Media Dinamika Global

Kamis, 25 Juni 2026

Aktivis Laporkan Dugaan Tambang Ilegal di Desa Belo Sumbawa Barat ke Polda NTB


Mataram, Media Dinamika Global – Lembaga lingkungan Sahabat Bumi melaporkan dugaan aktivitas tambang ilegal di Desa Belo, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat, ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB, Rabu (25/6/2026). Laporan tersebut diajukan atas dugaan penambangan tanpa izin yang dinilai berdampak terhadap kerusakan lingkungan dan mengancam keselamatan warga di sepanjang aliran sungai.

Direktur Sahabat Bumi, Yowry, mengatakan laporan itu merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang, menurutnya, semakin memprihatinkan akibat aktivitas pertambangan yang diduga berlangsung tanpa izin.

“Laporan ini bentuk kepedulian terhadap lingkungan, di mana warga empat desa yang berada di aliran sungai menjadi pihak yang paling terdampak. Sungai tercemar, sumber air bersih terancam, habitat sungai seperti ikan berisiko tercemar bahan kimia berbahaya, dan potensi banjir bandang semakin tinggi setiap musim hujan,” ujar Yowry di Mataram.

Dalam laporannya, Sahabat Bumi meminta Ditreskrimsus Polda NTB segera mengusut dugaan tindak pidana tersebut hingga menetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab, baik pelaku lapangan maupun pihak yang diduga menjadi aktor intelektual di balik aktivitas pertambangan.

Selain itu, organisasi tersebut juga mendesak aparat penegak hukum menutup seluruh titik tambang yang diduga ilegal di Desa Belo untuk mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas. Sahabat Bumi turut meminta pemerintah bersama pihak terkait melakukan pemulihan daerah aliran sungai serta menjamin keamanan pelapor dan warga dari potensi intimidasi.

Menurut Yowry, aktivitas tambang yang diduga ilegal itu telah berlangsung cukup lama. Dampaknya, kata dia, menyebabkan pendangkalan sungai, meningkatnya kekeruhan air, hingga rusaknya lahan produktif milik warga. Ia menilai kondisi tersebut berpotensi memicu bencana ekologis apabila tidak segera ditangani.

“Kami tidak anti pembangunan, tetapi kegiatan pertambangan harus taat aturan. Kalau ilegal dan merusak lingkungan, negara wajib hadir. Ini menyangkut masa depan anak cucu di Jereweh,” katanya.

Sebagai bagian dari laporan, Sahabat Bumi mengaku telah menyerahkan sejumlah bukti awal kepada penyidik Ditreskrimsus Polda NTB, berupa dokumentasi foto dan video lokasi, titik koordinat, serta keterangan sejumlah warga. Organisasi itu berharap laporan tersebut menjadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum untuk menertibkan aktivitas tambang ilegal di Kabupaten Sumbawa Barat.

Saat dikonfirmasi, Ditreskrimsus Polda NTB, Eko membenarkan pihaknya telah menerima laporan yang diajukan Sahabat Bumi. Menurutnya, laporan tersebut akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

“Benar, laporannya sudah kami terima. Selanjutnya akan kami lakukan telaah dan proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Putu saat dikonfirmasi, Rabu (25/6/2026).

Redaksi |

Walikota Bima, Dikpora, Hadiri Penyusunan Perangkat Ajar Deep Learning Komunitas Belajar"KAGAPEKU" di SDN 50 Penaraga Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Tim Dikpora kota bima berhasil menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada "KAGAPEKU" di SDN 50 Penaraga kota bima. Kegiatan berlangsung tepatnya pada 25 tahun 2026, dengan tema “Pelatihan Guru SD dalam Mendesain Pembelajaran Bermakna Berbasis Deep Learning pada Kurikulum Merdeka”.

Dipimpin oleh walikota Bima bersama Dikpora pendamping, Kehadiran tim disambut hangat oleh kepala sekolah SDN 50 Penaraga kota bima, beserta seluruh jajaran guru dan staf.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga melibatkan H. Mahfud M.pd, guru dan Fasilitator Pendidikan dari walikota Bima, Kepala dinas Dikpora kota bima Kontribusinya sebagai pemateri memberikan perspektif nyata dari praktik pembelajaran di tingkat sekolah dasar, sekaligus memperkuat sinergi antara teori akademik dan konteks lapangan.

Tujuan utama pelatihan ini adalah meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang lebih bermakna—tidak semata berorientasi pada capaian akademik, tetapi menumbuhkan deep learning sesuai semangat Kurikulum Merdeka. Bentuk kegiatan meliputi pelatihan intensif dan diskusi interaktif, serta pendampingan teknis dalam menyusun strategi pembelajaran yang memacu keterlibatan aktif siswa.

Walikota Bima menyatakan bahwa program ini merupakan wujud nyata kontribusi dunia akademik dalam pendidikan dasar. Kami hadir tidak hanya untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga untuk mendengar dan memahami tantangan yang dihadapi guru di lapangan, agar bisa bersama-sama mencari solusi yang tepat dan kontekstual.” jelasnya.

Ia menambahkan, Pembelajaran yang bermakna harus menggugah rasa ingin tahu siswa, memberi ruang eksplorasi, dan membangun koneksi antara materi ajar dengan kehidupan nyata. Inilah esensi dari deep learning dalam Kurikulum Merdeka.

Acara dibuka secara resmi oleh walikota Bima, yang menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif tim Dikpora dan pihak keluarga Besar SDN 50 Penaraga kota bima. Dalam sambutannya, beliau menyebutkan, “Kami merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Kolaborasi antara Dikpora, siswa, dan guru SDN 50 Penaraga kota bima, sangat penting dalam menciptakan inovasi pembelajaran yang berdampak langsung kepada siswa.” Ia berharap pelatihan semacam ini dapat terus dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Materi pelatihan meliputi:

Hakikat pembelajaran bermakna

Penyusunan perangkat ajar, modul ajar, dan lembar aktivitas peserta didik

Penyusunan modul ajar berbasis deep learning.

Pelaksanaan acara berlangsung interaktif, dengan antusiasme tinggi dari para guru. Mereka aktif terlibat dalam diskusi, simulasi pembelajaran, dan praktik penyusunan modul ajar yang kontekstual.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para guru mampu mengembangkan pembelajaran yang efektif, menyenangkan, dan berpusat pada peserta didik. Program ini juga menjadi bukti nyata pelaksanaan Tri Dharma Dikpora kota bima oleh SDN 50 Penaraga kota bima, dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di Indonesia khususnya kota bima.(Sekjend MDG)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komsos, Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Kebersihan Lingkungan


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 26 Juni 2026 – Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di desa binaan masing-masing pada Jumat (26/6/2026). Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi dan pembinaan guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis.

Pada pukul 08.30 WITA, Babinsa Desa Buncu, Serka Khaeruddin, melaksanakan Komsos bersama warga binaan. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat agar senantiasa hidup rukun, saling menghargai, serta menjadi teladan yang baik bagi anak-anak dan keluarga. Ia juga mengingatkan warga untuk menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Apabila terjadi permasalahan, masyarakat diminta tidak main hakim sendiri dan segera melaporkannya kepada aparat yang berwenang.

Selanjutnya, pukul 09.00 WITA, Babinsa Desa Rato, Sertu Wahyudin, mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dan pekarangan rumah masing-masing. Ia juga mendorong masyarakat agar terus menghidupkan budaya gotong royong demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Pada pukul 09.30 WITA, Babinsa Desa Lambu, Serka Bambang, melaksanakan Komsos bersama para pemuda desa. Dalam arahannya, ia mengajak generasi muda untuk selalu menghormati dan membantu orang tua, terutama saat mereka membutuhkan. Selain itu, para pemuda diingatkan agar tidak membantah atau melawan nasihat orang tua, melainkan menjadikannya sebagai motivasi untuk melakukan hal-hal positif.



Sementara itu, pukul 10.00 WITA, Babinsa Desa Jia, Serma Nasrudin, memberikan imbauan kepada warga agar selalu berhati-hati dalam menjalankan aktivitas sehari-hari serta menjaga hubungan dan komunikasi yang baik dengan sesama. Ia menekankan pentingnya menghindari tindakan yang dapat memicu perselisihan maupun pertengkaran. Jika menghadapi permasalahan, warga diminta segera melaporkannya kepada aparat atau pemerintah setempat agar dapat diselesaikan secara bijaksana.

Melalui kegiatan Komsos ini, Koramil 1608-03/Sape berharap hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat, sekaligus meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kerukunan, keamanan, kebersihan lingkungan, serta keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.(Team.MDG.03)

Tingkatkan Kualitas Kesehatan, Bupati Bima Dorong GERMAS

 


BIMA,Mediadinamikaglobal.id - Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Kesehatan dan ayo kerja lainnya terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui aksi nyata Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang dihadiri langsung oleh Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima, Ny. Murni Suciyanti dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bima, Ny. Hj. Anita H. Irfan. 

Kegiatan yang turut dihadiri para Kepala Perangkat Daerah, Pimpinan BUMN, Kepala Bagian Lingkup Setda dan organisasi profesi kesehatan Kamis (25/06) tersebut diawali dengan Senam Sehat Bersama ini dilanjutkan dengan peninjauan layanan penyuluhan penanganan henti jantung, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga aksi donor darah.

"Pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting dilakukan untuk mendeteksi dini potensi penyakit, sehingga penanganannya tidak terlambat," ujar Bupati Bima di sela-sela peninjauan kegiatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Hj. Nurul Wahyuti, S.E., M.E. menjelaskan bahwa kesuksesan kegiatan Germas kali ini tidak lepas dari kolaborasi dan sinergi yang kuat dengan berbagai organisasi profesi kesehatan di wilayah Kabupaten Bima.

‎Selain Dinas Kesehatan, beberapa organisasi yang turut ambil bagian secara aktif di antaranya adalah Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Keterlibatan para tenaga medis ini memastikan seluruh rangkaian penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai standar medis.

‎Kita berharap, kesadaran masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat seperti berolahraga rutin, mengonsumsi makanan bergizi, dan memeriksakan kesehatan secara berkala dapat terus meningkat demi mewujudkan masyarakat Bima yang lebih sehat dan produktif". Ungkapnya.

Selama kegiatan layanan berlangsung, antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini terbilang cukup tinggi. Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Bima mencatat 29 pendonor dansebanyak 129 orang yang melakukan skrining kesehatan secara rutin yang mencakup pemeriksaan kolesterol, tekanan darah, berat badan, hingga pengukuran lingkar perut. (MGD05).

Sekdaprov Marindo Kurniawan Minta Seluruh OPD Perkuat Koordinasi Wgar Operasional Sekolah Rakyat Berjalan Sesuai Jadwal.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Pemerintah Provinsi Lampung mematangkan berbagai persiapan menjelang dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) peserta didik baru Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung, di Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan, yang sekaligus menandai awal Tahun Ajaran Baru 2026/2027 pada 14 Juli 2026.

Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan saat memimpin Rapat Dukungan Pemerintah Daerah dalam Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Bandarlampung, Kamis 25 Juni 2026.

Marindo mengatakan seluruh perangkat daerah terkait diminta memperkuat koordinasi dan mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan pendukung agar operasional Sekolah Rakyat dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

"Ini merupakan program strategis pemerintah untuk memberikan akses pendidikan yang lebih luas kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu. Karena itu, seluruh dukungan yang dibutuhkan harus dipastikan siap semuanya," ujar Marindo.

Marindo menjelaskan beberapa dukungan yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Lampung antara lain pemenuhan kebutuhan guru, layanan kesehatan bagi peserta didik, perbaikan akses jalan menuju sekolah dan penyediaan penerangan jalan.

"Mari kita bersama-sama menyambut dan memantau pelaksanaan ini, agar hari pertama MPLS dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala," katanya.

Dalam rapat tersebut disampaikan progres pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kota Baru saat ini telah mencapai 83 persen. Sejumlah fasilitas utama seperti ruang kelas, asrama, ruang makan, aula, dan fasilitas pendukung pembelajaran ditargetkan sudah dapat difungsikan pada saat operasional dimulai.

Sekolah Rakyat Permanen Kota Baru merupakan salah satu dari 104 lokasi Sekolah Rakyat Permanen yang sedang dibangun secara nasional. Dalam pelaksanaannya, lahan disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung, sementara konstruksi dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan pendanaan dari APBN.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi mengatakan bahwa selain Kota Baru, pembangunan Sekolah Rakyat tahap awal di Provinsi Lampung juga direalisasikan di Kabupaten Lampung Timur.

Ia menjelaskan bahwa penerimaan peserta didik dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 63/HUK/2026 melalui mekanisme penjangkauan, bukan melalui pendaftaran atau seleksi terbuka.

Proses penjangkauan dilakukan oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dengan sasaran utama anak-anak dari keluarga Desil 1 dan Desil 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Selain itu, seluruh calon peserta didik menjalani verifikasi lapangan dan kunjungan rumah untuk memastikan kondisi sosial ekonomi keluarga sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

Aswarodi menyampaikan untuk Tahun Ajaran 2026/2027, Kementerian Sosial memberikan kuota sebanyak 270 peserta didik baru terdiri atas 3 rombongan belajar (rombel) jenjang SMA, 3 rombel jenjang SMP, dan 3 rombel jenjang SD. Masing-masing rombel berjumlah 30 siswa.

Namun dalam pelaksanaannya, rekrutmen peserta didik jenjang SD menghadapi tantangan karena sebagian besar orang tua belum siap melepas anaknya mengikuti pendidikan berbasis asrama.

"Oleh karena itu, dua rombel SD yang tidak terpenuhi dialihkan menjadi 1 rombel SMA tambahan, dan 1 rombel SMP tambahan. Sehingga komposisi akhir menjadi 4 rombel untuk SMA, 4 rombel untuk SMP, dan 1 rombel untuk SD," ujarnya.

Selain peserta didik baru, Ia menjelaskan sebanyak 71 siswa yang saat ini menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan akan dipindahkan ke lokasi permanen di Kota Baru.

Kemudian, Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 35 Bandar Lampung memperoleh kuota tambahan sebanyak 60 peserta didik baru jenjang SD dan SMP. 

Sebanyak 12 siswa lulusan SRT 35 Bandar Lampung terdiri atas 11 siswa lulusan SD menuju jenjang SMP, dan 1 siswa lulusan SMP menuju jenjang SMA juga akan melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat Permanen Kota Baru.

"Dengan demikian, total peserta didik yang akan menempati Sekolah Rakyat Permanen Kota Baru pada Tahun Ajaran 2026/2027 mencapai 413 siswa yang berasal dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung," katanya.

Aswarodi menuturkan pada 13 Juli 2026 akan dilaksanakan kedatangan peserta didik, pemeriksaan kesehatan gratis, open house, dan doa bersama.

"Selanjutnya pada 14 Juli 2026 akan dilaksanakan MPLS yang sekaligus menandai dimulainya kegiatan belajar mengajar Tahun Ajaran Baru 2026/2027 di Sekolah Rakyat Permanen Kota Baru," katanya. ( Fs/Red)

Sambut Hari Jadi ke-386, Pemkab Bima Gelar Senam Sehat hingga Pemeriksaan Kesehatan Gratis

BIMA,Mediadinamikaglobal.id - Pemerintah Kabupaten Bima menggelar kegiatan Senam Sehat Bersama yang dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis kegiatan donor darah Kamis pagi (25/06/2026) dalam menyambut dan memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-386 Bima tahun 2026 berlangsung meriah ini dipusatkan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bima.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Bima, Ady Mahyudi, Komandan Kodim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima, Ny. Murni Suciyanti dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bima, Ny. Hj. Anita H. Irfan serta para pejabat struktural fungsional dan staf perangkat daerah.

Bupati Ady Mahyudi menyampaikan bahwa momentum Hari Jadi ke-386 ini harus dimaknai dengan semangat kebersamaan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, yang dimulai dari sektor kesehatan.

‎"Melalui kegiatan senam sehat dan aksi sosial ini, kita tidak hanya berolahraga untuk menjaga kebugaran fisik, tetapi juga mempererat tali silaturahmi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat. Di usia Bima yang ke-386 ini, mari kita jadikan hidup sehat sebagai fondasi utama untuk bersama-sama membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera," ujar Ady Mahyudi.

‎Selain senam sehat, kegiatan yang turut dihadiri oleh para Kepala Perangkat Daerah Kepala Bagian agian Sekretariat Daerah, para Camat dan pimpinan BUMN tersebut, juga dilakukan penyuluhan kesehatan dan gemar makan buah sebagai bagian dari penjabaran Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). (MDG05)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling di Desa Rasabou, Tekankan Pentingnya Kamtibmas


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 25 Juni 2026 – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Babinsa Desa Rasabou, Serda Abdul Hafid bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) pada Kamis (25/6/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai pukul 19.50 WITA tersebut bertujuan untuk memantau situasi wilayah serta mengantisipasi perkembangan situasi keamanan di wilayah Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli melibatkan dua personel Koramil 1608-03/Sape, tiga aparat desa, serta lima orang warga masyarakat. Sasaran patroli meliputi kawasan pemukiman warga dan sejumlah lokasi yang sering menjadi tempat berkumpulnya para pemuda.



Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 20.00 WITA dengan keberangkatan anggota Koramil menuju Desa Rasabou. Sekitar 20 menit kemudian, tim patroli tiba di lokasi dan langsung melakukan pemantauan situasi wilayah guna memastikan kondisi keamanan tetap terjaga.

Dalam kegiatan tersebut, Serda Abdul Hafid memberikan berbagai imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing. Warga juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran mengingat saat ini telah memasuki musim kemarau.

Selain itu, Babinsa menyoroti pentingnya menghindari perselisihan yang dapat berujung pada perkelahian, terutama yang dipicu oleh konsumsi minuman keras. Ia juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjauhi narkoba dan berbagai bentuk barang terlarang lainnya karena dapat memberikan dampak buruk bagi diri sendiri maupun keluarga.

Tidak hanya itu, para pemuda juga diimbau untuk menghindari pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan. Dalam aspek keselamatan berlalu lintas, masyarakat diminta untuk selalu melengkapi identitas diri saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, dan tidak mengemudikan kendaraan secara ugal-ugalan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Setelah memberikan sosialisasi dan imbauan kepada warga, anggota Koramil melanjutkan pemantauan di wilayah binaan hingga pukul 21.15 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan Patroli Siskamling berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, Koramil 1608-03/Sape berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan serta memperkuat sinergi antara aparat teritorial, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan nyaman.(Team.MDG.03)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Patroli Kongkow-Kongkow, Ajak Warga Jaga Kamtibmas


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id 25 Juni 2026 – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), para Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli dan komunikasi sosial melalui program kongkow-kongkow bersama warga di desa binaan masing-masing pada Kamis (25/6/2026) malam.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai sarana mempererat hubungan antara aparat teritorial dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi dan imbauan terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan.




Pada pukul 20.30 WITA, Babinsa Desa Kowo, Sertu Sahfundi, melaksanakan patroli kongkow-kongkow bersama warga binaannya. Dalam kesempatan itu, ia mengimbau masyarakat agar menghindari berbagai aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga, seperti mengonsumsi minuman keras dan penyalahgunaan narkoba. Ia juga mengajak warga untuk memanfaatkan waktu malam hari untuk beristirahat serta tetap menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta segera melaporkan kepada pemerintah desa, Babinsa, maupun Bhabinkamtibmas apabila menemukan hal-hal mencurigakan guna mencegah terjadinya tindakan main hakim sendiri dan gangguan keamanan lainnya.

Selanjutnya, pada pukul 20.45 WITA, Babinsa Desa Rai Oi, Serka Sahlan, melaksanakan kegiatan serupa di wilayah binaannya. Ia menekankan pentingnya peran masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menjaga keamanan lingkungan. Selain itu, Serka Sahlan mengingatkan warga agar waspada terhadap maraknya penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang di kalangan remaja. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pengendalian wilayah agar tetap aman dan kondusif.

Sementara itu, pada pukul 21.00 WITA, Babinsa Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, Serka Abdul Hafit, melaksanakan kongkow-kongkow bersama warga dengan fokus pada pembahasan Kamtibmas. Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga hubungan dan komunikasi yang baik antarwarga serta menghindari perbuatan yang melanggar hukum. Serka Abdul Hafit juga mengimbau agar setiap permasalahan yang muncul segera dilaporkan kepada pihak terkait sehingga dapat diselesaikan secara cepat dan tepat tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan.

Pada pukul 21.20 WITA, Babinsa Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Serka Ridwan, turut melaksanakan patroli kongkow-kongkow bersama warga binaan. Dalam kegiatan tersebut, ia mengingatkan masyarakat untuk senantiasa menjaga situasi keamanan dan ketertiban, menghindari tindakan yang dapat memicu konflik, serta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Warga diminta segera melaporkan setiap permasalahan kepada aparat yang berwenang demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif.

Melalui kegiatan kongkow-kongkow yang rutin dilaksanakan, para Babinsa Koramil 1608-03/Sape berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, memperkuat komunikasi antara aparat dan warga, serta mencegah berbagai potensi gangguan Kamtibmas di wilayah binaan masing-masing.(Team.MDG.03)

Sambut Hari Jadi ke-386, Pemkab Bima Gelar Senam Sehat hingga Pemeriksaan Kesehatan Gratis ‎


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Pemerintah Kabupaten Bima menggelar kegiatan Senam Sehat Bersama yang dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis kegiatan donor darah Kamis pagi (25/06/2026) dalam menyambut dan memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-386 Bima tahun 2026 berlangsung meriah ini dipusatkan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bima.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Bima, Ady Mahyudi, Komandan Kodim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima, Ny. Murni Suciyanti dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bima, Ny. Hj. Anita H. Irfan serta para pejabat struktural fungsional dan staf perangkat daerah.

Bupati Ady Mahyudi menyampaikan bahwa momentum Hari Jadi ke-386 ini harus dimaknai dengan semangat kebersamaan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, yang dimulai dari sektor kesehatan.

‎"Melalui kegiatan senam sehat dan aksi sosial ini, kita tidak hanya berolahraga untuk menjaga kebugaran fisik, tetapi juga mempererat tali silaturahmi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat. Di usia Bima yang ke-386 ini, mari kita jadikan hidup sehat sebagai fondasi utama untuk bersama-sama membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera," ujar Ady Mahyudi.

‎Selain senam sehat, kegiatan yang turut dihadiri oleh para Kepala Perangkat Daerah Kepala Bagian agian Sekretariat Daerah, para Camat dan pimpinan BUMN tersebut, juga dilakukan penyuluhan kesehatan dan gemar makan buah sebagai bagian dari penjabaran Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). (Tim/ADV)

KI NTB Minta DLHK Buka Data dan Dokumen Carbon Trading, Tegaskan Bukan Informasi yang Dikecualikan

Komisioner KI NTB, Suaeb Qury (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global – Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi NTB, Suaeb Qury, meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) NTB membuka data dan dokumen terkait program perdagangan karbon (carbon trading) yang disebut telah berjalan sejak tahun 2024.

Permintaan tersebut disampaikan menyusul kesulitan yang dialami sejumlah wartawan dalam memperoleh informasi dan konfirmasi dari DLHK NTB terkait pelaksanaan program yang berpotensi memiliki nilai ekonomi besar tersebut.

Menurut Suaeb, media memiliki hak untuk memperoleh informasi publik sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial dan penyampaian informasi kepada masyarakat.

"Media memiliki fungsi kontrol sosial dan berhak memperoleh informasi publik untuk kepentingan pemberitaan. Jika wartawan telah melakukan konfirmasi secara patut namun tidak mendapatkan tanggapan dalam waktu yang cukup lama, tentu hal itu tidak sejalan dengan semangat keterbukaan informasi publik," ujar Suaeb. Kamis, (25/6/26).

Ia menegaskan bahwa informasi mengenai perdagangan karbon berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam dan kebijakan publik sehingga harus dapat diakses oleh masyarakat.

"Program perdagangan karbon merupakan kebijakan yang menyangkut pengelolaan sumber daya alam dan berpotensi memiliki nilai ekonomi yang besar. Karena itu, informasi terkait pelaksanaan program tersebut seharusnya dapat dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat," katanya.

Suaeb menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), badan publik wajib memberikan pelayanan informasi secara cepat, tepat, dan sederhana kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa data dan dokumen terkait perdagangan karbon pada prinsipnya merupakan informasi publik dan tidak termasuk kategori informasi yang dikecualikan sebagaimana diatur dalam Pasal 17 UU KIP, sepanjang tidak terdapat alasan hukum yang sah untuk menutupinya.

"Kalau yang diminta adalah data terkait luas kawasan, dasar kerja sama, mekanisme pelaksanaan program, manfaat ekonomi, maupun dokumen kebijakan yang menjadi dasar pelaksanaan carbon trading, pada prinsipnya itu merupakan informasi publik yang harus dibuka. Itu bukan informasi yang secara otomatis masuk kategori dikecualikan dalam Pasal 17 UU KIP," tegasnya.

Menurut Suaeb, keterbukaan informasi menjadi penting agar masyarakat mengetahui sejauh mana program perdagangan karbon memberikan manfaat bagi daerah serta bagaimana tata kelola program tersebut dijalankan.

"Keterbukaan informasi bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga bentuk akuntabilitas kepada publik. Semakin terbuka suatu lembaga, semakin tinggi pula kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan yang dijalankan," ujarnya.

Komisi Informasi NTB juga mendorong DLHK NTB agar lebih responsif terhadap permintaan informasi dan konfirmasi yang diajukan wartawan maupun masyarakat. Ia mengingatkan bahwa apabila informasi yang diminta tidak diberikan sesuai ketentuan yang berlaku, pemohon memiliki hak untuk mengajukan sengketa informasi melalui Komisi Informasi.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada Kabid PPPKH DLHK NTB, Bono, terkait luas kawasan perdagangan karbon, nilai ekonomi yang dihasilkan, mekanisme pengelolaan, serta dokumen pelaksanaan program tersebut belum memperoleh tanggapan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik mengenai transparansi pengelolaan program carbon trading yang diklaim telah berjalan sejak 2024, sementara data dan dokumen yang menjadi dasar pelaksanaannya masih belum dibuka kepada masyarakat.

Redaksi Surya Ghempar.