Media Dinamika Global

Sabtu, 28 Februari 2026

Kapolri Resmi Tunjuk AKBP Mubiarto Banu Kristanto Jadi Kapolres Bima Kota Gantikan AKBP Didik Putra Kuncoro yang Ditahan Kasus Narkoba


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo kembali lakukan merotasi dan mutasi sejumlah pejabat di lingkungan Polri.

Jabatan Kapolres Bima Kota diisi AKBP Mubiarto Banu Kristanto yang sebelumnya Kasat PJR Ditlantas Polda NTB. Diketahui AKBP Didik sedang tersandung kasus pemilikan narkoba.

Salah satu pejabat Polri yang dimutasi yaitu AKBP Didik Putra Kuncoro. Didik yang sebelumnya menjabat Kapolres Bima Kota dimutasi Jadi Pamen Yanma di Polda NTB.

Mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/440/2/KEP/2026 tertanggal 27 Februari 2026.

Selamat Datang dan Bertugas di Dana Mbojo Bapak Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto Banu Kristanto, S.I.K., M.M. (Sekjend MDG)

Warga Dompu Murka! Desak Kapolres Bima Kota Tangkap Pemilik Akun FB “Idhar” Asal Sape yang Diduga Hina Dompu


Dompu, Media Dinamika Global.Id.– Gelombang kemarahan warga Dompu kian memuncak setelah beredarnya unggahan di media sosial Facebook dari akun bernama “Idhar”  asal Sape, kabupaten Bima. Unggahan tersebut diduga berisi penghinaan terhadap warga Dompu dan telah viral, memicu reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat Dompu.

Sejumlah tokoh pemuda dan masyarakat Dompu secara terbuka mendesak Kapolres Polres Bima Kota dan Kapolres Dompu agar segera mengambil langkah tegas dan memproses hukum pemilik akun tersebut. Mereka menilai, unggahan yang beredar tidak hanya melukai harga diri masyarakat Dompu, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban antarwilayah.

“Ini bukan sekadar status biasa. Jika benar mengandung unsur penghinaan dan provokasi, maka harus diproses secara hukum. Jangan sampai dibiarkan dan memicu konflik horizontal,” tegas salah satu perwakilan warga saat melakukan saat pemblokiran jalan, bertempat di cabang Kodim Dompu. Sebtu, (28/2/26)

Aksi tersebut di siaran langsung oleh pemilik akun Facebook "Anton Dompu" yang sedang berlangsung.

Warga menilai aparat penegak hukum tidak boleh lamban dalam merespons persoalan yang sudah terlanjur viral dan memicu kegaduhan publik. Mereka khawatir, apabila tidak segera ditindaklanjuti, situasi dapat berkembang menjadi gesekan sosial yang lebih luas.

Masyarakat juga mengingatkan pentingnya penegakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dalam kasus ini, guna memberikan efek jera terhadap siapa pun yang menggunakan media sosial sebagai sarana menyebar ujaran yang diduga merendahkan kelompok atau daerah tertentu.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Bima Kota dan Kapolres Dompu saat dikonfirmasi awak Media Dinamika Global melalui Via WhatsApp. Sabtu, (28/2/26) terkait perkembangan penanganan laporan atas dugaan penghinaan tersebut. Warga Dompu berharap aparat segera bertindak cepat, profesional, dan transparan demi menjaga kondusivitas daerah.

Redaksi ||

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Oleh STIT Sunan Giri Bima di Desa Baralau Kecamatan Woha Kab, Bima


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh STIT SUNAN GIRI BIMA melalui Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) berlangsung dengan baik dan penuh kebersamaan.

PKM ini dilaksanakan di Desa Baralau Kec. Woha, dengan "Pelatihan Pembuatan Lo'i Monca" bersama masyarakat setempat. Dalam suasana yang penuh antusias, kami belajar dan mempraktikkan langsung proses pembuatan Lo'i Monca, ini sebuah kearifan lokal yang kaya nilai budaya dan kebersamaan. Kegiatan ini dilaksanakan sebelum bulan Ramadhan tiba.

Kegiatan PKM ini dipandu langsung oleh dosen kami, Mis Iin dan Ibu Asma, serta diikuti oleh beberapa mahasiswi lainnya. Proses pelatihan berlangsung dengan lancar, penuh interaksi, canda tawa, dan semangat belajar bersama. Hari itu benar-benar menjadi hari yang menyenangkan dan berkesan. 

Usai kegiatan PKM, kebersamaan dilanjutkan dengan healing sederhana menuju air terjun yang berada di Desa Tangga Kec. Woha bernama Air Terjun Cikdam. Di sana, tawa kembali pecah, rasa lelahnya perlahan hilang, dan suasana alam menjadi saksi keseruan yang begitu menyenangkan. Beberapa di antara kami benar-benar menikmati momen itu, melepas penat, mensyukuri kebersamaan, dan meresapi keindahan ciptaan Allah. Dan saya hanya duduk makan rujak sejenak sembari melihat mereka bersenang-senang dengan Air, saking enaknya air itu hehehe...

Bagi saya sendiri, kegiatan ini adalah sebuah kesyukuran. Karena bisa kembali berjumpa dengan mereka, berbagi cerita, dan merasakan lagi hangatnya kebersamaan, walaupun saya tahu kebersamaan itu selalu dirasakan dimanapun, tapi dengan mereka berbeda sekali rasanya, setidaknya mampu melepas rindu akan kebersamaan saat masih di asrama.

PKM ini bukan sekadar kegiatan pengabdian, tetapi juga ruang untuk belajar, berbagi, dan menguatkan ikatan. Dan tentang ilmu yang diamalkan, kebersamaan yang dirawat, dan kenangan yang akan selalu dikenang sepanjang masa. (Sekjend MDG)

Kadis Dikbudpora Bima Bersuara Soal Kabid PTK Ico Rahmawati Jadi Tersangka Dugaan Pungli Tunjangan Guru 3T


Bima Media Dinamika Global.id.-- Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Bima, Syahrul, angkat bicara terkait penetapan Kepala Bidang Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PTK) Ico Rahmawati sebagai tersangka dugaan pemerasan dan pungutan liar (pungli) tunjangan guru daerah terpencil.

Syahrul mengaku hanya mengetahui bahwa Ico Rahmawati dipanggil untuk menjalani pemeriksaan oleh aparat kepolisian. Ia menyatakan belum menerima informasi resmi mengenai status tersangka yang disematkan kepada bawahannya tersebut.

“Sesuai surat panggilan, Ico Rahmawati diperiksa polisi sebagai saksi dugaan pemotongan tunjangan guru tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Hanya itu yang kami tahu,” ujar Syahrul, Sabtu (28/2/2026).

Menurutnya, Ico Rahmawati dipanggil untuk menjalani pemeriksaan di Mapolres Bima pada Kamis (26/2/2026). Syahrul menegaskan bahwa pihak dinas belum mendapatkan pemberitahuan resmi terkait peningkatan status hukum yang bersangkutan.

Diketahui, Ico Rahmawati juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bima.

Sebelumnya, penyidik Subdit Tipidkor Dit Reskrimsus Polda NTB resmi menetapkan Ico Rahmawati sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan pungli terhadap guru penerima Tunjangan Khusus Guru Daerah Terpencil di Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi sedikitnya dua alat bukti yang sah serta melalui mekanisme gelar perkara.(Sekjend MDG)

SAMUDRA NTB Kritik Pola Komunikasi Bank NTB Syariah, Desak Transparansi dan Ruang Dialog Dibuka


Mataram, Media Dinamika Global.Id.– Suara Mahasiswa Untuk Demokrasi Rakyat (SAMUDRA) NTB menyampaikan pernyataan sikap terbuka kepada manajemen Bank NTB Syariah terkait sikap dan pola komunikasi publik yang dinilai semakin menjauh dari prinsip transparansi dan akuntabilitas sebagai lembaga keuangan milik daerah.

Dalam pernyataan tertulisnya, SAMUDRA NTB menegaskan bahwa sebagai bank daerah yang membawa label “Syariah” serta merepresentasikan marwah Nusa Tenggara Barat, Bank NTB Syariah bukan sekadar institusi bisnis. Lembaga tersebut dinilai sebagai simbol kepercayaan publik, wajah integritas pemerintah daerah di sektor keuangan, serta representasi tata kelola yang beretika.

“Kami memandang setiap kebijakan, sikap, dan respons terhadap kritik publik semestinya mencerminkan prinsip keterbukaan informasi, akuntabilitas kepada masyarakat, transparansi terhadap kontrol sosial, serta etika komunikasi yang dewasa dan profesional,” tegas Hendrawan perwakilan SAMUDRA NTB.

Namun, mereka menilai terdapat kontradiksi serius dalam praktiknya. Menurut SAMUDRA, ruang komunikasi disebut terbuka ketika institusi mendapat pujian, namun menyempit bahkan tertutup ketika muncul kritik. Mereka juga menyoroti dugaan pemblokiran akses komunikasi terhadap elemen mahasiswa dan masyarakat sipil.

“Kritik bukan serangan. Kritik adalah partisipasi. Kritik adalah kontrol sosial. Jika benar ada pembungkaman komunikasi, ini menjadi preseden buruk dalam tata kelola lembaga publik,” terang pria dikenal murah senyum.

SAMUDRA NTB mempertanyakan apakah lembaga milik daerah berhak memilah aspirasi publik yang boleh disuarakan dan mana yang harus dibungkam. Mereka juga mempertanyakan apakah kritik dipandang sebagai ancaman terhadap stabilitas institusi, bukan sebagai bahan evaluasi.

Sebagai mahasiswa dan pemuda NTB, SAMUDRA menegaskan posisi mereka bukan sebagai oposisi yang ingin menjatuhkan, melainkan sebagai mitra kritis pembangunan daerah. Mereka mengingatkan bahwa mahasiswa juga merupakan bagian dari masyarakat dan nasabah yang memiliki hak untuk bertanya.

Lebih jauh, SAMUDRA menyinggung nilai-nilai yang melekat pada label syariah seperti shiddiq (kejujuran), amanah, tabligh (transparansi), dan fathanah (profesionalitas). Mereka mempertanyakan konsistensi nilai-nilai tersebut jika ruang kritik ditutup.

Dalam pernyataan sikapnya, SAMUDRA NTB menyampaikan tiga tuntutan utama:

1. Mendesak evaluasi menyeluruh terhadap pola komunikasi dan manajemen respons publik Bank NTB Syariah.

2. Menolak segala bentuk praktik anti-kritik dan tebang pilih komunikasi.

3. Menuntut dibukanya kembali ruang dialog yang sehat, terbuka, dan demokratis antara Bank NTB Syariah dengan mahasiswa serta pemuda NTB.

“Mendesak evaluasi bukan berarti memusuhi. Jika kritik dibalas dengan pembungkaman, maka yang perlu dievaluasi bukan mahasiswanya, melainkan komitmen transparansi institusinya,” tegas Hendrawan sosok aktivis tak asing dikenal di mimbar jalan.

Pernyataan tersebut ditutup dengan penegasan bahwa demokrasi di NTB tidak boleh mengalami kemunduran, dan bank daerah tidak boleh kehilangan arah dalam etika publik.

Pihak NTB belum bisa dikonfirmasi awak media ini, hingga berita dipublikasikan.

Redaksi ||

Semarak Festival Ramadhan SDN 21 Tolomundu Kota Bima, Wadah Kreativitas dan Pembentukan Karakter Islami


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, SDN 21 Tolomundu menggelar kegiatan Festival Ramadhan yang diikuti oleh seluruh siswa dengan penuh antusias. Kegiatan ini menjadi agenda tahunan sekolah sebagai bentuk pembinaan karakter religius serta pengembangan bakat dan kreativitas peserta didik.

Festival Ramadhan diisi dengan berbagai lomba bernuansa Islami, seperti lomba adzan, hafalan surah pendek, ceramah singkat (kultum), kaligrafi, serta lomba cerdas cermat keagamaan. Setiap perwakilan kelas turut ambil bagian dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri dan teman-teman.(Sekjend MDG)

Kepala Sekolah Gelar IMTAQ di Sekolahnya


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Kegiatan IMTAQ SDN 21 Tolomundu Kota Bima Dipimpin Langsung oleh Kepala Sekolah, Wujud Keteladanan dan Pembinaan Karakter

 Kegiatan IMTAQ (Iman dan Taqwa) di SDN 21 Tolomundu kali ini terasa lebih istimewa karena dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah. Kehadiran dan peran aktif pimpinan sekolah dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata keteladanan bagi seluruh siswa dan guru.

Dalam pelaksanaannya, kepala sekolah memimpin memberikan pesan-pesan moral dan motivasi. Beliau mengajak seluruh siswa untuk senantiasa meningkatkan keimanan, menjaga akhlak, serta menghormati guru dan orang tua baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. (Sekjend MDG)

Miris..‼️Diiming-imingi Uang Jajan, Paman Setubuhi Keponakan Sendiri Berkali Kali.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Pria berinisial SH (41) ditangkap polisi lantaran diduga telah menyetubuhi keponakannya berinisial DWF (16). Setidaknya sudah 10 kali, pelaku sudah melakukan aksi bejatnya.

Untuk memuluskan nafsu bejatnya, pelaku kerap memberikan uang jajan agar korban tidak bercerita kepada orang lain.

Wakapolresta Bandar Lampung, AKBP Yonirizal Khova mengungkapkan bahwa korban sering menginap di rumah pelaku dan bermain bersama anak perempuan pelaku.

"Awalnya di tahun 2024, waktu korban nginap di rumah pelaku, kemudian perbuatan asusila tersebut berlanjut hingga tahun 2025, sewaktu korban menginap," Kata AKBP Yonirizal, Jumat (27/2/2026).

AKBP Yoni mengungkapkan terakhir kali pelaku melampiaskan nafsu bejatnya pada tanggal 9 September 2025, di rumah pelaku, jalan Selamet Riyadi, Kupang Raya, Telukbetung Utara.

"Istri pelaku ada di rumah, dan perbuatan itu dilakukan saat istri dan anaknya sedang tidur," kata Wakapolresta.

Melalui serangkaian penyelidikan, akhirnya polisi meringkus pelaku pada Selasa (24/2/2026) malam, dirumahnya.

Akibat perbuatannya tersebut, pelaku dijerat dengan pasal 81 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan Pemerintah pengganti UU Nomor 01 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.
(Fs/Red)

Safari Ramadhan 1447 H Universitas Muhammadiyah Bima Pada Beberapa Mesjid di Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Suasana masjid-masjid di Kota Bima selama Ramadan 1447 Hijriah terasa lebih hidup. Setiap malam, jamaah tidak hanya melaksanakan salat tarawih, tetapi juga mendapatkan siraman rohani dari para akademisi yang turun langsung ke tengah masyarakat. Mereka adalah para dosen Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima) yang menjalankan program Safari Ramadan sejak hari pertama puasa hingga memasuki pertengahan bulan suci.

Program Safari Ramadan ini menjangkau sejumlah masjid di berbagai wilayah Kota Bima. Para dosen hadir secara bergiliran menyampaikan tausiyah, kultum, hingga dialog keagamaan bersama jamaah setelah salat tarawih. Kehadiran mereka menjadi warna tersendiri karena materi ceramah tidak hanya bernuansa spiritual, tetapi juga edukatif dan kontekstual dengan kehidupan masyarakat.

Di beberapa masjid, jamaah tampak bertahan lebih lama setelah ibadah selesai. Diskusi ringan seputar keluarga, pendidikan anak, hingga tantangan moral di era digital menjadi topik yang sering dibahas. Interaksi hangat antara dosen dan masyarakat menciptakan suasana dakwah yang cair dan membumi.

Rektor Universitas Muhammadiyah Bima, Assoc. Prof. Dr. Ridwan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa Safari Ramadan merupakan bagian dari pengabdian kampus kepada masyarakat sekaligus penguatan nilai religius di bulan suci.

“Kegiatan Safari Ramadan ini merupakan rangkaian pengabdian Universitas Muhammadiyah Bima dalam rangka merekatkan hubungan dengan masyarakat Kota Bima, khususnya dalam penguatan nilai-nilai religius di bulan suci Ramadan. Kami menurunkan para ustaz terbaik yang memberikan ceramah dan pemahaman keagamaan bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kampus tidak boleh terpisah dari realitas sosial masyarakat. Karena itu, Ramadan menjadi momentum strategis bagi perguruan tinggi untuk hadir langsung memberi manfaat nyata melalui dakwah dan edukasi keagamaan

visi religius Universitas Muhammadiyah Bima. Safari Ramadan adalah bagian dari usaha kampus dalam mencerahkan umat melalui dakwah yang edukatif dan membangun kesadaran keagamaan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, konsep dakwah yang dibawa para dosen menekankan pendekatan humanis dan dialogis, sehingga jamaah tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga terlibat aktif dalam proses pembelajaran keagamaan.

Melalui program ini, Universitas Muhammadiyah Bima berharap masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah ritual, tetapi juga ruang pencerahan intelektual dan sosial. Safari Ramadan pun menjadi bukti bahwa sinergi antara kampus dan masyarakat mampu menghadirkan dakwah yang menyejukkan sekaligus mencerahkan umat di bulan penuh berkah.(Sekjend MDG)

Patroli Kota Presisi Ramadhan Samapta Polres Tulang Bawang Cipkon Saat Menjelang Berbuka.


Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || dibuat semakin aman dan kondusif dengan digelarnya Patroli Kota Presisi oleh Sat Samapta Polres Tulang Bawang. Sejak pukul 17.00 WIB hingga selesai, personel turun langsung menyisir titik-titik rawan demi memastikan masyarakat beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman, Sabtu 28 Februari 2026.

Kegiatan ini menyasar dua lokasi strategis, yakni kawasan Pasar Takjil Tugu Garuda Menggala dan Komplek Pemda Tulang Bawang yang menjadi pusat aktivitas masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.

Patroli dipimpin langsung oleh jajaran Sat Samapta Polres Tulang Bawang dengan kekuatan penuh

Dalam patroli tersebut, personel melaksanakan:
Peninjauan keamanan di seputaran wilayah Polsek Menggala untuk memastikan situasi tetap kondusif.Patroli dialogis di keramaian Pasar Takjil guna mencegah aksi pencopetan dan gangguan kamtibmas.Pemantauan potensi aksi balap liar di wilayah Menggala.

Edukasi dan himbauan langsung kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap tindak kriminalitas.

Kehadiran polisi berseragam di tengah masyarakat menjadi simbol nyata kehadiran negara dalam menjamin keamanan.

Kasat Samapta Polres Tulang Bawang,I Ketut Suwardi Artono, menegaskan:

“Patroli Kota Presisi ini merupakan komitmen kami untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. 

Kami hadir tidak hanya untuk melakukan pengawasan, tetapi juga membangun komunikasi aktif dengan masyarakat. Polri akan selalu berada di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.”

Beliau juga menambahkan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi pelaku kriminalitas maupun aksi balap liar yang meresahkan warga.

Kegiatan berjalan aman, lancar, dan terkendali. Situasi di wilayah hukum Polres Tulang Bawang terpantau kondusif hingga patroli berakhir.

Polres Tulang Bawang memastikan kegiatan preventif seperti ini akan terus digencarkan sebagai langkah nyata menjaga stabilitas keamanan daerah.( Fs/Red)