Minggu, 29 Maret 2026
Ratusan Kali Masyarakat Pengguna Jalan di Soromandi Tambal Sulam Jalan Provinsi, Kemana Gubernur NTB???
Soromandi. Media Dinamika Global.Id.- Ratusan Kali Masyarakat Pengguna Jalan di Soromandi Tambal Sulam Jalan Provinsi, Kemana Gubernur NTB ?. Pertanyaan ini muncul berbagai Spekulasi diantaranya adalah Lambatnya menangani masalah sarana dan infrastruktur jalan, padahal incam Daerah untuk Provinsi sangatlah banyak atau besar. Ahad, 29 Maret 2026
Dan sumber incam itu lahir dari Masyarakat Tani, selaku Pengguna Jalan, dan terbukti bahwa sejak Jaman Azali Masyarakat yang kategori Tani terbanyak membayar Pajak Penghasilannya baik dari Sektor Pertanian, hingga sektor Kendaraan yang mereka Miliki.
Pantauan langsung Media ini bahwa sekitar Pukul 10.00 Wita nampak sekali Puluhan Orang yang berasal dari Desa Sai Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima NTB kembali mengumpulkan Uang untuk Membelikan Semen untuk melakukan Tambal Sulam Jalan Lintas Sampungu-Kilo. Jalan ini menurut cerita merupakan kewenangan dari Provinsi NTB yang merupakan Tugas dan tanggung jawab dari dari Gubernur NTB saat ini.
Jalan tersebut, kerap kali dilakukan oleh Warga mengingat Banyak sekali kecelakaan ringan bahkan terjadi kecelakaan berat, serta terkadang saat Ambulance yang melewati saat membawa orang sakit, hamil dan lainnya selalu menjerit kesakitan oleh keadaan Jalan yang tidak menentu ini.
Pekerjaan Tambal Sulam Jalan Lintas Provinsi NTB ini, dilakukan hampir Ratusan kali, namun anehnya tidak ada satupun dari Pemerintah dan Dewan yang mau memperdulikan masalah ini. Malah seolah-olah Kerja Masyarakat ini tiada artinya.
Oleh sebab itu, Indonesia merdeka ini sudah Usia hingga 80-an Tahun tetapi bagi Warga Soromandi yang melintasi Jalan ini, sepertinya belum merdeka karena tidak ada kehadirannya untuk melihat secara jelas dan nyata keprihatinan Masyarakat terhadap Pembangunan ini.
Yang lebih Ironinya lagi adalah, Masyarakat melalui media Sosial seperti Facebook, Twitter, RSS, Google, Nexus dna lainnya hampir setiap saat mempromosikan nya, tetapi tetap saja Pemerintah Provinsi NTB tidak memperdulikannya, lebih-lebih Dinas PU Pemprov NTB yang hanya makan Gaji Buta.
Belum lagi ada Mahasiswa bahkan Camat yang Datang ke Provinsi beberapa Tahun lalu memperjuangkan Sarana Infrastruktur Jalan Provinsi ini, lagi-lagi tidak di hiraukanmu sama sekali oleh Pemerintah di bawa kendali Iqbal-Dinda ini.
Lalu Pertanyaannya adalah Kemana Visi dan Misi Pak Gubernur NTB yang Mendunia??.
Hingga Berita ini diturunkan, kami berusaha mengkonfirmasi para Pihak untuk menjawab Keluhan ini.(Team).
Wali Kota Bima Ajak Dunia Pendidikan Berinovasi dan Efektif Kelola Anggaran di Tahun Penuh Tantangan
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, S.E. bersama Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan S.H melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan jajaran unsur pendidikan se-Kota Bima yang berlangsung di Miluna Pantai Lawata.
Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Sekda Kota Bima, Plt. Asisten I Setda Kota Bima serta Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima, Ketua PKK Kota Bima, dan dihadiri oleh para kepala sekolah, pengawas, serta tenaga pendidik TK, SD, SMP, Se-Kota Bima.
Wali Kota Bima dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi para tenaga pendidik dalam mencerdaskan generasi bangsa. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung kemajuan sektor pendidikan melalui berbagai program dan kebijakan yang berpihak pada peningkatan mutu pendidikan.
Walikota juga mengingatkan bahwa tahun 2026 merupakan tahun yang penuh tantangan, terutama dari sisi keuangan daerah. Kondisi global, termasuk dinamika geopolitik dan kenaikan harga minyak dunia, turut berdampak pada kemampuan fiskal daerah.
“Tahun 2026 adalah tahun yang sulit. APBD kita mengalami keterbatasan, sehingga kita harus benar-benar bijak dalam mengelola anggaran,” jelasnya.
Wali Kota menghimbau seluruh sekolah untuk mengelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) secara efektif dan efisien, dengan memprioritaskan program-program yang produktif dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan.
“Kurangi belanja yang tidak produktif, seperti kegiatan yang tidak mendukung langsung proses pembelajaran. Fokus pada hal-hal yang benar-benar bermanfaat bagi siswa,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mendorong setiap sekolah untuk terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas, baik di bidang akademik, olahraga, maupun keagamaan sebagai bekal penting bagi generasi muda.
“Saya berharap setiap sekolah mampu menghadirkan kreativitas dan inovasi. Ini penting untuk membentuk karakter dan kemampuan anak-anak kita ke depan,” tambahnya.
Ia juga menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam memastikan seluruh anak di Kota Bima mampu membaca dan menulis dengan baik.
“Kita harus membuat gerakan nyata. Tidak semua hal bergantung pada anggaran, tetapi lebih kepada semangat pengabdian kita kepada daerah, bangsa, dan negara,” tambahnya.
Wali Kota turut mengajak seluruh insan pendidikan untuk menanamkan nilai keikhlasan dalam bekerja, seraya meyakini bahwa setiap upaya yang dilakukan hari ini akan memberikan manfaat di masa depan.
“Sekolahku adalah surgaku. Jika kita bekerja dengan rasa syukur, maka keterbatasan yang ada akan terasa cukup dan bahkan menjadi kekuatan,” ujarnya.
Selain itu, Wali Kota mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, indah, dan nyaman melalui gerakan TPSP (Tanam, Pelihara, Sapu, Pungut) sebagai budaya bersama di lingkungan pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dikpora Kota Bima menyampaikan bahwa Kota Bima berpeluang mendapatkan program Sekolah Integrasi dari pemerintah pusat. Program ini merupakan sekolah unggulan yang seluruh pembiayaannya bersumber dari pemerintah pusat.
“Kota Bima diusulkan mendapatkan dua sekolah integrasi. Saat ini masih menunggu keputusan dari pusat. Jika terealisasi, ini akan menjadi yang pertama di Provinsi NTB,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa sekolah, kepala sekolah, guru, hingga siswa akan melalui proses seleksi langsung oleh pemerintah pusat untuk memastikan kualitas dan standar yang ditetapkan.
Kegiatan silaturahmi ditutup dengan diskusi santai serta ramah tamah, mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan seluruh elemen pendidikan dalam membangun masa depan generasi Kota Bima yang lebih baik.(Sekjend MDG)
Wagub NTB Apresiasi Pembangunan RSUD Kota Bima saat Silaturahmi dengan Wali Kota dan Wakil Walikota
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Wali Kota Bima, H. A. Rahman, S.E., bersama Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, S.H., menerima kunjungan silaturahmi Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, pada Sabtu (28/3) di kediaman masing-masing.
Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi momentum dialog strategis terkait berbagai agenda pembangunan daerah. Salah satu fokus pembahasan adalah pembangunan RSUD Kota Bima yang saat ini tengah dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Bima.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bima menyampaikan bahwa RSUD Kota Bima diproyeksikan menjadi rumah sakit rujukan untuk penanganan penyakit katastropik, seperti kanker, jantung, ginjal, dan saluran kemih, serta layanan kesehatan ibu dan anak.
“RSUD ini kita siapkan sebagai rumah sakit rujukan untuk penanganan penyakit berat, sehingga masyarakat tidak perlu lagi ke luar daerah untuk mendapatkan layanan kesehatan yang memadai,” ungkapnya.
Selain itu, pembahasan terkait efisiensi anggaran juga turut mengemuka dalam pertemuan tersebut. Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bima terus berupaya mendorong dukungan anggaran dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kesehatan, guna meningkatkan fasilitas dan kualitas layanan RSUD.
“Kita terus membangun komunikasi dengan pemerintah pusat untuk mendapatkan dukungan anggaran. InsyaAllah bulan Juli direncanakan mulai pemindahan layanan dari rumah sakit lama, selanjutnya akan dilaksanakan peresmian,” jelasnya.
Wakil Walikota pun menyampaikan terima kasih atas kunjungan Ibu Wagub dan berharap upaya Pemerintah Kota Bima untuk peningkatan pelayanan dasar kepada masyarakat tetap mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi NTB.
Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, menyampaikan apresiasi atas komitmen dan langkah Pemerintah Kota Bima dalam menghadirkan fasilitas kesehatan yang representatif bagi masyarakat.
“Memang pada setiap periode kepemimpinan sebaiknya ada hal monumental yang ditinggalkan. RSUD ini akan menjadi warisan monumental kepemimpinan Pak Wali dan Pak Wakil,” ujarnya.
Silaturahmi ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Bima dan Pemerintah Provinsi NTB dalam mendorong percepatan pembangunan daerah, khususnya di sektor kesehatan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Sekjend MDG)
Wali Kota Bima Salurkan Bantuan Pangan Tahap I di Lewirato
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE., yang akrab disapa Aji Man, secara resmi menyalurkan bantuan pangan tahap I untuk alokasi Februari–Maret 2026 di Kantor Kelurahan Lewirato, Kecamatan Mpunda, Sabtu (28/03).
Penyaluran bantuan ini turut dihadiri Asisten II Setda Kota Bima, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima, Camat Mpunda, Lurah Lewirato, serta Tim TPAD Kota Bima.
Sebanyak 2.449 penerima manfaat memperoleh bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng per orang. Secara simbolis, bantuan diserahkan kepada empat orang penerima, salah satunya Ibu Rugaya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan menyampaikan bahwa bantuan tersebut bersumber dari Bulog sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin ketersediaan pangan masyarakat. Program ini diharapkan mampu membantu kebutuhan dasar warga sehari-hari.
Sementara itu, Wali Kota Bima menjelaskan bahwa khusus di Kelurahan Lewirato terdapat 123 penerima manfaat. Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan untuk dua bulan, yakni Februari dan Maret 2026.
Aji Man juga menekankan pentingnya penyaluran bantuan yang tepat sasaran. Ia meminta para RT dan RW untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Pastikan bantuan ini benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa bantuan pangan ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam menekan angka inflasi di daerah.
Tak hanya fokus pada bantuan pangan, Aji Man juga mengingatkan para lurah, RT, dan RW agar lebih peduli terhadap kondisi warga, khususnya yang tinggal di rumah tidak layak huni. Ia mendorong agar masyarakat tersebut diusulkan dalam program bantuan bedah rumah, dengan syarat kepemilikan lahan tidak dalam sengketa.
“Kami minta lurah, RT, dan RW tidak menutup mata terhadap warga yang tinggal di rumah tidak layak huni,” tegasnya.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Bima menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(Sekjend MDG)
Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima Amankan Kedatangan KM. TILONGKABILA di Pelabuhan Bima
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Personel Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima Polres Bima Kota melaksanakan pengamanan terhadap aktivitas embarkasi dan debarkasi penumpang KM. TILONGKABILA di Pelabuhan Bima, Sabtu (28/3/2026)
Kegiatan pengamanan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 17.00 WITA di area Pelabuhan Bima, Jalan R.E. Martadinata, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima.
Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek IPTU Yakub., menjelaskan bahwa personel Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima melakukan pemantauan sekaligus pengamanan terhadap kedatangan penumpang KM. TILONGKABILA yang tiba dari dari Pelabuhan Makasar
Selain melakukan pengamanan dan pemantauan arus penumpang, personel juga memberikan imbauan kepada para calon penumpang yang akan naik kapal agar selalu memperhatikan barang bawaan mereka agar tidak tertinggal di area pelabuhan.
Melalui kegiatan pengamanan ini, diharapkan seluruh proses embarkasi dan debarkasi penumpang dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan transportasi laut di Pelabuhan Bima.(Sekjend MDG)
Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komsos, Ajak Warga Jaga Keamanan dan Kebersamaan
Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) di desa binaan masing-masing pada Minggu (29/03/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan imbauan terkait keamanan dan ketertiban lingkungan.
Sejumlah Babinsa terjun langsung ke wilayah binaan sejak pagi hari dengan menyasar berbagai lapisan masyarakat. Pada pukul 09.00 WITA, Serka Bambang yang bertugas sebagai Babinsa Desa Lambu, Kecamatan Lambu, melaksanakan komsos bersama warga setempat. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan faktor keselamatan dalam setiap aktivitas, baik saat bekerja di laut maupun di ladang. Hal ini penting untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja serta menjaga keamanan diri dan keluarga.
Selanjutnya, pada pukul 09.20 WITA, Koptu Makmun selaku Babinsa Desa Mangge, Kecamatan Lambu, juga melaksanakan komsos dengan warga. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta mengingatkan warga untuk menjauhi minuman keras, narkoba, dan barang terlarang lainnya. Ia juga mengimbau agar setiap permasalahan yang terjadi diselesaikan melalui jalur hukum dan tidak main hakim sendiri.
Kegiatan serupa dilakukan oleh Serda Junaidin, Babinsa Desa Sari, Kecamatan Sape, pada pukul 09.55 WITA. Dalam interaksinya dengan warga, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga kamtibmas serta mempererat silaturahmi demi terciptanya kehidupan yang rukun dan damai.
Sementara itu, pada pukul 10.20 WITA, Sertu Buyung yang bertugas di Desa Buncu, Kecamatan Sape, melaksanakan komsos dengan warga binaan. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta membangun hubungan yang harmonis antarwarga. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan setiap permasalahan kepada aparat terkait guna mencegah terjadinya konflik yang tidak diinginkan.
Secara keseluruhan, kegiatan komsos yang dilaksanakan oleh jajaran Babinsa Koramil 1608-03/Sape berlangsung dengan aman dan lancar. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memperkuat kebersamaan di lingkungan masing-masing.
(Team.MDG.03)
Mengejutkan, Ridwan M. Said Umumkan Lepas Jabatan Rektor UM Bima
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Universitas Muhammadiyah (UM) Bima, memasuki babak kepemimpinan baru, setelah Ridwan M. Said, secara resmi mengakhiri masa pengabdiannya sebagai rektor, pada momen menjelang Idulfitri, Kamis, 19 Maret 2026.
Kabarnya, posisi tersebut kemudian akan digantikan oleh tokoh senior, H. Ilyas Sarbini, S.H., M.H.
Mantan rektor UM Bima, Ridwan M. Said, menuliskan pesan berakhirnya pengabdiannya melalui media sosial Facebook pribadinya Ridwan M. Said.
“Permakluman bahwa masa pengabdian saya pribadi sebagai Rektor UM Bima telah berakhir, dan UM Bima selanjutnya di bawah nahkoda baru yakni Ayahanda H. Ilyas Sarbini,” tulisnya dalam akun tersebut, Jumat, 20 Maret 2026.
Langkah ini cukup mengejutkan, terutama bagi para akademisi di Bima. Termasuk pengumuman mundurnya ia sampaikan bersamaan dengan persiapan fasilitas kampus, untuk ibadah Idulfitri.
Namun, Ridwan menegaskan, transisi kepemimpinan ini demi keberlanjutan institusi. Ia juga mengucapkan terima kasih pada civitas akademika selama kepemimpinannya.
Adapun Ilyas Sarbini merupakan tokoh terkenal di ranah publik Nusa Tenggara Barat (NTB).
Ia memiliki segudang pengalaman. Ia pernah menjabat sebagai komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), di tingkat Kabupaten dan Provinsi.
Dengan pengalaman manajerial dan jaringan luas yang ia miliki, Ridwan berhadap Ilyas bisa membawa UM Bima, menjadi jauh lebih baik di tengah persaingan perguruan tinggi, yang semakin cepat.
“Semoga Allah SWT melimpahkan kasih sayang dan kesehatan untuk beliau dan tim selanjutnya,” lanjut Ridwan.
Di samping itu, Ridwan juga menekankan pentingnya menjaga persaudaraan, dengan tetap menjadi keluarga besar UM Bima, meski sudah tidak menjadi rektor.
Berikut pernyataan Mantan Rektor UM Bima Ridwan M. Said di akun facebook pribadinya:
"Damai itu indah, tenang, dan membahagia. Mari kita fokus pada hal-hal yang positif dan berguna untuk kebaikan bersama. Nikmati hidup dengan cara masing-masing.
Saya ingin berbagi pengalaman saya sebagai Calon Ketua STIH Muhammadiyah Bima, Calon Rektor UM Bima Pertama, dan Calon Rektor UM Bima untuk yang kedua. Saya tidak pernah melakukan lobi atau komunikasi langsung dengan siapapun untuk mempengaruhi keputusan dalam meraih jabatan. Saya juga tidak pernah berusaha membela diri atau mempertahankan jabatan ketika saya berhenti.
Saya merasa bahagia telah diberi kesempatan mengabdi dan ingin mengucapkan terima kasih kepada pimpinan, kolega, mitra, sahabat, dan semua pihak yang telah mendukung saya.
Saya menyadari bahwa ada beragam respon terhadap perubahan ini, namun saya meresponnya dengan biasa saja. Ini hanya siklus dan peristiwa biasa yang sudah ada sejak dunia diciptakan. Mari kita bersabar dan kuat dalam kesabaran. Kita harus terbiasa dewasa dalam siklus kepemimpinan.
Saya ingin mengajak semua untuk mendukung Bapak Rektor Baru Universitas Muhammadiyah Bima, Aji Leo, dan Ayahanda H. Ilyas Sarbini. Beliau adalah sosok yang saya hormati dan sayangi, dengan pengalaman yang mapan, keilmuan yang kuat, dan integritas yang kokoh. Mari kita dukung bersama-sama," tutupnya.(Sekjend MDG)
Sabtu, 28 Maret 2026
Babinsa Desa Melayu Koramil 1608-03/Sape Laksanakan Patroli Siskamling, Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Melayu, Sertu Jafar bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli siskamling di wilayah Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Sabtu malam (28/03/2026)
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.30 WITA ini bertujuan untuk memantau situasi wilayah sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang dapat terjadi, khususnya pada malam hari.
Patroli tersebut turut melibatkan berbagai unsur masyarakat, di antaranya dua personel Koramil, satu aparat desa, tiga warga, serta satu tokoh pemuda setempat. Sasaran utama patroli meliputi pemukiman warga dan sejumlah lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpulnya anak muda.
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 20.00 WITA saat anggota Koramil bergerak menuju Desa Melayu. Setibanya di lokasi pada pukul 20.30 WITA, kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan situasi wilayah.
Dalam patroli tersebut, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya kalangan pemuda. Mereka diingatkan agar mampu mengendalikan emosi dan menghindari konsumsi minuman keras yang kerap menjadi pemicu terjadinya perkelahian. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk menjauhi narkoba serta berbagai bentuk kegiatan negatif lainnya yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.
Petugas juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap perkembangan situasi serta mengimbau agar masyarakat tidak membuat keributan yang dapat memicu konflik antarindividu maupun kelompok.
Kegiatan patroli kemudian dilanjutkan dengan pemantauan di desa binaan hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 21.30 WITA. Secara keseluruhan, patroli siskamling berlangsung dengan aman dan kondusif.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.
(Team.MDG.03)
Dugaan Bangunan Gudang Jagung Tanpa Izin di Kota Bima Disorot, Warga Minta Penjelasan Resmi
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Sebuah unggahan di media sosial yang beredar luas memicu perhatian publik terkait dugaan adanya bangunan gudang penampungan jagung di sekitar Pasar Ama Hami, Kota Bima, yang disebut belum mengantongi izin resmi, Sabtu, 28 Maret 2026.
Dalam unggahan tersebut, akun atas nama Faturrahman Proletariat menyampaikan dugaan bahwa bangunan dimaksud tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta mempertanyakan peran instansi terkait, khususnya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Selain itu, unggahan tersebut juga memunculkan dugaan adanya pembiaran oleh pihak-pihak terkait di lingkup pemerintah daerah.
Menanggapi hal ini, warga berharap Pemerintah Kota Bima dan instansi terkait dapat segera turun tangan untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan.
"Transparansi dinilai penting guna memastikan apakah bangunan tersebut telah memenuhi ketentuan perizinan atau tidak," ucap mantan aktivis LMND itu.
“Kalau memang tidak berizin, harus ditindak tegas. Tapi kalau sudah sesuai aturan, pemerintah juga perlu menjelaskan agar tidak menimbulkan keresahan,” sambung pria yang akrab disapa tatang itu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak DPMPTSP maupun Pemerintah Kota Bima terkait kebenaran informasi tersebut. (RED)





.jpg)








