangan sampai ada kendala teknis maupun kesehatan yang dapat mempengaruhi performa peserta saat mengikuti perlombaan,” tegas Sekda.

Sekda juga mengingatkan bahwa pembukaan MTQ dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 9 Juni 2026 pukul 20.00 WITA yang diawali dengan pawai ta’aruf. Oleh karena itu, seluruh jadwal keberangkatan, registrasi peserta, akomodasi dan kebutuhan teknis lainnya harus dipersiapkan secara matang agar tidak menghambat proses keikutsertaan kafilah Kota Bima.

Lebih lanjut, Sekda meminta seluruh pihak yang terlibat untuk menjaga semangat dan motivasi peserta selama mengikuti MTQ. Ia menekankan bahwa segala potensi kendala harus diantisipasi sejak awal, mulai dari keberangkatan, pelaksanaan lomba hingga proses kepulangan kembali ke Kota Bima.

“Kita harus memastikan semangat peserta terus terjaga. Segala kekurangan dan kebutuhan harus segera diidentifikasi dan diantisipasi agar para peserta dapat fokus menampilkan kemampuan terbaiknya serta mengharumkan nama Kota Bima,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas kesiapan pengisian stand pameran MTQ. Sekda mengarahkan agar stand Kota Bima dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi produk unggulan daerah melalui keterlibatan pelaku UMKM lokal yang akan dikoordinasikan bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kota Bima menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh kepada 85 orang anggota Kafilah MTQ Kota Bima agar dapat mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dengan baik. Dengan persiapan yang matang, semangat yang tinggi, serta dukungan seluruh masyarakat, Kota Bima optimis mampu meraih prestasi terbaik dan mewujudkan target masuk tiga besar pada MTQ tingkat Provinsi NTB Tahun 2026. 

Selain itu, Pemerintah Kota Bima juga memastikan dukungan moril kepada para peserta, dimana Sekretaris Daerah Kota Bima dijadwalkan hadir langsung pada acara pembukaan MTQ sebagai bentuk motivasi dan dukungan kepada seluruh kafilah.(Sekjend MDG)

Plt. Asisten I Setda Kota Bima Buka Kegiatan Pameran Hasil Kegiatan Kurikuler dan Pelepasan Siswa Kelas VI SDN 20 Rabadompu Timur


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Plt. Asisten I Setda Kota Bima menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Pameran Hasil Kegiatan Kurikuler Tahun Akademik 2025/2026 dan Pelepasan Siswa Kelas VI Tahun Pelajaran 2025/2026 SDN 20 Rabadompu Timur Kota Bima. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman SDN 20 Rabadompu Timur Kota Bima, Selasa (2/6/2026).

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kabid Dikdas Dinas Dikpora Kota Bima serta Lurah Rabadompu Timur. Acara berlangsung penuh haru dan kebanggaan dengan dihadiri para guru, orang tua, wali murid, serta para siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Asisten I Setda Kota Bima membacakan sambutan Wali Kota Bima yang menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh guru SDN 20 Rabadompu Timur atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan dalam mendidik serta membimbing generasi penerus bangsa.

Selain itu, apresiasi juga disampaikan kepada para orang tua dan wali murid yang selama ini telah memberikan doa, kasih sayang, serta dukungan penuh kepada putra-putrinya. Menurutnya, keberhasilan para siswa menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah dasar tidak terlepas dari peran besar keluarga dalam mendampingi proses tumbuh kembang dan pendidikan anak.

Kepada para siswa kelas VI, disampaikan ucapan selamat atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah dasar. Ia mengingatkan bahwa saat ini para siswa tumbuh di era yang penuh peluang sekaligus tantangan, di mana perkembangan teknologi dan arus informasi bergerak sangat cepat.

“Gunakan kemajuan teknologi untuk mengembangkan diri, menambah wawasan, dan meningkatkan kemampuan. Jangan pernah berhenti belajar dan jangan pernah takut bermimpi besar. Anak-anak Kota Bima memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi generasi unggul, generasi yang mampu bersaing, berprestasi, dan membawa nama baik daerah di masa depan,” ujarnya.

Pada akhir sambutan, Plt. Asisten I Setda Kota Bima menyampaikan rasa bangga karena kegiatan pelepasan siswa tahun ini dirangkaikan dengan pameran hasil kegiatan kurikuler Tahun Akademik 2025/2026. Menurutnya, pameran tersebut bukan sekadar menampilkan hasil karya siswa, tetapi menjadi bukti nyata bahwa proses pembelajaran di sekolah tidak hanya berorientasi pada nilai dan angka semata.

Pameran tersebut mencerminkan keberhasilan sekolah dalam mendorong tumbuhnya kreativitas, keterampilan, kemampuan berpikir kritis, serta keberanian siswa dalam mengekspresikan ide dan gagasannya.

“Saya berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan, karena pendidikan yang berkualitas tidak hanya menghasilkan anak yang mampu menjawab soal ujian, tetapi juga anak yang mampu berkarya, berinovasi, berkolaborasi, dan memecahkan berbagai persoalan dalam kehidupan nyata,” tutupnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan stan pameran hasil karya siswa dan penampilan kreativitas peserta didik yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan dan orang tua murid yang hadir.(Sekjend MDG)

Wakil Wali Kota Hadiri Pentas Seni dan Pelepasan Siswa Kelas IX SMPN 7 Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Suasana haru, bangga, dan penuh semangat mewarnai kegiatan Pentas Seni dan Pelepasan Siswa Kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 SMP Negeri 7 Kota Bima yang berlangsung di Lapangan SMPN 7 Kota Bima. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, S.H.

Turut mendampingi Ketua Baznas Kota Bima, Asisten III Setda Kota Bima, perwakilan Dinas Dikpora, Camat Asakota, para guru, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya yang turut memeriahkan kegiatan tersebut.

Dalam laporannya, Kepala SMP Negeri 7 Kota Bima menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan pelepasan siswa tahun ini. Ia mengungkapkan bahwa sebanyak 98 siswa berhasil menyelesaikan pendidikan dan dinyatakan lulus, dengan berbagai capaian membanggakan baik di bidang akademik maupun non-akademik.

“Kami berharap momentum pelepasan ini menjadi kenangan indah sekaligus motivasi bagi anak-anak untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri pada jenjang pendidikan berikutnya. Terima kasih kepada seluruh guru, orang tua, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan, bimbingan, serta pembinaan kepada siswa-siswi SMP Negeri 7 Kota Bima,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan pembacaan dan pemberian penghargaan kepada 10 siswa berprestasi terbaik, yang diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Bima bersama jajaran yang hadir. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai bentuk apresiasi atas capaian para siswa.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bima menyampaikan bahwa hari pelepasan merupakan momentum yang sangat istimewa bagi para siswa setelah menempuh perjalanan pendidikan selama tiga tahun.

“Setelah tiga tahun belajar, berjuang, menghadapi berbagai ujian dan tantangan, hari ini kalian sampai pada salah satu titik penting dalam perjalanan hidup. Ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari langkah yang lebih besar menuju masa depan,” ujarnya.

Wakil Wali Kota menegaskan bahwa keberhasilan para siswa hari ini tidak terlepas dari doa, perjuangan, dan pengorbanan orang tua yang terus memberikan dukungan tanpa henti. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang telah mengabdikan diri mendidik dan membentuk karakter generasi muda.

“Atas nama Pemerintah Kota Bima dan pribadi, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh orang tua dan guru. Apa yang dicapai anak-anak hari ini adalah buah dari doa, kesabaran, dan pengorbanan yang luar biasa. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” katanya.

Menurutnya, masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan karakter dan jati diri. Oleh karena itu, selain membekali diri dengan ilmu pengetahuan, generasi muda juga harus memperkuat nilai-nilai agama sebagai pondasi menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Ia mengingatkan bahwa perkembangan zaman yang semakin kompleks menuntut generasi muda memiliki kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, serta bijak dalam memanfaatkan teknologi dan media sosial.

“Saya ingin berpesan kepada seluruh generasi muda, jadilah generasi yang cerdas menggunakan teknologi. Jadilah pengguna media sosial yang membawa manfaat, bukan penyebar kebencian, fitnah, ataupun konten negatif. Gunakan teknologi untuk belajar, berkarya, dan membangun masa depan yang lebih baik,” pesannya.

Wakil Wali Kota juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi dan mengawasi perkembangan anak-anak di tengah derasnya arus informasi dan pengaruh lingkungan.

Kepada keluarga besar SMP Negeri 7 Kota Bima, ia berharap sekolah tersebut terus berkembang dan mampu meningkatkan kualitas pendidikan sehingga semakin mampu bersaing dan melahirkan generasi-generasi unggul.

“Saya yakin SMP Negeri 7 Kota Bima memiliki potensi besar. Teruslah maju, jangan pernah merasa kalah bersaing. Banyak alumni SMPN 7 yang telah menunjukkan prestasi di berbagai bidang hingga tingkat nasional bahkan internasional. Ini harus menjadi motivasi bagi adik-adiknya untuk terus berprestasi,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Wali Kota kembali menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru dan orang tua atas dedikasi yang telah diberikan kepada para siswa.

“Keberhasilan anak-anak kita hari ini tidak lepas dari doa yang dipanjatkan setiap malam, pengorbanan yang mungkin tidak pernah mereka lihat, dan kasih sayang yang terus mengiringi langkah mereka. Selamat kepada seluruh siswa kelas IX yang hari ini dilepas. Teruslah belajar, teruslah berkarya, dan teruslah menjaga nama baik keluarga serta almamater tercinta,” pungkasnya.

Kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dari para siswa yang menampilkan kreativitas dan bakat mereka, menjadikan momen pelepasan tahun ini penuh kesan bagi seluruh keluarga besar SMP Negeri 7 Kota Bima.(Sekjend MDG)

Wali Kota Bima dan BAZNAS Serahkan dana sharing Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Kelurahan Paruga


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE serahkan bantuan bedah rumah yang bersumber dari donatur sebagai dana sharing pembangunan rumah Ibu Siti Mariam salah satu warga di RT 10 RW 03 Lingkungan Sigi, Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Rabu (3 Juni 2026). 

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Bima didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Bima, Plt. Asisten I Setda Kota Bima, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Camat Rasanae Barat, Lurah Paruga dan Baznas Kota Bima. Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Bima menunjukkan dukungan terhadap berbagai inisiatif kemanusiaan yang melibatkan partisipasi masyarakat dan para dermawan dalam membantu sesama.

Walikota Bima H. A. Rahman, SE menyampaikan pembangunan rumah ini merupakan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang merupakan salah satu program DPR RI dan juga menjadi wujud nyata kepedulian sosial kepada masyarakat untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni menjadi rumah yang lebih aman, sehat, dan nyaman. Program ini mengedepankan semangat swadaya dan gotong royong masyarakat dengan dukungan pemerintah sebagai fasilitator dalam proses pembangunan maupun rehabilitasi rumah

Penyerahan bantuan dana sharing ini merupakan bentuk kolaborasi yang positif antara pemerintah, masyarakat, dan pihak-pihak yang memiliki kepedulian sosial tinggi terhadap kondisi warga kurang mampu. Melalui bantuan tersebut, penerima manfaat diharapkan dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan layak huni sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup keluarga.

“Apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para donatur yang telah menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat Kota Bima. Menurutnya, kontribusi para dermawan merupakan bagian penting dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar berupa tempat tinggal yang layak.” Ujar Walikota.

Wali Kota juga menyampaikan beberapa program pemerintah daerah seperti program PKH daerah dan 93 bedah rumah program pemerintah daerah untuk tahun 2026.

Selain penyerahan bantuan dana sharing Wali Kota Bima juga menyerahkan secara simbolis tempat sampah dari dana kelurahan paruga Tahun 2026 kepada Ketua RW.(Sekjend MDG)

Babinsa Nitu Serka Toto Irianto Pimpin Apel Pengecekan Persinil Patroli Cipkon


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Babinsa Nitu Serka Toto Irianto pimpin apel pengecekan dalam rangka melaksanakan patroli Cipta Kondisi di wilayah teritorial Koramil 1608-01/Rasanae, yang bertempat di bertempat di Posramil Rasanae Timur Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima. Selasa, (02/06/26).

Adapun personil yang terlibat patroli sebanyak 5 orang Anggota Koramil 1608-01/Rasanae, dengan Sasaran patroli.


1. Kelurahan Kumbe

2. Kelurahan Rabangodu utara

3. Kelurahan Penaraga

4. Kelurahan Pena toi

5. Kelurahan Manggemaci 

6. Kelurahan Dara


Kegitan dimulai pada Pukul 20.05 Wita, personil patroli melaksanakan apel pengecekan. Kenudian Pukul 20.10 Wita selururuh personil patroli  melaksanakan patroli keliling Star dari Kel Kumbe menuju sepanjang jalan Sukarno Hatta dengan menggunakan kendaraan Roda dua.


Pada Pukul 20.25 Wita' Anggota patroli tuba di lokasi dan menghingbau kepada masyarakat terutama anak anakmuda atau para remaja untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan, salah satu bentuknya adalah tidak menggunakan atau memasang knalpot racing/Brong pada kendaraan bermotor, karena dapat menimbulkan kebisingan, mengganggu kenyamanan warga, serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.


Tak hanya sejesar menghimbau, Pukul 20.35 Wita,Anggota patroli juga melaksanakan pemeriksaan salah satu warga yang menggunakan sepeda motor knalpot resing sekaligus menegur dan mengingatkan agar knalpot resing di copot, dan tidsk digunakan kembali,  juga diharapkan kepada masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Bima.


Pukul 21.00 Wita' Anggota patroli tiba di Kantor Koramil 01  Rasanae dan kegiatan patroli Cipta Kondisi selesai dalam keadaan aman, tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komsos, Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Hindari Narkoba


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id,Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya keamanan dan ketertiban lingkungan, para Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di desa binaan masing-masing pada Rabu (3/6/2026).

Kegiatan diawali oleh Babinsa Desa Naru Barat, Koptu Mahru, yang melaksanakan Komsos dengan warga pada pukul 08.30 WITA. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, mempererat tali silaturahmi antarwarga, serta menghindari segala bentuk tindakan kriminal. Selain itu, warga juga diingatkan agar menjauhi penyalahgunaan narkoba dan minuman beralkohol yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitar. Koptu Mahru juga mengajak masyarakat meningkatkan ketakwaan agar terhindar dari perbuatan tercela.




Selanjutnya, pada pukul 09.00 WITA, Babinsa Desa Sangia, Sertu Syaifullah, melaksanakan Komsos dengan warga binaannya. Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan silaturahmi antara Babinsa dan masyarakat guna menumbuhkan rasa kebersamaan serta sikap saling menghormati. Dalam arahannya, Sertu Syaifullah mengajak warga untuk terus menjaga kerukunan dan keharmonisan hidup bertetangga.

Pada waktu yang hampir bersamaan, pukul 09.30 WITA, Babinsa Desa Sangga dari Posramil Lambu, Serka Jamaluddin, melaksanakan Komsos bersama warga binaan. Ia memberikan penekanan kepada para orang tua agar lebih aktif mengawasi dan membimbing anak-anak mereka dalam pergaulan sehari-hari. Menurutnya, maraknya peredaran narkoba di berbagai tempat menjadi ancaman serius yang dapat memengaruhi generasi muda apabila kurang mendapat perhatian dan pengawasan dari keluarga.

Sementara itu, pada pukul 10.00 WITA, Babinsa Desa Sumi, Serka Ridwan, melaksanakan Komsos dengan warga dan memberikan imbauan agar selalu berhati-hati dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga hubungan dan komunikasi yang baik, serta menghindari tindakan yang dapat memicu perselisihan maupun pertengkaran. Apabila terjadi permasalahan di lingkungan masyarakat, warga diimbau untuk segera melaporkannya kepada aparat atau pemerintah setempat guna mendapatkan penyelesaian yang tepat.

Melalui kegiatan Komsos yang dilaksanakan secara rutin, para Babinsa Koramil 1608-03/Sape berharap dapat memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, harmonis, dan kondusif.

Naskah ini sudah menggunakan gaya bahasa berita yang lebih formal dan layak untuk publikasi di media atau website satuan.(Team.MDG.03)

Mengapa Pendidikan di Indonesia Kurang di Perhatikan


Opini, Media Dinamika Global.id.-- Benarkah si Pembuat Aturan Negara Jejak Pendidikannya Tidak Jelas,,?

Iya, 2 pertanyaannya nyambung banget sama kondisi "Pancasila sakit" tadi.

Aku jawab jujur pakai data ya....?

1. Kenapa Pendidikan di Indonesia Kurang Diperhatikan?

Padahal anggaran pendidikan 20% APBN itu wajib UUD 1945. Tahun 2024 aja Rp550,4 triliun, 2025 naik jadi Rp724,3 triliun. Angkanya gede, tapi rasanya kok kurang nyampe? 1b5a2385

Soalnya masalahnya bukan "kurang duit" doang, tapi 5 penyakit ini: 8fc4

1. *Nggak Merata = Duit Nyangkut di Jalan*: Anak di Entikong, Kepulauan Riau, 3T... jalannya laut, listrik + internet jelek. Sekolah ada, gurunya nggak ada. 3 mapel dipegang 1 guru. Guru bagus maunya ngajar di kota. Jadi APBN 20% kepotong buat bangun fisik, tapi "rasa adilnya" nggak nyampe.

2. *Kebijakan Ganti Terus*: Ganti menteri ganti kurikulum. Zonasi, hapus UN, Kurikulum Merdeka... niatnya bagus. Tapi implementasi di lapangan "kurang matang". Akibatnya: anak SMA nggak lancar baca, minat baca rendah, kompetensi turun.

3. *Biaya Mahal*: Kuliah masih mahal buat keluarga kurang mampu. Kesenjangan kaya-miskin makin lebar. Ada KIP Kuliah, PIP, BOS, tapi yang nggak dapet masih banyak.

4. *Kesadaran Rendah*: Di beberapa daerah pendidikan masih dianggap "nggak penting" karena tradisi/budaya/ekonomi. Anak disuruh kerja dulu.

5. *Guru + Fasilitas*: Guru honorer kesejahteraan minim. Fasilitas Kurikulum Merdeka aja kurang. 8fc4fae09c041b5ad614

Jadi bukan "nggak diperhatiin sama sekali". Tapi "diperhatiinnya salah sasaran / nyangkut di tengah jalan". Anggarannya 20%, tapi mutu kita masih kalah sama negara ASEAN lain. d614

2. Benarkah Banyak Anggota DPR-RI Pendidikannya "Tidak Jelas"?

*Jawabannya: Iya, datanya ada.*

Ini data BPS berdasarkan KPU Pemilu 2024 buat DPR 2024-2029: 746b

Pendidikan Terakhir Jumlah Anggota Persentase

**SMA** 63 orang 10,85%

**D3** 3 orang 0,52%

**S1** 155 orang 26,72%

**S2** 119 orang 20,52%

**S3** 29 orang 5%

**Tidak mencantumkan data** 211 orang 36,38%

746b

*Catatan penting:*

1. "Tidak mencantumkan" ≠ "nggak sekolah". Bisa jadi lupa ngisi, atau memang nggak wajib dilampirkan ijazah detail saat daftar ke KPU. Tapi karena kosong, publik jadi curiga "tidak jelas".

2. Mayoritas S1-S3 = 250 orang, sekitar 43%. Periode 2019-2024 malah S2 lebih dominan 36,58%. Jadi trennya pendidikan formal anggota DPR malah turun.

3. Yang cuma SMA = 63 orang. Ini sah secara hukum karena syarat DPR minimal SMA/sederajat. 746b

Jadi Kesimpulannya Gimana?

1. *Pendidikan kurang diperhatikan?* Duitnya ada, 20% APBN dijaga. Tapi yang kurang itu "perhatian sampai ke akar": guru, pemerataan, kebijakan konsisten, kesadaran masyarakat.

2. *DPR pendidikannya nggak jelas?* Data resmi: 211 dari 580 anggota nggak cantumkan pendidikan. Itu 36%. Wajar kalau publik nanya. Apalagi mereka yang bikin UU tentang pendidikan. 23858fc4746b

Ironisnya: yang bikin kebijakan pendidikan, sebagian latar pendidikannya sendiri nggak transparan. Jadi wajar kalau kamu ngerasa Sila 5 "Keadilan Sosial" + Sila 1 "Cerdas" jadi sakit.

Menurut kamu, dari 5 masalah pendidikan di atas, mana yang paling harus dibenerin duluan biar "Garuda" tadi nggak sakit lagi?

Presiden Prabowo Subianto mencopot Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana dari jabatannya


Jakarta, Media Dinamika Global.id.-- "Pada hari ini Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional," ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (02/06) malam.


Selain Dadan, Prabowo juga mencopot dua wakil kepala Badan Gizi Nasional, yakni Brigjen Polisi Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung.

Untuk menggantikan Dadan Hindayana, Presiden Prabowo memilih Nanik S Deyang sebagai kepala BGN yang baru. Nanik sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.

Adapun dua pejabat lain yakni, Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono dipilih sebagai Wakil Kepala BGN. Agustina menjabat sebagai wakil kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Dia dilantik Presiden Prabowo untuk posisi itu pada 19 Februari 2025 lalu.

Mayjen TNI Trenggono menjabat sebagai wakil direktur utama PT Agrinas Pangan Nusantara. Dia adalah perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang masih aktif.

Tiga pejabat BGN yang baru diangkat itu tidak ada satu pun yang berprofesi sebagai ahli gizi.

Mengapa Dadan Hindayana dicopot?

Dalam jumpa pers, Mensesneg Prasetyo Hadi memaparkan alasan mengapa Presiden Prabowo memutuskan mencopot Dadan Hindayana.

Dia menuturkan, banyak catatan dalam monitoring dan evaluasi selama 1,5 tahun yang menjadi dasar pertimbangan Presiden Prabowo.

"Jadi ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP, ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola, termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional," papar Prasetyo.

Berdasarkan data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), sejak awal 2025 hingga April 2026 tercatat sedikitnya 33.626 pelajar sempat mengalami keracunan yang diduga dari MBG.

Guru besar teknologi pangan dan hasil pertanian UGM, Profesor Sri Raharjo, menyatakan kasus keracunan MBG nyaris terjadi setiap bulan—dengan melihat data selama 2025.

Hal ini menunjukkan bahwa sejak awal implementasi, program tersebut sudah menghadapi persoalan serius terkait kesiapan.

"Hanya mungkin satu dua bulan saja yang tidak ada laporan. Selebihnya hampir setiap bulan ada, dengan jumlah kasus yang fluktuatif," ujarnya, April lalu.

Apa respons Dadan Hindayana setelah dicopot?

Menanggapi pencopotan dirinya dari posisi Kepala BGN, Dadan Hindayana berkata bahwa itu merupakan "hak mutlak penuh" Presiden Prabowo.

"Beliau paham betul yang terbaik untuk melaksanakan program kerja yang dicanangkan," kata Dadan saat dimintai konfirmasi, Rabu (03/06), seperti dilaporkan Kompas.com.

Dadan lalu menyampaikan terima kasih lantaran diberi kesempatan menjadi anggota Kabinet Merah Putih.

Dia kemudian mengucapkan selamat bekerja kepada pimpinan BGN yang baru.

"Insyaallah akan membawa program MBG makin berkualitas dan bermanfaat untuk seluruh penerima manfaat," kata Dadan.

Dadan Hindayana dilantik sebagai kepala Badan Gizi Nasional oleh Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo, pada 19 Agustus 2024.

Dia dipercaya Jokowi mengepalai badan yang bakal mengurusi program makan bergizi gratis Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Dikutip dari situs BGN, Dadan Hindayana lahir di Garut, Jawa Barat tahun 1967.

Dia menyelesaikan pendidikan Sarjana Pertanian di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1990 sebagai lulusan terbaik Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan.

Gelar doktor (Dr. rer. Hort) ia raih dari Universitas Gottfried Wilhelm Leibniz Hannover, Jerman, dalam bidang Entomologi Terapan (1997–2000).

Sejak 1992, ia mengabdi sebagai Dosen di Departemen Proteksi Tanaman IPB dan dikukuhkan sebagai Lektor.


Siapa Nanik S Deyang?

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Jumat (26/09). Badan Gizi Nasional melaporkan terdapat 70 kasus keracunan dengan 5.914 penerima MBG yang terdampak sepanjang Januari hingga September 2025, dan BGN akan bertanggung jawab penuh serta berjanji akan berbenah agar kejadian tersebut tidak terulang lagi.

Keterangan gambar,Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang ditunjuk menggantikan Dadan Hindayana.

Nanik Sudaryati Deyang atau Nanik S Deyang lahir 3 Januari 1968.

Dia adalah seorang mantan wartawati dan politikus Indonesia. Dikutip dari situs BGN, Nanik lahir di Madiun, Jawa Timur.

Dia memulai karier sebagai jurnalis dari Tabloid Bangkit.

Pada 17 September 2025, dia diangkat menjadi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, sekaligus diberhentikan dari jabatan Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan.(Sekjend MDG)