Media Dinamika Global

Rabu, 25 Maret 2026

Dansat Brimob Polda Riau Turun Langsung Tinjau dan Pemadaman Karhutla di Dumai

Dumai - Komitmen dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali ditunjukkan oleh Satuan Brimob Polda Riau. Komandan Satuan Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Adi Wibawa, S.I.K., turun langsung ke lokasi untuk melaksanakan peninjauan sekaligus upaya pemadaman karhutla di wilayah hukum Polres Dumai. Rabu (25/03/2026)

Kegiatan yang dimulai pada pukul 12.30 WIB tersebut berlangsung di Jl. Arifin Ahmad 03 Blok B, Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai. Kehadiran pimpinan di tengah-tengah personel menjadi bentuk keseriusan dan kepedulian dalam memastikan penanganan karhutla berjalan secara cepat, tepat, dan maksimal.

Dalam pelaksanaan di lapangan, Dansat Brimob Polda Riau tidak hanya melakukan peninjauan, namun juga memberikan arahan langsung kepada seluruh personel gabungan yang terlibat. Ia menekankan pentingnya kerja sama, kewaspadaan, serta keselamatan dalam setiap proses pemadaman, mengingat kondisi medan dan cuaca yang cukup menantang.

Adapun titik api yang menjadi fokus penanganan berada di dua wilayah, yakni Kecamatan Dumai Timur dan Kecamatan Medang Kampai. Kedua wilayah tersebut diketahui memiliki potensi lahan gambut yang cukup rawan terbakar, sehingga membutuhkan penanganan intensif dan berkelanjutan guna mencegah api meluas ke area yang lebih besar.

Personel gabungan yang terdiri dari Satuan Brimob Polda Riau, Polres Dumai, serta instansi terkait lainnya dikerahkan secara maksimal. 

Dengan menggunakan peralatan pemadaman seperti mesin pompa air, selang, serta peralatan pendukung lainnya, petugas berjibaku memadamkan api yang membakar lahan. Selain itu, dilakukan pula upaya pendinginan (cooling system) pada area yang telah terbakar untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Upaya pemadaman tidak hanya difokuskan pada pemadaman api yang terlihat, tetapi juga menyasar titik-titik rawan di bawah permukaan tanah, khususnya di lahan gambut yang dikenal sulit dipadamkan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan, sehingga diperlukan ketelitian dan kerja ekstra dalam memastikan api benar-benar padam.

Kehadiran Dansat Brimob Polda Riau di lokasi memberikan semangat tambahan bagi seluruh personel yang bertugas. Dengan turun langsung ke lapangan, beliau memastikan bahwa setiap proses berjalan sesuai dengan prosedur, sekaligus memberikan motivasi kepada anggota agar tetap semangat dalam menjalankan tugas kemanusiaan tersebut.

Penanganan karhutla ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan serta melindungi masyarakat dari dampak kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari. Selain itu, langkah cepat ini juga sebagai bentuk antisipasi agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar, baik dari segi lingkungan maupun ekonomi.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan aman dan terkendali. Proses pemadaman terus dilakukan secara intensif hingga seluruh titik api berhasil dipadamkan secara menyeluruh.

Dengan adanya sinergi yang baik antara personel di lapangan dan dukungan penuh dari pimpinan, diharapkan penanganan karhutla di wilayah Kota Dumai dapat berjalan optimal serta mampu meminimalisir potensi terjadinya kebakaran lanjutan di kemudian hari.

Infrastruktur Amburadul di Bima, Nyawa Jadi Taruhan: GP Ansor Kritik Keras Gubernur NTB

Sekertaris GP Ansor Kabupaten Bima Ardiansyah, dan masyarakat Gotong Royong Jalan Rusak di Soromandi - Bima, (Ist/Surya Gempar)

Bima-NTB, Media Dinamika Global – Wajah buram pembangunan infrastruktur kembali terlihat nyata di Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima. Ruas jalan provinsi yang seharusnya menjadi nadi kehidupan masyarakat, kini justru berubah menjadi ancaman serius - kubangan mematikan saat hujan dan lautan debu saat kemarau.

Kondisi ini memantik kemarahan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Bima yang menilai pemerintah provinsi seolah menutup mata terhadap penderitaan rakyat di wilayah tersebut.

Sekretaris GP Ansor Kabupaten Bima, Ardiansyah, dengan nada keras menyebut pembiaran ini bukan lagi sekadar kelalaian teknis, melainkan bentuk nyata pengabaian terhadap hak dasar masyarakat.

“Kami mendesak Gubernur NTB untuk segera turun tangan. Jangan hanya nyaman di balik meja, sementara rakyat Soromandi setiap hari mempertaruhkan nyawa di jalan rusak. Kami butuh hotmix, bukan tambal sulam murahan yang cepat hancur!” tegasnya.

Akses Terputus, Rakyat Tercekik

Jalan rusak di Soromandi bukan sekadar persoalan infrastruktur - ini adalah soal hidup dan mati. Jalur tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan aktivitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga distribusi hasil pertanian warga.

Akibatnya, roda ekonomi tersendat. Biaya distribusi melonjak, petani merugi, dan masyarakat semakin terhimpit dalam ketidakpastian.

“Lubang Maut” Mengintai

GP Ansor juga menyoroti meningkatnya angka kecelakaan akibat kondisi jalan yang dipenuhi lubang dalam dan tajam. Bagi warga, melintas di jalur ini bukan lagi perjalanan biasa, melainkan pertaruhan nasib.

Lebih ironis lagi, masyarakat harus turun tangan sendiri menambal jalan secara swadaya. Pemandangan ini dinilai sebagai tamparan keras bagi pemerintah yang seharusnya hadir memberikan solusi, bukan sekadar janji.

Ultimatum untuk Pemerintah

Ardiansyah menilai respons pemerintah selama ini terlalu lamban dan terkesan abai. Ia menegaskan bahwa infrastruktur layak bukan hadiah, melainkan hak konstitusional rakyat.

“Jangan tunggu korban jiwa berikutnya. Kami menuntut jadwal perbaikan yang jelas, anggaran yang transparan, dan survei lapangan yang jujur. Rakyat tidak butuh janji politik - rakyat butuh jalan yang layak!” ujarnya lantang.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada kepastian dari Dinas PUPR Provinsi NTB terkait langkah konkret penanganan jalan rusak di Soromandi. Jika kondisi ini terus dibiarkan, gelombang protes dari pemuda dan masyarakat dipastikan akan semakin membesar.

Redaksi | Surya Gempar.

Sat Samapta Polres Tulang Bawang Gelar Latkatpuan Dalmas Lanjut, Jaga Ketertiban Dengan Profesionalisme Superior.


 Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Dalam rangka mempersiapkan kekuatan yang tangguh dan siap siaga menghadapi segala bentuk dinamika keamanan, khususnya penanganan unjuk rasa, Satuan Samapta Polres Tulang Bawang secara GEDEG DEGAN menggelar Latihan Peningkatan Kemampuan Gerakan Dalmas Lanjut (LATKATPUAN DALMAS) yang dipimpin langsung oleh Komandan Biro Sat Samapta Polres Tulang Bawang AIPTU BAMBANG HADRAL, S.E.Rabu 25 Maret 2026.
 
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.10 WITA hingga selesai di Lapangan Hijau Tennis Polres Tulang Bawang ini diikuti oleh jajaran instruktur terbaik yakni AIPTU IRWANTO, S.H, AIPDA NUR QORI AMIN, S.E., M.H, serta 25 personel Dalmas yang siap berkorban demi keamanan dan ketertiban masyarakat.
 
Dalam sambutan dan arahan, AIPTU BAMBANG HADRAL, S.E menegaskan, "Latihan ini bukan hanya sekadar meningkatkan kemampuan teknis gerakan, melainkan juga mengukuhkan semangat profesionalisme dan humanisme dalam penanganan setiap situasi. Personel Dalmas kita harus siap menjadi benteng pelindung masyarakat dan penegak ketertiban yang tetap memperhatikan hak asasi manusia serta etika profesional!"
 
Serangkaian modul pelatihan yang dilaksanakan sangat komprehensif dan menantang, antara lain:
 
- Latihan gerakan desak maju yang presisi untuk mengendalikan massa dalam situasi kuning yang cenderung mengganggu ketertiban
- Latihan gerakan dorong maju yang terkoordinasi guna membubarkan aksi massa yang menunjukkan tendensi anarkis dan mengancam keamanan umum. 

- Latihan sikap berlindung yang teruji untuk melindungi pasukan serta pejabat penting dari ancaman lemparan benda berbahaya akibat aksi massa yang tidak terkontrol. 

- Konsolidasi intensif dan arahan strategis terkait penanganan unjuk rasa dengan pendekatan yang lebih humanis serta kemampuan menahan emosi di lapangan. 

- Pemberian pemahaman bahwa dalam setiap pengamanan, personel harus memanfaatkan kamera baik dari pihak kepolisian maupun dari kamerawan sebagai bukti objektif untuk pembelaan hukum dan pertanggungjawaban pimpinan serta jajaran bawahannya
 
Setelah menyelesaikan rangkaian latihan Dalmas yang penuh makna, seluruh personel langsung bergerak cepat untuk melaksanakan tugas operasional penting, antara lain patroli Ketertiban dan Keamanan Rakyat Sehari-hari (KRYD), pengamanan Pengamanan Masyarakat (PAM) di objek vital dan penting (Obvit), pengamanan lingkungan perusahaan, serta penyusunan laporan kegiatan secara akurat dan terperinci.
 
Kasat Samapta Polres Tulang Bawang IPTU I KETUT SUWARDI ARTONO, SH., M.M menegaskan dengan suara tegas, "Kesiapan personel Sat Samapta Polres Tulang Bawang dalam menghadapi segala bentuk tantangan keamanan sudah tidak diragukan lagi. Kami siap menjaga ketertiban, melindungi masyarakat, dan menjalankan tugas dengan penuh integritas dan profesionalisme tinggi!"
 
Dengan pelaksanaan LATKATPUAN DALMAS ini, Polres Tulang Bawang semakin menunjukkan komitmennya sebagai institusi yang siap siaga dan handal dalam menjaga keamanan serta ketertiban wilayah hukumnya. (Fs/Red) 

Anggota DPRD Provinsi NTB (PAN) dari Dapil VI, H. Muhammad Aminurlah Bagikan Sembako di Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Momentum sesudah bulan suci Ramadan dimanfaatkan oleh Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Muhammad Aminurlah, untuk berbagi dengan masyarakat kelurahan paruga kota bima di daerah pemilihannya.

Melalui kegiatan sosial yang digelar sesudah Ramadan 1447 Hijriah, legislator dari Dapil VI provinsi NTB tersebut menyalurkan ratusan paket sembako kepada warga yang membutuhkan di Kota bima.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung dengan metode door to door, sehingga paket sembako dapat diterima langsung oleh masyarakat kelurahan paruga kota bima. Salah satu lokasi penyaluran berada di Kecamatan Rasa Na'e Barat.

Dimana warga menerima bantuan secara langsung dari tim yang turun ke lapangan. “Alhamdulillah ada sekitar 500 paket yang kami bagikan secara langsung kepada warga,” ujar H. Muhammad Aminurlah Rabu (25/3/2026).

Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang tengah menghadapi tantangan ekonomi serta meningkatnya kebutuhan rumah tangga selama sesudah bulan Ramadan.

Bang Maman menegaskan bahwa sesudah Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat semangat berbagi sekaligus mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat yang diwakilinya.

“sesudah Ramadan adalah momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial. Kami ingin hadir di tengah masyarakat, berbagi kebahagiaan sekaligus membantu meringankan beban warga, khususnya mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.

Bantuan sembako tersebut disalurkan kepada berbagai kelompok masyarakat di daerah pemilihannya, mulai dari keluarga kurang mampu, para lansia, hingga warga yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan pokok selama menjalankan ibadah puasa.

Kegiatan sosial ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga penerima bantuan mengaku sangat terbantu dengan adanya paket sembako tersebut, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga selama sesudah bulan Ramadan.

Selain membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, kegiatan berbagi ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara wakil rakyat dan konstituennya di daerah pemilihan.

Legislator Udayana dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat. “Semoga bantuan ini dapat sedikit membantu kebutuhan masyarakat selama sesudah Ramadan dan menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” tuturnya.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di daerah pemilihannya, tidak hanya melalui fungsi legislasi dan pengawasan di parlemen, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.(Sekjend MDG)

Pria di Bajo Kecamatan Soromandi di Tangkap Karena Perkosa Anak SD Usia 10 Tahun di Bawah Umur Yang Merupakan Tetangga Sendiri


Bajo NTB, Media Dinamika Global.id.--Perbuatan bejat MI, 22 tahun, warga Soromandi, Kabupaten Bima terungkap. Dia ketahuan telah memperkosa anak SD berusia 10 tahun yang merupakan tetangganya sendiri.

”Pelakunya sudah ditangkap dan telah diserahkan ke Polres Bima,” kata Kapolsek Soromandi Ipda Mujahidin, Selasa (24/3).

Dugaan pemerkosaan ini berlangsung sekitar pukul 13.40 Wita, Selasa (/3/2) lalu. Saat itu, korban yang masih duduk di bangku kelas III SD sedang bermain di rumah temannya.

Tak lama berselang, pelaku MI yang saat itu sedang berdiri di atas rumah panggung memanggil korban. ”Korban datang ketika dipanggil terduga pelaku,” ujar dia.

Setiba di rumah itu, korban dimintai naik. Kemudian, pelaku MI menyuruh korban untuk masuk ke dalam kamar.

Tak curiga, korban pun menurutinya. Di dalam kamar itu korban diperkosa. ”Setelah itu korban sempat bermain lagi dengan teman-temannya,” ungkap kapolsek.

Terungkapnya perbuatan MI ini ketika korban mengeluhkan sakit kepada ibunya, Minggu (22/3). Bagian sensitifnya terdapat benjolan dan terasa sakit. Karena curiga, keesokan harinya ibunya kembali memanggil korban. Di situ, sang ibu memancing agar korban bercerita jujur. Dengan perasaan takut, korban pun bercerita mengenai perbuatan MI.

Selanjutnya, orang tua korban melaporkan perbuatan tak senonoh MI ke Polsek Soromandi. Usai menerima laporan, polisi langsung mencari keberadaan MI. ”Pelaku ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya dan sekarang sudah dibawa ke Polres Bima,” kata dia.

Dia menambahkan, pasca penangkapan situasi di desa setempat kondusif. ”Kami sudah mengimbau warga agar mempercayakan penanganan kepada kepolisian. Situasinya aman dan kondusif,” tandasnya. (Waketum MDG)


Antisipasi Banjir Kelurahan Ule Gerak Cepat Bersihkan Sampah di Sungai


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Intensitas hujan yang mulai meningkat di beberapa wilayah Kota bima meningkatkan kesiap siagaan. Karenanya, guna mengantisipasi banjir akibat meningkatnya curah hujan ini, dilaksanakan Pembersihan Sungai, Jaring Sampah dan Saluran Air. Kali ini, pembersihan menyasar Saluran, Jalan Raya, Saluran Tukad Mati, dan Sodetan Air Kawasan Jalan pada Rabu (25-03-2026). 

saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa Prokasih terus menggencarkan pembersihan sungai dan saluran air. Terlebih saat ini intensitas hujan mengalami peningkatan di beberapa wilayah Kota bima. Hal ini dilaksanakan sebagai upaya antisipasi dalam mencegah meluapnya air sungai atau saluran air akibat adanya sedimentasi, tersumbat sampah atau benda lainya di sungai. 

"Pembersihan ini lebih kepada upaya untuk mengembalikan fungsi sungai yang sebenarnya, hal ini dilaksanakan secara rutin, sehingga saat debit air meningkat tidak meluap atau sampai menimbulkan genangan di titik tertentu, selain itu curah hujan tinggi yang terjadi dikhawatirkan membawa sampah kiriman, sehingga harus segera diatensi," ujarnya

"Hingga saat ini sampah masih menjadi kendala, sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk tidak membuang sampah sembarangan, terlebih ke sungai yang menjadi saluran air," jelasnya

 demikian, mengatakan bahwa secara umum kondisi sungai dan saluran air di Kota bima sudah baik. Namun demikian banjir dan genangan terjadi akibat tingginya intensitas hujan dan bertambahnya volume air dengan cepat, namun pasca hujan reda akan segera kembali normal. 

"Kita ketahui kota bima merupakan daerah hilir, selain sedimentasi, pasang surut air laut juga mempengaruhi perjalanan air menuju muara," paparnya


Kelurahan Ule kota bima mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan sungai dan saluran air lainya. Hal ini mengingat saat ini musim hujan. Selain itu pula, Bali khususnya Kota bima yang bertumpu pada sektor pariwisata juga wajib menjaga kebersihan lingkungan. 

"Selain menyebabkan air meluap akibat berkurangnya daya tampung sungai, sampah juga akan bergerak menuju muara, ini akan mengotori pantai, jadi masyarakat dimohon untuk tidak membuang sampah sembarangan, terlebih di sungai atau saluran air," harapnya.

Penulis : Armanul Haqim ketua Harian LSM Media Dinamika global 

SEMMI Cabang Bima : Terkait Dugaan Penyimpangan di UPC Pegadaian Kecamatan Ambalawi


Ambalawi, Media Dinamika Global.id.--Pada hari ini sekitar pukul 10.00 WITA, Ketua Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Bima, Hairul yang akrab disapa Bung Irul, bersama sejumlah anggota mendatangi Kantor UPC Pegadaian Kecamatan Ambalawi. Kedatangan tersebut bertujuan untuk mempertanyakan sejauh mana progres tindak lanjut atas surat somasi yang sebelumnya telah dilayangkan oleh SEMMI Cabang Bima kepada pihak Pegadaian, rabu 25 Maret 2026.

Namun, dalam kunjungan tersebut tidak ditemukan kehadiran Kepala UPC Pegadaian Kecamatan Ambalawi. Ketua SEMMI kemudian memasuki kantor dan bertemu langsung dengan kasir Pegadaian atas nama Mahyudi.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua SEMMI mempertanyakan dasar hukum tindakan kasir yang diduga telah mengalihkan dana hasil gadai emas milik 28 nasabah dengan total berat hampir 500 gram kepada Agen Desa Nipa tanpa adanya surat kuasa dari para nasabah. Tindakan ini dinilai sebagai bentuk pelanggaran serius dan tidak dapat dibenarkan.

Ketua SEMMI menegaskan bahwa terdapat indikasi kejahatan terorganisir di tubuh Pegadaian Ambalawi yang telah merugikan puluhan nasabah serta menimbulkan mosi tidak percaya dari masyarakat terhadap institusi Pegadaian. Ia juga menyoroti slogan Pegadaian “Mengatasi Masalah Tanpa Masalah” yang dinilai justru berbanding terbalik dengan kondisi yang terjadi saat ini.

Lebih lanjut, Ketua SEMMI meminta kepada kasir untuk mencetak seluruh dokumen surat gadai sebagai bentuk transparansi. Namun, permintaan tersebut tidak dipenuhi. Atas sikap tersebut, Ketua SEMMI bersama anggota mengambil langkah tegas dengan melakukan penyegelan terhadap Kantor UPC Pegadaian Kecamatan Ambalawi, yang turut disaksikan dan didampingi oleh personel Polsek Ambalawi.

Di hadapan puluhan nasabah, Ketua SEMMI menyampaikan bahwa kondisi ini terjadi akibat tidak adanya respons dari pihak Pegadaian terhadap surat somasi yang telah diajukan hampir dua minggu sebelumnya. Ia menilai pihak Pegadaian terkesan mengabaikan persoalan yang sebenarnya cukup besar dan serius.


SEMMI juga menyampaikan bahwa dugaan kejahatan ini melibatkan beberapa pihak, termasuk oknum Agen Desa Nipa, kasir, serta Kepala Pegadaian setempat, yang diduga melakukan praktik kejahatan terorganisir dan berantai.

Sebagai langkah lanjutan, SEMMI menyatakan akan kembali melayangkan surat somasi, serta menuntut agar seluruh emas milik 28 nasabah dikembalikan tanpa biaya, mengingat dana hasil gadai diduga telah dialihkan ke rekening pribadi Agen Desa Nipa atas nama Ibu Julfar.

Selain itu, SEMMI akan menyurati Pegadaian Cabang Bima, Pegadaian tingkat provinsi, hingga Pegadaian pusat. Tidak hanya itu, laporan juga akan disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian BUMN agar kasus ini segera ditangani secara serius, termasuk mendesak dilakukannya audit terhadap UPC Pegadaian Kecamatan Ambalawi.

Ketua SEMMI juga menegaskan kesiapan pihaknya untuk mengawal kasus ini hingga ke ranah hukum di Polres, mengingat telah adanya laporan yang masuk terkait dugaan penyimpangan tersebut.


Demikian siaran pers ini disampaikan sebagai bentuk komitmen SEMMI dalam memperjuangkan keadilan bagi masyarakat dan menjaga transparansi serta akuntabilitas lembaga pelayanan publik.(Sekjend MDG)

Terlibat Narkoba, Empat Pria Diciduk Polisi


Mataram, NTB, Media Dinamika Global – Di tengah suasana Lebaran yang identik dengan silaturahmi, empat pria di Kota Mataram justru harus berurusan dengan aparat Kepolisian. Mereka adalah PA, BA, MK, dan MH, yang diamankan Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram, Rabu siang (25/03/2026), atas dugaan keterlibatan dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika.

Kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas para terduga di wilayah Kelurahan Dasan Agung. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh tim dengan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya dilakukan penindakan.

Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan di dua lokasi berbeda.

“Tiga orang yakni PA, BA, dan MK diamankan di Lingkungan Arong-arong Barat. Sementara satu terduga lainnya, MH, diamankan di Lingkungan Gapuk Selatan. MH diketahui merupakan residivis kasus Narkoba dan saat ini masih berstatus bebas bersyarat,” jelasnya.

Penggerebekan bermula dari sebuah rumah di Lingkungan Arong-arong Barat. Di lokasi tersebut, petugas mengamankan tiga terduga beserta barang bukti timbangan digital, bong serta berbagai peralatan yang diduga digunakan untuk konsumsi dan aktivitas terkait Narkoba.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas mendapatkan informasi bahwa seorang pria lain, yakni MH adalah yang selama ini sebagai pengedar/penjualnya, saat dilakukan penggeledahan tempat diamankannya ketiga terduga pelaku, tiba-tiba datang terduga pelaku MH namun mengetahui adanya Tim Opsnal Satresnarkoba di dalam rumah tersebut, terduga pelaku MH langsung kabur selanjutnya dilakukan pengejaran oleh tim opsnal dan berhasil diamankan disebuah gang yang tidak jauh dari TKP 1. 

Dari hasil penggeledahan terhadap terduga pelaku MH, ditemukam BB Narkotika jenis shabu serta barang bukti lain terkait dengan penyalahgunaan Narkoba.

Saat ini, keempat terduga telah diamankan di Mapolresta Mataram untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Mereka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 609 ayat (1) huruf a KUHP Jo UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Pengungkapan ini kembali menegaskan komitmen Polresta Mataram dalam memberantas peredaran gelap Narkoba, bahkan di tengah momentum hari besar keagamaan, demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Redaksi `

Arus Balik Terkendali, Polda Lampung Kawal 77.751 Kendaraan Di Bakauheni.

Lampung Selatan - Mediadinamikaglobal.Id || Arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, terpantau lancar dan terkendali. Polda Lampung melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) berhasil mengawal pergerakan puluhan ribu kendaraan tanpa hambatan berarti selama Operasi Ketupat 2026.

Berdasarkan data Ditlantas Polda Lampung, sebanyak 77.751 unit kendaraan menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni dalam periode 22 hingga 24 Maret 2026 pukul 08.00 WIB. Jumlah ini setara 36,46 persen dari total arus mudik yang sebelumnya mencapai 213.940 kendaraan.

Pergerakan arus balik juga diikuti 298.192 penumpang, dengan rincian 28.666 pejalan kaki dan 269.526 penumpang di dalam kendaraan. Seluruh pergerakan tersebut dilayani 382 trip kapal selama tiga hari.

Sementara itu, kendaraan yang menyeberang didominasi sepeda motor sebanyak 37.017 unit, disusul roda empat 39.344 unit, serta 1.390 unit bus.

Dirlantas Polda Lampung Kombes Pol N. Dedy Arifianto mengatakan, kelancaran arus balik tidak lepas dari kesiapan personel dan strategi pengamanan yang matang di lapangan.

“Seluruh personel kami siagakan penuh untuk memastikan arus kendaraan menuju pelabuhan tetap lancar, aman, dan tidak terjadi penumpukan panjang,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Ia menegaskan, koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas arus penyeberangan.

“Kami terus bersinergi dengan ASDP, TNI, dan seluruh stakeholder agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal selama arus balik,” katanya.

Selain itu, Ditlantas Polda Lampung juga memfasilitasi pembelian tiket kapal secara manual di sejumlah titik untuk mengurangi kepadatan di pelabuhan.

“Kami siapkan layanan penjualan tiket manual di Rest Area KM 20B, 33B, dan 49B. Selain itu, di jalur arteri lintas tengah tersedia di Pos Pam Lamsel Expo, serta di lintas timur di Pos Pam Gayam dan Pos Pam Rumah Makan Tiga Saudara,” jelasnya.

Langkah ini dilakukan untuk memecah antrean kendaraan dan mempercepat proses masuk pelabuhan.

“Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan titik pembelian tiket yang telah disediakan agar tidak terjadi penumpukan di kawasan pelabuhan,” tambahnya.

Dirlantas juga mengingatkan pemudik agar tetap disiplin selama perjalanan arus balik.

“Kami mengimbau seluruh pemudik untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Polda Lampung juga memprediksi puncak arus balik kedua Lebaran 2026 akan terjadi pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu, 28–29 Maret 2026. Lonjakan volume kendaraan diperkirakan meningkat signifikan sehingga masyarakat diminta mengatur waktu perjalanan lebih awal.

Keberhasilan pengamanan arus balik ini menegaskan komitmen Polda Lampung dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menjaga kelancaran mobilitas nasional pada momentum Lebaran 2026.(Fs/Red) 

Diduga Anggota Brimob Dompu di Keroyok oleh Sekelompok Pemuda Sumba NTT


Dompu. Media Dinamika Global.Id.- Diduga Anggota Brimob Dompu di Keroyok oleh Sekelompok Pemuda Sumba NTT. Beruntung 4ksi pengeroyok4n ini berakhir dengan jalan musyawarah kebaikan atau Restorative Justice. 

RJ ini dilakukan di Polres Dompu, antara pelaku dan korban. Selasa (24/03/26). 

Dari informasi yang diperoleh, diduga sekelompok pemuda atau warga Sumba ini dalam kondisi mabuk berat, dan membuat keonaran dalam Bus yang membuat penumpang lainnya tidak nyaman. 

Hingga informasi ini di publis, kasus ini telah dilakukan Restorative justice sebagai upaya hukum pendekatan penyelesaian perkara pidana melalui dialog dan mediasi yang melibatkan pelaku, korban, dan pihak terkait untuk mencapai kesepakatan pemulihan keadaan semula, bukan sekadar pembalasan.

 Fokus utamanya adalah memulihkan hubungan, memperbaiki kerugian, serta menghadirkan keadilan yang seimbang bagi korban dan pelaku, bukan hanya menghukum. 

Semoga peristiwa ini tidak terulang kembali bagi warga Sumba NTT lainnya. Karena mengingat yang dikeroyok adalah APH dalam hal ini Anggota Brimob, dan masih beruntung dapat diselesaikan secara kekeluargaan tanpa ada pihak dari mereka (warga Sumba) yang di hukum.