Media Dinamika Global

Senin, 15 Juni 2026

Babinsa Desa Rasabou Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Imbau Warga Jaga Keamanan dan Ketertiban


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 15 Juni 2026 – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Rasabou, Serda Abdul Hafid bersama satu anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) pada Senin (15/6/2026) malam.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 19.50 WITA tersebut bertujuan untuk memantau kondisi wilayah serta mengantisipasi perkembangan situasi keamanan di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Kegiatan ini melibatkan dua personel Koramil, tiga aparat desa, serta lima warga masyarakat. Adapun sasaran patroli meliputi kawasan pemukiman warga dan lokasi yang sering menjadi tempat berkumpulnya anak-anak muda.

Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 20.00 WITA saat anggota Koramil 1608-03/Sape bergerak menuju Desa Rasabou. Sekitar 20 menit kemudian, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan pemantauan situasi wilayah guna memastikan kondisi keamanan tetap terkendali.

Dalam kesempatan tersebut, Serda Abdul Hafid juga memberikan berbagai imbauan kepada masyarakat. Warga diminta untuk terus menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan masing-masing serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran mengingat saat ini telah memasuki musim kemarau.


Selain itu, masyarakat, khususnya kalangan pemuda, diingatkan agar menghindari konsumsi minuman keras yang kerap menjadi pemicu perselisihan dan perkelahian akibat tidak mampu mengendalikan emosi. Warga juga diajak menjauhi penyalahgunaan narkoba dan berbagai bentuk barang terlarang lainnya yang dapat merusak masa depan diri sendiri maupun keluarga.

Babinsa turut mengingatkan para generasi muda agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas yang dapat berdampak buruk bagi masa depan mereka. Sementara bagi pengguna kendaraan bermotor, diimbau untuk selalu membawa identitas diri, melengkapi dokumen kendaraan, serta mematuhi aturan lalu lintas dengan tidak berkendara secara ugal-ugalan demi menghindari kecelakaan dan menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya.

Setelah memberikan imbauan kepada masyarakat, anggota Koramil melanjutkan pemantauan di wilayah desa binaan hingga pukul 21.15 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan patroli Siskamling berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya Koramil 1608-03/Sape dalam memperkuat sinergi dengan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan terbebas dari berbagai potensi gangguan keamanan.

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Patroli dan Kegiatan Kongkow Bersama Warga, Tekankan Kamtibmas dan Pencegahan Narkoba


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli dan kongkow bersama warga di desa binaan masing-masing pada Senin (15/6/2026) malam. Kegiatan tersebut bertujuan mempererat komunikasi dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), bahaya narkoba, serta pembinaan generasi muda.

Pada pukul 19.30 WITA, Serda Irfan, Babinsa Desa Bugis, Kecamatan Sape, melaksanakan patroli dan kongkow bersama warga binaannya. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Ia juga menegaskan agar setiap permasalahan yang terjadi diselesaikan melalui jalur hukum dan segera dilaporkan kepada aparat berwenang, bukan dengan tindakan main hakim sendiri.

Selanjutnya, pada pukul 19.45 WITA, Serka Masykur, Babinsa Desa Soro, melaksanakan patroli kongkow bersama warga. Ia mengingatkan masyarakat, khususnya para pemuda, agar tidak begadang hingga larut malam karena dapat mengganggu waktu istirahat warga lainnya. Selain itu, Serka Masykur juga mengajak masyarakat untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba dan berbagai bentuk kenakalan yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

Kegiatan serupa juga dilakukan oleh Serda Abdul Hafid, Babinsa Desa Rasabou, Kecamatan Sape, pada pukul 20.00 WITA. Dalam patroli dan komunikasi sosial bersama warga, ia menekankan pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap permasalahan kepada pihak yang berwenang guna mencegah terjadinya konflik atau tindakan yang melanggar hukum.



Sementara itu, pada pukul 20.30 WITA, Serka Abdul Hafit, Babinsa Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, melaksanakan kegiatan kongkow bersama warga binaan. Dalam arahannya, ia memberikan perhatian khusus kepada para orang tua yang memiliki anak usia remaja dan masih berstatus pelajar agar meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak mereka. Menurutnya, maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba saat ini menjadi ancaman serius bagi generasi muda.

“Marilah kita bersama-sama menjaga anak-anak kita agar terhindar dari pengaruh narkoba dan pergaulan bebas, sehingga ke depan mereka dapat menjadi generasi yang berguna bagi bangsa dan negara,” ujar Serka Abdul Hafit kepada warga.

Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada RT, RW maupun Babinsa apabila menemukan hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan patroli dan kongkow bersama warga tersebut, para Babinsa Koramil 1608-03/Sape berharap hubungan silaturahmi antara TNI dan masyarakat semakin erat serta mampu menciptakan situasi wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif.(Team.MDG.03)

Wali Kota Bima Bersama Dinas Sosial Salurkan Bantuan PKH Daerah ; Wujud Komitmen dan Kepedulian Terhadap Masyarakat


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Sosial Kota Bima bekerja sama dengan BRI Unit Cabang Bima menggelar kegiatan pencairan Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Daerah sekaligus penyerahan buku rekening kepada para penerima manfaat. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor BRI Unit Cabang Bima, Kelurahan Lewirato, Kecamatan Mpunda Kota Bima. Minggu, (14/6/2026).

Program bantuan sosial ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Bima dalam memperkuat perlindungan sosial, serta membantu meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu.

Sebanyak 270 orang penerima manfaat PKH Daerah se Kecamatan Mpunda, hari ini hadir untuk menerima bantuan yang telah disalurkan melalui mekanisme perbankan guna memastikan proses penyaluran berlangsung transparan, tepat sasaran, dan akuntabel.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Bima, Kepala Dinas Sosial Kota Bima, Camat Mpunda, serta para lurah se-Kecamatan Mpunda. Kehadiran para pejabat daerah ini menjadi bukti sinergi pemerintah dalam memastikan program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, menegaskan bahwa penyaluran bantuan PKH Daerah merupakan wujud nyata perhatian, kepedulian, dan tanggung jawab Pemerintah Kota Bima terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat miskin Kota Bima benar-benar mendapatkan dukungan, dan bantuan, sehingga terpenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari,” ujar Wali Kota.

Wali Kota menjelaskan bahwa seluruh penerima bantuan telah melalui proses verifikasi dan validasi data yang dilakukan secara cermat oleh Dinas Sosial Kota Bima bersama para pendamping PKH. Dengan demikian, bantuan yang disalurkan benar-benar diberikan kepada warga yang memenuhi kriteria dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Adapun kelompok penerima manfaat PKH Daerah meliputi masyarakat lanjut usia (lansia), keluarga kurang mampu, serta penyandang disabilitas. Kelompok-kelompok tersebut menjadi prioritas pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial dan memberikan perlindungan kepada warga yang rentan secara ekonomi.

Lebih lanjut, Wali Kota berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara bijaksana untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga serta mendukung keberlangsungan kehidupan rumah tangga penerima manfaat.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang nyata dan membantu meringankan beban ekonomi keluarga. Gunakanlah bantuan ini untuk kebutuhan yang prioritas bagi keluarga,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan program perlindungan sosial daerah. Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Bima berencana menambah jumlah penerima PKH Daerah pada tahun 2027 mendatang.

“Insya Allah, apabila kondisi keuangan daerah memungkinkan dan kapasitas fiskal daerah semakin membaik, jumlah penerima PKH Daerah akan ditingkatkan dari 1.200 penerima menjadi sekitar 2.000 penerima manfaat. Ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bima untuk memperluas manfaat program, bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Sekretaris Daerah Kota Bima secara simbolis menyerahkan bantuan PKH Daerah sekaligus buku rekening kepada lima kepala keluarga penerima manfaat. Penyerahan simbolis tersebut menjadi penanda dimulainya proses pencairan bantuan kepada seluruh penerima yang telah terdaftar.

Melalui program PKH Daerah ini, Pemerintah Kota Bima menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, memperkuat jaring pengaman sosial, serta mendorong terwujudnya kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh warga Kota Bima.(Sekjend MDG)

Wali Kota Bima Larang Penjualan Gas LPG 3 Kg di Pengecer, Pengawasan Distribusi Diperketat


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kota Bima memperketat pengawasan distribusi gas LPG 3 kilogram bersubsidi menyusul keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan tingginya harga jual di lapangan. Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin menegaskan tabung gas bersubsidi tidak boleh lagi diperjualbelikan melalui pengecer atau kios karena berpotensi memicu lonjakan harga dan penyimpangan distribusi.

Penegasan itu disampaikan Rahman saat memimpin rapat koordinasi stabilitas pendistribusian LPG 3 kilogram di Aula Maja Labo Dahu Kantor Pemerintah Kota Bima, Senin, 15 Juni 2026. Rapat dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, camat, lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah.

Menurut Rahman, persoalan LPG bersubsidi telah menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir. Selain banyak dikeluhkan warga melalui media sosial, isu kelangkaan dan mahalnya harga LPG juga menjadi salah satu tuntutan mahasiswa dalam aksi penyampaian aspirasi.

“Rapat ini bukan hanya menjawab keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan gas LPG, tetapi juga menindaklanjuti aspirasi mahasiswa terkait kelangkaan dan tingginya harga LPG di lapangan,” kata Rahman.

Ia menilai pengawasan distribusi tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan maupun Bagian Ekonomi. Menurut dia, diperlukan kerja sama lintas sektor hingga tingkat kelurahan agar distribusi gas bersubsidi tepat sasaran.

Rahman meminta aparat keamanan, khususnya Babinsa dan Bhabinkamtibmas, ikut mengawasi peredaran LPG di wilayah masing-masing. Ia juga meminta camat, lurah, RT, dan RW memperkuat pengawasan terhadap pangkalan yang diduga menjual gas kepada pengecer.

“Tidak boleh ada gas LPG 3 kilogram di pengecer atau kios-kios. Distribusi harus dari agen ke pangkalan, lalu langsung kepada masyarakat yang berhak menerima manfaat,” ujarnya.

Data Pemerintah Kota Bima menunjukkan terdapat 349 pangkalan LPG yang tersebar di seluruh wilayah kota. Pemerintah menilai stok LPG sebenarnya masih mencukupi meskipun terjadi pengurangan kuota pasokan dari Pertamina pada tahun ini.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Bima, Ruslan, mengakui masih terjadi gejolak harga di tengah masyarakat. Berdasarkan hasil inspeksi mendadak yang dilakukan jajarannya, ditemukan sejumlah pangkalan mengalami kekurangan stok sehingga memengaruhi harga jual di tingkat konsumen.

Ruslan mengatakan harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 kilogram di Nusa Tenggara Barat ditetapkan sebesar Rp18 ribu per tabung. Namun dalam praktiknya, harga yang dibayar masyarakat kerap jauh lebih tinggi.

“Di tingkat pengecer bahkan ditemukan harga antara Rp25 ribu sampai Rp45 ribu per tabung,” kata Ruslan.

Menurut dia, pemerintah telah memberikan teguran kepada pangkalan yang melanggar ketentuan distribusi. Sanksi yang diberikan antara lain pengurangan kuota hingga usulan pembekuan dan pencabutan izin melalui agen penyalur.

Sementara itu, Bagian Ekonomi Setda Kota Bima menyebut salah satu penyebab tingginya harga LPG adalah masih adanya pangkalan yang memberi ruang bagi pengecer untuk membeli dan menjual kembali gas bersubsidi. Kondisi tersebut membuka peluang terjadinya rantai distribusi tambahan yang berujung pada kenaikan harga di tingkat konsumen.

Selain itu, LPG bersubsidi juga masih digunakan oleh kelompok yang bukan sasaran utama, termasuk sebagian pelaku usaha, petani, dan nelayan yang seharusnya menggunakan skema energi berbeda.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto mengatakan pihaknya telah melakukan pemantauan dan inspeksi lapangan melalui Satuan Reserse Kriminal untuk memastikan distribusi LPG berjalan sesuai aturan. Ia menegaskan stok LPG di Kota Bima dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan.

“Kami akan terus melakukan pengawasan bersama pemerintah daerah. Empat pilar di tingkat kelurahan, yaitu lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan unsur masyarakat akan dilibatkan dalam pemantauan distribusi,” ujarnya.

Dari unsur TNI, Kasdim 1608/Bima Mayor Infanteri Asep Okinawa Muas mengusulkan penerapan sistem kupon bagi penerima manfaat LPG bersubsidi agar distribusi lebih terkontrol. Ia juga mendorong pelaksanaan razia terhadap pelaku usaha yang tidak termasuk kategori penerima manfaat namun masih menggunakan LPG bersubsidi.

“Tujuan utama kita adalah menjaga stabilitas harga dan memastikan gas subsidi benar-benar diterima masyarakat yang berhak,” kata Asep.


Pemerintah Kota Bima berencana meningkatkan pengawasan di tingkat pangkalan dalam waktu dekat. Langkah tersebut diharapkan dapat menekan praktik penjualan melalui pengecer sekaligus mengembalikan harga LPG 3 kilogram sesuai ketentuan yang berlaku.(Sekjend MDG)

For-WIN Lampung Apresiasi Respons Cepat Gubernur Lampung, Ijazah Yuke Ardana Akhirnya Diserahkan Pihak Sekolah.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Ketua Umum Forum Wartawan Independen Nusantara (For-WIN), Aminudin, S.P., yang mewakili Yuke Ardana dan keluarganya, menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, atas respons cepat terkait persoalan ijazah yang sebelumnya ditahan oleh pihak SMK Surya Dharma Way Halim, Kota Bandar Lampung.

Aminudin menyebutkan bahwa setelah adanya perhatian dan tindak lanjut dari Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan, ijazah milik Yuke Ardana akhirnya telah diserahkan oleh pihak sekolah kepada yang bersangkutan.

"Saya mewakili Yuke Ardana dan keluarga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Lampung melalui Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Thomas Ameriko yang telah merespons cepat keluhan ini. Alhamdulillah, ijazah Yuke sudah diserahkan puhak sekolah Surya Dharma," ujar Aminudin, Senin 15 Juni 2026.

Menurutnya, langkah cepat yang dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung menunjukkan komitmen dalam memastikan hak-hak peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan dapat terpenuhi dengan baik.

Namun demikian, Aminudin juga meminta agar Pemerintah Provinsi Lampung melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap seluruh SMA dan SMK swasta di Lampung agar tidak lagi terjadi praktik penahanan ijazah terhadap siswa yang telah lulus.

Ia menilai sekolah swasta juga mendapatkan dukungan pemerintah melalui program Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) maupun Program Indonesia Pintar (PIP)serta serifikasi guru, sehingga hak siswa atas dokumen pendidikan seharusnya tetap menjadi prioritas.

"Saya berharap Gubernur Lampung dapat menertibkan SMA dan SMK swasta agar tidak lagi menahan ijazah siswa yang telah lulus. Sekolah swasta juga mendapat dukungan pemerintah melalui dana BOS dan PIP dan sertifikasi guru sehingga hak siswa harus tetap diutamakan. Berdasarkan peraturan kementerian sekolah swasta yang melanggar aturan ini dapat dijatuhi sanksi administrasi berupa, teguran lisan, penundaan bantuan/fasilitas dari pemerinta sampai dengan sanksi terbesar berupa penc cabutan izin operasional," tegasnya.

Aminudin menambahkan, sejak kepemimpinan Gubernur Lampung saat ini, bersama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Thomas Ameriko, kebijakan di sekolah negeri terkait penahanan ijazah sudah tidak lagi ditemukan. Karena itu, ia berharap kebijakan serupa dapat diterapkan dan diawasi secara menyeluruh pada sekolah swasta di Provinsi Lampung.

Menurutnya, ijazah merupakan hak peserta didik yang sangat penting untuk melanjutkan pendidikan maupun mencari pekerjaan, sehingga tidak seharusnya menjadi hambatan bagi masa depan para lulusan.
( Fs/Red) 

Pemprov Lampung Dorong TVRI Jadi Etalase Kemajuan Desa, Media Publik Tepercaya Di Era Digital.


Bandar Lampung – Mediadinamikaglobal.Id || Pemerintah Provinsi Lampung mendorong penguatan peran TVRI Stasiun Lampung sebagai media penyiaran publik yang transformatif di tengah tantangan disrupsi informasi digital. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, saat membuka Marketing Gathering dan Forum Diskusi Publik bertajuk "Transformasi TVRI Lampung: Mendengar Publik, Tumbuh Bersama Mitra" di Hotel Emersia, Senin 15 Juni 2026.

Gubernur menekankan pentingnya sinergi antara media penyiaran publik dengan agenda pembangunan daerah, khususnya dalam mempublikasikan narasi keberhasilan program "Desaku Maju" sebagai penggerak ekonomi dari akar rumput. Transformasi TVRI dinilai krusial agar tetap mampu menyajikan konten yang kredibel dan relevan di tengah persaingan platform media digital saat ini. 

"TVRI adalah sarana edukasi dan ruang berbagi pengalaman yang telah menjadi bagian dari kesejarahan bangsa. Di tengah banjir informasi, masyarakat membutuhkan media yang kredibel. Saya berharap TVRI dapat menjadi etalase bagi kemajuan desa, mengangkat kisah sukses petani, pelaku usaha, serta sosok inspiratif lainnya di pelosok Lampung agar semakin dikenal luas," ujar Gubernur. 

Kepala TVRI Stasiun Lampung, Muhammad Ikhsan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Lampung. Ia menegaskan bahwa sebagai lembaga penyiaran publik, TVRI terus berbenah untuk memperkuat kebutuhan masyarakat yang dinamis melalui kolaborasi strategis. 

"Forum ini adalah wujud silaturahmi dengan mitra strategis. Kami meyakini bahwa kunci menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat adalah sinergitas. Kerja sama yang terjalin antara media publik, pemerintah, dan dunia usaha akan menjadi motor penggerak untuk mempercepat pembangunan di Provinsi Lampung," ungkap Ikhsan. 

Senada dengan hal tersebut, Direktur Pengembangan dan Usaha LPP TVRI, Retno Wulan Kartiko Purbodjati, mengajak seluruh mitra untuk mengoptimalkan momentum kolaborasi ke depan, termasuk dalam menyambut siaran Piala Dunia yang akan ditayangkan oleh TVRI. 

"Melalui momentum ini, kami mengajak jajaran pemerintah daerah maupun mitra strategis untuk bersama-sama menyemarakkan siaran Piala Dunia. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan dampak ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM di daerah. Mari terus memperkuat sinergi ini demi memberikan kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat," pungkas Retno. 

Acara forum diskusi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam menyelaraskan visi antara media penyiaran publik dengan para pemangku kepentingan, sehingga TVRI Lampung dapat semakin relevan, dipercaya, dan dicintai oleh masyarakat Lampung. ( Fs/Red) 

Asisten III Kota Bima, Khataman Al-Qur'an & Penamatan Siswa Kelas VI SDN 49 Rabangodu Selatan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Mari kita hantarkan putra-putri terbaik kita melangkah ke jenjang yang lebih tinggi dengan bekal ilmu dan Al-Qur'an di dada. Semoga menjadi generasi yang berakhlak mulia dan membanggakan bangsa, Senin 15 juni 2026.

Suasana haru dan penuh syukur mewarnai kegiatan khataman Al-Qur’an, pengukuhan, serta pelepasan siswa dan siswi kelas VI SDN 49 raba ngodu selatan.

Kegiatan yang berlangsung di halaman SDN 49 kota bima tersebut menjadi momentum istimewa sebagai penutup perjalanan pendidikan sekolah dasar sekaligus doa bersama bagi para siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Kepala SDN 49 kota bima, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas keberhasilan siswa menyelesaikan pendidikan selama enam tahun.

“Kegiatan kami hari ini adalah khataman Al-Qur’an, pengukuhan, serta pelepasan siswa kelas VI SDN 49 kota bima,” ujarnya.

Menurut guru guru, salah satu prosesi yang paling bermakna dalam kegiatan tersebut adalah membasuh kaki orang tua. Tradisi ini bertujuan menanamkan nilai-nilai penghormatan, kasih sayang, dan rasa terima kasih kepada orang tua yang selama ini mendampingi proses pendidikan anak.

“Tujuannya agar anak didik kami memiliki rasa kasih sayang yang lebih terhadap kedua orang tuanya. Pendidikan tidak hanya dilakukan oleh guru di sekolah, tetapi juga oleh orang tua di rumah,” jelasnya.

Ia menambahkan, SDN 49 kota bima tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan.

“Di sekolah kami menerapkan pembelajaran akademik, pendidikan agama melalui program tahfiz, serta berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti senam, atletik, habsy, dan kegiatan lainnya. Saat lulus, siswa juga diwajibkan khatam Al-Qur’an,” katanya.

Kepsek berharap seluruh lulusan dapat meraih cita-cita, menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Sementara itu, Asisten III kota bima mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap SDN 49 raba ngodu selatan kota bima terus berkembang serta meningkatkan kualitas pendidikan di masa mendatang.

“Harapan kami semoga sekolah ini semakin bagus, meningkat, dan maju. Setiap program harus direncanakan dan dilaksanakan dengan baik sejak awal,” tuturnya.

Asisten III kota bima atau pejabat yang mewakili walikota Bima juga mengungkapkan bahwa kegiatan pelepasan siswa tahun ini dilaksanakan secara sederhana di masing-masing sekolah sesuai arahan Pemerintah Kota Bima.

“Untuk hari ini ada tujuh sekolah yang melaksanakan perpisahan, terdiri dari empat sekolah dasar dan tiga taman kanak-kanak,” ungkapnya.

Momen paling menyentuh terjadi saat prosesi membasuh kaki orang tua. Para siswa bersimpuh di hadapan ayah dan ibu mereka yang duduk di kursi, kemudian dengan penuh khidmat membasuh kaki orang tua menggunakan baskom yang telah disediakan.

Suasana haru tak terbendung ketika sejumlah siswa memeluk orang tua mereka sambil menangis usai prosesi tersebut. Tangisan bahagia dan rasa syukur pun pecah di tengah acara, menciptakan pemandangan yang menggetarkan hati para tamu undangan yang hadir.

Prosesi tersebut menjadi simbol penghormatan, permohonan maaf, serta ungkapan terima kasih atas cinta, doa, dan pengorbanan orang tua selama mendampingi perjalanan pendidikan anak-anak mereka.

Salah satu orang tua siswa, mengaku terharu dan mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya menghormati orang tua.

“Prosesi membasuh kaki orang tua ini sangat mendidik bagi anak-anak untuk belajar berterima kasih atas jasa orang tua,” ujarnya.

Ia juga menilai SDN 49 raba ngodu selatan kota bima berhasil memberikan pendidikan yang seimbang antara akademik, pengembangan kreativitas, dan pembentukan karakter siswa.

“Selama bersekolah, anak saya berkembang kreativitasnya dan pendidikan karakternya semakin baik. Anak-anak juga didukung mengikuti berbagai lomba dan kegiatan yang menunjang bakat mereka,” katanya.

Kegiatan khataman Al-Qur’an dan pelepasan siswa ini menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan formal siswa kelas VI SDN 49 raba ngodu selatan kota bima, sekaligus menjadi bekal spiritual dan karakter untuk menapaki jenjang pendidikan yang lebih tinggi.(Sekjend MDG)

Wali Kota Bima Hadiri Khataman Al-Qur’an dan Perpisahan Siswa Kelas VI SDN 50 Penaraga


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Wali Kota Bima menghadiri kegiatan Khataman Al-Qur’an dan pelepasan siswa kelas VI Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar SDN 50 Penaraga, Kota Bima, dengan mengusung tema “Terwujudnya KAGAPEKU: Keimanan, Aktif, Gigih, Penalaran Kritis, Prestasi dan Karakter Kuat dalam Pembelajaran Mendalam.” Senin, (15/06/2026)

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Bima, anggota Dewan Pendidikan, Koordinator Lapangan Pendidikan, para kepala sekolah wilayah Raba, Camat Raba, Lurah Penaraga, serta para orang tua dan wali murid.

Kepala SDN 50 Penaraga dalam laporannya menyampaikan bahwa tema KAGAPEKU dipilih dengan menyesuaikan budaya lokal yang ada di Kelurahan Penaraga dan dikaitkan dengan implementasi kurikulum yang diterapkan di sekolah.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Wali Kota Bima yang untuk pertama kalinya berkunjung ke SDN 50 Penaraga. “Terima kasih kepada Bapak Wali Kota Bima yang telah hadir di SDN 50 Penaraga. Ini merupakan kunjungan pertama Wali Kota ke sekolah kami dan menjadi momen yang sangat luar biasa bagi seluruh keluarga besar SDN 50 Penaraga,” ujarnya.

Selain itu, pihak sekolah juga menyampaikan bahwa Program BISA yang telah diterapkan di SDN 50 Penaraga yang menjadi program Visi Misi Pemerintah Kota Bima, tak hanya itu pihak sekolah terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan penguatan karakter peserta didik.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bima menyerahkan piagam penghargaan kepada enam siswa-siswi berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik dan nonakademik mereka. Para penerima penghargaan di antaranya Mutia Putriani, Nabila Putri Aisyah, Yasmin Ijatul Janah, Zabir Al Fatah, Muh. Dafa Saputra, dan satu siswa berprestasi lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima H. A.Rahman SE menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah dan seluruh dewan guru yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Hari ini adalah hari yang membahagiakan bagi siswa dan para orang tua. Selamat kepada anak-anak yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah dasar dan akan melanjutkan ke jenjang berikutnya. Selama enam tahun para guru telah mendidik dan mengisi jiwa mereka dengan pendidikan karakter yang baik, yang hari ini ditandai dengan khataman Al-Qur’an,” ujar Wali Kota.

Beliau menegaskan bahwa kemajuan sebuah sekolah sangat bergantung pada kepemimpinan kepala sekolah dan dedikasi para guru. Karena itu, ia berharap seluruh potensi dan kemampuan yang dimiliki dapat dimanfaatkan untuk terus memajukan SDN 50 Penaraga.

“Sekolah yang maju lahir dari inovasi. Tantangannya adalah bagaimana menghadirkan program-program terbaik yang menjadi keunggulan sekolah. Untuk itu harus ada kolaborasi yang kuat antara sekolah, komite, dan wali murid dengan tujuan yang sama, yaitu membangun SDN 50 Penaraga menjadi sekolah yang semakin maju dan diminati masyarakat,” katanya.

Wali Kota juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara sekolah dan orang tua murid dalam mendukung setiap program pendidikan. Menurutnya, apabila sekolah memiliki program yang baik dan berkualitas, maka masyarakat akan semakin percaya untuk menyekolahkan anak-anak mereka di SDN 50 Penaraga.

Kepada para siswa, Wali Kota berpesan agar terus belajar dan memiliki cita-cita yang tinggi.“Bercita-citalah dan bermimpilah setinggi-tingginya. Teruslah belajar dan teruslah bermimpi. Jauhi minuman keras dan pergaulan bebas. Jika ingin menjadi anak yang keren, maka jadilah anak yang berprestasi. Jika ingin sukses, taat dan berbaktilah kepada orang tua, hormati guru, serta pelajari dan amalkan ajaran agama dengan baik,” pesannya.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan foto bersama Acara tersebut menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai keimanan, karakter, dan semangat berprestasi bagi generasi muda Kota Bima.(Sekjend MDG)

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Bima Kota Salurkan 1.000 Paket Sembako


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Bima Kota melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan membagikan sebanyak 1.000 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah hukum Polres Bima Kota.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, (15/6/2026) pukul 09.00 WITA, bertempat di Mako Polres Bima Kota dan seluruh Polsek jajaran Polres Bima Kota. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., serta diikuti oleh Wakapolres, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, personel Polres Bima Kota, dan Bhayangkari.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80 yang bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80, Polres Bima Kota menyalurkan sebanyak 1.000 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat serta wujud nyata kehadiran Polri yang selalu berupaya membantu warga, khususnya yang kurang mampu.

kegiatan sosial tersebut juga menjadi sarana untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri melalui pendekatan yang humanis dan penuh kepedulian.

Paket sembako yang dibagikan menyasar masyarakat kurang mampu, lansia, serta warga yang membutuhkan di wilayah binaan Polres Bima Kota dan Polsek jajaran. Penyaluran dilakukan secara langsung agar bantuan dapat diterima tepat sasaran.

Masyarakat penerima bantuan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polres Bima Kota atas perhatian dan kepedulian yang diberikan. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan karena sangat membantu kebutuhan masyarakat.

Kegiatan bakti sosial dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta mendapat respons positif dari masyarakat. Diharapkan kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai wujud Polri Presisi yang dekat, peduli, dan hadir untuk masyarakat.(Sekjend MDG)


Ribuan PPPK Menunggu Kepastian, Koalisi LSM Desak BKD Bima Hentikan Sikap Bungkam

Foto: Kantor BKD kabupaten Bima, (Istimewa).

Bima, Media Dinamika Global – Koalisi LSM Merah Putih Nusantara kembali menjadwalkan audiensi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bima pada Rabu, 17 Juni 2026 pukul 10.30 WITA di Aula Kantor BKD Kabupaten Bima. Audiensi tersebut difokuskan pada kejelasan tahapan dan proses pembayaran gaji maupun insentif bagi ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Tahap I dan Tahap II yang hingga kini dinilai belum mendapatkan kepastian.

Ketua Koalisi LSM Merah Putih Nusantara Bima menegaskan, keterlambatan penanganan persoalan tersebut telah menimbulkan keresahan di kalangan PPPK yang selama ini menunggu kepastian hak-hak mereka. Menurutnya, pemerintah daerah melalui BKD seharusnya menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan administrasi kepegawaian secara cepat, transparan, dan akuntabel.

"Kami melihat adanya indikasi lemahnya respons birokrasi terhadap persoalan yang dihadapi ribuan PPPK. Kondisi ini tidak boleh dianggap sebagai hal biasa karena menyangkut hak dan kesejahteraan pegawai yang telah mengabdi kepada daerah," tegasnya.

Koalisi juga menyoroti dugaan adanya disinformasi yang berkembang di tengah para PPPK akibat minimnya komunikasi resmi dari pihak terkait. Situasi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap kinerja institusi yang bertanggung jawab dalam pengelolaan kepegawaian daerah.

Lebih lanjut, Koalisi LSM Merah Putih Nusantara menilai bahwa sikap pasif dan lambannya penyelesaian persoalan dapat menjadi indikator buruknya tata kelola pelayanan publik. Oleh karena itu, mereka meminta BKD Kabupaten Bima memberikan penjelasan terbuka dan berbasis data mengenai seluruh tahapan yang telah maupun sedang dilakukan.

"Kritik yang kami sampaikan bukan untuk mencari kesalahan, tetapi sebagai bentuk kontrol sosial agar pelayanan publik berjalan sesuai aturan. Jika ada hambatan administratif, maka harus dijelaskan secara transparan kepada masyarakat dan para PPPK," ujarnya.

Koalisi menegaskan bahwa langkah audiensi dilakukan berdasarkan data, dokumen pendukung, serta hasil investigasi lapangan yang telah dihimpun. Mereka juga mengingatkan bahwa visi percepatan pembangunan sumber daya manusia yang dicanangkan Bupati dan Wakil Bupati Bima tidak akan tercapai apabila perangkat daerah yang menjadi pelaksana teknis tidak bekerja secara maksimal.

Menurut mereka, keberhasilan program pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya kebijakan yang dikeluarkan, tetapi juga dari kemampuan birokrasi dalam menindaklanjuti dan mengeksekusi kebijakan tersebut secara tepat waktu.

Dalam audiensi mendatang, Koalisi berharap BKD Kabupaten Bima dapat memberikan penjelasan komprehensif terkait status PPPK Paruh Waktu serta langkah konkret yang telah dilakukan. Apabila hasil audiensi dinilai tidak memberikan kejelasan yang memadai, Koalisi membuka kemungkinan untuk menempuh langkah hukum sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara Kepala BKD kabupaten Bima, Drs. Syahrul belum memberikan tanggapan resmi saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait agenda audiensi yang akan dilaksanakan tersebut.

Redaksi |