Uang Insentif RT-RW dan Kader Posyandu Diduga Diselewengkan Oknum Bendahara, Pj Kades Cisewu Akui Kecolongan - Media Dinamika Global

Minggu, 30 Maret 2025

Uang Insentif RT-RW dan Kader Posyandu Diduga Diselewengkan Oknum Bendahara, Pj Kades Cisewu Akui Kecolongan


Cisewu, Media Dinamika Global.id.--Uang insentif para ketua RT-RW dan kader posyandu di Desa Cisewu, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, untuk bulan Januari-Februari 2025 yang semestinya cair sebelum lebaran, diduga diselewengkan oknum bendahara desa setempat untuk kepentingan pribadi.Thomas juga membenarkan jika pada Kamis (27/3/2025), ke kantor Desa Cisewu pihaknya telah kedatangan sejumlah ketua RT-RW dan kader posyandu yang menagih pencairan uang insentif mereka. Karena sebelumnya, ia sempat menjanjikan bahwa uang insentif akan cair beberapa hari sebelum lebaran.Sebelum kedatangan sejumlah ketua RT-RW dan kader posyandu, saya berkali-kali telah menanyakan kepada bendahara desa soal uang insentif itu dan selalu mendapat jawaban belum cair karena gangguan sistem. Ketika para ketua RT-RW dan kader posyandu datang ke kantor desa, mereka disuruh menanyakan langsung kepada bendahara,” ujar Thomas.Ia menambahkan, saat ditanyakan oleh para ketua RT-RW dan kader posyandu tentang pencairan uang insentif, bendahara Desa Cisewu yang bernama Tantan itu sempat berkelit bahwa uang belum cair karena adanya gangguan pada proses pencairan. Namun ketika didesak, akhirnya bendahara mengakui kalau uang insentif sudah cair dan dipakai untuk kepentingan pribadinya.Benar, pada hari Kamis kemarin saya kedatangan sejumlah ketua RT-RW dan kader posyandu ke kantor Desa Cisewu yang menanyakan tentang uang insentif bulan Januari-Februari 2025 yang belum cair. Ketika kami mendesak dan menanyakan kepada bendahara desa, muncul pengakuan bahwa uang insentif itu sudah cair namun habis dipakai oleh kepentingan pribadi bendahara,” jelas Thomas.Dengan pengakuan bendahara tersebut, Thomas mengaku telah kecolongan oleh perilaku anak buahnya yang tidak jujur itu. Semula ia percaya saja kalau uang insentif ketua RT-RW dan kader posyandu memang belum cair berdasarkan pengakuan bendahara. Namun ternyata Thomas sudah dibohongi.

“Dengan perasaan kecewa, saat para ketua RT-RW dan kader posyandu mendatangi kantor desa, saya instruksikan bendahara agar membagikan uang insentif kepada yang haknya saat itu juga. Namun karena sebagian uangnya sudah kepakai oleh bendahara, maka yang bisa dibagikan baru sebagian. Bendahara berjanji, yang sebagian lagi akan dibagikan setelah lebaran,” terang Thomas.


Menurutnya, dari jumlah total uang insentif yang hampir Rp30 juta itu, bendahara Desa Cisewu baru bisa membagikan sebesar Rp11 juta. Sisanya, mau tidak mau harus dibayarkan sesuai janji bendahara yaitu pada tanggal 8 April 2025. “Kalau tidak terbukti janjinya, saya pasti akan mengambil tindakan tegas,” tandas Thomas.(Tim)

Comments


EmoticonEmoticon