Sabtu, 28 Maret 2026
Bupati Bima Ady Mahyudi, Tinjau Lokasi Penumpukan Sampah di Kecamatan Bolo
![]() |
| Foto : Bupati Bima Ady Mahyudi saat tinjau lokasi penumpukan sampah di Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). |
BIMA,Mediadinamikaglobal.id - Bupati Bima, Ady Mahyudi, melakukan peninjauan kondisi wilayah pada masa libur pasca Idul Fitri, Sabtu (28/3/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan situasi daerah tetap kondusif dan pelayanan publik berjalan optimal, dengan fokus pada kebersihan lingkungan, aktivitas masyarakat, serta dampak meningkatnya volume sampah pasca perayaan hari besar keagamaan.
Saat melintas di wilayah Kecamatan Bolo, Bupati mendapati sebuah mobil pengangkut sampah yang tengah beroperasi di pinggir jalan. Kendaraan tersebut terlihat memuat tumpukan sampah yang volumenya meningkat signifikan seiring aktivitas masyarakat selama perayaan Lebaran.
Menanggapi hal tersebut, Bupati memberikan apresiasi kepada petugas kebersihan yang tetap bekerja di tengah hari libur. Ia menilai peran petugas sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kenyamanan masyarakat.
"Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah Kabupaten Bima dalam memastikan kondisi daerah tetap tertib dan bersih, termasuk pada masa libur panjang," ujarnya.
Selain itu, Bupati juga mengimbau masyarakat agar turut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta mendukung upaya pemerintah dalam pengelolaan lingkungan.
Bupati Bima Ady Mahyudi menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan segera melakukan penanganan dengan menambah armada pengangkutan sampah serta memperbaiki sistem pengelolaan sampah di wilayah tersebut.
"Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk respon pemerintah daerah terhadap permasalahan kebersihan lingkungan yang semakin meningkat." terangnya.
Lebaran Topat 2026, Gubernur NTB Dorong Penguatan Tradisi dan Pariwisata
Lombok Barat, Media Dinamika Global - Semilir angin pesisir pantai Senggigi membawa aroma khas anyaman ketupat yang berpadu dengan riuh tawa masyarakat. Lebaran Topat 2026 di Kabupaten Lombok Barat kembali hadir sebagai perayaan adat yang sarat makna, memadukan nilai spiritual, tradisi leluhur, dan kemeriahan budaya khas Suku Sasak. Dipusatkan di kawasan Makam Batulayar dan Amphitheater Senggigi, Sabtu (28/3/26), perayaan tahun ini terasa lebih hidup dengan sentuhan atraksi budaya yang memikat.
Sejak pagi hari, ribuan masyarakat memadati lokasi. Mereka datang mengenakan busana terbaik, membawa dulang berisi ketupat dan hidangan khas, menciptakan panorama budaya yang begitu kaya warna. Wisatawan domestik hingga mancanegara pun turut larut dalam suasana, menyaksikan langsung tradisi unik yang hanya ada di Lombok ini.
Kehadiran Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, bersama Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dan Wakil Bupati Nurul Adha, semakin menambah semarak suasana. Di tengah gemuruh masyarakat, Gubernur menyampaikan apresiasinya atas konsistensi masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga tradisi Lebaran Topat sebagai identitas budaya Sasak.
Menurut Gubernur, Lebaran Topat bukan sekadar penutup rangkaian Idulfitri, melainkan sebuah perayaan penuh makna yang diwariskan turun-temurun. Filosofi ketupat yang memiliki empat sisi—Lebaran, Luberan, Leburan, dan Labur—menjadi simbol kesempurnaan ibadah, keikhlasan berbagi, saling memaafkan, serta kembalinya manusia pada kesucian diri.
“Ini bukan hanya tradisi, tetapi refleksi spiritual yang menguatkan hubungan manusia dengan Tuhan dan sesama,” ujarnya.
Di sisi lain, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini menegaskan bahwa Lebaran Topat adalah warisan leluhur yang tak ternilai, yang terus hidup dalam denyut nadi masyarakat Sasak. Tradisi yang digelar setiap 8 Syawal ini tidak hanya diisi dengan ziarah makam ulama dan doa bersama, tetapi juga menjadi momen kebersamaan keluarga di kawasan pantai.
Tahun ini, wajah Lebaran Topat tampil lebih semarak. Berbagai atraksi budaya, parade kreatif, hingga partisipasi pelaku pariwisata seperti hotel dan resort di kawasan Senggigi, menghadirkan nuansa baru tanpa menghilangkan akar tradisi. Iringan musik tradisional, pertunjukan seni, hingga arak-arakan ketupat menjadi daya tarik tersendiri yang memikat setiap pengunjung.
Lebaran Topat pun kembali menegaskan dirinya bukan sekadar perayaan adat, melainkan pesta budaya yang merekatkan kebersamaan, memperkuat identitas, sekaligus menjadi magnet pariwisata unggulan Nusa Tenggara Barat.
Redaksi |
25 Ribu NIB Terbit, Ketua BMWI NTB Is Karyanto Kini Fokus Perluas Link dan Kolaborasi
![]() |
| Ketua BMW Is Karyanto saat diwawancara sejumlah awak Media, (Ist/Surya Ghempar) |
Mataram, Media Dinamika Global – Ketua Barisan Muda Wirausaha Indonesia (BMWI) Nusa Tenggara Barat, Is Karyanto, menegaskan bahwa kekuatan utama dalam pengembangan usaha bukan hanya pada bisnis yang dimiliki, melainkan pada jaringan atau “link” yang terbangun secara kuat dan strategis.
Hal tersebut disampaikannya dalam wawancara beberapa waktu lalu. Menurutnya, BMWI hadir bukan sekadar sebagai wadah berkumpulnya para pelaku usaha, tetapi sebagai ruang kolaborasi yang membuka akses luas ke berbagai sektor penting, mulai dari pemerintah hingga sektor keamanan.
“Kalau saya melihat, link itu yang paling utama. Bukan usahanya dulu, karena teman-teman ini sudah punya usaha masing-masing. Tinggal bagaimana link itu dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha,” ujar Is Karyanto.
Ia menjelaskan, komposisi anggota BMWI NTB yang mayoritas merupakan pemilik usaha, CEO, hingga owner perusahaan di berbagai bidang menjadi kekuatan besar dalam membangun ekosistem bisnis berbasis kolaborasi.
Sejak awal berdiri, BMWI NTB telah menjalankan berbagai program strategis, khususnya dalam membantu pelaku usaha mengurus legalitas dan memperkuat kapasitas kewirausahaan, terutama bagi pelaku UMKM.
Hasilnya, BMWI NTB berhasil mendorong penerbitan sekitar 25.000 Nomor Induk Berusaha (NIB), yang turut mengantarkan Provinsi NTB meraih peringkat kedua secara nasional dalam capaian tersebut, di bawah Jawa Timur. Capaian ini bahkan mendapat pengakuan dari pemerintah pusat.
“Waktu itu kita fokus menciptakan wirausaha yang berizin dan membuka lapangan kerja. Itu menjadi kontribusi nyata BMWI NTB,” jelasnya.
Keberhasilan tersebut juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk tokoh daerah seperti Niken Saptarini Widyastuti yang saat itu menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat BMWI NTB.
Memasuki fase selanjutnya, BMWI NTB kini mulai menggeser fokus dari pengurusan legalitas ke penguatan jaringan dan akses bisnis. Is Karyanto menilai, di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, akses terhadap pasar, permodalan, hingga kemitraan menjadi faktor penentu keberhasilan.
“Link itu adalah aset terbesar. Dari link, kita bisa buka akses permodalan, fasilitas, sampai pemasaran,” tegasnya.
Ia juga mencontohkan bahwa jaringan yang kuat mampu mempercepat pertumbuhan usaha anggota. Melalui koneksi yang dimiliki, anggota BMWI dapat terhubung dengan mitra strategis, baik di tingkat lokal, nasional, hingga internasional.
BMWI bahkan disebut telah memiliki jejaring hingga ke luar negeri yang diharapkan mampu mendukung berbagai program besar pada tahun 2026 mendatang.
Di sisi internal, hampir seluruh anggota BMWI NTB telah aktif menjalankan usaha masing-masing. Beberapa di antaranya bahkan menunjukkan perkembangan pesat dengan bisnis yang terus tumbuh dan diminati pasar.
Selain itu, BMWI NTB juga mulai mengembangkan program berbasis sektor riil, seperti pengelolaan lahan seluas 56 hektare di Kabupaten Lombok Utara (KLU) untuk program pertanian, termasuk penanaman pisang yang sempat bekerja sama dengan pihak Jepang.
“Walaupun sempat ada kendala, program itu akan terus kita lanjutkan. Ini bagian dari upaya membangun usaha yang berkelanjutan,” katanya.
Ke depan, BMWI NTB menargetkan penguatan kolaborasi lintas sektor sebagai strategi utama. Dengan memaksimalkan jaringan yang dimiliki, organisasi ini optimistis mampu menciptakan ekosistem wirausaha yang lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing tinggi.
“Intinya, semua anggota harus punya usaha. Dari situ berkembang. Tapi yang mempercepat pertumbuhan itu adalah link. Link itulah yang akan membuka semua peluang,” pungkas Is Karyanto.
Redaksi |
"Klien Bukan Pengendali Dana, Jangan Dipaksakan Jadi Tersangka - Kuasa Hukum Listiani"
BIMA, Mediadinamikaglobal.id — Tim kuasa hukum Listiani, yang terdiri dari Ravatir dan Zulfikar Rangga Utama, akhirnya angkat bicara terkait polemik dugaan penyimpangan dana transaksi gadai yang menyeret nama klien mereka.
Dalam pernyataan resminya, tim kuasa hukum menegaskan bahwa keberadaan mereka bukan sekadar memberikan klarifikasi, melainkan meluruskan fakta hukum yang dinilai telah berkembang secara keliru di tengah publik.
“Sejak awal kami tegaskan, klien kami hanya berstatus sebagai mitra agen. Bukan pemilik sistem, bukan pengendali rekening, dan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan transfer dana,” tegas tim kuasa hukum.
Menurut mereka, peran Listiani sebatas penghubung antara nasabah dengan proses gadai. Namun dalam perkembangan kasus, kliennya justru ditempatkan sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas aliran dana, yang dinilai sebagai konstruksi hukum yang tidak adil dan tidak proporsional.
Transfer Tanpa Kuasa Jadi Sorotan
Kuasa hukum membeberkan bahwa dana hasil transaksi gadai emas tidak pernah berada dalam penguasaan Listiani. Seluruh proses transfer disebut dilakukan langsung oleh pihak kasir ke rekening pihak lain tanpa adanya surat kuasa dari klien mereka.
“Ini poin krusial. Secara hukum, tindakan transfer tanpa kuasa bukan menjadi tanggung jawab agen,” ujar mereka.
Lebih lanjut ditegaskan, dalam prinsip hukum pidana, pertanggungjawaban melekat pada pihak yang memiliki kewenangan dan kendali atas perbuatan, bukan pada pihak yang hanya berperan sebagai perantara.
Tiga Pertanyaan Kunci
Tim kuasa hukum juga menyoroti tiga pertanyaan penting yang dinilai sebagai kunci dalam mengungkap perkara:
Siapa yang memerintahkan transfer?
Siapa yang mengeksekusi transfer?
Ke rekening siapa dana tersebut masuk?
“Maka jelas, klien kami bukan pelaku dalam tiga titik utama tersebut,” tegasnya.
Minta Penegak Hukum Objektif
Pihak kuasa hukum menyatakan tetap menghormati proses hukum yang berjalan, namun mengingatkan agar penegakan hukum dilakukan secara objektif dan tidak mengorbankan pihak yang tidak memiliki kendali atas peristiwa.
Mereka juga menilai, jika perkara dibuka secara transparan, posisi Listiani lebih tepat sebagai saksi fakta, bukan pihak yang harus memikul tanggung jawab pidana.
“Kami meminta asas praduga tak bersalah dijunjung tinggi, dan perkara ini diuji secara menyeluruh,” ujarnya.
Imbauan ke Publik
Kepada masyarakat, tim kuasa hukum mengimbau agar tidak terburu-buru memberikan penilaian sebelum proses hukum selesai.
“Jangan menghakimi sebelum kebenaran terungkap. Kami akan mengawal kasus ini sampai terang benderang,” tutupnya. (MDG05)
Jumat, 27 Maret 2026
M. Iqbal, Umi Dinda : Pemerintah Daerah Provinsi NTB Diminta Segera Perbaiki Jalan Rusak di Wilayah Kecamatan Donggo
Donggo NTB, Media Dinamika Global.id.-- Masyarakat donggo meminta kepada gubernur NTB segera lakukan kunjungan dan peninjauan langsung ke sejumlah ruas jalan provinsi NTB di wilayah Kecamatan Donggo kabupaten bima.
Gubernur NTB belum meninjau jalan di kecamatan donggo tersebut dan belum dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan cukup serius dan telah lama menjadi keluhan masyarakat donggo. Gubernur NTB di minta untuk menemukan sejumlah titik jalan berlubang, retak, hingga bergelombang yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
Salah satu ruas jalan provinsi NTB yang mengalami kerusakan cukup parah berada di jalur Kecamatan Donggo menuju jalan lintas Soromandi. Kondisi jalan di kawasan ini dinilai sangat memprihatinkan, dengan banyak lubang dan kerusakan permukaan yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Ia menegaskan bahwa kondisi jalan yang rusak di donggo tidak bisa lagi ditunda penanganannya. Selain mengganggu aktivitas masyarakat dan distribusi ekonomi, kerusakan jalan juga telah menimbulkan korban di lapangan.
"Saya minta seluruh pihak berwenang, baik pemerintah provinsi NTB, pemerintah pusat, maupun kementerian terkait, untuk segera mengambil langkah konkret dan percepatan perbaikan secara menyeluruh," tegas masyarakat donggo.
Masyarakat donggo Menurutnya, penanganan jalan tidak cukup hanya dengan perbaikan sementara seperti tambal sulam, namun harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan agar memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Lebih lanjut, masyarakat donggo segera melaporkan kondisi kerusakan jalan tersebut kepada Ketua Fraksi di semua Partai politik di NTB sebagai Laporan tersebut untuk ditindaklanjuti melalui mekanisme internal fraksi dengan membagi penanganan kepada komisi-komisi terkait di DPR provinsi NTB.
Langkah ini harus sejalan dengan upaya yang sebelumnya telah dilakukan Fraksi Partai Gerindra dalam mendorong berbagai program pembangunan untuk masyarakat, seperti bantuan bedah rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) serta perbaikan irigasi melalui program Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI).
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) belum melakukan percepatan perbaikan di sejumlah ruas jalan strategis menjelang lebaran.
Namun demikian, hasil peninjauan pasca Lebaran menunjukkan bahwa masih terdapat sejumlah ruas yang memerlukan penanganan lebih serius dan menyeluruh.
Masyarakat donggo juga menyoroti bahwa kondisi jalan rusak di Tanah Donggo bukan hanya persoalan infrastruktur semata, tetapi sudah menyangkut keselamatan publik. Ia menekankan bahwa kejadian-kejadian di lapangan harus menjadi perhatian serius bagi semua pihak.
"Masyarakat donggo kembali mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mempercepat realisasi perbaikan, termasuk dalam hal dukungan anggaran dan kebijakan," tegasnya.
Pemerintah Kabupaten bima khususnya kecamatan Donggo sendiri sebelumnya telah menyampaikan bahwa kerusakan jalan, khususnya pada ruas jalan provinsi NTB, merupakan salah satu persoalan utama yang dikeluhkan masyarakat.
Bahkan, beberapa akses masuk ke Tanah wilayah Donggo dilaporkan mengalami kerusakan cukup berat, seperti jalan berlubang, aspal terkelupas, serta permukaan jalan yang tidak rata.
Melalui kunjungan ini wakil gubernur kemarin, Hj. Indah Dhamayanti Putri mantan Bupati Bima dua periode itu masyarakat donggo berharap adanya perhatian serius dan tindakan cepat dari seluruh pemangku kepentingan, sehingga kondisi jalan di Tanah wilayah Donggo dapat segera diperbaiki demi keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran aktivitas masyarakat. (Sekjend MDG)
Penuh Khidmat, Kapolres Bima Ikuti Haflah Al-Qur’an di Kediaman DPP BMWI
![]() |
| Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H menghadiri kegiatan Haflah Al-Qur’an, (Ist/Surya) |
Bima, Media Dinamika Global – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kabupaten Bima Polda NTB, AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Haflah Al-Qur’an yang digelar pada Jumat malam, 27 Maret 2026, sekitar pukul 19.30 Wita.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati 44 hari wafatnya almarhumah Hj. Hariah Binti Yusuf, yang merupakan nenek dari Ketua Nasional Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Muda Wirausaha Indonesia (BMWI) periode 2023–2026, Syamsul Hidayah.
Acara berlangsung di Kelurahan Kodo, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima, dengan suasana penuh khidmat dan kekhusyukan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Bima Kota Kompol Herman, S.H., Kasdim 1608/Bima Mayor Inf. Asep Okinawa Muas, Kepala Subdenpom IX/2-2 Bima Kapten Saputra, serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Bima Kota.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan tausiah keagamaan, dan ditutup dengan pembacaan doa bersama untuk almarhumah.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bima Kabupaten menyampaikan ungkapan duka cita yang mendalam.
“Kami hadir dan turut berdukacita atas kepergian almarhumah. Semoga amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Kapolres.
Kegiatan Haflah Al-Qur’an ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, dan keluarga besar yang hadir, sekaligus sebagai bentuk doa bersama bagi almarhumah.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan penuh khidmat hingga selesai.
Redaksi |
Provinsi NTB Akan Jadi Tuan Rumah Penyelenggaraan REVIEWS, Forum Ilmiah Nasional Para Dokter Spesialis Mata
Mataram, Media Dinamika Global - Provinsi NTB akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Regional V Integrated Eye Workshop and Symposium (REVIEWS) 3 Nasional tahun 2026. REVIEWS adalah forum ilmiah oftalmologi yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) NTB bekerja sama dengan Indonesian Ocular Infection & Immunology Society (INOIIS).
"Kita harap ini menjadi ajang untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan mata di NTB. Pemprov NTB siap support," ungkap Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal saat menerima Audiensi Perdami di ruang kerjanya, Jumat (27/3/2026).
Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal menyambut baik dan mengapresiasi Perdami dalam upaya meningkatkan serta memperkuat kolaborasi dan penelitian di bidang oftalmologi. Harapannya angka kebutaan di NTB bisa menurun mengingat penderita penyakit mata di NTB masih cukup tinggi.
"Dengan kolaborasi Pemprov NTB dan Perdami melalui kegiatan ini, penderita kebutaan di NTB bisa kita atasi bersama," harapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggaraan REVIEWS 3, dr. I Gede Suparta, Sp.M menyampaikan bahwa Perdami Cabang NTB mendapat kehormatan sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Reviews 3 secara nasional khusus untuk para Dokter Spesialis Mata Indonesia bagian timur.
"Kita ingin meningkatkan kemampuan para dokter spesialis Mata, kita di daerah bisa menangani sendiri terhadap masyarakat penderita penyakit mata di NTB," jelasnya.
Mantan Ketua Perdami periode 2022-2025 tersebut menjelaskan, bahwa kegiatan Reviews dijadwalkan akan dilaksanakan pada pada 10-11 April 2026 di Lombok Raya Hotel, Mataram. Dengan tema "BEGIBUNG", dimana acara ini berfokus pada inovasi dan pengembangan keahlian generasi dokter mata baru.
"Acara ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, memperluas jaringan profesional, serta memperkuat kolaborasi dan penelitian di bidang oftalmologi," tutupnya.
Redaksi |
Lombok Jadi Tuan Rumah Rakornas BPR Syariah, Gubernur Iqbal Dorong Pelibatan UMKM Lokal
Mataram, Media Dinamika Global - Lombok dipastikan akan menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Syariah Seluruh Indonesia (HIMBARSI) tahun 2026.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyambut positif rencana tersebut dan menyatakan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung penuh pelaksanaan kegiatan berskala nasional itu.
"Kami menyambut baik dan sangat mendukung pelaksanaan Rakornas BPR Syariah di Lombok. Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran ekonomi syariah sekaligus mempromosikan daerah kita ke tingkat nasional," ujarnya usai audiensi dengan di Ruang Rapat Kantor Gubernur pada Jumat, 27 Maret 2026.
Ia juga menegaskan bahwa Pemprov NTB siap memberikan dukungan, baik dari sisi fasilitas maupun kolaborasi lintas sektor, termasuk mendorong keterlibatan pelaku UMKM dalam rangkaian kegiatan.
"Kami ingin kegiatan ini tidak hanya berhenti pada forum, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pengembangan UMKM dan ekonomi daerah. BPR Syariah ke depan harus semakin kuat, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman," kata Iqbal.
Sementara itu, Ketua Panitia Rakornas, Ivan Eroka Yuliadji, yang juga Direktur BPR Syariah Tulen Amanah, menjelaskan bahwa kegiatan ini akan dihadiri oleh sekitar 174 BPR Syariah dari seluruh Indonesia.
"Yang akan hadir insya Allah dari 174 BPR Syariah seluruh Indonesia yang akan memenuhi Lombok ini," ujarnya.
Rangkaian kegiatan akan dimulai pada 19 April 2026 dengan kedatangan peserta dan penyelenggaraan UMKM Fest yang dipusatkan di area Car Free Day Jalan Udayana, Kota Mataram. Acara tersebut akan melibatkan pelaku usaha lokal dan masyarakat umum.
Adapun agenda utama Rakornas akan berlangsung pada 20 April dan direncanakan dibuka langsung oleh Gubernur NTB. Kegiatan akan ditutup pada 21 April 2026.
Selain Rakornas, juga akan digelar BPR Syariah Summit 2026 yang mengangkat sejumlah topik strategis, mulai dari pengembangan bisnis, teknologi informasi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Di BPR Syariah Summit nanti ada beberapa agenda, kami bagi menjadi tiga topik, mulai dari bisnis, IT, dan pengembangan SDM. Peserta bisa memilih topik yang akan diikuti," ungkapnya.
Sebagai bagian dari promosi daerah, panitia juga menyiapkan agenda kunjungan ke UMKM serta kegiatan wisata untuk memperkenalkan potensi Lombok kepada peserta dari seluruh Indonesia.
"Kami juga akan mengunjungi beberapa UMKM dan tadabur alam ke destinasi wisata di Lombok. Jadi sekaligus memperkenalkan Lombok kepada Indonesia, sesuai tema kami dari Lombok untuk Indonesia," katanya.
Ivan menambahkan, pihaknya juga menggandeng Bank NTB Syariah dalam penyelenggaraan UMKM Fest yang akan digelar di depan kantor bank tersebut, serta melibatkan tiga BPR Syariah lokal sebagai tuan rumah.
"Insya Allah nanti di Car Free Day di depan kantor Bank NTB Syariah, UMKM Fest akan kita adakan. BPR Syariah di Lombok seperti Patuh Beramal, Dinar Asri, dan Tulen Amanah akan menjadi tuan rumah," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi NTB, termasuk penyediaan lokasi kegiatan dan fasilitasi pelibatan UMKM.
"Dukungan Pemprov luar biasa, termasuk dari Bank NTB Syariah yang memberikan venue dan membantu menghadirkan UMKM untuk meramaikan kegiatan," pungkasnya.
Redaksi |
Cegah Potensi Gangguan Kamtibmas, Personil Koramil 1608-01/Rasanae Gelar Patroli
![]() |
Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memberikan rasa aman kepada warga, personel Babinsa Koramil 1608-01/Rasanae melaksanakan Patroli Rutin Cipta Kondisi Aman. Jum'at, (27/03/26)
Kegiatan patroli ini merupakan upaya antisipatif dalam rangka mendeteksi dan mencegah potensi tindak kriminalitas dan menciptakan kondisi wilayah Wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae Kota Bima yang stabil dan kondusif.
Tentunya dalam hal ini seluruh Personil bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat agar bisa menciptakan Kondusifitas maupun keamanan wilayah. Hal ini juga merupakan bagian dari tanggung jawab jajaran Koramil 1608-01/Rasanae Kota Bima dalam memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
Kegiatan ini dipimpin Dpp Serka Abdul Manan Babinsa Kelurahan Ntobo bersama 6 orang Anggota Personil dari Koramil 1608-01/Rasanae dengan sasaran kegiatan meliputi.
1. Kelurahan Kumbe
2. Kelurahan Rabangodu Selatan
3. Kelurahan Rabangodu Utara
4. Kelurahan Penaraga
5. Kelurahan Penatoi
6. Kelurahan Dara
Setelah melaksanakan Apel pengecekan di Posramil Rasanae Timur bertempat di Kel. Kumbe, Pukul 21.20 Wita, anggota personil melaksanakan Patroli keliling, Star dari Posramil Rasanae Timur menuju sepanjang Jln. Sukarno Hatta Kota Bima dan finis akhir di Kantor Koramil 1608-01/Rasanae dengan menggunakan kendaraan Roda dua.
Dalam kegiatan tersebut, selain memberikan himbauan kepada Warga terutama anak-anak muda untuk bersama-sama menjaga keamanan di bulan puasa ini dengan tidak mengunakan Motor berkenalpot brong sehingg bisa menganggu warga masyarakat yang sedang istirahat tidur di malam hari serta bisa membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.
Anggota patroli juga melaksanakan pemeriksaan salah satu warga yang menggunakan sepeda motor knalpot brong resing sekaligus memberikan himbauan agar knalpot resing di copot dan di harapkan kepada masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan mendukung terciptanya situasi wilayah yang aman tertib dan kondusif di wilayah Kota Bima.
Pada Pukul 21.48 Wita, Anggota patroli tiba di kantor Koramil 1608- 01/Rasanae dan melaksanakan Apel pengecekan akhir di depan Kantor Koramil 1608- 01/Rasanae, Kegiatan Patroli rutin Cipta Kondisi Aman selesai dalam keadaan aman tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)









