Media Dinamika Global

Rabu, 05 Agustus 2026

SPPG Bima Sape Naru.UD.Lilis Konsisten Sajikan Makanan Bergizi untuk Mendukung Indonesia Sehat

Bima.NTB.Media Dinamika Global.id 6 Agustus 2026 – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape Naru terus menunjukkan komitmennya dalam menyediakan makanan bergizi bagi para penerima manfaat. Melalui penyajian menu harian yang seimbang, SPPG berupaya mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat menuju Indonesia yang lebih sehat.

Pada Kamis (6/8), SPPG Bima Sape Naru menyiapkan menu bergizi yang terdiri dari nasi putih, ayam goreng daun jeruk, sambal tumis, perkedel, tumis kol, serta buah salak sebagai pelengkap. Kombinasi menu tersebut mengandung sumber karbohidrat, protein, sayuran, dan buah yang dibutuhkan tubuh untuk menunjang kesehatan serta aktivitas sehari-hari.

Penyediaan makanan bergizi ini menjadi bagian dari upaya SPPG Bima Sape Naru dalam menghadirkan makanan yang sehat, aman, dan bernutrisi bagi penerima manfaat. Setiap menu disiapkan dengan memperhatikan keseimbangan gizi agar dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Dengan konsistensi dalam menghadirkan menu berkualitas, SPPG Bima Sape Naru berharap program pemenuhan gizi dapat terus memberikan dampak positif, terutama dalam mendukung pertumbuhan, kesehatan, dan kesejahteraan para penerima manfaat.(Team.MDG.03)

SPPG Bima Sape Parangina 2 Dapur Istiqomah Konsisten Sajikan Menu Bergizi bagi Penerima MBG


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 6 Agustus 2026 – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape Parangina 2 melalui Dapur Istiqomah terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menyajikan menu bergizi dan seimbang bagi para penerima manfaat, Kamis (6/8/2026).

Pada pendistribusian menu hari ini, para penerima memperoleh nasi putih, ayam rendang, sayur tumis yang terdiri atas wortel, buncis, dan labu siam, bawan berbahan wortel, kol, daun bawang, serta daun sop, yang dilengkapi dengan buah kelengkeng sebagai sumber vitamin.

Penyediaan menu tersebut merupakan bagian dari upaya SPPG Bima Sape Parangina 2 dalam memenuhi kebutuhan gizi penerima melalui sajian yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral secara seimbang. Variasi menu juga disusun untuk memberikan asupan yang berkualitas sekaligus mendukung kesehatan dan aktivitas sehari-hari para penerima program.

Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok sasaran. Oleh karena itu, SPPG Bima Sape Parangina 2 berkomitmen untuk terus menjaga kualitas bahan pangan, kebersihan proses pengolahan, serta ketepatan waktu pendistribusian makanan.

Melalui Dapur Istiqomah, seluruh proses penyediaan makanan dilakukan dengan memperhatikan standar kebersihan dan keamanan pangan sehingga menu yang disajikan tidak hanya bergizi, tetapi juga aman untuk dikonsumsi.

Pihak SPPG Bima Sape Parangina 2 berharap seluruh menu yang disalurkan setiap hari dapat memberikan manfaat bagi para penerima serta mendukung terwujudnya generasi yang lebih sehat, kuat, dan berkualitas melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).(Team.MDG.03)

Babinsa Lanta Barat Koramil 1608-03/Sape Hadiri Pembukaan MTQ, Wujud Sinergi TNI dalam Pembinaan Generasi Qur'ani


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Babinsa Desa Lanta Barat, Serka Sahlan dari Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Desa Lanta Barat yang berlangsung di halaman Masjid Nurul Huda, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Rabu (5/8/2026) malam.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap penyelenggaraan kegiatan keagamaan sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam membina generasi Qur'ani.

MTQ Tingkat Desa Lanta Barat Tahun 2026 mengusung tema "Membangun Generasi Qur'an untuk Desa yang Bermartabat." Kegiatan ini dihadiri Camat Lambu, Kapolsek Lambu, perwakilan Danposramil Lambu, Anggota DPRD Kabupaten Bima Jasmin, S.Pd., S.H., Kepala KUA Kecamatan Lambu, Ketua LPTQ Kecamatan Lambu, Ketua PHBI Kecamatan Lambu, Kepala UPT Kecamatan Lambu, Kepala Desa Lanta Barat, Kepala Desa Sangga, panitia MTQ, para kepala sekolah, Ketua dan anggota BPD, para kepala dusun, ketua RT/RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, anggota Linmas, serta ratusan warga Desa Lanta Barat.

Prosesi pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars MTQ, dilanjutkan laporan Ketua Panitia, pembacaan susunan Dewan Hakim dan Dewan Juri, serta pelantikan dewan hakim dan dewan juri.




Sambutan disampaikan oleh Kepala Desa Lanta Barat, Kepala KUA Kecamatan Lambu, Ketua Panitia MTQ, dan Camat Lambu. Dalam sambutannya, Camat Lambu secara resmi membuka pelaksanaan MTQ Tingkat Desa Lanta Barat Tahun 2026 serta mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Serka Sahlan mengatakan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial guna mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Menurutnya, MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur'an, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, dan cinta terhadap nilai-nilai keislaman.

Melalui kegiatan ini diharapkan lahir qari dan qariah terbaik yang mampu mengharumkan nama Desa Lanta Barat pada ajang MTQ di tingkat yang lebih tinggi, sekaligus memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.

Kegiatan pembukaan MTQ berakhir sekitar pukul 22.50 WITA dan berlangsung dalam keadaan aman, lancar, serta tertib.(Team.MDG.03)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Patroli Siskamling, Ajak Warga Jaga Keamanan Lingkungan

Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id– Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Babinsa Koramil 1608-03/Sape terus meningkatkan kegiatan patroli sistem keamanan lingkungan (Siskamling) di wilayah binaan. Pada Rabu (5/8/2026) malam, Serka Sahlan selaku Babinsa Desa Raioi bersama seorang anggota Koramil melaksanakan patroli Siskamling di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.



Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 Wita tersebut melibatkan dua personel Koramil, tiga aparat desa, serta enam warga masyarakat. Patroli difokuskan pada pemukiman warga dan lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya anak-anak muda sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Setibanya di Desa Raioi, personel Koramil melakukan pemantauan situasi wilayah sekaligus berdialog dengan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Serka Sahlan mengimbau warga agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, menghindari perselisihan yang dapat berujung pada perkelahian, serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi di sekitar tempat tinggal masing-masing.

Babinsa juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap generasi muda, khususnya terkait penyalahgunaan minuman keras yang kerap menjadi pemicu terjadinya konflik dan tindak kekerasan. Selain itu, masyarakat diingatkan untuk selalu mematuhi aturan berlalu lintas dan tidak mengendarai kendaraan secara ugal-ugalan di jalan raya karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Usai memberikan imbauan kepada masyarakat, patroli dilanjutkan dengan pemantauan di sejumlah titik wilayah binaan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 21.15 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Melalui patroli Siskamling yang dilaksanakan secara rutin, Koramil 1608-03/Sape berharap sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan teritorial untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah secara bersama-sama.(Team.MDG.03)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Gencarkan Komunikasi Sosial untuk Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id– Dalam upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) melalui program kongkow-kongkow bersama warga di sejumlah desa binaan, Rabu (5/8/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.


Di Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, Serka Abdul Hafit mengajak warga untuk terus menjaga hubungan yang harmonis dan memperkuat komunikasi antar sesama. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum serta tidak menyelesaikan persoalan secara sepihak. Menurutnya, setiap permasalahan sebaiknya segera dilaporkan kepada aparat agar dapat diselesaikan dengan cepat dan tidak berkembang menjadi konflik yang berkepanjangan.

Sementara itu, Serma Nasruddin yang bertugas di Desa Jia melaksanakan patroli kongkow-kongkow dengan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga situasi kamtibmas. Ia mengimbau warga untuk mengaktifkan patroli lingkungan pada malam hari sebagai langkah pencegahan terhadap tindak kriminalitas, seperti pencurian, sekaligus mengajak masyarakat segera melaporkan setiap gangguan keamanan kepada aparat yang berwenang.


Di Desa Sangia, Sertu Syaifullah juga memberikan penyuluhan kepada warga mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Ia mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap segala bentuk potensi gangguan kamtibmas dan tidak ragu melaporkan setiap aktivitas atau kejadian yang mencurigakan kepada Babinsa maupun aparat pemerintah desa.

Hal serupa dilakukan Serka Masykur di Desa Soro, Kecamatan Lambu. Dalam kegiatan kongkow-kongkow bersama warga, ia mengajak masyarakat untuk terus mempererat kebersamaan, saling mengingatkan, serta menjaga komunikasi yang baik antarwarga. Selain itu, ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak-anak yang mulai memasuki usia remaja agar tidak terjerumus ke dalam pengaruh negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.

Melalui kegiatan komunikasi sosial tersebut, Babinsa Koramil 1608-03/Sape terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Pendekatan yang dilakukan secara humanis dan persuasif diharapkan mampu memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta kondusif.

Kegiatan kongkow-kongkow ini juga menjadi bagian dari upaya pembinaan teritorial yang rutin dilaksanakan Koramil 1608-03/Sape guna memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah binaan.(Team.MDG.03)

GAKADA BIDOM Desak Kapolda NTB Segera Panggil dan Periksa Bripka Abdul Hamid, Bukti Petunjuk Sudah Jelas

GAKADA BIDOM Pulau Lombok, (Ist/Surya)

MATARAM, Media Dinamika Global - Gabungan Kawula Muda Bima Dompu (GAKADA BIDOM) Pulau Lombok mendesak Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) agar segera memanggil dan memeriksa Bripka Abdul Hamid, yang menurut mereka namanya tercantum dalam sejumlah berkas dakwaan perkara narkotika.

Ketua GAKADA BIDOM Pulau Lombok, Arif Kurniadin, menegaskan bahwa kemunculan nama yang sama dalam beberapa berkas perkara tidak boleh diabaikan. Menurutnya, aparat penegak hukum harus menindaklanjuti setiap petunjuk yang muncul dalam proses peradilan secara profesional, objektif, dan tanpa pandang bulu.

"Jika benar nama yang bersangkutan berkali-kali muncul dalam berkas dakwaan dengan uraian peran tertentu, maka penyidik wajib mengembangkan fakta tersebut. Jangan sampai hukum hanya tegas kepada masyarakat kecil, tetapi melemah ketika berhadapan dengan aparat sendiri," tegas Arif, Rabu (5/8/2026).

GAKADA BIDOM mengutip pandangan pakar hukum pidana Universitas Muhammadiyah Bima, Dr. Hajairin, SH., MH., yang menyatakan bahwa kemunculan nama beserta uraian perannya secara berulang dalam lebih dari satu berkas perkara dapat menjadi bukti petunjuk yang layak dikembangkan melalui proses penyelidikan maupun penyidikan sesuai ketentuan hukum.

Arif menilai, jika pada perkara-perkara sebelumnya aparat kepolisian mampu mengembangkan penyidikan hingga menyeret sejumlah pejabat kepolisian, maka prinsip penegakan hukum yang sama harus diterapkan kepada siapa pun tanpa pengecualian.

"Jangan ada standar ganda dalam penegakan hukum. Semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Karena itu, siapa pun yang namanya muncul dalam dokumen perkara dan diduga memiliki keterkaitan harus diperiksa secara profesional sesuai prosedur hukum yang berlaku," ujarnya.

Menurut GAKADA BIDOM, pengungkapan jaringan tindak pidana narkotika tidak selalu bergantung pada barang bukti fisik. Rangkaian keterangan dalam dakwaan, dokumen, alat bukti elektronik, maupun fakta-fakta persidangan dapat menjadi dasar bagi penyidik untuk melakukan pendalaman lebih lanjut.

Atas dasar itu, GAKADA BIDOM meminta Kapolda NTB membuka proses penanganan perkara secara transparan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

"Kepercayaan masyarakat terhadap Polri dipertaruhkan. Publik tentu berharap setiap informasi yang muncul dalam dokumen resmi pengadilan ditindaklanjuti secara objektif, tanpa adanya perlakuan berbeda terhadap siapa pun," kata Arif.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari Polda NTB maupun Bripka Abdul Hamid terkait desakan tersebut. Media Dinamika Global masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak terkait guna memenuhi prinsip keberimbangan sesuai kaidah jurnalistik.

Redaksi

Warga Resah "Diduga Aktivitas Prostitusi", Ketua RT Minta Pemko Pekanbaru Periksa Legalitas dan Aktivitas Z Homestay di Jalan Tanjung Datuk


Pekanbaru – Keresahan masyarakat terhadap aktivitas di Z Homestay yang berlokasi di Jalan Tanjung Datuk, Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru, semakin mencuat. Warga meminta Pemerintah Kota Pekanbaru segera turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap legalitas usaha maupun aktivitas yang berlangsung di lokasi tersebut. Rabu 5 Agustus 2026.


Ketua RT 01 RW 07 Kelurahan Pesisir, Eri Bukik, mengaku kerap menerima laporan dari warga yang merasa resah atas dugaan aktivitas yang terjadi di homestay tersebut. Menurutnya, masyarakat menduga lokasi itu sering dijadikan tempat menginap pasangan yang bukan suami istri atau bukan mahram, bahkan diduga kerap terjadi keributan yang mengganggu ketenteraman lingkungan.


"Kami sering menerima laporan dan keluhan dari warga. Mereka berharap ada perhatian serius dari pemerintah agar lingkungan tetap aman, nyaman, dan kondusif," ujar Eri Bukik.


Atas kondisi tersebut, Ketua RT berharap Pemerintah Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dapat segera memerintahkan instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan terhadap seluruh perizinan operasional Z Homestay, sekaligus melakukan pengawasan terhadap aktivitas yang berlangsung di lokasi.


Selain itu, warga juga meminta aparat penegak hukum bersama Satpol PP dan instansi terkait melakukan inspeksi apabila terdapat dugaan pelanggaran terhadap peraturan daerah maupun ketentuan yang berlaku.


Menurut warga, apabila dalam pemeriksaan nantinya ditemukan adanya pelanggaran, termasuk dugaan penggunaan homestay sebagai tempat praktik yang bertentangan dengan norma hukum maupun norma sosial, maka mereka berharap pemerintah memberikan sanksi tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Masyarakat menegaskan bahwa langkah penertiban diperlukan demi menjaga ketertiban umum, kenyamanan warga sekitar, serta mencegah berkembangnya penyakit masyarakat di lingkungan permukiman.


Hingga berita ini ditayangkan, pihak pengelola Z Homestay belum memberikan keterangan atau tanggapan atas keluhan yang disampaikan warga. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak pengelola maupun instansi terkait untuk memberikan penjelasan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Temui Menteri Transmigrasi, Bupati Bima Sampaikan Beberapa Program Strategis di Kabupaten Bima


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Dalam rangka membahas pengembangan dan penguatan kawasan transmigrasi di wilayah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Bupati Bima melakukan pertemuan dengan Menteri Transmigrasi Republik Indonesia Selasa (04/08/26)

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bima dalam memperjuangkan dukungan pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan kawasan transmigrasi agar mampu tumbuh sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan.

Dalam pertemuan itu, Bupati Bima Ady Mahyudi menyampaikan sejumlah potensi yang dimiliki kawasan transmigrasi di Kabupaten Bima, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perikanan hingga pengembangan infrastruktur dasar yang dinilai perlu mendapat perhatian dan dukungan dari Kementerian Transmigrasi.

Menurut Bupati, pengembangan kawasan transmigrasi tidak hanya berorientasi pada pemerataan penduduk, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan ekonomi berbasis potensi daerah.

"Kabupaten Bima memiliki kawasan transmigrasi yang strategis dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat sangat diperlukan agar program pembangunan dapat berjalan optimal," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Transmigrasi RI menyambut baik berbagai usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Bima. Kementerian akan melakukan kajian dan koordinasi lebih lanjut guna memastikan program pengembangan kawasan transmigrasi dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan arah kebijakan nasional.

Pemerintah Kabupaten Bima berharap hasil pertemuan tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui berbagai program strategis, baik pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat di kawasan transmigrasi.

Langkah ini menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Bima dalam mendorong percepatan pembangunan yang merata sehingga kawasan transmigrasi dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Bima. (Tim)

Mahasiswa KKN UMMat Kelompok 01 Desa Kalimango Serahkan Hadiah kepada Para Juara Lomba Tradisional, Jelang HUT RI ke-81 Tahun

Mahasiswa KKN UMMat Kelompok 01 Desa Kalimango
menyerahkan hadiah kepada para juara, (Ist/Surya)

SUMBAWA, Media Dinamika Global – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMat) Kelompok 01 Desa Kalimango menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai lomba tradisional yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Bertempat di Lapangan Sport Center Desa Kalimango kecamatan Alas kabupaten Sumbawa.

Penyerahan hadiah berlangsung dengan penuh semangat dan disambut antusias oleh masyarakat, peserta lomba, 

Turut hadir penyerahan hadiah tersebut, Camat, serta perangkat desa. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian perlombaan yang bertujuan mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta meningkatkan rasa cinta tanah air di tengah masyarakat.

Adapun perlombaan yang digelar meliputi lomba pancing kerupuk, balap karung, balap kelereng, tarik tambang, pukul periuk, estafet sarung, dan estafet air. Seluruh perlombaan diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, sehingga suasana peringatan kemerdekaan berlangsung meriah dan penuh kegembiraan.

Ketua KKN UMMat Kelompok 01 Desa Kalimango, Muhamad Isfar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pelestarian permainan tradisional yang sarat akan nilai kebersamaan, sportivitas, dan gotong royong.

"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperkuat persatuan masyarakat serta menumbuhkan semangat nasionalisme dalam mengisi kemerdekaan," ujarnya.

Sementara, Pemerintah Desa Kalimango menyampaikan terimakasih dan mengapresiasi inisiatif Mahasiswa KKN UMMat yang telah berkolaborasi menyukseskan peringatan HUT RI ke-81.

"Kehadiran mahasiswa KKN memberikan warna tersendiri dalam membangun kebersamaan dan partisipasi masyarakat melalui berbagai kegiatan positif," ucapnya.

Dengan berakhirnya rangkaian lomba dan penyerahan hadiah kepada para juara, diharapkan semangat persatuan, sportivitas, dan gotong royong yang tercipta selama kegiatan dapat terus terjaga sebagai bagian dari nilai-nilai luhur kemerdekaan Indonesia.

Redaksi |

Perkuat Green Policing, Polda Riau Dukung Ekspedisi Merah Putih Presisi Melalui Pelatihan Penanaman Mangrove


Pekanbaru – Polda Riau terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui implementasi program Green Policing. Komitmen tersebut diwujudkan dengan pelaksanaan Pelatihan Penanaman Bibit Mangrove sebagai bagian dari rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau yang berlangsung di Gedung Bhayangkara Satuan Brimob Polda Riau. Rabu (05/08/2026)

Kegiatan tersebut dihadiri Karo Ops Polda Riau Kombes Pol. Ino Harianto, S.I.K., M.M., Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., para Pejabat Utama Polda Riau, narasumber dari M4CR Riau, serta peserta pelatihan dari berbagai satuan fungsi.

Dalam sambutannya, Karo Ops Polda Riau menegaskan bahwa pelatihan penanaman mangrove merupakan langkah strategis untuk membangun kepedulian seluruh personel Polri terhadap pelestarian lingkungan. Menurutnya, mangrove memiliki fungsi vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, mencegah abrasi, menjadi habitat berbagai biota laut, sekaligus menopang kehidupan masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir dan kepulauan.

Karo Ops Polda Riau juga menyampaikan permohonan maaf dari Kapolda Riau yang berhalangan hadir karena agenda kedinasan. Meski demikian, Kapolda Riau memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan yang menjadi bagian dari Ekspedisi Merah Putih Presisi, sebuah program yang menghadirkan Polri tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai penggerak kepedulian sosial dan pelestarian lingkungan.

Lebih lanjut, Karo Ops Polda Riau menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan implementasi nyata konsep Green Policing, yakni pendekatan kepolisian yang mengedepankan upaya preventif dan kolaboratif dalam menjaga kelestarian alam. Melalui pendekatan tersebut, Polri hadir bersama masyarakat untuk merawat lingkungan, memberikan edukasi, serta mendorong pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan demi kesejahteraan generasi mendatang.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan aplikasi Green Policing, penyampaian materi teknis mengenai penanaman mangrove oleh narasumber M4CR Riau, hingga praktik lapangan penanaman bibit mangrove sebagai bentuk implementasi dari materi yang telah diberikan.

Pelatihan ini menjadi bekal penting bagi personel dalam mendukung berbagai program pelestarian lingkungan yang akan dilaksanakan di wilayah pesisir dan kepulauan Provinsi Riau. Sejalan dengan semangat Ekspedisi Merah Putih Presisi, Satuan Brimob Polda Riau terus berkomitmen menghadirkan pengabdian yang tidak hanya berorientasi pada keamanan, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan sebagai warisan bagi generasi mendatang.

Melalui kolaborasi, edukasi, dan aksi nyata, Satuan Brimob Polda Riau optimistis semangat Green Policing akan semakin menguat, sekaligus mempertegas peran Polri sebagai institusi yang adaptif, humanis, dan peduli terhadap kelestarian alam Indonesia.