Media Dinamika Global

Kamis, 20 Agustus 2026

Mahasiswa KKN Kelompok 55 Desa Baru Raih Penghargaan Terbaik II Expo KKN Reguler UMMat 2026

Mahasiswa KKN Kelompok 55 Desa Baru, (Ist/Surya)

MATARAM, Media Dinamika Global - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMat). Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 55 Desa Baru, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, berhasil meraih Penghargaan Terbaik II Kategori Kelompok Teknologi Tepat Guna dalam Expo KKN Reguler UMMat Tahun 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Expo KKN Reguler UMMat yang berlangsung di Auditorium Universitas Muhammadiyah Mataram, Kamis (20/8/2026).

Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi seluruh anggota KKN Kelompok 55 sekaligus menjadi bukti atas kreativitas, kerja keras, kekompakan, dan inovasi mahasiswa selama menjalankan program pengabdian kepada masyarakat di Desa Baru.

Ketua Kelompok 55, Nova Pauzan Amri, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, penghargaan itu bukan semata-mata tentang hasil akhir, melainkan bentuk apresiasi terhadap proses dan kerja keras seluruh anggota kelompok dalam mengembangkan berbagai program selama berada di tengah masyarakat.

“Penghargaan ini tentunya menjadi kebanggaan bagi kami. Ini merupakan hasil dari kerja keras, kekompakan, kreativitas dan dedikasi seluruh anggota Kelompok 55 selama melaksanakan KKN di Desa Baru,” ujar Nova.

Ia menilai kegiatan KKN tidak hanya menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengabdi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengembangkan gagasan dan menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat desa.

Melalui kategori Teknologi Tepat Guna, mahasiswa dituntut menghadirkan inovasi yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki manfaat serta relevansi terhadap kehidupan masyarakat.

“Bagi kami, KKN bukan hanya tentang menjalankan program, tetapi bagaimana program tersebut bisa memberikan manfaat dan meninggalkan sesuatu yang positif bagi masyarakat,” katanya.

Expo KKN Reguler UMMat Tahun 2026 menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mempresentasikan berbagai hasil kegiatan, program, serta inovasi yang telah dilaksanakan di masing-masing lokasi KKN.

Berbagai karya mahasiswa ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Penilaian tidak hanya mempertimbangkan kreativitas, tetapi juga manfaat, inovasi, serta relevansi program terhadap kebutuhan masyarakat.

Keberhasilan Kelompok 55 Desa Baru meraih Terbaik II diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kreativitas dan menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Nova juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Desa Baru beserta jajaran pemerintahan desa, Camat Alas, serta seluruh elemen masyarakat Desa Baru yang telah memberikan dukungan selama mahasiswa melaksanakan KKN.

“Terima kasih kepada Kepala Desa Baru beserta jajaran dan seluruh elemen masyarakat Desa Baru serta Camat Alas yang telah menerima, mendukung dan membantu kami selama melaksanakan KKN. Tanpa dukungan masyarakat, tentu pencapaian ini tidak akan bisa kami raih,” ungkapnya.

Ia berharap hubungan baik yang telah terbangun antara mahasiswa KKN dan masyarakat Desa Baru dapat terus terjaga meskipun masa pelaksanaan KKN telah berakhir.

Menurutnya, penghargaan Terbaik II tersebut menjadi pengalaman berharga bagi seluruh anggota Kelompok 55 sekaligus motivasi untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.

Dengan diraihnya Penghargaan Terbaik II Kategori Kelompok Teknologi Tepat Guna Expo KKN Reguler UMMat 2026, mahasiswa KKN Kelompok 55 Desa Baru tidak hanya berhasil menorehkan prestasi di tingkat universitas, tetapi juga membawa nama Desa Baru sebagai lokasi pengabdian ke panggung apresiasi akademik UMMat.

"Prestasi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dapat melahirkan inovasi yang bernilai serta memberikan manfaat bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa," pungkasnya.

Redaksi |

Pentas Literasi dan Numerasi: Kreativitas Siswa Kelas 4 SDN 21 Tolomundu Kota Bima dalam Belajar dan Berkarya


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Suasana penuh semangat dan keceriaan mewarnai pelaksanaan Pentas Literasi dan Numerasi di SDN 21 Tolomundu Kota Bima. Kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta didik untuk menunjukkan bahwa literasi dan numerasi dapat dikembangkan melalui cara yang kreatif, menyenangkan, dan dekat dengan kehidupan mereka, kamis 20 Agustus 2026.


Dalam kegiatan tersebut, siswa-siswi kelas 4 tampil mempersembahkan berbagai pertunjukan di hadapan warga sekolah. Dengan penuh percaya diri, mereka menampilkan kemampuan yang telah dipersiapkan melalui latihan bersama guru. Setiap penampilan menjadi gambaran dari keberanian, kreativitas, kerja sama, dan kemampuan peserta didik dalam menyampaikan ide serta pengetahuan melalui karya dan pertunjukan.


Pentas ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga bagian dari proses pembelajaran. Peserta didik belajar membaca, memahami informasi, mengolah gagasan, berkomunikasi, menghitung, memecahkan masalah, serta menyampaikan hasil pemikirannya dalam bentuk yang menarik. Dengan demikian, kemampuan literasi dan numerasi tidak berhenti pada kegiatan di dalam kelas, tetapi dapat diwujudkan dalam berbagai aktivitas kreatif.

Antusiasme siswa-siswi kelas 4 terlihat dari semangat mereka saat tampil. Rasa percaya diri yang tumbuh dari pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter sekaligus pengembangan potensi peserta didik.

Kegiatan Pentas Literasi dan Numerasi menjadi bukti bahwa pembelajaran dapat dikemas secara aktif, kreatif, dan menyenangkan. Sekolah terus memberikan ruang kepada peserta didik untuk berekspresi, berkreasi, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.


Dari membaca menjadi karya, dari berhitung menjadi kreativitas. Bersama literasi dan numerasi, tumbuh generasi yang cerdas, percaya diri, kreatif, dan inovatif.

Redaktur II

Tertahan di Depan UOB, Wakil BEM UI Fathimah Azzahra Minta Polisi Dengarkan Permintaan Mah


Jakarta, Media Dinamika Global.id.-- Massa BEM Universitas Indonesia sempat tertahan di depan UOB saat hendak menuju kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat (18/8).

Dalam situasi tersebut, Wakil BEM UI Fathimah Azzahra sempat bersitegang dengan polisi. Fathimah meminta kedua pihak untuk saling mendengarkan dan bergantian menyampaikan pendapat.

Para mahasiswa juga mempertanyakan larangan menggunakan pengeras suara di mobil komando serta larangan menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran HI.

Fathimah meminta polisi memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi dalam aksi UI tersebut.

Redaktur II 

Kabar Gembira, Bupati dan Wakil Bupati Bima Akan Menaikan Gaji Guru PPPK


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Kabar gembira datang bagi ribuan tenaga PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Bima. Bupati Bima, H. Ady Mahyudi, memastikan akan mengubah skema sekaligus menaikkan tambahan gaji bagi mereka, termasuk PPPK dari kalangan guru. Kepastian ini disampaikan Bupati bersama Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaedy, saat menghadiri kegiatan Selasa Menyapa di Desa Ragi, Kecamatan Palibelo, Rabu malam (19/8/2026).

Kenaikan ini dimungkinkan setelah Pemkab Bima mendapat alokasi Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan dari Pemerintah Pusat sebesar Rp202 miliar. Bupati Ady menegaskan, terlepas dari perdebatan soal proses di baliknya, yang terpenting bagi dirinya adalah anggaran tersebut benar-benar hadir dan bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan tenaga kerja daerah.

Bupati Ady turut memberikan gambaran rinci kenaikan tersebut. Gaji yang saat ini berada di kisaran Rp300 ribu akan naik menjadi Rp600 ribu hingga Rp700 ribu. Sementara yang saat ini Rp700 ribu akan naik menjadi Rp1 juta, dan yang saat ini sudah mencapai Rp1 juta akan dinaikkan menjadi Rp1,3 juta.

Sementara itu, perwakilan Pegawai PPPK Paruh Waktu pada Media ini, menuturkan rasa Syukur Alhamdulillah, Kabar baik dari Selasa Menyapa di  Palibelo dari Dana Transfer DAU Tambahan 202Milyar .

Sebagai dikutip dari pernyataan Bupati dan Sumber yang kredibel memberikan statement melalui Berbagai WAG merilis tentang rasa syukur dan Alhamdulillah gaji PPPK PW Kab.Bima dari : 

- Rp.300.000 menjadi Rp.500.000, s/d Rp.600.000; dan 

- yang gajinya Rp.700.000 naik menjadi Rp.1.000.000.

- 1.000.000 jadi 1.300.000; 

Ini yang di sampaikan oleh Bupati Bima di acara Selasa menyapa di Kecamatan Palibelo. 

Semangat para pejuang PPPK Paruh waktu👍🫡

🙏🙏🙏

Redaktur II

Rabu, 19 Agustus 2026

Semarak HAN Ke-42 Tahun, Pemprov Lampung Ajak Puluhan Ribu Anak Biasakan Hidup Sehat.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Pemerintah Provinsi Lampung mendorong penguatan budaya hidup sehat sejak usia dini melalui kegiatan Gebyar Senam Massal Anak Indonesia Hebat Tahun 2026 yang diikuti ribuan anak Taman Kanak-Kanak (TK) se-Provinsi Lampung secara luring dan daring.

Kegiatan yang berlangsung meriah di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar aktivitas olahraga dan hiburan, tetapi menjadi momentum membangun kebiasaan positif bagi anak sejak usia dini.

"Alhamdulillah, pagi ini kita berkumpul dalam suasana yang menyenangkan. Tidak ada yang lebih membahagiakan bagi orang tua dan guru selain melihat anak-anak tumbuh sehat, ceria, serta memiliki semangat untuk belajar dan bermain," ujarnya. 

Menurutnya, tumbuh kembang anak merupakan investasi penting bagi masa depan daerah dan bangsa. Karena itu, orang tua, guru, dan seluruh pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab bersama untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan mendukung perkembangan anak.

"Indonesia Emas tidak dimulai nanti. Indonesia Emas dimulai dari anak-anak yang hari ini kita jaga, kita didik, dan kita beri kesempatan untuk tumbuh menjadi generasi terbaik," katanya.

Ia mengajak seluruh orang tua dan pendidik menjadikan kegiatan tersebut sebagai awal dari kebiasaan baik yang dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya pada saat kegiatan seremonial.

"Semoga anak-anak kita tetap senang bergerak, senang berolahraga, dan tumbuh menjadi anak-anak yang sehat dan bahagia," ujarnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza mengapresiasi antusiasme anak-anak, guru, orang tua, dan seluruh peserta yang turut menyukseskan Gebyar Senam Massal Anak Indonesia Hebat.

Ia menyebut kegiatan tersebut diikuti lebih dari 40.000 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung, baik secara langsung maupun daring.

"Anak hebat harus sehat. Anak hebat harus ceria, bahagia, aktif, mandiri, berkarakter, serta memiliki semangat untuk belajar dan berkembang," kata Purnama Wulan Sari Mirza. 

Menurutnya, masa usia dini merupakan periode yang sangat menentukan dalam tumbuh kembang anak. Karena itu, pembiasaan hidup sehat perlu dimulai sejak anak berada di lingkungan keluarga dan satuan pendidikan PAUD maupun TK.

Purnama Wulan Sari Mirza mengajak para orang tua dan pendidik menjadi teladan dengan membiasakan anak aktif bergerak, berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, serta memiliki pola tidur dan istirahat yang cukup.

"Jangan hanya hari ini kita senam bersama. Kebiasaan ini harus diteruskan di masing-masing TK. Anak-anak perlu diajak rutin berolahraga sesuai dengan kemampuan dan usia mereka," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pola pengasuhan yang penuh kasih sayang. Menurutnya, pendidikan anak usia dini harus dilakukan dengan pendekatan yang lembut, positif, dan menyenangkan agar anak dapat berkembang secara optimal.

"Anak-anak tidak bisa lagi kita didik dengan keras. Mereka harus kita dampingi dengan kelembutan, kasih sayang, dan keteladanan," katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru TK, orang tua, Bunda PAUD kabupaten/kota, organisasi mitra, serta seluruh pihak yang berkomitmen menjaga kesehatan dan pendidikan anak-anak di Provinsi Lampung.

"Terima kasih kepada seluruh guru TK di Provinsi Lampung yang telah mendidik, menjaga, dan memberikan kasih sayang kepada anak-anak kita. Mari kita titipkan masa depan bangsa kepada mereka dengan terus menjaga kesehatan, memberikan makanan bergizi, dan membangun kebiasaan hidup aktif," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum IGTKI Provinsi Lampung yang diwakili Suminah M.Pg mengatakan Gebyar Senam Massal Anak Indonesia Hebat memiliki makna lebih luas daripada sekadar kegiatan olahraga.

Menurutnya, melalui senam bersama, anak-anak belajar bergerak, bergembira, menjaga kesehatan, membangun keberanian, melatih kekompakan, sekaligus belajar bersosialisasi dengan teman-teman dari sekolah lain.

"Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian kita terhadap tumbuh kembang anak. Kita ingin membangun anak TK Provinsi Lampung yang sehat, cerdas, aktif, dan percaya diri," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa anak-anak bukan sekadar generasi penerus bangsa, melainkan pemilik masa depan bangsa. Karena itu, investasi terhadap kesehatan, pendidikan, karakter, dan kebahagiaan anak harus dimulai sejak usia dini.

Kemeriahan Gebyar Senam Massal Anak Indonesia Hebat semakin terasa dengan antusiasme peserta yang mengikuti gerakan senam bersama. Anak-anak tampak bersemangat didampingi guru dan orang tua.

Dalam kesempatan tersebut Bunda PAUD Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza turut memeriahkan acara dengan membagikan doorprice berupa sepeda kepada anak-anak PAUD dan TK yang berhasil menjawab pertayaan dengan benar. Selain sepeda, panitia menyediakan doorprice berupa handphone/ tablet, bahkan hadiah umroh. 

Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung, Bunda PAUD, IGTKI-PGRI, satuan pendidikan, orang tua, dan berbagai mitra dalam membangun ekosistem pendidikan anak usia dini yang sehat dan berkualitas.

Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi "Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045", dengan menempatkan anak sebagai fondasi penting pembangunan sumber daya manusia Lampung di masa depan.

Dengan membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia dini, Pemprov Lampung berharap anak-anak tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang sehat secara fisik, tetapi juga memiliki karakter kuat, percaya diri, mandiri, bahagia, dan siap menjadi generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. (Fs/Red) 

Optimalkan Potensi Pesisir, Gubernur Mirza Dorong Kawasan Pesisir Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id ||  Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menata kawasan pesisir terpadu guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menjadi keynote speaker sekaligus membuka Seminar Nasional bertajuk "Menata Pesisir: Wujudkan Waterfront City untuk Lampung Maju", yang diselenggarakan oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII) di ballroom Swiss-Belhotel, Kamis 20 Agustus 2026.

​Dalam arahannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan bahwa Provinsi Lampung memiliki garis pantai strategis yang berada di jalur ALKI 1 dan keindahan teluk yang menjadi modal besar pertumbuhan ekonomi. Gubernur menargetkan pertumbuhan ekonomi Lampung mampu melaju di atas angka 8% guna menopang visi Indonesia Emas.

​"Pertanyaannya bukan lagi apakah Lampung sudah punya potensi, pertanyaannya adalah sudah sejauh mana potensi itu kita mengubah menjadi pertumbuhan ekonomi yang memberi manfaat bagi masyarakat," ujar Gubernur.

​Gubernur memaparkan, sektor pariwisata menjadi salah satu motor penggerak ekonomi baru di Lampung. Pada tahun 2025, kunjungan wisatawan nusantara tercatat melonjak hingga 27 juta kunjungan dari 17 juta di tahun 2024, serta menyumbang sekitar Rp55 triliun terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lampung. Meski demikian, tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah rendahnya masa tinggal wisatawan (length of stay).

​"Strateginya Provinsi Lampung ke depan adalah bagaimana wisatawan nusantara yang datang, tinggal lebih lama, belanja lebih banyak. Maka ekonominya tumbuh," tegasnya.

​Terkait pengembangan pesisir Kota Bandar Lampung, Gubernur menyoroti rencana pembangunan Waterfront City sepanjang 27 kilometer yang telah digagas sejak belasan tahun lalu namun kerap mengalami hambatan akibat ego sektoral serta kompleksitas tata ruang antarpemangku kepentingan.

​"Penataan ini tidak bisa dilakukan oleh kotamadya sendiri. Pemprov harus sepakat dengan master plan ini, swasta harus sepakat dengan master plan ini," jelasnya.

​Guna mewujudkan kawasan pesisir yang modern dan berkelanjutan, Gubernur menitipkan arahan strategis kepada para insinyur dan pemangku kebijakan:

- ​Perencanaan kawasan terintegrasi yang bertumpu pada komitmen bersama seluruh pihak.

- ​Penjagaan keseimbangan ekologi dan kesejahteraan warga dengan memprioritaskan mitigasi isu lingkungan serta sosial.

- ​Penetapan target awal yang realistis (quick wins) guna memberikan dampak langsung bagi daya tarik pariwisata dan masyarakat lokal.

- ​Kesiapan menyeluruh proyek investasi mulai dari tata ruang, kepastian legalitas, studi kelayakan, dokumen lingkungan, hingga skema pembiayaan agar beralih dari sekadar gagasan (project idea) menjadi proyek siap tawar (project ready to offer).

​Gubernur berharap PII Wilayah Lampung dapat terus memberikan kontribusi kepakaran dalam merumuskan pembaruan rencana tata ruang pesisir yang aplikatif. 

Sementara itu, Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana menyatakan kesiapan penuh jajaran Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk berkolaborasi dan mendukung penataan garis pantai kota. Eva menuturkan bahwa Bandar Lampung memiliki empat kecamatan di wilayah pesisir serta aset potensial seluas 1,5 hektar yang siap ditata secara profesional.

​"Ayo kita jalan. Go, Pak, untuk Bandar Lampung! Kami siapkan dananya, Bapak yang mengerjakan. Insinyurnya ada di Bandar Lampung," kata Eva Dwiana. 

​Eva menambahkan, Pemerintah Kota Bandar Lampung saat ini terus menggenjot pembenahan infrastruktur dasar di kawasan pesisir, mencakup jaringan drainase, akses jalan, hingga penyediaan sarana air bersih warga, sembari terus menyiapkan ekosistem pendukung pariwisata kota seperti penguatan UMKM dan kesiapan hotel-hotel berbintang. (Fs/Red) 

Menu Kamis SPPG Bima Sape Naru UD.Lilis Gulai Daging Sapi Jadi Sajian Utama


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape Naru melalui Dapur UD Lilis kembali menyiapkan menu makanan bagi penerima manfaat pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Menu yang disajikan terdiri atas nasi putih, gulai daging sapi, tahu balado, tumis kol, dan jeruk siam madu. Gulai daging sapi menjadi salah satu sajian utama dalam paket makanan tersebut, dilengkapi lauk, sayuran, dan buah.

Ragam menu tersebut diharapkan dapat memberikan asupan gizi yang seimbang bagi penerima manfaat. Perpaduan nasi sebagai sumber karbohidrat, daging sapi sebagai sumber protein, sayuran, serta buah menjadi bagian dari sajian yang disiapkan oleh Dapur UD Lilis.

Pihak dapur berharap makanan yang disajikan tidak hanya memberikan manfaat bagi pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga dapat dinikmati dengan baik oleh para penerima manfaat.(Team.MDG.03)

Solidaritas KR-BNN, Gubernur Bali dan NTB Hadir untuk NTT


Manggarai Barat, Media Dinamika Global - Solidaritas Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali bergerak dalam semangat Kerja Sama Regional Bali-NTB-NTT (KR-BNN). Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Gubernur Bali I Wayan Koster hadir langsung di NTT untuk memastikan masyarakat terdampak gempa M7,7 tidak menghadapi masa sulit sendirian.

Kehadiran kedua gubernur disambut hangat Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena saat meninjau Posko Utama Penanganan Gempa M7,7 di Pusdalops BPBD Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (20/8). Pertemuan tiga kepala daerah tersebut berlangsung dalam suasana haru sekaligus penuh keakraban, mencerminkan kuatnya ikatan persaudaraan antardaerah dalam KR-BNN.

Didampingi sejumlah pihak dari industri jasa keuangan, Gubernur NTB dan Gubernur Bali menerima laporan langsung dari Bupati Manggarai Barat dan Sekretaris Daerah mengenai kondisi masyarakat terdampak, perkembangan kerusakan, serta penanganan pengungsi.

Di Pusdalops, tim BPBD Manggarai Barat juga menunjukkan sistem informasi kebencanaan yang memuat perkembangan penanganan secara real time. Data tersebut antara lain menampilkan jumlah rumah terdampak berdasarkan tingkat kerusakan. Hingga saat itu, tercatat sekitar 7.321 unit rumah mengalami kerusakan berat, sedang, maupun ringan.

Laporan penanganan pengungsi juga menunjukkan distribusi bantuan terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi secara merata.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan kehadirannya bersama Gubernur Bali merupakan bentuk nyata solidaritas kepada masyarakat NTT yang sedang menghadapi bencana.

“Kami pernah merasakan hal yang sama dan sangat memahami bagaimana rasanya menghadapi bencana seperti ini. Kami hadir untuk menyampaikan bahwa saudara-saudara kami di NTT tidak sendiri,” ujar Iqbal.

Ia menegaskan hubungan Bali, NTB, dan NTT bukan sekadar kerja sama antarpemerintah daerah, tetapi juga ikatan persaudaraan yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata, terutama ketika salah satu daerah menghadapi musibah.

“Kami ini bertiga saudara kembar-Bali, NTB, dan NTT. Karena itu, kami akan memberikan apa yang kami bisa untuk membantu saudara-saudara kami di NTT,” tegasnya.

Pernyataan tersebut diamini Gubernur Bali I Wayan Koster. Ia mengatakan kedatangan bersama Gubernur NTB merupakan wujud kepedulian dan rasa persaudaraan terhadap masyarakat NTT.

“Kita ini bersaudara. Kalau saudara kita mengalami musibah, tentu kita ikut merasakan dan hadir untuk memberikan dukungan,” kata Koster.

Sementara itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sejak terjadinya gempa.

“Atas nama rakyat dan pemerintah NTT, kami menyampaikan terima kasih. Dukungan dari saudara-saudara kami di Bali dan NTB sangat berarti bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit ini,” ujarnya.

Melki juga menyebut perhatian pemerintah pusat terhadap solidaritas tiga provinsi tersebut. Menurutnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bahkan menyampaikan bahwa kerja sama Bali, NTB, dan NTT merupakan salah satu contoh kerja sama regional yang nyata dan solid.

“Kemarin Pak Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan kepada saya bahwa tiga provinsi ini adalah contoh kerja sama yang paling nyata dan betul-betul solid,” ungkap Melki.

Ia berharap dukungan yang datang dari berbagai pihak dapat memperkuat semangat masyarakat untuk bangkit dan mempercepat proses pemulihan pascagempa.

“Semoga apa yang diberikan kepada kami di NTT akan menguatkan dan mempercepat semangat pemulihan,” pungkasnya.

Usai meninjau Posko Utama Penanganan Gempa di Manggarai Barat, Gubernur NTB bersama Gubernur NTT dan rombongan kembali menuju Bandara Komodo Labuan Bajo untuk melanjutkan peninjauan kondisi masyarakat terdampak di Kabupaten Manggarai Timur, sementara Gubernur Bali tetap berada di Manggarai Barat.

Peninjauan dilakukan menggunakan helikopter TNI AD jenis Bell 412 ER HA-5185, sebagai bagian dari upaya melihat langsung kondisi wilayah dan masyarakat yang terdampak gempa.

Kehadiran Bali dan NTB di NTT menegaskan bahwa KR-BNN bukan sekadar forum kerja sama antarpemerintah daerah, tetapi ruang untuk menghadirkan kekuatan bersama ketika salah satu saudara menghadapi bencana. Dalam suasana duka, tiga provinsi menunjukkan bahwa solidaritas tidak berhenti pada kata-kata, tetapi bergerak menjadi kehadiran, bantuan, dan ikhtiar bersama untuk memulihkan NTT.

Redaksi |

SPPG Bima Sape Parangina Dapur Adiba Hadirkan Menu Bergizi, Ada Opor Ayam hingga Semangka


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— SPPG Sape Parangina melalui Dapur Adiba kembali menghadirkan menu makanan bergizi bagi penerima manfaat pada Kamis (20/8/2026).

Menu yang disajikan terdiri atas lontong, opor ayam, tahu krispy, tumis wortel dan sawi putih, serta buah semangka. Sajian tersebut memadukan makanan pokok, sumber protein, sayuran dan buah dalam satu paket menu.

Penyediaan menu yang beragam tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi penerima manfaat sekaligus memberikan energi untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

SPPG Sape Parangina terus menghadirkan menu yang bervariasi dengan memperhatikan unsur makanan pokok, lauk, sayuran dan buah. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi penerima manfaat di wilayah Sape, Kabupaten Bima.

Dengan menu yang lengkap dan beragam, Dapur Adiba diharapkan dapat turut mendukung kebiasaan mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang dalam kehidupan sehari-hari.(Team.MDG.03)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Sape Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Lindungi Generasi Muda


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat di sejumlah desa binaan, Kamis (20/8/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk mempererat hubungan TNI dengan masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Dalam Komsos di Desa Soro dan Hidirasa, Kecamatan Lambu, serta Desa Naru Barat dan Rai Oi, Kecamatan Sape, para Babinsa mengingatkan warga, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak dan remaja.




Babinsa juga mengajak masyarakat menjauhi narkoba, minuman beralkohol dan berbagai tindakan kriminal yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun lingkungan.

Selain persoalan Kamtibmas, Babinsa Desa Rai Oi, Serka Sahlan, turut mengajak warga menjaga kebersihan lingkungan agar tercipta suasana yang aman, nyaman dan sehat.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada RT/RW, Babinsa maupun pihak keamanan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan, termasuk penyalahgunaan narkoba.

Melalui kegiatan Komsos tersebut, Babinsa berharap sinergi antara TNI, pemerintah desa dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan kondusif serta melindungi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif.(Team.MDG.03)