Media Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026

SDN 10 Penatoi Kota Bima, Dinas Dikpora Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Sabtu, 11 April 2026, SDN 10 Penatoi seperti biasa menjalankan pembiasaan pagi: kepala sekolah dan guru piket menyambut siswa di pintu gerbang mulai pukul 06.45 WITA. Program “Salam Gerbang” ini bertujuan membangun kehadiran yang hangat, mendata ketepatan waktu, serta membiasakan 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun).

Setiap pagi, siswa bersalaman, menaruh sepatu pada tempatnya jika hari berbaris di lapangan, lalu masuk kelas dengan tertib. Pembiasaan berlangsung 10–15 menit, sebelum doa bersama. Ibu Ardianti, S.Pd, menyebut ikhtiar ini memperkuat disiplin dan rasa aman. Wali kelas mencatat siswa terlambat untuk pembinaan, bukan hukuman.

“Anak-anak datang lebih awal, energi pagi jadi lebih baik,” ujar seorang guru piket. Program bakal dievaluasi tiap bulan; rencana melatih “ranger” siswa untuk berbagi peran penyambutan.(Redaksi Sekjend MDG)

Masukkan Keterangan Palsu Dalam Putusan, Penggugat Akan Mempidanakan Oknum Pembuat Putusan


Sumatra Utara. Media Dinamika Global.id. Para penggugat dalam perkara gugatan kewarisan (Mal Waris) yang teregister dalam Perkara Nomor: 3939/Pdt.G/2025/PA. MDN yang terdiri dari, Fadlina Raya Lubis, Masdelina Lubis dan Hasan Basri Lubis menyesalkan putusan Hakim yang dinilai adanya dugaan pelanggaran etika dan perilaku oknum Hakim yang tidak objektif dan profesional dalam memutus perkara tersebut.

Para penggugat, akan melaporkan oknum Hakim yang memimpin jalannya persidangan tersebut yang dipimpin Hakim Ketua, Dra, Hj, Samlah dan Anggota, Drs, H, Ahmad Rasidi SH,MH dan Ridwan Harahap, SH,MH ke Komisi Yudisial (KY), Bandan Pengawasan Mahkamah Agung (Bawas MA), Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Agama Medan dan Hakim Pengawas PT Agama Medan. 

"Kami menilai adanya pelanggaran etika dan perilaku oknum Hakim yang tidak profesional. Kami akan melakukan upaya hukum banding dan akan melaporkan oknum Hakim ke KY, Bawas MA, Ketua PT Agama Medan dan Hakim Pengawas PT Agama Medan,"jelas salah seorang Penggugat, Fadlina Raya Lubis pada wartawan, Sabtu (11/4/ 2026) di Medan. 

Putusan yang diputuskan Hakim, jelas Fadlina, dinilai aneh bin ajaib. Karena memunculkan nama orang lain, Almarhum Darmo dan Almarhum Samin yang bukan bukan para pihak. Dan tidak ada hubungan hukum dengan para pihak, tidak pernah hadir di persidangan serta rangkaian putusan aneh lain yang terjadi. 

"Putusan yang tidak objektif tersebut kami duga karena adanya kedekatan tergugat I dengan pejabat PT Agama Medan sehingga memungkinkan adanya faktor X yang mempengaruhi putusan yang diambil, Sehingga Hakim memutuskan memenangkan Tergugat I dan menyatakan harta yang seharusnya Boedel Waris ( Harta Warisan) tetapi diputuskan menjadi hak milik Tergugat I karena adanya PJB yang diduga juga dipalsukan serta tanpa adanya akta otentik ke pemilikan yang sah dan diterbitkan oleh Pejabat Yang Berwenang, "bebernya. 

Dalam putusan tersebut, kata Fadlina, diduga adanya keterangan palsu yang dimasukkan dalam putusan sehingga para penggugat berencana akan melaporkan oknum pembuat putusan ke ranah hukum pidana. 

Mengutip keterangan saksi Ahli, Prof, Dr, Taufik Siregar, SH, MHum yang tertuang dalam putusan no: 3939/Pdt.G/2025/PA Mdn di halaman 43 disebutkan, bahwa setelah pewaris meninggal dunia, terbukalah bundel warisan, kalau harta warisan dari pewaris ada tentulah menjadi milik ahli waris walaupun awalnya sertifikat hak milik atas nama salah satu pewaris dan dialihkan ke ahli waris setelah pewaris meninggal dunia, maka tetaplah dia menjadi harta warisan.

Selanjutnya di halaman 44 disebutkan, bahwa untuk tanah yang sudah bersertifikat tidak cukup PUJB, peralihan tanah dilakukan dengan akta jual beli (AJB) yang dilakukan di depan PPAT, saksi melihat bahwa PUJB itu belum ada peralihan hak. (Tim)

Sabtu, 11 April 2026

Waspada Gangguan Kamtibmas, Babinsa Kelurahan Kodo Serka Muslim Pimpin Patroli Rutin

Kota


Bima. Media Dinamika Global.id. Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memberikan rasa aman kepada warga, personel Babinsa Koramil 1608-01/Rasanae melaksanakan Patroli Rutin Cipta Kondisi Aman. Sabtu, (11/04/26)

Kegiatan patroli ini merupakan upaya antisipatif dalam rangka mendeteksi dan mencegah potensi tindak kriminalitas dan menciptakan kondisi wilayah Wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae Kota Bima yang stabil dan kondusif. 

Tentunya dalam hal ini seluruh Personil bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat agar bisa menciptakan Kondusifitas maupun keamanan wilayah. Hal ini juga merupakan bagian dari tanggung jawab jajaran Koramil 1608-01/Rasanae Kota Bima dalam memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Kegiatan ini dipimpin Babinsa Kelurahan Kodo Serka Muslim bersama 5 orang Anggota Personil dari Koramil 1608-01/Rasanae dengan sasaran kegiatan meliputi.

1. Kelurahan Kumbe

2. Kelurahan Rabangodu utara

3. Kelurahan Penaraga

4. Kelurahan Pena toi

5. Kelurahan Manggemaci 

6. Kelurahan Dara

Setelah melaksanakan Apel pengecekan di Posramil Rasanae Timur bertempat di Kel. Kumbe, Pukul 21.20 Wita, anggota personil melaksanakan Patroli keliling, Star dari Posramil Rasanae Timur menuju sepanjang Jln. Sukarno Hatta Kota Bima dan finis akhir di Kantor Koramil 1608-01/Rasanae dengan menggunakan kendaraan Roda dua.

Dalam kegiatan tersebut, selain memberikan himbauan kepada Warga terutama anak-anak muda untuk bersama-sama menjaga keamanan di bulan puasa ini dengan tidak mengunakan Motor berkenalpot brong sehingg bisa menganggu warga masyarakat yang sedang istirahat tidur di malam hari serta bisa membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.

Anggota patroli juga melaksanakan pemeriksaan salah satu warga yang menggunakan sepeda motor knalpot brong resing sekaligus memberikan himbauan agar knalpot resing di copot dan di harapkan kepada masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan mendukung terciptanya situasi wilayah yang aman tertib dan kondusif di wilayah Kota Bima.

Pada Pukul 21.48 Wita, Anggota patroli tiba di kantor Koramil 1608- 01/Rasanae dan melaksanakan Apel pengecekan akhir di depan Kantor Koramil 1608- 01/Rasanae, Kegiatan Patroli rutin Cipta Kondisi Aman selesai dalam keadaan aman tertib dan lancar. 

Dengan adanya Patroli keliling rutin ini, diharapkan bagi seluruh lapisan masyarakat, lebih khusus warga Kota Bima memiliki kesadaran untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum, juga diharapkan agar bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. (Koramil-01/Tim MDG)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Gencarkan Komsos, Ajak Warga Jaga Keamanan dan Jauhi Narkoba


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id,Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) di desa binaan masing-masing pada Minggu (12/4/2026). Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan imbauan terkait keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan lingkungan.

Sejak pagi hari, para Babinsa aktif turun langsung ke tengah masyarakat. Pada pukul 08.30 WITA, Serka Sahlan selaku Babinsa Desa Rai Oi melaksanakan komsos bersama warga setempat. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan demi menciptakan suasana yang aman dan nyaman. Selain itu, ia juga mengimbau warga agar segera melaporkan kepada pihak keamanan jika menemukan aktivitas penyalahgunaan narkoba di lingkungan mereka.



Selanjutnya, pada pukul 09.00 WITA, Serka Khairuddin yang bertugas di Desa Lanta, Kecamatan Lambu, menggelar kegiatan santai bersama warga. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak-anak, khususnya pada malam hari. Warga juga diimbau untuk menghindari perilaku berisiko seperti balap liar, konsumsi minuman keras, serta penyalahgunaan narkoba. Ia menekankan agar setiap permasalahan yang terjadi segera dilaporkan kepada ketua RT, Babinsa, maupun Bhabinkamtibmas.

Pada pukul 09.30 WITA, Koptu Makmun di Desa Mangge turut melaksanakan komsos dengan memberikan pesan kamtibmas kepada masyarakat. Ia mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta menjauhi barang terlarang seperti miras dan narkoba. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak main hakim sendiri dan segera melaporkan setiap permasalahan kepada pihak berwenang.

Sementara itu, pada pukul 10.00 WITA, Sertu Sahfundi di Desa Kowo mengajak warga untuk lebih waspada terhadap pergaulan anak-anak, mengingat maraknya kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan, saling tolong-menolong, serta menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah berbagai penyakit.

Secara keseluruhan, kegiatan komsos yang dilaksanakan oleh Babinsa Koramil 1608-03/Sape ini berlangsung dengan aman dan lancar. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu memperkuat sinergi antara TNI dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis.(Team.MDG.03)

Polres Dompu Berhasil Ringkus Residivis Kasus Narkoba

Barang Bukti, (Ist/Surya)

Dompu, Media Dinamika Global — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dompu kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya.

Pengungkapan tersebut terjadi pada Sabtu, 11 April 2026 sekitar pukul 16.30 WITA, bertempat di sebuah kosan yang beralamat di Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.

Seorang pria berinisial B (41 tahun) Wiraswasta, berdomisili di Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.

Kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa lokasi tersebut kerap dijadikan tempat transaksi narkotika. Menindaklanjuti informasi tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H. memerintahkan Tim Opsnal untuk melakukan penyelidikan.

Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), tim memastikan keberadaan target. Selanjutnya, Kanit Lidik Satresnarkoba BRIPKA Iwan Setiawan memimpin langsung upaya penindakan.

Tim bergerak secara taktis dengan berjalan kaki untuk menghindari kecurigaan. Saat hendak dilakukan penangkapan, pintu kamar kos dalam keadaan terkunci dari luar, sehingga petugas mengambil langkah tegas dengan masuk melalui jendela.

Di dalam kamar, petugas mendapati terduga pelaku yang hendak melarikan diri, dan langsung diamankan tanpa perlawanan berarti.

Dari hasil penggeledahan yang disaksikan oleh saksi umum, petugas berhasil mengamankan:

•Narkotika jenis sabu dengan berat bruto 3,32 gram

•10 klip berisi sabu dalam bungkus rokok

•1 klip sabu tambahan

•Alat hisap (bong) dan pipet modifikasi

•Korek api modifikasi dan korek gas

•Gunting dan kater

•Sapu tangan

•1 unit sepeda motor Honda PCX warna merah tanpa nopol

•Barang lainnya yang berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika

Terduga pelaku dijerat dengan:

•Pasal 114 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika

•Jo Pasal 127 ayat (1) huruf a UU No. 35 Tahun 2009

•Serta ketentuan dalam KUHP terbaru (UU No. 1 Tahun 2023 dan penyesuaiannya)

Terduga diketahui merupakan residivis kasus narkotika dan diduga aktif melakukan transaksi jual beli sabu di wilayah Kabupaten Dompu.

Kasat Resnarkoba Polres Dompu, IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., menyampaikan, pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. 

"Kami juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi sehingga kasus ini dapat terungkap," ucap singkat Kasat.

Melalui Kasi Humas Polres Dompu, IPTU I Nyoman Suardika, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. mengatakan kami mengapresiasi kinerja cepat dan profesional anggota Satresnarkoba Polres Dompu dalam mengungkap kasus ini. Ini merupakan bukti keseriusan Polri dalam memerangi narkoba hingga ke akar-akarnya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Dompu untuk menjauhi narkoba dalam bentuk apapun," tegasnya.

Lebih lanjutnya, penyalahgunaan narkotika tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga masa depan generasi bangsa. Bagi pelaku, akan dikenakan sanksi tegas sesuai hukum yang berlaku, dengan ancaman pidana berat.

"Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkotika dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari bahaya narkoba," pungkasnya.

Redaksi |

Gubernur Iqbal Ingatkan Pengurus MUI NTB Masalah Keumatan


Mataram, Media Dinamika Global - Umat muslim di Nusa Tenggara Barat menghadapi banyak masalah sosial. Salah satunya yang sensitif adalah pelecehan seksual. Gubernur HL Muhamad Iqbal berharap, Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTB berperan lebih sensitif. 

"Banyak terjadi pelecehan seksual justru di institusi pendidikan Islam kita. Jangan sampai muncul stigma pondok pesantren kita rentan terhadap kejahatan seksual", tegas Gubernur sembari berharap MUI lebih berperan dalam ijtihad sosial. 

Hal itu dikatakannya saat pelantikan pengurus MUI NTB periode 2025 - 2030 yang dihadiri pula oleh Menteri Agraria Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia, Nusron Wahid, SS, MSi di Auditorium UIN Mataram, Sabtu (11/04/2026). 

Masalah lain adalah kemiskinan ekstrim yang jumlahnya 114 ribu kepala keluarga di 106 desa sebagai salah satu program strategis Pemprov NTB selain ketahanan pangan dan pariwisata berkualitas. 

Gubernur Iqbal mengatakan, pembangunan spiritual tidak disebutkan menjadi program strategis karena telah menjadi kewajiban bagi pemerintah yang menjamin program lain  tercapai karena perilaku spiritual yang baik. 

Sementara itu, Menteri ATR/ BPN dalam kuliah kebangsaannya di acara yang sama mengingatkan pula bahwa tegaknya negara karena ilmu para ulama, keadilan hukum dan politik yang menyejahterakan rakyat. 

"Maka MUI sebagai wadah berkumpulnya para ulama memiliki peran besar", sebut Nusron. 

Dirinya menyitir pesan ulama besar Abdul Qodir Jaelani yang mencirikan ulama yang  patut diikuti adalah ulama yang memiliki ilmu dengan referensi keilmuan (sanad) yang jelas hingga Nabi Muhammad, mendedikasikan hidupnya dengan ibadah dan yang terpenting takut kepada Alloh SWT. 

Ketua MUI Pusat bidang Informasi, Komunikasi dan Digital,  KH Masduki Baidlowi, MSi yang melantik pengurus MUI NTB menambahkan bahwa tantangan MUI perihal keumatan adalah kepercayaan kepada para ulama. 

"Ini karena otoritasnya tergerus dan diambil oleh algoritma media sosial yang kecenderungannya mengabaikan substansi dan keilmuan tapi menggantinya dengan isu viral yang lebih banyak bersifat kurang penting dan dangkal.

Ketua MUI terpilih, Dr TGH Badrun, MPd dalam kesempatan tersebut mengatakan, MUI NTB dengan 124 orang yang terdiri dari guru besar, doktor, ulama dan cendekiawan yang siap mendukung program pemerintah dalam hal pembangunan umat.

Redaksi |

REKTOR & CIVITAS AKADEMIK UNIVERSITAS NGGUSUWARU MENGUCAPKAN HUT KOTA BIMA KE 24


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Rektor dan Civitas Universitas Nggusuwaru mengucapkan selamat dan sukses "HUT KOTA BIMA KE 24" semakin konsisten membangun dan mensejahterakan masyarakat Kota Bima dan teruslah bermitra dengan perguruan tinggi demi mencerdaskan dan pembangunan sumber daya manusia.

Babinsa Desa Rai Oi Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Antisipasi Gangguan Kamtibmas


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Rai Oi, Koramil 1608-03/Sape, melaksanakan kegiatan patroli siskamling pada Sabtu (11/4/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WITA tersebut dipimpin oleh Serka Sahlan bersama satu orang anggota Koramil. Patroli ini turut melibatkan aparat desa serta masyarakat setempat guna memantau situasi wilayah dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu.

Adapun sasaran patroli meliputi pemukiman warga serta lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya anak muda. Setibanya di Desa Rai Oi sekitar pukul 20.10 WITA, tim langsung melakukan pemantauan situasi wilayah untuk memastikan kondisi tetap aman dan kondusif.


Dalam kegiatan tersebut, Babinsa juga memberikan sejumlah imbauan kepada masyarakat. Warga diminta untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, serta menghindari perselisihan yang dapat memicu pertengkaran. Selain itu, generasi muda diingatkan agar mampu mengendalikan emosi, terutama yang dipicu oleh konsumsi minuman keras yang kerap menjadi penyebab perkelahian.

Babinsa juga menekankan pentingnya menjauhi narkoba dan berbagai bentuk kegiatan negatif lainnya yang dapat merusak masa depan. Masyarakat, khususnya pemuda, diimbau untuk tidak terlibat dalam pergaulan bebas serta selalu mematuhi aturan saat berkendara, termasuk melengkapi identitas diri dan menghindari perilaku ugal-ugalan di jalan raya.

Patroli kemudian dilanjutkan dengan pemantauan lanjutan di wilayah desa binaan hingga pukul 21.30 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan patroli siskamling ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat serta tercipta situasi yang harmonis di wilayah Kecamatan Sape dan sekitarnya. (Team.MDG.03)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Perkuat Kamtibmas Lewat Kegiatan “Kongkow-Kongkow” di Desa Binaan


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Dalam upaya mempererat komunikasi dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban, para Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan “kongkow-kongkow” di desa binaan masing-masing pada Sabtu (11/4/2026) malam.

Kegiatan ini dilakukan secara serentak oleh sejumlah Babinsa dengan menyasar warga dan pemuda desa guna memberikan imbauan terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta menjauhi berbagai aktivitas negatif.

Sertu Syaifullah, Babinsa Desa Sangia, melaksanakan kegiatan pada pukul 19.45 WITA. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan warga agar selalu menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas. Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada Babinsa atau aparat setempat jika menemukan hal-hal mencurigakan.



Selanjutnya, pada pukul 20.20 WITA, Koptu Mahru selaku Babinsa Desa Naru Barat, Kecamatan Sape, melaksanakan patroli kongkow-kongkow bersama warga. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta mempererat tali silaturahmi agar tercipta hubungan yang harmonis. Selain itu, ia menekankan pentingnya melaporkan setiap permasalahan kepada aparat terkait guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Sertu Bambang, Babinsa Desa Lambu, Kecamatan Lambu, pada pukul 20.55 WITA, memberikan pembinaan kepada para pemuda desa. Ia menekankan agar generasi muda menghindari berbagai perbuatan negatif seperti penggunaan knalpot racing, konsumsi minuman keras, serta penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga melanggar hukum.

Sementara itu, Serka Masykur, Babinsa Desa Soro, Kecamatan Lambu, melaksanakan kegiatan serupa pada pukul 21.20 WITA dengan menyasar kalangan pemuda. Ia mengingatkan agar generasi muda menjauhi miras dan narkoba yang dapat merusak masa depan serta berdampak buruk bagi keluarga. Ia juga mengimbau agar tidak begadang hingga larut malam yang berpotensi memicu tindakan kriminal.

Melalui kegiatan “kongkow-kongkow” ini, diharapkan terjalin kedekatan antara Babinsa dan masyarakat serta tercipta situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah binaan Koramil 1608-03/Sape. (Team.MDG.03)

MUI NTB Kukuhkan Pengurus Baru 2025–2030, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara Jaga NKRI


Mataram, Media Dinamika Global - Majelis Ulama Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar acara Pengukuhan dan Silaturahmi Kebangsaan masa khidmat 2025–2030 yang berlangsung pada Sabtu, 11 April 2025, bertempat di Auditorium Universitas Islam Negeri Mataram. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi ulama dan umara dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari NTB.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting nasional dan daerah, di antaranya Nusron Wahid selaku Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN RI, perwakilan Ketua Umum MUI Pusat Masduki Baidlowi, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, anggota DPR RI Dapil NTB Fauzan Khalid, Ketua MUI NTB Dr. TGH. Badrun, M.Pd., Sekretaris MUI NTB Prof. Dr. H. Subhan Abdullah Acim, M.A., serta Rektor UIN Mataram Prof. Dr. H. Masnun, M.Ag. yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI NTB dan Rektor UIN Mataram serta para pejabat pemerintah di lingkungan provinsi NTB dan kota Mataram.

Ketua panitia, Ir. H. Lalu Winengan, M.M. yang juga menjabat sebagai Bendahara MUI NTB, dalam laporannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Selanjutnya, pembacaan Surat Keputusan Dewan Pimpinan MUI Pusat tentang susunan Dewan Pengurus MUI Provinsi NTB masa khidmat 2025–2030 oleh Sekretaris MUI NTB, Prof. Dr. H. Subhan Abdullah Acim, M.A. Pembacaan SK ini menegaskan legalitas struktural sekaligus mandat keorganisasian bagi kepengurusan baru.

Prosesi pengukuhan pengurus MUI NTB secara resmi dilaksanakan oleh Ketua Umum MUI Pusat yang diwakili oleh Ketua MUI Pusat Bidang Infokom dan Digitalisasi, KH. Masduki Baidlowi, M.Si. Pengukuhan ini menandai dimulainya tanggung jawab baru dalam mengemban amanah keumatan dan kebangsaan.

Dalam sambutannya, Ketua MUI NTB Dr. TGH. Badrun, M.Pd. menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran para tokoh nasional dan daerah serta seluruh undangan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan acara.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa MUI NTB saat ini menghimpun 124 ulama dari berbagai latar belakang keilmuan dan otoritas keagamaan yang masuk dalam jajaran kepengurusan MUI NTB dan siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan keumatan. Ia menyoroti beberapa isu krusial, seperti praktik perjudian (sabung ayam) di beberapa lokasi, kekerasan seksual, serta maraknya kasus narkotika di berbagai wilayah NTB. Hal ini, menurutnya, membutuhkan kolaborasi serius antara ulama dan pemerintah dalam penanganannya.

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus MUI yang baru dilantik, seraya mendoakan agar diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah.

Dalam arahannya, ia menekankan dua hal penting. Pertama, perlunya perluasan peran ulama dari sekadar bahtsul masail (forum pembahasan hukum Islam) menuju ijtihad sosial, yakni keterlibatan aktif dalam menjawab problem sosial seperti pernikahan dini, perjudian, dan kekerasan seksual, termasuk yang terjadi di lingkungan pesantren yang dapat menggerus kepercayaan publik.

Kedua, ia memaparkan tiga prioritas utama pembangunan NTB, yaitu pengentasan kemiskinan (yang saat ini masih berada pada kisaran dua digit), penguatan ketahanan pangan, serta pengembangan sektor pariwisata berkelas internasional.

Perwakilan MUI Pusat, KH. Masduki Baidlowi, M.Si., mengawali sambutannya dengan hadis Nabi “Khairunnas anfa‘uhum linnas” (sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya). Ia menekankan dua hal utama.

Pertama, pentingnya memahami dan merealisasikan visi MUI yang mencakup nilai-nilai strategis seperti Baldatun ṭayyibatun wa rabbun ghafūr, kuntum khaira ummah, ‘izzul Islām wal muslimīn, serta prinsip al-Islām ya‘lū wa lā yu'la alaih—yang semuanya berorientasi pada terwujudnya Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin. Nilai-nilai ini menjadi guiden principles dalam menjalankan tugas keumatan dan kebangsaan sebagai khadimul ummah (pelayan umat).

Kedua, ia menyoroti tantangan serius di era digital, di mana otoritas keilmuan ulama mulai “terdisrupsi” oleh algoritma platform digital seperti ChatGPT, Gemini dan platform lainnya. Informasi keagamaan seringkali diakses secara instan tanpa kedalaman metodologis, bahkan cenderung mengikuti tren viral daripada kebenaran Ilahiyah dan ilmiah. Fenomena ini juga berimplikasi pada komersialisasi agama. Oleh karena itu, MUI sebagai lembaga yang telah mengadopsi standar manajemen berbasis ISO diharapkan mampu menghadirkan pelayanan umat yang profesional dan berbasis kearifan lokal (local wisdom).

Dalam orasi kebangsaannya, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid mengutip ajaran dalam manaqib Abdul Qadir al-Jilani yang menekankan pentingnya tiga elemen utama dalam membimbing masyarakat: ilmu ulama, pengabdian para teknokrat (hukama), dan kebijakan politik yang berpihak pada umat.

Ia juga mengingatkan pentingnya kontribusi nyata lintas sektor dengan semangat “yanfa‘un-nās” (memberi manfaat bagi manusia). Dalam perspektif Al-Qur’an, ia mengutip konsep “innamā yakhsyallāha min ‘ibādihil ‘ulamā’”—bahwa ulama sejati adalah mereka yang memiliki tiga karakter utama: (1) ‘alim (berilmu dan memiliki sanad keilmuan), (2) yakhsyallāh (takut kepada Allah yang tercermin dalam konsistensi ucapan dan tindakan), dan (3) ‘ibādih (berdedikasi sebagai penggerak umat).

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pengabdian ulama dalam berbagai bidang strategis, meliputi ibadah, kesehatan, ekonomi, pendidikan, integrasi agama dengan sains dan teknologi, serta pelestarian budaya.

Secara akademik, kegiatan ini merefleksikan penguatan peran ulama dalam kerangka socio-religious leadership, yakni sebagai aktor transformasi sosial yang menjembatani nilai-nilai normatif agama dengan realitas kebangsaan. Silaturahmi kebangsaan yang terbangun juga menjadi bentuk social capital yang memperkuat kohesi sosial dan kepercayaan publik.

Pengukuhan dan Silaturahmi Kebangsaan MUI NTB masa khidmat 2025–2030 ini tidak hanya menjadi seremoni kelembagaan, tetapi juga penegasan komitmen bersama dalam menjaga harmoni, stabilitas, dan keutuhan bangsa. Dari NTB, sinergi ulama dan umara diharapkan terus tumbuh sebagai kekuatan moral dan sosial dalam menjaga NKRI yang berkeadaban, inklusif, dan berkemajuan.

Redaksi  |