Media Dinamika Global

Kamis, 05 Maret 2026

Diduga Tak Becus Urusi Tahanan Melarikan Diri, Kapolsek Soromandi Dipertanyakan Integritasnya


Soromandi. Media Dinamika Global.Id.- Tahanan di Polsek Soromandi Kabur dari Sel dengan Memotong Trali Besi. Dari mana mereka Mendapatkan Gergaji??? Ketidak Becusan sistem Penjagaan Dari Pihak Kepolisian saat Piket di Satuan Polsek Soromandi membuat Para Tahanan Kabur dari Rutan Mapolsek setempat. Bukan tidak memiliki alasan, mereka Keluar itu pasti tidak ada Penjagaan yang ketat, dan diberikan ruang untuk melakukan banyak hal. Inilah Sistem selama ini, pihak Kepolisian tidak terlalu Perduli dengan Tahanan yang di amankan.Jumat, 06-03-2026

Kondisi seperti ini, sering terjadi tetapi yang paling parah adalah insiden yang memalukan lembaga/institusi Kepolisian Negara Indonesia terjadi di Kecamatan Soromandi. Dan ini pasti tidak adanya Pengawasan yang ekstra ketat yang dilakukan oleh Aparat Penegak Hukum di Wilayah Hukum di Soromandi itu sendiri.

Praktisi Hukum dari Soromandi Hafid Musa, SH. MH pada Media ini mengatakan setelah membaca beberapa Akun Facebook atas Nama Jager Donggo Ger yang komentari oleh Hanafi menyebutkan bahwa Pengalaman kita tangkap pencuri lalu serahkan ke polisi,di minta uang meja sama korban dengan pelaku,habis itu ada uang cabut laporan lagi  dia minta sama pelaku padahal korban sudah minta damai penting uangx di kembalikan sama keluarga korban dlm arti Mereka bertanggung jawab,anehnya lagi pelaku di bawah umur kok di BAP.Pantasan masyarakat main hakim sendiri.

Jika, hal ini diterapkan dalam sistem Hukum maka tunggu saatnya Sistem Penegakan Hukum di Wilayah Hukum tersebut tidak akan berjalan baik. Semua ini disebabkan oleh Pucuk Pimpinan yang Apatis terhadap persoalan yang terjadi. Kadang-kadang Kapolseknya tidak memberikan Pembinaan kepada Anak Buahnya sehingga setiap ada masalah bukanya mencari bagaimana Jalan Keluarnya justru membiarkan begitu saja sehingga Tahanan pun seenaknya Keluar dari Tahanan dengan berbagai modus.

Menjaga tahanan di kepolisian Republik Indonesia diatur secara ketat, terutama mengacu pada peraturan Kapolri (Perkap) tentang pengurusan dan perawatan tahanan. Berikut adalah aturan-aturan utamanya:

Perkapolri No. 4 Tahun 2005 (Perkap 4/2005): Ini adalah peraturan pokok mengenai Pengurusan Tahanan pada Rumah Tahanan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Peraturan ini mengatur tentang tata cara penahanan, perawatan, kesehatan, hingga pemindahan tahanan.

Perkapolri No. 4 Tahun 2015: Mengatur tentang Perawatan Tahanan di lingkungan Polri, yang mencakup kunjungan/besuk tahanan, makanan, dan layanan kesehatan.

Peraturan Kabaharkam Polri No. 2 Tahun 2011: Mengatur tentang Penjagaan secara umum, termasuk penjagaan tahanan oleh satuan Sabhara.

Perkapolri No. 8 Tahun 2009: Tentang Implementasi Prinsip dan Standar HAM dalam Penyelenggaraan Tugas Polri, yang melarang kekerasan atau intimidasi terhadap tahanan. 

Poin-poin Penting dalam Penjagaan Tahanan:

Petugas Jaga: Anggota Polri yang ditugaskan melaksanakan penjagaan di rutan Polri (Sattahti/Sabhara).

Pengecekan Rutin: Dilakukan secara berkala untuk memastikan keamanan dan kondisi kesehatan tahanan.

Prosedur Besuk: Pemeriksaan ketat terhadap pengunjung dan barang bawaan menggunakan metal detector.

Sanksi: Petugas yang melanggar SOP penjagaan dapat diperiksa dan dijatuhi sanksi disiplin. 

Selain peraturan di atas, prosedur pengawalan dan penjagaan tahanan juga tunduk pada KUHAP (Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana) dan SOP yang berlaku di masing-masing satuan kerja.

Oleh sebab itu, sebagai Putra Asli Soromandi sangat menyayangkan Apabila Polsek Soromandi sengaja membiarkan hal ini terjadi, dan akan menjadi Preseden buruk bagi tegaknya Supremasi Hukum yang berlaku sebagaimana yang di Amatkan oleh Undang-undang melalui Presiden RI dan Kapolri.

Apabila Kapolsek tidak mampu bekerja sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka segera mengundurkan diri dari Pucuk Pimpinan di Wilayah Hukum tersebut!!!

Sementara itu, Pihak Kepolisian Sektor Soromandi hingga kini masih menunggu Konfirmasi nya hingga Berita ini di Turunkan.(Team).

Dugaan Kasus Pungutan Dana Sertifikasi di SMPN 1 Soromandi Mulai tahun 2022 Hingga 2026 Kab, Bima


Soromandi NTB, Media Dinamika Global.id.-- Awal kesepakatan kepsek dengan 18 orang guru-guru sertifikasi, melakukan pungutan itu untuk digajikan ke guru honorer, namun guru honorer tersebut tidak pernah mendapatkan haknya. Itu hasil kita turun di SMPN 1 soromandi. Kamis 5 maret 2026. Pada pukul 10:35 sampai pukul 11:35.

Dugaan praktik pungutan liar (pungli) terhadap dana sertifikasi guru di SMPN 1 Soromandi kabupaten bima, kian menyedot perhatian publik. Isu yang menyebut adanya pemotongan sejak tahun 2022 hingga 2026, setiap kali pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap hak guru SMPN 1 Soromandi dan regulasi negara.

Sorotan tajam publik akhirnya memaksa Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten bima harus angkat bicara. Ia menegaskan tidak akan memberi ruang kompromi terhadap praktik yang mencederai kesejahteraan tenaga pendidik.

“Jika benar kegiatan (kutipan) tersebut dilakukan, maka itu sudah jelas menyalahi aturan,” tegas guru SMPN 1 Soromandi kabupaten bima kepada awak media ini. Kamis (5/03/2026)

Salah satu guru SMPN 1 Soromandi yang enggan disebut namanya, menyebut pemotongan dana sertifikasi dalam bentuk apa pun merupakan pelanggaran berat. Ia memastikan akan mengambil langkah konkret dengan memerintahkan jajaran terkait untuk melakukan penelusuran mendalam.

“Saya akan perintahkan Kepala Bidang terkait untuk segera menelusuri kebenaran informasi ini. Kita pastikan semuanya berjalan sesuai prosedur dan aturan,” tambahnya.

Klarifikasi Kepala Sekolah

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Soromandi, Syamsudin yang sebelumnya sulit dihubungi, akhirnya memberikan klarifikasi tertulis melalui pesan WhatsApp. Ia membantah adanya pemotongan dana sertifikasi di sekolah yang dipimpinnya.

Menurut Syamsudin, hingga saat ini penerima sertifikasi di sekolah tersebut masih sangat terbatas.

“Di SMPN 1 Soromandi kabupaten Bima, baru saya sendiri yang sertifikasi. Tahun 2022 baru ada satu guru yang lulus sertifikasi,” jelasnya. Kamis (5/03/2026).

Ia juga menegaskan tidak mengetahui proses pencairan dana sertifikasi guru SMPN 1 Soromandi karena berada di bawah kewenangan Kementerian pendidikan.

“Saya tidak pernah tahu apakah mereka sudah menerima dana sertifikasinya atau belum. Guru SMPN 1 Soromandi punya jalur langsung harus pertanyakan ke Disdikpora provinsi NTB,”

Selain itu, ia menyebut satu guru lain yang lulus sertifikasi pada 2022 hingga 2026 belum menerima dana karena status administrasi belum valid.

Publik Desak Audit Investigatif

Meski klarifikasi telah disampaikan, desakan publik agar Disdikpora cepat melakukan audit investigatif tetap menguat. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan tidak ada tekanan, pengkondisian, atau praktik terselubung terhadap guru terutama mereka yang baru lulus sertifikasi baik saat ini maupun ke depan.

Sesuai regulasi dan rekomendasi Ombudsman RI, segala bentuk kutipan terhadap dana TPG, baik dengan dalih administrasi, uang lelah, maupun kesepakatan internal, merupakan tindakan ilegal. Pelanggaran tersebut dapat berujung pada sanksi disiplin PNS berat hingga jeratan pidana korupsi.


Kasus ini menjadi ujian serius bagi komitmen pemerintah daerah dalam menjaga integritas dunia pendidikan dan melindungi hak-hak guru dari praktik menyimpang. Publik kini menunggu, apakah janji penindakan tegas akan benar-benar diwujudkan atau justru menguap di tengah birokrasi.(Waketum MDG)

Ramadhan Penuh Berkah, Polsek Pajo Berbagi 250 Takjil untuk Pengguna Jalan


Dompu, Media Dinamika Global – Dalam rangka berbagi keberkahan di bulan suci Ramadhan, jajaran Polsek Pajo melaksanakan kegiatan sosial pembagian takjil kepada pengguna jalan yang melintas di depan Mako Polsek Pajo, Selasa (3/3/2026) pukul 16.30 Wita.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Pajo IPDA M. Erwin Rosadi, S.Sos., bersama seluruh personel Polsek Pajo dan Ketua Bhayangkari Ranting Pajo Ny. Era Erwin, serta anggota Bhayangkari. Sebanyak 250 bungkus takjil dibagikan kepada pengendara roda dua, roda empat, dan masyarakat yang melintas di jalan lintas Pajo–Lakey, tepat di depan Mako Polsek Pajo.

Pembagian takjil dilakukan dengan cara memberhentikan pengendara secara humanis dan tertib, kemudian menyerahkan satu bungkus takjil kepada masing-masing pengguna jalan untuk membantu mereka berbuka puasa tepat waktu. Setelah kegiatan pembagian takjil, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama personel Polsek Pajo dan Bhayangkari Ranting Pajo.

Kapolsek Pajo IPDA M. Erwin Rosadi, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian serta sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Pembagian takjil ini merupakan wujud kebersamaan dan kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya bagi pengguna jalan yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba. Kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujar IPDA Erwin.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan sinergi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta elemen lainnya guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama Ramadhan.

Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas IPTU I Nyoman Suardika memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat.

“Kami mengapresiasi inisiatif Polsek Pajo dalam melaksanakan kegiatan sosial pembagian takjil. Ini merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat serta upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama bulan suci Ramadhan,” ungkap IPTU Nyoman mewakili Kapolres Dompu.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

“Kami mengingatkan kepada pengguna roda dua agar selalu menggunakan helm standar SNI, dan bagi pengendara roda empat agar memakai sabuk pengaman. Keselamatan adalah yang utama, terutama saat aktivitas menjelang berbuka puasa yang cenderung meningkat,” tambahnya.


Kegiatan pembagian takjil berakhir pada pukul 18.00 Wita dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta penuh keakraban. Diharapkan melalui kegiatan ini, sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Pajo selama bulan Ramadhan.

Redaksi ||

Babinsa Desa Naru Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Imbau Warga Jaga Keamanan dan Waspada Cuaca


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Naru Koramil 1608-03/Sape, Sertu Syarif Hidayat bersama satu orang anggota melaksanakan kegiatan patroli Siskamling pada Kamis (5/3/2026).sekitar pukul 20.50 WITA di wilayah Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Kegiatan patroli tersebut turut melibatkan berbagai unsur masyarakat, di antaranya dua anggota Koramil, dua aparat desa, enam orang masyarakat, serta tokoh pemuda dan tokoh agama setempat.



Patroli malam hari ini menyasar beberapa lokasi yang dianggap rawan, seperti pemukiman warga serta tempat tongkrongan anak muda. Kegiatan dimulai pukul 21.00 WITA saat anggota Koramil 1608-03/Sape bergerak menuju Desa Naru, Kecamatan Sape. Sekitar pukul 21.15 WITA, tim patroli tiba di lokasi dan langsung melakukan pemantauan situasi wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga memberikan sejumlah imbauan kepada warga. Masyarakat diingatkan untuk menghindari berbagai aktivitas negatif, khususnya penyalahgunaan minuman keras yang kerap memicu emosi dan keributan di kalangan anak muda. Warga juga diminta menjauhi segala bentuk narkoba maupun barang terlarang lainnya karena dapat berdampak buruk bagi diri sendiri maupun keluarga.

Selain itu, warga juga diimbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu. Masyarakat yang hendak keluar rumah diminta berhati-hati terhadap potensi pohon tumbang di jalan maupun di sekitar lingkungan tempat tinggal.

Babinsa juga mengingatkan warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai dan wilayah pegunungan untuk mewaspadai potensi banjir dan tanah longsor, terutama saat hujan turun pada malam hari. Orang tua juga diminta terus mengingatkan anak-anak agar tidak melakukan keributan maupun perkelahian.

Setelah memberikan imbauan kepada warga, pada pukul 21.45 WITA anggota Koramil melanjutkan pemantauan di wilayah desa binaan. Seluruh rangkaian kegiatan patroli Siskamling berakhir pada pukul 22.00 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya TNI bersama masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan lingkungan serta memperkuat kesadaran warga dalam menjaga ketertiban di wilayahnya.

(Team.MDG.03)

Progam Makanan Bergizi Gratis (MBG) SDN Inpres Bajo Kab, Bima


Soromandi, Media Dinamika Global.id.-- Program makan bergizi (MBG) di SDN Inpres Bajo, Kabupaten Bima berjalan lancar dengan antusiasme tinggi, terutama membantu siswa dari latar belakang ekonomi menengah ke bawah. Program ini disajikan dalam 1 kali (kelas 1 -6 ) dan diharapkan meningkatkan gizi serta fokus belajar siswa. 

Detail Program makan bergizi gratis (MBG) di SDN Inpres Bajo:

Penyediaan Tahap: Makanan diberikan dalam satu tahap, pukul 09.15 WITA .

 Program ini , disambut gembira oleh sangat siswa dan siswi serta dewan guru di sekolah tersebut ,semoga dengan program MBG meningkatkan kualitas belajar.serta kesehatan yang layak bagi semua siswa dan siswi di sekolah.

Keamanan Pangan: pihak penyedia Makanan bergiji Gratis (MBG) .Berupaya semaksimal mungkin dan melakukan pengontrolan, bersama pihak sekolah di SDN Inpres Bajo .

sebelum pembagian makanan bergizi gratis diberikan kepada siswa dan siswi di SDN Inpres Bajo Kabupaten Bima. Akhir -akhir ini pembagian makanan Bergizi gratis (MBG) berjalan dengan lancar dan positif .

Secara umum, program makan bergizi gratis MBG di SDN inpres bajo kabupaten Bima , berfokus pada asupan gizi seimbang untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan konsentrasi siswa- siswi di sekolah SDN Inpres. (Rajuli MDG)

Guru di Kejutkan Temukan Se Ekor Tikus Yang Masih Hidup dalam Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Wawo Kambilo Kab, Bima


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan melalui Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wawo di Desa Kambilo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menuai sorotan. Pasalnya, dalam sajian makanan untuk siswa ditemukan seekor tikus hidup serta roti yang telah berjamur. Temuan tersebut terjadi di SDN 1 Kambilo pada Jumat lalu saat para guru membuka kantong plastik berisi menu MBG yang akan dibagikan kepada siswa. Di dalam salah satu kantong plastik berwarna merah, guru dikejutkan dengan keberadaan seekor tikus yang masih hidup. Selain itu, beberapa hari setelah kejadian tersebut, muncul lagi temuan makanan yang tidak layak konsumsi. Pada Senin, 2 Maret 2026, guru di sekolah yang sama kembali menemukan kue dalam paket MBG yang sudah berjamur.

Salah satu pemuda Wawo Kambilo, Ramadan, mengkritik keras kejadian tersebut. Ia menilai pelaksanaan program MBG di wilayah itu perlu segera dievaluasi karena dinilai tidak memenuhi standar keamanan pangan.

Menurut pria yang akrab disapa Negeri Langit itu, program yang digagas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto seharusnya dijalankan dengan penuh tanggung jawab karena menggunakan anggaran negara. “Ini tidak amanah. MBG itu menggunakan anggaran negara, bukan anggaran pribadi,” kata dia kepada media, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, kejadian bermula ketika guru membuka kantong plastik menu MBG dan menemukan tikus di dalamnya. Beberapa hari kemudian, masalah baru muncul saat paket makanan kembali ditemukan dalam kondisi tidak layak konsumsi karena sudah berjamur.(Jurnalis MDG)

Berbagi di Bulan Suci Ramadhan, Koramil 1608-06/Wawo Bersama Ketua Persit Ranting 7 Bagikan Paket Kepada Masyarakat

Bima, Mediadinamikaglobal.id - Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, personel Koramil 1608-06/Wawo DPP Peltu Sahlan Bati Tuud bersama Ibu-ibu Persit ranting 7 melaksanakan Bhakti sosial dalam rangka bulan suci ramadhan dengan tema "Berbagi Kepedulian Menebar Kebahagian", kegiatan berbagi paket kepada masyarakat di Wilayah binaan Koramil 1608-06/Wawo, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kamis (05/03/2026), pukul 08.30 Wita. 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bati Tuud Koramil 1608-06/Wawo, Dpp Peltu Sahlan, didampingi Ibu Ketua Persit Ranting 7 Koramil 1608-06/Wawo. Dengan penuh semangat kebersamaan, anggota Koramil dan Persit turun langsung membagikan puluhan paket takjil kepada masyarakat yang layak membutuhkan.

Koramil 1608-06/Wawo, Dpp Peltu Sahlan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI bersama Persit kepada masyarakat, sekaligus sarana mempererat tali silaturahmi.

“Momentum Ramadhan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk berbagi dan semakin mendekatkan diri dengan masyarakat. Semoga apa yang kami berikan membawa manfaat dan keberkahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, di Wilayah binaan Koramil 1608-06/Wawo Khususnya di Kecamatan Langgudu telah melaksanakan kegiatan di berbagai titik yakni : Desa Rompo, Desa Sambane, Desa Dumu, dan Desa Doro O'o. 

Sementara itu, kehadiran Ibu-ibu Persit menambah suasana kebersamaan dan kekeluargaan dalam kegiatan tersebut. Warga yang menerima paket tampak antusias dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian Koramil dan Persit.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman dan lancar, serta tetap memperhatikan faktor keselamatan di jalan raya. Melalui kegiatan sosial ini, diharapkan sinergitas antara TNI, Persit dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga kebersamaan di wilayah binaan.(MDG)  

TMMD Ke-127 Kodim 1608/Bima Kembali Menunjukkan Progres Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTH) Desa Waro Kec, Monta


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Program TMMD ke-127 Kodim 1608/Bima kembali menunjukkan progres menggembirakan. Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Waro, Kecamatan Monta kini telah rampung pada tahap utama dan memasuki proses finishing.

Babinsa Desa Waro Sertu Saturnino Amaral bersama anggota Babinsa wilayah teritorial Koramil 1608-07/Monta terus bahu-membahu membantu pengerjaan di lapangan. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat terlihat jelas dalam proses penyelesaian rumah tersebut.

Kegiatan ini juga dipantau langsung oleh Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1608/Bima Mayor Cpl Rusdi Mail selaku Wakil Komandan Satuan Tugas (Wadansatgas) TMMD ke-127. Dalam peninjauannya, ia memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana dan dapat segera diselesaikan.

Dengan rampungnya pembangunan RTLH ini, diharapkan dapat memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi penerima manfaat. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sendiri menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah pedesaan.(Jurnalis MDG)

Wujudkan Pemerataan, Pemprov NTB Siapkan Investasi Pendidikan bagi SMK di Wilayah Pelosok


Lombok Tengah, Media Dinamika Global.Id.- ​Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) berkomitmen penuh untuk menghapus stigma Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai penyumbang angka pengangguran. Dalam kunjungannya di SMKN 1 Kopang, pada Rabu (4/3/2026).

Gubernur menekankan, pentingnya sertifikasi keahlian sebagai kunci utama lulusan SMK terserap di dunia kerja.

​"SMK tidak boleh lagi menjadi penyumbang pengangguran. Salah satu kendala selama ini adalah masalah sertifikasi LSP-P (Lembaga Sertifikasi Profesi). Oleh karena itu, semester ini pemerintah provinsi menyiapkan subsidi untuk sekitar 420 hingga 430 sertifikasi," ujarnya.

​Langkah ini diambil agar para siswa tidak hanya mengantongi ijazah saat lulus, tetapi juga memiliki sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional maupun internasional. Hal ini diharapkan mempermudah lulusan masuk ke dunia kerja, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Jika program ini terbukti efektif, Pemprov NTB berencana menjadikannya sebagai anggaran rutin setiap tahun.

Selain masalah sertifikasi, Gubernur juga menyoroti adanya kesenjangan perkembangan antara SMK di wilayah perkotaan dan pedesaan. SMK di kota dinilai lebih cepat berkembang karena jumlah murid yang banyak, sehingga dana Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) yang terkumpul lebih besar.

​Sebaliknya, SMK di wilayah pedesaan seperti Kopang seringkali menghadapi kendala finansial karena mayoritas siswanya berada pada status ekonomi desil 1 dan 2 (kurang mampu), sehingga tidak mampu membayar Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP).

​Untuk mengatasi hal tersebut, Pemprov NTB tengah menghitung skema investasi melalui dana BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah).

"Insya Allah kami akan investasi BOSDA untuk daerah-daerah yang siswanya banyak dari kategori ekonomi rendah. Kami ingin level perkembangan SMK di kota dan desa bisa bersaing secara adil," tegasnya.

​Di akhir kunjungannya, Gubernur memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap semangat mengejar prestasi. Ia menegaskan bahwa siswa yang tinggal di kampung tetap memiliki akses dan kesempatan yang sama untuk maju dan berkembang layaknya siswa di kota.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Kopang, Lalu Subhanudin, M. Pd., mengungkapkan bahwa sekolah yang dipimpinnya telah melakukan langkah progresif melalui kerja sama dengan Pertamina Pusat (Enduro). Kerja sama ini mencakup berbagai aspek pengembangan kualitas siswa dan guru.

​"Alhamdulillah, melalui kerja sama dengan Pertamina, kami telah menghadirkan dua pembalap MotoGP untuk memberikan motivasi langsung kepada siswa. Kami juga telah menyepakati kemitraan di mana setiap tahun siswa kami akan mendapatkan pelatihan langsung dari mekanik nasional di Jakarta," ungkapnya.

​Lebih jauh lagi, kolaborasi ini akan diwujudkan dalam bentuk fisik berupa pembangunan bengkel dengan branding bersama antara SMK dan Pertamina Enduro. Langkah ini diharapkan menjadi laboratorium nyata bagi siswa dari tujuh jurusan yang ada, mulai dari Teknologi Kendaraan Ringan hingga Desain Komunikasi Visual.

Redaksi ||

Gubernur NTB Ajak Warga Tanam Pohon Cegah Banjir


Praya, Media Dinamika Global.Id.- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal, mengajak masyarakat untuk mulai melakukan gerakan menanam pohon sebagai upaya menjaga keseimbangan alam dan mencegah bencana banjir.

Ajakan tersebut disampaikan saat bersilaturahmi dengan masyarakat dalam rangka Safari Ramadan Pemerintah Provinsi NTB di Masjid Agung Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (5/3).

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menyampaikan bahwa dirinya baru saja melakukan kunjungan kerja ke berbagai wilayah di NTB, mulai dari Pulau Lombok hingga Pulau Sumbawa, termasuk Kota Bima dan Kabupaten Bima. Dari hasil kunjungan tersebut, dirinya mencermati bahwa dalam dua bulan terakhir sejumlah daerah mengalami bencana, terutama banjir bandang yang sebelumnya jarang terjadi.

“Dalam dua bulan terakhir ini hampir semua tempat mengalami bencana, dan yang paling banyak kita hadapi adalah banjir bandang yang dulu tidak pernah ada, sekarang mulai terjadi,” ujarnya.

Menurutnya, meningkatnya frekuensi bencana tersebut tidak terlepas dari terganggunya keseimbangan alam, salah satunya akibat kerusakan hutan.

Dirinya menjelaskan bahwa penggundulan hutan untuk pembukaan lahan tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan menyebabkan tanah mudah terbawa aliran air saat hujan deras. Kondisi tersebut memicu banjir bandang dan merusak berbagai infrastruktur.

“Ketika hutan gundul, air tidak lagi terserap dengan baik. Akibatnya, lumpur dan air mengalir deras ke wilayah pemukiman dan merusak berbagai fasilitas,” jelasnya.

Melalui momentum Safari Ramadan, Gubernur Iqbal mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dengan menanam pohon serta tidak merusak kawasan hutan.

“Mari kita mulai menanam pohon, pohon apa saja. Pohon keras, pohon buah, apa saja yang bisa kita tanam untuk menjaga keseimbangan alam,” ajaknya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi NTB akan menyiapkan ratusan bibit pohon yang dapat diambil masyarakat secara gratis untuk ditanam di lingkungan masing-masing.

“Nanti mulai hari Senin saya siapkan di Kauman beberapa ratus bibit pohon, mulai dari durian, alpukat, kopi, dan lainnya. Silakan masyarakat mengambil dan menanamnya,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Iqbal juga mengajak masyarakat untuk mendoakan keselamatan umat Islam di berbagai negara di kawasan Timur Tengah yang tengah menghadapi situasi sulit, mengingat banyak warga Indonesia, termasuk dari NTB, yang bekerja di kawasan tersebut.

“Mari kita doakan saudara-saudara kita kaum muslimin dan muslimat agar diberikan keselamatan, kemudahan, dan solusi atas persoalan yang mereka hadapi,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur Iqbal juga membuka ruang komunikasi bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Pemerintah Provinsi NTB.

Redaksi ||