Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Pemerintah Kota Bima kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat melalui penyaluran Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) alokasi Februari–Maret 2026 yang berlangsung di Kantor Kelurahan Jatibaru, Kecamatan Asakota.
Program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) merupakan salah satu instrumen strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus sebagai langkah konkret dalam mengantisipasi potensi kerawanan pangan di tengah dinamika ekonomi yang terjadi.
Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Bima ini turut didampingi oleh Asisten II selaku Plh. Sekda Kota Bima, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Camat Asakota, Lurah Jatibaru, Lurah Jatiwangi, Kepala Bulog beserta jajaran, Babinsa dan Babinkamtibmas.
Suasana penuh kekhidmatan mengawali kegiatan dengan doa bersama, sebagai harapan agar seluruh rangkaian penyaluran bantuan berjalan lancar serta membawa keberkahan bagi masyarakat penerima manfaat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Gufran, S.Pd, M. Si menyampaikan bahwa untuk wilayah Kecamatan Asakota terdapat 4.181 jiwa penerima bantuan, dengan total bantuan berupa 83.620 kilogram beras dan 16.724 liter minyak goreng. penerima bantuan yang paling banyak.
Secara khusus untuk Kelurahan Jatibaru, jumlah penerima bantuan tercatat sebanyak 932 orang, dengan total bantuan 18.640 kilogram beras dan 3.728 liter minyak goreng. Setiap warga penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada 10 orang perwakilan penerima, yang diakhiri dengan foto bersama sebagai bentuk kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE menegaskan bahwa program bantuan ini bukan sekadar penyaluran logistik, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus bentuk nyata perhatian pemerintah di tengah kondisi fiskal yang masih mengalami efisiensi.
“Kebutuhan dasar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat akan tetap menjadi prioritas utama pemerintah,” tegas Wali Kota.
Walikota juga menyampaikan bahwa meskipun anggaran daerah saat ini lebih terbatas dibanding tahun sebelumnya, pemerintah tetap berupaya agar setiap program yang dijalankan dapat memberi manfaat besar bagi masyarakat.
“Saya meminta kebersamaan dan doa, semoga anggaran yang kita kelola ini, meskipun lebih kecil dari tahun sebelumnya, tetap menjadi berkah dan manfaat besar bagi masyarakat serta daerah kita tercinta,” ujar Wali Kota.
Selain itu, Wali Kota turut menjelaskan berbagai program bantuan dan pembangunan yang tengah dan akan terus dijalankan di Kota Bima, termasuk percepatan operasional RSUD Kota Bima guna memudahkan akses layanan kesehatan masyarakat tanpa harus keluar daerah.
Menutup sambutannya, Wali Kota menekankan agar proses penyaluran bantuan dikawal dengan baik oleh RT, RW, dan lurah, sehingga bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima.
“Bantuan ini tidak boleh berkurang dan tidak boleh menzalimi hak masyarakat. Pastikan sampai kepada yang benar-benar berhak,” tegasnya.
Pemerintah Kota Bima berharap program bantuan pangan ini dapat terus berjalan hingga akhir tahun dan menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.(Redaksi Sekjend MDG)