Media Dinamika Global

Rabu, 23 September 2026

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Warga Diimbau Hindari Miras dan Perkelahian


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Babinsa Desa Sangga, Serka Jamaludin bersama seorang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di wilayah Kecamatan Sape dan Lambu, Kabupaten Bima, Rabu (23/9/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.10 Wita tersebut dilakukan untuk memantau situasi keamanan wilayah sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan ketertiban masyarakat.


Dalam patroli tersebut, personel Koramil melibatkan empat aparat desa dan enam warga. Adapun sasaran patroli meliputi kawasan permukiman warga serta sejumlah lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya anak-anak muda.

Sekitar pukul 20.15 Wita, anggota Koramil 1608-03/Sape bergerak menuju Desa Sangga, Kecamatan Lambu. Lima menit kemudian, personel tiba di lokasi dan langsung melakukan pemantauan situasi wilayah.

Selain melakukan pemantauan, Babinsa juga berdialog dengan masyarakat dan menyampaikan sejumlah imbauan terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Warga diminta bersama-sama menjaga keamanan di lingkungan masing-masing serta menghindari perselisihan yang dapat berujung pada pertengkaran maupun perkelahian.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga mengingatkan masyarakat, khususnya kalangan anak muda, agar menjauhi konsumsi minuman keras. Penggunaan minuman beralkohol dinilai dapat memicu seseorang kehilangan kontrol emosi dan berpotensi menimbulkan konflik.

Selain itu, warga yang mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya diimbau tidak melakukan aksi ugal-ugalan. Pengendara diminta mengutamakan keselamatan dan menghormati pengguna jalan lainnya.

Setelah memberikan imbauan, personel Koramil kembali melanjutkan pemantauan di wilayah desa binaan sekitar pukul 21.25 Wita. Seluruh rangkaian patroli Siskamling kemudian selesai pada pukul 21.30 Wita dalam keadaan aman dan kondusif.

Kegiatan patroli tersebut menjadi bagian dari upaya Babinsa bersama masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban wilayah, sekaligus membangun kepedulian bersama agar potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini.(Team.MDG.03)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Gelar Kongkow Bersama Warga, Ajak Jaga Keamanan dan Hindari Narkoba


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Sejumlah Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan kongkow-kongkow bersama masyarakat di wilayah desa binaan masing-masing, Rabu (23/9/2026) malam. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).




Kegiatan berlangsung di sejumlah desa di Kecamatan Sape dan Lambu dengan menyambangi serta berdialog langsung bersama warga. Dalam kesempatan tersebut, para Babinsa menyampaikan sejumlah imbauan terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan, mempererat hubungan antarsesama, serta segera melaporkan setiap persoalan kepada aparat terkait.

Di Desa Naru Barat, Kecamatan Sape, Koptu Mahru selaku Babinsa melaksanakan patroli kongkow-kongkow bersama warga sekitar pukul 19.30 Wita. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan di lingkungan masing-masing serta mempertahankan tali silaturahmi agar hubungan antarwarga tetap harmonis.

Koptu Mahru juga mengingatkan warga agar setiap permasalahan yang muncul segera dilaporkan kepada aparat terkait sehingga dapat ditangani dengan baik dan tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Sementara itu, di Desa Kaleo, Kecamatan Lambu, Serda Sanusi selaku Babinsa Desa Kaleo dari Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan serupa sekitar pukul 20.00 Wita.

Dalam dialog bersama warga, Serda Sanusi mengajak masyarakat menjaga komunikasi dan hubungan yang baik serta menjunjung etika dalam kehidupan bermasyarakat. Ia juga mengingatkan warga, khususnya generasi muda, untuk menjauhi minuman keras, narkoba, serta obat-obatan terlarang lainnya.

Masyarakat juga diminta tidak mengambil tindakan sendiri ketika menghadapi suatu persoalan. Setiap permasalahan hendaknya segera dilaporkan kepada pihak berwenang agar dapat diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kegiatan kemudian dilanjutkan oleh Serka Jamaluddin selaku Babinsa Desa Sangga, Kecamatan Lambu, sekitar pukul 20.30 Wita. Dalam kegiatan kongkow-kongkow bersama warga, ia mengimbau masyarakat untuk menjaga hubungan dan komunikasi yang baik serta menghindari tindakan yang melanggar hukum.

Serka Jamaluddin juga mengingatkan warga agar menjaga etika antar sesama dan tidak melakukan perbuatan yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Jika terjadi persoalan di lingkungan, warga diminta segera melaporkannya agar dapat ditangani dengan cepat.

Di Desa Rai Oi, kegiatan serupa dilaksanakan Serka Sahlan sekitar pukul 20.45 Wita. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan kondisi lingkungan tetap aman sekaligus membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Serka Sahlan secara khusus mengingatkan generasi muda agar ikut menjaga keamanan lingkungan dan mewaspadai penyalahgunaan narkoba serta minuman beralkohol.

Ia juga mengimbau anak-anak muda agar tidak melakukan kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Menurutnya, komunikasi langsung dengan warga menjadi salah satu upaya Babinsa dalam menjaga kondisi wilayah binaan sekaligus mencegah berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Melalui kegiatan kongkow-kongkow tersebut, Babinsa Koramil 1608-03/Sape berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan. Kegiatan berlangsung dengan suasana dialogis dan penuh keakraban.(Team.MDG.03)

Babinsa Lambu Koramil 1608-03/Sape Hadiri Penutupan Turnamen Bola Mini Patula Cup I 2026


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Babinsa Desa Lambu, Serka Bambang, menghadiri acara penutupan Turnamen Bola Mini Patula Cup I Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Lu’u Lambu, Desa Lambu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Rabu (23/9/2026).

Serka Bambang yang merupakan anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape hadir mewakili Danpos Ramil Lambu. Kehadirannya menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap kegiatan olahraga masyarakat, khususnya dalam mendorong semangat sportivitas dan kebersamaan generasi muda di wilayah Desa Lambu.



Acara tersebut turut dihadiri Plt Camat Lambu Edysyahroni AKS, Kepala Desa Lambu, Babintrantibung Desa Lambu, Ketua BPD beserta anggota, perwakilan pimpinan BSB dan CV Wajah Baru, para ketua RT dan RW, kepala dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, ketua pemuda beserta anggota, serta masyarakat Desa Lambu.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, Ketua Panitia Awaludin, S.Pd., menyampaikan laporan terkait pelaksanaan Turnamen Bola Mini Patula Cup I Tahun 2026.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Plt Camat Lambu Edysyahroni AKS. Dalam kesempatan tersebut, ia secara resmi membuka rangkaian kegiatan turnamen yang telah melibatkan masyarakat dan generasi muda setempat.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut juga merupakan bentuk komunikasi dan kedekatan aparat kewilayahan dengan masyarakat. Selain mendukung kegiatan olahraga, kehadiran Babinsa diharapkan turut memperkuat kebersamaan dan menjaga suasana kondusif selama kegiatan berlangsung.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 18.05 WITA. Berdasarkan laporan pelaksanaan, kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.

Turnamen Bola Mini Patula Cup I Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi wadah bagi generasi muda Desa Lambu untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.(Team.MDG.03)

Bupati Bima Tekankan Integritas dan Pengabdian Calon Pimpinan BAZNAS ‎


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Bupati Bima Ady Mahyudi didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Adel Linggi Ardi, SE, Staf Ahli Bupati dan Asisten lingkup Sekretariat Daerah menghadiri pembukaan kegiatan Verifikasi Faktual berupa wawancara bagi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bima periode 2026–2031 yang berlangsung Selasa (22/9) di ruang Rapat Forkopimda.

Dalam sambutannya, Bupati Bima menegaskan pentingnya menjaga integritas bagi setiap calon pimpinan BAZNAS. Ia berpesan agar lembaga zakat ini tidak hanya dipandang sekadar sebagai institusi pengumpul dana, melainkan sebagai wadah amal pengabdian kepada agama dan masyarakat.

"Jadikan BAZNAS bukan hanya lembaga pengumpul zakat, tapi jadikan sebagai amal pengabdian bagi agama," ujar Bupati Ady Mahyudi dalam pertemuan yang juga dihadiri Pimpinan BAZNAS Pembina Wilayah Provinsi NTB H. Syarifuddin, S.Ag., M.E, Ketua BAZNAS Provinsi NTB Dr. Lalu Muhammad Iqbal Murad, M.A., Kepala Bagian Pendampingan dan Advokasi Hukum M. Indra Hadi, M.H., serta Kepala Bagian Protokoler Deddy Sussantho dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Bima H. Mujiburrahman, S.Ag.

Senada dengan hal tersebut, Pimpinan BAZNAS Pembina Wilayah Provinsi NTB, H. Syarifuddin, dalam arahannya saat membuka acara secara resmi, menekankan pentingnya manajemen tata kelola amil zakat yang baik dan berkeadilan. Ia juga mengingatkan agar pengelolaan zakat senantiasa berorientasi pada pemberdayaan dan bantuan langsung kepada fakir miskin.

"Pengelolaan zakat harus mengarah dan membantu orang miskin, karena itu adalah haknya orang miskin," ujar H. Syarifuddin dihadapan para pejabat teras Pemkab yaitu Bima Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bima Fatahullah, S.Pd., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Agus Salim, M.Si., Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Afifudin, SE., MM., para Kepala Bagian terkait di lingkup Setda Bima.

Verifikasi faktual ini merupakan tahapan akhir dari proses penjaringan calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Bima. Sebanyak 10 orang peserta mengikuti tahap wawancara mendalam yang dilakukan oleh tim penilai berjumlah 5 orang dari unsur BAZNAS Provinsi NTB dan pusat. Dari total peserta yang mengikuti tes wawancara tersebut, nantinya akan diseleksi dan dipilih 5 orang terbaik untuk memimpin BAZNAS Kabupaten Bima periode 2026–2031.

Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan plakat cinderamata secara resiprokal antara Pimpinan BAZNAS Pembina Wilayah Provinsi NTB. (Tim MDG/ADV)

Polda NTB Tingkatkan Profesionalisme Penyidik melalui Sertifikasi Uji Kompetensi


Mataram, Media Dinamika Global - Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mendorong peningkatan profesionalisme dan kapasitas personel, khususnya yang bertugas sebagai penyidik dan penyidik pembantu. Upaya tersebut diwujudkan melalui pembukaan Sertifikasi Uji Kompetensi Penyidik/Penyidik Pembantu oleh LSP Lemdiklat Polri di Ballroom Hotel Lombok Raya, Mataram, Rabu (23/09/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah Pejabat Utama Polda NTB dan diikuti para penyidik maupun penyidik pembantu dari berbagai satuan kerja.

Peserta sertifikasi berasal dari Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Ditresnarkoba, Ditres PPA/PPO, Ditres Polairud, serta penyidik dan penyidik pembantu dari Satreskrim dan Satresnarkoba Polres/Polresta jajaran Polda NTB.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan sertifikasi uji kompetensi tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan dan kapasitas personel yang mengemban tugas penyidikan.

Menurutnya, peningkatan kompetensi menjadi hal penting untuk mendukung pelaksanaan tugas penyidik maupun penyidik pembantu agar semakin profesional dalam menjalankan tanggung jawabnya.

“ Kegiatan sertifikasi uji kompetensi ini dilaksanakan Lemdiklat Polri yang merupakan program pendidikan dan latihan yang dilakukan Mabes Polri untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan personel Polri, khususnya yang mengemban tugas penyidik/penyidik pembantu,” ujar Kholid.

Ia menjelaskan, melalui sertifikasi tersebut, para peserta diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kemampuan, serta kompetensi yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas penyidikan.

Dengan peningkatan kapasitas tersebut, diharapkan penyidik dan penyidik pembantu di lingkungan Polda NTB beserta seluruh jajaran mampu melaksanakan tugas secara semakin profesional, sesuai kompetensi yang dimiliki.

“Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan para penyidik/penyidik pembantu Polda NTB dan jajaran sehingga dalam pelaksanaan tugas ke depannya dapat lebih sempurna,” pungkasnya. 

Redaksi |

Syukuran HUT Lantas Ke-71, Polda NTB Siap Tingkatkan Pelayanan dan Kelancaran Jalan


Mataram, Media Dinamika Global - Suasana Lapangan Bhara Daksa Polda NTB mendadak ramai dan penuh kehangatan, Selasa (22/9/2026) pagi. Jajaran Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, menggelar acara syukuran memperingati HUT Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71.

Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K. hadir langsung memimpin jalannya acara syukuran tersebut. Kehadiran jenderal bintang satu ini didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polda NTB, Ketua dan Wakil Ketua Bhayangkari Daerah NTB, jajaran Bhayangkara dan Bhayangkari.

"Syukuran peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71 ini adalah momen penting untuk evaluasi dan refleksi diri. Saya meminta seluruh jajaran lalu lintas terus memberikan pelayanan terbaik yang presisi kepada masyarakat," pesan Wakapolda NTB Brigjen Hari dalam sambutannya.

Acara syukuran itu terasa kian spesial berkat hadirnya tamu undangan lintas instansi. Tampak hadir Kepala Perwakilan Ombudsman NTB, Kepala BPJN NTB, Kadis Kesehatan, Kadis Perhubungan, Dirut Bank NTB Syariah, hingga Pakar Transportasi Made Mahenra, M.T.

"Sinergi bersama instansi terkait oleh seluruh personel lalu lintas adalah kunci utama dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di NTB," kata Brigjen Pol. Hari Nugroho.

Sementara Direktur Lalu Lintas Polda NTB Kombes Pol. Iman Pribadi Santoso, S.I.K., M.Si. bersama personel Ditlantas dan Kasatlantas Polres/ta jajaran, turut menyambut gembira momen bersejarah itu. Kepada awak media Kombes Pol. Iman Pribadi menegaskan komitmennya, untuk terus melakukan inovasi pelayanan publik demi kenyamanan pengguna jalan di NTB.

"Peringatan HUT Lantas Ke-71 ini merupakan momentum bagi kami, untuk semakin meningkatkan kedisiplinan dan keselamatan pengguna jalan, melalui optimalisasi teknologi serta pendekatan humanis oleh personel di lapangan," tegas Kombes Iman Pribadi.

Rangkaian acara syukuran itu berlangsung hangat dan penuh keakraban hingga selesai. Peringatan usia ke-71 tersebut membawa harapan besar agar Polantas semakin dekat, humanis, serta makin dicintai masyarakat NTB.

Redaksi |

Instruksi DPP Larang Bisnis MBG, Nama Santi Terseret Dugaan Keterkaitan SPPG


Lombok Timur, Media Dinamika Global - Instruksi partai sudah tegas: kader PDI Perjuangan dilarang menjadikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai ladang keuntungan. Namun di tengah larangan tersebut, nama anggota DPRD Lombok Timur dari PDI Perjuangan, Nirmala Rahayu Luk Santi, S.T., justru terseret dalam informasi mengenai dugaan keterkaitan dengan sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Informasi yang dihimpun menyebut sedikitnya tiga SPPG diduga memiliki keterkaitan dengan Santi, yakni SPPG Monjok Timur 3 di Kecamatan Selaparang, Kota Mataram; SPPG Bilebante di Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah; serta SPPG Terara di Kecamatan Terara, Lombok Timur. Nama SPPG Babakan, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, juga muncul dalam keterangan narasumber. Namun hubungan kepemilikan maupun manfaat ekonomi dari SPPG-SPPG tersebut masih memerlukan verifikasi kepada pihak terkait.

Dugaan itu semakin menjadi sorotan setelah seorang pekerja SPPG Monjok Timur 3, dalam percakapan WhatsApp yang diperoleh, menyebut pihaknya mengikuti arahan “ibu”. Ketika ditanya siapa mitra yang dimaksud, pekerja tersebut menjawab “ibu dewan” sembari mengirimkan foto Santi berada di dapur. Narasumber lain yang meminta identitasnya dirahasiakan juga menyebut Santi berada di SPPG Monjok Timur 3 pada Sabtu, 12 September 2026, sekitar pukul 17.00 hingga 21.00 WITA.

Kehadiran seseorang di sebuah SPPG tentu tidak otomatis membuktikan kepemilikan. Namun ketika foto, video, percakapan, dan keterangan pekerja mengarah pada nama yang sama, pertanyaan publik menjadi sulit dihindari: apa sebenarnya posisi Santi dalam operasional SPPG tersebut-sekadar berkunjung, terlibat dalam pengelolaan, atau memiliki kepentingan ekonomi?

Pertanyaan itu menjadi semakin relevan karena DPP PDI Perjuangan telah menerbitkan Instruksi Nomor 940/IN/DPP/II/2026 tertanggal 24 Februari 2026. Instruksi tersebut berlaku bagi kader pada tiga pilar partai-struktural, legislatif, dan eksekutif-untuk tidak memanfaatkan Program MBG guna memperoleh keuntungan finansial maupun manfaat material. Larangan itu juga diberitakan mencakup keterlibatan kader dalam bisnis dan kepemilikan dapur SPPG.

DPP bahkan melangkah lebih jauh. Melalui Surat Nomor 553/EX/DPP/VI/2026 tertanggal 22 Juni 2026, DPP PDI Perjuangan meminta BGN memberikan data individu, badan usaha, yayasan maupun koperasi yang memiliki hubungan dengan kader partai dalam Program MBG. Surat tersebut dilaporkan ditandatangani Sekjen Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP Bidang Kehormatan Komarudin Watubun untuk kepentingan pengawasan dan penegakan disiplin internal.

Karena itu, persoalan yang menyeret nama Santi tidak lagi berhenti pada soal siapa yang terlihat berada di sebuah dapur. Substansinya justru berada pada siapa yang mengendalikan, siapa yang memperoleh manfaat ekonomi, dan apakah terdapat hubungan langsung maupun tidak langsung dengan kader legislatif yang terikat instruksi partainya sendiri. Foto, video, percakapan dan keterangan pekerja dapat menjadi bahan awal untuk meminta klarifikasi aliran manfaat ekonomi, kepemilikan maupun pelanggaran disiplin.

Posisi Santi juga bukan tanpa konsekuensi publik. Dokumen resmi KPU mencatat Nirmala Rahayu Luk Santi, S.T. sebagai anggota DPRD Kabupaten Lombok Timur terpilih dari PDI Perjuangan pada Pemilu 2024, dengan perolehan 4.590 suara dari Dapil Lombok Timur 4.

Kini bola berada pada ruang klarifikasi. Santi, pengelola SPPG, BGN, serta struktur PDI Perjuangan perlu menjelaskan secara terbuka duduk perkara tersebut. Jika keterkaitan kepemilikan atau manfaat ekonomi akhirnya terbukti, persoalannya bukan sekadar polemik dapur MBG, melainkan menyentuh pertanyaan yang lebih serius: seberapa tegas instruksi partai berlaku ketika dugaan pelanggaran justru menyentuh kadernya sendiri?.

Redaksi |